p-Index From 2021 - 2026
14.482
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PROSIDING SEMINAR NASIONAL Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Jurnal Bidan Prada MEDISAINS Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Jurnal Keperawatan Padjadjaran Jurnal SOLMA JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Media Ilmu Kesehatan Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Journal of Midwifery and Nursing Jurnal Keperawatan Suaka Insan Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan dan Keperawatan Borneo Nursing Journal (BNJ) Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Dinamika Journal : Pengabdian Masyarakat Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat NURSING UPDATE JURNAL ILMIAH ILMU KEPERAWATAN Journal Of Bionursing Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Peduli Masyarakat Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Inovasi Penelitian Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Journal of Nursing and Health (JNH) Akper Yakpermas Banyumas Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Mejuajua Jurnal Kesehatan Jurnal Pengabdian Masyarakat Kolaborasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Cakrawala Ilmiah Journal of Innovation Research and Knowledge Jurnal Pengabdian Mandiri Journal of Health and Nutrition Research Borneo Community Health Sevice Journal Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran (JURRIKE) Indonesian Health Journal Journal of Scientific Research, Education, and Technology Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Jurnal of Community Health Development (JCHD) Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat JPMB Parahita Java Nursing Journal Journal Of Health Innovation And Community Services Community Health Nursing Journal Innovation In Education Protein: Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Pedagogic Research - Applied Literacy Journal Jurnal Medika: Medika Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Science: Indonesian Journal of Science
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Terapi Relaksasi Benson terhadap Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi Anindita Gani Utami; Wasis Eko Kurniawan; Ikit Netra Wirakhmi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 2 (2024): April 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i2.2154

Abstract

Pada tahun 2019, angka kejadian hipertensi di Kabupaten Banjarnegara tercatat sebanyak 284.224 kasus, dan diproyeksikan meningkat menjadi 325.625 kasus pada tahun 2021. Pendekatan penanganan tekanan darah tinggi di Puskesmas Bawangyi saat ini terutama melibatkan pemberian obat anti hipertensi. obat-obatan. Selain itu, terapi relaksasi Benson digunakan sebagai intervensi non-farmakologis untuk menurunkan tingkat tekanan darah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dampak terapi relaksasi Benson terhadap tingkat tekanan darah pada individu yang didiagnosis menderita hipertensi. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen, yaitu dengan menggunakan desain penelitian pra-eksperimental disertai serangkaian desain pra dan pasca tes. Penelitian ini melibatkan jumlah sampel 129 pasien, dengan teknik pengambilan sampel kejutan untuk mengumpulkan tanggapan dari 26 peserta. Data dikumpulkan melalui penggunaan tabel observasi dan selanjutnya dianalisis dengan teknik univariat dan bivariat, khususnya dengan uji Wilcoxon. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar peserta adalah perempuan, yaitu 19 orang (73,1%). Kelompok usia yang memiliki jumlah responden terbanyak, yaitu 84,6% dari total, adalah kelompok usia paruh baya, khususnya individu berusia antara 40 dan 59 tahun. Pengukuran tekanan darah pasien sebelum intervensi menunjukkan hipertensi derajat 2, sedangkan kelompok usia pengukuran tekanan darah pasca intervensi menunjukkan hipertensi derajat 1 setelah pemberian terapi relaksasi Benson. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya hipertensi derajat 1 baik sebelum maupun sesudah pemberian terapi relaksasi Benson. Terapi relaksasi Benson menunjukkan hasil yang signifikan secara statistik, dengan nilai P sebesar 0,000 (kurang dari 0,005). Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa Terapi Relaksasi Benson telah menunjukkan dampak terhadap tingkat tekanan darah pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Bawang 1 Banjarnegara.
Gambaran Tingkat Kecemasan Ibu dengan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di Ruang Nicu Estri Wulansari; Ikit Netra Wirakhmi; Indri Heri Susanti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 2 (2024): April 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i2.2179

