Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Kondisi Selokan terhadap Kejadian Leptospirosis Siti Mar’atul Munawaroh; Aris Widiyanto; Joko Tri Atmojo; Artha Budi Susila Duarsa; Rina Tri Handayani; Rokhmayanti Rokhmayanti; Andri Setyo Dwi Nugroho
Jurnal Keperawatan Vol 14 No S1 (2022): Jurnal Keperawatan: Supp Maret 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.555 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v14iS1.22

Abstract

Leptospirosis masih endemik di Indonesia dan telah lazim di Kabupaten Kulon Progo, dimana kasusnya mengalami fluktuasi. Kondisi lingkungan fisik yang buruk dijadikan sebagai faktor risiko penularan leptospirosis. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh kondisi selokan terhadap kejadian leptospirosis di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Studi kasus-kontrol di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia, dari bulan Maret hingga Juli 2019. Sebanyak 88 subjek penelitian dikumpulkan dengan simple random sampling. Variabel dependen adalah leptospirosis. Variabel independen adalah kondisi selokan. Data kasus leptospirosis dikumpulkan dari Dinas Kesehatan Kulon Progo dan 21 Puskesmas di Yogyakarta. Data lainnya dikumpulkan dengan kuesioner. Data dianalisis dengan chi-square. Kondisi selokan buruk meningkatkan risiko kejadian leptosprirosis, namun secara statistik tidak signifikan (aOR= 1.16; CI 95%= 0.94 hingga 2.22; p= 0.136). Kondisi selokan yang buruk meningkatkan risiko leptospirosis.
Peningkatan Imunitas Tubuh melalui Konsumsi Vitamin dalam Menghadapi Covid-19: Systematic Review Aris Widiyanto; Yuly Peristiowati; Agusta Dian Ellina; Artha Budi Susila Duarsa; Asruria Sani Fajria; Joko Tri Atmojo
Jurnal Keperawatan Vol 14 No S1 (2022): Jurnal Keperawatan: Supp Maret 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.666 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v14iS1.27

Abstract

COVID-19 dinyatakan sebagai pandemi internasional setelah pertama kali dilaporkan pada tahun 2019 di Wuhan, China dan menyebabkan keadaan darurat publik tidak hanya di Indonesia tetapi di seluruh dunia. Upaya pencegahan penularan virus COVID-19 sangat penting karena masih belum ada obat khusus untuk menangani COVID-19. Kesembuhan seseorang dengan COVID-19 sangat dipengaruhi oleh kekebalan tubuh, diantaranya dengan mengkonsumsi vitamin B, C, D, E dan Zinc. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana cara meningkatkan daya tahan tubuh melalui konsumsi vitamin dalam menghadapi pandemi COVID-19. Rancangan penelitian ini menggunakan sistematika review yaitu penelitian kepustakaan yang mengkaji jurnal kesehatan yang berkualitas secara kritis, yang telah disaring dengan kriteria inklusi dan menggunakan beberapa database Google Scholar, Pubmed, Science Direct dan Research Gate sebagai literasi dalam penelitian ini. Ada 350 jurnal sesuai kata kunci yang disaring menjadi 7 jurnal sesuai tema dan dianalisis yang mengkaji tentang peningkatan imunitas tubuh dengan suplementasi vitamin B, C, D, E dan Zinc. Hasil penelitian menunjukkan bahwa vitamin berpotensi meningkatkan kekebalan tubuh dalam pencegahan COVID-19.
Pengaruh Telehealth terhadap Penurunan Derajat Depresi pada Pasien Stroke: Meta-Analisis Aris Widiyanto; Anggun Fitri Handayani; Artha Budi Susila Duarsa; Ayu Anulus; Hakim Anasulfalah; Hendra Kurniawan; Joko Tri Atmojo; Ahmad Syauqi Mubarok; Livana PH
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 3 (2022): Jurnal Keperawatan: September 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.321 KB)

