Articles
Analisis Peran Kepala Sekolah di Sekolah Dasar
Yantoro Yantoro;
Febri Charolyna Panjaitan;
Eka Diah Puspitasari
Jurnal Basicedu Vol 6, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4219
Kepemimpinan kepala sekolah sangat mempengaruhi keberhasilan pendidikan yang terjadi di sekolah. Pada penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui kebijakan kepala sekolah dan gaya kepemimpinan kepala sekolah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpilan data melalui observasi, wawancara. Sedangkan subjek penelitian pada penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan juga guru. Dimana hasil penelitian yang diperoleh oleh peneliti pada penelitian ini adalah 1) Kebijakan kepala sekolah yang disusun dalam bentuk sebuah program merupakan hasil musyawarah yang dilakukan oleh kepala sekolah wakil kepala sekolah, guru dan juga staf yang berada di lingkungan sekolah yang dilakukan pada awal tahun ajaran baru, yang disesuaikan dengan kondisi yang terjadi di sekolah, saling terbuka dan menjalin kerja sama yang baik bagi semua warga sekolah khususnya pada kepala sekolah, guru dan juga staf untuk mewujudkan visi dan misi sekolah; 2) gaya kepemimpinan kepala sekolah dalam bertanggung jawab mengrahkan, membina guru dengan gaya delegatif,partisipatif, konsultasif, intruktifi yang disesuaikan dengan kondisi dalam kepemimpinan dan pengaruh guru agar tujuan pendidikan yang harapkan dapat tercapai.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Demokratik Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar
Putri Fauziah Banani;
Amalia Rhoma Dhoni;
Riska Adinda Putri;
Yantoro Yantoro Yantoro
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i6.4134
Pada satuan Pendidikan kepemimpinan demokrasi sekolah harus memiliki kompetensi manajerial sosial dalam meningkatkan kinerja guru. Oleh karena itu, di sebuah instansi Pendidikan adanya pemimpin yang dapat mengarahkan anggotannya sesuai tujuan dari Pendidikan tersebut. Keberhasilan sekolah dapat ditentukan oleh kinerja para guru dalam bekerja sama dengan kepala sekolah untuk mencapai tujuan bersama. Sebagi kepala sekolah harus bisa mengambil keputusan yang cepat. Agar mendapatkan hasil yang terbaik demi tujuan bersama. Dengan begitu, dengan adanya jiwa kepemimpinan kepala sekolah yang baik dapat mencitpakan suasana kerja para staf pendidik yang kondusif. Pada Jenis penelitian ini yang digunakan adalah penelitian kuantitatif mengelola fakta-fakta sebagai angka-angka berdasarkan hipotesis yang telah ada. . Lokasi penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar Negeri 186/I Sridadi Kabupaten Batang Hari. Populasi pada penelitian ini adalah kepala sekolah, guru, dan staf yang berjumlah 13 orang yang asing masing memiliki fungsi, kualitas dan karakteristik yang berbeda-beda. Instrument penelitian yang digunakan adalah angket. Dengan mencari validitas dan uji realibilitas. Dengan hasil valid dan realibitas signifikan (0.03>0.05).
