Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Penulisan Puisi untuk Siswa SMP Muhammadiyah Rappang dengan Pendekatan Ekspresif Anita Candra Dewi; Sutarsi Suhaeb; Mantasia Mantasia; Saharuddin Saharuddin; Ninik Rahayu Ashadi
Jurnal Abdi Masyarakat dan Pemberdayaan Inovatif Vol 1 No 2 (2025): Edisi Juni 2025
Publisher : Prodi PGSD Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/jampi.v1i2.213

Abstract

The ability to write poetry is an important part of learning Indonesian language and literature because it supports the development of self-expression, creativity, and language skills. However, in reality, many junior high school students still have difficulty expressing their ideas and feelings in the form of communicative and meaningful poetry. This community service activity aims to provide poetry writing training to students of Muhammadiyah Rappang Junior High School through an expressive approach. This approach emphasizes students' freedom to express their thoughts, emotions, and personal experiences into poetry. The method of implementing the activity includes counseling, poetry writing practice, and joint reflection. The results of the training showed an increase in students' interest and ability in writing poetry. Students become more confident in expressing inner experiences through more varied diction, imagery, and language styles. In addition, the expressive approach encourages an inclusive and participatory learning atmosphere. Thus, this training not only improves poetry writing skills, but also builds students' emotional and aesthetic awareness. This activity is expected to be a model of literacy activities that can be applied in other schools in order to strengthen character education and artistic expression.
Pendekatan Pembelajaran Mendalam untuk Mengembangkan Kreativitas dan Keterampilan Menulis di Era Digital Anita Candra Dewi
Journal of Humanities, Social Sciences, and Education Vol. 1 No. 8 (2025): Edisi Oktober 2025
Publisher : FKIP UNSULTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/jhuse.v1i8.322

Abstract

The digital era presents new challenges and opportunities in education, particularly in developing students' creativity and writing skills. The deep learning approach is one relevant strategy to address these demands. This approach emphasizes conceptual understanding, critical reflection, and active emotional and cognitive engagement in the learning process. Through deep learning, students are not only able to memorize but also able to construct knowledge, innovate, and express creative ideas in meaningful writing. This literature review aims to examine the role of the deep learning approach in enhancing creativity and writing skills in the digital era. The research method used a literature review approach by reviewing various national and international journals from 2019–2025. The results of the study indicate that deep learning integrated with digital technology can foster reflective thinking skills, increase originality of ideas, and strengthen writing skills through the use of digital media such as blogs, collaborative platforms, and AI-based applications. Thus, the application of this approach is not only relevant in the context of 21st-century learning but also an effective strategy for creating a creative, critical, and digitally literate generation.
Pembelajaran Menulis Puisi sebagai Sarana Menumbuhkan Empati dan Nilai Kemanusiaan Siswa Anita Candra Dewi
Journal of Humanities, Social Sciences, and Education Vol. 1 No. 8 (2025): Edisi Oktober 2025
Publisher : FKIP UNSULTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/jhuse.v1i8.325

Abstract

Learning to write poetry has significant potential in shaping students' character, particularly in fostering empathy and humanitarian values. Poetry is not only a means of aesthetic expression but also a medium for self-reflection on social, emotional, and moral experiences. This literature review aims to analyze the role of learning to write poetry in fostering empathy and humanitarian values ​​in elementary school students. The research was conducted by reviewing various national and international scientific articles published between 2018 and 2025. The results indicate that learning to write poetry can increase students' emotional sensitivity to the social environment, strengthen their ability to understand others' feelings, and foster moral awareness through reflective and creative processes. Effective learning strategies in this context include appreciative, reflective, and contextual approaches supported by digital media relevant to children's worlds. Through poetry writing activities, students learn to interpret personal and social experiences into meaningful literary works. This study confirms that learning to write poetry has strategic value in character education, particularly in shaping an empathetic, cultured, and humane generation.
Menelusuri Jejak Guru Ideal di Era Digital Anita Candra Dewi; Salsabila; Miftahul Jannah; Adinda Zahrani Cantika; Fatimah Aurora; Aisyah Amirah
Pendiri: Jurnal Riset Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): December 2023
Publisher : Ran Edu Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63866/pendiri.v1i1.11

