Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

EFEKTIFITAS AIR KELAPA MUDA DAN BIOURIN SEBAGAI ZAT PENGATUR TUMBUH TERHADAP VIABILITAS BENIH INDIGOFERA (Indigofera ollingeriana) PADA MEDIA TANAM YANG BERBEDA Ali, Najmah; Dahniar, Dahniar
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.3851

Abstract

Indigofera (Indigofera zollingeriana) is a tree legume type of forage that has good nutritional content for ruminants and can be harvested periodically without having to replant it. The aim of the research was to see the effectiveness of soaking seeds in young coconut water and biourine in the planting medium of compost, cocopeat and a combination of compost + cocopeat on the ability to germinate, number of leaves and height of indigofera plants (Indigofera zollingeriana). The materials used are certified indigofera seeds from the Jonggol Livestock Research and Education Unit, Bogor Agricultural Institute, young coconut water, compost, biourine, cocopeat and water. This research used a Completely Randomized Factorial Design. Factor A is coconut water and biourine, factor B is compost, cocopeat and compost+cocopeat planting media. The parameters observed were germination percentage, number of leaves and plant height. The results showed that soaking seeds with young coconut water and biourine had an effect on germination. Compost, cocopeat and compost + cocopeat planting media have an effect on plant height. There is an interaction between soaking seeds using young coconut water and biourine in compost, cocopeat, compost+cocopeat planting media on the percentage of seed germination. Keywords:  coconut water, goat biourine, cocopeat, viability, germination. INTISARIIndigofera (Indigofera zollingeriana) adalah merupakan  hijauan pakan ternak berjenis leguminosa pohon yang memiliki kandungan nutrisi yang cukup baik untuk ternak ruminansia dan dapat dipanen secara berkala tanpa harus menanamnya kembali.   Tujuan penelitian adalah untuk melihat efektifitas perendaman benih dengan air kelapa muda dan biourin  pada  media tanam kompos, cocopeat dan kombinasi kompos + cocopeat terhadap kemampuan berkecambah, jumlah daun dan tinggi tanaman indigofera (Indigofera zollingeriana). Materi yang digunakan adalah  benih indigofera tersertifikasi dari Unit Penelitian dan Pendidikan Peternakan Jonggol Institut Pertanian Bogor, air kelapa muda, kompos, biourin, cocopeat dan air.  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Pola Faktorial. Faktor A adalah air kelapa dan biourin, faktor B adalah media tanam kompos, cocopeat dan kompos+cocopeat.  Parameter yang diamati adalah persentase perkecambahan, jumlah daun dan tinggi tanaman.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman benih dengan air kelapa muda dan biourin berpengaruh terhadap perkecambahan. Media tanam kompos, cocopeat dan kompos + cocopeat  berpengaruh terhadap tinggi tanaman. Terdapat interaksi antara perendaman benih menggunakan air kelapa muda dan biourin  pada media tanam kompos, cocopeat,  kompos+cocopeat  terhadap persentase perkecambahan benih.  Kata-kata kunci: air kelapa muda, biourin kambing, cocopeat, viabilitas dan perkecambahan.
The effectiveness of reproductive midwifery care with the flour albus approach: A Case Study of handling vaginal discharge in women of childbearing age Marbun, Uliarta; Sari, Nur Safitri; Irnawati, Irnawati; Sari, Lili Purnama; Dahniar, Dahniar
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v13i2.1218

Abstract

Introduction: Women of childbearing age have a higher risk of vaginal discharge than adolescents because of the frequent occurrence of pelvic inflammatory disease (PID). One of the symptoms of reproductive organ infections in women is vaginal discharge. Objective: This study aims to apply midwifery care to cases of vaginal discharge (flour albus). Methods: A descriptive method with a case study approach is used. Data was collected through primary data, including assessment and observation of the patient's health status, interviews to obtain subjective data, and direct examination for objective data. Secondary data was obtained through patient records, registered books in the KIA room, and literature studies. Result: The results showed that the symptoms of vaginal discharge in patients included thick white mucus, unpleasant odor, and itching in the genital area. The care provided uses red betel leaf water decoction as a treatment effort. After obstetric care was carried out from July 16 to 20, 2024, the results were obtained that the patient's vaginal discharge improved without signs of genetic infection. Conclusion: The success of this care is also marked by an increase in patients' understanding of good personal hygiene, how to properly clean the feminine area from front to back, and the effective use of red betel leaf boiled water. Thus, the management of obstetric care applied to this case of vaginal discharge is quite successful and practical, with a decoction of red betel leaves providing a positive effect in reducing the incidence of pathological vaginal discharge.
The effectiveness of giving young coconut water in reducing dysmenorrhea symptoms: A case study of midwifery care Dahniar, Dahniar; Fauziah, Putri; Marbun, Uliarta; Hasnaeni, Hasnaeni
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v13i2.1220

