Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Strategi Pembelajaran Group Investigation berbantuan Media Audio Visual terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas V SDN Inpres Doridungga Tahun Ajaran 2021/2022 Ekawulan Lestari; Muhammad Tahir; Baiq Niswatul Khair
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2021): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i3.281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran Group Investigation berbantuan media audio visual terhadap keterampilan proses sains siswa kelas V SDN Inpres Doridungga tahun ajaran 2021/2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berjenis Quasi Eksperimental tipe Nonequivalent Control Group Design. Populasi pada penelitian ini seluruh kelas V SDN Inpres Doridungga yang berjumlah 35 siswa dan teknik yang digunakan untuk pengambilan sampel yaitu teknik sampling jenuh yang dimana kelas V/A dijadikan kelas eksperimen dan kelas V/B dijadikan kelas kontrol. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu rubrik dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata keterampilan proses sains siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan uji prasyarat yaitu uji normalitas, uji linearitas, uji hipotesis dan uji koefisien determinasi. Data dianalisis menggunakan uji-t hipotesis penelitian didapatkan nilai  t-hitung (11,496 dan 11,566) > t-tabel 0,334. Berdasarkan hipotesis penelitian jika nilai t-hitung > t-tabel maka Ho ditolak dan Ha diterima, hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh strategi pembelajaran Group Investigation berbantuan media audio visual terhadap keterampilan proses sains siswa kelas V SDN Inpres Doridungga tahun ajaran 2021/2022, kemudian dilanjutkan dengan uji koefisien determinasi yang diperoleh nilai 62%, nilai tersebut termasuk dalam kategori tinggi.
Kinerja Manajerial Kepala Sekolah Dasar di Kota Mataram Muhammad Makki; Sudirman Sudirman; Muhammad Tahir; Abdul Kadir Jaelani
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2021): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i3.294

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan fakta kepala sekolah dasar di Kota Mataram belum mampu merencanakan, mengorganisasikan, memimpin dan mengendalikan lembaga mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Hal ini terlihat dari program sekolah yang masih terkesan rutinitas. Tujuan utama dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kualitas kinerja manajerial kepala sekolah dasar yang ada di Kota Mataram. Indikator kinerja manajerial adalah: (a) Kemampuan kepala sekolah dalam menyusun program sekolah, (b) kemampuan kepala sekolah dalam melaksanakan program sekolah, (c) kemampuan kepala sekolah dalam melakukan evaluasi program sekolah. Jenis penelitian ini adalah eksplanatory karena berupaya untuk menjelaskan praktek manajerial kepala sekolah. Penelitian dilaksanakan dengan menyebarkan angket kinerja manajerial kepala sekolah kepada semua kepala sekolah dasar di Kota Mataram. Jumlah kepala sekolah dasar di Kota Mataram adalah sejumlah 172 orang, dan yang mengisi angket kinerja adalah 100 orang . Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) kemapuan kepala sekolah dalam menyusun program sekolah sudah terlaksana dengan melakukan musyawarah bersama semua steak holder, melibatkan guru dan komite dalam menyusun visi, misi dan strategi capaian, merencanakan sumber daya secara proporsional, 2) pelaksanaan program sekolah belum terlaksana secara keseluruhan, terdapat beberapa program yang sudah direncanakan dalam perencanaan sekolah belum terlaksana secara maksimal, kepala sekolah belum dapat menggali sumber- sumber dana yang diperlukan untuk membiayai kegiatan rutin maupun pembangunan sekolah, 3) kegiatan evaluasi program sudah dapat terlaksana dengan cukup baik, jadwal evaluasi berjalan sesuai perencanaan, namun belum melengkapinya dengan instrument yang memadai, evaluasi program dilaksanakan setiap akhir semester secara rutin, dan kepala sekolah sudah Menggunakan hasil evaluasi kinerja untuk melalukan perbaikan berkelanjutan. 4) hambatan yang dialami kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru, yaitu belum sesuai antara kompetensi guru dengan tugas mengajar, disiplin guru yang masih kurang dalam mengajar, sehingga kepala sekolah melakukan supervis di setiap awal dan akhir semester. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kepala sekolah dasar di Kota Mataram membutuhkan pendampingan dalam melaksanakan program sekolah dan evaluasi program melalui kegiatan supervisi dan pola pengawasan lainnya.
Pengaruh Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV SDN Gugus I Kecamatan Praya Barat Daya Maulawi Majid Abdul Aziz; Muhammad Tahir; Itsna Oktaviyanti
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i4.326

