p-Index From 2021 - 2026
5.689
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal MIPA Wahana Matematika dan Sains Jurnal Pendidikan Sains Journal on Mathematics Education (JME) Journal on Mathematics Education (JME) AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Kubik JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika JRPM (Jurnal Review Pembelajaran Matematika) JMPM: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika PRISMA JOHME: Journal of Holistic Mathematics Education IndoMath: Indonesia Mathematics Education BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Jurnal Tadris Matematika MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika PEDULI: Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat International Journal of Insights for Mathematics Teaching (IJOIMT) Jurnal Paedagogy KUBIK: Jurnal Publikasi Ilmiah Matematika Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Journal of Disruptive Learning Innovation (JODLI) Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya Journal of Education for Sustainability and Diversity Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP) PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Jurnal Tadris Matematika
Claim Missing Document
Check
Articles

Student Mathematical Communication in Solving Two Variable System of Linear Equations Fidia Lestariningsih; Tjang Daniel Chandra; Swasono Rahardjo
Jurnal Pendidikan Sains Vol 9, No 1: March 2021
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jps.v9i1.15079

Abstract

Abstract: Communication is a basic skill for students in mathematics. This study describes students' mathematical communication to solve mathematical problems. The results show that high-cognitive-abilities students are able to consolidate and organize mathematical thinking through the communication of students with moderate and low abilities. All subjects use mathematical language to present mathematical ideas. The high-cognitive student is able to communicate mathematical thinking correctly to friends, teachers, and others. All subjects have not been able to analyze and evaluate other mathematical ideas and strategies.Abstrak: Komunikasi menjadi keterampilan dasar yang diperlukan oleh siswa dalam matematika. Penelitian ini mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa dalam pemecahan masalah matematika. Hasil penelitian bahwa siswa yang mempunyai kemampuan matematika tinggi lebih mampu mengomunikasikan, menguatkan ide dan mengatur pemikiran matematis dibandingkan siswa berkemampuan matematika sedang dan rendah. Semua subjek penelitian bisa memaparkan ide-ide matematisnya dengan menggunakan bahasa matematis. Siswa berkemampuan tinggi mampu mengomunikasikan ide-ide dan gagasan matematisnya dengan tepat kepada guru, teman sebaya dan orang lain. Semua subjek penelitian belum mampu menjabarkan dan menilai gagasan matematis yang dimiliki orang lain.
A Comparative Analysis of the Tasks from the Selected Mathematics Textbooks of Singapore and Indonesia Varetha Lisarani; I Nengah Parta; Tjang Daniel Chandra
Jurnal Pendidikan Sains Vol 6, No 4: December 2018
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.404 KB) | DOI: 10.17977/jps.v6i4.11802

Abstract

Abstract: This is a content analysis study that aims to analyze the tasks in Pythagorean Theorem unit contained in Indonesian mathematics textbooks and compare them to those of Singapore using the framework to analyze tasks in the textbook with three dimensions of analysis: representation form, contextual feature, and degree of openness. The result of the study shows that in Singaporean Mathematics textbook, verbal representation tasks and closed-ended tasks are commonly found throughout the textbook, meanwhile, application and non-application tasks are divided into exactly a half. In Indonesian Mathematics textbook, combination tasks, non-application tasks, and open-middled tasks are the most common tasks found.Key Words: task, mathematics textbook, pythagorean theoremAbstrak: Penelitian ini merupakan analisis konten yang bertujuan untuk menganalisis tugas yang termuat dalam buku teks matematika Indonesia untuk kemudian dibandingkan dengan tugas-tugas pada buku teks matematika Singapura menggunakan kerangka kerja untuk menganalisis tugas pada buku teks yang memuat tiga dimensi analisis yaitu bentuk representasi, fitur kontekstual, dan derajat keterbukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada buku teks matematika Singapura, tugas dengan representasi verbal dan tugas tertutup adalah jenis yang paling banyak muncul, sedangkan tugas aplikasi dan non-aplikasi terbagi tepat menjadi dua. Pada buku teks matematika Indonesia, tugas dengan kombinasi representasi, tugas non-aplikasi, dan tugas open-middled adalah jenis yang paling sering muncul.Kata kunci: tugas, buku teks matematika, teori pitagoras
Defragmentasi Struktur Berpikir Siswa Impulsif dalam Menyelesaikan Soal Cerita Anita Dwi Septian; Tjang Daniel Chandra; Dwiyana Dwiyana
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 8: AGUSTUS 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1336.584 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i8.11396

