Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN ALGORITMA EXPECTATION-MAXIMIZATION (EM) DALAM MENGELOMPOKKAN POPULARITAS OBJEK WISATA DI MALANG RAYA BERDASARKAN INDIKATOR BANYAK PENGUNJUNG Nur Atikah; Swasono Rahardjo; Trianingsih Eni Lestari; Lucky Tri Oktoviana
Jurnal Kajian Matematika dan Aplikasinya (JKMA) Vol 2, No 2 (2021): July
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um055v2i22021p14-20

Abstract

The Malang Raya Area is one of the tourist destinations in East Java..Batu City is an area of Malang Raya which is visited by many for sightseeing. Given the development of tourism in Malang Raya, it is necessary to classify the popularity of tourist objects so that they can be used as a reference in policymaking by the tourism office and tourism object managers. In this study, the Expectation Maximation (EM) algorithm is used to determine the clustering of tourist objects in Malang Raya using data on the number of visitors. The results of grouping the popularity of leading tourist attractions in Malang Raya based on the number of visitors are divided into 5 groups, namely: Group 1: Selecta; Group 2: Balekambang, Wendit Baths, and Brawijaya Souvenir Tour; Group 3: Transport Museum, Coban Rondo, Animal Museum, Jatim Park, BNS, Picking Apples “Makmur Abadi and Agro Wonosari Tea Plantation; Group 4: Kusuma Agro Wisata, Kampoeng Kidz, Cangar Hot Springs, Eco Green Park, Predator Fun Park, Coban Rais Tourism Area, Mount Banyak, Mahajaya T-Shirt & Souvenirs, Ngliyep and Selorejo Dam; Group 5: “Dammadhipa Arama” Temple, “Kaliwatu” Rafting, Batu Rafting, Coban Talun Tourism Wana, Tirta Nirwana Baths, Songgoriti Natural Hot Springs, Wonderland Waterpark, Friends of Water Rafting, Independent Apple Picking, Apple Agro Stone, Tourism Village.
BERPIKIR KRITIS CALON GURU DALAM MENYELESAIKAN MASALAH KONTROVERSIAL MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN HIGH ORDER THINKING SKILLS Alfiani Athma Putri Rosyadi; Cholis Sadijah; Susiswo Susiswo; Swasono Rahardjo
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2579.445 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v10i4.4082

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir kritis calon guru dalam menyelesaikan masalah kontroversial matematika dengan menggunakan High Order Thinking Skills. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah calon guru yang mengalami kontroversial setelah menyelesaikan masalah kontroversial yang diberikan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Proses berpikir dalam menyelesaikan masalah kontroversial matematika terdiri dari aspek identifying, connecting, applying, argumentation dan clarifying. Pada saat menggunakan HOTS untuk mengetahui proses berpikir kritisnya diperoleh kesimpulan bahwa tahap analisis terjadi pada saat calon guru identifying dan connecting. Untuk aspek evaluasi terjadi pada saat calon guru melakukan proses applying. Untuk aspek mencipta, terjadi pada saat calon guru menggunakan argumentation  and clarifying dalam menyelesaikan masalah yang diberikan. Kata kunci: Berpikir kritis; calon guru matematika; high order thinking skills;  masalah kontroversial. Abstract This study aims to describe the critical thinking process of prospective teachers in solving controversial mathematics problems using High Order Thinking Skills. This research uses a case study research type with a qualitative approach. The research subjects in this study were prospective teachers who experienced controversy after solving a given controversial problem. The research instruments used were tests and interviews. The data analysis technique used is data reduction, data presentation and conclusion drawing. The thinking process in solving controversial mathematical problems consists of identifying, connecting, applying, argumentation and clarifying aspects. When using HOTS to determine the critical thinking process, it can be concluded that the analysis stage occurs when the prospective teacher is identifying and connecting. For the evaluation aspect, it occurs when the prospective teacher does the applying process. For the creative aspect, it occurs when prospective teachers use argumentation and clarifying in solving the problems given. Keywords: Critical Thinking; Mathematics Prospective Teacher; High Order Thinking Skills; Controversial Issues.
Student Mathematical Communication in Solving Two Variable System of Linear Equations Fidia Lestariningsih; Tjang Daniel Chandra; Swasono Rahardjo
Jurnal Pendidikan Sains Vol 9, No 1: March 2021
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jps.v9i1.15079