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Pengaruh Pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL) Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV SDN Gugus I Kecamatan Praya Barat Daya Tahun Pelajaran 2021/2022”. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain quasi eksperimental design tipe nonequivalent control group design Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa di SDN Gugus I Kecamatan Praya Barat Daya. Teknik pengambilan sampelnya menggunakan teknik cluster random sampling sehingga terpilih SDN Inpres Mentokan dan SDN 4 Darek sebagai tempat penelitian. Selanjutnya dilaksanakan penelitian pada semester gasal tahun pelajaran 2021/2022. Metode pengumpulan datanya adalah observasi, dan tes. Pengujian prasyarat analisis menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis uji t-test dengan menggunakan polled varians. Berdasarkan hasil posttest, diperoleh nilai rata-rata hasil belajar belajar matematika pada kelas eksperimen sebesar 83, sedangkan kelas kontrol adalah 72. Analisis uji t poilled varians diperoleh hasil 2,124 (thitung) > 1,714 (ttabel) pada taraf signifikansi 5% yang berarti bahwa Ho ditolak dan Ha diterima dengan kesimpulan yaitu terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dalam penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap hasil belajar matematikapada siswa kelas IV SDN Gugus II Kecamatan Praya Barat Daya Tahun Ajaran 2021/2022.  Kata Kunci: Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL), hasil belajar matematika.
Pengembangan Media Kotak Kata dalam Pembelajaran Materi Menulis Puisi Siswa Kelas IV SDN 3 Cakranegara Jaharia Husain; Muhammad Tahir; Heri Setiawan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i4.345

Abstract

Media kotak kata adalah media yang dibuat dalam bentuk kotak yang didesain semenarik mungkin agar lebih menarik perhatian siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media kotak kata yang valid dan efektif untuk meningkatkan motivasi dan antunsias siswa untuk belajar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian ini ialah siswa Kelas IV di SDN 3 Cakranegara. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu studi dokumentasi dan angket. Teknik analisis data menggunakan teknik skala likert dengan rentang skor 1-5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan media kotak kata yang dilakukan menunjukan atau berada pada tingkat kualifikasi valid atau layak. Hasil persentase penilaian yang diberikan pada tahap validasi ahli media sebesar 97,7% berada pada tingkat sangat layak, ahli materi sebesar 95% dan hasil dari seluruh respon siswa memperoleh persentase penilaian sebesar 97% berada pada tingkat  respon sangat baik. Secara keseluruhan hasil penilaian terhadap media kotak kata yang  dikembangkan sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran karena berada pada tingkat kualifikasi valid/layak. Pembelajaran menggunakan media kotak kata yang dikembangkan terbukti mampu meningkatkan semangat dan antusias siswa dalam belajar di tengah kondisi masa transisi yang diakibatkan oleh pandemi, sehingga dengan adanya media permainan yang digunakan mampu menciptakan pembelajaran yang menyenangkan terhadap siswa, agar terciptanya pembelajaran yang bermakna. Media kotak kata yang dikembangkan layak dan efektif diterapkan dalam pembelajaran karena dapat meningkatkan motivasi dan antusias siswa untuk belajar.
Pengambangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Discovery Learning pada Pembelajaran IPA Materi Sumber Daya Alam untuk Kelas IV SDN 23 Ampenan Ayu Diana; Muhammad Tahir; Baiq Niswatul Khair
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i1.419

