Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KONTAMINASI JAMUR PADA KUNYIT GILING CURAH DI PASAR LUBUK BUAYA KOTA PADANG Azzahra, Zulia Putri; Handayani, Dezi; Chatri, Moralita; Irdawati
Jurnal Biogenerasi Vol. 11 No. 1 (2026): Volume 11, no 1, 2026, (Januari - Maret 2026)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v11i1.8185

Abstract

Keamanan pangan sangat penting untuk melindungi kesehatan masyarakat, khususnya untuk produk pangan yang rentan terhadap kontaminasi mikroba. Kunyit bubuk curah yang dijual di pasar tradisional berisiko terkontaminasi jamur karena praktik penanganan yang tidak higienis, yang dapat mengurangi kualitas produk dan menimbulkan bahaya kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kontaminasi jamur pada kunyit bubuk curah yang dijual di Pasar Lubuk Buaya, Kota Padang, dan untuk mengidentifikasi karakteristik makroskopis jamur yang tumbuh. Penelitian ini dilakukan dari Oktober 2025 hingga Januari 2026 di Laboratorium Mikrobiologi, Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang. Desain penelitian deskriptif digunakan dengan metode pengambilan sampel purposif. Sampel kunyit bubuk curah dipilih dan dikumpulkan dari lima pedagang dengan tingkat kebersihan yang berbeda. Kontaminasi jamur dinilai menggunakan metode penghitungan kapang dan ragi (MYC) dengan teknik spread plate pada media Potato Dextrose Agar (PDA), diikuti dengan pengamatan makroskopis morfologi koloni jamur. Hasil menunjukkan bahwa semua sampel kunyit bubuk curah terkontaminasi jamur, dengan tingkat kontaminasi berkisar antara 2,67 × 10⁵ hingga 2,9 × 10⁶ CFU/g. Semua sampel melebihi batas maksimum yang diizinkan untuk kontaminasi mikroba sebagaimana ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Indonesia (BPOM). Jamur kontaminan yang diidentifikasi meliputi Aspergillus flavus, A. niger, Penicillium sp., dan ragi. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kunyit bubuk curah yang dijual di Pasar Lubuk Buaya, Kota Padang, tidak memenuhi standar keamanan pangan mikrobiologis.
POTENSI ISOLAT Pseudomonas BERFLUORESEN DALAM MENGHASILKAN ASAM SIANIDA (HCN) UNTUK APLIKASI AGENS HAYATI aulia, fadila; Advinda, Linda; Chatri, Moralita; Farma, Siska Alicia
JURNAL BIOSENSE Vol 9 No 1 (2026): Edisi Januari 2026
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/biosense.v9i1.6804

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai kemampuan beberapa isolat Pseudomonas berfluoresen dalam menghasilkan asam sianida (HCN) sebagai indikator potensi agens hayati. Lima isolat diuji, yaitu Pf Cas 3, Pf Cas, Pf LAH T2, Pf LAH, dan Pf LAH S1, serta satu kontrol tanpa inokulum. Pengujian dilakukan menggunakan indikator asam pikrat–Na₂CO₃ dan pengukuran nilai absorbansi dengan spektrofotometer pada panjang gelombang 625 nm. Hasil menunjukkan bahwa isolat Pf Cas 3, Pf Cas, dan Pf LAH T2 menghasilkan HCN dengan nilai absorbansi masing-masing 0,021; 0,014; dan 0,012. Sementara Pf S32 dan Pf LAH S1 menunjukkan hasil negatif dengan nilai absorbansi rendah (0,003 dan 0,002). Kontrol menunjukkan nilai 0,00. Isolat Pf Cas 3 dikategorikan paling potensial untuk dikembangkan sebagai agens hayati penghasil HCN dalam mendukung sistem pertanian berkelanjutan.
UJI ANTAGONIS BAKTERI ENDOFIT Pseudomonas BERFLUORESEN TERHADAP RALSTONIA SOLANACEARUM PENYEBAB LAYU TANAMAN TOMAT DAN NILAM Nazri, Laila Mardhiyah; Putri, Dwi Hilda; Advinda, Linda; Nuraini, Fauzi Eka; Handayani, Dezi; Chatri, Moralita
JURNAL BIOSENSE Vol 9 No 1 (2026): Edisi Januari 2026
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/biosense.v9i1.6876

