Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Implementasi Media Berbasis IT Pada Pembelajaran Berdiferensiasi Kurikulum Merdeka Di Sulawesi Selatan Sutarsi Suhaeb; Anita Candra Dewi; Nuridayanti
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2: Issue 1 (Februari 2024)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v2i1.322

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini mengeksplorasi implementasi media berbasis teknologi informasi (IT) dalam pembelajaran berdiferensiasi menggunakan Kurikulum Merdeka di Sulawesi Selatan, Indonesia. Metode eksperimental digunakan untuk menilai efektivitas media IT dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, keterlibatan siswa, dan aksesibilitas materi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media berbasis IT secara signifikan mendukung pembelajaran mandiri, penyesuaian kecepatan belajar, dan pemantauan perkembangan siswa secara real-time, serta memfasilitasi pengembangan keterampilan abad ke-21. Program pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan media IT dalam pembelajaran berdiferensiasi juga dijelaskan, menargetkan peningkatan kualitas pendidikan di wilayah tersebut. Penelitian ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, guru, dan orang tua dalam meningkatkan infrastruktur IT, serta menyediakan pelatihan guru untuk mengoptimalkan penggunaan media berbasis IT. Meskipun terdapat tantangan dalam implementasinya, penelitian ini menegaskan potensi besar media berbasis IT dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif, interaktif, dan relevan di era digital
Assessing Intercultural Competence In English Language Learners: Perspectives On Local Cultural Integration In Indonesia -, Andi Asrifan; Anita Candra Dewi
Foreign Language Instruction Probe Vol. 3 No. 1 (2024): Technology and AI in ELT
Publisher : STIT Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/flip.v3i1.393

Abstract

This research examines Indonesian university students' intercultural competence (ICC) development and assessment in English language courses, highlighting the importance of cultural integration and interaction. A detailed case study, the study examines students' encounters with foreign cultures using interviews, focus group discussions, and academic performance analysis against Indonesia's rich cultural diversity and historical context. Local community involvement promotes cultural learning, and Indonesia must continue to improve ICC in EFL teaching. The study also confirms the ICCit instrument's ability to measure intercultural competence's behavioral involvement. This research illuminates the intricacies and context-dependence of intercultural competence and the benefits of cultural integration and understanding for society, which can be used to improve ICC in language education.
PEMANFAATAN SOSIAL MEDIA SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN DI ERA DIGITAL Anita Candra Dewi
JURNAL SKRIPTA Vol 10 No 2 (2024): SKRIPTA NOVEMBER 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/skripta.v10i2.7194

Abstract

The purpose of this study was to determine the impact of the use of social media as a medium for language learning for students. Field facts where the use of social media in Indonesia shows that Indonesia is the country with the most social media users. Not a few schools and universities in Indonesia utilize technological advances as one of the media in learning, one of which is language education. The research method used is a qualitative method, using literature studies, namely examining the impact of the use of social media in learning Indonesian, both regarding positive and negative effects. This is also motivated by the use of social media which has recently been widely misused by students. The results of the study show that the use of social media in learning Indonesian for students has a variety of complex impacts. On the one hand, social media offers various benefits, such as high accessibility to learning materials, ease of interacting with peers and teachers, and increasing learning motivation. In addition, social media can also enrich students' learning experiences through a variety of creative and interactive content. However, on the other hand, uncontrolled use of social media can have negative impacts, such as distraction, invalid information, and the formation of poor language habits. The conclusion of the study is that the use of social media in learning Indonesian has great potential to increase the effectiveness of learning. However, its success depends greatly on how social media is utilized.
Rancangan Strategis Pemantapan Literasi Membaca Di Sekolah Di Era Digital Anita Candra Dewi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024): Juli - December 2024
Publisher : Almeera Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62388/jpdp.v4i2.469

Abstract

Literacy is the ability to read and write that a person has. Literacy plays an important role in student character building. Character is something that is inherent in every individual and is not formed from birth, but rather influenced by various factors such as in the school, family and community environment. This article aims to explore the role of literacy culture in shaping students' character. Reading literacy is a very important basic skill for primary school students as it serves as a foundation for learning at the next level of education. This article aims to identify and explain effective strategies in improving reading skills and fostering interest in reading among students. Various methods such as the phonetic approach, shared reading and story-based learning are discussed as practical solutions to be implemented in the classroom. Through the implementation of effective literacy strategies, it is hoped that schools can create a learning environment that supports reading skills and encourages the formation of reading habits from an early age.
Bahasa Instruksi Praktikum dalam Kejuruan yang Efektif: Studi Kasus di Universitas Negeri Makassar Anita Candra Dewi; Sutarsih Suhaeb; Wahyudi
Micronic: Journal of Multidisciplinary Electrical and Electronics Engineering Volume 2, Issue 2, Desember 2024
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/micronic.v2i2.249