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk berupa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis discovery learning, mengetahui kelayakan LKPD, respon guru dan peserta didik terhadap LKPD berbasis discovery learning pada pembelajaran IPA materi sumber daya alam untuk kelas IV SD. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) menggunakan model pengembangan ADDIE yang dikembangkan oleh Dick & Carry. Peneliti ini menggunakan 5 tahapan penelitian, yaitu analysis, design, development, implementation, and evaluation. Penelitian ini dilakukan di SDN 23 Ampenan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Alat pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan angket. Hasil penelitian dan pengembangan ini adalah Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis discovery learning  pada pembelajaran IPA materi sumber daya alam untuk kelas IV SD. Kelayakan LKPD berbasis discovery learning berdasarkan penilaian dari validator ahli materi mendapatkan kriteria sangat layak dengan rerata skor 4, penilaian ahli media mendapatkan kriteria sangat layak dengan rerata skor 3.5. Hasil uji coba lapangan kelompok kecil berdasarkan penilaian respon guru mendapatkan kriteria sangat baik dengan rerata skor 3.8, penillaian respon peserta didik mendapatkan kriteria sangat baik dengan rerata skor 3.6. Sedangkan hasil uji coba lapangan kelompok besar berdasarkan penilaian respon peserta didik mendapatkan kriteria sangat baik dengan rerata skor 3.3.
Pengembangan Media Pembelajaran Video Interaktif Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Siswa Kelas V SDN 2 Batujai Lale Inggit Kasturi; Siti Istiningsih; Muhammad Tahir
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i1.432

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan media pembelajaran video interaktif pada mata pelajaran ilmu pengetahuan alam siswa kelas V SDN 2 Batujai. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini  yaitu R&D (Research and Development) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Metode pengumpulan data menggunakan angket atau kuesioner dan dokumentasi. Jenis data yang digunakan ialah data kualitatif dan kuantitatif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V SDN 2 Batujai. Hasil penelitian menunjukkan  secara umum bahwa media pembelajaran video interaktif sudah memenuhi kriteria sangat layak dengan memperoleh skor dari validator ahli media memperoleh persentase 87% dengan kategori sangat layak dan skor dari validator ahli materi memperoleh persentase 69% dengan kategori layak, sedangkan dari respon peserta didik memperoleh skor persentase 93% dengan kategori sangat layak. Poin penting dalam media video interktif yang membedakannya dengan media video yang lain yaitu dapat dilihat dari salah satu penelitian yang menggunakan program Adobe Flash Cs 5 yang menampilkan animasi bersifat interaktif sehingga dapat memudahkan penguasaan materi fisika bagi peserta didik dan juga dalam memahami (problem solving), sedangkan dalam penelitian yang saya lakukan lebih untuk memfokuskan pada pengembangan media pembelajaran videop interaktif pada mata pelajaran IPA saja dengan materi tertentu.
Pengembangan Media Pembelajaran Kereta Kata pada Kemampuan Membaca Siswa Kelas 1 SDN Merang Baru 2021/2022 Muh Fahrizal Rosidi; Safruddin Safruddin; Muhammad Tahir
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i1.446