Abstract

Abstract: This study aims to describe the defragmentation process of SMAN 4 Malang 12th grade impulsive students’ thinking structure on solving word problem. Two selected subjects do the initial test by think aloud method, interview process, and evaluation test. The results of this study shows that students’ errors on understanding the word problem and carrying out the plan steps can be fixed through disequlibration, conflict cognitive, and scaffolding intervention; students’ errors on devising a plan step can be fixed through disequlibration intervention; students’ errors on looking back step can be fixed through disequlibration and scaffolding intervention.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses defragmentasi struktur berpikir siswa impulsif kelas XII SMAN 4 Malang dalam menyelesaikan soal cerita. Dua subjek penelitian yang terpilih melaksanakan tes awal dengan metode think aloud, wawancara, serta tes evaluasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesalahan siswa pada tahap memahami soal cerita dan melaksanakan rencana penyelesaian dapat diperbaiki melalui intervensi disequlibrasi, conflict cognitive, dan scaffolding; kesalahan siswa pada tahap merencanakan strategi penyelesaian dapat diperbaiki melalui intervensi disequlibrasi; serta kesalahan siswa pada tahap memeriksa kembali prosedur dan hasil penyelesaian dapat diperbaiki melalui intervensi disequlibrasi dan scaffolding.
Kemampuan Representasi Matematis Siswa Kelas XI melalui Penerapan Model Problem Based Learning Susilawati Susilawati; Tjang Daniel Chandra; Abadyo Abadyo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 9: SEPTEMBER 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v4i9.12793

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to describe the application of PBL to improve the representation ability of class XI students. This classroom action research was carried out in 2 cycles, which were conducted from October to November 2018. The results of this study were the application of PBL models to mathematics learning that had improved students' mathematical representation skills, which were supported by increased achievement of teacher and student activities from cycles I to cycle.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan PBL untuk meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa kelas XI. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus yang dilaksanakan pada bulan Oktober—November 2018. Hasil dari penelitian ini adalah penerapan model PBL pada pembelajaran matematika telah meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa yang ditunjukkan dengan adanya peningkatan capaian kemampuan representasi matematis siswa secara klasikal dan aktivitas guru  serta siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II.
Proses Berpikir Mahasiswa Field Dependent Berdasarkan Kerangka Berpikir Mason Ika Rahayu Sintiya Dewi; Tjang Daniel Chandra; Hery Susanto
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 7: JULI 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v4i7.12643

Abstract

Abstract: The aim of this study is to describe field dependent students’ thinking process based on Mason’s thinking stcructure. Man and woman field dependent subject used all of aspect exclude introduce aspect in entry phase and why in attack phase. Man subject got stuck ones and he believed that his solution can answer the problem. Women subject get twice stuck and the solution can’t answer the problem.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir mahasiswa field dependent berdasarkan kerangka berpikir matematis Mason. Subjek field dependent laki-laki dan perempuan memenuhi semua aspek kecuali aspek introduce pada fase entry dan why pada fase attack. Perbedaannya yaitu subjek 1 mengalami stuck 1 kali dan percaya bahwa hasil pekrjaannya telah dapat menjawab persoalan dan subjek 2 mengalami 2 kali stuck dan tidak dapat menyelesaikan masalah yang diberikan.
Pengetahuan Calon Guru Matematika tentang Kurikulum 2013 dalam Penyusunan RPP Rani Martalisa Taorina; Tjang Daniel Chandra; Sisworo Sisworo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 12: DESEMBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.961 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i12.11785

Abstract

Abstract: This research was aimed to know the knowledge of preservice mathematics teachers about Curriculum 2013 in making lesson plans. Knowledge of curriculum in this study is divided into analysis of learning objectives, selection of learning strategies, and management of learning activities. Based on the findings and data analysis, the knowledge of subject 1 (S1) and subject 2 (S2) is tend to be similar and show that with very good curriculum knowledge, there is an inappropriate understanding about  the correlation between curriculum materials; suitability of the basic competencies and the indicators; correlation between subject materials to the selection of learning models, learning resources and media; making apperception and motivation; correlation of learning activities and learning models; the application of scientific approach.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan calon guru matematika tentang Kurikulum 2013 dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Pengetahuan tentang kurikulum pada penelitian ini terbagi dalam komponen analisis tujuan pembelajaran, pemilihan strategi pembelajaran, dan pengelolaan pembelajaran. Berdasarkan temuan dan analisis data, diperoleh pengetahuan subjek 1 (S1) dan subjek 2 (S2) cenderung serupa dan menunjukkan bahwa dengan pengetahuan tentang kurikulum yang sangat baik, masih terdapat pemahaman yang kurang tepat, seperti keterkaitan antar perangkat kurikulum; kesesuaian kopetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi; keterkaitan antara materi terhadap pemilihan model pembelajaran, sumber dan media belajar; penyusunan apersepsi dan motivasi; keterkaitan kegiatan pembelajaran dan model pembelajaran;  penerapan pendekatan saintifik.
Kreativitas dan Proses Berpikir Kreatif Siswa Field Independent Dalam Pemecahan Masalah Matematika Fauziyyah Alimuddin; Tjang Daniel Chandra; Rustanto Rahardi
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 11: NOVEMBER 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v4i11.13037