Abstract

 Pemilihan bahasa instruksi dalam pelaksanaan praktikum memiliki peran penting dalam mendukung pemahaman dan keberhasilan pembelajaran, khususnya di lingkungan pendidikan kejuruan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas bahasa instruksi yang digunakan dalam kegiatan praktikum di Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar (UNM). Pendekatan kualitatif dan kuantitatif digunakan dalam studi ini, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan kuesioner kepada mahasiswa dan dosen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa yang sederhana, jelas, dan kontekstual secara signifikan meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap instruksi praktikum. Selain itu, pemilihan istilah teknis yang sesuai dengan bidang keahlian mahasiswa turut memperkuat keterhubungan antara teori dan praktik. Sebaliknya, penggunaan bahasa yang terlalu kompleks atau tidak relevan menyebabkan kebingungan dan menghambat proses pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bahasa instruksi praktikum yang efektif adalah bahasa yang mampu menjembatani konsep keilmuan dan penerapan praktis, serta sesuai dengan kemampuan bahasa mahasiswa. Rekomendasi dari penelitian ini mencakup pelatihan bagi dosen untuk merancang instruksi yang lebih terarah dan penggunaan alat bantu visual atau digital untuk mendukung pemahaman. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran kejuruan di perguruan tinggi. 
KEEFEKTIFAN TEKS ANEKDOT DALAM MENGHIBUR PEMBACA Anita Candra Dewi
Jurnal Vokatif: Pendidikan Bahasa, Kebahasaan, dan Sastra Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/vokatif.v1i3.2325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur keefektifan teks anekdot dalam menghibur pembaca. Melalui penyebaran kuesioner, penelitian ini akan menganalisis respons pembaca terhadap elemen-elemen humor, gaya bahasa, dan relevansi cerita yang terkandung dalam teks anekdot. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan teks anekdot dalam memberikan hiburan dan juga memberikan kontribusi pada pengembangan karya sastra humor.
PERAN TEKNOLOGI DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI ERA DIGITAL Anita Candra Dewi
Jurnal Riset Guru Indonesia Vol 3 No 3 (2024): Agustus-November 2024
Publisher : Almeera Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62388/jrgi.v3i3.473

Abstract

Pemanfaatan teknologi digital memegang peranan penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan mengumpulkan data dari berbagai referensi untuk memahami dampak penerapan teknologi digital serta potensinya dalam memperbaiki proses belajar. Hasil studi menunjukkan bahwa teknologi pendidikan memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung pembelajaran yang interaktif, memudahkan akses informasi, dan meningkatkan mutu pendidikan. Namun, penerapan teknologi masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur, biaya yang tinggi, dan kurangnya keterampilan guru dalam menggunakan teknologi secara optimal. Untuk mengatasi kendala tersebut, diperlukan upaya seperti memastikan akses teknologi yang memadai, meningkatkan kompetensi guru, dan menyusun kebijakan yang mendukung pemanfaatan teknologi di sektor pendidikan.
Peran Literasi Tradisional dan Digital dalam Pembentukan Karakter Siswa di Era Pendidikan Abad 21 Anita Candra Dewi
AIJER: Algazali International Journal Of Educational Research Vol. 7 No. 1 (2024): OKTOBER (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/aijer.v7i1.1465

Abstract

Abstract: This study discusses the role of digital literacy and traditional literacy in student character building in the 21st century education era. The rapid development of information technology requires students to not only be able to access information, but also to select and use information wisely. Digital literacy helps students face global challenges with critical and creative skills, while traditional literacy remains relevant in building moral and ethical values. The balance between these two types of literacy is crucial in shaping students with strong character, critical thinking and competitiveness in the midst of globalization. This article concludes that balanced and wise literacy can strengthen character education in preparing a generation ready to face the challenges of the 21st century.
Peran Sastra dalam Membangun Karakter Mahasiswa pada Sebuah Pendekatan Pendidikan Anita Candra Dewi; Usman, Usman; Asrifan, Andi
AIJER: Algazali International Journal Of Educational Research Vol. 7 No. 1 (2024): OKTOBER (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/aijer.v7i1.1469

Abstract

This article discusses the role of literature in shaping students' character through a holistic educational approach. Literature is understood from two perspectives: as a science that teaches critical analysis of moral and social values, and as an art that emphasizes aesthetic experience and the development of empathy. In addition, literary genres such as poetry, prose, and drama enrich students' understanding of the diversity of human expression. Literary movements such as romanticism, realism, naturalism, and modernism show how socio-cultural changes affect literary works. Through this understanding, students are invited to think critically, develop moral sensitivity, and build social awareness, so that literature becomes an important instrument in character education.
Basic Training of Arduino Microcontroller Based on Wokwi for Beginner Student Groups: Pelatihan Dasar Mikrokontroller Arduino Berbasis Wokwi Pada Kelompok Mahasiswa Pemula Ahmad Risal; Della Fadhilatunisa; Ninik Rahayu Ashadi; Fadhlirrahman Baso; Anita Candra Dewi
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Volume 2 Issue 1 December 2024: Jurnal Sipakatau
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/jsipakatau.v1i6.2452