Abstract

Berdasarkan observasi yang telah di lakukan di Lombok Tengah SDN Merang Baru Kelurahan panjisari telah diajarkan berbagai materi khususnya kelas I atau kelas rendah masih terdapat siswa yang belum bisa membaca atau mengenal kata-kata, sehingga siswa di SDN Merang Baru harus diajarkan mulai dari mengeja, mengenal  huruf dan mengajarkan bahasa Indonesia yang baik dan benar.Untuk meningkatkan minat membaca, guru harus mengajar dengan menggunakan media. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk Media Pembelajaran Kereta Kata yang mudah digunakan dan layak digunakan dalam proses pembelajaran. Media pembelajaran kereta kata pada mata pelajaran Bahasa Indonesia Benda, Hewan dan Tanaman di Sekitarku mengetahui kelayakan media pembelajaran kereta kata, dan dapat meningkatkan minat membaca peserta didik siswa kelas 1 SDN Merang Baru.  Jenis penelitian ini adalah Research and Devlopment (R&D) menggunakan model pengembanga ADDIE. Penelitian ini menggunakan 5 tahap penelitian, yaitu Analysis (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi). Penelitian ini dilakukan di SDN Merang Baru, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan pedoman observasi, wawancara dan angket, kelayakan produk didasari pada hasil penilaian ahli media, ahli materi dan guru. Hasil penelitian dan pengembangan ini adalah Media Pembelajaran Kereta kata pada materi Benda, Hewan dan Tanaman di Sekitarku mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 1 SD. kelayakan Media Pembelajaran Kereta Kata pada materi Benda, Hewan dan Tanman di Sekitarku berdasarkan penilaian dari validator ahli media mendapatkan kriteria sangat layak dengan rata-rata persentase 97%, penelitian dari ahli materi mendapatkan kriteria sangat layak dengan rata-rata persentase 97,50%. Hasil uji coba guru yang diwakilkan oleh guru mendapatkan kriteria sangat baik dengan rata-rata persentase 100%. Berdasarkan kesimpulan penelitian dan pengembangan yang telah dipaparkan sebelumnya dapat disimpulkan proses pengembangan dan hasil uji coba terhadap media pembelajaran kereta kata layak digunakan dengan memenuhi keriteria kelayakan dari hasil validasi ahli media dan ahli materi serta validasi guru.
Pengembangan Multimedia Interaktif Ceria (MIC) Pembelajaran Tematik Kelas IV SDN 32 Cakranegara Rosmarlina Rosmarlina; Muhammad Tahir; Ida Ermiana
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i1.451

Abstract

Fakta di lapangan berdasarkan hasil observasi di SDN 32 Cakranegara, peserta didik kelas IV bahwa sumber belajar yang digunakan dalam proses pembelajaran kurikulum 2013 ketika masa pandemi ini yaitu buku pegangan peserta didik dan buku tematik untuk guru, serta materi dari youtube. Jadi guru membutuhkan media pembelajaran tambahan sebagai sumber belajar lain selain dari buku. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk Multimedia Interaktif Ceria pembelajaran tematik pada subtema Sumber Energi yang layak digunakan untuk peserta didik kelas IV Sekolah Dasar sebagai salah satu sumber belajar dalam proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) yang diadaptasi dari empat langkah penelitian dan pengembangan Thiagarajan. Langkah yang ditempuh dalam penelitian pengembangan ini yaitu: 1) Define, 2) Design, 3) Development, dan 4) Dissemination. Subyek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SDN 32 Cakranegara. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan pedoman wawancara, angket, kelayakan produk didasarkan pada hasil penilaian ahli materi, ahli media, dan peserta didik sebagai pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Multimedia Interaktif Ceria (MIC) yang dikembangkan termasuk dalam kategori “sangat baik” dilihat dari data hasil penilaian dari ahli materi mendapatkan rata-rata skor 4 dengan kriteria Baik. Hasil penilaian dari ahli media mendapatkan rata-rata skor 4,75 dengan kategori sangat baik, dan rata-rata penilaian pada uji pelaksanaan lapangan adalah 4,3 dengan kriteria sangat baik. Sehingga secara keseluruhan produk multimedia interaktif ceria (MIC) pembelajaran tematik hasil pengembangan dikatakan layak sebagai sumber belajar pembelajaran tematik subtema Sumber Energi di kelas IV SDN 32 Cakranegara. Hasil penelitian pengembangan yang dilaksanakan di SDN 32 Cakranegara dapat disimpulkan bahwa peneliti mengembangkan multimedia interaktif ceria (MIC) pembelajaran tematik  yang layak yaitu dengan memenuhi kriteria kelayakan dari hasil validasi ahli matei dan ahli media serta uji lapangan.
Pengembangan Media Pembelajaran Audio Visual Powtoon pada Tema Lingkungan Bersih, Sehat dan Asri Semester II Kelas 1 di SDN 25 Ampenan Maela Saskia Putri; Muhammad Tahir; Ilham Syahrul Jiwandono
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2.454

