Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI DAN PELATIHAN PENANGANAN CEDERA OLAHRAGA PADA SISWA SMAN 3 KOTA MALANG Ali Multazam; Dimas Sondang Irawan; Karina Damayanti; Athifah Haya Aqila
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 7 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i7.2460-2463

Abstract

Cedera olahraga merupakan cedera yang terjadi di otot, rangka, serta integumen yang diakibatkan karena aktifitas berolahraga. Berbagai faktor penyebab cedera olahraga yaitu kelainan struktural, metode latihan, dan kelemahan secara fisiologis pada jaringan dan otot. Korban sesegera mungkin diberikan pertolongan pertama yang benar sesuai dengan standar prosedur penanganan yang tepat, untuk meminimalkan kemungkinan cedera yang akan terjadi, sehingga pengetahuan tentang dasar-dasar pertolongan pertama sangat diperlukan. Kesalahan dalam pengambilan keputusan dan tindakan berakibat fatal dan bisa memperparah keadaan cedera. SMAN 3 Malang memiliki cukup banyak prestasi di bidang olahraga. Antusias siswa dalam kegiatan berolahraga cukup tinggi, sehingga angka kejadian cedera olahraga juga bisa meningkat. Melalui edukasi, pelatihan, dan pendampingan penanganan cedera olahraga ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan siswa dan bisa mengurangi dampak yang lebih parah dari dari cedera olahraga yang terjadi pada siswa. Pengabdian ini diikuti oleh 51 siswa-siswi SMAN 3 Kota Malang yang dilakukan secara daring. Kegiatan pengabdian ini meliputi: (1) Pelatihan siswa kader sekolah; (2) Pendampingan siswa kader sekolah; dan (3) Pemberian informasi tentang penanganan cedera olahraga. Hasil evaluasi menunjukkkan bahwa para siswa-siswi yang mengikuti pelatihan ini mampu memahami bagaimana penanganan cedera olahraga yang tepat dan benar yang mampu meminimalisir kejadian cedera yang lebih parah
Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Non-Hemorrhagic Stroke: Studi Kasus Pribayu Eka Aditya; Mulatsih Nita Utami; Ali Multazam
Physiotherapy Health Science (PhysioHS) Vol. 4 No. 1 (2022): Physiotherapy Health Science (PhysioHS) Edisi Juni 2022
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/physiohs.v4i1.22126

Abstract

Stroke merupakan defisit neurologis yang terjadi tiba-tiba disebabkan oleh gangguan vaskular. Secara umum, stroke dibagi menjadi 2 yaitu stroke hemoragik dan non hemoragik. Penurunan activity daily living pada pasien stroke menjadi permasalahan dengan penangana jangka panjang pada pasien stroke. Terapi latihan merupakan salah satu metode untuk meningkatkan activity daily living. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas terapi latihan terhadap perkembangan activity daily living pada pasien stroke non hemorogik. Penelitian ini menggunakan pendekatan case report. Pemberian terapi latihan yang dilakukan sebanyak 4 kali didapatkan hasil nilai score indeks barthel mengontrol BAB : 1, mengontrol BAK : 0, membersihkan diri : 1, toileting : 1, makan : 3, berpindah tempat : 2, mobilisasi atau berjalan : 2, berpakaian : 2, naik turun tangga : 0, mandi : 0. Terapi latihan yang diberikan pada pasien stroke non hemoregik menujukan hasil yang tidak signifikan pada ADL pasien, akan tetapi menjadi salah satu bentuk penanganan rehabilitasi medik yang dapat dilakukan pada masa golden period.
Literature Review: Perbandingan High Intensity Interval Training (HIIT) dengan Circuit Training Terhadap Peningkatan Vo2max pada Atlet Bulutangkis Ziyadatul Khair; Anita Faradilla Rahim; Ali Multazam
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 3 No 1 (2023): JUPIN April 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.127

