Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pemberdayaan Pengrajin Tas Rajutan Berbasis Kearifan Lokal Melalui Edukasi Berkelanjutan Dan Digital Marketing Surayanah; Yuniawatika; Khusnul Khotimah; Dhiya Nasywa; Najin Fadila Foresta
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Juli
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v6i2.3945

Abstract

Advances in digital technology are encouraging UMKM operators to adopt more effective marketing strategies, but artisans who create hand-knitted bags based on local traditions still face limitations in utilizing digital marketing. This study aims to enhance artisans’ ability to develop their businesses through continuous education and digital marketing guidance without compromising their local cultural identity. The method used is a descriptive quantitative approach with a pre-test and post-test design targeting hand-knitted bag artisans in Senggreng Village, Malang Regency. Data were collected using a Likert-scale questionnaire that measured four indicators: the ability to identify target markets, understand customer needs, implement integrated digital marketing, and improve profitability. The results showed improvements across all indicators: target market by 12.36%, customer needs by 3.19%, integrated marketing by 12.36%, and profitability by 5.26%. These findings indicate that continuous education combined with digital marketing based on local wisdom can strengthen marketing capacity, enhance business competitiveness, and support the sustainability of UMKM in the era of digital transformation.
Adaptive content development in PPG learning LMS for Indonesian educational philosophy material based on artificial intelligence and deep learning Oktaviani Adhi Suciptaningsih; Khusnul Khotimah; Siti Mas'ula; Tommy Tanu Wijaya; Nasrullah Ali Fauzi
Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Vol 10 No 1 (2026): January
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jbpd.v10i1.13295

Abstract

The integration of Artificial Intelligence (AI) in higher education offers opportunities for adaptive and personalized learning; however, learning in the Indonesian Educational Philosophy course within the Teacher Professional Education Program (PPG) remains largely monologic, textual, and insufficiently reflective. This study aims to develop AI- and Deep Learning (DL)-based adaptive content integrated into the PPG Learning Management System (LMS). Using a qualitative case study design, the research involved 5 lecturers and 50 pre-service PPG students at Universitas Negeri Malang. Data were collected through observations, interviews, FGDs, documentation, and descriptive questionnaires, and analyzed using Stake’s model (description, interpretation, evaluation). Findings show that AI-integrated adaptive content—through personalized learning paths, NLP-based feedback, and learning analytics—enhances reflective engagement, contextual understanding, and learning effectiveness. The study recommends the development of AI-based LMS ecosystems to support reflective, learner-centered, and contextually meaningful teacher education.
Pelatihan Pembuatan Perangkat Pembelajaran P5 pada Kurikulum Merdeka bagi Guru Sekolah Dasar Putri Mahanani; Puri Selfi Cholifah; Khusnul Khotimah; Sutarno Sutarno
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v8i12025p10-17

Abstract

Kurikulum Merdeka sudah diterapkan oleh sekolah di Indonesia sejak tahun 2022. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan kegiatan kokurikuler basis proyek yang sengaja dirancang untuk menguatkan karakter profil pelajar pancasila dan mencapai kompetensi yang telah disusun oleh pemerintah. P5 dirancang terpisah dengan kegiatan intrakurikuler dengan sifat fleksibel. Mitra kegiatan ini yaitu guru sekolah dasar yang ada di Kabupaten Malang. Salah satu permasalah mitra yaitu pengembangan keterampilan pembuatan rancangan pembelajaran untuk kegiatan P5. Kegiatan dimulai dengan pemberian materi terkait pembuatan perangkat pembelajaran P5. Selanjutnya pendampingan secara khusus terhadap peserta kegiatan dalam menghasilkan produk berupa modul ajar P5. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dengan pendampingan, seluruh peserta atau 100% guru telah dapat menyelesaikan pembuatan perangkat pembelajaran P5 pada kurikulum Merdeka. Tingkat kepuasan kegiatan yang dilaksanakan sebesar 96.42%. Hasil pengabdian yang telah dilakukan berkontribusi dalam penguatan SDGs ke 4 yaitu pendidikan yang berkualitas dengan memberikan penguatan keterampilan pembuatan perangkat pembelajaran P5 utamanya bagi guru SD. Dengan demikian, dampak utama dilaksanakannya kegiatan ini bagi pendidikan di Indonesia yaitu meningkatkan keterampilan guru SD di Kabupaten Malang Jawa Timur dalam membuat perangkat pembelajaran P5 sesuai dengan Kurikulum Merdeka.
PENERAPAN MEDIA INDONESIAN CULTURAL DIVERSITY DALAM PEMBELAJARAN KEBERAGAMAN BUDAYA PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Rizal Mahendra; Khusnul Khotimah
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v5i3.5835

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media Indonesian Cultural Diversity serta mengetahui perubahan pemahaman siswa terhadap materi keberagaman budaya setelah mengikuti pembelajaran menggunakan media tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan dukungan data kuantitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 28 siswa kelas V pada salah satu Sekolah Dasar Negeri di Kota Malang. Media Indonesian Cultural Diversity yang digunakan berupa rak keberagaman dan piramida keberagaman yang dirancang secara visual dan konkret untuk membantu siswa mengenali berbagai unsur budaya Indonesia. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta tes hasil belajar berupa pretest dan post-test. Data kualitatif dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan proses penerapan media, keterlibatan, dan respons siswa, sedangkan data pretest dan post-test dianalisis dengan membandingkan nilai rata-rata sebelum dan setelah pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa meningkat dari 72,5 pada pretest menjadi 86,1 pada post-test, dengan selisih sebesar 13,6 poin. Hasil observasi juga menunjukkan bahwa siswa terlibat aktif dalam kegiatan mengamati, mengidentifikasi, mencocokkan, berdiskusi, dan bekerja sama selama proses pembelajaran. Dengan demikian, penerapan media Indonesian Cultural Diversity menunjukkan perubahan positif terhadap pemahaman siswa serta mendukung terciptanya pembelajaran keberagaman budaya yang lebih konkret, aktif, dan partisipatif.