p-Index From 2021 - 2026
6.755
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IAES International Journal of Artificial Intelligence (IJ-AI) Jurnal MIPA Wahana Matematika dan Sains Journal on Mathematics Education (JME) Journal on Mathematics Education (JME) AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Kubik JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika JRPM (Jurnal Review Pembelajaran Matematika) JMPM: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika PRISMA JOHME: Journal of Holistic Mathematics Education IndoMath: Indonesia Mathematics Education BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Jurnal Tadris Matematika MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Prima: Jurnal Pendidikan Matematika PEDULI: Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) International Journal of Insights for Mathematics Teaching (IJOIMT) Jurnal Paedagogy Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara KUBIK: Jurnal Publikasi Ilmiah Matematika Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Journal of Disruptive Learning Innovation (JODLI) Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya Journal of Education for Sustainability and Diversity Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP) PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Jurnal Tadris Matematika
Claim Missing Document
Check
Articles

Aplikasi persamaan diferensial orde pertama untuk memodelkan laju ingatan serta modifikasinya Ferdiansyah, Hanief Febry; Chandra, Tjang Daniel
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 2 No. 12 (2022): Desember
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v2i122022p2

Abstract

Tujuan dari tulisan ini adalah untuk memodelkan laju ingatan dengan menyertakan faktor kelalaian menggunakan persamaan diferensial orde pertama. Kemudian memodifikasi model dengan menambahkan faktor latihan untuk melihat bagaimana pengaruh latihan terhadap kemampuan mengingat seseorang. Sesorang yang memiliki kemampuan tinggi dalam mengingat dan memahami sesuatu maka dia memiliki konstanta retensi yang besar, dan dia hanya memerlukan sedikit latihan untuk bisa meningkatkan kemampuannya. Sedangkan seseorang yang memiliki kemampuan yang rendah dalam mengingat dan mempelajari sesuatu, dia memiliki konstanta retensi yang cenderung kecil dan memerlukan banyak latihan untuk meningkatkan konstanta retensinya. Semakin tinggi konstanta retensi yang dimiliki seseorang maka semakin banyak kata yang mampu dia hafal.
DESKRIPSI BERPIKIR MATEMATIS SISWA PADA PENYELESAIAN MASALAH AKM NUMERASI DITINJAU BERDASARKAN LEVEL KECERDASAN EMOSIONAL [DESCRIPTION OF STUDENTS' MATHEMATICAL THINKING IN SOLVING AKM NUMERACY PROBLEMS BASED ON EMOTIONAL INTELLIGENCE LEVELS] Nuratiqoh, Nuratiqoh; Hidayanto, Erry; Chandra, Tjang Daniel
JOHME: Journal of Holistic Mathematics Education Vol 8, No 1 (2024): JUNE
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/johme.v8i1.8002

