Claim Missing Document
Check
Articles

The Influence of the Number of Taxpayers, Investment, and Gross Regional Domestic Product (GRDP) on Final Income Tax Revenue from MSMEs in North Sulawesi Fitriyanti Natalia Sambur; Joseph Philip Kambey; Andrew Patrick Marunduh
Journal of Creative Power and Ambition (JCPA) Vol. 4 No. 02 (2026): Journal of Creative Power and Ambition (JCPA)
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to assess the effect of the Number of Taxpayers Who Pay, Investment, and Gross Regional Domestic Product (GRDP) on the Final Income Tax Revenue of SMEs in North Sulawesi for the period 2022–2024. A quantitative method was employed, with all districts and cities in North Sulawesi Province considered as the population. From this population, all 15 districts and cities were selected as the sample using the saturated sampling method, resulting in a total of 45 observations. The analysis was conducted using panel data regression with the Random Effect Model (REM) as the selected model, and data processing was carried out using EViews 12 software. The results indicate that the Number of Taxpayers Who Pay has a significant effect on the Final Income Tax Revenue of SMEs. Investment has a significant effect on the Final Income Tax Revenue of SMEs. GRDP has a significant effect on the Final Income Tax Revenue of SMEs. The simultaneous test shows that all three variables collectively have a significant effect on the Final Income Tax Revenue of SMEs. The correlation coefficient value of 54.41% indicates that the strength of the relationship between the independent and dependent variables falls into the moderate to strong category. The coefficient of determination shows that approximately 51.12% of the variation in the Final Income Tax Revenue of SMEs can be explained by the Number of Taxpayers Who Pay, Investment, and GRDP, while the remaining 48.88% is explained by other factors not examined in this study
IMPLEMENTASI PENDEKATAN DEEP LEARNING DALAM PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMK DI KABUPATEN MINAHASA Steven Yones Mamanua; Joseph Philip Kambey; Jerry R.H. Wuisang; Sahat Renol HS
EDUNOMIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol. 6 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/edunomia.v6i2.11410