Abstract

Abstract: Communication is a basic skill for students in mathematics. This study describes students' mathematical communication to solve mathematical problems. The results show that high-cognitive-abilities students are able to consolidate and organize mathematical thinking through the communication of students with moderate and low abilities. All subjects use mathematical language to present mathematical ideas. The high-cognitive student is able to communicate mathematical thinking correctly to friends, teachers, and others. All subjects have not been able to analyze and evaluate other mathematical ideas and strategies.Abstrak: Komunikasi menjadi keterampilan dasar yang diperlukan oleh siswa dalam matematika. Penelitian ini mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa dalam pemecahan masalah matematika. Hasil penelitian bahwa siswa yang mempunyai kemampuan matematika tinggi lebih mampu mengomunikasikan, menguatkan ide dan mengatur pemikiran matematis dibandingkan siswa berkemampuan matematika sedang dan rendah. Semua subjek penelitian bisa memaparkan ide-ide matematisnya dengan menggunakan bahasa matematis. Siswa berkemampuan tinggi mampu mengomunikasikan ide-ide dan gagasan matematisnya dengan tepat kepada guru, teman sebaya dan orang lain. Semua subjek penelitian belum mampu menjabarkan dan menilai gagasan matematis yang dimiliki orang lain.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA MATERI PERKALIAN MATRIKS BERCIRIKAN PENEMUAN TERBIMBING UNTUK SISWA SMK KELAS X Kiki Fauziah; I Nengah Parta; Swasono Rahardjo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.9, September 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.953 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i9.6735

Abstract

This development research aims to develop student's worksheet matrix multiplication-based guided discovery in class X SMK valid, practical, and effective. The development of this student worksheets using the 4-D model of development that consists of four stages, but in the development of the student worksheet is only going to be done until the third stage only. The subject of trials on the research development of this student worksheets are grade X SMK Putra Indonesia Malang. Based on the results of the validation of worksheets students validated by the three validator experts and practitioners, the student worksheet developed meet the category is valid. Based on the results of observation of its student worksheet demonstrates that levels of student worksheet demonstrates reach the high category, so the student worksheet developed meet the practical category. Average rating based on mastery of the whole class learning materials namely 76, guided discovery that include categories and student response against the student worksheet include positive categories, so the student worksheet developed meet the category effectively. Thus the student worksheets multiplication matrix-based discovery of social interactions in class X generated already meet the category is valid, practical, and effective.Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan LKS materi perkalian matriks bercirikan penemuan terbimbing di kelas X SMK yang valid, praktis, dan efektif. Pengembangan LKS ini menggunakan model pengembangan 4-D yang terdiri atas empat tahap, tetapi dalam pengembangan LKS ini hanya akan dilakukan sampai tahap ketiga saja. Subjek uji coba pada penelitian pengembangan LKS ini adalah siswa kelas X SMK Putra Indonesia Malang. Berdasarkan hasil validasi LKS yang divalidasi oleh dua orang validator ahli dan satu orang praktisi, LKS yang dikembangkan memenuhi kategori valid. Berdasarkan hasil observasi terlaksananya LKS menunjukkan bahwa tingkat keterlaksanaan LKS mencapai kategori tinggi, sehingga LKS yang dikembangkan memenuhi kategori praktis. Berdasarkan nilai rata-rata penguasaan bahan ajar seluruh kelas yaitu 76, aktivitas penemuan terbimbing yang termasuk kategori baik, dan respon siswa terhadap LKS termasuk kategori positif, sehingga LKS yang dikembangkan memenuhi kategori efektif. Dengan demikian, LKS materi perkalian matriks bercirikan penemuan terbimbing di kelas X yang dihasilkan sudah memenuhi kategori valid, praktis, dan efektif.
Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Pertidaksamaan Logaritma Heri Prianto; Erry Hidayanto; Swasono Rahardjo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 10: Oktober 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v4i10.12799