Abstract

Komplikasi yang dapat mempengaruhi aktivitas hidup sehari-hari pada penderita stroke sangat banyak, hal ini dapat mengakibatkan kenaikan angka kematian. Sehingga, perlu implementasi yang dapat memperbaiki kualitas hidup termasuk menurunkan angka depresi. Telehealth merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk memantau kesehatan pasien stroke oleh tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh telehealth terhadap penurunan depresi pada pasien stroke. Penelitian ini merupakan systematic review dan meta-analysis dengan menggunakan akronim PICO. Population= pasien stroke; Intervention= telehealth; Comparison= tanpa menggunakan telehealth; Outcome= depresi. Data diperoleh dari database diantaranya yaitu PubMed, Springer Link, and Science direct. Data dianalisis menggunakan RevMan 5.3. Terdapat 9 artikel dengan desain randomized controlled trial dimasukkan kedalam meta-analysis, hasilnya menunjukkan bahwa telehealth dapat menurunkan derajat hipertensi pada pasien stroke sebesar 4.22 unit, dan hasilnya signifikan secara statistik (SMD= -4.22; 95% CI= -6.90 hingga -1.54; p= 0.002).
Hambatan dalam Program Eliminasi Malaria Dany Karmila; Artha Budi Susila Duarsa; Aena Mardiah; Ayu Anulus
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan: Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.856 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i1.575

Abstract

Kasus malaria selama era pandemi Covid-19 menjadi masalah yang kurang disoroti, padahal kasus malaria masih ada dan belum terselesaikan. Malaria telah dikendalikan oleh beberapa intervensi di seluruh dunia selama beberapa dekade terakhir. Perlu dilakukan berbagai usaha untuk mengendalikan dan mencegah pembentukan kembali daerah endemik serta menghindari peningkatan morbiditas dan mortalitas akibat kasus malaria. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hambatan dalam program eliminasi malaria di Desa Gelangsar Kabupaten Lombok Barat. Jenis penelitian ini merupakan kualitatif. Dimana data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam kepada partisipan sebanyak 11 orang. Data dianalisis dengan pendekatan induktif dan disajikan secara naratif. Hasil yang diperoleh melalui wawancara mendalam bahwa hambatan yang ditemukan yaitu kasus malaria terjadi akibat kurangnya pengetahuan mengenai malaria dan pengawasan dalam penggunaan kelambu. Selain itu lingkungan tempat tinggal masyarakat masih berdekatan dengan kandang hewan peliharaan sehingga upaya memutus mata rantai penularan pada manusia kurang terkendali. Dari informasi melalui wawancara mendalam yang didapatkan, masyarakat Desa Gelangsar memiliki tradisi merendam cetakan cupak yang merupakan alat dalam pembuatan gula merah. Cupak direndam dalam air dan didiamkan berminggu – minggu, hal ini menyebab perkembangbiakan jentik – jentik nyamuk. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu masih banyaknya hambatan dalam upaya eliminasi malaria di Desa Gelangsar.
Pendidikan Kesehatan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di TPQ Ar-Rohmah Dusun Kebak, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar Aris Widiyanto; Joko Tri Atmojo; Artha Budi Susila Duarsa; Hendra Dwi Kurniawan; Ahmad Syauqi Mubarok; Muhammad Faishal Al Firdaus; Selvia Anggitasari; Ajeng Wafa Awalia; Herliana Saputria Ningsih; Leona Puspita Gading Martaliza
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2022
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v4i1.961

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran, yang menjadikan seseorang keluarga, kelompok atau masyarakat mampu menolong dirinya sendiri (mandiri) dibidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakat. Pendidikan Kesehatan pada anak usia pra dan sekolah memiliki peran penting sebagai upaya promotif dan preventif terhadap penularan suatu penyakit. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 14 April 2022 bertempat di Masjid Ar-Rohmah Dusun Kebak, kelurahan Kebak, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, Jawa tengah, metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini berupa pendidikan kesehatan, sedangkan untuk media yang digunakan yaitu video dan pengaplikasian Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Prosedur yang digunakan dalam pendidikan kesehatan adalah edukasi dan implementasi cara mencuci tangan 6 langkah dan pola makan yang sehat. Kegiatan dilakukan dengan observasi langsung pada saat penyuluhan dengan melihat interaksi antara peserta dengan pemateri penyuluhan dan keaktifan peserta dalam acara edukasi. Peserta pendidikan kesehatan di didusun kebak dihadiri oleh 40 peserta (anak dan remaja). Hasil kegiatan diperoleh data peserta paham dan mampu mengaplikasikan secara langsung tentang cara mencuci tangan dengan 6 langkah. Kegiatan pengabdian masyarakat “Pendidikan kesehatan tentang perilaku hidup bersih dan sehat di TPQ AR-ROHMAH Dusun Kebak, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar” pada anak dan remaja mampu meningkatkan pengetahuan serta memahami pola penerapan hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan cara mencuci tangan 6 langkah dan pola makan yang sehat.
Pengabdian Masyarakat Puasa dan Wisata Sehat di Bulan Suci Ramadhan 1443 H Alfian Muhajir; Artha Budi Susila Duarsa; Joko Tri Atmojo; Isnani Nurhayati; Nova Rahma Widyaningrum; Aris Widiyanto; Ayu Anulus; Ahmad Syauqi Mubarok; Ndaru Sukma Putra; Muhammad Faishal Al Firdaus; Selvia Anggitasari; Ajeng Wafa Awalia; Herliana Saputria Ningsih; Leona Puspita Gading Martaliza; Ilham Muhammad Firnanda
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2022
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v4i1.962