Abstract

Dalam era digital yang terus berkembang, peran seorang guru menjadi semakin krusial dalam membimbing dan menginspirasi generasi masa depan. Selain itu peran kepala sekolah juga sangat di butuhkan untuk mendukung para guru untuk menjadi guru yang ideal, peran kepala sekolah ada untuk menerapkan program- program untuk guru. Adapun program-program untuk menjadi guru ideal yang diciptakan oleh kementrian pendidikan yaitu salah satunya Program guru penggerak, program ini melatih para guru untuk mengembangkan sumber daya manusia yang berketerampilan tinggi dan berwawasan luas. Artikel ini mengulas karakteristik dan peran seorang guru ideal dalam menghadapi tantangan teknologi saat ini. Dari keahlian teknologi hingga kemampuan adaptasi terhadap perubahan, artikel ini menggambarkan bagaimana guru yang ideal mampu memadukan keahlian tradisional dengan inovasi digital untuk menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan memberdayakan bagi para siswa. Artikel ini juga membahas strategi pengajaran yang relevan dengan teknologi, seperti penggunaan platform daring, pembelajaran berbasis proyek, serta kolaborasi antar-guru. Di tengah derasnya informasi di era digital, guru ideal dijelaskan sebagai orang yang tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membantu siswa mengembangkan keterampilan kritis, pemecahan masalah, serta literasi digital yang kuat. Dengan fokus pada hubungan manusiawi dan penerapan teknologi yang bijak, yang merangkum esensi dari seorang guru yang dapat mengilhami, memotivasi, dan membimbing siswa untuk sukses dalam era digital yang terus berubah.
Peran Orang Tua dalam Mengatasi Pengaruh Pergaulan Bebas di Kalangan Remaja Anita Candra Dewi; Nur Laila Zahra; Kartika Saras; Wilmah
Pendiri: Jurnal Riset Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): December 2023
Publisher : Ran Edu Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63866/pendiri.v1i1.20

Abstract

Marginalisasi generasi muda merupakan permasalahan sosial yang sering terjadi di Indonesia, yang dipengaruhi oleh kurangnya kontrol dan bimbingan orang tua terhadap anak-anak mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan deskriptif untuk mengungkap peran orang tua dalam perkembangan moral remaja. Melalui wawancara, observasi, dan pencatatan, data diperoleh untuk mengidentifikasi faktor-faktor seperti kepemimpinan, pelatihan, dan dukungan yang dimainkan oleh orang tua. Tujuan penelitian adalah untuk menggambarkan peran orang tua dalam membentuk moral generasi muda, termasuk memberikan arahan yang benar, pelatihan moral, menjadi faktor pendorong, dan memberikan dukungan serta apresiasi. Orang tua dianggap sebagai sekolah pertama bagi anak-anak mereka, di mana mereka tidak hanya memberikan nasihat tentang hubungan interpersonal, tetapi juga membentuk landasan moral melalui nilai-nilai agama dan etika. Solusi untuk mencegah perilaku menyimpang remaja melibatkan pendorongan nilai-nilai agama, moral, dan etika sejak dini, dengan menghukum pelanggaran dan meningkatkan kegiatan keagamaan. Mendorong remaja untuk melibatkan diri dalam aktivitas positif dapat membentuk ketaatan terhadap aturan dan agama. Penelitian menunjukkan bahwa remaja cenderung bersosialisasi negatif, merokok, minum alkohol, keluar malam, dan mencuri. Oleh karena itu, peran orang tua sangat penting dalam memantau komunikasi anak-anak mereka untuk mencegah dampak negatif dan menjaga kesejahteraan generasi muda sepanjang hidup mereka.
Mendorong Kreativitas dan Pemahaman Makna melalui Pembelajaran Mendalam dalam Pengajaran Menulis Bahasa Indonesia Anita Candra Dewi; Sakinah Fitri; Irma Satriani; Rizki Herdiani
Journal of Humanities, Social Sciences, and Education Vol. 1 No. 9 (2025): Edisi Nopember 2025
Publisher : FKIP UNSULTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/jhuse.v1i9.461

Abstract

In 21st-century education, writing skills in Indonesian language learning are no longer simply defined as the ability to construct words and sentences, but rather as a higher-order thinking process involving analysis, reflection, and in-depth interpretation of experiences and social contexts. The integration of a deep learning approach into writing instruction offers a new paradigm oriented toward students' understanding of meaning, creativity, and critical thinking skills. Through this literature review, researchers analyzed various recent research findings on the application of deep learning in the context of teaching Indonesian language writing in schools. The results of the review indicate that deep learning strategies can encourage students to understand the structure and meaning of texts more reflectively, develop original ideas, and build connections between personal experiences and socio-cultural contexts. Furthermore, teachers play a crucial role in creating a collaborative learning environment that stimulates students' critical thinking and creative expression. Deep learning-based writing instruction has also been shown to strengthen higher-order thinking skills and shift the learning paradigm from mere knowledge reproduction to meaning construction.
Pengajaran Menulis Bahasa Indonesia untuk Mendorong Kompetensi Komunikatif Siswa Anita Candra Dewi; Johar Amir
Journal of Humanities, Social Sciences, and Education Vol. 1 No. 9 (2025): Edisi Nopember 2025
Publisher : FKIP UNSULTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/jhuse.v1i9.463

