Articles
PENGARUH TERAPI MUROTAL AR RAHMAN PADA PASIEN PASCA OPERASI CAESAR DI RSUD DR. R. GOETENG TARUNADIBRATA PURBALINGGA
Ikit Netra Wirakhmi;
Arlyana Hikmanti
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2016: PROSIDING KONTRIBUSI HASIL PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT DALAM PROGRAM SUSTAINABLE DEVE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (193.337 KB)
Stimulasi simpatik oleh nyeri menyebabkan pelepasan epineprin ditandai denyut jantung cepat, pernafasan cepat dan dangkal, dan peningkatan tekanan arteri. Sedangkan obat terapi non farmakologik, salah satunya dengan bacaan Al Quran dapat membantu. Penelitian ini untuk mengujiefekterapi murotalAr Rahmaan terhadap respon fisiologis pasien pasca operasi caesar di RSUD dr. R. Goeteng Tarunadibrata Purbalingga. Penelitian Quasy Experimental dengan rancangan pre-test and post-test control group design dilakukan. Sejumlah 40 responden direkrut melalui consecutive sampling dan dibagidalam kelompok kontrol (20) dan perlakuan (20). Kelompok perlakuan mendapatkan terapi standar dan terapi murotal Surat Ar Rahman selama 13 menit 55 detik sebanyak satu kali. Sedangkan kelompok kontrol hanya mendapatkan terapi standar. Penilaian respon fisiologis dilakukan setiap kali sebelum dan setelah pemberian terapi.Hasil pengukuran sebelum dan sesudah terapi dianalisis dengan uji Wilcoxondan Paired Samples Test. Perubahan respon fisiologis antara kedua kelompok dianalisis dengan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan bermakna tekanan darah antara sebelum dan sesudah perlakuan pada kedua kelompok (p sistole 0,003; p diastole 0,018), tetapi frekuensi nadi dan pernapasan tidak menujukkan perbedaan bermakna dengan nilai p berurutan (0,429;0,666). Disimpulkanbahwa ada pengaruh murotal Ar Rahman terhadap penurunan tekanan darah pasien pasca operasi caesar tetapi tidak demikian pada penurunan frekuensi nadi dan pernapasan.Kata Kunci: murotal Ar Rahman, respon fisiologis, pasca SC
PENYULUHAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN KESEHATAN REPRODUKSI WANITA PADA MASA COVID - 19
Ikit Netra Wirakhmi;
Siti Haniyah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (673.459 KB)
|
DOI: 10.31764/jmm.v5i4.5047
Abstrak: Kanker payudara dan kanker serviks merupakan dua jenis kanker terbanyak di Indonesia. Upaya preventif melalui penyuluhan dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kanker ini. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi tentang deteksi dini kanker payudara dan kanker serviks. Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan menggunakan ceramah melalui power point dan demonstrasi. Untuk menilai pengetahuan responden dilakukan dengan memberikan pre test dan post test melalui kuesioner. Peserta merupkan anggota komite SD Islam Al Izzah Purwokerto sebanyak 10 orang. Hasil evaluasi nilai pre dan post test terjadi peningkatan pengetahuan tentang deteksi dini kanker payudara dan kanker serviks sebesar 20.00 point yaitu nilai rata- rata pre test adalah 51.00 dan nilai rata- rata post test adalah 71.00.Abstract: Breast cancer and cervical cancer are the two most common types of cancer in Indonesia. Preventive efforts through counseling can be done to prevent the occurrence of this cancer. The purpose of this community service is to provide education about early detection of breast cancer and cervical cancer. This community service activity method is carried out using lectures through power points and demonstrations. To assess the knowledge of respondents, it is done by giving pre-test and post-test through a questionnaire. The participants were 10 members of the Al Izzah Islamic Elementary School in Purwokerto. The results of the evaluation of pre and post test values showed an increase in knowledge about early detection of breast cancer and cervical cancer by 20.00 point, that is the average pre test value is 51.00 and the average post test value is 71.00.
HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT DENGAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI
Ikit Netra Wirakhmi;
Iwan Purnawan
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26751/jikk.v12i2.1079
AbstrakLatar belakang: Sampai saat ini, hipertensi masih merupakan tantangan besar di Indonesia. Kepatuhan pasien dalam menggunakan obat berpengaruh terhadap keberhasilan terapi pengobatan. Adanya ketidakpatuhan pasien hipertensi dalam minum obat dapat memberikan efek negative yang sangat besar, seperti munculnya komplikasi. Tujuan: Mengetahui hubungan kepatuhan minum obat dengan tekanan darah pada penderita hipertensi di Puskesmas Karangjambu Kabupaten Purbalingga. Metode: Desain penelitian ini adalah cross sectional study. Responden dalam penelitian ini adalah pasien hipertensi di Puskesmas Karangjambu Kbupaten Purbalingga. Sampel diambil menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah 86 responden. Data dikumpulkan pada bulan Mei 2021 menggunakan kuesioner 8 – Item Morisky Medication Aderence Scale (MMAS – 8) dan pengukuran tekanan darah secara langsung. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa Sebagian besar responden adlaah perempuan (86%), sebgain besar berada pada kategori tingkat kepatuhan sedang (47%) dan pada kategori hipertensi tahap 2 (63%). Uji stastistik didapatkan nilai p value 0.901 menunjukkan bahwa tidak ada hubungan kepatuhan minum obat dengan tekanan darah pada penderita hipertensi. Kesimpulan: Tidak ada hubungan kepatuhan minum obat dengan tekanan darah pada penderita hipertensi AbstractBackground: In Indonesia, hypertension is still a major problem. Adherence to treatment is critical for hypertension patients' long-term health and well-being. Adherence are required for hypertension therapy to be effective, and altering these patients' behavior has the greatest potential for improving hypertensive control. Objectives: To explore the relationship between medication adherence and blood pressure in hypertension patients. Methods: We used the cross-sectional study. This research sample was hypertension patients at Karangjambu Health Centre Purbalingga Regency. We included 89 respondents by accidental sampling technique. We collected the data by questionnaire. The Gamma & Sommers’d test was performed to analyze the data. Results: This research showed that that the majority of respondents were women (86%), the moderate category had the highest level of adherence (47%) and the most respondents suffer from hypertension stage 2 (63%). The statistical test result of 0.910 suggested that there was no relationship between medication adherence and blood pressure in hypertensive patients. Conclusions: There was also no significant between medication adherence and blood pressure.
PENURUNAN NYERI KEPALA PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI MENGGUNAKAN RELAKSASI AUTOGENIK DI KELURAHAN MERSI PURWOKERTO
Dwi Novitasari;
Ikit Netra Wirakhmi
MEDIA ILMU KESEHATAN Vol 7 No 2 (2018): Media Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30989/mik.v7i2.229
Background: Headache in the occipital region is the most common symptom of hypertension, caused by enhanchement intra-cranial pressure and vasoconstriction resulting in decreased perfusion of cerebral tissue. This causes insomnia, decreased concentration and decreased ability of daily living activity. Autogenic relaxation causes vasodilation and a calm emotional response that increases the response of the parasympathetic system. This modulation stimulus can decrease perception of headache. Objective: The aims of this study was to find out how the reduction of headache on hypertension before and after autogenic relaxation. Methods: The design of this research was pre experimental with one group pretest-postest design approach. The sample are 38 patients with hypertension who complained of headache in Mersi Purwokerto. Selection has been using purposive sampling. Measurement of head pain using visual analog scale. Data analysis using Wilcoxon test. Results: The mean headache before the autogenic relaxation technique was 5.24, and the mean headache after autogenic relaxation technique was 3.47, including the range of moderate pain. There was a significant difference between headache before and after the autogenic relaxation technique with p value: 0,000. Conclusion: Autogenic relaxation can be used by the elderly with hypertension to reduce headache. Keywords: Autogenic relaxation, headache, hypertension.
