This Author published in this journals
All Journal AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKN Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Journal on Education Jurnal Pendidikan Islam AL-ILMI Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Dinasti International Journal of Education Management and Social Science Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya PEDAGOGIKA JURNAL CIVIC EDUCATION: MEDIA KAJIAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Abdidas International Journal of Engineering, Science and Information Technology SECONDARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah (JIPM) International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Journal of English Language and Education EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Jurnal Kolaboratif Sains Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Jurnal Abdimas Terapan Asian Journal of Community Services (AJCS) Jambura Journal Civic Education Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Abdimas Terapan Jurnal Ilmiah Multidisiplin Amsir INTERNATIONAL JOURNAL OF ECONOMIC LITERATURE Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Civic Education Law and Humaniora : Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi International Journal of Education, Vocational and Social Science Jurnal Pengabdian Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatkan Kemampuan Mengeluarkan Pendapat Melalui Model Pembelajaran Brainstorming pada Mata Pelajaran PPKn Kelas XI IPS di SMA Negeri 7 Gorontalo Utara Ajunu, Indriyani; Ngiu, Zulaecha; Wantu, Asmun W
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i1.2248

Abstract

Dalam penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang meningkatkan kemampuan mengeluarkan pendapat melalui model pembelajaran brainstorming pada mata pelajaran PPKn kelas XI IPS di SMA Negeri 7 Gorontalo Utara. Dalam penelitian ini peneliti menggukan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari 4 tahapan utama yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses belajar dan dapat berpikir kritis agar pembelajaran dapat berjalan dengan efektif dan efisien, data yang didapatkan melalui tahap observasi, wawancara, dokumentasi dan tes. agar data yang didapatkan sesuai dengan data lapangan serta demi untuk memperkuat data yang dapatkan. Adapun hasil penelitian menujukan bahwa kemampuan siswa dalam mengeluarkan pendapat mengalami peningkatan pada setiap siklus. Pada siklus I mengalami peningkatan dari siswa yang aktif 4 orang dari 27 siswa dengan hasil persentase 15%, cukup aktif 12 orang 44% dan kurang aktif 11 orang 41%. Sementara pada pertemuan 2 siklus 1 siswa yang aktif 11 orang 41%, cukup aktif 9 orang 33% dan kurang aktif 7 26%. Pada siklus II siswa yang aktif 18 orang 67%, siswa yang cukup aktif 7 orang 26% dan kurang aktif 2 orang 7% sedangkan pada pertemuan 2 siswa yang aktif 23 orang 85% dan cukup aktif 4 orang 15%. Dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran brainstorming dapat meningkatkan kemampuan mengeluarkan pendapat pada mata pelajaran PPKn di SMA Negeri 7 Gorontalo Utara.
PENGUATAN NILAI SOSIAL DALAM KELOMPOK TEMAN SEBAYA DI PONPES HIDAYATULLAH KOTA GORONTALO Rahmatiah, Rahmatiah; Ngiu, Zulaecha; Apriyanto, Joni Apriyanto; Latare, Zainudin
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25289

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian dengan tema "Penguatan Nilai Sosial dalam Kelompok Teman Sebaya di Ponpes Hidayatullah Kota Gorontalo" bertujuan untuk meningkatkan kesadaran sosial, pemberdayaan kelompok, hubungan sosial, perilaku positif, dan kesadaran agama di kalangan anggota kelompok teman sebaya. Metode yang digunakan melibatkan tahapan persiapan yang mencakup identifikasi kebutuhan, perencanaan program, pengumpulan sumber daya, pengembangan materi dan metode, serta koordinasi dengan pihak terkait. Tahapan pelaksanaan kegiatan melibatkan pendahuluan, pendampingan, penerapan materi, pengembangan keterampilan, evaluasi, pembinaan karakter, pembinaan hubungan, penggunaan metode kreatif, pelaporan, dan penutup. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kesadaran sosial, pemberdayaan kelompok, perubahan positif dalam perilaku, dan peningkatan kesadaran agama di kalangan anggota kelompok teman sebaya. Program ini menggambarkan penguatan nilai sosial melalui pembinaan empati, keterlibatan sosial, pengembangan keterampilan komunikasi efektif, serta penerapan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan holistik dan interaktif mampu menciptakan lingkungan pembelajaran yang positif, memperkuat hubungan antar-santri, dan memberikan kontribusi positif pada karakter serta nilai sosial di Ponpes Hidayatullah Kota Gorontalo. Program ini memberikan landasan bagi pengembangan lebih lanjut dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan sosial di lembaga serupa.
PENGUATAN NILAI-NILAI PANCASILA BAGI PESERTA DIDIK DALAM MENGHADAPI FENOMENA SUICIDE IN CHILDREN AND ADOLESCENTS DI SMPN 3 SATAP KABILA BONE, KABUPATEN BONE BOLANGO Ngiu, Zulaecha; Rahmatiah, Rahmatiah; Latare, Zainudin; Apriyanto, Joni
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25291