Abstract

Atlet bulutangkis membutuhkan berbagai komponen penunjang prestasi salah satunya adalah kapasitas konsumsi oksigen yang maksimal. Untuk meningkatkan konsumsi oksigen dibutuhkan berbagai macam latihan seperti High Intensity Interval Training dan Circuit Training. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbandingan antara High Intensity Interval Training (HIIT) dengan Circuit Training terhadap peningkatan Vo2max pada atlet bulutangkis. Penelitian ini menggunakan metode literature review, dimana peneliti menggunakan beberapa artikel dan jurnal yang membahas secara akurat tentang topik penelitian. Artikel dan jurnal didapatkan dari database Google Scholar, Pubmed, NCBI, Proques. Penelitian full text yang diterbitkan tahun 2010 hingga 2021. Dari hasil penelitian yang dilakukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi terdapat 5 jurnal yang memenuhi syarat. Hasil pada penelitian ini adalah High Intesnity Interval Training lebih signifikan meningkatkan Vo2max terhadap atlet bulutangkis dibandingkan dengan Circuit Training.
Hubungan antara Aktivitas Fisik dengan Saturasi Oksigen pada Komunitas Lansia di Kota Malang Hope Septi Nur Rohmah; Nungki Marlian Yuliadarwati; Ali Multazam
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 14 No 1 (2023): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v14i1.1090

Abstract

Aktivitas fisik didefinisikan sebagai segala bentuk gerakan tubuh yang dihasilkan oleh otot rangka yang menghasilkan energi dalam jumlah yang signifikan dan dibagi menjadi kelompok ringan, sedang, dan berat. Banyak lansia mengalami perubahan pada sistem kardiovaskuler yaitu penurunan kekuatan otot pernafasan, berkurangnya elastisitas paru, berkurangnya kapasitas pernapasan maksimal, dan osteoporosis pada tulang yang membentuk dinding dada sehingga udara yang dihembuskan masuk ke paru-paru lebih sedikit. Untuk mengetahui jumlah oksigen dalam darah, dapat menggunakan alat pulse oximetry yang terpasang di salah satu jari. Alat ini juga berfungsi sebagai monitor detak jantung, sehingga dapat mengetahui kadar oksigen dalam tubuh dan persentase detak jantung. Untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan saturasi oksigen pada komunitas lansia Kota Malang. Penelitian ini merupakan penelitian menggunakan desain cross sectional. Topik berdasarkan kriteria inklusi studi. Uji analisis data chi-square digunakan dalam penelitian ini. Alat ukur aktivitas fisik diukur dengan Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) dan untuk mengukur saturasi oksigen menggunakan oksimetri. Seperti dapat dilihat, analisis data telah memperoleh visibilitas. 0,000< 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa jika ada hubungan aktivitas fisik dengan saturasi oksigen pada penduduk Malang, tolak H0 dan terima H1. Terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan saturasi oksigen pada komunitas lansia kota Malang.
Analisis Keluhan Pada Pasien Post Covid 19 Di Malang Raya Ali multazam; Kurniawati Putri Al Saudi; Nurul Aini Rahmawati
Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i3.2829

Abstract

Fenomena awal tahun 2020 menjadi tahun yang cukup menarik perhatian di seluruh dunia. Penambahan kasus virus COVID-19 menjadi pusat perhatian dalam dua tahun terakhir ini terutama di Indonesia dengan tingkat penularan infeksi tertinggi melalui saluran pernafasan. Diawali dengan lonjakan pasien yang sudah terinfeksi oleh virus COVID-19 dan sampai saat ini terus menerus menyebar, menyerang bahkan bermutasi di dalam tubuh sehingga menimbulkan berbagai keluhan – keluhan setelah dinyatakan negatif COVID-19 dari hasil swab/ PCR. Kasus ini paling banyak menyerang usia produktif 21-59 tahun yaitu sebanyak (80,4%). Menganalisis keluhan pada pasien post COVID-19 di Malang Raya. Penelitian menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dengan sempel 56 responden. Alat ukur pengetahuan dan keluhan pada pasien post COVID-19 menggunakan kuesioner Beberapa keluhan ditemukan tidak terlalu signifikan terhadap pasien post COVID-19. Terdapat beberapa keluhan gejala sisa yang masih ada didalam tubuh tetapi tidak semua penderita post COVID-19 memiliki gejala tersebut
PENYULUHAN SLOW DEEP BREATHING UNTUK MENURUNKAN HIPERTENSI PADA KOMUNITAS LANSIA DI POSYANDU BANDULAN KOTA MALANG Nur Atiqatul Himmah; Gamar Gamar; Ali Multazam
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 7 No 1 (2023): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v7i1.3542