Abstract

Abstract: This study aimed to describe field independentstudent’creative thinking process in problem solving mathematics. The participants of this study were the eighth grade students of MTs Negeri 1 Malang. Fluency, flexibility, and originality are there are three indicators indicating creativity. Preparation, incubation, illumination, and verification are four creative thinking process by Graham Wallas. Those two will be discussed brifely ini this study from field independent students.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses berpikir kreatif siswa field independent dalam pemecahan masalah matematika. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VIIIM MTs Negeri 1 Malang. Fluency,flexibility, dan originality adalah tiga indikator yang menggambarkan kreativitas. Persiapan, inkubasi, iluminasi, dan verifikasi adalah empat tahapan proses berpikir kreatif yang dikembangkan Graham Wallas. Dua hal ini akan dibahas dalam penelitian dimana subjek penelitiannya merupakan siswa field independent.
Orisinalitas Desain Masalah Matematika Siswa SMP Rizka Zulvana Wardhani; Cholis Sa’dijah; Tjang Daniel Chandra
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 10: OKTOBER 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.549 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i10.11616

Abstract

Abstract: This research aimed at describing originality of mathematics problem design. Data were obtained from Desain Masalah Matematika who posed by 25 students. Research subjects were taken based on students who could develop their ideas through the task sheet. Furthermore, data is analyzed into three levels of originality (LO), that is high (modification of information, problem content is same/different, and mathematics concept is different), moderate (modification of information, problem content is different, and mathematics concept is same), and low (modification of information, problem content is same, and mathematics concept is same). The result is 9 students including high LO, 12 students including moderate LO, and 4 students including low LO.Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan orisinalitas desain masalah matematika. Data diperoleh dari Desain Masalah Matematika yang diajukan 25 siswa. Subjek penelitian diambil berdasarkan siswa yang dapat mengembangkan ide-idenya melalui lembar tugas. Selanjutnya, data dianalisis menjadi tiga level orisinalitas (LO), yaitu level tinggi (modifikasi informasi, isi masalahnya sama/berbeda, dan konsep matematikanya berbeda), level sedang (modifikasi informasi, isi masalahnya berbeda, dan konsep matematikanya sama), dan level rendah (modifikasi informasi, isi masalahnya sama, dan konsep matematikanya sama). Hasilnya yaitu 9 siswa termasuk LO tinggi, 12 siswa termasuk LO sedang, dan 4 siswa termasuk LO rendah.
Proses Penalaran Matematis Siswa yang Memiliki Kecerdasan Emosional Tinggi dalam Memecahkan Masalah Persamaan Linier Satu Variabel Nana Maulidah Agustin; Erry Hidayanto; Tjang Daniel Chandra
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 5: MEI 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i5.14761

Abstract

Abstract: This study aims to describe the mathematical reasoning process of students with high emotional intelligence. This research is a qualitative case study. The subject of this study was one student with high emotional intelligence. The instruments of this study are: emotional intelligence test, mathematical reasoning test, and interview guidelines. Based on the results of the study it was concluded that students who have high emotional intelligence do mathematical reasoning by submitting guesses, drawing conclusions from a statement, doing mathematical manipulation, and being able to check validity of an argument.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penalaran matematis siswa SMP dengan kecerdasaan emosional tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif jenis studi kasus. Subjek penelitian ini adalah siswa dengan kecerdasan emosional tinggi. Instrumen penelitian ini, yaitu tes kecerdasan emosional, tes penalaran matematis, dan pedoman wawancara. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa siswa yang memiliki kecerdasan emosional tinggi melakukan penalaran matematis dengan cara mengajukan dugaan, menarik kesimpulanudari suatu pernyataan, melakukan manipulasi matematika, serta memeriksa kesahihan suatu argumen.
Proses Koneksi Matematis Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal Cerita Fadhila Kartika Sari; Sudirman Sudirman; Tjang Daniel Chandra
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 6: JUNI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.546 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i6.11116