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila bagi peserta didik dalam menghadapi fenomena Suicide in Children and Adolescents di SMPN 3 Satap Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango. Metode pelaksanaan dilakukan secara offline, dengan tahap persiapan melibatkan observasi, identifikasi kebutuhan, dan pembentukan tim pelaksana. Survei awal dan pengumpulan data sekunder digunakan untuk mengevaluasi tingkat kesadaran dan kebutuhan terkait perilaku niat bunuh diri di kalangan siswa. Hasil pelaksanaan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman nilai-nilai Pancasila, terutama dalam aspek gotong royong dan musyawarah mufakat. Pemahaman ini memberikan landasan yang kuat bagi peserta didik dalam mengatasi tantangan mental dan sosial, mengurangi risiko fenomena suicide, dan meningkatkan kesejahteraan psikologis mereka. Keberhasilan ini mencerminkan peran penting pendekatan berbasis nilai-nilai Pancasila dalam membentuk karakter dan keberdayaan peserta didik. Kesimpulanya, pengabdian ini tidak hanya menciptakan perubahan positif dalam pemahaman dan perilaku peserta didik, tetapi juga mendorong perluasan dan kelangsungan inisiatif untuk meningkatkan nilai-nilai Pancasila di kalangan pendidikan. Oleh karena itu, langkah-langkah yang diambil dalam pengabdian ini memberikan kontribusi positif terhadap upaya penguatan nilai-nilai Pancasila di lingkungan pendidikan, dengan harapan akan memberikan dampak yang berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas kehidupan peserta didik.
DAMPAK GAME ONLINE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 1 BOKAT Natasyah, Putri Ayu; Ngiu, Zulaecha; W. Wantu , Asmun
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.28125