Abstract

The purpose of this study is to describe how students' mathematical thinking processes unfold when addressing AKM Numeracy problems based on Mason's theory, taking into account emotional intelligence. This research is descriptive in nature with a qualitative approach. The research subjects consist of students categorized into high, moderate, and low levels of emotional intelligence. Research instruments include emotional intelligence questionnaires, AKM numeracy problem sheets, and interview guides. The research findings indicate that students with high levels of emotional intelligence are capable of fulfilling the three stages of mathematical thinking processes in problem-solving, namely entry, attack, and review. However, they have not fully met the extend aspect in the review stage. Students with moderate emotional intelligence can fulfill all aspects in the entry and attack stages but have not met the check and extend aspects in the review stage. Meanwhile, students with low emotional intelligence can only fulfill the know aspect in the entry stage, the try aspect in the attack stage, and the reflect aspect in the review stage.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menggambarkan bagaimana proses berpikir matematis siswa ketika mengatasi masalah AKM Numerasi berdasarkan teori Mason ditinjau dari kecerdasan emosional. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian yang dipilih yaitu siswa yang memiliki level kecerdasan emosional tinggi, sedang, dan rendah. Instrumen penelitian mencakup lembar angket kecerdasan emosional, lembar soal AKM numerasi, dan panduan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa siswa dengan tingkat kecerdasan emosional tinggi mampu memenuhi tiga tahap proses berpikir matematis dalam memecahkan masalah, yaitu tahap entry, attack, dan review. Meskipun demikian, siswa dengan kecerdasan emosional tinggi belum sepenuhnya memenuhi aspek extend pada tahap review. Siswa dengan kecerdasan emosional sedang dapat memenuhi semua aspek pada tahap entry dan attack tetapi tidak dapat memenuhi aspek check dan extend pada tahap review. Siswa dengan kecerdasan emosional rendah hanya dapat memenuhi aspek know pada tahap entry, aspek try pada tahap attack, dan aspek reflect pada tahap review.
IMPLEMENTASI ICE BREAKING “MENGGAMBAR BERPASANGAN TANPA SUARA” UNTUK MENUMBUHKAN KOMPETENSI SOSIAL EMOSIONAL PESERTA DIDIK DAN MEMPERKENALKAN GARIS LURUS Maughfiroh Firdausi, Unzil; Daniel Chandra, Tjang
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP) Vol. 3 No. 7 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran yang diintegrasikan dengan permainan menjadi salah satu harapan peserta didik dalam pembelajaran matematika. Suatu permainan dapat dikemas dalam kegiatan ice breaking. Ice breaking dapat membantu membangkitkan semangat peserta didik dalam belajar. Oleh karena itu, ice breaking “menggambar berpasangan tanpa suara” diharapkan mampu menumbuhkan Kompetensi Sosial-Emosional peserta didik dan mengenalkan garis lurus. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Sasaran penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas 3.4.8 di SMP Negeri 3 Malang. Implementasi ice breaking di kelas berjalan dengan baik. Peserta didik sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut dari awal hingga akhir. Harapan penulis terkait kemunculan Kompetensi Sosial-Emosional yang terdiri dari self-awareness, social-awareness, self-management, relationship skills, dan responsible decision making tercapai. Selain itu, ice breaking ini juga menjadi hal yang menarik bagi peserta didik. Hal tersebut nampak pada hasil refleksi yang ditulis oleh salah satu peserta didik. Melalui ice breaking tersebut, peserta didik juga dapat mengenal garis lurus dengan tepat.
Analysis of Students' Mathematical Problem-Solving Ability in Terms of Gender Differences Sholihah, Imroatus; Chandra, Tjang Daniel; Anita, Yuli
International Journal of Insights for Mathematics Teaching Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research illustrates students' ability to solve mathematical problems by considering gender differences. This type of research is descriptive qualitative. This research topic is about systems of linear equations with 2 variables. The subjects of this research were 24 students in class VIII of SMP Negeri 3 Malang for the 2023/2024 academic year. The step in collecting research data information is a test. The data analysis technique involves categorizing the level of mathematical problem-solving ability into high, medium problem-solving ability into high, medium, and low. Research findings show that the average score for male students is 89.49, while the average score for female students is 94.47. Based on research findings, it can be concluded that female students' ability to solve mathematical problems is better than male students.
Analisis Kemampuan Representasi Matematis Siswa Tipe Camper Dalam Pemecahan Masalah Matematika Di Era Pandemi Covid-19 Saputri, Risma Rintias; Sa'dijah, Cholis; Chandra, Tjang Daniel
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jipm.v10i2.8694

Abstract

Kemampuan representasi matematis adalah kemampuan siswa dalam mengkomunikasikan ide-ide matematika dalam bentuk visual, simbol, dan verbal. Representasi matematis penting dimiliki oleh setiap siswa karena dapat membantu dalam menyelesaikan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan representasi matematis siswa tipe camper dalam pemecahan masalah matematika di era pandemi Covid-19. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan tes dan wawancara. Langkah pertama pengambilan subjek pada penelitian ini adalah pemberian angket Adversity Respon Profile (ARP) melalui google form, kemudian menganalisis hasil angket ARP dan didapatkan siswa dengan Adversity Quotient (AQ) tipe Camper. Langkah kedua yaitu pemberian tes secara online melalui google meet kepada siswa kelas VIID tipe Camper. Langkah ketiga yaitu kegiatan wawancara secara online melalui WhatsApp kepada siswa yang terpilih, yaitu kepada tiga siswa Camper VIID SMPN 1 Giri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga siswa mampu memunculkan representasi visual, dua siswa mampu memunculkan representasi simbol, dan hanya ada satu siswa yang mampu memunculkan representasi verbal.
Penalaran Matematis Mahasiswa dalam Menyelesaikan Masalah Trigonometri Sari, Feti Eka Ratna; Sa'dijah, Cholis; Chandra, Tjang Daniel
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jipm.v12i1.16266