Abstract

Bayi yang lahir dengan berat badan rendah biasanya memiliki fungsi sistem organ yang belum matur sehingga dapat mengalami kesulitan untuk beradaptasi dengan lingkungan. Penatalaksanaan untuk BBLR juga memiliki kekhususan tersendiri yang selanjutnya akan mengakibatkan kecemasan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan pada ibu yang memiliki bayi dengan perawatan BBLR di ruang NICU Bulan April – Juni tahun 2023 bedasarkan usia, pendidikan dan paritas ibu. Penelitian ini menggunakan metode studi deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Analisis data menggunakan analisis data deskriptif dengan jumlah responden 60 ibu. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan kuesioner yang dibagi kepada 60 responden. Tingkat kecemasan responden paling banyak adalah kecemasan tingkat berat berjumlah 41 orang (68,3%). Analisis data menunjukan sebagian besar umur responden adalah dewasa awal 30 orang (50%), pendidikan responden pendidikan menengah berjumlah 34 orang (56,7%), paritas responden primipara berjumlah 39 orang (65%). Tingkat kecemasan responden paling banyak adalah kecemasan tingkat berat berjumlah 41 orang (68,3%).
A ASUHAN KEPERAWATAN DASAR PADA TN. S PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE (CKD) DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN INTEGRITAS KULIT DAN JARINGAN DI RUANG MAWAR RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARDJO Nuraini Habibah; Ikit Netra Wirakhmi
Journal of Nursing and Health Vol. 8 No. 2 (2023): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v8i2.239

Abstract

Latar belakang : Chronic kidney disease didefinisikan sebagai kerusakan ginjal yang mengalami disfungsional yang berlangsung lebih dari tiga bulan dan terjadi penurunan glomerulus filtration rate yang kurang dari 60mL/min/1,73m2. Penyakit gagal ginjal kronis merupakan ketidakmampuan ginjal mengeluarkan racun dan produk limbah darah lainnya, hal ini biasnaya ditandai dengan adanya protein urin dan keratinin yang tinggi sehingga menyebabkan sindrom uremia yang mengakibatkan perpospatemi hingga timbul pruritus. Metode : Rancangan pada studi kasus ini adalah kasus deskriptif, yaitu melakukan analisis hanya pada taraf deskripsi, dimana penulis menganalisis dan menyajikan data secara sistematik sehingga dapat untuk dipahami dan disimpulkan. Hasil : Setelah diberikan asuhan keperawatan selama 3 hari berturut - turut, penulis mengangkat diagnosa keperawatan gangguan integritas kulit dan jaringan. Intervensi yang di implementasikan yaitu berupa mengidentifikasi penyebab gangguan integritas kulit, menggunakan produk bahan petrolium/minyak pada kulit kering, menganjurkan menggunakan pelembab (Misal, lotion, serum) serta mengkolaborasikan pemberian antibiotik. Evaluasi yang didapatkan adalah pasien rutin secara mandiri menggunakan lotion yang mengandung bahan pertolium sehingga sensasi rasa gatal pada badannya berangsur-angsur berkurang, kulit tampak lembab dan tidak tampak ada tanda infeksi. Sehingga dalam kasus ini dapat di simpulkan bahwa penggunaan oil yang mengandung bahan pertoliun memiliki manfaat untuk mengurangi pruritus pada pasien chronic kidney disease. Kata Kunci: Chronic kidney disease, gangguan integritas kulit atau jaringan dan pruritus.
The Influence of Health Education with the Lecture Method on the Level of Knowledge About Reproductive Health Feti Fajri Khayatul Mei; Ikit Netra Wirakhmi; Tin Utami
PROMOTOR Vol. 6 No. 5 (2023): OKTOBER
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v6i5.407