Abstract

Penyakit layu bakteri yang disebabkan oleh Ralstonia solanacearum merupakan salah satu kendala utama dalam budidaya tomat dan nilam karena mampu menurunkan produktivitas secara signifikan. Penggunaan agen hayati seperti pseudomonas berfluoresen menjadi alternatif pengendalian yang lebih aman dan ramah lingkungan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan antagonis tujuh isolat bakteri endofit pseudomonas berfluoresen yang berasal dari akar pisang buai dalam menghambat pertumbuhan R. solanacearum yang menginfeksi tomat dan nilam. Penelitian memakai pendekatan deskriptif-kuantitatif dan dilaksanakan di Laboratorium Biologi FMIPA UNP pada Agustus–November 2025. Isolat pseudomonas berfluoresen dan R. solanacearum diremajakan pada media selektif, kemudian diuji antagonismenya menggunakan metode swab pada medium MHA. Suspensi patogen distandarkan pada McFarland 0,5, sedangkan isolat antagonis diinokulasikan secara titik. Zona hambat yang terbentuk setelah inkubasi 24 jam diukur menggunakan jangka sorong dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi kemampuan penghambatan antar isolat. Pada patogen tomat, isolat PfB305, PfB309, PfB311, dan PfB322 menghasilkan zona hambat yang relatif besar, sedangkan PfB32, PfB51, dan PfB52 tidak menunjukkan aktivitas antagonis. Pada patogen nilam, tiga isolat yang sebelumnya tidak aktif pada patogen tomat justru menghasilkan zona hambat, sementara empat isolat lainnya tidak membentuk zona hambat. Penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas pseudomonas berfluoresen dipengaruhi oleh spesifisitas isolat terhadap patogen serta potensi produksi metabolit antibakteri
Etnobotani Tumbuhan Obat di Nagari Mungka Kecamatan Mungka Kabupaten Lima Puluh Kota Farras, Fadhila Annisa; Putri, Dwi Hilda; Chatri , Moralita; Handayani , Dezi
Scientific Journal Vol. 5 No. 2 (2026): SCIENA Volume V No 2, March 2026
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v5i2.318

Abstract

Pendahuluan: Tumbuhan Obat merupakan tumbuhan yang digunakan sebagai bahan baku pengobatan dalam mengatasi penyakit. Tujuan penelitian: Mengetahui jenis-jenis tumbuhan obat, organ tumbuhan yang digunakan serta khasiat dan cara penggunaannya di Nagari Mungka. Metode : Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksploratif. Sampel penelitian ini berjumlah 23 responden. Analisis data secara kualitatif dengan dukungan pustaka ilmiah, kemudian data yang diperoleh disajikan dalam bentuk tabel. Hasil : ditemukan 39 jenis tumbuhan obat yang terdiri dari 29 familia. Tumbuhan obat yang banyak ditemukan yaitu familia Euphorbiaceae, Fabaceae, Lamiaceae masing-masing sebanyak 3 species, Organ tumbuhan yang banyak digunakan adalah daun. Cara pengolahan tumbuhan obat yang digunakan dengan cara direbus, dibakar, digiling atau dihaluskan, dihancurkan, dan diremas. Sedangkan untuk pemanfaatan tumbuhan obat ada yang diminum, diurut, diusap, dioles, dtempel, digosok dan dikonsumsi langsung. Kesimpulan : Masyarakat di Nagari Mungka masih memanfaatkan tumbuhan sebagai obat tradisional.
FENOLOGI DAN KETERSEDIAAN REGENERASI POHON NYAMPLUNG (Calophyllum inophyllum L.) DI PESISIR PANTAI KABUPATEN PADANG PARIAMAN Fatri Juni Ardisa; Reki Kardiman; Moralita Chatri; Filza Yulina Ade
BUANA SAINS Vol 25, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/bs.v25i3.8137