Pengelolaan Kelas dalam Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar
Aina Wirda;
Putri Jayani Simbolon;
Neli Neli;
Yantoro Yantoro
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i6.4149
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan 1) permasalahan pengelolaan kelas, baik secara individu maupun kolektif, dan 2) inisiatif untuk mengatasi permasalahan pengelolaan kelas yang muncul selama proses pembelajaran di SDN 64/I Muara Bulian. Variabel tunggal pengelolaan kelas adalah fokus penelitian deskriptif kuantitatif ini. Pengajar SDN 64/I Muara Bulian dan menjadi subjek penelitian ini. Berikut hasil temuan penelitian ini: 1) Masalah khusus yang sering muncul antara lain: perilaku siswa yang bercita-cita menggambar perhatian orang lain keinginan untuk menunjukkan kekuasaan (27,5%); ingin menyakiti orang lain (21%) dan sebagai tanda kecacatan (15 persen). Mengenai masalah yang paling menonjol yang mempengaruhi kelompok: Selama belajar kelompok, kelompok dengan mudah mengalihkan perhatiannya dari tugas guru (79 persen), kelas bereaksi negatif terhadap salah satu anggota (54 persen), memiliki semangat kerja yang rendah (25 persen), kurang mampu menyesuaikan diri dengan kondisi baru (23 persen), kurang kohesif di kelas sroom (13 persen), dan mendorong anggota kelas yang benar-benar melanggar aturan (8 persen).2) Upaya untuk memecahkan masalah pengelolaan kelas individu dan kelompok, seperti peringatan dan saran, strategi interpersonal, dan pendelegasian bimbingan konseling kepada guru
PERAN KEPALA SEKOLAH SEBAGAI MOTIVATOR DALAM PENINGKATAN KINERJA GURU DAN KOMPETENSI GURU DISEKOLAH DASAR
Ervina Septiwi;
Nurul Hikmah;
Fatimah Zahara;
Yantoro Yantoro
JURNAL PENDIDIKAN GLASSER Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Luwuk
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32529/glasser.v6i2.2010
Dalam mengoptimalkan kinerja guru dan kompetensi guru sebagai kepala sekolah harus memberikan motivasi seperti semangat kerja, meningkatkan semangat belajar guru, siswa dan wali murird agar bekerja sama dalam mendukung tercapainya tujuan sekolah yang diinginkan. Penelitian ini betujuan untuk menggambarkan kondisi SDN 93/III Tebat Kecamatan Muko-Muko Bathin VII Kabupaten Bungo peran kepala sekolah sebagai motivator dalam peningkatan kinerja guru dan kompetensi guru. Diharapkan kepala sekolah menciptakan kondisi sekolah yang kondusif, efektif dan efisien kepada guru. Agar adanya kenyamanan dalam mengerjakan tugas sesuai dengan tanggung jawabnya. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang termasuk dalam penelitian lapangan (field research)Jenis penelitian ini adala deksriptif kuantitatif. Menurut Bodgan dan Taylor metodologi Kualitatif merupakan prosedur peneltian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata baik secara lisan ataupun tertulis dari perilaku yang diamati. Sumber data pada penelitian ini terdiri dari sumber data primer, dan sumber data sekunder. Dengan metode pengumpulan data melalu Wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2022 di SDN 93/III Tebat Kecamatan Muko-Muko Bathin VII Kabupaten Bungo. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa peran kepala sekolah sebagai motivator dalam meningkatkan profesionalisme guru di di SDN 93/III Tebat Kecamatan Muko-Muko Bathin VII Kabupaten Bungo mampu menciptakan hubungan kerja yang harmonis sesame guru. Walaupun adanya kendala dalam peningkatan kinerja guru tetapi bisa diatasi dengan program-program yang dilakukan oleh kepala sekolah untuk mencapai tujuan yang diinginkan
ANALISIS KEPEMIMPINAN MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH MENGEMBANGKAN SEKOLAH UNGGUL DI MASA PANDEMI
Yantoro Yantoro;
Muhammad Sholeh
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 6 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v6i6.8750
Penelitian ini dilatarbelakangi kondisi pandemi membawa dampak begitu besar pada semua sektor kehidupan termasuk pada sektor pendidikan. Untuk itu diperlukan langkah nyata bagaimana pelaksanaan pendidikan bisa berjalan dengan baik di masa pandemi ini dengan kepemimpinan manajerial kepala sekolah yang handal dan mampu mengembangkan sekolah unggul di masa pandemi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan kepemimpinan manajerial kepala sekolah dalam mengembangkan sekolah unggul di masa pandemi di sekolah Mitra Universitas Jambi dalam mewujudkan sekolah unggul. Tempat penelitian yaitu SDN 47/IV Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif (qualitative research) dengan jenis penelitian diskriptif kualitatif. Hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan kepemimpinan manajerial kepala sekolah dalam mengembangkan sekolah unggul di masa pandemi dimulai pada tahap perencanaan,tahap implementasi, dan tahap evaluasi. Faktor yang mempengaruhi kepemimpinan kepala sekolah dalam mengembangkan sekolah unggul di era pandemi ialah kemampuan kepala sekolah dalam membangun komunikasi dan kerjasama dengan berbagai pihak kemampuan kepala sekolah dan guru, civitas akademik dalam mengembangkan sekolah unggul tercukupinya sarana dan prasarana, pengembangan kualitas pembelajaran, serta peran serta masyarakat (wali murid, komite sekolah dan swasta) dalam mendukung pengembangan sekolah unggul di era pandemi.