Abstract

Reproductive health is a healthy condition that concerns the system, function, and process of reproduction in adolescents. Adolescents need to gather knowledge about reproductive health to avoid unwanted pregnancies, be protected from Sexually Transmitted Infections (STIs), and grow into sexually healthy adolescents. The purpose of the study was to determine the effect of health education with the lecture method on reproductive health. Research method using the type of pre-experimental research design with a one-group pre-post-test design approach. The study was conducted at SMK Ma'arif NU 1 Cilongok with a grade 12 population of 407 students and a sample of 202 students using cluster random sampling techniques. The instruments used in this study were questionnaires. Data processing editing, scoring, coding and tabulating, data analysis using non-parametric tests with Wilcoxon Signed Rank Test. The results were obtained from as many as 174 respondents with a good category (86.1%) and 28 respondents with a sufficient category (13.9%). The Wilcoxon test found that there was an influence of health education with the lecture method on the level of knowledge about reproductive health at SMK Ma'arif NU 1 Cilongok p value 0.000 (<0.05). The conclusion is that health education with the lecture method influences the level of knowledge about reproductive health in students at SMK Ma'arif NU 1 Cilongok.
Hubungan Work-Family Conflict dengan Kinerja Perawat Wanita di RSUD Ajibarang Anik Hardiyanti; Indri Heri Susanti; Ikit Netra Wirakhmi
Jurnal Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2023): Oktober : Health Journal "Love That Renews"
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santo Borromeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Work-family conflict adalah konflik peran yang terjadi karena ketidakseimbangan peran dalam pekerjaan dan keluarga yang dapat mempengaruhi kinerja perawat dan menentukan kualitas pelayanan di rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan work-family conflict dengan kinerja perawat wanita di RSUD Ajibarang. Metode yang digunakan adalah cross sectional study menggunakan data kuantitatif dengan sampel penelitian berjumlah 66 responden dengan kriteria perawat wanita yang sudah menikah dan tidak menduduki jabatan struktural. Instrumen penelitian berupa kuisioner dengan analisa univariat dan analisa bivariat. Hasil penelitian dengan uji korelasi spearman-rank menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara work-family conflict dengan kinerja perawat wanita di RSUD Ajibarang dengan arah korelasi negatif dan kekuatan korelasi rendah ( p-value 0.001 dan korelasi spearman -0.397). Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi penentu kebijakan dari rumah sakit dalam memberikan evaluasi dan tindak lanjut untuk meningkatkan kualitas keperawatan di RSUD Ajibarang. Kata kunci: work-family conflict, kinerja, perawat
Pengaruh Teknik Distraksi Audiovisual Menonton Kartun Animasi Terhadap Nyeri Saat Pemasangan Infus Pada Anak Usia Pra Sekolah Di RSUD Ajibarang DWI RIANI ADHA; IKIT NETRA WIRAKHMI; INDRI HERI SUSANTI
Jurnal Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2023): Oktober : Health Journal "Love That Renews"
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santo Borromeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pemasangan intravena (IV) melibatkan penggunaan benda tajam yang dimasukkan ke dalam tubuh, sehingga berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan bagi pasien anak. Penatalaksanaan nyeri yang tidak adekuat pada pasien anak yang menjalani tindakan invasif dapat mengakibatkan anak tidak patuh dan menolak dilakukan tindakan sehingga menghambat kemajuan terapi. Penggunaan intervensi non-farmakologis untuk mengatasi nyeri pada pasien anak merupakan pendekatan yang sangat mudah yang dapat diterapkan oleh perawat. Secara khusus, teknik distraksi audiovisual telah diidentifikasi sebagai cara yang efektif dalam hal ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode distraksi audiovisual dalam menonton film kartun animasi terhadap tingkat nyeri yang dialami anak prasekolah pada saat prosedur pemasangan infus di RSUD Ajibarang. Jenis penelitian kuantitatif ini menggunakan Post-test Only Control Group Design. Penelitian ini melibatkan sampel 46 pasien anak RSUD Ajibarang yang dipilih menggunakan pendekatan accidental sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari menggunakan lembar observasi dan media audiovisual. Uji Mann-Whitney digunakan untuk analisis data. Studi ini menunjukkan bahwa dominan jenis kelamin anak usia prasekolah adalah laki-laki, yaitu sebesar 52,2% dari sampel. Mayoritas anak usia prasekolah pada kelompok kontrol memiliki tingkat nyeri berat (69,6%) selama prosedur pemasangan infus. Mayoritas anak usia prasekolah pada kelompok eksperimen mengalami tingkat nyeri sedang (95,7%) selama prosedur infus. Uji Mann-Whitney menghasilkan nilai p sebesar 0,000, lebih kecil dari tingkat signifikansi yang telah ditentukan yaitu 0,05. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan distraksi audiovisual, yaitu melalui media kartun animasi, mempunyai dampak nyata terhadap tingkat nyeri yang dialami anak prasekolah selama prosedur pemasangan infus di RSUD Ajibarang. Potensi penerapan pendekatan distraksi audiovisual, yaitu melalui media kartun animasi, diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk pengobatan distraksi dalam mengurangi tingkat nyeri pada pasien usia prasekolah selama proses pemasangan infus (IV) di RSUD Ajibarang
PENGARUH RELAKSASI BENSON TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN PADA PASIEN AKUT MIOKARD INFARK (AMI) AKUT DI RUMAH SAKIT Hj. ANNA LASMANAH BANJARNEGARA Tatang Kurniawan Setia Aji; Adiratna Sekar Siwi; Ikit Netra Wirakhmi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Vol 19, No 1 (2023): JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GOMBONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jikk.v19i1.1043