Abstract

Abstract: This research aims to describe the mistakes made by students in solving logarithmic inequality problems. This type of research is descriptive qualitative. The research subjects were high school students who had obtained logarithmic inequality material. Student errors are classified into conceptual errors, procedural errors, and computational errors. Based on data analysis conceptual errors that occur are errors using the logarithmic inequality properties, errors in the concept of defining logarithms, and errors in the use of logarithmic properties. Whereas procedural errors, namely errors in completing algebraic inequalities, errors in determining completion of definitions of logarithms, and errors determine the completion of the algebraic inequality system. The computational errors that occur are errors in performing operations counting numbers including errors in negative signs.Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal pertidaksamaan logaritma. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa SMA yang telah memperoleh materi pertidaksamaan logaritma. Kesalahan siswa diklasifikasikan menjadi kesalahan konseptual, kesalahan prosedural, dan kesalahan komputasi. Berdasarkan analisis data kesalahan konseptual yang terjadi adalah kesalahan menggunakan sifat pertidaksamaan logaritma, kesalahan konsep keterdefinisian logaritma, dan kesalahan penggunaan sifat logaritma. Kesalahan prosedural yaitu kesalahan menyelesaikan pertidaksamaan aljabar, kesalahan menentukan selesaian syarat keterdefinisian logaritma, dan kesalahan menentukan selesaian sistem pertidaksamaan aljabar. Adapun kesalahan komputasi yang terjadi yaitu kesalahan dalam melakukan operasi hitung bilangan termasuk kesalahan dalam tanda negatif.
Media Pembelajaran Berbantuan Komputer untuk Meningkatkan Prestasi Siswa Kelas XII SMA pada Materi Kaidah Pencacahan Pujianto Pujianto; Swasono Rahardjo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 2: FEBRUARI 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v4i2.12022

Abstract

Abstract: The purpose of developing this computer-assisted learning media is to improve student learning achievement in rules for high school class XII students. The research development model uses the Plomp model divided into five stages, namely (1) initial investigation, (2) design, (3) making, (4) trial and revision, and (5) application. This media is called Bel Kaca. The results of this study are computer-assisted learning media that are valid, effective, and practical for use in teaching and learning activities.Abstrak: Tujuan dari pengembangan media pembelajaran berbantuan komputer ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi kaidah pencacahan untuk siswa kelas XII SMA. Model pengembangan penelitian ini menggunakan model  Plomp terbagi lima tahapan yaitu (1) penyelidikan awal, (2) rancangan, (3) pembuatan, (4) ujicoba dan revisi, dan (5) penerapan dan penyebaran. Media ini bernama Bel Kaca.  Hasil dari penelitian ini adalah media pembelajaran berbantuan komputer ini valid, efektif, dan praktis untuk digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.
Deskripsi Representasi Grafik Fungsi Trigonometri Mahasiswa Berbantuan Media Geogebra Mohammad Archi Maulyda; Erry Hidayanto; Swasono Rahardjo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 9: SEPTEMBER 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v4i9.12746

Abstract

Abstract: This descriptive qualitative research aims to describe the form of mathematical representation that arises when students understand the relationship between changes in the coefficient of trigonometric functions with their graphical functions through GeoGebra media. Students in a class of 30 students are selected as research subjects and given a Student Worksheet. From the results of the student's work, it can be seen that there are 3 types of the tendency of representation that are used by students to complete Worksheets. Of the 3 types of trends, each student is taken 1 person who will further discuss the results of his work randomly because it is considered to represent the work of other students. The results showed that students represented Geogebra's appearance in 3 forms namely verbal representation, mathematical expression representation, and visual representation.Abstrak: Tujuan penelitian kualitatif deskriptif adalah untuk mendeskripsikan bentuk representasi matematis yang muncul ketika mahasiswa memahami hubungan antara perubahan koefisien fungsi trigonometri dengan grafik fugsinya lewat media GeoGebra. Mahasiswa dalam satu kelas yang berjumlah 30 mahasiswa dipilih sebagai subjek penelitian dan diberikan Lembar Kerja Mahasiswa. Dari hasil pekerjaan mahasiswa tersebut, terlihat ada tiga tipe kecenderungan bentuk representasi yang digunakan mahasiswa untuk menyelesaikan Lembar Kerja. Dari tiga tipe kecenderungan tersebut masing-masing diambil satu mahasiswa yang akan dibahas lebih lanjut hasil pekerjaanya secara random karena dinilai dapat mewakili hasil pekerjaan mahasiswa yang lain. Hasil penelitian menunjukan bahwa  mahasiswa merepresentasikan tampilan Geogebra dalam tiga bentuk, yakni representasi verbal, representasi ekpresi matematis, dan representasi visual.
PROSES ASIMILASI DAN AKOMODASI DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN KECERDASAN EMOSIONAL Eka Kurniawan; Sri Mulyati; Swasono Rahardjo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 5: Mei 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.994 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i5.8999

