Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Edum Journal

PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PENDIDIKAN ANAK SUKU BAJO DI PULAU SAPONDA KECAMATAN SOROPIA KABUPATEN KONAWE Ririk, Ririk; Adam, Adam; Bagea, Ishak
Edum Journal Vol. 8 No. 1 (2025): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/edumjournal.v8i1.255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tantangan pendidikan yang dihadapi oleh anak-anak Suku Bajo di Pulau Saponda, serta upaya masyarakat dan guru dalam meningkatkan akses pendidikan. Masalah utama yang diidentifikasi adalah keterbatasan ekonomi yang menghalangi anak-anak untuk melanjutkan pendidikan formal, serta kurangnya fasilitas pendidikan yang memadai. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat, guru, dan orang tua, serta observasi langsung di lingkungan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas anak tidak dapat mengakses pendidikan akibat biaya transportasi yang tinggi dan keterbatasan sumber daya, seperti buku ajar dan alat bantu belajar. Selain itu, meskipun masyarakat memiliki potensi untuk berpartisipasi dalam pendidikan anak, keterlibatan orang tua masih rendah. Temuan ini menegaskan perlunya dukungan pemerintah untuk meningkatkan infrastruktur pendidikan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan, guna memberikan anak-anak kesempatan yang lebih baik untuk mencapai pendidikan yang layak dan berkualitas.
PENGELOLAAN SARANA DAN PRASARANA DALAM MENDUKUNG KUALITAS PEMBELAJARAN Octaviany, Rini; Bagea, Ishak; M, Rahmwati
Edum Journal Vol. 8 No. 1 (2025): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/edumjournal.v8i1.312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan sarana dan prasarana dalam mendukung kualitas pembelajaran di SMAN 2 Kendari. Sarana dan prasarana pendidikan merupakan sumber daya penting yang berperan dalam proses pembelajaran di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif yang melibatkan wakil kepala sekolah bagian sarana dan prasarana dengan fokus pada teknik pengumpulan data melalui pengamatan dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen sarana dan prasarana memberikan dampak besar terhadap kualitas pendidikan, yang dapat meningkatkan motivasi guru serta meningkatkan kepuasan peserta didik. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan manajemen sarana dan prasarana di sekolah-sekolah lain di Indonesia, serta meningkatkan kualitas pembelajaran secara keseluruhan. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya dilakukan manajemen yang baik dalam sarana dan prasarana pendidikan untuk mendukung kualitas pembelajaran di SMAN 2 Kendari.
ANALISIS KEBIJAKAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATAN KEDISIPLINAN GURU DI SMA NEGERI 2 KENDARI Ningtias, Ningtias; Lilianti, Lilianti; Bagea, Ishak
Edum Journal Vol. 8 No. 2 (2025): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/edumjournal.v8i2.550

Abstract

Kedisiplinan guru merupakan faktor kunci dalam menentukan kualitas pembelajaran, namun dalam praktiknya masih menjadi tantangan di berbagai satuan pendidikan. Oleh karena itu, diperlukan kajian mendalam mengenai kebijakan kepala sekolah yang efektif, khususnya yang mengintegrasikan pendekatan partisipatif, digitalisasi, dan kepemimpinan transformasional dalam meningkatkan kedisiplinan guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan kepala sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan guru di SMA Negeri 2 Kendari. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan disusun secara partisipatif dengan melibatkan guru dalam penyusunan tata tertib, diimplementasikan melalui sistem presensi digital dan monitoring terintegrasi, serta didukung oleh gaya kepemimpinan transformasional yang menekankan keteladanan, komunikasi interpersonal yang humanis, dan sistem penghargaan. Meskipun pada awalnya terjadi resistensi dari sebagian guru senior, pendekatan persuasif kepala sekolah berhasil menciptakan penerimaan dan perubahan perilaku yang signifikan. Pemberian reward berupa sertifikat dan pengakuan publik terbukti meningkatkan motivasi intrinsik dan partisipasi guru dalam pengembangan profesional. Kebijakan ini berdampak positif terhadap budaya kerja sekolah serta meningkatkan kepuasan siswa terhadap proses pembelajaran. Temuan ini memperkuat pentingnya integrasi antara kebijakan yang inklusif, teknologi informasi, dan kepemimpinan moral dalam membangun budaya disiplin yang berkelanjutan.