Claim Missing Document
Check
Articles

Pembelajaran Daring dalam Meningkatkan Kemandirian Belajar Peserta Didik Kelas 3 Sekolah Dasar Anggoro Dwi Putra; Dhi Bramasta
Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD) JRPD Volume 2 Nomor 2, September 2021
Publisher : Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrpd.v2i2.13330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis pembelajaran daring dalam meningkatkan kemandirian belajar peserta didik kelas III SD Negeri 8 Kranji Purwokerto Timur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru kelas III, orang tua siswa dan peserta didik kelas III SD Negeri 8 Kranji Purwokerto Timur. Teknik dan instrumen pengumpulan data penelitian ini dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran daring dalam penyampaian materi pembelajaran menjadi lebih rapi, sistematis, terstruktur dan meningkatkan kemandirian serta tanggungjawab peserta didik. Kendala pembelajaran daring yaitu tidak semua siswa memiliki antusias, serta tidak semua siswa bisa mengikuti pembelajaran karena siswa belum mempunyai gadget sendiri.
PROSES KERUANGAN PELESTARIAN SAUJANA BUDAYA KOTA (URBAN HERITAGE) DI KECAMATAN LAWEYAN KOTA SURAKARTA TAHUN 2013 (Kajian Pelestarian Cagar Budaya Di Kecamatan Laweyan Kota Surakarta) Dhi Bramasta; Mohammad Gamal Rindarjono; Sarwono Sarwono
GeoEco Vol 1, No 1 (2015): GeoEco Januari 2015
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Perkembangan teknologi dan kebutuhan ruang yang semakin meningkat seiring berkembangnya waktu berakibat menggeser peninggalan sejarah dan budaya misalnya perubahan tampilan bangunan serta pengalihfungsian guna lahan sehingga kondisi dan keberadaan warisan sejarah semakin terpinggirkan. Dalam perubahan tersebut, bangunan, kawasan, maupun obyek budaya yang perlu dilestarikan menjadi rawan hilang atau hancur. Permasalahan : Bagaimana persebaran dan pola keruangan Saujana Budaya Kota (urban heritage) di Kecamatan Laweyan Kota Surakarta? bagaimana proses keruangan pelestarian Saujana Budaya Kota (urban heritage) dimensi kewaktuan tahun 2000, 2005 dan 2013 di Kecamatan Laweyan Kota Surakarta? bagaimana manajemen pengelolaan pelestarian Saujana Budaya Kota (urban heritage) di Kecamatan Laweyan Kota Surakarta? Tujuan : Mengetahui persebaran dan pola keruangan Saujana Budaya Kota (urban heritage) di Kecamatan Laweyan Kota Surakarta, mengetahui proses keruangan pelestarian Saujana Budaya Kota (urban heritage) di Kecamatan Laweyan Kota Surakarta dimensi kewaktuan tahun 2000, 2005 dan 2013, mengetahui manajemen pengelolaan pelestarian Saujana Budaya Kota (urban heritage) di Kecamatan Laweyan Kota Surakarta. Jenis Penelitian : Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan keruangan. Sampel dalam penelitian ini adalah pemilik dan pengelola bangunan/situs cagar budaya. Populasi penelitian ini adalah seluruh bangunan/situs cagar budaya yang sudah ada penetapan berdasarkan SK Walikota Surakarta Nomor 646/116/1/1997 tentang penetapan bangunan dan kawasan bersejarah di Kota Surakarta serta berdasarkan survey lapangan di Kecamatan Laweyan Kota Surakarta. Teknik pengumpulan data penelitian dengan survey lapangan, wawancara, obervasi, Citra dengan serial kewaktuan tahun 2000, 2005 dan 2013. Hasil Penelitian : Persebaran bangunan/situs cagar budaya Kecamatan Laweyan adalah dispersed/seragam tersebar di 5 Kelurahan yaitu Kelurahan Laweyan 11 bangunan/situs, Kelurahan Pajang 3 bangunan/situs, Kelurahan Penumping 1 bangunan/situs, Kelurahan Sriwedari 1 bangunan/situs, Kelurahan Sondakan 1 bangunan/situs dari 11 Kelurahan yang ada. Berpola mengikuti alur sungai. Disebabkan Sungai Jenes sebagai jalur lalu lintas untuk perdagangan lawe (bahan baku tenun) pada masa Kerajaan Pajang, didukung dengan adanya Pasar Laweyan sebagai pusat perdagangan lawe (bahan baku tenun). Perubahan yang terjadi pada tahun 2000, Rumah Persinggahan Sementara KH Samanhudi renovasi atap bangunan, Makam Kyai Ageng Henis pemugaran lantai, atap, penggantian kayu pendapa, Makam Kyai Adipati Djangrono II pemugaran lantai dan atap makam. Pada tahun 2005, Rumah Persinggahan Sementara KH Samanhudi renovasi atap bangunan, Masjid Laweyan pembangunan pagar masjid. Pada tahun 