Abstract

The community service conducted by the team of lecturers from Universitas Negeri Makassar was held at the Electronics Workshop, Department of Educational Electronics, with 15 beginner students registered as participants. The problems identified by the research team, in collaboration with the participants during the socialization, were as follows: (1) The lack of understanding among beginner participants regarding the practice of Arduino-based microcontroller with Wokwi, (2) New students, as beginners, found it difficult to practice with Arduino-based microcontrollers using Wokwi, (3) Beginner participants in the microcontroller practice needed guidance and mentoring from competent individuals to effectively simulate the Arduino-based microcontroller with Wokwi.To address the problems faced by the partners, the solutions offered through this Community Service Program (PKM) were as follows: (1) Providing training to stimulate the potential and interest of the participants, (2) Offering training that integrates knowledge (mathematics, science, and technology) with hardware and software for beginner participants, inviting competent speakers in the field of Arduino-based microcontroller using Wokwi, (3) Conducting training and mentoring to help participants demonstrate Arduino-based microcontroller practice with Wokwi, led by a competent instructor.The method of implementing this activity involved training for beginner students, specifically new students. After being trained, they were mentored to apply the knowledge gained in order to enhance their professionalism in using the Wokwi application. The training was carried out in two main stages: (1) Preparation phase, and (2) Implementation phase of the training. Overall, the results of the Arduino-based microcontroller practice training in the Electronics Workshop of the Educational Electronics Department can be concluded as satisfactory and successful in accordance with the planned objectives. This is reflected in various indicators, including the alignment between planning and implementation, the attendance rate of participants in each session, and the results of the participants' feedback surveys. All the materials planned in the training proposal were successfully delivered as intended. The attendance of the training participants in each session reached 100% of the total 15 registered participants. The activity was also successful in improving the participants' knowledge, skills, and motivation to become more proficient in using the Wokwi application. Abstrak Pengabdian oleh tim dosen Universitas Negeri Makassar ini dilaksanakan di Bengkel Elektronika, Jurusan Pendidikan Teknik Elektronika, dengan melibatkan mitra kelompok mahasiswa pemula sebanyak 15 mahasiswa yang terdaftar. Identifikasi masalah yang berhasil dilakukan oleh tim peneliti bersama para peserta sosialisasi adalah sebagai berikut: (1) Kurangnya pemahaman peserta pemula dalam melakukan praktik mikrokontroler Arduino berbasis Wokwi, (2) Mahasiswa baru yang terlibat dalam praktik mikrokontroler Arduino berbasis Wokwi merasa kesulitan dalam melaksanakan praktik tersebut, (3) Peserta pemula dalam praktik mikrokontroler membutuhkan pendampingan serta pembinaan dari pihak yang kompeten untuk melakukan simulasi praktik mikrokontroler Arduino berbasis Wokwi.Untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh mitra, solusi yang ditawarkan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini adalah: (1) Memberikan pelatihan untuk membangkitkan potensi dan minat yang dimiliki peserta, (2) Memberikan pelatihan yang mengkolaborasikan ilmu pengetahuan (matematika, sains, dan teknologi) yang telah diperoleh dengan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) kepada peserta pemula, dengan mengundang pemateri yang kompeten di bidang mikrokontroler Arduino berbasis Wokwi, (3) Melakukan pelatihan dan pembinaan kepada peserta pemula dalam mendemonstrasikan praktik mikrokontroler Arduino berbasis Wokwi oleh pemateri yang kompeten. Metode pelaksanaan kegiatan ini berupa pelatihan kepada peserta pemula di kalangan mahasiswa baru. Setelah diberikan pelatihan, peserta dibimbing untuk menerapkan hasil pelatihan tersebut dalam rangka meningkatkan profesionalisme mereka dalam menggunakan aplikasi Wokwi. Pelatihan ini dilaksanakan melalui dua tahapan utama: (1) tahap persiapan, dan (2) tahap pelaksanaan pelatihan. Secara umum, hasil pelaksanaan kegiatan pelatihan praktik mikrokontroler berbasis Arduino di Bengkel Elektronika Pendidikan Teknik Elektronika ini dapat disimpulkan dengan memuaskan dan berhasil sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Hal ini tercermin dari berbagai indikator, termasuk kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan, tingkat kehadiran peserta dalam setiap pertemuan, serta hasil pengisian angket oleh peserta. Semua materi yang telah direncanakan dalam proposal pelatihan dapat disampaikan dengan baik sesuai rencana. Kehadiran peserta pelatihan pada setiap pertemuan mencapai 100% dari total 15 peserta yang terdaftar. Kegiatan ini juga berhasil meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi peserta untuk menjadi lebih terampil dalam menggunakan aplikasi Wokwi.