Abstract

Puasa sebagaimana dijalankan umat Islam tergolong sebagai partial fasting, karena puasa ini dibatasi oleh makan sahur dan buka puasa. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa Puasa Ramadhan mampu meningkatkan system imun seseorang, Namun, ada juga penelitian yang menyebutkan bahwa Puasa Ramadhan justru mampu mengurangi jumlah antibody di dalam tubuh. Kegiatan seminar online dilakukan secara observasi langsung pada saat penyuluhan dengan melihat interaksi antara peserta dan pemateri. Prosedur yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini berupa penyuluhan dan diskusi tentang bagaimana menjaga kesehatan saat berpuasa ramadhan. Hasil dari seminar online pengabdian masyarakat berupa edukasi terkait tips-tips menjaga kesehatan saat berpuasa yang dapat diterapkan dikalangan masyarakat umum.
Pengabdian Masyarakat: Implementasi Thaharah (Bersuci) dalam Kehidupan Sehari-hari di Pondok Pesantren Lailatul Qodar Daryanto Daryanto; Joko Tri Atmojo; Artha Budi Susila Duarsa; Budi Setiawan Manarung; Santi Yuliani
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2022
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v4i1.963

Abstract

Thaharah bagian penting dalam Islam, memiliki arti bersih atau sucinya seorang muslim baik secara lahir maupun batin. Suci adalah salah satu syarat sahnya shalat, sehingga jika sempurna bersucinya (thaharahnya) maka amalpun akan diterima. Thaharah pada dasarnya bukanlah materi yang berat, hanya saja fatal akibatnya jika seorang muslim tidak memahami serta melaksanakannya dengan benar, karena dapat mempengaruhi kualitas ibadah. Kegiatan pendidikan kesehatan thaharah dilakukan pada tanggal 10 Februari 2022 bertempat di Pondok Pesantren Lailatul Qodar, Sawah, Kenep, Kec. Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Kegiatan dilakukan melalui edukasi/penyuluhan. Monitoring dan evaluasi di peroleh dari lembar kehadiran peserta untuk mengikuti kegiatan pendidikan kesehatan. Kegiatan dilakukan dengan observasi langsung pada saat edukasi dengan melihat intraksi antara peserta dengan pemateri penyuluhan dan keaktifan santri dalam acara edukasi. Implementasi Thaharah (Bersuci) Dalam Kehidupan Sehari-Hari Di Pondok Pesantren Lailatul Qodar, Sawah, Kenep, Kec. Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah berjalan lancer, efektif. Peserta (santri dan pengasuh) kooperatif dan mampu mengaplikasikan secara langsung materi yang disampaikan
Pengabdian Masyarakat: Inovasi Senam Peregangan Sendi sebagai Upaya Promotif dan Preventif terhadap Peningkatan Kadar Asam Urat pada Lansia di Dusun Sokokerep, Desa Garangan, Kecamatan Wonosamodro Kabupaten Boyolali Aris Widiyanto; Artha Budi Susila Duarsa; Ahmad Syauqi Mubarok; Tio Guntur Prabowo; Wahyu Prayoga; Rio Aji; Anita Dina; Nike Agustina; Sulistyaningsih Miya; Tiyas Larasati; Meita Putri; Wahyu Prayogi; Umi Fatonah; Rosalinda Permatasari; Aliffiyah Dewi; Asifa Choiri; Nurrul Novianti; Syerlita Yossi; Ndaru Sukma Putra
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2022
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v4i1.976

