p-Index From 2021 - 2026
7.792
P-Index
This Author published in this journals
All Journal CAUCHY: Jurnal Matematika Murni dan Aplikasi JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) BAGIMU NEGERI : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Nyimak: Journal of Communication J-EBIS (Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam) Jurnal Ekonomi Islam Fokus Ekonomi SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) JURNAL SILOGISME : Kajian Ilmu Matematika dan Pembelajarannya JPM : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Jurnal Pendidikan Edutama Laplace : Jurnal Pendidikan Matematika J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) JURNAL PENDIDIKAN SAINS SOSIAL DAN AGAMA Swara Patra : Majalah Ilmiah PPSDM Migas IJPD (International Journal Of Public Devotion) Journal of Mathematics Education and Science Jurnal PkM (Pengabdian kepada Masyarakat) Journal of Office Administration : Education and Practice CEMERLANG :Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis Journal of Innovation and Research in Primary Education Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Jurnal Ekonomi Islam Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology Bagimu Negeri : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Journal of Technology, Mathematics and Social Science Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Ulil Albab Journal on Mathematics Education Jurnal Penelitian Pendidikan Proceeding International Conference on Digital Education and Social Science Indonesian Journal of Education (INJOE)
Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN BUDAYA LITERASI ANAK DI SDN NGAGLIK KECAMATAN KASIMAN BOJONEGORO Junarti Junarti; Fifi Zuhriah; Rika Pristian F; Siti Fatimah
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v8i1.1610

Abstract

Budaya literasi harus senantiasa ditingkatkan utamanya untuk para generasi muda bangsa Indonesia. Peningkatan tersebut bisa dimulai dari pendidikan formal, non-formal maupun informal. Dalam pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan penulis di Pendidikan formal di SDN Ngaglik Kecamatan Kasiman Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan yang dilakukan berupa kelas untuk orang tua dan anak. Kelas orang tua melakukan beberapa kegiatan diantaranya strategi kreatif orang tua dalam hal membacakan buku, mendongeng, dan membuat permainan kreatif. Kelas anak melakukan kegiatan diantaranya yang merangsang kegiatan yang meningkatkan kecintaan terhadap buku, dalam hal ini program SBSA (Satu Buku Satu Anak). Kata kunci: Peningkatan, Budaya Literasi, Kelas Orang Tua dan Anak
ANALISIS PENGAMBILAN KEPUTUSAN HEURISTIK SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH ALJABAR DITINJAU DARI KECEMASAN MATEMATIKA PADA SISWA KELAS VII MTS AN-NUR GALUK Nila Sandra Dewi Arini; Junarti Junarti; Anita Dewi Utami
Jurnal Silogisme : Kajian Ilmu Matematika dan Pembelajarannya Vol 5, No 1 (2020): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/silogisme.v5i1.1792

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk menedeskripsikan analisis pengambilan keputusan heuristik siswa dalam pemecahan masalah aljabar ditinjau dari kecemasan matematika pada siswa.  Penelitian ini dilakukan di MTS An-Nur Galuk pada siswa kelas VII. Pengambilan sampel menggunakan metode sampel bertujuan (Purposive Sample) yaitu pengambilan sampel dengan melihat hasil tes tulis analisis level pemahaman dengan subyek KMST1, KMST2, KMT1, KMST2, KMR1, KMR2, KMSR1, dan KMSR2. Analisis data menggunkan metode observasi, metode tes, metode wawancara, dan metode dokumentasi, serta uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber data (Data Triangulation) dan triangulasi metodologis (Methodological Triangulation). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh: (1) Subjek dengan tingkat kecemasan matematika sangat tinggi tidak mampu memenuhi seluruh kriteria dari masing-masing indikator pengambilan keputusan heuristik siswa. (2) Subjek dengan tingkat kecemasan matematika tinggi hanya mampu memenuhi dua kriteria dari satu indikator pengambilan keputusan heuristik siswa yaitu availability. (3) Subjek dengan tingkat kecemasan matematika rendah subjek mampu memenehui tiga indikator dari kemampuan pengambilan keputusan heuristik siswa yaitu availability, representas, dan anjustment. (4) Subjek dengan tingkat kecemasan matematika sangat rendah mampu memenuhi seluruh kriteria dari masing-masing indikator pengambilan keputusan heuristik siswa yaitu availability, representas, anjustment, dan anchouring.
Strategi Efektif untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Matematika Junarti Junarti; M. Zainudin
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 9, No 2 (2022): July 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v9i2.2538

