p-Index From 2021 - 2026
8.146
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Qanun: Jurnal Pemikiran dan Pembaharuan Hukum Islam Nadwa : Jurnal Pendidikan Islam El Tarbawi Jurnal Studi Islam Jurnal Asy-Syari'ah Musawa : Jurnal Studi Gender dan Islam El-Mashlahah MAHKAMAH: Jurnal Kajian Hukum Islam Jurnal Ekonomi & Kebijakan Publik Diroyah : Jurnal Studi Ilmu Hadis Raheema JISPO (Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) FITRAH:Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Keislaman Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law Tawazun: Journal of Sharia Economic Law JURNAL TARBIYAH Journal of Islamic Economic Laws Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Al-Banjari : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman Khatulistiwa: Journal of Islamic Studies Diakom : Jurnal Media dan Komunikasi IQTISHADUNA: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Paedagogia: Jurnal Pendidikan Justisia Ekonomika EkBis: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Al Maal: Journal of Islamic Economics and Banking JURNAL PENELITIAN SEJARAH DAN BUDAYA Khazanah Hukum Dialog Istinbath : Jurnal Hukum Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah Ulumuna El Mudhorib Jurnal Kajian Ekonomi dan Perbankan Syariah Share: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah (AKSY) Muẚṣarah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer QOF: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Tafsir JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah) Jurnal Integrasi Ilmu Syariah (Jisrah) Jurnal Pariwisata Nusantara Qawanin: Journal of Economic Syaria Law Islam Transformatif : Journal of Islamic Studies Analisa: Journal of Social Science and Religion Jurnal Analisa Pemikiran Insan Cendikia el hisbah: Journal of Islamic Economic Law Al Ushuliy Ta'dib Jurnal AL-MAQASID: Jurnal Ilmu Kesyariahan dan Keperdataan Jurnal Pendidikan Islam Studi Multidisipliner: Jurnal Kajian Keislaman Jurnal AL-MAQASID: Jurnal Ilmu Kesyariahan dan Keperdataan HUKUM EKONOMI ISLAM
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Dialog

The Islamic Moderation And The Prevention Of Radicalism And Religious Extremism In Indonesia Subhan Hi. Ali Dodego; Doli Witro
Jurnal Dialog Vol 43 No 2 (2020): Dialog
Publisher : Sekretariat Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47655/dialog.v43i2.375

Abstract

Radical and extremist groups’ actions are totally opposite to the Islamic teachings. In warding off the radical movements and terrorism, an open concept of inclusive religious understandings are needed. This concept is known as religious moderation. This study aims to explore efforts in reducing the massive movement of radicalism and intolerance in the frame of basic religious practices. This qualitative study relies upon the literature research where data reduction, data presentation, and concluding are employed. The results showed that Islamic moderation is reflected in the moderate attitudes. Religious moderation stems from tolerance, peace, and harmony within a multi-religious society. Kelompok radikalisme dan ektrimisme telah melakukan tindakan yang sangat bertentangan dengan ajaran Islam. Oleh karena itu, untuk menangkal gerakan radikal dan terorisme diperlukan sebuah konsep beragama yang bersifat terbuka (inklusif). Konsep beragama yang inklusif ini disebut dengan moderasi beragama. Penelitian ini bertujuan untuk meredam dan meminimalisir masifnya gerakan radikalisme dan intoleransi maka dibutuhkan konsep beragama yang sederhana, tidak kaku dan mudah dipahami oleh masyarakat umum. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat penelitian pustaka. Penulis menggunakan metode analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan moderasi Islam atau moderasi beragama merupakan sikap hidup yang berada di tengah, tidak condong ke kiri, kanan, ke depan dan ke belakang, tetapi berada di tengah dalam melihat dan menyelesaikan sebuah persoalan. Akhirnya, muara dari moderasi beragama yaitu menciptakan suasana yang toleran, damai dan harmonis di tengah kehidupan yang serba multiagama dan multikultural.
Philosophy of Ayam Jago: Researching The Values of Character Education in Customary Perbayo Sungai Tutung Village, Kerinci District Muhamad Yusuf; Nuzul Iskandar; Doli Witro; Ogi Sandria
Jurnal Dialog Vol 44 No 1 (2021): Dialog
Publisher : Sekretariat Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47655/dialog.v44i1.431