Abstract

Abstract: Mathematical connection is used for problem solving. Students’ mathematical connection can be viewed while solving word problems. This study aims to describe mathematical connection process of junior high school student in solving word problems. The type of this study is a case study. Student’s connection data was collected by using test and interview. Furthermore, students’ mathematical connection process was analyzed based on three types of connection; modelling connection, concept connection, and procedure connection. The result of this study indicated that student utilizes all known information and connects all of the given information, therefore the relevant answer is obtained. This study reveals that mathematical connection process is shown by students’ ability to translate the problem into mathematics models and connect mathematical concept and procedure. Abstrak: Koneksi merupakan salah satu alat yang digunakan untuk pemecahan masalah. Koneksi matematis dapat dilihat ketika siwa menyelesaikan soal cerita. Penelitian ini bertujuan mendeksripsikan proses koneksi matematis siswa SMP dalam menyelesaikan soal cerita. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Data koneksi siswa dikumpulkan melalui tes dan wawancara. Selanjutnya, proses koneksi matematis siswa dianalisis berdasarkan tiga tipe koneksi, yaitu koneksi pemodelan, koneksi konsep, dan koneksi prosedur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  siswa dapat menggunakan semua informasi yang diketahui dan menghubungkan informasi tersebut sehingga diperoleh jawaban yang relevan. Proses koneksi matematis siswa ditunjukkan dengan kemampuan menerjemahkan soal ke dalam bentuk matematis dan kemampuan menghubungkan konsep dan prosedur matematika.
Co-Authors Abadyo Abadyo Abdur Rahman As’ari Achmad Faruq Achmad Faruq, Achmad Adika Setyo Budi Lestari Agung Prasetyo Abadi Agustin, Nana Maulidah Aini Renanda Alifiana Mareta Andika Setyo Budi Lestari Anis Suraida Safitri Anita Dwi Septian Anita, Yuli Arlina Trie Cahyono Atmaja, Muhammad Galih Aziz Rizky Muhdiyanto Baehaqi, Mohammad Romdhon Cholis Sadijah, Cholis Cholis Sa’dijah Dahliatul Hasanah Dwi Hidayanti, Dwi Dwi Roudhotillah Dwiyana Dwiyana Edy Bambang Irawan Erry Hidayanto Fadhila Kartika Sari Fauzan, Hakmi Rais Fauziyyah Alimuddin Ferdiansyah, Hanief Febry Fidia Lestariningsih Hery Susanto Hery Susanto I Made Sulandra I Nengah Parta Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ika Rahayu Sintiya Dewi Indrawatiningsih, Nonik Ipung Yuwono Ipung Yuwono, Ipung Kamaliyah Kadir Kridha Pusawidjayanti Lathiful Anwar Laurentcia Noviafta Widya Lestari, Andika Setyo Budi Makbul Muksar Marini Marini Maughfiroh Firdausi, Unzil Mayangsari, Aprilia Dwi Muhammad Galih Atmaja Mukhammad Solikhin Mustaghisa, Agis Nana Maulidah Agustin Nathasa Pramudita Irianti Nathasa Pramudita Irianti, Nathasa Pramudita Nunung Nurjanah Nuratiqoh, Nuratiqoh Nurul Audhifa Utami Permata, Gloria Indah Permatasari, Putri Intan Pradina Parameswari Purwanto Purwanto Purwosetiyono, Fransiskus Xaverius Didik Putri, Agesta Ameliya Putu Evi Paramithasari Wardana Qohar, Abd. Rachmalia Vinda Kusuma Rahmadani, Desi Rani Martalisa Taorina Renanda, Aini Reza Umami Khoirunisa' Rianti Mandasari Rizka Zulvana Wardhani Roudhotillah, Dwi Rustanto Rahardi Saddam Hussen Saputri, Risma Rintias Sari, Feti Eka Ratna Sisworo Sri Mulyati Sri Mulyati Subanji Subanji Susilawati Susilawati Susiswo Swasono Rahardjo Syaiful Hamzah Nasution Thomas Soseco Toto Nusantara Varetha Lisarani Vita Kusumasari Wasilatul Murtafiah Widya, Laurentcia Noviafta Zahroh, Indrani Eka Prastya Zida Amalia