Abstract

Background: Acute Myocardial Infarction (AMI) is a life threatening condition due to the onset of chest pain, collapse and sudden death. The success of AMI treatment is very dependent on time, AMI also causes psychological problems in the form of anxiety. This study aims to determinethe effect of Benson's relaxation on reducing anxiety in patients with Acute Myocardial Infarction (AMI) at RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara. Methods: The design of this study used an analytic correlation design with a cross sectional approach. By using pre and post test approach without control. The number of samples was 30 respondents. This study used the Hamilton Rating Scale for Anxiety (HRS-A) questionnaire in measuring anxiety. After measuring the patient's anxiety, benson relaxation was given and then the level of anxiety was measured again. Results: Prior to the Benson relaxation, the most respondents with severe anxiety were 14 respondents (46.7%). After the Benson relaxation, the respondents experienced a decrease in anxiety with a moderate category of 20 respondents (66.7%).Conclusion: The results showed that there was an effect of Benson relaxation on reducing anxiety in AMI patients at Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara with p-value 0.00 (<0.05).
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI TEKANAN DARAH PADALANSIA HIPERTENSI Neviami, Jeni; Wirakhmi, Ikit Netra; Hanum, Fauziah
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v14i2.292

Abstract

Tekanan darah seseorang secara konsisten melampaui 140/90 mm Hg, komunitas medis menjulukinya sebagai penderita hipertensi. Degenerasi terjadi dengan hipertensi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk lebih memahami peran usia, genetika, makanan, olahraga, dan merokok dalam perkembangan hipertensi pada lansia. Dalam studi kuantitatif seperti ini, metode studi cross-sectional biasanya digunakan. Survei terhadap 100 orang digunakan untuk memperoleh data untuk penelitian ini, dan metode pengambilan sampel adalah pengambilan sampel probabilitas dengan simple random sampling. Hasil penelitian menemukan bahwa penyebab hipertensi terbanyak pada lansia adalah faktor usia, yaitu sebanyak 78 orang (78.00%). riwayat penyakit dalam keluarga sebanyak 74 orang (75.51%) mempunyai faktor status gizi dalam rentang obesitas derajat 1 24 orang (24.00%) mempunyai faktor aktivitas fisik dalam rentang buruk dan aktivitas merokok adalah yang terbesar. Terdapat korelasi yang signifikan secara statistik antara variabel genetik dan tekanan darah (p0,000), antara aktivitas fisik dan tekanan darah (p0,000), dan antara merokok dan tekanan darah (p0,000). Korelasi antara usia dan tekanan darah ditemukan menggunakan uji Spearman Rank, dengan tingkat signifikansi 0,000. Usia, keturunan, nutrisi, olahraga, dan merokok semuanya berperan dalam menentukan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di Desa Pekuncen, menurut penelitian.
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KUALITAS TIDUR PADA LANSIA Natikoh, Natikoh; Wirakhmi, Ikit Netra; Haniyah, Siti
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v14i2.305

