This Author published in this journals
All Journal AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKN Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Journal on Education Jurnal Pendidikan Islam AL-ILMI Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya PEDAGOGIKA JURNAL CIVIC EDUCATION: MEDIA KAJIAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Abdidas International Journal of Engineering, Science and Information Technology SECONDARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah (JIPM) International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Journal of English Language and Education EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Jurnal Kolaboratif Sains Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Jurnal Abdimas Terapan Asian Journal of Community Services (AJCS) Jambura Journal Civic Education Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Abdimas Terapan Jurnal Ilmiah Multidisiplin Amsir INTERNATIONAL JOURNAL OF ECONOMIC LITERATURE Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Civic Education Law and Humaniora : Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi International Journal of Education, Vocational and Social Science Jurnal Pengabdian Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER KEBANGSAAN BAGI PESERTA DIDIK DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 5 GORONTALO UTARA PROVINSI GORONTALO Zulaecha Ngiu; Zulfikar Adjie; Moh. Agim
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.20387

Abstract

Perguruan Tinggi dalam mengimplementasikan Tri Darmanya bukan hanya semata-mata menyelenggarakan yang namanya Pendidikan dan Penelitian, melainkan juga dapat menyelenggarakan mekanisme kegiatan pengabdian di lingkungan masyarakat. Hal ini, merujuk pada kemampuan Dosen yang memiliki kapasitas yang lebih dari sisi pengetahuan serta keterampilan. Oleh sebab itu, kegitan pengabdian memusatkan konsep Pendidikan karakter di kalangan peserta didik. Dengan fokus tema yang diusung yakni “Sosialisasi Penerapan Pendidikan Karakter Kebnagsaan Pada Peserta Didik di Sekolah Menengah Atas Negeri 5 Gorontalo Utara. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman pada peserta didik mengenai pentinya Pendidikan karakter kebangsaan. Berangkat dari hal tersebut, maka metode yang digunakan dalam penyelenggaraan kegiatan pengabdian ini yakni dalam bentuk sosialisasi/penyuluhan. Dimana permasalahan yang sering terjadi di Sekolah yakni kurangnya pemahaman dari siswa mengenai nilai-nila Karakter Kabangsaan dan mampu mengimplementasikan Nilai-nilai karakter kebangsaan baik di lingkungan sekolah serta masyarakat. Maka dari itu, perlu adanya kegiatan tindaklanjut setelah kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan.
Peran Guru Ppkn Dalam Meningkatkan Sikap Nasionalisme Siswa Di SMP Negeri 2 Sumalata Timur Tiara Akase; Zulaecha Ngiu; Saleh Al Hamid
Journal on Education Vol 6 No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i3.5511

Abstract

This research aims to discuss the role of PPKn teachers in increasing students' nationalistic attitudes at SMP Negeri 2 Sumalata Timur. This research uses a qualitative method with a descriptive approach where data is obtained through observation, interviews and documentation stages. This is done for the sake of the accuracy of the data obtained. The research results show that the role of teachers in increasing students' nationalism has gone well in accordance with their duties and functions both in learning and outside of learning. Meanwhile, the obstacles faced by teachers in increasing students' nationalism are due to students' lack of attention in learning, self-awareness, rapid globalization, family, environment and peer interactions which influence students' nationalistic attitudes so that it needs strengthening and coaching so that students can carry out their duties and responsibilities as citizens. good country.
Meningkatkan Minat Belajar Siswa Dalam Pembelajaran PPKn Melalui Media Video di SMP Negeri 8 Bolaang Mongondow Utara Ariani Olii; Zulaecha Ngiu; Asmun W. Wantu
Journal on Education Vol 6 No 4 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 4 Mei-Agustus 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i4.6102