Abstract

ABSTRAKRendahnya kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Produk Kreatif danKewirausahaan (PKK) masih menjadi permasalahan di berbagai Sekolah Menengah Kejuruan(SMK), terutama karena proses pembelajaran yang belum sepenuhnya mendorong keterlibatankognitif secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendekatandeep learning dalam pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran ProdukKreatif dan Kewirausahaan (PKK) di SMK Kabupaten Minahasa. Penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melaluiobservasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi digunakan untuk mengamati prosespembelajaran berbasis deep learning, wawancara untuk menggali informasi terkait implementasiserta hambatan yang dihadapi guru, dan dokumentasi untuk menganalisis perangkat pembelajaranserta hasil belajar siswa, termasuk produk yang dihasilkan. Teknik analisis data meliputi reduksidata, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melaluitriangulasi sumber dan diskusi dengan ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapanpendekatan deep learning memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kemampuanberpikir kritis siswa. Hal ini ditunjukkan melalui peningkatan hasil belajar siswa, di mana nilai ratarata mengalami peningkatan dibandingkan dengan pendekatan sebelumnya. Selain itu, siswamenjadi lebih aktif, mampu menganalisis peluang usaha, mengevaluasi proses produksi, sertamenunjukkan kemampuan refleksi yang lebih baik dalam pembelajaran PKK. Pendekatan ini jugamendorong keterlibatan siswa secara mendalam melalui aktivitas eksplorasi, diskusi, danpemecahan masalah kontekstual berbasis kewirausahaan. Dengan demikian, dapat disimpulkanbahwa implementasi pendekatan deep learning efektif dalam mengembangkan kemampuanberpikir kritis siswa dan dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran inovatif di SMK,khususnya pada mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan.Kata Kunci: berpikir kritis; deep learning; keterampilan; produk kreatif; kewirausahaan ABSTRACTThe limited development of students’ critical thinking skills in Vocational High Schools (SMK),particularly in the subject of Creative Products and Entrepreneurship, remains a persistent challenge.This issue is largely attributed to instructional practices that have yet to promote deep cognitiveengagement. This study aims to examine the implementation of the deep learning approach inenhancing students’ critical thinking skills in Creative Products and Entrepreneurship learning atVocational High Schools in Minahasa Regency. A qualitative descriptive design was employed, withdata collected through classroom observations, in-depth interviews, and document analysis.Observations focused on the implementation of deep learning-based instruction, interviews exploredteachers’ and students’ experiences as well as the challenges encountered, and documentation wasused to analyze instructional materials and students’ learning outcomes, including the productsdeveloped. Data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing, whilecredibility was ensured through source triangulation and expert validation. The findings indicate thatthe implementation of the deep learning approach contributes positively to the development of students’ critical thinking skills. This is evidenced by improved learning outcomes, with higher averagescores compared to previous instructional practices. In addition, students demonstrated increasedengagement, enhanced ability to analyze business opportunities, evaluate production processes, andreflect on their learning experiences. The approach also facilitated deeper learning throughexploration, collaborative discussion, and contextual problem-solving in entrepreneurial activities. Inconclusion, the deep learning approach is effective in fostering students’ critical thinking skills andholds strong potential as an innovative instructional strategy in vocational education, particularly inCreative Products and Entrepreneurship learning.Keywords: critical thinking; deep learning; skills; creative product; entrepreneurship
Analisis Koreksi Fiskal CV Berlian Jaya dalam Penentuan Pajak Penghasilan Badan Berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 2021 Dewinta Marta Tilaar; Joseph P. Kambey; Florence O. Moroki
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i2.743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan koreksi fiskal dalam penentuan Pajak Penghasilan (PPh) Badan yang dilakukan oleh CV Berlian Jaya berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 Pasal 31E. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan secara deskriptif melalui proses dekonstruksi data, interpretasi terhadap regulasi perpajakan, serta rekonstruksi hasil temuan secara sistematis. Data dikumpulkan dari laporan keuangan tahun 2024 dan didukung dengan wawancara pimpinan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CV Berlian Jaya masih menerapkan tarif final 0,5% sebagaimana diatur dalam PP No. 23 Tahun 2018, padahal secara ketentuan telah tidak berlaku karena perusahaan telah berdiri lebih dari tiga tahun dan berbadan hukum. Simulasi koreksi fiskal menghasilkan koreksi positif sebesar Rp4.000.000 dan koreksi negatif sebesar Rp35.000.000, sehingga diperoleh laba fiskal sebesar Rp23.858.750. Dengan tarif Pasal 31E sebesar 11%, PPh terutang sebesar Rp2.624.462. Kesalahan penggunaan tarif berpotensi menimbulkan sanksi fiskal. Penelitian ini juga membandingkan temuan dengan studi terdahulu dan menyimpulkan perlunya pembinaan melalui pelatihan atau konsultasi perpajakan. Secara teoritis, penelitian ini memperkuat literatur tentang implementasi koreksi fiskal sesuai regulasi terkini, sedangkan secara praktis, menjadi panduan bagi UMKM berbadan hukum dalam memenuhi kewajiban perpajakan secara benar dan akurat
Pengaruh Moral Dan Sikap Wajib Pajak Terhadap Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Melalui Pemahaman Akuntansi Florence Olivia Moroki; steelson Artra Supii; Joseph Philip Kambey
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i2.750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh moral dan sikap wajib pajak terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak melalui pemahaman akuntansi pada wajib pajak di kota Tomohon. Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif. Variabel yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari tiga, yaitu variabel dependen (Y), variabel independen (X), dan variabel mediasi (Z). Variabel dependen dalam penelitian ini adalah tingkat kepatuhan wajib pajak. Untuk variabel independen dalam penelitian ini ada dua, yaitu moral dan sikap wajib pajak. Sedangkan untuk variabel mediasi dalam penelitian ini adalah pemahaman akuntansi. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa moral berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemahaman akuntansi dan terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak, sikap wajib pajak tidak berpengaruh terhadap pemahaman akuntansi dan terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak, pemahaman akuntansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa pemahaman akuntansi dapat memediasi pengaruh moral terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak. Selain itu pemahaman akuntansi tidak dapat memediasi pengaruh sikap wajib pajak terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak
Pengaruh Profitabilitas, Capital Intensity dan Komite Audit Terhadap Penghindaran Pajak Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Putri Letyah Lengkey; Joseph Philip Kambey; Andrew Patrick Marunduh
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i3.1085