Pemberdayaan Kader Pengendalian Hipertensi
Ikit Netra Wirakhmi;
Dwi Novitasari
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2021): Juli 2021 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (4970.267 KB)
|
DOI: 10.25008/altifani.v1i3.162
Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang paling umum ditemukan dalam praktik kedokteran primer. Menurut NHLBI (National Heart, Lung, and Blood Institute), 1 dari 3 pasien menderita hipertensi. Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan selang waktu lima menit dalam keadaan cukup istirahat/tenang. Pengabdian masyarakat ini bertujuan agar tersedianya pengukur tinggi badan dan dapat mengoperasikan dengan baik, tingkat pengetahuan kader tentang hipertensi dapat meningkat, tingkat pengetahuan kader terhadap pentingnya pola hidup sehat bagi penderita hipertensi dapat meningkat. Metode pengabdian dilakukan melalui pendidikan kesehatan (ceramah dan diskusi) dan pelatihan. Berdasarkan hasil pengabdian kepada masyarakat di RW 3 Kelurahan Sumampir dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat meningkatkan pengetahuan kader terhadap pengoperasian alat ukur tinggi badan, meningkatkan tingkat pengetahuan kader tentang hipertensi dan meningkatkan tingkat pengetahuan kader tentang pentingnya pola hidup sehat bagi penderita hipertensi.
Implementasi Imajinasi Terbimbing Untuk Mengurangi Nyeri Pada Pasien Ca Buli di Rumah Sakit Prof. Dr. Margono Soekarjo : Case Study
Milina Setianingsih;
Ikit Netra
Journal of Bionursing Vol 4 No 2 (2022): Journal of Bionursing
Publisher : Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (91.648 KB)
|
DOI: 10.20884/1.bion.2022.4.2.141
Background : Bladder cancer is more common in men aged 60-70 years, infiltrative carcinoma will show symptoms of irritation from the bladder. Pain felt in bladder cancer patients is usually chronic and intermittent. Objectives: This study aims to describe nursing care and appropriate interventions in bladder cancer patients who experience pain. Methods: This research is a case study research with simple random sampling technique for sampling. This research was conducted in December 2021 with an assessment guide instrument for data collection. Researchers used the nursing care process from the assessment stage to evaluation. Result: The patient's most felt complaint was pain in the lower abdomen like being hit by a heavy object on a scale of 6, the pain came and went. Giving guided imagination intervention for 2 days was able to reduce pain to a scale of 4. Conclusion: The recommendation from this study is that nurses can provide alternatives to the use of other non-pharmacological techniques in reducing pain that can be combined with guided imagination techniques. Nurses also need to collaborate the administration of analgesics with pharmacological techniques.
Implementasi Pemberian Aromaterapi Lavender untuk Mengurangi Nyeri Post Sectio Caesarea di Ruang Haji RSI Banjarnegara: Case Study
Umu Hani;
Susilo Rudatin;
Swasti Jamalina;
Ikit Netra
Journal of Bionursing Vol 4 No 2 (2022): Journal of Bionursing
Publisher : Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (232.065 KB)
|
DOI: 10.20884/1.bion.2022.4.2.142
Background : Labor is the process of expulsion of the fetus that occurs during a full-term pregnancy, with the expulsion of the placenta and membranes. Problems during saecarea due to tearing of tissue after a cesarean section may cause pain due to surgery. Objectives: This study aims to describe nursing care of patients with disturbed pain comfort Mrs. S With a Post Section Caesarea Medical Diagnosis at RSI Banjarnegara. Methods: This type of study is descriptive in the form of case studies. The sample used in this case study is Mrs. S with a sense of discomfort and pain disorder. The focus of the study discussed by the author is pain comfort disorders in postoperative sectio caesaria patients. Processing and analyzing data using descriptive analysis. Result: The three nursing diagnoses that have been established show that the acute pain associated with the physical injury agent is partially resolved, the other diagnoses that have been established have been resolved. Conclusion: Non-pharmacological therapy with Lavender aromatherapy can relieve Post Sectio Caesarea Pain
Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Perkembangan Anak Usia 1-5 Tahun di Posyandu Desa Karangsari Kecamatan Kembaran
Bambang Yuli Krisnanto;
Ikit Netra Wirakhmi;
Noor Yunida Triana