Abstract

Nyamplung (Calophyllum inophyllum L.) is a key coastal species with both ecologyl and economic importance. The tree, is highly recommended for coastal zone restoration, but availability of the seeds and seedlings is less known.This study aimed to investigate flowering/fruiting phenology as well as natural regeneration availability across different in coastal zone of  Padang Pariaman Regency. Weekly phenological observations and regeneration stock measurement were conducted from September to December 2025i, with 34 observed trees in the sites that ranged from ;ow to high land use level. Results showed that most trees were found flowering in September, but it was declined following the increasing of fruiting event at mid to end of October and number of the fruiting trees were declined until end of December. These flowering and fruiting phenology among the landuse types showed a similar pattern with only little variation. In general 0.12 seedlings/m², while tourism areas showed the lowest 0.03 seedlings/m² in the highest disturbed. And is was negatively correlated with distance fron the mother tree(p0.05). This study a range of flowering and fruiting phenology in Padang Pariaman Coastal areas with small variation of the phenology between landuse types, as well as variation in regeneration stock of C. inophyllum across the areas.
Analisis Produksi Biolistrik oleh Aneurinibacillus thermoaerophilus Strain N25 pada Variasi Konsentrasi Starter dalam Sistem Microbial Fuel Cell (MFC) Dania Putri, Echy; Irdawati; Anhar, Azwir; Chatri, Moralita
Jurnal Biogenerasi Vol. 11 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/4102hx98

Abstract

The increasing demand for electrical energy drives the development of renewable energy technologies such as Microbial Fuel Cell (MFC), which converts organic substrates into electricity using microorganisms. This study aims to determine the effect of starter concentration and identify the optimal concentration of Aneurinibacillus thermoaerophilus strain N25 in bioelectricity production. An experimental method was used with a dual-chamber MFC system and starter concentrations of 3%, 6%, 9%, 12%, and 15%. Voltage production was measured using a digital multimeter (V) over 24 hours. The results showed that starter concentration affected bioelectricity production, with voltage increasing over time and reaching a peak at the 20th hour. Higher starter concentrations produced higher voltage due to increased microbial activity and more efficient electron transfer.
KEANEKARAGAMAN POHON PELINDUNG DI KAMPUS UNIVERSITAS NEGERI PADANG DAN MANFAATNYA Syahrul Rahmi, Anisa; Chatri, Moralita
Jurnal Biogenerasi Vol. 11 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/7mjpwc90

Abstract

The diversity of shade tree on campus plays an important role in supporting ecological, aesthetic, and educational functions of the environment. This study aimed to identify the species, number of individuals, and potential uses of tree-like plants at Padang State University campus. The study was conducted in December 2025 using survey and direct field observation methods with a qualitative descriptive approach. Species identification was based on plant morphological characteristics with the assistance of literature and plant identification applications. The results showed 1.544 tree individuals belonging to 26 species from 17 families. The most dominant species was Leucaena leucocephala, followed by Pterocarpus indicus, Terminalia catappa, Terminalia mantaly, and Veitchia merillii. The high diversity was influenced by habitat heterogeneity, tropical climate conditions, and variations in soil physical and chemical properties. The presence of tree vegetation contributes to improved air quality, microclimate regulation, CO₂ absorption, and habitat provision for other organisms. The UNP campus area has a high diversity of tree-like plants and plays an important role in supporting the sustainable management of campus green open spaces.
KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN MONOKOTIL DI KAMPUS UNIVERSITAS NEGERI PADANG Dwi Hisana, Rahaditha; Chatri, Moralita
Jurnal Biogenerasi Vol. 11 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/746vdd66