Abstract

Abstract: The mathematics literacy of Indonesian students is still low. A mathematical literacy method is required to increase mathematical literacy skills. Several national and international articles have investigated various mathematical literacy strategies. As a result, the goal of this research is to present numerous mathematical literacy practices based on a review of 16 national and international studies. Data collection methods include identifying, analyzing, categorizing, classifying, and describing mathematical literacy strategies from four national and twelve international articles. The findings revealed that the types of mathematical literacy practices employed varied and did not differ between school levels. Elementary schools employ four4 types of strategies, secondary schools employ eleven11 strategies, and higher education employs 29 strategies. The content/literacy/notation area vocabulary strategy is widely utilized at three levels of education. PMRI is an approach utilized at two levels of education: primary school and secondary school. At the high school and university levels, the strategies used are connection, elaboration, control, understanding, consolidation, and visual representation. The effectiveness of the strategies discussed in these 16 articles was not evaluated specifically. The employment of strategies cannot be done in separately, but must be combined with other strategies. So multi-strategy is an effective and recommendable strategy.Keyword: effective strategy, mathematical literacy skills. Abstrak Kemampuan literasi matematika siswa Indonesia masih rendah. Strategi literasi matematika dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika. Beberapa strategi literasi matematika banyak dikaji pada beberapa artikel nasional maupun internasional. Oleh karena itu tujuan kajian ini untuk mendeskripsikan beberapa strategi literasi matematika dari kajian pustaka 16 artikel nasional dan internasional. Metode pengumpulaan data dengan mengidentifikasi, menganalisis, kemudian mengaktegorikan, mengklasifikasi serta mendeskripsikan strategi literasi matematika dari 4 artikel nasional dan 12 artikel internasional. Hasil penelitian menunjukkan jenis strategi literasi matematika yang digunakan variatif dan tidak membedakan tingkatan sekolah. Jumlah strategi yang digunakan di SD ada 4 jenis strategi, yang digunakan di Sekolah Menengah sebanyak 11 jenis strategi, dan yang digunakan di PT sebanyak 29 jenis strategi. Strategi yang sama dan banyak digunakan pada 3 tingkat pendidikan yaitu strategi kosakata area konten/ keaksaraan/ notasi. Strategi yang digunakan pada dua tingkat pendidikan sekolah dasar dan sekolah menengah seperti PMRI. Strategi yang digunakan pada tingkat sekolah menengah dan PT yakni seperti koneksi, elaborasi, kontrol, pemahaman, konsolidasi, dan representasi visual. Keefektifan strategi yang dikaji pada 16 artikel ini tidak dikaji secara spesifik. Penggunaan strategi tidak dapat dilakukan secara terpisah-pisah namun harus terintegrasi dengan beberapa strategi yang lainnya. Jadi strategi yang efektif dan dapat direkomendasikan yaitu multi-strategi.Kata kunci: strategi efektif, kemampuan literasi matematika 
Model-model Pembelajaran Matematika di Era Pandemi Junarti Junarti; M. Zainudin; Dwi Erna Novianti; Ari Indriani; Novi Mayasari; Ali Noeruddin; Risa dewi. P
Jurnal PkM Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 4 (2022): Jurnal PkM: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jurnalpkm.v5i4.7827