Abstract

Writing is a core competency in Indonesian language learning, playing a crucial role in developing students' communicative abilities. This study aims to analyze various approaches, strategies, and methods for teaching Indonesian writing that are effective in improving students' communicative competence in elementary and secondary schools. This literature review examines previous research from national and international journals, educational textbooks, and policy documents related to Indonesian language teaching. The analysis shows that writing instruction that emphasizes the writing process (writing process approach), project-based learning, and the application of digital technology significantly contributes to students' ability to convey ideas, utilize vocabulary, and organize text structures effectively. Furthermore, the integration of reading activities and classroom discussions has been shown to support the improvement of students' oral and written communication skills. This study emphasizes the importance of a holistic approach, which focuses not only on the technical aspects of writing but also on the development of critical thinking skills, creativity, and effective communication skills. In conclusion, structured, interactive, and contextualized writing instruction can optimally foster students' communicative competence. These findings provide implications for Indonesian language teachers in designing relevant and innovative writing learning strategies.
Keterampilan Menulis sebagai Fondasi Literasi Abad ke-21: Analisis Literatur terhadap Model dan Strategi Pembelajaran Efektif Anita Candra Dewi
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi Vol. 1 No. 5 (2025): Edisi Nopember 2025
Publisher : Prodi PGSD Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/intelektual.v1i5.438

Abstract

Keterampilan menulis merupakan salah satu kompetensi literasi dasar yang menjadi fondasi penting dalam pembelajaran abad ke-21. Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan paradigma pendidikan, kemampuan menulis tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai alat berpikir kritis, kolaborasi, dan kreativitas. Artikel ini bertujuan untuk menelaah berbagai model dan strategi pembelajaran menulis yang efektif berdasarkan hasil studi literatur dari lima tahun terakhir. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis artikel ilmiah nasional dan internasional yang terbit antara tahun 2019–2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendekatan berbasis proses menulis, pembelajaran berbasis proyek, serta integrasi teknologi digital dan kolaborasi daring terbukti meningkatkan kemampuan menulis siswa secara signifikan. Selain itu, peran guru sebagai fasilitator kreatif menjadi faktor kunci dalam mengembangkan motivasi dan refleksi diri siswa terhadap karya tulisnya. Temuan ini menegaskan bahwa keterampilan menulis perlu diajarkan melalui strategi yang adaptif, interaktif, dan berorientasi pada pengembangan berpikir tingkat tinggi untuk menjawab tantangan literasi abad ke-21 
Integrasi Konsep Deep Learning dalam Pengajaran Menulis: Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Reflektif Siswa Anita Candra Dewi; Sakinah Fitri; Irma Satriani; Rizki Herdiani
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi Vol. 1 No. 5 (2025): Edisi Nopember 2025
Publisher : Prodi PGSD Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/intelektual.v1i5.459

Abstract

Pembelajaran menulis merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang kompleks karena menuntut kemampuan berpikir kritis, reflektif, dan kreatif. Namun, praktik pengajaran menulis di sekolah masih sering bersifat prosedural dan berorientasi pada hasil akhir, bukan pada proses berpikir mendalam yang menyertainya. Artikel ini merupakan studi literatur yang bertujuan untuk mengkaji integrasi konsep deep learning dalam pengajaran menulis Bahasa Indonesia sebagai upaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan reflektif siswa. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah berbagai penelitian terkini (2019–2025) yang relevan dengan topik pembelajaran menulis berbasis deep learning. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan deep learning dalam pengajaran menulis dapat memperkuat dimensi metakognitif siswa melalui strategi seperti project-based learning, refleksi diri, kolaborasi, dan penilaian autentik. Pendekatan ini tidak hanya menekankan penguasaan teknis menulis, tetapi juga menumbuhkan kesadaran terhadap proses berpikir, kemampuan mengaitkan ide, serta keberanian menyampaikan pandangan kritis secara logis dan sistematis. Implikasi praktis dari studi ini adalah perlunya guru Bahasa Indonesia untuk mendesain pembelajaran menulis yang menekankan eksplorasi ide, diskusi reflektif, serta integrasi teknologi digital sebagai media kolaboratif. Dengan demikian, integrasi deep learning dalam pembelajaran menulis menjadi strategi yang efektif untuk mengembangkan profil pelajar yang kritis, reflektif, dan adaptif terhadap tantangan abad ke-21.
Peran Umpan Balik Guru Dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis Siswa Anita Candra Dewi
Jurnal E-MAS (Edukasi dan Pembelajaran Anak Usia Dini) Vol. 1 No. 3 (2025): Edisi Oktober 2025
Publisher : FKIP UNSULTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/e-mas.v1i3.433

Abstract

Writing skills are a crucial aspect of language acquisition, contributing to the development of students' critical, creative, and communicative thinking skills. However, various studies have shown that students' writing skills at various levels of education remain low. One key factor that can help improve the quality of students' writing is teacher feedback. This article aims to systematically review various studies that discuss the role of teacher feedback in improving students' writing skills. The method used is a literature study by analyzing national and international scientific articles published between 2019 and 2024 that are relevant to the research theme. The results of the study indicate that formative, constructive, and ongoing teacher feedback has been proven to improve the quality of students' writing, particularly in the aspects of idea organization, grammar, and vocabulary. Furthermore, the combination of direct and indirect feedback is considered effective in encouraging students' independent learning. Feedback provided through digital media also broadens the scope of communication and accelerates the writing revision process. In conclusion, the role of teachers in providing feedback is not only as evaluators but also as facilitators of writing learning, motivating and guiding students to produce better written work.