Abstract

Hypertension is a high blood pressure disease that often occurs in the elderly. The incidence of hypertension in Indonesia is very high. With education, you can increase knowledge of hypertension so that it can reduce the incidence of hypertension. Outreach activities are carried out to educate the elderly about hypertension such as signs of symptoms, how to prevent it and how to reduce high blood pressure with slow deep breathing exercises which can be done at home. This method uses health promotion about hypertension to the elderly at Posyandu Bandulan Malang City using poster media. Before counseling, the elderly had their blood pressure checked first, then the elderly were gathered to be given a pretest about hypertension and then given counseling material about hypertension. Then a slow deep breathing demonstration was carried out, at the end of the activity a posttest was carried out with questions and answers to measure understanding after giving the material. The results of this activity showed an increase in understanding of the definition, signs and symptoms of hypertension with the percentage before counseling increasing from 10% to 100%. The percentage of understanding regarding the prevention and causes of hypertension before counseling was 5% and increased to 100%. And the understanding of slow deep breathing exercise obtained before counseling from 0% increased to 100%. This activity increases the elderly's understanding of hypertension, the elderly can understand and do breathing exercises, namely slow deep breathing to lower.
BASIC TANGO DANCE PADA KESEIMBANGAN LANSIA DI UNIT PELAKSANA TEKNIS PELAYANAN SOSIAL TRESNA WERDHA PASURUAN Lina Mitsalina Erawati; Bayu Prastowo; Ali Multazam; Riri Putri Ramadani
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 11 No 1 (2023): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor and Profession of Physiotherapy Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2023.v11.i01.p19

Abstract

Pendahuluan: Proses penuaan mengakibatkan perubahan sistem muskuoskeletal pada lansia. Risiko tersebut berdampak pada kemampuan untuk mempertahankan keseimbangan statis ataupun dinamis. Penurunan keseimbangan meningkatkan terjadinya risiko jatuh. Pemusatan latihan pada keseimbangan tungkai bawah secara dinamis mampu meminimalisir kompleksitas risiko. Gerakan latihan secara ritmis dan berirama dari basic tango dance memiliki kesesuaian karakteristik fisiologis pada lansia. Metode: Desain penelitian pre-eksperimental dengan pendekatan the one group pre-test post-test pada 23 responden sesuai kriteria. Responden diberikan intervensi basic tango dance selama empat minggu dengan instrumen penilaian timed up and go test (TUGT). Hasil: Uji statistik menunjukkan perbedaan selisih rerata TUGT pretest dan posttest mencapai 2,6. Sedangkan uji wilcoxon menunjukkan p-value sebesar (0,000)<0.05. Nilai tersebut menginterpretasikan signifikansi atau kebenaran dari hipotesis yang diterima. Simpulan: Intervensi basic tango dance pada lansia selama empat minggu mampu memberikan pengaruh nyata terhadap keseimbangan. Kata Kunci: basic tango dance, keseimbangan, lansia, tari, tungkai bawah.
ANALISA FAKTOR RESIKO POSTUR KERJA TERHADAP KELUHAN NECK PAIN PADA DOKTER GIGI DI RSU PERMATA HATI, SEMARAPURA Kadek Pradnya Prameitha Pratiwi Nartha; Ali Multazam
Advances In Social Humanities Research Vol. 1 No. 1 (2023): ADVANCES in Social Humanities Research
Publisher : Sahabat Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/adv.v1i1.6