Abstract

Abstrak Sudah hampir 8 bulan pandemi covid mewabah di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Semua aktivitas pendidikan dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi, pembelajaran dilakukan secara daring. Pembelajaran merupakan interaksi antara guru dan siswa, dalam proses ini terjadi komunikasi yang intens dan terarah untuk rangka mencapai tujuan pembelajaran. Pembelajaran yang baik memerlukan proses interaksi antar semua komponen baik antara guru dengan siswa maupun siswa dengan siswa. Salah satunya dengan menerapkan model-model pembelajaran yang inovatif. Model pembelajaran yang dapat digunakan untuk pembelajaran matematika antara lain: project based learning, daring method, luring method, home visit method, integreted curiculum, dan blended learning. Oleh karena itu, kami tim PKM akan mengkaji model pembelajaran matematika manakah yang sesuai untuk digunakan pada masa pandemi seperti yang dihadapi saat ini. Analisa data dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif digunakan untuk menganalisis data hasil wawancara dan observasi. Observasi dilakukan pada saat kegiatan berlangsung. Selain observasi juga dilakukan wawancara pada pengelola YKIB, di mana pengelola YKIB menjelaskan bahwa ada pengajar yang mengalami kesulitan mengajar selama pandemi. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat adalah Guru/Tutor di Bimbingan belajar dapat menerapkan dan mengembangkan model-model pembelajaran matematika selama pandemi.    Abstract It has been almost 8 months since the Covid pandemic has spread throughout the world, including in Indonesia. All educational activities from elementary school to tertiary level, learning is done online. Learning is an interaction between teachers and students, in this process intense and directed communication occurs in order to achieve learning goals. A good learning process requires a process of interaction between all components, both between teachers and students and students and students. One of them is by applying innovative learning models. Learning models that can be used for learning mathematics include: project based learning, online methods, offline methods, home visit methods, integreted curriculums, and blended learning. Therefore, our PKM team will examine which mathematics learning model is suitable for use during a pandemic as it is currently facing. Data analysis was carried out using a qualitative approach. A qualitative approach was used to analyze data from interviews and observations. Observations were made during the activity. In addition to observations, interviews were also conducted with YKIB managers, where YKIB managers explained that there were teachers who had difficulty teaching during the pandemic. The result of community service is that teachers / tutors in tutoring can apply and develop mathematics learning models during a pandemic.   
Pelatihan Pemanfaatan Software Geogebra pada Siswa Kelas XI SMA N 1 Balen Bojonegoro Novi Mayasari; Ari Indriani; Junarti Junarti; Siska Puspitaningsih
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1081.5 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v6i2.2539

Abstract

Pelajaran matematika akan menarik dan tidak membosankan jika kita menggunakan media pembelajaran. Salah satunya yaitu memakai komputer dengan software geogebra.  Tujuan dalam PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) adalah pelatihan dengan memanfaatkan software geogebra untuk siswa kelas XI SMA N 1 Balen Bojonegoro. Peserta pelatihan berjumlah 31 siswa kelas XI SMA N 1 Balen Bojonegoro dengan 2 pemateri. Metode pelaksanaannya adalah persiapan, pelaksanaan kegiatan, evaluasi dan pembuatan laporan. Simpulan dalam PKM ini adalah mereka sangat senang dan antusias dalam mengikuti pelatihan ini, hasil evaluasi 93,55% siswa sudah memahami serta siswa disini masih ingin diajarkan lagi aplikasi lain yang berkaitan dengan matematika  Mathematics lessons will be interesting and not boring if we use learning media. One of them is using a computer with geogebra software. The purpose of PKM (Community Service) is to provide training on the use of geogebra software for class XI students of SMA N 1 Balen Bojonegoro. The training participants were 31 students of class XI SMA N 1 Balen Bojonegoro with 2 presenters. The method of implementation is preparation, implementation of activities, evaluation and report generation. The conclusion in this PKM is that they are very happy and enthusiastic in participating in this training, the results of the evaluation of 93.55% of students have understood and students here still want to be taught other applications related to mathematics.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Jam Sudut dalam Pembelajaran Matematika di SD Novi Mayasari; Junarti Junarti; Dian Ratna Puspananda; Ahmad Kholiqul Amin
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 3, No 1 (2019): April 2019
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (822.566 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v3i1.276