Abstract

This study aimed to describe students’ thinking process on the 7th grade of junior high school in solving mathematics problem based on the case study of Polya steps for several students on high, medium, and low emotional quotient. This study is qualitative descriptive research. It was done in SMPN 2 Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). The research findings are students whose emotional quotient is high use assimilation thinking process in identifying the problems, creating the plan of problem solving, doing the plan of problem solving, and reviewing or evaluating the answers. Students’ thinking process whose emotional quotient is medium use assimilation thinking process in identifying the problems, creating the plan of problem solving, and doing the plan; while in reviewing or evaluating the answers, they use accommodation or assimilation thinking process. In addition, students’ thinking process whose emotional quotient is low use assimilation thinking process in identifying the problems, and creating the plan of problem solving; and use accommodation or assimilation thinking process in doing the plan of problem solving. Meanwhile, there is imperfection accommodation thinking process in reviewing or evaluating the answers.Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses berpikir siswa kelas VII SMP dalam memecahkan masalah matematika berdasarkan langkah Polya studi kasus untuk beberapa siswa dengan kecerdasan emosional tinggi, sedang, dan rendah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif.  Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 2 Mataram Nusa Tenggara Barat (NTB). Hasil penelitian ini adalah siswa dengan kecerdasan emosional tinggi dalam memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan penyelesaian, dan melihat kembali melakukan proses berpikir asimilasi. Proses berpikir siswa dengan kecerdasan emosional sedang dalam memahami masalah, merencanakan masalah, dan melaksanakan rencana penyelesaian melakukan proses berpikir asimilasi, sedangkan untuk melihat kembali melakukan proses berpikir akomodasi atau asimilasi. Kemudian untuk siswa dengan kecerdasan emosional rendah dalam memahami masalah melakukan proses berpikir asimilasi, dalam merencanakan penyelesaian melakukan proses berpikir asimilasi, dalam melaksakan rencana penyelesaian melakukan proses berpikir akomodasi dan asimilasi, sedangkan dalam melihat kembali melakukan proses berpikir akomodasi tidak sempurna.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERCIRIKAN KONSTRUKTIVIS TIPE GAGNON DAN COLLAY PADA MATERI PENYAJIAN DATA UNTUK SISWA KELAS VII Rani Puspita Rahayu; I Nengah Parta; Swasono Rahardjo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.7, Juli 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.122 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i7.6529

Abstract

The purpose of this study is describe the developed learning devices and produce learning devices based on constructivist by Gagnon and Collay on graphing data for students in class VII criteria valid, practical and effective. This learning device development referred to Plomp development model. The validations result that all devices satisfied valid criteria, learning devices satisfied practical criteria with teacher’s activity classified as good, and learning devices satisfied effective criteria, learning exhaustiveness reached, student’s activity classified as good, and student’s responses were positive. The developed devices satisfy quality criteria, which are valid, practical, and effective.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan proses pengembangan perangkat pembelajaran dan menghasilkan perangkat pembelajaran bercirikan konstruktivis tipe Gagnon dan Collay pada materi penyajian data untuk siswa kelas VII dengan kriteria valid, praktis dan efektif. Penelitian pengembangan ini menggunakan model Plomp. Hasil validasi diperoleh perangkat pembelajaran yang valid, perangkat pembelajaran memenuhi kriteria keprakisan yaitu aktivitas guru dalam pembelajaran masuk dalam kategori baik, serta memenuhi kriteria keefektifan, yaitu (1) tercapai ketuntasan klasikal; (2) aktivitas siswa dalam pembelajaran masuk dalam kategori baik; (3) respon siswa positif. Sehingga pengembangan perangkat pembelajaran memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif.
PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA BERCIRIKAN STRATEGI GENERATIF DENGAN PEMBELAJARAN PMII TIPE CLASSWIDE PEER TUTORING Wimelia Citra Rahmadani; Abdur Rahman As’ari; Swasono Rahardjo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.6, Juni 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.268 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i6.6366