Abstract

This research discusses increasing students' interest in learning PPKN through video media at SMP N 8 Bolaang Mongondow Utara. Using qualitative research and a descriptive approach was carried out to obtain data that was appropriate to the problems existing in the school. These problems are a lack of motivation from teachers and a lack of facilities and infrastructure in schools, especially when using video-based media. This causes students' interest in learning PPKN to decrease and has an impact on their learning outcomes which are not optimal. The results of this research are that during the research process several obstacles were found, one of which was that students during the learning process were still noisy, coming in and out, and disturbing friends who were focused on studying. So the percentage obtained from the results of the analysis of the interest in learning questionnaire was 62.2%, but this is already included in the good category.
Meningkatkan Kemampuan Mengeluarkan Pendapat Melalui Model Pembelajaran Brainstorming pada Mata Pelajaran PPKn Kelas XI IPS di SMA Negeri 7 Gorontalo Utara Ajunu, Indriyani; Ngiu, Zulaecha; Wantu, Asmun W
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 11 No 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i1.2248

Abstract

Dalam penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang meningkatkan kemampuan mengeluarkan pendapat melalui model pembelajaran brainstorming pada mata pelajaran PPKn kelas XI IPS di SMA Negeri 7 Gorontalo Utara. Dalam penelitian ini peneliti menggukan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari 4 tahapan utama yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses belajar dan dapat berpikir kritis agar pembelajaran dapat berjalan dengan efektif dan efisien, data yang didapatkan melalui tahap observasi, wawancara, dokumentasi dan tes. agar data yang didapatkan sesuai dengan data lapangan serta demi untuk memperkuat data yang dapatkan. Adapun hasil penelitian menujukan bahwa kemampuan siswa dalam mengeluarkan pendapat mengalami peningkatan pada setiap siklus. Pada siklus I mengalami peningkatan dari siswa yang aktif 4 orang dari 27 siswa dengan hasil persentase 15%, cukup aktif 12 orang 44% dan kurang aktif 11 orang 41%. Sementara pada pertemuan 2 siklus 1 siswa yang aktif 11 orang 41%, cukup aktif 9 orang 33% dan kurang aktif 7 26%. Pada siklus II siswa yang aktif 18 orang 67%, siswa yang cukup aktif 7 orang 26% dan kurang aktif 2 orang 7% sedangkan pada pertemuan 2 siswa yang aktif 23 orang 85% dan cukup aktif 4 orang 15%. Dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran brainstorming dapat meningkatkan kemampuan mengeluarkan pendapat pada mata pelajaran PPKn di SMA Negeri 7 Gorontalo Utara.
PENGUATAN MODEL PEMBELAJARAN LIVING VALUES EDUCATION PADA MATA PELAJARAN PPKN (STUDI KASUS PADA PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT HUTUO LESTARI KABUPATEN GORONTALO) Kustia, Tuti; Cuga, Candra; Ngiu, Zulaecha
Jambura Journal Civic Education Vol 3, No 2 (2023): Vol. 3 No.2 November 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jacedu.v3i2.22736

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Penguatan Model Pembelajaran Living Values Education Pada Mata Pelajaran PPKn (Studi Kasus Pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Hutuo Lestari Kabupaten Gorontalo). Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif. Hasil penelitian Penguatan Model Pembelajaran Living Values Education pada Mata Pelajaran PPKn di Pusat kegiatan Belajar Masyarakat, dapat disimpulkan sebagai berikut : 1) Mekanisme pembelajaran di PKBM Hutuo Kabupaten Gorontalo saat dilakukan pembelajaran Living Value Education (LVE) pada jenjang kelas Paket A, B. dan C dengan kompleksitas karakter siswa, perbedaan usia maupun pola komunikasi dan budaya dalam pelaksanaan pendidikan nilai nasionalisme pada mata pelajaran PPKn pada PKBM Hutuo Lestari, hal ini memberikan dampak yang efektif yang telah dilakukan oleh guru atau intruktur melalui tiga tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. 2) Penguatan model pembelajaran Living Value Education (LVE) memunculkan du hal yaitu perubahan karakter dan nilai perilaku belajar peserta didik. 3) Respon peserta didik setelah dilakukan penguatan pembelajaran melalui Living Value Education (LVE) mengalami perubahan pada dua sisi secara nyata yaitu perubahan karakter dan nilai perilaku belajar peserta didik di kelas. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran sangatlah efektif dilakukan dikelas pada dimensi karakter usia peserta didik yang berbeda tingkatan baik dari aspek motivasi maupun penguatan hasil belajar siswa saat dilakukan uji kompetensi akhir pada semester akhir.
PENGEMBANGAN MEDIA LUMPIA PADA PEMBELAJARAN PPKn DI KELAS 2 SD KOTA TENGAH KOTA GORONTALO Nurkamiden, Karto; Ahmad, Muchtar; Cuga, Candra; Ngiu, Zulaecha
Jambura Journal Civic Education Vol 4, No 1 (2024): Vol.4 No.1 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jacedu.v4i1.25471