2013, Rumah Persinggahan Sementara KH Samanhudi renovasi atap bangunan, Rumah Yang Masih Memiliki Bunker beralih fungsi sebagai tempat tinggal pribadi dan dikontrakkan. Untuk manajemen pengelolaan pelestarian Saujana Budaya Kota (Urban heritage) Kecamatan Laweyan masih kurang optimal. Hal ini terlihat di beberapa bangunan/situs yang tidak jelas pihak yang bertanggung jawab untuk mengelolanya mengakibatkan bangunan/situs kurang terpelihara. Keteraturan perawatan bangunan/situs rata-rata tidak teratur. Dalam pengelolaan pelestarian rata-rata hambatan yang dialami adalah minim dana perawatan serta pemanfaatan yang kurang tepat. Selain itu faktor kepentingan pemilik atau pengelola (bangunan/situs yang bersifat milik pribadi) yang menyesuaikan dengan perkembangan jaman juga ikut berpengaruh terhadap pengelolaan bangunan/situs yang mengakibatkan terjadinya alih fungsi dan perubahan terhadap bangunan/situs. Pemerintah sudah berperan dalam usaha pengelolaan pelestarian, namun masih kurang optimal hal ini juga ikut mendukung keberlangsungan pelestarian bangunan/situs. ]Kata Kunci : Proses Keruangan Pelestarian Saujana Budaya Kota (Urban Heritage), Kecamatan Laweyan Kota Surakarta
IMPLEMENTATION ANALYSIS DISASTER PREPARED SCHOOL IN ELEMENTARY SCHOOL Dhi Bramasta; Ana Andriani
GeoEco Vol 8, No 2 (2022): GeoEco July 2022
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ge.v8i2.54319

Abstract

The analysis of the implementation of the disaster preparedness school aims to determine the implementation of the standby school and to find out the factors that encourage the realization of the disaster preparedness school at SDN 1 Pagerandong. Data collection with interviews, observations and documentation in order to collect data on the implementation of disaster preparedness schools and the factors that encourage the realization of disaster prepared schools. Data reduction, data presentation, drawing conclusions are the analysis in this study and supported by a regional approach to determine the condition of the research area. The results showed that the implementation of disaster preparedness schools was carried out through the integration of disaster knowledge in the school curriculum, socialization and collaboration with the community and the Regional Disaster Management Agency. The school building was built right above the ravine, where the position of the ravine was right next to the school building wall. Supported by the condition of the area with hilly morphology, so it is easy to experience soil movement and landslides occur. This condition is a factor in the realization of a disaster preparedness school at Pagerandong State 1 Elementary School.
Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas Xi Ips 1 Pada Mata Pelajaran Geografi Melalui Metode Studi Kasus Di Sma Negeri 1 Jatibarang Kabupaten Brebes Wisnu, Wisnu Agitawardhani; Dhi Bramasta; Mustolikh
Jurnal Ilmu Pendidikan Nasional (JIPNAS) Vol. 1 No. 2 (2023): JIPNAS - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jipnas.v1i2.59

Abstract

Motivasi belajar siswa rendah dalam proses pembelajaran Geografi. Hal ini terlihat pada saat kegiatan pembelajaran, sebaian besar siswa kurang antusias dalam kegiatan belajar karena berbagai faktor yaitu: siswa cendrung bosan mengikuti pelajaran, siswa kurang menguasai materi, dan lain sebagainya. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran geografi siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Jatibarang Brebes melalui model pembelajaran studi kasus. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Jatibarang yang berjumlah 35 orang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu menggunakan pengamatan (observasi), angket, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui metode pembelajaran studi kasus yang telah dilakukan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran Geografi. Peningkatan dapat dilihat pada hasil penelitian pra tindakan dengan rata-rata persentase 40,91%, setelah dilakukan tindakan pada Siklus I dengan rata-rata persentase 52,74%% dan siklus II dengan persentase rata-rata 63,25%, dan sudah memenuhi kriteria keberhasilan indikator yang telah ditetapkan sebesar 60%.