Analisis Peran Kepala Sekolah di Sekolah Dasar
Yantoro Yantoro;
Febri Charolyna Panjaitan;
Eka Diah Puspitasari
Jurnal Basicedu Vol 6, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4219
Kepemimpinan kepala sekolah sangat mempengaruhi keberhasilan pendidikan yang terjadi di sekolah. Pada penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui kebijakan kepala sekolah dan gaya kepemimpinan kepala sekolah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpilan data melalui observasi, wawancara. Sedangkan subjek penelitian pada penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan juga guru. Dimana hasil penelitian yang diperoleh oleh peneliti pada penelitian ini adalah 1) Kebijakan kepala sekolah yang disusun dalam bentuk sebuah program merupakan hasil musyawarah yang dilakukan oleh kepala sekolah wakil kepala sekolah, guru dan juga staf yang berada di lingkungan sekolah yang dilakukan pada awal tahun ajaran baru, yang disesuaikan dengan kondisi yang terjadi di sekolah, saling terbuka dan menjalin kerja sama yang baik bagi semua warga sekolah khususnya pada kepala sekolah, guru dan juga staf untuk mewujudkan visi dan misi sekolah; 2) gaya kepemimpinan kepala sekolah dalam bertanggung jawab mengrahkan, membina guru dengan gaya delegatif,partisipatif, konsultasif, intruktifi yang disesuaikan dengan kondisi dalam kepemimpinan dan pengaruh guru agar tujuan pendidikan yang harapkan dapat tercapai.
Peran Menajemen Terhadap Sekolah Efektif
Ady Setyawan;
Yusuf Andreansyah;
Alif Agung Wicaksono;
Yantoro Yantoro
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9575
Manajemen pada sekolah menjadi salah satu model penilaian pada pengelolaan pendiidkan untuk mengetahui tingkat keberhasilan setia sekolah dalam menjalankan program pendidikan. Selanjutnya penilaian tersebut dijadikan bahan pertimbangan dalam melakukan perbaikain sekolah. Sekolah dengan pengelolaan manajemen yang baik akan memberikan pengaruh terhadap perkembangan sekolah yang lebih baik pula. Pengelolaan yang dimaksud dalam kategori baik yaitu transparan dan akuntabel, serta mampu memberdayakan setiap komponen penting sekolah, baik secara internal maupun eksternal, dalam rangka pencapaian visi-misi-tujuan sekolah secara efektif dan efesien yang menuju sekolah efektif. Sekolah efektif yang dimaksud adalah sekolah yang mampu mengoptimalkan semua masukan dan proses bagi ketercapaian output pendidikan, yaitu prestasi sekolah terutama prestasi siswa yang ditandai dengan dimilikinya semua kemampuan berupa kompetensi yang dipersyaratkan didalam belajar. Sekolah efektif memiliki karakteristik yaitu : 1) Dilihat dari kepemimoinan kepala sekolah, 2) Memiliki harapan yang tinggi dalam prestasi peserta didik, 3) Keterampilan dasar yang dimiliki setiap warga sekolah sesuai dengan bidangnya, 4) Pengelolaan manajemen yang baik. Kunci dari keberhasilan terbentuknya sekolah efektif yaitu dikendalikan oleh kepala sekolah.