Abstract

Berdasarkan teori sinyal dan teori perencanaan pajak, penghindaran pajak merupakan strategi yang digunakan perusahaan untuk mengelola beban pajak secara efisien sekaligus memberikan sinyal kepada investor mengenai kemampuan manajemen dalam mengoptimalkan laba. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh profitabilitas, capital intensity, dan komite audit terhadap penghindaran pajak pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2023. Populasi penelitian mencakup 220 perusahaan manufaktur, dan melalui metode purposive sampling diperoleh 74 perusahaan sebagai sampel dengan total 296 observasi. Data dianalisis menggunakan regresi data panel dengan bantuan aplikasi Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak, sedangkan capital intensity dan komite audit tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini memperkuat pemahaman bahwa profitabilitas menjadi faktor keuangan utama yang mendorong praktik penghindaran pajak di sektor manufaktur Indonesia. Secara teoretis, hasil ini memperkaya literatur mengenai hubungan antara kinerja keuangan dan perilaku pajak korporasi, sementara secara praktis memberikan masukan bagi manajemen dan regulator untuk menjadikan profitabilitas sebagai indikator penting dalam kebijakan pengawasan dan strategi perpajakan perusahaan.   Based on signaling theory and tax planning theory, tax avoidance is a strategy used by companies to manage their tax burden efficiently while signaling to investors the management's ability to optimize profits. This study aims to examine the effect of profitability, capital intensity, and audit committees on tax avoidance in manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2020–2023. The research population included 220 manufacturing companies, and through purposive sampling, 74 companies were obtained as samples with a total of 296 observations. The data were analyzed using panel data regression with the help of the Eviews 12 application. The results showed that profitability had a significant effect on tax avoidance, while capital intensity and audit committees had no effect. These findings reinforce the understanding that profitability is a key financial factor driving tax avoidance practices in Indonesia's manufacturing sector. Theoretically, these results enrich the literature on the relationship between financial performance and corporate tax behavior, while practically providing input for management and regulators to make profitability an important indicator in corporate tax supervision and strategy policies.  
Pengaruh Pajak Hotel Dan Restoran Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Di Kota Ternate Florensya Alfons; Joseph Philip Kambey; Florence O. Moroki
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i3.1119

Abstract

terakhir ini dikatakan masih jauh dari sasaran yang telah ditentukan oleh administrasi kota Ternate. Sektor industri perhotelan dan restoran dengan berbagai fasilitas yang sudah disediakan adalah sektor yang mempunyai sumbangan yang cukup besar terhadap PAD di Kota Ternate. Sebagai peningkatan dan kontribusi pada PAD, maka ini menjadi tantangan besar untuk pemerintah Kota Ternate bagaimana tetap mengolah pajak hotel dan restoran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pajak hotel dan restoran di Kota Ternate. Dengan menyajikan metode penelitian secara deskriptif kuantitatif, dilakukan pengambilan data di Kota Ternate bertempat di Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD). Dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi dan dokumentasi. Serta teknik analisis melalui uji asumsi klasik, serta uji hipotesis. Hasilnya, setiap kenaikan penerimaan pajak hotel maupun pajak restoran akan diikuti oleh peningkatan PAD di Kota Ternate. Penelitian ini dapat menjadi kontribusi dalam hal referensi untuk mendukung pemberdayaan fasilitas di Kota Ternate.     Regional Original Revenue (PAD) reviewed in Ternate City over the past three years is said to be far from the target set by the Ternate City administration. The hotel and restaurant industry sector, with its various facilities, contributes significantly to PAD in Ternate City. As an increase and contribution to PAD, this presents a significant challenge for the Ternate City government in managing hotel and restaurant taxes. This study aims to determine the impact of hotel and restaurant taxes in Ternate City. Using a descriptive quantitative research method, data collection was conducted in Ternate City at the Regional Tax and Retribution Management Agency (BPPRD). Data collection techniques used observation and documentation. Analysis techniques included classical assumption tests and hypothesis testing. The results showed that every increase in hotel and restaurant tax revenues will be followed by an increase in PAD in Ternate City. This research can contribute as a reference to support the empowerment of facilities in Ternate City.  
Pengaruh Kontribusi Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Terhadap Penerimaan Pajak Daerah Pada UPTD Samsat Tondano Winny Laresta Pilly; Joseph Philip Kambey; Pricilia Joice Pesak
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i3.1129