Abstract

Kendala yang dihadapi dalam pembelajaran yaitu kurangnya kreativitas guru sehingga media pembelajaran yang digunakan hanya berupa gambar-gambar serta video yang telah di unduh dari aplikasi Youtube. Oleh karena itu, media pembelajaran yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah media pembelajaran audio visual Powtoon. Powtoon merupakan aplikasi berbasis web online yang disediakan bagi pengguna untuk membuat presentasi animasi dengan fitur yang sangat menarik diantaranya animasi tangan, animasi kartun, dan efek transisi yang lebih hidup serta pengaturan timeline yang mudah. Pengembangan media berbasis Powtoon untuk Sekolah Dasar kelas 1 ini, dikarenakan karakteristik belajar anak SD adalah meniru, mengamati, dan sangat tertarik pada animasi kartun, mereka lebih senang bermain sambil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) langkah-langkah dan bentuk media pembelajaran audio visual Powtoon pada tema lingkungan bersih sehat, dan asri semester II kelas 1 di SDN 25 Ampenan. 2) kelayakan media pembelajaran audio visual Powtoon pada tema lingkungan bersih, sehat dan asri semester II kelas 1 di SDN 25 Ampenan. 3) respon guru terhadap media pembelajaran Powtoon pada tema lingkungan bersih, sehat dan asri semester II kelas 1 di SDN 25 Ampenan. Jenis metode penelitian ini adalah Research and Development (R&D) menggunakan model pengembangan ADDIE. Penelitian ini menggunakan 5 tahapan penelitian, yaitu analysis (analisis), design (perancangan), development (pengembangan), implementation (implementasi), dan evaluation (evaluasi). Penelitian ini dilakukan di SDN 25 Ampenan, Kecamatan Sekarbela. Alat pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Hasil penelitian dan pengembangan ini adalah Media Pembelajaran audio visual berbasis PowToon pada tema lingkungan bersih, sehat dan asri semester II kelas 1 di SDN 25 Ampenan. Kelayakan media PowToon pada tema lingkungan bersih, sehat dan asri berdasarkan penilaian dari validator ahli media mendapatkan kriteria sangat layak dengan persentase sebesar 97,5% serta penilaian dari ahli materi mendapatkan kriteria sangat layak dengan persentase 94%. Hasil uji coba lapangan berdasarkan respon guru mendapatkan kriteria sangat layak dengan persentase sebesar 92,5%. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu penelitian dan pengembangan yang menghasilkan produk berupa media pembelajaran audio visual Powtoon pada tema lingkungan bersih, sehat dan asri semester II kelas 1 di SDN 25 Ampenan.
Penerapan Budaya Literasi di SDN 28 Cakranegara Tia Safira; Muhammad Tahir; Baiq Niswatul Khair
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2.475