Abstract

Plant diversity plays an important role in maintaining environmental balance, particularly in urban areas. Universitas Negeri Padang has considerable potential for plant diversity, especially within the monocotyledonous plant group (Monocotyledonae). This study aimed to identify and describe the diversity of monocot plant species in the campus environment based on their morphological characteristics. The research employed a descriptive method through field observations by recording morphological traits, including growth habit, stem, leaves, and reproductive organs. Species identification was carried out using botanical literature and taxonomic references, while data were analyzed descriptively based on taxonomic levels. The results showed that 24 species of monocot plants were identified, belonging to 12 families and 5 orders, namely Arecales, Asparagales, Poales, Zingiberales, and Alismatales. The dominant families included Arecaceae, Araceae, Asparagaceae, and Poaceae. The identified species exhibited morphological variations in leaf structure, stem, root system, and reproductive organs. This diversity reflects the relationship between morphological characteristics and environmental conditions, and also provides educational value as a learning resource in plant morphology and taxonomy studies.
INVENTARISASI TANAMAN HIAS DI KAMPUS UNIVERSITAS NEGERI PADANG Almiah, Mina; Chatri, Moralita; Advinda, Linda; Yulina Ade, Filza
Jurnal Biogenerasi Vol. 11 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/yg3bpj84

Abstract

Inventarisasi tanaman hias merupakan langkah penting dalam mendukung pengelolaan ruang terbuka hijau dan penerapan konsep green campus di lingkungan perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tanaman hias yang terdapat di Kampus Universitas Negeri Padang (UNP), mengetahui sebarannya, serta menganalisis fungsi ekologisnya. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode survei eksploratif melalui metode jelajah (cruise method). Data dikumpulkan melalui pengamatan langsung, dokumentasi, dan identifikasi tanaman berdasarkan karakter morfologi menggunakan literatur botani dan aplikasi identifikasi tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Kampus UNP ditemukan 12 spesies tanaman hias yang tergolong ke dalam 8 famili, dengan famili Araceae dan Asparagaceae sebagai famili yang paling dominan. Tanaman hias tersebar di berbagai area kampus seperti taman fakultas, halaman rektorat, jalur pedestrian, dan area parkir. Keberadaan tanaman hias tersebut tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika, tetapi juga memiliki peran ekologis penting seperti penyerap polutan udara, penghasil oksigen, pengatur suhu mikro, serta penunjang keanekaragaman hayati. Hasil inventarisasi ini diharapkan dapat menjadi data dasar dalam perencanaan dan pengelolaan lanskap hijau kampus yang berkelanjutan serta mendukung kegiatan pembelajaran dan konservasi lingkungan di Universitas Negeri Padang.
The Effect of Sawdust and Cocopeat Planting Media on Root Growth in Grafting of Mahkota Dewa Plants (Phaleria Macrocarpa (Scheff.) Boerl.) Sari, Poni Delita; Vauzia, Vauzia; Chatri, Moralita; Putri, Irma Leilani Eka
Jurnal Biologi Tropis Vol. 26 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v26i2.11996