Abstract

Permasalah ergonomi di tempat kerja merupakan faktor risiko yang memberikan kontribusi terhadap masalah K3 yang menimbulkan penyakit akibat kerja seperti nyeri leher (neck pain). Faktor yang mempengaruhi timbulnya neck pain adalah faktor individu dan faktor resiko yakni postur, durasi kerja, dan masa kerja. Dokter gigi merupakan profesi yang rentan terhadap keluhan nyeri leher akibat postur kerja duduk statis dengan posisi leher menunduk dan tubuh membungkuk dengan durasi yang lama. Penelitian dilakukan dan dianalisis secara deskriptif. Analisa faktor resiko postur kerja yang dilakukan pada dokter gigi di poli gigi RSU Permata Hati, Semarapura didapatkan sampel berjumlah 6 orang berjenis kelamin perempuan. Dalam menangani pasien, dokter gigi bekerja 4 jam perharinya dan sudah bekerja selama 2 – 6 tahun. Analisa dimulai pada tanggal 15 Maret 2022. Tahapan awal yakni persetujuan dan pendataan seperti identitas diri, durasi, dan masa kerja. Berdasarkan hasil NBM diperoleh skor tertinggi 66 termasuk kategori resiko “sedang”, hasil pengukuran postur dengan RULA didapatkan nilai tertinggi 7 “tinggi” artinya diperlukan tindakan perbaikan postur kerja sekarang juga, serta pengukuran fungsional leher menggunakan NDI didapatkan hasil tertinggi 22 berarti gangguan tingkat moderate. Hasil observasi penyebab keluhan neck pain pada dokter gigi diakibatkan oleh postur tubuh yang tidak baik saat bekerja dengan durasi yang dilakukan dalam kurun waktu menahun.
ANALISIS FAKTOR RESIKO MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) DENGAN METODE NORDIC BODY MAP (NBM) DAN REBA PADA PETUGAS CLEANING SERVICE DI RSU PERMATA HATI SEMARAPURA Aryani Trisna Wardani; Ali Multazam
Advances In Social Humanities Research Vol. 1 No. 1 (2023): ADVANCES in Social Humanities Research
Publisher : Sahabat Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/adv.v1i1.7

Abstract

Penerapan posisi kerja yang tidak tepat dalam jangka waktu yang lama dan berulang-ulang dapat mengakibatkan pekerja mengalami beberapa gangguan pada musculoskeletal, neuromuscular dan masalah lainnya sehingga akan mengganggu kinerja pekerja. Posisi kerja yang tidak ideal dan statis serta dilakukan berulang-ulang seperti berdiri, membungkuk dan duduk yang dilakukan dalam waktu yang lama dapat menyebabkan terjadinya kontraksi otot yang kuat secara terus-menerus sehingga aliran darah ke otot menjadi tidak lancar dan berkurangnya pasokan oksigen yang menyebabkan penimbunan asam laktat didalam tubuh dan menimbulkan adanya rasa nyeri pada otot dan terjadinya gangguan pada musculoskeletal. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menganalisis faktor risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) dengan menggunakan metode Nordic Body Map (NBM) dan Rapid Entire Body Assesment (REBA) pada pegawai cleaning service di RSU Permata Hati Semarapura. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik. Subjek penelitian yang digunakan yaitu sebayak 8 responden. Instrument yang digunakan dalam penelitian yaitu Nordic Body Map (NBM) dan Rapid Entire Body Assesment (REBA). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa adanya faktor risiko seperti usia, jenis kelamin, masa kerja dan posisi kerja sehingga dapat terjadi keluhan musculoskeletal disoders (MSDs) yang dialami oleh petugas clening service di RSU Permata Hati Semarapura
KEGIATAN PENYULUHAN FISIOTERAPI TENTANG LOW BACK PAIN PADA KOMUNITAS PASIEN LANSIA DI RUMAH SAKIT PERKEBUNAN JEMBER KLINIK Zidni Sadati Maulana A; Ali Multazam
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 7 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v2i7.3046