Abstract

ABSTRACTBased on the results of observations and interviews with classroom teachers, data were taken into account that students' interest in learning was still low and student learning outcomes were still below the KKM average. Therefore, the PKM lecturer team took the initiative to conduct community service activities by utilizing the angular hour learning media with discussion methods. Corner clock media is a learning medium made from a clock model made of plywood for students, where the clock consists of two circles with one of them larger than the other. The goal to be achieved from this PKM is to help students learn mathematics in a fun way so as to create high interest and better learning achievement. The method of implementation of this PKM program is a method of training directly to fourth grade students of elementary schools in Sukosewu State Elementary School district. Bojonegoro. The results of this PKM activity are the higher learning interest in students which can be seen from the enthusiasm of students and the increasing student achievement results. The conclusion of this PKM activity is that it can increase learning interest and sukosewu elementary school students' learning achievement results in terms of the use of corner hours (jadut) and students are easier to do math problems, especially on mathematics subjects on the subject of angle measurement.Keywords: corner clock learning media, mathematics. ABSTRAKBerdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru kelas diperoh data bahwasanya minat belajar siswa masih rendah dan hasil belajar siswa masih dibawah rata-rata KKM. Oleh karena itu kami tim PKM dosen berinisiatif melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat  dengan memanfaatkan media pembelajaran jam sudut dengan metode diskusi. Media jam sudut adalah media pembelajaran yang terbuat dari model jam yang terbuat dari triplek kepada siswa, dimana jam tersebut terdiri dari dua buah  lingkaran dengan besar salah satunya lebih besar dari lingkaran yang lainnya. Tujuan yang ingin dicapai dari PKM ini adalah membantu siswa belajar matematika dengan cara yang menyenangkan sehingga tercipta minat yang tinggi dan hasil prestasi belajar yang lebih baik. Metode pelaksanaan pada program PKM ini yaitu metode pelatihan secara langsung kepada siswa kelas IV Sekolah Dasar di SD Negeri Sukosewu kab. Bojonegoro. Hasil dari kegiatan PKM ini adalah minat belajar sisiwa semakin tinggi yang dapat dilihat dari antusias siswa dan hasil prestasi belajar siswa yang meningkat. Kesimpulan dari kegiatan PKM ini adalah dapat meningkatkan minat belajar dan hasil prestasi belajar siswa SD negeri sukosewu dalam hal pemanfaatan jam sudut (jadut) dan siswa lebih mudah dalam mengerjakan soal matematika terutama pada mata pelajaran matematika pada pokok bahasan pengukuran sudut.Kata Kunci: Media pembelajaran jam sudut, matematika.
Kontribusi Pelaksanaan MBKM terhadap Kemandirian dan Kesiapan Mahasiswa Menghadapi Dunia Kerja Junarti Junarti; Ari Indriani; Novi Mayasari
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 10, No 1 (2023): January 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v10i1.3124

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to explore the profile of learning independence and student readiness in facing the world of work which is built through MBKM activities and to describe the effect of learning independent on student readiness in facing the world of work through MBKM activities. The research method used is descriptive quantitative using a survey method to obtain data through a self-sufficiency and readiness questionnaire. The population is from students who have been subject to MBKM activities, namely as many as 365 students. The sample was selected by purposive sampling technique based on the number of students who filled out the questionnaire, namely as many as 107 people, then the number of samples was selected based on the students who took part in the MBKM as many as 47 people. Data analysis used a quantitative descriptive test and regression test. The results of the study, that the profile of learning independence and the readiness of students to face the world of work who took MBKM had a better average score than those who did not take MBKM but the difference was less significant. The level of learning independence and readiness was dominated by the medium category of 55.32% and 72.34% of 47 students. There is an influence of independent learning on student readiness in facing the world of work of 24.6%, while 75.04% is influenced by other factors. Abstrak: Tujuan penelitian ini yaitu untuk menggali profil kemandirian belajar dan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja yang dibangun melalui kegiatan MBKM dan untuk mendeskripsikan pengaruh kemandirian belajar terhadap kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja dengan melalui kegiatan MBKM. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode survei untuk mendapatkan data melalui angket kemandirian dan kesiapan. Populasinya dari mahasiswa yang sudah dikenai kegiatan MBKM yakni sebanyak 365 mahasiswa. Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling berdasarkan jumlah mahasiswa yang mengisi angket yakni sebanyak 107 orang, kemudian jumlah sampel dipilih berdasarkan mahasiswa yang  mengikuti MBKM sebanyak 47 orang. Analisis data menggunakan uji deskriptif kuantitatif dan uji regresi. Hasil penelitian, bahwa profil kemandirian belajar  dan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja yang mengikuti MBKM nilai rata-rata lebih baik dengan yang tidak mengikuti MBKM namun perbedaannya kurang signifikan. Tingkat kemandirian belajar dan kesiapan  didominasi pada kategori sedang sebesar 55,32%  dan 72,34% dari 47 mahasiswa. Terdapat pengaruh kemandirian belajar terhadap kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja sebesar 24,6%, sedangkan 75,04% dipengaruhi oleh faktor  
HUBUNGAN AKTIFITAS FISIK DAN SPIRITUALITAS DENGAN KUALITAS TIDUR PADA LANSIA HIPERTENSI DI POSYANDU LANSIA NUSA INDAH KECAMATAN PATIMUAN Agus Prasetyo; Junarti; Sodikin
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Vol. 15 No. 1 (2022): Vol. 15 No. 1 (2022): Vol. 15 No. 1 (2022): Vol. 15, No. 1 Edisi Maret 2022
Publisher : UPT PPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jka.v15i1.370