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan media Lumpia pada pembelajaran PPKn di kelas 2 SD Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif. Hasil penelitian dan pengembangan Media pembelajaran LUMPIA (Loundri mengenal Pengamalan Sila Pancasila) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation),  dapat disimpulkan bahwa: 1) Pada tahap analisis, peneliti melakukan analisis awal melalui observasi dan wawancara di SDN  terhadap kondisi dan kebutuhan pembelajaran PPKn di kelas 2 SD. Hasil analisis awal ini adalah dalam proses pembelajaran PPKn materi mengenal pengamalan Sila Pancasila ternyata masih menggunakan  media pembelajaran berupa Chart yang diperoleh dari gambar yang digunting (hasil printing) serta menggunakan media Chart/Gambar yang ditempel pada papan tulis. 2) Desain ideal media pembelajaran LUMPIA dirancang dalam bentuk sebuah sketsa desain  membantu pembuatan media pembelajaran LUMPIA yang telah dikembangkan dari media yang sudah ada pada awalnya yaitu Jemuran Gembira. Sketsa tersebut dituangkan dalam sebuah Skema yang disebut dengan desain awal konseptual (Blueprint). 3)Mengembangkan desain ideal media pembelajaran LUMPIA (Loundri mengenal Pengamalan Sila Pancasila) pada pembelajaran PPKn materi mengenal pengamalan sila Pancasila di kelas 2 SD sesuai Blueprint untuk menghasilkan prototype Media LUMPIA  dilaksanakan dengan beberapa tahap yaitu; (1) Tahap pembuatan Media, (2) tahap validasi kelayakan Produk. 4) Pada tahap implementasi semua rancangan media yang telah dikembangkan diterapkan setelah dilakukan revisi. Media pembelajaran LUMPIA  yang telah dikembangkan, diimplementasikan pada situasi yang nyata yaitu di kelas. Pada tahap ini peneliti melakukan uji coba produk dengan melihat respon dari guru dan respon dari Peserta didik terhadap media  pembelajaran yang telah dikembangkan. Uji coba yang dimaksudkan untuk melihat tingkat kepraktisan pada media tersebut. 5) Mengevaluasi kelayakan media LUMPIA pada pembelajaran PPKn materi mengenal pengamalan sila Pancasila di kelas 2 SD dilaksanakan dengan memberikan angket kepada siswa dan peserta didik dengan informasi bahwa dari respon guru memiliki rata-rata 4,1. Deskripsi hasil respon peserta didik ditunjukkan pada tabel, terlihat bahwa persentase rata- rata respon peserta didik terhadap pelaksanaan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan media LUMPIA memiliki nilai lebih besar dari 80%. Dari keseluruhan aspek yang ditanyakan, persentase rata-rata respon peserta didik adalah 88,54 %. Dengan demikian tingginya persentase peserta didik yang memberikan respon positif membuktikan bahwa media pembelajaran LUMPIA  dapat dikatakan efektif.
PENERAPAN BUDAYA KEARIFAN LOKAL MOHUYULA MELALUI LABORATORIUM KARAKTER SISWA PASCA COVID 19 DI SMP NEGERI 3 LIMBOTO KABUPATEN GORONTALO Koem, Ruaida; Ahmad, Muchtar; Ngiu, Zulaecha; Hamim, Udin
Jambura Journal Civic Education Vol 3, No 2 (2023): Vol. 3 No.2 November 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jacedu.v3i2.22737