Abstract

Introduction: Dysmenorrhea is a common condition in women during menstruation, characterized by severe pain that can interfere with daily activities. The administration of medical therapy is often used to treat these symptoms, but natural approaches such as giving young coconut water are also starting to be considered. Objective: This study aims to analyze the effectiveness of giving young coconut water in reducing pain intensity in dysmenorrhea patients and provide an overview of the application of natural therapy-based obstetric care in patients with menstrual complaints. Methods: This study uses a case study design with a qualitative approach. The subject of the study was an adult woman who experienced primary dysmenorrhea. Data were collected through in-depth interviews, direct observation, and assessment of pain intensity using the VAS (Visual Analog Scale) scale before and after administering young coconut water. Result: The study showed a significant decrease in the intensity of dysmenorrhea pain after administering young coconut water. Before the administration of therapy, patients reported pain intensity at level 8 (scale 0-10), and after three days of administration of young coconut water, pain intensity decreased to level 3. Patients also reported feeling more comfortable and being able to continue their daily activities better. No significant side effects were found related to the consumption of young coconut water. I am injuring kei three mestiuia such does not feel jealous, the nature of the blood of meirah can bioactivity deingan good to know the absence of the current suidah in the absence of good. Conclusion: Giving young coconut water can be effective in reducing the symptoms of dysmenorrhea in patients who experience it. This therapy can be a safe and natural alternative to help relieve menstrual pain. It can be applied in obstetrics as part of a comprehensive approach to reproductive health care. Further research with larger samples is needed to reinforce these findings and explore the mechanism of action of young coconut water in dysmenorrhea
STRATEGI GURU PAI DALAM MENINGKATKAN KESADARAN BERAGAMA SISWA Dahniar, Dahniar
AZKIA : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam Vol. 19 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Hilal Sigli Aceh- Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58645/jurnalazkia.v20i2.599

Abstract

Kesadaran beragama merupakan konsep yang kompleks yang mencakup pemahaman individu terhadap keyakinan, nilai, dan praktik dalam konteks agama. Dalam penelitian ini yang dimaksud kesadaran beragama adalah konsep dimana siswa mampu mengendalikan akal, perasaan, dan prilaku untuk melahirkan tindakan yang menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari baik dari hubungan dengan sang penciptanya, hubungan sesama makhluk maupun hubungan dengan lingkungannya. Guru PAI selain mengajar juga memilki tugas dan tanggung jawab untuk membimbing dan membentuk siswa untuk memiliki kesadaran dalam beragama. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dimana kegiatan mengumpulkan bahan-bahan yang berkaitan dengan penelitian ini berasal dari buku, jurnal ilmiah, literatur dan publikasi lain yang layak dijadikan sumber untuk penelitian. Hasil penelitian menunjukkan Ada beberapa strategi yang bisa diberikan oleh guru PAI untuk meningkatkan kesadaran beragama siswa yaitu: Pertama, pendidikan nilai: Guru dapat mengintegrasikan ajaran agama dalam kurikulum dengan memperkenalkan nilai-nilai yang diperintahkan oleh agama. Kedua, Contoh teladan: Guru bisa menjadi contoh yang baik dalam menerapkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. Ketiga, konseling dan bimbingan: Guru dapat memberikan konseling dan bimbingan kepada siswa yang membutuhkan untuk membantu mereka menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang agama dan spiritualitas. Kempat, kolaborasi dengan orang tua dan komunitas.
Studi Komparatif: Menilik Perbedaan dan Persamaan Pendidikan di Indonesia dan Jepang Gusriani, Amelia; Ash-Shiddiqy, Ahmad Rifqy; Dahniar, Dahniar; Hastuti, Dini Dwi; Agustina, Elly; Ester, Ester; Nur, Fauziah
ALACRITY : Journal of Education Volume 5 Nomor 2 Juni 2025 | IN PRESS
Publisher : LPPPI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/alacrity.v5i2.771