Abstract

Important for students to have reasoning abilities in learning mathematics. This is due to the relationship between mathematics and reasoning. The purpose of this study is to analyze students' mathematical reasoning abilities in solving trigonometry problems. This type of research is descriptive qualitative. As many as 36 students in class D semester 1 of mathematics education at State University of Malang were the subjects of this study. Methods of data collection obtained from the implementation of trigonometry problem tests and interviews. Data analysis with three stages namely reduction techniques, presentation, and drawing conclusions. This study resulted in the conclusions (1) students with high abilities met all indicators, namely making conjectures, performing mathematical manipulations, compiling evidence, and drawing conclusions, (2) students with moderate abilities fulfilled two indicators, namely making conjectures and compiling evidence, while (3) students who were low ability to fulfill one indicator, namely submitting conjectures.
Analisis Kesalahan Siswa Berdasarkan Teori Newman dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi Lingkaran: Agis Mustaghisa, Tjang Daniel Chandra Mustaghisa, Agis; Chandra, Tjang Daniel
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): Juli - September 2024 (In Progress)
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.2025

Abstract

Kesulitan yang dialami oleh siswa dalam menyelesaikan soal materi lingkarang, menyebabkan banyaknya siswa yang yang melakukan kesalahan pada saat mengerjakan soal. Tujuan dari penelitian ini berguna untuk menganalisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita materi lingkaran berdasarkan pada teori Newman serta faktor-faktor apa saja yang dapat menyebabkan siswa melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita materi lingkaran berdasarkan pada teori Newman. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Shalahuddin Malang dengan subjek pada penelitian ini adalah tiga orang siswa kelas VII A SMP Shalahuddin Malang tahun ajaran 2023/2024 yang diambil berdasarkan pada tingkat siswa dengan kemampuan atas, sedang, dan rendah. Maka, penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan salah satu pendekatan penelitian kualitatif. Data pada penelitian ini diperoleh dari hasil pengerjaan soal tes tulis hasil pengerjaan siswa yang dilanjutkan dengan proses wawancara berdasarkan hasil jawaban tersebut. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model analisis Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menunjukkan bahwa beberapa jenis kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika materi lingkaran ini berdasarkan pada teori Newman, diantaranya yakni kesalahan siswa pada tahap memahami masalah, yakni siswa kurang memahami masalah yang harus diselesaiakan sesuai dengan apa yang diminta pada soal. Kesalahan pada tahap transformasi, yakni siswa salah dalam menggunakan pendekatan atau rumus yang akan digunakan. Kesalahan pada tahap keterampilan proses, siswa belum mampu melakukan operasi hitung dengan prosedur atau langkah-langkah yang benar pada saat pengerjaan soal. Kesalahan pada tahap penulisan jawaban akhir, yakni siswa tidak membuat kesimpulan, tidak menemukan jawaban akhir, tidak menuliskan satuan pada akhir jawaban
DESKRIPSI BERPIKIR MATEMATIS SISWA PADA PENYELESAIAN MASALAH AKM NUMERASI DITINJAU BERDASARKAN LEVEL KECERDASAN EMOSIONAL [DESCRIPTION OF STUDENTS' MATHEMATICAL THINKING IN SOLVING AKM NUMERACY PROBLEMS BASED ON EMOTIONAL INTELLIGENCE LEVELS] Nuratiqoh, Nuratiqoh; Hidayanto, Erry; Chandra, Tjang Daniel
JOHME: Journal of Holistic Mathematics Education Vol. 8 No. 1 (2024): JUNE
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/johme.v8i1.8002