Abstract

Literasi adalah keterampilan yang sangat penting. Literasi siswa di Indonesia berada pada peringkat yang sangat rendah. Melalui gerakan literasi sekolah bertujuan untuk meningkatkan budaya literasi siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji penerapan budaya literasi melalui gerakan literasi sekolah di SDN 28 Cakranegara. Dalam penerapannya dikaji aspek pelaksanaan, faktor pendukung dan penghambat, dampak, dan evaluasi gerakan literasi di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan instrumen pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil temuan, keterampilan literasi siswa di SDN 28 Cakranegara mengalami peningkatan yang ditandai dengan kebiasaan siswa pada lingkungan sekolah dan masyarakat. Pada lingkungan sekolah: siswa memiliki kebiasaan membaca buku, aktif berkunjung ke perpustakaan sekolah, berdiskusi, dan membaca lebih lancar, serta dari segi akademis terdapat peningkatan hasil belajar siswa. Sedangkan pada lingkungan masyarakat: siswa terlihat terdidik dan sering memanfaatkan fasilitas masyarakat terkait literasi serta mengikuti program-program pada fasilitas literasi masyarakat. Faktor pendukung: kebijakan pemerintah, kebijakan sekolah, sarana dan prasarana, kompetensi guru, dan adanya keterlibatan publik terhadap peningkatan budaya literasi siswa. Sedangkan faktor penghambat: minat baca siswa yang kurang, kelengkapan buku bacaan yang terbatas, dan tidak adanya tim khusus literasi. Evaluasi penerapan GLS di SDN 28 Cakranegara termasuk dalam kategori baik hingga sangat baik dengan persentase 37,1%. Dapat disimpulkan bahwa Gerakan Literasi Sekolah di SDN 28 Cakranegara berhasil meningkatkan budaya literasi siswa.
Co-Authors A. Hari Witono Abdul Kadir Jaelani Ade Irfan Maulana Ahmad Wilyan Pratama Aisa Nikmah Rahmatih Ashar Pajarungi Anar Asri Fauzi Asrin Asrin Awal Nur Kholifatur Rosyidah Ayu Diana Ayu Rosanti Baiq Niswatul Khair Dita Faradillah Dyah Indraswati Efi Liani Ekawulan Lestari Erika Oktaviani Prasetyo Faizah Pramiswari Fida Hariani Fiqri Insani Firda Devianti Komalasari Fitri Nurafifah Gendis Shoha Zakhia Gunarti Dwi Lestari Hamdani Hamdani Hasnawati Hasnawati Heri Hadi Saputra Heri Setiawan Hulaemi Umar Husniati Husniati I Ketut Widiada Ida Bagus Kade Gunayasa Ida Ermiana Ilham Syahrul Jiwandono Indah Nur Fitriana Intan Dita Komalasari Irma Suryani Itsna Oktaviyanti Jaharia Husain Juli Hikmayani Juliana Juliana juliani juliani Khairun Nisa Kiki Rizki Mardiah Lale Inggit Kasturi Lalu Hamdian Affandi Laura Rinjani Lulu' Qolbuani M. Ihsan Kadafi Maela Saskia Putri Mahyudi, Johan Mariatun Ibtiah Masita Masita Maulawi Majid Abdul Aziz Mauly Rizki Andiniati Mia Safitri Moh Ridwan Mohammad Archi Maulyda Morina Anas Tasya Muh Fahrizal Rosidi Muh. Alwi Muhammad Erfan Muhammad Makki Muhammad Sobri Muhammad Syazali Nais Kusma Dewi Nanda Hadiah Tullah Novitasari Novitasari Nuraeni Nuraeni Nurhasanah Nurhasanah Nursaptini Nursaptini Nurul Aulia Nurul Kemala Dewi Prayogi Dwina Angga Putu Dina Wedayanti Radiusman Radiusman Raudatul Jannah Rosmarlina Rosmarlina Safruddin Safruddin Sarilah Sarilah Septian Ananda Saputri Setiani Novitasari Sirwi Norma Dewi Siti Istiningsih ST. Hur'ien Assyifa ST. Rahmatia Putri Sudirman Sudirman Sukma Dewi Sulastri Sutisna, Deni Tia Safira Umar Umar Wahida Nursoba Widodo, Arif Wiwik Rosiana Wiwin Januarti Wiwin Yulianingsih Yeni Wardatul Insani Yuyun Hartita Yuyun Sumbawati