Abstract

Faktor yang dapat mempengaruhi kualitas tidur pada lansia adalah kurangnnya aktifitas fisik dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktifitas fisik dan spiritualitas dengan kualitas tidur pada lansia hipertensi di Posyandu Nusa Indah Kecamatan Patimuan. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain studi korelasi menggunakan rancangan cross sectional terhadap 53 lansia hipertensi di posyandu lansia nusa indah kecamatan patimuan yang diambil menggunakan method Total Sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariate dengan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukan bahwa Lansia Hipertensi Di posyandu Lansia Nusa Indah Kecamatan Patimuan paling banyak mempunyai aktifitas Fisik dalam kategori sedang yaitu 27 orang (50,9%),sebagian besar mempunyai spiritualitas dalam kategori sedang yaitu 36 orang (67,9% ).Hasil Penelitian terdapat hubungan antara aktifitas fisik dengan kualitas tidur pada Lansia Hipertensi di posyandu lansia Nusa Indah kecamatan Patimuan (rho = 0,547, pv =0,001,α = 0,05). Terdapat hubungan antara spiritualitas dengan kualitas tidur pada Lansia hipertensi di posyandu Lansia Nusa Indah Kecamatan Patimuan (rho=0,46, pv =0,001, α = 0,05). Kata Kunci : Hubungan, aktifitas Fisik, spiritualitas, kualitas tidur, lansia Hipertensi
Building Student’s Mathematical Connection Ability in Abstract Algebra: The Combination of Analogy-Contruction-Abstraction Stages Junarti Junarti; Ahmad Yani T; Ahmad Kholiqul Amin
JETL (Journal of Education, Teaching and Learning) Vol 8, No 1 (2023): Volume 8 Number 1 March 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.036 KB) | DOI: 10.26737/jetl.v8i1.3796

Abstract

The objective of the study was to describe the effect of six types of mathematical connections (representation connections, structural connections, procedural connections, implication connections, generalization connections, and hierarchy connections) on abstract algebraic materials through four stages, i.e., abstraction, analogy-abstraction, construction-analogy, and construction. The study employed qualitative descriptive approaches, including tests, questionnaires, and interviews. The subjects of the study were chosen based on the responses to a questionnaire regarding the employed stages. Then, two subjects who could converse and were willing to be interviewed were chosen from each stage. Data collection techniques were conducted through four stages, i.e., 1) identifying the stages used; 2) identifying the ability of six types of student mathematical connections through predictive indicators; 3) describing the capabilities of the six types of connections through interviews; and 4) conducting source triangulation and method triangulation. The results indicated that the subjects who utilized the construction stage tended to be able to construct six types of mathematical connection links in a set, as well as standard and non-standard binary operations. The subjects who utilized the construction-analogy stage likely to be able to build three forms of representation connections, structural connections, and procedural connections in a set of standard binary operations. In characterizing the symbol of a set element and the binary operation of the standard form inside the closed property of the standard form, the subjects who used the analogy-abstraction stage have the same tendency as subjects who use the abstraction-construction stage.
Permainan Kartu (Card Game) Untuk Menghafal Perkalian Melalui Bimbingan Belajar Gratis Pada Usia Sekolah Dasar di Desa Kunci Dian Nurul Safitri; Sujiran Sujiran; Junarti Junarti; Puput Suriyah
Bagimu Negeri Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v1i2.484