Abstract

The purpose of this study is to describe how students' mathematical thinking processes unfold when addressing AKM Numeracy problems based on Mason's theory, taking into account emotional intelligence. This research is descriptive in nature with a qualitative approach. The research subjects consist of students categorized into high, moderate, and low levels of emotional intelligence. Research instruments include emotional intelligence questionnaires, AKM numeracy problem sheets, and interview guides. The research findings indicate that students with high levels of emotional intelligence are capable of fulfilling the three stages of mathematical thinking processes in problem-solving, namely entry, attack, and review. However, they have not fully met the extend aspect in the review stage. Students with moderate emotional intelligence can fulfill all aspects in the entry and attack stages but have not met the check and extend aspects in the review stage. Meanwhile, students with low emotional intelligence can only fulfill the know aspect in the entry stage, the try aspect in the attack stage, and the reflect aspect in the review stage.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menggambarkan bagaimana proses berpikir matematis siswa ketika mengatasi masalah AKM Numerasi berdasarkan teori Mason ditinjau dari kecerdasan emosional. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian yang dipilih yaitu siswa yang memiliki level kecerdasan emosional tinggi, sedang, dan rendah. Instrumen penelitian mencakup lembar angket kecerdasan emosional, lembar soal AKM numerasi, dan panduan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa siswa dengan tingkat kecerdasan emosional tinggi mampu memenuhi tiga tahap proses berpikir matematis dalam memecahkan masalah, yaitu tahap entry, attack, dan review. Meskipun demikian, siswa dengan kecerdasan emosional tinggi belum sepenuhnya memenuhi aspek extend pada tahap review. Siswa dengan kecerdasan emosional sedang dapat memenuhi semua aspek pada tahap entry dan attack tetapi tidak dapat memenuhi aspek check dan extend pada tahap review. Siswa dengan kecerdasan emosional rendah hanya dapat memenuhi aspek know pada tahap entry, aspek try pada tahap attack, dan aspek reflect pada tahap review.
Workshop Olimpiade Matematika Bagi Guru Matematika dan Siswa SMPK Mardi Wiyata Malang Chandra, Tjang Daniel; Kusumasari, Vita
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) 2024: Membangun Masyarakat Berkelanjutan melalui Penerapan Teknologi di Era Society 5.0
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejak tahun 2002 Pemerintah menyelenggarakan Olimpiade Sains Nasional (OSN) untuk jenjang SMA. Sedangkan OSN untuk jenjang SD dan SMP diadakan sejak 2003. Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang dilombakan. Ada 2 alasan diperlukan pembinaan khusus bagi siswa yang ingin mengikuti OSN yaitu tipe soal yang bersifat pemecahan masalah. Alasan kedua adalah banyak materi matematika OSN yang tidak tercakup dalam kurikulum matematika di SMP misalnya materi teori bilangan dan kombinatorika. Berdasarkan kedua alasan tersebut tim pengabdian kepada masyarakat mengadakan 3 kali workshop pembahasan soal-soal olimpiae matematika kepada guru matematika dan siswa SMPK Mardi Wiyata Malang.. Workshop berjalan lancar. Siswa dan guru menyukai kegiatan orkshop ini. Diharapkan workshop ini dapat dilanjutkan tahun depan. Kata kunci—, pengabdian masyarakat, workshop pembahasan soal olimpiade matematika