Implementasi Pendidikan Karakter Tanggung Jawab dan Kerja Sama Dalam Pembelajaran Tematik Kurikulum 2013 Di SD Negeri 2 Berkoh Rifa Pramasanti; Dhi Bramasta; Subuh Anggoro
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan tidak hanya mengajarkan pengetahuan saja tetapi juga memiliki peranan penting dalam pembentukan karakter bangsa. Pembentukan karakter pada peserta didik dapat dilakukan sejak dini kepada anak. Karakter yang terdapat di dalammnya adalah karakter tanggung jawab dan kerja sama, di SD Negeri 2 Berkoh karakter tanggung jawab dan kerja sama diimplementasikan dalam kurikulum 2013 melalui beberapa kegiatan seperti kegiatan pembelajaran, spontan, keteladanan, pembiasaan yang dilakukan oleh peserta didik untuk membentuk tanggung jawab dan kerja sama di dalam pembelajaran tematik seperti mengerjakan tugas dan membuat kelompok. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk mengetahui bagaimana implementasi pendidikan karakter tanggung jawab dan kerja sama di dalam pembelaran dan faktor yang mempengaruhinya, supaya guru dapat membimbing peserta didik supaya peserta didik dapat melakukan kegiatan diskusi, praktikum dan lainnya sebagai bentuk tanggung jawab dan kerja sama di dalam pembelajaran tematik kurikulum 2013.
Penerapan Model Pembelajaran STM untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif dan Rasa Ingin Tahu Siswa Kelas IV SD Negeri Pesanggrahan 02 Cholis Makhvudah; Karma Iswasta Eka; Dhi Bramasta
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif dan rasa ingin tahu siswa melalui model pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM) pada tema 8 Daerah Tempat Tinggalku di kelas IV SD Negeri Pesanggrahan 02. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas model Kemmis dan MC Taggart yang dilaksanakan dalam satu siklus. Penelitian ini dilaksanakan pada semester II tahun ajaran 2019/2020 pada bulan Maret. Subjek yang digunakan siswa kelas IV SD Negeri Pesanggrahan 02 yang berjumlah 22 siswa yang terdiri dari 17 siswa laki-laki dan 5 siswa perempuan. Alat pengumpulan data menggunakan lembar evaluasi keterampilan berpikir kreatif, lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas siswa, lembar observasi rasa ingin tahu dan lembar angket sikap rasa ingin tahu siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya keterampilan berpikir kreatif pada siswa dari lembar tes keterampilan berpikir kreatif pada siklus I yaitu 69,32% dengan kriteria baik. Hasil lembar evaluasi sikap rasa ingin tahu siswa dari nilai rata-rata siswa pada siklus I yaitu 59,66% dengan kriteria cukup baik. Kesimpulan bahwa melalui model pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM ) menunjukan adanya peningkatan keterampilan berpikir kreatif dan rasa ingin tahu siswa pada tema 8 Daerah Tempat Tinggalku di kelas IV SD Negeri Pesanggrahan 02.
Pembelajaran Daring dan Luring di SD Negeri Citembong 01 Terpencil di Kecamatan Bantarsari Kabupaten Cilacap Amanatul Wahidah Mukaromah; Sri Harmianto; Dhi Bramasta
Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan pembelajaran daring dan luring yang diterapkan di SD Negeri Citembong 01 pada masa pandemi dan mengetahui solusi guru SD Negeri Citembong 01 dalam mengatasi hambatan saat menerapkan proses pembelajaran daring dan luring. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus yang merupakan salah satu dari jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah seluruh siswa SD Negeri Citembong 01.Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menempuh tiga langkah utama, yaitu reduksi data, display atau sajian data, dan verifikasi atau penyimpukan data. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian diperoleh bahwa pelaksanaan pembelajaran di SD Negeri Citembong 01 selama pandemi menggunakan metode pembelajaran daring dan luring, guru menggunakan strategi pembelajaran menggunakan media aplikasi Whatsapp Group, YouTube dan beberapa kelas tinggi ada yang menggunakan Google Meet. Kendala yang dihadapi guru dan peserta didik dalam pembelajaran daring hampir sama, yaitu cara menjelaskan kepada peserta didik dalam memahami pembelajaran. Untuk mengatasi kendala tersebut guru dapat menggunakan teknologi untuk melaksanakan proses pembelajaran yaitu menggunakan teknologi aplikasi Whatsapp Group dan YouTube. Peran Kepala Sekolah, Guru, dan Orang Tua Peserta Didik berpengaruh terhadap keberlangsungan pembelajaran baik itu daring maupun luring.