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan budaya kearifan local Mohuyula Melalui Laboratorium Karakter Siswa  Pasca covid 19 di SMP Negeri 3 Limboto Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif. Hasil penelitian adalah sebagai berikut 1) Ruang Lingkup Pendidikan Karakter Siswa SMP Negeri 3 Limboto Pasca Covid 19 bahwa dalam melaksanakan pendidikan karakter dalam pembelajaran, peran guru sebagai pendidik sangat utama. Prioritas dalam setiap pembelajaran melalui proses pelaksanaan pendidikan karakter  diintegrasikan dalam kegiatan belajar. Pasca covid 19 karakter siswa SMPN 3 Limboto pasca covid 19 mengalami perubahan drastis dan membutuhkan penangan cepat sehingga pulih lebih cepat melalui pembiasaan dini. 2) Ciri Budaya Kearifan Lokal Mohuyula dalam pembelajaran teridentifikasi yaitu; (1) ambu, (2) Hileiya, (3) Ti’ayo. 3) Penerapan budaya Kearifan Lokal Mohuyula melalui Laboratorium Karakter Siswa pasca covid 19 di SMP Negeri 3 merupakan salah satu terobosan menarik bagi siswa dan cocok untuk guru dalam menguatkan Kembali karakter yang sempat mengalami degradasi saat masa covid 19. Penerapan budaya kearifan mohuyula melalui laboratorium karakter siswa di SMPN 3 Limboto pasca covid 19 ternyata dapat dilaksanakan melalui tiga tahapan yaitu; (1) Persiapan. Pada tahap (wali kelas dan guru BK) mempersiapkan segala yang diperlukan dalam praktikum. (2) Pelaksanaan. Pada tahapan praktik melakukan praktikum sesuai prosedur kerja mencapai tujuan yang diharapkan yang diamati oleh guru dengan mengacu pada mekanisme program Huyula. (3) Rencana Tindak Lanjut. pada tahapan tindak lanjut yang dilakukan guru kelas maupun BK. 4) Faktor-faktor pendukung penerapan budaya Kearifan Lokal Mohuyula melalui Laboratorium Karakter Siswa pasca covid 19. 5) Strategi pengintegrasian nilai-nilai huyula berupa Kerakyatan, Gotong royong, Toleransi, Saling Menghargai dan Kepedulian dalam pembelajaran menjadi poros kekuatan utama suksesnya pendidikan karakter pasca covid 19. 6) Penerapan budaya Kearifan Lokal Mohuyula melalui Laboratorium Karakter menguatkan karakter siswa pasca Covid 19 meliputi; pengenalan karakteristik siswa, pengembangan kompetensi guru, pelatihan dan memotivasi kesadaran guru menggali informasi dari narasumber terkait implementasi kearifan lokal budaya Gorontalo.
PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI IMPLEMENTASI PROGRAM JURI DI SDN KECAMATAN KOTA GORONTALO Banuna, Yunus N; Ahmad, Muchtar; Cuga, Candra; Ngiu, Zulaecha
Jambura Journal Civic Education Vol 4, No 1 (2024): Vol.4 No.1 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jacedu.v4i1.25470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan pendidikan karakter religius peserta didik melalui implementasi program Juri (Jumat Religi) di Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Kota Tengah. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan maka penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut : 1) Untuk menumbuhkan dan mengembangkan karakter peserta didik membutuhkan program sekolah yang melembaga dan berdampak. Hal ini dibuktikan dengan adanya salah satu program habituasi di Sekolah Dasar Kecamatan Kota Tengah berupa Jumat Religi yang sudah merupakan bagian dari kurikulum sekolah sehingga dapat memberikan implikasi tercapainya tujuan Pendidikan Nasional yaitu mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. 2) Program habituasi berupa Jumat Religi yang semula bagi Sekolah yang menjalankannya hanya berdampak pada aspek karakter religiusitas saja, namun berdampak pula terhadap karakter disiplin dan tanggungjawab sebagai nurturant effect sebagai implikasi program habituasi sekolah. Dimana, peserta didik berusaha datang tepat waktu sebelum kegiatan tersebut dimulai sehingga tanpa peserta didik sadari bahwa mereka dibiasakan untuk disiplin. Peserta didik berusaha melaksanakan tugas-tugas mereka berupa dijadwalkan menjadi imam, pemandu bacaan quran dan membawakan ceramah agama, sehingga tanpa mereka menyadari bahwa mereka dibiasakan untuk bertanggungjawab. 