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk lanjut usia menyebabkan semakin banyaknya permasalahan kesehatan yang dialami lansia akibat kurangnya aktivitas fisik, seperti gangguan kualitas tidur.. Seiring bertambahnya usia lansia akan menyebabkan berbagai perubahan pada penurunan fungsi fisik, fisiologis, dan psikologis tubuh, perubahan tersebut dapat memengaruhi aktivitas fisik sehingga dapat menurunkan kualitas tidur pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan kualitas tidur pada lansia di Desa Pekuncen. Jenis penelitian ini adalah menggunakan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling sebanyak 100 orang lansia. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Physical Activities Scale for Erderly (PASE) dan Kuesioner Kualitas Tidur (KKT). Hasil penelitian menunjukkan kualitas tidur sebagian besar dalam kategori buruk sebanyak 85 lansia (85,0%), aktivitas fisik dalam kategori buruk sebanyak 77 lansia (77,0%). Hasil uji Spearman Rank diperoleh hubungan aktivitas fisik dengan kualitas tidur dengan p value 0,000 dengan nilai coefficient correlation sebesar 0,571. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan aktivitas fisik dengan kualitas tidur pada lansia di Desa Pekuncen.
GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN PADA LANSIA Lestari, Meli Mugi; Wirakhmi, Ikit Netra; Triana, Noor Yunida
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v14i2.310