Abstract

Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl., referred to as Mahkota Dewa, is a valuable medicinal plant with significant economic importance, requiring effective propagation methods to enhance its cultivation. Grafting is a frequently utilized technique, and its effectiveness is affected by the kind of growth medium used. This study aimed to evaluate the effect of different planting media on root growth of grafted Mahkota Dewa. The research was carried out between January and March 2026 in Lubuk Minturun, employing a Completely Randomized Design (CRD) with three different treatments: soil (P0), sawdust (P1), and cocopeat (P2), each consisting of six replications. The parameters monitored included the number of roots, root length, and dry weight of roots. Data were evaluated by using analysis of variance (ANOVA). The findings showed that the type of growth medium did not have a significant impact (p>0.05) on any of the root growth parameters measured. These results imply that alternative mediums like sawdust and cocopeat can serve as replacements for soil without notably hindering root growth in grafted P. macrocarpa.
Co-Authors . Mansyurdin Abdul Razak Achyar, Afifatul Afifa Akhyar Ahmad Subari Alhusaeri Siregar, Bayo Almiah, Mina Amalia, Irna Amri Bakhtiar Annisa Tulhasanah Arlina, Sistika Arum Zaharani Atifah, Yusni Aulia, Fadila Auliani Arafah Ayunda Intan Kartika Az – Zahra Nabillah Azizah, Salum Azwir Anhar Azzahra, Zakila Azzahra, Zulia Putri Beni Gusnadi Billa Firdaus Tanjung, Shalsa cynthia perdana putri Dania Putri, Echy Des M Des M Des M Des Des M. Des M. M. Dezi Handayani Dian Intan Rahmadhni Dilla, Aprina Dina Sukma Dinda Alde Rahmadhani Rahmadhani Domisofa, Melani Dr. Des M.S Dr. Irdawati M. Si Dwi Hilda Putri Dwi Hisana, Rahaditha Edwin Edwin Eldyana Rahayu Putri Elsa Yuniarti Eria Marina Sepriyani Erwina Simanullang fadia salsabil arsy Farras, Fadhila Annisa Fatri Juni Ardisa Febriani Dika Suryendra Fevria, Resti Ficil Mikaf Filza Yulina Ade Fransisco, Sandi Fronica, Imelda Ghiffari, Muhammad Handayani , Dezi Hani Fitriani Heffi Alberida Helendra Helsa Rahmatika Herina, Nandia Idos Susila Ningsih Ilfia Islamiati Putri Imelda Nasrul, Putri Indiastri P Monica Insyira, Cleoraissa IRDAWATI Irdawati Irdawati Irdawati Irdawati Irdawati M.Si Irdawati Zalni Irma Leilani Eka Putri Jumjunidang Jumjunidang Kardiman, Reki Kartika Sari Khairani, Annisa Khotimah, Anggun Khumaira, Kayla Anaya Kurnia Illahi, Rani Kurnia Wulansari Larashinda, Mentari Linda Advinda Linda Advinda Linda Advinda Lufri Lufri Lufri Mades Fifendy Mardiana Ikhwan Marisa Marisa Marsha Utami Mayarlis Mei Niarti Meriza Fatma Mesy Maisarah Miftahul Jannah Milka Saputri Muhardini, Mike Muhyiatul Fadilah Mukhlis Mukhlis N.Sri Hartati Nabilah, Rezi Nadia Naldi, Henra Nanang Taryana Natasya Hersila Nazhifah, Naura Nazri, Laila Mardhiyah Niken Maharani Putri Norman, Mayanda Nuraini, Fauzi Eka Nurlita, Dwi Oksa Afdarina Olan Tri Sinaga Perri Adnadi Pratama Putra, Abil Pratama, Sandi Fransisco Puspa Anggraeni Putri Putri Widianti Putri, Amaliani Putri, Aulia Devani Putri, Irma Leilani Putri, Irma Leilani Eka Putri, Ulfa Dwi Rahmawati Darussyamsu Rahmi Holinesti Rahmi, Elva Reki Kardiman Relsas Yogica, Relsas Resti Yulia Riana Aftafia Rizka Putri Alti Roza, Sri Yenica Rusendra, Nabilla Makra Sabrina Mandai, Della Saputra, M. Rizki Sari Yulianti Sari, Poni Delita Selaras, Ganda Hijrah Sholichin, Muhamad Silvi Lathifah SRI RAHAYU Sri Widyaningsih Suci Fajrina Suci Fajrina Syahrastani, Syahrastani Syahrul Rahmi, Anisa Syamsurizal Syamsurizal - - Syamsurizal S Syamsurizal Syamsurizal Syamsurizal Syamsurizal Tiffany Mantoviana Tita Yunia Zalni Tomi Apra Santosa Santosa Vauzia Vauzia M.Si Vauzia Vauzia Vauzia, Vauzia Vauzia, Vauzia Via Susana Gusni Violita Violita Violita Violita Violita Violita Violita Viona, Alda Wawan Sujarwo Yanti Srinita Utami Yesti Yesti Yosi Safritry Yulanda Saputri Zahratul Aini Zalik Muhammad Latif