Abstract

Penyuluhan diadakan bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para pasien tentang penyakit low back pain atau nyeri punggung bawah yang sering terjadi. Penyuluhan yang dilakukan dilakukan untuk supaya para pasien lebih mengenal terutama tentang penyebab dan cara melakukan latihan mendiri. Metode yang dilakukan adalah dengan memberikan penyuluhan pada para pasien dengan menggunakan leaflet sebagai media untuk mempermudah memberikan informasi. Penyuluhan berjalan dengan baik dengan dihadiri 25 orang peserta dengan beberapa sesi tanya jawab. Kegiatan penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan peserta tentang pentingnya menghindari penyebab terjadinya nyeri punggung bawah serta bagaimana melakukan latihan mandiri untuk mengurangi keluhan.
Co-Authors Abdul, Fahrum Nissa Agnes Darin Alimah Yusandy Ahmad Abdullah Aini Rahmawati, Nurul Amiko Chandra Anggriani, Devi Anita Faradilla Rahim Annida Diana Islami Apliana Rambu Dulu Mosa Aryani Trisna Wardani Astuti, Sarita Sri Athifah Haya Aqila Atika Yulianti Aulia Nahdah Salsabila Azumah Azumah Bambang Satrio Utomo Baruna, Arys Hasta BAYU PRASTOWO Butsainah, Dzakira Damayanti, Karina Devi Anggriani Diah Nur Pratiwi Dimas Sondang Irawan Dwi, Feviola Egalia Novika Hidayat EKA KURNIA SARI Fachry Raul Aimar Zinedine El Addin Faradhiza Aini Putri Nasir Nasir Fentikasari Setyaningrahayu Fitriyah, Qonitatul Fransiska, Tri Dewi Gamar Gamar Ghina Mufidah Yuna Putri Hafizah Sururul Nur Rakhmawati Haya Aqila, Athifah Herlianti Herlianti Hidayati, Indah Ningtiyas Hope Septi Nur Rohmah I Komang Wira Kusuma Indah Ningtiyas Hidayat Indah Ningtiyas Hidayati Kadek Pradnya Prameitha Pratiwi Nartha Kambe, Medlin Kurniawati Kamilla, Natasya Dinna Karina Damayanti Khairo, Nadiatul Kirana, Dinda Dewi Krisna Adji Eko Santoso Kristianingtyas, Kristianingtyas Kurnia Putri Utami Kurniawati Putri Al Saudi Latifah Zulfa Rahmawati Lina Mitsalina Erawati M. Ardiansyah Mahfud Hidayat Mahfud Hidayat Mahfud Hidayat Marufa, Siti Ainun Masyani, Masyani Muhammad Hafiz Muhammad Hafiz Mulatsih Nita Utami Mutiara Titani Nikmatur Rosidah Novitasari, Intan Hardiana Nungki Marlian Yuliadarwati Nur Atiqatul Himmah Nur Hikmah Nuranita, Nuranita Nurmidha Yanti Amanda Nurul Aini Rahmawati Nurul Fitriati Peluw, Kurnia Izza Habiba Prameswari, Ni Nyoman Diah Prasetyo, Rahmad Oky Lukman Pratiwi, Diah Nur Pribayu Eka Aditya Puriani, Agnees Dwi Putra, Bagus Rahmansyah Fajeri Dwi Putri Al Saudi, Kurniawati Putri Hadi Novitaningrum Putri, Dinda Permata Putu Maryansyah Indra Fahlefi Putu Meiyana Trisaputra Qonitatul Fitriyah Rahmad Oky Lukman Prasetyo Rama Anggara Zikrullah Reza Pahlevi Riri Putri Ramadani Rizky Dini Utami Safun Rahmanto Sahasika, Mahiya Lintang Sarah Nur Azizah Sari, Ni Putu Desy Purnama Slamet . Sophia Hanny Amandhea Sukirman L, Riza Daeng Sulistia, Nur Syifa TANAZZA, Syi'ar Aprilla Tri Dewi Fransiska Wahyudi SW, M. Ricky Wardhani, Ajeng Dyah Ayu Pramudya Widya Puspitasari Widya Puspitasari Woli, Yuniatri Yasinta Aldinata Arsy Zailia, Syamsa Liatis Zidni Imanurrohmah Lubis Zidni Sadati Maulana A Ziyadatul Khair