GENDER LEADERSHIP: INCLUSIVITY AND A HOLISTIC APPROACH IN PRIVATE UNIVERSITIES GORONTALO Tety Thalib; Asna Aneta; Zulaecha Ngiu; Juriko Abdussamad
INTERNATIONAL JOURNAL OF ECONOMIC LITERATURE Vol. 3 No. 2 (2025): February
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the implementation of inclusivity and holistic approaches in higher education in Private Universities (PTS) in Gorontalo, with an emphasis on the role of gender leadership in creating policies that support equality and diversity. Inclusivity in higher education includes providing equal access for all students, while a holistic approach focuses on the development of students as a whole, including academic, social, and character aspects. This study uses a qualitative approach with a case study method, involving in-depth interviews with leaders, lecturers, and students in several PTS in Gorontalo. The results of the study indicate that although a number of PTS in Gorontalo have implemented inclusive policies, there are still challenges related to limited resources and resistance to changes in patriarchal culture that affect gender equality in leadership. In addition, female leadership has been shown to play an important role in encouraging more inclusive policies and empowering female students. This study concludes that in order to achieve inclusive and holistic higher education, collaboration between leaders, lecturers, and students is important in developing policies that strengthen gender equality, as well as increasing women's participation in leadership positions in PTS. These findings are expected to provide recommendations for higher education policies in Gorontalo and Indonesia, especially to encourage gender equality and the development of women's leadership in higher education.
Efektivitas Penegakan Aturan Tata Tertib Sekolah SMP Negeri 2 Telaga Kabupaten Gorontalo Horop, Dzulfajar Y; Ngiu, Zulaecha; Wantu, Asmun
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jkip.v4i2.844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penegakan aturan tata tertib sekolah di SMP Negeri 2 Telaga, Kabupaten Gorontalo. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, di mana teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap guru, kepala sekolah, serta siswa yang terlibat dalam kegiatan belajar mengajar. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan aturan tata tertib di SMP Negeri 2 Telaga belum sepenuhnya efektif. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti kurangnya kesadaran siswa terhadap pentingnya tata tertib, lemahnya perhatian orang tua terhadap pendidikan karakter anak, serta adanya pengaruh negatif dari lingkungan pergaulan dan media sosial. Selain itu, pendekatan yang digunakan guru dalam menegakkan disiplin masih bersifat konvensional dan kurang inovatif, sehingga tidak menarik perhatian siswa untuk mematuhi aturan yang ada.   This study aims to determine the effectiveness of enforcing school discipline rules at SMP Negeri 2 Telaga, Gorontalo Regency. This study uses a qualitative approach with a descriptive method, where data collection techniques are carried out through observation, in-depth interviews, and documentation of teachers, principals, and students involved in teaching and learning activities. The results of the study indicate that the enforcement of discipline rules at SMP Negeri 2 Telaga is not yet fully effective. This is caused by several factors such as the lack of student awareness of the importance of discipline, the weak attention of parents to children's character education, and the negative influence of the social environment and social media. In addition, the approach used by teachers in enforcing discipline is still conventional and less innovative, so it does not attract students' attention to obey the existing rules.