Abstract

Ketika seseorang memasuki usia lanjut, ia mengalami perubahan baik secara fisik maupun psikis. Pada dasarnya masalah psikologis yang sering terjadi pada lansia adalah kecemasan. Kecemasan adalah perasaan subjektif dari ketegangan mental, reaksi umum karena tidak mampu menyelesaikan masalah atau kurang rasa aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan pada lansia antara lain: usia, jenis kelamin, status perkawinan, pendidikan dan pekerjaan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah populasi sampling dengan jumlah responden sebanyak 217 orang dan instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penderita kecemasan terbanyak berusia antara 50 dan 74 tahun yaitu sebanyak 158 responden (72,8%), mayoritas responden adalah perempuan atau sebanyak 158 responden (72,8%). Diantaranya memiliki tingkat pendidikan yang rendah, sebanyak 183 responden (84,3%), sebagian besar responden sudah menikah, sebanyak 194 responden (89,4%), sebagian diantaranya sudah bekerja. sebanyak 120 responden (55,3%) dan sebagian besar responden berada pada tingkat kecemasan ringan sebanyak 139 orang (64,1%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa lansia rentan mengalami kecemasan karena sebagian besar lansia tidak banyak beraktivitas, kehilangan peran sosial dan tinggal jauh dari keluarga. Para lansia mengatakan mereka sering terbangun di malam hari, kurang tidur, merasakan otot kaku, sering buang air kecil, naik turun tempat tidur, duduk bersebelahan namun diam, dan tenggelam dalam emosi satu sama lain saat berbicara dengan teman. mudah iritasi, mudah berkeringat. Dan memiikirkan tentang menyembuhkan penyakit yang diderita para lansia.
Co-Authors Adha, Dwi Riani Adinda Yulia Putri Adiratna Sekar Siwi Adriani, Prasanti Alivian, Galih Noor Amalia Dwi Feviana Ameliya Yunita Amin Susanto Amin Susanto Andini, Amelia Anik Hardiyanti Anindita Gani Utami Annisha Febiyani Apriliyani , Ita Apriliyani, Ita Arif Imam Hidayat Arif Nur Hidayanto Arni Nur Rahmawati Asraf Nanda Priyanto Atun Raudotul Ma’rifah Aziz, Salva Nurdianti Azizah Diah Safitri Azizy, Agil Wafi Bagus Tyas Anggoro Bambang Sumantri, R Bagus Bambang Yuli Krisnanto Berlina Trisni Fara Utama Bunda, Mutiara Permata Cahyaningrum, Etika Dewi Chanshintop, Sawinee Christine Dyah Depi Anggara Desi Purwasih Desy Rahayu Diah Tri Anggraini Dina Rosmala Silviani Dini Ristya Lestari Dwi Agus Yulianto Dwi Novitasari DWI RIANI ADHA Edi Sulistianto Eka Widiastuti Eka Yuliana Eman Sutrisna Endah Wulan Ramadhani ERINA Ina Rina Erni Rokhani Estri Wulansari Faisal Nur Ramdhani Farida Ismawati, Aida Febiyani, Annisha Feti Fajri Khayatul Mei Firliana, Eka Mitra Yuli Fitri Nur Chasanah Guguh Desy Febriyanti Haniif Jaka Pradipta Hanum, Fauziah Heliyana HR, Okto Hidayah Hidayah Hikmanti, Arlyana IASA, ARUM ANINDIKA Imam Wakhyono Indra Juniardi Indri Dwi Aristiani Indri Heri Susanti Indri Heri Susanti Indri Heri Susanti, Indri Heri Intan Kusumawardhani Iwan Purnawan Jerau, Emiliani Elsi Kartikasari B Khasanah, Ratna Uswatun Khomalasari, Intan Dwi Krisnanto, Bambang Yuli Kurniawan, Wasis Eko Kusuma, Agus Kurniadi Hananta Laili Muhanifah Lestari, Meli Mugi Lutviah Silviati Ma'rifah, Atun Roudotuk Made Suandika Maolinda, Yunia Mariah Ulfah Mariah Ulfah Martyarini Budi Maya Safitri Maya Safitri Melinda, Rahma Milina Setianingsih Muhanifah, Laili Murniati Murniati Musyaffa, Almas Mutiara Permata Bunda Nabila Fitria Wulandari Natikoh, Natikoh Nazar, Saiful Neviami, Jeni Nida, Faridatun Ningrum, Ema Wahyu Noor Yunida Noor Yunida Triana Noor Yunida Triana Novianasari, Eka Nuniek Ina Ratnaningtyas Nur Fitriana, Salma Nuraini Habibah Nuretha, Anti Alya Ocha Rajabia Rahmah Pepi Puspasari Pramesti Dewi Prananingrum, Gesty Pungki, Diaz Vinalia Purimahua, Christin J. Putrie, Azzahra Rahmawati, Chintya Reni Dwi Setyaningsih Restu Pujianto Riana, Maya Reza Rina, ERINA Ina Ririn Isma Sundari Ririn Isma Sundari Rohmah, Afifa Tur Roro Lintang Suryani Roudhatul Khasanah, Laely Alfiani Safitri, Ganes Indah Saiful Nazar Salsabila, Hima Setya saraswati, esti Sari, Ameliya Sekar Siwi, Adiratna Sidik Awaludin Siti Haniyah Siti Nurkhasanah Sri Lestari SRI RAHAYU Suci Khasanah Surtiningsih Surtiningsih Susanto, Amin Susetya, Putut Anggara Susilo Rini Susilo Rudatin Swasti Jamalina Tarafiar Choerunisa Tastrya Nur Yunita Tatang Kurniawan Setia Aji Tika Mutiyani Tin Utami Tin Utami Tophan Heri Wibowo Tri Larasati, Hana Tri Sumarni Tri Sumarni Triana, Noor Yunida Tulus, Ilyas Suberkah Umu Hani Utami, Tin Uun Octaviani wahyuni, maudy tri Wardani, Husnanisa Kusuma Wasis Eko Kurniawan Wasis Eko Kurniawan Wibowo, Tophan Heri Wilis Sukmaningtyas Willy Pramudya willy pramudya Yuli Dwi Hartanto Yunida Triana, Noor Zaeni Nur Khozin Zaky Ariyanto, Hafizh Zulfa Amalia Winaz