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui dampak game online terhadap hasil belajar siswa di SMP Negeri 1 Bokat. Metode penelitian yang diterapkan dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh mencakup sumber data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan dampak game online memiliki dua dampak. Pertama, game online memberikan dampak positif dengan mampu mengurangi tingkat stres belajar siswa, menghasilkan peningkatan kesejahteraan psikologis ketika menghadapi tugas-tugas sekolah. Kedua, dari sisi negatif, game online dapat menurunkan kualitas pembelajaran dan menyebabkan siswa kehilangan fokus saat menerima materi pembelajaran. Selanjutnya, faktor yang mendorong siswa untuk lebih tertarik bermain game online daripada fokus pada kegiatan belajar melibatkan faktor internal, seperti dorongan mencapai kesenangan, kepuasan langsung, dan pencapaian prestasi pribadi dari bermain game. Sementara itu, faktor eksternal, seperti lingkungan belajar yang kurang mendukung dan kurangnya variasi metode pembelajaran di sekolah, turut berperan dalam memicu siswa memilih game online sebagai alternatif saat merasa bosan dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini menyoroti urgensi bagi instansi pendidikan dan peserta didik untuk mengelola penggunaan game online dalam konteks pembelajaran.
PERAN GURU PPKn DALAM MENINGKATKAN SIKAP NASIONALISME SISWA DI SMP NEGERI 1 BONE RAYA Kobandaha, Sri Sintia; Al Hamid, Saleh; Ngiu, Zulaecha
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.28159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru PPKn dalam meningkatkan sikap nasionalisme siswa di SMP Negeri 1 Bone Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Sumber data penelitian terdiri dari data primer dan sekunder. Sedangkan teknik analisis data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan Pertama, peran Guru PPKn sebagai "perekayasa pembelajaran" di SMPN 1 Bone Raya telah berjalan dengan baik, dengan indikator keberhasilan mencakup: merancang pembelajaran yang menarik dan relevan, mendorong diskusi tentang konsep nasionalisme, mengintegrasikan kegiatan yang memperkuat rasa kebangsaan, memotivasi siswa untuk mengembangkan sikap positif terhadap negara dan bangsa, serta membentuk kolaborasi antara guru dan siswa. Kedua, sebagai "motivator," guru PPKn menggunakan berbagai pendekatan seperti film dokumenter, cerita inspiratif, dan diskusi relevan, yang membantu siswa merasa lebih terikat dengan nilai-nilai kebangsaan dan lebih termotivasi untuk mencintai negara. Ketiga, sebagai "fasilitator," mereka menciptakan lingkungan belajar yang memungkinkan siswa memahami dan menghargai nilai-nilai nasionalisme melalui materi yang menarik, berbagai sumber daya dan teknologi, serta kegiatan pembelajaran yang mendorong kolaborasi dan partisipasi aktif. Faktor penghambat peran guru meliputi; Pertama,secara internal ialah keterbatasan sarana dan prasarana sekolah. Kedua, dari sisi eksternal, rendahnya kesadaran siswa tentang pentingnya nasionalisme, dominasi teknologi, dan kurangnya dukungan dari lingkungan sekitar, terutama orang tua dan keluarga. Untuk meningkatkan peran guru PPKn dalam membangun nasionalisme siswa, perlu peningkatan fasilitas sekolah, pelatihan guru untuk metode pengajaran inovatif, serta kolaborasi yang lebih erat antara sekolah, orang tua, dan masyarakat. Penggunaan teknologi yang bijaksana dan peningkatan kesadaran siswa tentang nasionalisme juga diperlukan.
Implementation of Cognitive and Non-Cognitive Based Diagnostic Assessments on Pancasila and Citizenship Education Subjects Lahay, Riyon; Ngiu, Zulaecha; Ahmad, Muchtar
Edueksos Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol 13, No 02 (2024): Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial dan Ekonomi
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v13i02.19280

Abstract

Students' learning outcomes are not always related to the teacher's teaching methods, but are influenced by cognitive and non-cognitive variables that play a role in the achievement of student learning outcomes. Therefore, the implementation of diagnostic assessments is needed to identify and overcome these problems. This research aims to see the results of the implementation of cognitive and non-cognitive-based diagnostic assessments in Pancasila and Citizenship Education subjects at SMPN 22 Wekari. The research method used is qualitative with a descriptive approach. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. Primary data sources were obtained from teachers and students, while secondary data were collected through analysis of reports on the implementation of diagnostic assessments, journals, and relevant books. Data analysis techniques were carried out by data reduction, data display, and verification. The results showed that in the cognitive diagnostic assessment, although students' scores in general had reached the standard, there were still a number of students who had not shown maximum understanding of the material. This was influenced by high absenteeism and delays in completing assignments. In the non-cognitive diagnostic assessment, students' learning styles are more dominant in visual style compared to kinesthetic and auditory styles. For learning interests, students were more dominant in the subjects of Maths, Civics, Science, PE, Religion, Social Studies, and Cultural Arts. This study confirms that the non-achievement of learning outcomes is caused by the gap between learning styles and learning interests in Pancasila and Citizenship Education subjects. The recommendation from this study is for education units to conduct interest mapping to maximise student learning outcomes at SMPN 22 Wekari.Keywords: Diagnostic Assessment, Cognitive, Non-Cognitive
Implementasi Nilai Demokrasi Pada Organisasi Siswa Intra Sekolah Di SMK Negeri 1 Bulango Utara Kabupaten Bone Bolango Harun, Hasnita; Ngiu, Zulaecha; Wantu, Asmun W.
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.19171