Abstract

Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor sebagai komponen utama setelah pajak kendaraan bermotor, karena setiap kali terjadi perpindahan hak kepemilikan kendaraan, baik melalui transaksi jual beli, pewarisan, maupun hibah maka akan timbul kewajiban pembayaran Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kontribusi pajak kendaraan bermotor terhadap penerimaan pajak daerah serta pengaruh dari kontribusi bea balik nama kendaraan bermotor terhadap penerimaan pajak daerah. Adapun metode yang digunakan, yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data diambil pada lokasi Kantor UPTD Samsat Tondano, Kemban Kecamatan Tondano Utara, Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara. Hasilnya Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pajak daerah. Meskipun kontribusi Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor menurun pasca pandemi, perannya masih terbukti signifikan dalam mendorong penerimaan Pajak Daerah.   Motor Vehicle Transfer Fee (BBNKB) is a major component after motor vehicle tax, as every time a vehicle ownership transfer occurs, whether through a sale or purchase transaction, inheritance, or gift, a Motor Vehicle Transfer Fee (BBNKB) payment is required. This study aims to determine the impact of motor vehicle tax on regional tax revenues and the impact of the motor vehicle transfer fee on regional tax revenues. The method used is quantitative research with an associative approach. Data were collected at the Tondano UPTD Samsat Office, Kemban, North Tondano District, Minahasa Regency, North Sulawesi Province. The results showed that the Motor Vehicle Transfer Fee (BBNKB) has a significant impact on regional taxes. Although the contribution of the Motor Vehicle Transfer Fee decreased after the pandemic, its role is still proven to be significant in driving regional tax revenues.
Co-Authors . hartati ., Seinca Allen A. CH. Manongko Amsje Winokan Andika Mohamad Andrew Patrick Marunduh Angelita R Manansal Asnawati Asnawati Cecilia Lelly Kewo Chicilia Makitika Christy Luwunaung Cristianto Erik Kurniawan Lomban Dewinta Marta Tilaar Doloy, Reisa Ebe, Lord Steward Edwin Wantah Febby Marjuniarti Br.S. Kalit Fitriyanti Natalia Sambur Florence Olivia Moroki Florensya Alfons Freddy Kawatu Gilly Marlya Tiwow Hennij Lenny Suot Henny N. Tambingon Isye Pongoh Iwan Kandori Jackline D. N. Kasangke James Jeffrio Manengkey Jan Kumaunang Chrestian Jeffry Sony Junus Lengkong Jerry Rommy Herter Wuisang Jetje F Sumampouw Jetje F. Sumampouw Jety Deisye Lempas Johan Reimon Batmetan Joubert Dame Joulanda A. M. Rawis Kada, Muslim Kalalo, Debie K.R. Korengkeng, Nola Korengkeng, Noula Kristania Vanesa Runtunuwu Kuhu, Fanly Laloan, Cheris Laurensia Yosinta Valentina Laurensia Yosinta Valentina Lenny Leorina Evinita Lestaluhu.docx, Fatima Lihart Lumapow Linda A. O. Tanor Listriyanti Palangda Lolong, Rima Fien Mahmud, Kustiah Mamuaja, Marlin Penina Mandey, Larry J Mawikere, Lifni Meidy Santje Selvy Kantohe Meike Mamentu Miran, Michael Mita Regina Momongan, Niken Anggela Monoarfa, Haris Olivia Lalamentik Panoma, Fifke Pontomboba, Deysi N. Pricilia Joice Pesak Putri Letyah Lengkey R. Walukow, Maria Rawis, Joulanda A M Ridma Yanti Pauranan Roddy A. Runtuwarouw Rolles N. Palilingan RR. Ella Evrita Hestiandari Rumagit, Selvie Serly Rumanintya Lisaria Putri Rusel Mangintiku Ruth Sriana Umbase Sahat Renol HS - -, Sahat Renol HS - Sakul, Amelda Salam, Anneke A. Shelty D. M. Sumual Sinta Kusmawati Kusnady Stanny Sicilia Rawung steelson Artra Supii Steven Yones Mamanua Sumilat, Eva feibe Tamboto Tamboto Tamboto, Hendry Tamboto, Henry Jeheskiel Daniel Theresia Mangalo Tuuk, Engelinda C. Ventje Senduk Verra Tendean Welong, Krety Debora Wilson Bogar Winny Laresta Pilly Wokas, Starry Yance Tawas Yantje Tawas