Abstract

Penyakit asam urat (gout) adalah penyakit yang sering ditemukan dan tersebar di seluruh dunia. Gangguan metabolisme yang menjadi dasar gout adalah hiperurisemia yang didefinisikan sebagai peningkatan kadar asam urat lebih dari 7,0 ml/dl (laki-laki) dan 6,0 mg/dl pada perempuan. Dusun Sokokerep merupakan salah satu Dusun yang berada di Desa Garangan, Kecamatan Wonosamodro, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah. Dusun Sokokerep terdiri dari 96 kepala keluarga, dengan jumlah penduduknya sendiri sebesar 170 orang. Berdasarkan hasil survey keluarga dengan pendekatan Indonesia Sehat didapatkan hasil bahwa di Dusun sokokerep terdapat beberapa permasalahan kesehatan, seperti peningkatan kadar asam urat, tekanan darah tinggi. Metode yang digunakan adalah edukasi kepada masyarakat dan mengaplikasikan senam peregangan sendi bersama peserta (lansia) dengan pendampingan oleh tim pengabdian masyarakat. Pelaksanan kegiatan dimulai dengan pemeriksaan kesehatan seperti cek tekanan darah, asam urat. Edukasi yang dilakukan menggunakan media lembar balik, video, ceramah serta praktikum (praktik secara langsung senam asam urat). Kegiatan pengabdian masyarakat inovasi senam peregangan sendi meliputi : Pemeriksaan Kesehatan, edukasi (penyampaian materi seputar pengertian, penyebab, tanda gejala, komplikasi, upaya-upaya yang dapat dilakukan dalam pencegahan peningkatan kadar asam urat). Media yang digunakan adalah lembar balik serta disampaikan dengan ceramah. senam peregangan sendi. Edukasi/Pendidikan Kesehatan yang diberikan mampu dipahami dengan baik oleh peserta kegiatan dibuktikan dengan adanya interaksi aktif saat pelaksanaan, dari umpan balik yang diberikan, peserta mampu menyebutkan pengertian, penyebab, tanda gejala, komplikasi dari asam urat. Senam peregangan sendi: peserta mampu melakukan gerakan-gerakan senam peregangan sendi secara urut baik gerakan kaki ataupun tangan dengan pendampingan tim pengabdian masyarakat. Peserta (lansia) antusias dalam mengikuti kegiatan, mampu meningkatkan pengetahuan seputar asam urat, peserta (lansia) mampu melakukan senam peregangan sendi secara mandiri, kegiatan senam peregangan sendi dapat dilaksanakan seminggu 2 kali dengan durasi waktu 15 – 25 menit.
Hubungan Pengetahuan, Sikap,Perilaku Ibu Tentang DBD Dengan Keberadaan Jentik Aedes Aegypti Radiatam Mardiah; Artha Budi Susila Duarsa; Aulia Mahdaniyati S; Aena Mardiah
Journals of Ners Community Vol 13 No 3 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i3.2704

Abstract

Penyakit demam berdarah dengue adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Perkembangan kasus DBD di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Karang tahun 2021 sebanyak 57 kasus (0,08%) yaitu Kelurahan Tanjung Karang 11 kasus (0,19%), Kelurahan Karang Pule 10 kasus (0,06%), Kelurahan Tanjung Karang Permai 12 kasus (0,13%), Kelurahan Jempong Baru 17 kasus (0,10%) dan Kelurahan Kekalik Jaya 7 kasus (0,03%). Untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan perilaku ibu tentang demam berdarah dengue dengan keberadaan jentik Aedes aegypti di Lingkungan Bendega Kelurahan Tanjung Karang Kota Mataram. Desain penelitian Cross Sectional dengan alat ukur kuesioner dan observasi. Sebanyak 80 sampel penelitian dilakukan dengan tekhnik pengambilan sampel Stratified Random Sampling dan Simpel Random Sampling pada ibu rumah tangga di Lingkungan Bendega Kelurahan Tanjung Karang Kota Mataram. Dari data bulan November – Desember 2022. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan perilaku dengan keberadaan jentik Aedes aegypti ( p < 0,05), dan tidak ada hubungan antara sikap dengan keberadaan jentik Aedes aegypti ( p > 0,05).
KORELASI FAKTOR PSIKOLOGI DAN GAYA HIDUP DENGAN KETUBAN PECAH DINI : Correlation of Psychological Factors and Lifestyle with Premature Rupture of Membranes Ayu Anulus; Artha Budi Susila Duarsa; I Gede Ari Permana Putra; Aris Widiyanto; Joko Tri Atmojo
ASSYIFA : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/ajk.v1i1.1