Abstract

This study aims to determine whether democratic values ​​have been implemented in the Intra-School Student Organization of SMK Negeri 1 Bulango Utara. The subjects in this study were OSIS members. The method used in this study is a qualitative method. It aims to find data on whether democratic values ​​have been implemented or not in the Intra-School Student Organization. This study is divided into 2 research focuses, including 1) how is the implementation of democratic values ​​in the intra-school student organization at SMK Negeri 1 Bulango Utra. 2) what are the supporting and inhibiting factors for the implementation of democratic values ​​in the Intra-School Student Organization. Based on the results of this study, it can be concluded that democratic values ​​have been implemented well in the Intra-School Student Organization of SMK Negeri 1 Bulango Utara through OSIS activities, namely 1) OSIS Management Meeting. 2) Election of the OSIS chairman. 3) OSIS Grand Deliberation. The democratic values ​​formed in OSIS are, 1) Tolerance. 2) Freedom of expression. 3) Openness in communication 4) Mutual respect. 5) Togetherness. Supporting factors for the implementation of democratic values ​​in the intra-school Student Organization at SMK Negeri 1 Bulango Utara are 1) The school. 2) Student motivation. 3) The will of the students. Inhibiting factors for the implementation of democratic values ​​in the intra-school Student Organization at SMK Negeri 1 Bulango Utara are 1) apathetic students. 2) Limited student participation. 3) Low student motivation.
Strengthening Instructor Human Resources Through the Problem-Based Learning Model at the Gorontalo Regional Police Academy Towapa, Halim; Ngiu, Zulaecha; Ahmad, Muchtar
Journal of English Language and Education Vol 10, No 6 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v10i6.1624

Abstract

Police education in the modern era faces increasingly complex challenges, requiring instructors to have pedagogical and professional competencies that are in line with the values of Tribrata and Catur Prasetya. However, there is still a gap between the ideal of active learning and the practice in the field, which tends to be teacher-centered, where the level of activity and critical thinking skills of students (Serdik) at the Gorontalo Regional Police Academy (SPN Polda Gorontalo) is still low. This study aims to analyze the implementation of Problem-Based Learning in improving the activity and critical thinking skills of Serdik. The method used is descriptive qualitative, with data obtained through interviews, observations, and document analysis. The results of the study show that the application of PBL has begun to change the learning paradigm to be more reflective and participatory, although it still faces challenges in the form of instructor pedagogical readiness, training gaps, and infrastructure limitations. It is concluded that institutional support and continuous development of instructor competencies are the keys to the successful application of PBL in police education.
CHARACTER EDUCATION AS A RESPONSE TO THE PHENOMENON OF BULLYING IN THE INDUSTRIAL ERA 4.0 FOR STUDENTS AT SMK TRIDHARMA GORONTALO STATE UNIVERSITY Ngiu, Zulaecha; Al Hamid, Saleh; Sahi, Yayan
Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 Edisi Juli 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/jpi.v1i2.1144

Abstract

Bullying among students is increasingly complex in the era of the Industrial Revolution 4.0, especially in the form of digital bullying that affects students' mental health and character. This service activity aims to provide character education in response to this phenomenon, so that students are able to build awareness and resilience in facing digital social pressure. The service methods used include interactive lectures, value simulation, and case study-based mentoring. This activity involved 34 students as the main target and 3 resource persons as facilitators The results of the activity showed an increase in participants' understanding of the form and impact of digital bullying, as well as the growth of concern and proactive attitude to create a safe school environment. Participants also showed improved ability to manage emotions, understand the importance of strong character, and not respond to pressure with aggressive actions. Based on these results, it is recommended that character education based on anti-bullying values continue to be strengthened through continuous habituation and training programs, in order to form a resilient and adaptive young generation in the digital era.