Abstract

One of the mathematics material that elementary school teaches is multiplication. One of the problems in the Kunci village is that there are still many elementary school students who do not understand or can’t memorize multiplication, while in school it is not possible to always multiply because of time and curriculum issues, so additional learning guidance using card game is needed. The result of community service activities is the ability of children in multiplication to increase. As many as 35 of the 40 children or 81,4% children get a score above the average in multiplication tests.Keywords: Card game, multiplication
Co-Authors Abu Hassan, Nurul Nadiya Agus Prasetyo AHMAD KHOLIQUL AMIN Ahmad Yani T Aisyah Aisyah Aisyah Aisyah Ali Noeruddin Andika, Rita Angin, Renita Br Perangin Anis Umi Khoirotunnisa Anita Dewi Utami Anjani, Firda Ari Indriani Ari Indriani Ari Yoga Pangestu Astuti, Tri Budi Bistari Budi Astuti, Tri Cahyaningrum, Yuniana Cahyo Hasanudin Day Ramadhani Day Ramadhani Amir Desimaria, Maharina Dhofirul Khasanah Dian Ahmad BS Dian Mayasari Dian Nurul Safitri Dian Nurul Safitri Dian Ratna Puspananda Doni Abdul Fatah Drs Sujiran Dwi Erna Novianti Dwi Setiawan Ermy Dikta Sumanik Eva Dwi Puspita Sari Fajriani Fajriani Feronika, Annisa Fifi Zuhriah Fitrianingsih, Ayu Fitriyana, Novia Gayus Simarmata, Gayus Hari Mardika, Isnan Hasriani Ishak Hidayatulloh Husna Imro'athush Sholihah Husna Imro'athush Sholihah Husnayetti, Husnayetti Ifa Khoiria Ningrum Ima Isnaini Taufiqur Rohmah Isnan Hari Mardika Istiqomah Istiqomah Jamilah Jamilah Juwanda, Juwanda Khoirotunnisa’, Anis Umi Lestari, Rohmini Indah Linda Rahma Dhani Saputri Lita Marga Ningrum M Zainudin M. Zainudin Maman, Ujang Markus Oci Maulina Malik, Anastasia Mikraj, Hamdani Muchlida, Rifa Muh. Rinov Cuhanazriansyah MUHAMMAD ILHAM Muhammad Rinov Muhammad Rinov Cuhanazriansyah Muis, Muliana Nila Sandra Dewi Arini Ninda Sintyah Rachmawati Novi Mayasari Novia, Reni Novida, Irma Nur Hidayah Nur Rohman Nur Rohman Nur rohman Nurfadilah Nurfadilah Pantin, Liselsi Dwi Shine Putria Parikesit Penangsang Pasaribu, Revi Lestari Perangin Angin, Renita Br. Priyantoko, Priyantoko Puput Suriyah Purnomo, Robby Ramadhani, Day Ratna Puspita Sari Rauf, Isfaur Ria Indah Kusuma Pitaloka Rick Hunter Simanungkalit, Rick Hunter Rika Pristian F Rinov Cuhanazriansyah, Muhammad Rinov, Muhammad Risa dewi. P Rita Andika Robby Purnomo Rochmad Rochmad Rusdianti, Endang Rustam Rustam Safiyana, Salisa Salisa Safiyana Saragih, Ewin Handoco Sari, Eva Dwi Puspita Setiyanik, Liyan Sianturi, Rector Sihombing, Yohana Claudia Simamora, Rianita Siska Puspitaningsih Siti Dwi Ifa Rochmawati Siti Fatimah Siti Nafiah Sodikin Sri Rahayu, Amy Yayuk Stevanus Budi Waluyo Sujiran Sujiran, Drs Sumiati Sumiati Sumiati Sumiati Sumiati Sumiati Syahrul Udin Syahrul Udin Syahshiyah, Nur Hafni Taufiq Hidayat Taufiq Hidayat Ula Lu’luatul Hidayah Wati, Tutut Septia Winarji, Agus Yudiman, Atika Tri Zubaidah R, Zubaidah