Abstract

Perbayo is a speech delivered at the coronation ceremony of a local village leader that embraces three aspects, namely: the creation of human, the Kerinci’s natural history, and the leadership. As for the third aspect, the values are often analogous to a rooster having six characters: 1) langsing kokok (good crow); 2) sibar ekor (beautiful tail); 3) kembang sayap (wide wings); 4) besar paruh (big beak); 5) lebar dada (big chest); and 6) runcing taji (sharp spur). The six characters are metaphors of the values that a leader of Sungai Tutung Village must have. This study aims to explore the practice of character education among the people of Sungai Tutung Village. Using a semi-ethnographic design, this study found: firstly, the rooster’s six characters symbolize leadership values that have been preserved from generation to generation among the customary leaders of Sungai Tutung Village; secondly, the analogy of the rooster is maintained because apart from being easy to remember, it symbolizes courage, dignity, wisdom, and responsibility. Perbayo merupakan pidato saat penobatan pemuka adat desa yang memiliki penekanan pada tiga aspek, yaitu penciptaan manusia, sejarah alam Kerinci, dan kepemimpinan. Pada aspek ketiga, nilai-nilainya seringkali dianalogikan dengan ayam jago yang memiliki enam karakter: 1) langsing kokok; 2) sibar ekor; 3) kembang sayap; 4) besar paruh; 5) lebar dada; dan 6) runcing taji. Keenam karakter tersebut adalah metafor dari nilai-nilai yang mesti hidup dan tumbuh dalam individu pemuka adat di Desa Sungai Tutung. Artikel ini bertujuan untuk menggali nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam Perbayo Adat Desa Sungai Tutung. Dengan menggunakan desain semi etnografi, studi ini menemukan: pertama, enam karakter ayam jago merupakan nilai-nilai kepemimpinan yang dilestarikan secara turun-temurun oleh pemuka adat Desa Sungai Tutung; kedua, analogi ayam jago dipertahankan karena selain gampang diingat dan disebut, ayam jago menyimbolkan keberanian, kewibawaan, kebijaksanaan, dan bertanggungjawab.
Co-Authors Abdul Rohman Adi Pratama Awadin Afridawati Afridawati Ahmad, Jafar Ainiyatul Latifah Alwis Alwis Anas Bayan Mubarok Andri Nurjaman Andri Nurjaman Anwar Musadad Arzam Arzam Arzam Arzam Asa'ari Asa'ari Asa’ari Asa’ari Athoillah, Mohamad Ayi Yunus Rusyana Betria Zarpina Yanti Betria Zarpina Yanti Billah, Mutasim Camelia Sofwan Al-Rasyid Camelia Sofwan Al-Rasyid Chaerul Saleh Dadan Rusmana Darti Busni Deden Effendi Dena Ayu Dena Ayu Dewi Amrom Musta’idah Dimas Indianto S. Dudi Permana Fadli Daud Abdullah Fauzan Ali Rasyid Hardiansyah Tambunan Helmi Muti Sofie Ike Yulisa Ike Yulisa Ilma Amalia Imaro Sidqi Indra Ramdhani Istianah Istianah iwan setiawan Luqyana Azmiya Putri Mhd Rasidin Mhd. Rasidin Mhd. Rasidin Mhd. Rasidin Mira Zuzana Mohamad Sar'an Mualimin Mochammad Sahid Mufti Labib Jalaluddin Muhamad Izazi Nurjaman Muhamad Izazi Nurjaman Muhamad Taufik Kustiawan Muhamad Yusuf Muhamad Yusuf Muhammad Nasrulloh Muhammad Ridha DS Mursal Mursal Nana Herdiana Abdurrahman, Nana Herdiana Natardi Natardi Nurul Alamin nuzul iskandar Ogi Sandria Putri Jianti Putri Wulansari Rahma Fitria Purwaningsih Rahmi Diana Raid Alghani Raid Alghani Restu Prana Ilahi Rifqi Nurdiansyah Rifqi Nurdiansyah Rifqi Nurdiansyah Shinta Azzahra Sudrajat Sisi Ade Linda Sofian Al Hakim, Sofian Subhan Hi. Ali Dodego Syahrul Anwar Syamsarina, Syamsarina Tajul Arifin Vini Hidayani Waliko Wiji Nurasih Wiji Nurasih Wiji Nurasih Wiji Nurasih Yasni Efyanti Yumna Hasna’ Azizah Zaenab Tri Lestari Zufriani Zufriani Zufriani