p-Index From 2021 - 2026
5.383
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Menanamkan Nilai Kewirausahaan Melalui Kegiatan Market Day Leonita Siwiyanti Suharyoto
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 1 (2017): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga.v1i1.2861

Abstract

Abstract Entrepreneurship is an attitude of mental and spirit which is always active and creative, down to earth, and striving in order to increase profit for business activities. There are six basic values of entrepreneurship which can be integrated in early childhood learning process, namely: independent, creative, risk taker, leadership, action orientation, and hard work. The embedding of entrepreneur's character was one of the ways in realizing the vision of Sabilina Islamic Kindergarten by making the program "Kecil-kecil jadi Wirausahawan". The activity was not only focused on the market day (sale) activity, but the children were taught to produce, to package and also to market product.  The research method used qualitative research with case study method. This study aimed to investigate the actual conditions about the embedding of entrepreneurial values through market day activity for early childhood at the Sabilina Islamic Kindergarten.The results of market day activity can be used as one way to embed the entrepreneurship values early on. So, they will no longer become job seekers but they will open jobs after graduating from school. Keywords: Enterpreneurship Values, Early Childhood, and Market Day AbstrakKewirausahaan ini merupakan sikap mental dan jiwa yang selalu aktif dan kreatif, dan berusaha dalam rangka meningkatkan pendapatan atas kegiatan usahanya. Ada 6 nilai pokok kewirausahaan yang dapat diintegrasikan dalam pembelajaran pada anak usia dini, yaitu: mandiri, kreatif, pengambil risiko, kepemimpinan, orientasi ada tindakan, dan kerja keras. Penanaman nilai karakter wirausahawan merupakan salah satu cara dalam mewujudkan visi TK Islam Sabilina ini dengan membuat program “Kecil-Kecil Jadi Witrausahawan”. Dimana kegiatan tersebut tidak hanya dititikberatkan pada kegiatan market day (jual beli), tapi anak diajarkan untuk memproduksi, mengemas produknya dan juga memasarkannya. Metode penelitian yang digunakan merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kondisi aktual tentang  penanaman nilai-nilai kewirausahaan dengan kegiatan market day untuk anak usia dini di TK Islam Sabilina. Hasil dari kegiatan market day  tersebut dapat dijadikan salah satu cara menanamkan nilai kewirausahaan sejak dini, sehingga setelah mereka lulus dari sekolah tidak lagi menjadi pencari kerja tapi akan membuka lapangan pekerjaan. Kata Kunci: Nilai Kewirausahaan, Anak Usia Dini, dan Market Day
Profil Kompetensi Pedagogik Pendidik Anak Usia Dini Indra Zultiar; Leonita Siwiyanti
utile: Jurnal Kependidikan Vol. 2 No. 2 (2016): Utile: Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jut.v2i2.284

Abstract

Seorang pendidik pada lembaga pendidikan anak usia harus memenuhi syarat menjadi pendidik PAUD. Syarat yang harus dikuasai adalah memiliki empat kompetensi, yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi sosial, kompetensi kepribadian dan kompetensi profesional. Kompetensi pedagogik merupakan salah satu jenis kompetensi yang mutlak perlu dikuasai oleh guru dan merupakan kompetensi khas yang membedakan guru dengan profesi lainnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitaf dengan metode survey yang bersifat menjelaskan suatu fenomena yang terjadi dewasa ini pada pendidik anak usia dini. Analisa data yang digunakan adalah analisa statistik deskripstif yaitu analisa yang penyajian datanya melalui tabel, grafik, diagram lingkaran, pictogram, dan sebagainya. Hasil dari peneletian ini adalah bahwa kompetensi pedagogik pendidik anak usia dini di kota Sukabumi sudah cukup baik dari tujuh aspek yang di nilai. Dan aspek yang paling berperan adalah aspek ketiga yaitu penguasaan guru dalam pengembangan kurikulum dalam pembelajaran.
Upaya Peningkatan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini Melalui Metode Pencampuran Warna Sederhana Ranita Maulidina; Leonita Siwiyanti; Indra Zultiar
utile: Jurnal Kependidikan Vol. 6 No. 1 (2020): utile: Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jut.v6i1.763

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk dapat melihat peningkatan kemampuan kognitif anak usia dini melalui metode pencampuran warna sederhana pada anak usia dini di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1. Hasil dari penelitian tersebut membuktikan bahwa penerapan media gambar pola dan pencampuran warna secara sederhana anak mengalami peningkatan secara signifikan. Persentase pencampuran warna secara sederhana yang berada pada kategori mampu 45% kategori mampu dengan di bimbing 36% dan kategori mampu 18 %. Jadi penggunaan media gambar pola dan pencampuran warna secara sederhana sangat efektif dalam pembelajaran peningkatan kemampuan kognitif anak.
Analisis Pendidikan dan Pelatihan dalam Peningkatan Kompetensi Profesional Pendidik PAUD di Kota Sukabumi Fatimah Zahra Isnaini; Leonita Siwiyanti; H. Ibnu Hurri
utile: Jurnal Kependidikan Vol. 6 No. 2 (2020): utile: Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jut.v6i2.878