Sistem Informasi Pengolahan Nilai Siswa di SD 64/I Muara Bulian
Yantoro Yantoro;
Wella Mada Septian;
Elsa Rahayu Setianingsih
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9697
Pada proses pengolahan nilai siswa ini perkembangan sistem informasi dan teknologi sangatlah penting bertujuan dengan memberikan kemudahan kepada semua pihak yang bersangkutan dalam akses teknologi informasi ini dan dapat mempermudah kinerja agar lebih efektif dan efisien. Sistem informasi di SD 64/I Muara Bulian masih belum efektif dan menggunakan sistem manual dalam penyimpanan datanya yang belum terkomputerisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian menggunakan sekuensial linier (Waterfall). Pada proses program ini yang akan dibuat menggunakan Bahasa Pemrograman Java. Java yaitu bahasa pemograman yang menggunakan paradigma Object Oriented Programming (OOP). Pengujian yang akan digunakan yaitu black box testing adalah pengujian validasi setiap fungsi dalam aplikasi. Adapun tujuan penelitian yaitu perubahan sistem informasi yang lebih baik dari sistem yang sudah ada (Microsoft excel). Dengan adanya aplikasi ini, dapat dimanfaatkan agar kendala yang sering terjadi dapat diatasi dengan baik sehingga sangat memudahkan guru dan kepala sekolah SD 64/I Muara Bulian. Hasil dari penelitian dapat memudahkan proses pengolahan dan pencarian data siswa, absensi, data nilai dan laporan keseluruhan yang diminta oleh kepala sekolah, sehingga tidak menyita banyak waktu.
Pengelolaan Kurikulum Dan Sarana Prasarana Sebagai Penunjang Keberhasilan Pembelajaran Siswa Sekolah Dasar
Yantoro Yantoro;
Fitha Chaerunisa;
Lisa Pebriyana;
Salma Pratiwi Agustin
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9782
Upaya dalam meningkatkan keberhasilan pembelajaran siswa Sekolah Dasar (SD) dapat dilakukan dengan berbagai faktor penunjang, diantaranya adalah kurikulum dan sarana prasarana. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur dengan pendekatan kualitatif. Instrumen penilaian dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mencari sumber referensi terkait melalui buku, artikel ilmiah dari jurnal bereputasi baik nasional maupun internasional, koran, dan majalah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, jika didalam sebuah proses pembelajaran dengan pengelolaan kurikulum yang baik, maka hasilnya akan baik sesuai dengan yang diharapkan. Sama halnya dengan pengelolaan kurikulum, jika dalam suatu sekolah sarana dan prasarananya baik, maka hal tersebut dapat menunjang keberhasilan siswa dalam proses belajar mengajar. Pengelolaan kurikulum sangat penting demi tercapainya tujuan pembelajaran untuk waktu yang telah ditetapkan, supaya tersusun dengan rinci program yang akan dilakukan untuk kedepannya. Begitupun dengan pengelolaan sarana prasarana, krusial sekali demi mewadahi berjalannya suatu program pembelajaran yang telah disusun dalam pengelolaan kurikulum. Oleh karena itu, sekolah dengan pengelolaan kurikulum serta pengelolaan sarana prasarananya yang baik, maka tingkat keberhasilan pembelajarn siswanya pun meningkat dan dapat dikatakan terjamin.
Manajemen Pengelolaan Kelas
Kartini Putri Dewi;
Eunike Gracella Efrata Hasibuan;
Silva Maharani;
Yantoro Yantoro
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9784
Pengelolaan kelas adalah kecakapan guru sebagai pemimpin sekaligus pengelola dalam menciptakan iklim kelas yang kondusif bagi keberhasilan kegiatan belajar mengajar. Tujuan pengelolaan kelas adalah agar setiap anak di kelas dapat bekerja dengan tertib sehingga tujuan pengajaran tercapai secara efektif dan efisien. Fungsi pengelolaan kelas adalah menyediakan dan melengkapi fasilitas untuk segala macam tugas. Menjaga agar tugas tetap berjalan dengan lancar. Prinsip-prinsip dalam pengelolaan kelas adalah hangat dan antusias, menantang, variatif, luwes, menekankan pada hal positif dan menumbuhkan disiplin diri.