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbasis Outdoor Study Terhadap Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Geografi Di SMA Negeri 1 Patimuan Kabupaten Cilacap Mujib, Ahmad Saiful; Mustolikh; Bramasta, Dhi
EduCurio: Education Curiosity Vol 1 No 2 (2023): Maret-Juni 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan tujuan mengetahui pengaruh penerapan model problem based learning berbasis outdoor study terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran geografi. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Patimuan pada materi dinamika penduduk. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 49 siswa yang terdiri dari kelas XI IPS 1 sebagai kelas eksperimen dan XI IPS 2 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian ini mengguakan pretest dan posttest dengan jumlah 50 soal pilihan ganda. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji normalitas, homogenitas dan uji t untuk menjawab hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh penerapan model problem based learning berbasis outdoor study terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran geografi yaitu peningkatan kelas eksperimen sebesar 19,6% dan kelas kontrol 9,1% dengan masing masing rata rata kelas eksperimen yaitu 71,6 dan kelas kontrol 61,1serta nilai signifikasi sebesar 0,002atau r hitung > r tabel dengan nilai 1,795>1,688
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Ada Mata Pelajaran Geografi Melalui Model Project Based Learning Di SMA Negeri 1 Gombong Allam, Naufal Hilmy; Bramasta, Dhi
EduCurio: Education Curiosity Vol 1 No 2 (2023): Maret-Juni 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berawal dari hasil belajar yang rendah saat ulangan harian peserta didik pada mata pelajaran geografi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari model Project Based Learning terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran geografi di SMA Negeri 1 Gombong. Objek dari penelitian ini adalah peserta didik-siswi kelas X 9 SMA Negeri 1 Gombong. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan di dalam kelas. PTK adalah penelitian yang menggambarkan terjadinya sebab-akibat dari perlakuan, sekaligus menggambarkan apa saja yang terjadi ketika perlakuan diberikan, dan menggambarkan seluruh proses sejak awal pemberian perlakuan sampai dengan dampak dari perlakuan tersebut. Hasil belajar peserta didik aspek kognitif pada siklus I senilai 75 meningkat menjadi 82,5 pada siklus II. Aspek afektif hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan pada siklus I 70 meningkat menjadi 85,5 pada siklus II. Aspek psikomotorik hasil belajar peserta didik mengalami kenaikan yang signifikan secara berturut-turut siklus I sebesar 75 meningkat menjadi 83,5 pada siklus II. Berdasarkan analisis hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Project Based Learning pada mata pelajaran Geografi di SMA Negeri 1 Gombong dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Hal ini ditunjukkan dari adanya peningkatan hasil belajar peserta didik pada aspek kognitif, aspek afektif, dan aspek psikomotorik pada tiap siklusnya.
Upaya Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas Xi Pada Mata Pelajaran Geografi Dengan Metode Problem Solving Di SMA Negeri 1 Jeruklegi Anggraeni, Karina Tri; Bramasta, Dhi
EduCurio: Education Curiosity Vol 1 No 2 (2023): Maret-Juni 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya aktivitas belajar siswa dengan mata pelajaran geografi di SMA Negeri 1 Jeruklegi, menunjukan sikap kurang bersemangat dalam mengikuti pembelajaran, siswa cenderung pasif selama proses pembelajaran berlangsung dan pada saat penyampaian pembelajaran berlangsung saat menyampikan materi pembelajaran guru lebih menerapkan cara konvensional atau dengan metode ceramah, sedangkan siswa lebih banyak mendengar sehingga suasana belajar dikelas menjadi kaku dan kurang menarik. Objek penelitian ini yaitu siswa kelas XI IPS 2 dengan jumlah 32 siswa. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan keaktifan siswa pada pelajaran geografi kelas XI. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian kualitatif yaitu berupa PTK metode tersebut digunakan untuk mengatasi permasalahan yang ada di kelas. Pada penelitian ini menggunakan 2 siklus yaitu hasil aktivitas siswa pada siklus 1 adalah 5,56% dan siklus 2 adalah 29,16% yang dimana mengalami peningkatan 23,6%. Berdasarkan analisi data penelitian maka penggunaan metode Problem Solving dikatakan berhasil untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa di kelas XI IPS 2 SMA Negeri 1 Jeruklegi.