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan struktur kurikulum pendidikan dasar dan menengah di Indonesia dan Jepang guna mengidentifikasi keunggulan, tantangan, serta potensi adopsi praktik baik dari masing-masing negara. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif-komparatif, yang mengkaji berbagai sumber ilmiah, kebijakan pendidikan nasional, serta dokumen kurikulum resmi yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir. Hasil analisis menunjukkan bahwa kurikulum Jepang memiliki struktur yang lebih terstandarisasi, dengan penekanan kuat pada pembentukan karakter, penguatan nilai-nilai moral, dan pengembangan kompetensi abad ke-21 seperti berpikir kritis, kolaborasi, dan literasi digital. Kurikulum Jepang juga dirancang secara terintegrasi antara pusat dan daerah dengan dukungan kebijakan yang konsisten serta pelatihan guru yang berkelanjutan. Sementara itu, kurikulum di Indonesia, seperti Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka, menawarkan fleksibilitas dalam penerapan di tingkat satuan pendidikan, memungkinkan penyesuaian dengan konteks lokal. Namun, implementasinya seringkali dihadapkan pada tantangan seperti kesenjangan kualitas antar wilayah, keterbatasan sumber daya, serta kurangnya pelatihan dan pendampingan bagi pendidik. Studi ini menyimpulkan bahwa pengembangan kurikulum di Indonesia perlu diarahkan pada peningkatan konsistensi pelaksanaan, penguatan peran guru sebagai fasilitator, serta peningkatan kualitas evaluasi pendidikan. Dengan mengadopsi beberapa pendekatan dari sistem Jepang yang sudah teruji, Indonesia berpotensi membangun kurikulum yang tidak hanya adaptif dan relevan secara global, tetapi juga berkeadilan dan kontekstual. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi bagi perumusan kebijakan pendidikan yang lebih progresif dan berkelanjutan di masa depan.
Pengaruh Harga Jual Telur terhadap Pendapatan Peternak Ayam Petelur di Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar Susanti S, Irma; Khlaiq, Taufiq Dunialam; Sabambang, Arif; Suhartina, Suhartina; Dahniar, Dahniar; Dewi, Cindar
Tarjih Tropical Livestock Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Tarjih Tropical Livestock Journal
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/trolija.v5i1.911

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh harga telur terhadap pendapatan peternak ayam petelur di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara non-probability sampling, dimana seluruh populasi sebanyak 13 peternak dijadikan responden. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan regresi linear sederhana untuk mengetahui pengaruh variabel harga telur terhadap pendapatan peternak. Hasil analisis menunjukkan bahwa harga telur berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan peternak dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,816, nilai koefisien determinasi sebesar 66,6%. Nilai signifikansi sebesar P = 0,001 yang lebih kecil dari 0,05 mengindikasikan bahwa hubungan antara kedua variabel tersebut sangat kuat, hal ini berarti bahwa semakin tinggi harga jual telur, semakin besar pula dampaknya terhadap pendapatan yang diterima peternak ayam petelur. Temuan ini menunjukkan pentingnya kestabilan harga telur dalam mendukung keberlangsungan usaha peternakan serta peningkatan kesejahteraan peternak di daerah penelitian.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN LAMA PERSALINAN KALA II DI TPMB Hj. MARDIAWATI, S.ST., M.Kes. Tahir, Suriani; Dahniar, Dahniar; Irfana, Irfana
HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/healthy.v4i3.6733