Abstract

Ditemukan adanya minim kualifikasi S1 PAUD yang dimiliki pendidik PAUD di Kota Sukabumi karena banyaknya yang belum memenuhi kualifikasi S1 PAUD dan S1 yang belum linear. Melalui pendidikan dan pelatihan yang diadakan oleh HIMPAUDI dan instansi lain seperti Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, semua pendidik PAUD dituntut untuk selalu aktif memberikan pengarahan kepada peserta didik, melakukan observasi pada proses pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pendidikan dan pelatihan dalam meningkatkan kompetensi profesional pendidik PAUD di kota sukabumi. Data yang dikumpulkan dari lapangan berupa data kuantitatif yang diolah dengan menggunakan statistika dan metode deskriptif. Pengaruh pendidikan dan pelatihan dalam meningkatkan kompetensi profesional pendidik PAUD di kota sukabumi terhadap kinerja guru dapat diperlihatkan dari hasil uji hipotesis yang diambil kesimpulan bahwa pendidikan dan pelatihan memiliki pengaruh dalam peningkatan kompetensi profesional pendidik PAUD di Kota Sukabumi.
MENGEMBANGKAN PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN MELALUI PEMBELAJARAN IPA DI SD Leonita Siwiyanti; Din Azwar Uswatun
Pedagogik : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4 No 2 (2016): PEDAGOGIK : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/pedagogik.v4i2.1285

Abstract

Kewirausahan adalah suatu sikap, jiwa dan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru yang sangat bernilai dan berguna bagi dirinya dan orang lain. Pendidikan kewirausahaan bertujuan untuk membentuk manusia secara utuh (holistik), sebagai insan yang memiliki karakter, pemahaman dan ketrampilan sebagai wirausaha. Pendidikan kewirausahaan perlu ditanamkan dan dikembangkan sejak dini melalui peranan orang tua dan dunia pendidikan. Tujuan dari tulisan ini untuk mengemukakan konsep pendidikan kewirausahaan melalui pembelajaran IPA di SD dengan harapan agar pelaksanaan pendidikan kewirausahaan diterapkan ke dalam kurikulum di sekolah yang dapat merealisasikan pendidikan kewirausahaan dan direalisasikan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. Dimana dalam pembelajaran IPA terdapat nilai-nilai jiwa kewirausahaan yang dipraktekkan langsung dalam memecahkan persoalan, yaitu dengan Model pembelajaran berbasis masalah (Problem Base Learning) hasil karya John Dewey ini mendorong guru untuk melibatkan siswa diberbagai proyek berorientasi masalah dan membantu mereka menyelidiki suatu permasalahan
DISEMINASI PENINGKATAN KAPASITAS PENGELOLA BUMDES DAN UMKM DI KECAMATAN GEGERBITUNG Nurni Arrina Lestari; Muhammad Khairul Amal; Leonita Siwiyanti
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 5 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i5.1665-1673

Abstract

Village development is a priority in national development, one way is by building BUMDes and MSMEs to develop village potential with the aim of improving community welfare. Government assistance in the form of village funds is provided to achieve this goal. However, as time goes by, many BUMDes and MSMEs are unable to develop even to the point of stalling. The method of implementing this community service activity is carried out with the stages of observation, training, and mentoring. Based on observations, it was found that some BUMDes managers did not develop businesses based on village potential and there was still a lack of knowledge of village managers about BUMDes. Furthermore, at the training stage, it resulted in an increase of 57% in the understanding of BUMDes and MSME managers. However, in terms of assistance, it is very necessary to have support from regional leaders so that further training needs to be improved, especially in increasing human resources so that good regeneration of BUMDes and MSMEs management is needed in the Gegerbitung District, Sukabumi Regency.
Model Pendampingan Peningkatan Kinerja Pemasaran Kelompok Sadar Wisata Desa Kebonmanggu Kabupaten Sukabumi Asep Muhamad Ramdan; Leonita Siwiyanti; Erik Candra Pertala; Novy Anggraini; Dicky Jhoansyah
ACADEMICS IN ACTION Journal of Community Empowerment Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : President University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33021/aia.v4i1.3727

Abstract

Karangpara tourism place is surrounded by natural scenery with unique rock views and has beautiful photoshoot areas in some spots, for instance: hot air balloons, hanging bicycles, cloud windows, and others. This place is managed directly by a community that is part of a member of the Tourism Awareness Group (Pokdarwis). Karangpara tourism has great potential to grow. However, the number of tourists who had come to visit this place is lower than expected. Pokdarwis' problems in Karangpara tourism marketing can be explained as follows: the weakness of the marketing strategy in the promotion section, inefficiency in social media networks (conventional marketing), and marketing performance. The implementation method is carried out through two stages, namely the preparation stage and the implementation stage of the promotion design process. The implementation stage in the promotion design process is divided into several stages, including the implementation stage of the pamphlet making process, making profile videos, making event calendars, and making social media for Karangpara tourism. The results of the Matching Fund Model for Development of Integrated Tourism Objects Based on Social Empowering, a collaboration of community service activities between lecturers and students of the Muhammadiyah University of Sukabumi with the Kedaireka scheme is given training and assistance of Karangpara Tourism Awareness Groups in order to improve marketing performance. The solution offered in this service activity is to make and design effective and efficient promotional media such as profile videos, event calendars, and social media.
The Importance of Applying Business Ethics in E-Commerce Putri Mulya Purwaningsih; Trisnawati; Leonita Siwiyanti; Halimah Nursiva
Nusantara Science and Technology Proceedings Multi-Conference Proceeding Series C
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/nstp.2022.2606