Abstract

Premature rupture of membranes (PRM) can occur at the end of pregnancy or long before it is time to give birth. Psychological factors within the mother can include the mother's personality background and the influence of hormonal changes that occur during pregnancy. In relation to PRM, the lifestyle referred to is the lifestyle of pregnant women which can have negative effects on their babies and themselves. This research aims to determine the correlation between psychological and lifestyle factors and PROM. This was an analytical observational study with a quantitative approach. The research was conducted in March-May 2022. The independent variables in this research include psychological and lifestyle factors. The dependent variable in this study is premature rupture of membranes (PRM). The sampling technique used was total sampling. The sample in this study was all 30 mothers who experienced premature rupture of membranes at the Wahyu Husada Clinic. The analysis technique in this study used Pearson correlation. The results showed that psychology (r = 0.56) and lifestyle (r = 0.62) were correlated with premature rupture of membranes and were statistically significant.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Aan Kardiana, Aan Adnyana , I Made Dwi Mertha Aena Mardiah Agusta Dian Ellina Ahmad Syauqi Mubarok Ahmad Syauqi Mubarok Ahmad Syauqi Mubarok Ahmad Syauqi Mubarok Ahmad Syauqi Mubarok Ajeng Wafa Awalia Akbar, Prima Soultoni Alfian Muhajir Aliffiyah Dewi Anasulfalah, Hakim Anditiarina, Dasti Andri Setyo Dwi Nugroho Angelica Vanini WT Angelica Vanini WT Anggun Fitri Handayani Anita Dina Arjita, I Putu Dedy Asifa Choiri Asruria Sani Fajria Astri Yunita Astri Yunita Aulia Mahdaniyati S Ayu Anulus Baiq Amira Fatmaharani Budi Setiawan Manarung Dany Karmila Daryanto Daryanto Desy Fitri Yani Desy Fitri Yani Dian Mardhiyah Elmi Nuryati Elmi Nuryati Fachrudi Hanafi Faisal Muhammad, Faisal Fajriah, Asruria Sani Fara Khansa Azizah Handayani, Rina Tri Hendra Dwi Kurniawan Hendra Dwi Kurniawan Hendra Dwi Kurniawan Hendra Dwi Kurniawan Hendra Kurniawan Herliana Saputria Ningsih I Gede Ari Permana Putra Iing Iing Ilham Muhammad Firnanda Indah Trianingsih Isnani Nurhayati Joko Tri Atmojo Joko Tri Atmojo Kadek Dwi Pramana Kardiana, Aan Karmila, Dany Kholis Ernawati Krisnanda Aditya Pradana Leona Puspita Gading Martaliza livana ph Ma'aruf, Fauzy Mahdaniyati S, Aulia Mardiah, Aena Mardiah, Radiatam Maria Paula Marla Nahak Maya Samodra, Velia Mei Ahyanti Meita Putri Moh. Reza Aulia Rahman Muhammad Azlin Firdaus Muhammad Faishal Al Firdaus Muhammad, Faisal Musyarafah Nada Witaroli Ndaru Sukma Putra Ndaru Sukma Putra Nike Agustina Nindita Arum Veibiani Nova Rahma Widyaningrum Nur Fadhilah Nur Fadhilah Nur Fitriana Zahra Nur ‘Azah Nurrul Novianti Nursyirwan Effendi, Nursyirwan Prasetya, Hanung Radiatam Mardiah Rahmat Hidayat Reihana Reihana Reihana, Reihana Restu Syamsul Hadi Rio Aji Rizanda Machmud Rokhmayanti Rokhmayanti Ronald Pratama Adiwinoto Roro Wulansari Setyoningrum Rosalinda Permatasari Rosbiatul Adawiyah Rusmiatik Rusmiatik Rusmiatik Rustyadi, Dinda Sabrina Intan Zoraya Santi Yuliani Santy Irene Putri Santy Irene Putri Satriyo Mowo Panuluh Satriyo Mowo Panuluh Selvia Anggitasari Siti Luthfiah Zulfa Siti Luthfiah Zulfa Siti Mar’atul Munawaroh Sri Lestariningsih Sulistyaningsih Miya Sumarmi Sumarmi Syerlita Yossi Syuhada, Irwan Tio Guntur Prabowo Titiek Djannatun TITIEK DJANNATUN Tiyas Larasati Umi Fatonah Wahyu Prayoga Wahyu Prayogi Wanadiatri, Halia Widiyanto, Aris Wiliarisa Prita Purwanti Witaroli, Nada Yolly Dahlia Yudhia Fratidhina Yuly Peristiowati Zoraya, Sabrina Intan