Abstract

Childbirth is a critical period for women who contribute to maternal morbidity and mortality in developing countries, one of which is Indonesia. One of the complications in childbirth is prolonged labor, which is the direct cause of childbirth complications with an incidence of 69,000 or 2.8% of deaths from all maternal deaths worldwide. The purpose of analyzing the factors associated with the length of Labor kala II. Analytical survey method with cross sectional study approach chi Square data analysis technique with dichotomic nominal scale. a total of 128 respondents using the Isaac and Michael formula, the results of X2 count 0.021 is smaller than x2 table 3.841 and the value of 0.884 is greater than the value of 0.05 show that there is no significant relationship between the age of the mother with the length of Labor kala II, the results of X2 count 24.522 is, the results of X2 count 0.992 is smaller than x2 table 3.841 and the value of 0.319 is greater than the value of ? 0.05 indicate that there is no significant relationship between maternal education with the length of Labor Time II, the result of x2 count 1.911 is smaller than x2 table 3.841 and the value of ? 0.167 is larger than ? 0.05 indicates that there is no significant relationship between the mother's work with the length of labor in Stage II,the result of x2 count 0.009 is smaller than x2 table 3.841 and the value of ? 0.925 is larger than ? 0.05 indicates that there is no significant relationship between fetal weight with the length of labor in Stage II. The conclusion that the parietas of maternity mothers can be an indicator for the occurrence of long Labor Phase II that can be anticipated earlier by minimizing complications during childbirth. ABSTRAKMasa persalinan merupakan masa kritis bagi perempuan yang berkotribusi terhadap angka kesakitan dan kematian ibu di negara berkembang salah satunya Indonesia. Salah satu komplikasi pada persalinan adalah persalinan lama,yang merupakan penyebab langsung komplikasi persalinan dengan jumlah kejadian sebesar 69.000 atau 2,8% kematian dari semua kematian ibu di seluruh dunia. Tujuan untuk menganalisis faktor faktor yang berhubungan dengan lama persalinan kala II. Metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional study teknik analisa data Chi Square dengan skala nominal dikotomik. sebanyak 128 responden dengan menggunakan rumus Isaac and Michael, Hasil x2 hitung 0,021 lebih kecil daripada x2 tabel 3,841 dan nilai ? 0,884 lebih besar daripada ? 0,05 menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara umur ibu dengan lama persalinan kala II, hasil x2 hitung 24,522 lebih besar daripada x2 tabel 3,841 dan nilai ? 0,000 lebih kecil daripada ? 0,05 menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara paritas ibu dengan lama persalinan kala II, hasil x2 hitung 0,992 lebih kecil daripada x2 tabel 3,841 dan nilai ? 0,319 lebih besar daripada ? 0,05 menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara pendidikan ibu dengan lama persalinan kala II, hasil x2 hitung 1,911 lebih kecil daripada x2 tabel 3,841 dan nilai ? 0,167 lebih besar daripada ? 0,05 menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara pekerjaan ibu dengan lama persalinan kala II,hasil x2 hitung 0,009 lebih kecil daripada x2 tabel 3,841 dan nilai ? 0,925 lebih besar daripada ? 0,05 menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara berat badan janin dengan lama persalinan kala II. Kesimpulan bahwa parietas ibu bersalin dapat menjadi indikator untuk terjadinya lama persalinan kala II yang dapat diantasipasi lebih dini dengan meminimalkan komplikasi pada saat bersalin.
Balanced nutrition education as an effort to prevent stunting in toddlers Dahniar, Dahniar; Kadir, Arisna
Journal Pengabdian Masyarakat Politeknik Sandi Karsa Vol 4 No 2 (2025): Abdimas Polsaka: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat,Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/abdimaspolsaka.v4i2.105

Abstract

Nutritional problems in toddlers, including stunting, wasting, and overweight, remain a major global health concern. Stunting is closely linked to specific deficiencies in vitamins and minerals, influenced by factors such as maternal education, family income, maternal knowledge of nutrition, breastfeeding practices, complementary feeding age, micronutrient adequacy, infection history, and genetics. This community service program aimed to increase maternal knowledge of balanced nutrition to prevent stunting in toddlers. The activity was conducted on January 20, 2025, at the Posyandu in the Pattingalloang Community Health Center working area, involving 20 participants, supported by lecturers, students, midwives, and local health cadres. Educational interventions were delivered through lectures, discussions, and Q&A sessions. Pre-test results showed that 65% of participants had good knowledge and 35% had poor knowledge regarding balanced nutrition and stunting prevention. Post-test results indicated an improvement, with 80% demonstrating good knowledge and only 20% remaining in the poor category. The findings highlight that targeted nutrition education can significantly improve maternal understanding and awareness, which may contribute to reducing stunting prevalence. Follow-up programs and home-based health services were also recommended to sustain knowledge and improve child health outcomes.
Studi Komparatif: Menilik Perbedaan dan Persamaan Pendidikan di Indonesia dan Jepang Gusriani, Amelia; Ash-Shiddiqy, Ahmad Rifqy; Dahniar, Dahniar; Hastuti, Dini Dwi; Agustina, Elly; Ester, Ester; Nur, Fauziah
ALACRITY : Journal of Education Volume 5 Nomor 2 Juni 2025
Publisher : LPPPI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/alacrity.v5i2.771