Abstract

At this time, the evolution of the use of e-commerce is very clear and many people use e-commerce to buy and sell in technical media. E-Commerce has many advantages, but this system also has many disadvantages. such as fraud because the goods were not sent after the transfer, and the physical goods did not match the picture of the goods listed. For this reason, the role of Islamic business ethics is very important in buying and selling online, because Islam strongly recommends doing justice in business and prohibiting fraud to achieve happiness in the hereafter. Seeing this, we are interested in researching to be able to analyze and find out the application of business ethics in E-Commerce. The research method used is a qualitative method with a literature study. Data collection was carried out by collecting thirteen related articles selected from several journals and websites. The results of this study indicate that e-commerce in the sale of goods and services requires high consumer trust. This high trust needs to be supported by business ethics that must be implemented by all economic executors. E-commerce transactions can be well received by consumers if the business entity applies good business ethics. According to one source cited by the author of Keraf, there are five principles of business ethics: autonomy, honesty, doing good and not doing evil, justice, and respect for oneself. Business people who support the ethical values of Islamic business generally include business people with high integrity.
PELATIHAN MANAJEMEN ORGANISASI DAN KADERISASI SERTA IMPLEMENTASI PENDIDIKAN POLITIK DALAM ORGANISASI KEMAHASISWAAN (ORMAWA) Asep Munajat; Ibnu Hurri; Leonita Siwiyanti
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article discusses the importance of organizational management at ORMAWA at the Muhammadiyah University of Sukabumi, where the knowledge of the students about the organization is still primordial, meaning that organizational knowledge is obtained from older siblings so that organizational knowledge is still static. Knowledge of trial mechanisms and procedures for amendments to AD / ART are not fully understood. This leads to low understanding of students about organizational management and regeneration and implementation of political education in student organizations (ORMAWA). The Science and Technology Program for the Society (IbM) conducted at the Muhammadiyah University of Sukabumi is targeted at the second and third year students who are the board of ORMAWA, consisting of 20 HIMA, 5 BEM Faculty, 1 BEM University, 1 DPM University, and 1 DPM Faculty, giving new colors / understanding about ORMAWA. In an effort to improve the quality of student organizations within the campus, continuous training on the understanding of good organizational management is required. The result of this activity are: (1) Creation of ORMAWA organizers who understand and able to implement organizational management and regeneration and implementation of political education in student organizations (ORMAWA), (2) The formation of students who are able to think critically in problem solving.
Pemberdayaan Wirausahawan Masyarakat Tuna Karya di Desa Wisata Hanjeli Waluran Mandiri Leonita Siwiyanti; Asep Muhamad Ramdan
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/dedication.v4i2.357

Abstract

Pengangguran merupakan permasalahan yang masih belum dapat diatasi sampai saat ini di Indonesia. Berbagai Upaya untuk mengatasi permasalahan ini sudah ditempuh oleh pemerintah yang salah satunya membuka Lapangan Pekerjaan baru. KKN Kewirausahaan merupakan salah satu varian KKN yang diselenggarakan oleh LPPM Universitas Muhammadiyah Sukabumi. Program yang dilaksanakan di Desa Waluran Mandiri yaitu kewirausahaan dengn memberdayakan masyarakat tuna karya guna mengenmbangkan usaha Edu Wisata Hanjeli. Tujuan program pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk menjawab permasalahan dan memberdayakan potensi yang ada di desa Waluran Mandiri, yaitu; melaksanakan pemetaan potensi yang mendukung produk pariwisata, menumbuhkan minat serta keterampilan berwirausaha masyarakat tuna karya dan menginisiasi Usaha Rintisan Masyarakat Tuna Karya (URIMASTU). Kegiatan yang dilaksanakan pada pengabdian masyarakat dengan melibatkan mahasiswa KKN adalah 1) melaksanakan Kegiatan Pendataan dan Pemetaan Potensi Desa; 2) melaksanakan Sosialisasi Program KKN dan FGD; 3) membentuk kelompok kerja usaha dan pelatihan Kewirausahaan; dan 4) merintis usaha Edu Wisata Hanjeli. Berdasarkan hasil dari kegiatan pengabdian pada masyarakat maka melalui program usaha Edu Wisata Hanjeli yang mengembangkan keahlian para warga masyarakat dengan mengelola sumber daya alam yang sangat berpotensi untuk mensejahterakan warganya.