Abstract

This study aimed to produce students’ worksheets (LKS) of which features are based on generative learning strategy and PMII learning that are valid, interesting and effective. This study was a development study which employed three earlier stages of 4-D (four-D) model proposed by Thiagarajan, Semmel, and Semmel. It included these stages: define, design, and develop. This study was conducted on eighth graders at SMPN 2 Malang. The results of the study showed that the worksheets were valid with an average score of 3.10. Based on the results of the tryout, it was proven that: 1) the average score of students’ questionnaire was high: 3.29. It means that the LKS was appealing to students and 2) the results of the interview conduted to the teacher revealed that the worksheets were quite interesting and applicable. The LKS was also effective. It was seen from the level of students’ mastery (87.5%): the students understand the materials very well with the LKS.Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan LKS bercirikan strategi generatif dengan pembelajaran PMII yang valid, menarik dan efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang mengadopsi 3 tahap pertama model pengembangan 4-D (four-D) yang dikemukakan oleh Thiagarajan, Semmel dan Semmel yang meliputi tahap pendefinisian (define), perancangan(design), dan pengembangan (develop). Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 2 Malang pada siswa Kelas VIII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKS yang dikembangkan valid dengan skor rata-rata 3,10. Berdasarkan hasil uji coba diperoleh: 1) skor rata-rata angket siswa tinggi  yaitu 3,29, sehingga LKS menarik bagi siswa dan 2) hasil wawancara guru disimpulkan bahwa LKS menarik bagi siswa dan dapat digunakan. LKS juga memenuhi aspek keefektifan. Hal ini dapat dilihat dari tingkat ketuntasan siswa yaitu 87,5% artinya pemahaman siswa setelah belajar menggunakan LKS sangat baik.
Co-Authors ., Humaidi Abdur Rahman As’ari Alfiani Athma Putri Rosyadi Amanda Putri Enlisia Amrul Maf'ula, Afia Anggraini, Elisa Anies Fuady Annisa Khoiriyah Arif Fatahillah Atmaja, Muhammad Galih Ayu Rahayu Ayu Wanlin, Agnes Putri ‘Ulya, Wafirotul Cholis Sa’dijah Devi Nur Afifah Dhea Aranova Br Simatupang, Christine Dian Permatasari Didimus Nuham, Didimus Dyah Lestari Eka Kurniawan Erry Hidayanto Fawaiz, Kirana Rokhimatul Fazrianto Suwarman, Ramdhan Fidia Lestariningsih Flavia Aurelia Hidajat, Flavia Aurelia Gatot Muhsetyo HAFIIZH, MOCHAMMAD Heri Prianto Hijriani, Lailin I Nengah Parta Imam Agus Basuki Indah Septiana, Indah Ipung Yuwono Ipung Yuwono Janah, Miftakul Juliani Faisal, Nadila Khalisa Naura Imanda Khusnul Khotimah Kiki Fauziah Kusumaningtyas, Nopem Lailin Hijriani Larasati, Annisa Maidina, Nindia Mia Mohammad Archi Maulyda Mohammad Arief Mohammad Faizal Amir Muhammad Galih Atmaja Mukhammad Solikhin Ningrum, Citra Setya Novi Nurhayati Nur Atikah Oktoviana, Lucky Tri Pratiwi Dwi Warih Sitaresmi Pujianto Pujianto Pujianto Pujianto Purbo Suwasono Purwanto Purwanto Purwanto Putra, Dheny Andika Putri Ayu Kusgiarohmah Putri Raznia Safira Qohar, Abd. Rahmatia Rahmatia Rani Puspita Rahayu Rohmah Nila Farida Rustanto Rahardi Savitri, Intan Carolina Setiawan, Toto’ Bara Sigmamitha Aghni Izzananda Sisworo Siti Fatimah Siti Fatimah Siti Nurjanah Sri Mulyati Subanji Subanji Sudirman Sudirman Suryani, Ani Wilujeng Susilo, Claudya Zahrani Susiswo Syaiful Hamzah Nasution Tjang Daniel Chandra Toto Nusantara Trianingsih Eni Lestari Umi Fitria Ayu Wafirotul ‘Ulya Widi Pradini Widiyatna, Alfiah Widodewi, Rini Wimelia Citra Rahmadani Yundari, Yundari