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan struktur kurikulum pendidikan dasar dan menengah di Indonesia dan Jepang guna mengidentifikasi keunggulan, tantangan, serta potensi adopsi praktik baik dari masing-masing negara. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif-komparatif, yang mengkaji berbagai sumber ilmiah, kebijakan pendidikan nasional, serta dokumen kurikulum resmi yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir. Hasil analisis menunjukkan bahwa kurikulum Jepang memiliki struktur yang lebih terstandarisasi, dengan penekanan kuat pada pembentukan karakter, penguatan nilai-nilai moral, dan pengembangan kompetensi abad ke-21 seperti berpikir kritis, kolaborasi, dan literasi digital. Kurikulum Jepang juga dirancang secara terintegrasi antara pusat dan daerah dengan dukungan kebijakan yang konsisten serta pelatihan guru yang berkelanjutan. Sementara itu, kurikulum di Indonesia, seperti Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka, menawarkan fleksibilitas dalam penerapan di tingkat satuan pendidikan, memungkinkan penyesuaian dengan konteks lokal. Namun, implementasinya seringkali dihadapkan pada tantangan seperti kesenjangan kualitas antar wilayah, keterbatasan sumber daya, serta kurangnya pelatihan dan pendampingan bagi pendidik. Studi ini menyimpulkan bahwa pengembangan kurikulum di Indonesia perlu diarahkan pada peningkatan konsistensi pelaksanaan, penguatan peran guru sebagai fasilitator, serta peningkatan kualitas evaluasi pendidikan. Dengan mengadopsi beberapa pendekatan dari sistem Jepang yang sudah teruji, Indonesia berpotensi membangun kurikulum yang tidak hanya adaptif dan relevan secara global, tetapi juga berkeadilan dan kontekstual. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi bagi perumusan kebijakan pendidikan yang lebih progresif dan berkelanjutan di masa depan.
Edukasi Pentingnya Donor Darah melalui Media Leaflet pada Masyarakat Kunjung Mae, Kabupaten Takalar Rahmita, Rahmita; Dahniar, Dahniar
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 1 (2024): February 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Blood donation is the process of voluntarily taking blood from someone which is stored in a blood bank for blood transfusion purposes, known as blood donation. Blood donation is an activity that really helps not only yourself but also everyone who needs it. The aim of implementing this PKM is to provide education to the public through leaflets containing information on the importance of blood donation so that the public knows the benefits of donating for themselves and others. In addition, it is very important to inform the public about the health benefits offered by blood donation so that the public is more open to voluntary blood donation. This activity was attended by 30 people from the Kunjung Mae neighborhood, Takalar Village, Mappakasunggu District, Takalar Regency. The results of this activity show that knowledge of blood donation has increased so that people in the Kunjung Mae neighborhood can participate in helping meet the need for blood in Indonesia.
Co-Authors Abd Jamal, Abd Agustina Agustina, Elly Ahmad Alim Bachri Ahmad Rifqy Ash-Shiddiqy Akhid Yulianto Alan Dwi Wibowo, Alan Dwi Ali Sadikin Ali, Najmah Alim, Nurmaranti Ariansyah, Ari Arifin, Irfana Aulia, zasmina Bakri, Sri handayani Bustang Bustang Cahya, Nilam Claudia, Meiske Dalimunthe, Fahmi Roy Dewi, Cindar Dwi Budi Santoso Dzhalzhabillah, Nur Rifda Edi Mikrianto elida elida Erfiana, Dwi Ester Ester Evi W. Saragih Fajrian Fajrian Fauziah, Putri Firawati Firawati Gusriani, Amelia Hasnaeni hasnaeni, Hasnaeni Hasnah, Andi Hastuti, Dini Dwi Hegryselia, Hegryselia Herteno, Rudy Hikmawaty, Hikmawaty I Nyoman Murdiana Ibrahim, Syahrianti Ilham Abdullah, Ilham Indah Yun Diniaty Rosidi Irawaty Irawaty Irfana, Irfana Irma Susanti S Irnawati Irnawati Islamiyatur Rokhmah Kadir, Arisna Khlaiq, Taufiq Dunialam Kurniawan, Deni Aditya La Anadi, La La Ode M. Yasir Haya, La Ode M. Lili Purnamasari Lukas Yowel Sonbait Marwa, Muammar Nisa, Endri Nur Hamdani Nur Nur Mutmainna Halim Nur, Fauziah Nur, Samsyara Nurinsana, Nabila Nurmelati Septiana Putri, Mardiani Sela Rachman, M. Yudi Rachman, Mohammad Yudi Rafika Sari Rahmawati, Rahmawati Rahmita Rahmita Resubun, Ray Melvin Rizkan, Rizkan Rusniati Rusniati Sabambang, Arif Sari, Nur Safitri Siadina, Siadina Siti Nuraliah, Siti Sudirwo Sudirwo Suhartina Suhartina, Suhartina Sukayasa Sukoco, Hendro Tahir, Suriani Tinik Sugiati Uliarta Marbun Utami, Rahmawati Ning Warsiti Warsiti Widyaningsih Widyaningsih, Widyaningsih Wirnelis Syarif Yudiansyah Yudiansyah