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP Kelas IX pada Materi Kesebangunan Hidayanti, Dwi; As'ari, ‪Abdur Rahman; Chandra, Tjang Daniel
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2016: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IX SMP pada materi kesebangunan yang terdiri dari 30 siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang dikumpulkan berupa hasil tes kemampuan berpikir kritis yang terdiri dari dua masalah dan wawancara. Selanjutnya data yang dikumpulkan dianalisis berdasarkan indikator kemampuan berpikir kritis yang telah ditetapkan oleh peneliti yang meliputi interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. Hasil analisis data pada soal nomor 1 didapatkan hasil, yaitu: (a) pada indikator interpretasi, sebanyak 46,7% siswa dapat melakukan interpretasi dengan baik; (b) pada indikator analisis, sebanyak 23% siswa dapat menganalisis dengan baik; (c) pada indikator evaluasi, dan inferensi, tidak ada siswa yang dapat melakukan evaluasi dan inferensi. Sedangkan pada soal nomor 2 didapatkan hasil, yaitu: (a) pada indikator interpretasi, sebanyak 56% siswa dapat melakukan interpretasi dengan baik; (b) pada indikator analisis, sebanyak 30% siswa dapat menganalisis dengan baik; (c) pada indikator evaluasi sebanyak 30% siswa dapat mengevaluasi dengan baik;(d) pada indikator inferensi, sebanyak 30% siswa dapat mengevaluasi dengan baik. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa masih rendah terutama pada indikator analisis, evaluasi, dan inferensi.
Co-Authors Abadyo Abadyo Abdur Rahman As’ari Achmad Faruq Achmad Faruq, Achmad Adika Setyo Budi Lestari Agung Prasetyo Abadi Agustin, Nana Maulidah Aini Renanda Alifiana Mareta Andika Setyo Budi Lestari Anis Suraida Safitri Anita Dwi Septian Anita, Yuli Aprilia Dwi Mayangsari Arlina Trie Cahyono Atmaja, Muhammad Galih Aziz Rizky Muhdiyanto Azzahra, Rachel Aura Baehaqi, Mohammad Romdhon Cesaria, Ana Apsari Cholis Sadijah, Cholis Cholis Sa’dijah Dahliatul Hasanah Denis Eka Cahyani Dwi Hidayanti, Dwi Dwi Roudhotillah Dwiyana Dwiyana Edy Bambang Irawan Erry Hidayanto Fadhila Kartika Sari Farabi, Muhammad Al Fauzan, Hakmi Rais Fauziyyah Alimuddin Ferdiansyah, Hanief Febry Fidia Lestariningsih Hery Susanto Hery Susanto I Made Sulandra I Nengah Parta Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ika Rahayu Sintiya Dewi Indrani Eka Prastya Zahroh Indrawatiningsih, Nonik Ipung Yuwono Ipung Yuwono, Ipung Kamaliyah Kadir Kridha Pusawidjayanti Lathiful Anwar Laurentcia Noviafta Widya Lestari, Andika Setyo Budi Makbul Muksar Marini Marini Maughfiroh Firdausi, Unzil Muhammad Galih Atmaja Mukhammad Solikhin Mustaghisa, Agis Nana Maulidah Agustin Nathasa Pramudita Irianti Nathasa Pramudita Irianti, Nathasa Pramudita Ningsih, Nova Widia Nunung Nurjanah Nur Roudlotul Jannah Nuratiqoh, Nuratiqoh Nurul Audhifa Utami Permata, Gloria Indah Permatasari, Putri Intan Pradina Parameswari Purwanto Purwanto Purwosetiyono, Fransiskus Xaverius Didik Putri, Agesta Ameliya Putu Evi Paramithasari Wardana Qohar, Abd. Rachmalia Vinda Kusuma Rahmadani, Desi Ramdhan Fazrianto Suwarman Rani Martalisa Taorina Reza Umami Khoirunisa' Rianti Mandasari Rizka Zulvana Wardhani Roudhotillah, Dwi Rustanto Rahardi Saddam Hussen Safikurrohman, Achmad Saputri, Risma Rintias Sari, Feti Eka Ratna Sisworo Sri Mulyati Sri Mulyati Subanji Subanji Susilawati Susilawati Susiswo Swasono Rahardjo Syaiful Hamzah Nasution Thomas Soseco Toto Nusantara Varetha Lisarani Vita Kusumasari Wahyu Arianto Wasilatul Murtafiah Widya, Laurentcia Noviafta Yuniar Ika Putri Pranyata Zahroh, Indrani Eka Prastya Zida Amalia