Viva Medika Vol 15 No 2 (2022): VOLUME 15 / Nomor 02 /MARET/ 2022
Publisher : Universitas Harapan Bangsa Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (529.742 KB)
|
DOI: 10.35960/vm.v15i2.885
Anak-anak dengan kelainan perkembangan yang tidak sesuai dengan usia mereka mungkin tidak dapat mencapai kebutuhan dasar mereka. Orang tua, khususnya ibu memiliki peran penting dalam perkembangan anak di usia dini. Pengetahuan orang tua, khususnya perempuan memegang peranan penting dalam membina tumbuh kembang anak. Kecerdasan seorang ibu akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak-anaknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu di Posyandu Desa Karangsari Kecamatan Kembaran terhadap tumbuh kembang anak usia 1 sampai 5 tahun. Metode penelitian ini ialah deskriptif dengan pendekatan cross sectional terhadap waktu. Penelitian ini mengambil sampel 75 ibu yang memiliki anak balita di Posyandu Desa Karangsari Kecamatan Kembaran dengan menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Penelitian dilakukan melalui kuesioner. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi. Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar dari ibu berusia di atas 35 (44%), memiliki pendidikan pasca sekolah menengah (44%), dan tidak bekerja (84%). Lebih dari separuh ibu di Posyandu, Desa Karangsari, Kecamatan Kembaran memiliki pengetahuan tentang tumbuh kembang anak usia 1 sampai 5 tahun. Sebaiknya ibu sering membawa balitanya ke puskesmas/posyandu untuk SDIDTK atau stimulasi deteksi dini tumbuh kembang, sehingga dapat menentukan tumbuh kembang anaknya sesuai dengan usianya
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN METODE AUDIOVISUAL TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG HIV/AIDS DI SMP NEGERI 1 BOJONGSARI
Diah Tri Anggraini;
Noor Yunida Triana;
Ikit Netra Wirakhmi
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 3 No 7: Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47492/jip.v3i7.2214
Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan salah satu penyakit yang menyerang sistem imun tubuh manusia yang disebabkan adanya penularan secara langsung dengan penderita. HIV/AIDS pada angka kejadian meningkat, penderita sebagian besar terdapat pada usia remaja. Pengetahuan yang kurang akan mempengaruhi sikap remaja. Pendidikan kesehatan bertujuan untuk masyarakat berperilaku sesuai dengan nilai kesehatan untuk karena itu pendidikan tentang HIV sangatlah penting bagi remaja. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan HIV pada pengetahuan dan sikap remaja tentang HIV dan AIDS. Metode Penelitian ini adalah kuantitatif eksperimental dan jenis metode yang digunakan quasi-experimental rancangan pretest- posttest control group design dengan teknik Proportional Random Sampling mendapatkan 90 responden. Hasil Penelitian : Hasil uji bivariate t independen ( p value pengetahuan = 0,000, p value sikap = 0,000. Hasil penelitian Pendidikan menunjukan bahwa pendidikan kesehatan dengan metode audiovisual berpengaruh signifkan terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja tentang HIV dan AIDS.
GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEMANDIRIAN LANSIA DALAM PEMENUHAN ACTIVITY OF DAILY LIVING
Asraf Nanda Priyanto;
Ikit Netra Wirakhmi;
Amin Susanto
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 2 No. 1: September 2022
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v2i1.3506
Lanjut usia ialah sebagian dari proses pertumbuh kembangan . Meningkatnya jumlah lansia akan membawa dampak, salah satunya bertambahnya ialah jumlah ketergantungan. Ketergantungan disebabkan karena kemunduran fisik maupun fungsi kognitif. Hal ini menyebabkan lansia mengalami keterbatasan mobilitas fisik yang dapat mempengaruhi tingkat kemandirian lansia, banyak faktor yang bisa mempengaruhi tingkat kemandirian terhadap lansia. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kemandirian lansia dalam pemenuhan activity of daily living. Desain penelitian systematic review dengan menggunakan metode Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-analyses. Penelitian ini menggunakan lima database yaitu Google Scholar, ScienceDirect, Pubmed, dan Proquest dengan menggunakan metode ekstraksi data dengan pendekatan PEOS (Problem/Population, Exposure/Event, Outcomes, Study Design). Hasil penelitian didapatkan 10 jurnal dapat diambil kesimpulan bahwa sebagian besar lansia mengalami gangguan dalam kemandirian tingkat ringan sampai berat. Faktor status kesehatan fisik dan fungsi kognitif memengaruhi kemandirian lansia.