Claim Missing Document
Check
Articles

Nilai Karakter Peribahasa Nusantara dalam Bahan Bacaan Pendidikan Literasi Tingkat Sekolah Dasar Kusmanto, Hari; Mujiani, Ika
Educative: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): January-April 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/educative.v1i1.2

Abstract

Pendidikan karakter di SD dapat diintegrasikan melalui bahan bacaan literasi. Olah karena itu, penting untuk mengidentifikasi nilai karakter dalam bahan bacaan literasi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi nilai-nilai karakter peribahasa nusantara dalam bahan bacaan pendidikan literasi Indonesia tingkat sekolah dasar. Metode penelitian yang dipilih dalam penelitian ini adalah kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah peribahasa nusantara yang mengandung nilai-nilai karakter. Sumber data penelitian ini adalah bahan bacaan pendidikan literasi Indonesia tingkat sekolah dasar kelas tinggi. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan tiga metode, yakni dokumentasi, simak, dan catat. Selanjutnya, data dianalisis dengan teknik padan referensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai karakter peribahasa nusantara dalam bahan bacaan pendidikan literasi Indonesia tingat SD meliputi (1) mandiri, (2) gotong royong, (3) religius, (4) integritas, dan (5) nasionalisme. Temuan nilai karakter dapat dijadikan acuan dalam memilih bahan bacaan literasi bermuatan karakter.
The Utilization of Artificial Intelligence in Scientific Writing Education Kusmanto, Hari; Sohnui, Suhailee; Sari, Essa Rohimah; Mujiani, Ika
Educative: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): January-April 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/educative.v3i1.798

Abstract

Scientific writing is an essential skill for students in completing their studies. However, many students face challenges in academic writing. The integration of Artificial Intelligence (AI) in learning scientific writing is becoming increasingly important. This article aims to explore the domain of AI in scientific writing education. The method used in this research is a systematic review of Scopus databases published from 2020 to 2024. This study focuses on the application of AI in scientific writing education. The review identified 29 studies on AI implementation in scientific writing learning, encompassing: 1) real-time guidance and feedback, 2) development of writing skills and adaptive learning, 3) writing efficiency and productivity, 4) inspiration and reference resources, 5) analysis of writing quality and data, 6) development of critical thinking and digital literacy, 7) personalized learning and access to information, 8) reference resources and self-study, and 9) collaboration and interaction in the writing process. AI is significantly utilized across various domains in scientific writing education. However, the use of AI in this context should consider ethical aspects. Further research and development are crucial to address emerging challenges and ethical considerations.
APPLICATION OF PARTICIPATORY RURAL APPRAISAL TECHNIQUE IN THE DEVELOPMENT OF SUSTAINABLE AND DISABILITY-FRIENDLY TOURISM DESTINATIONS (STUDY CASE IN SUMBER MARON TOURISM, KARANGSUKO VILLAGE, PAGELARAN) Rostyawan, Aldy; Amarulloh, Adhitya; Kusmanto, Hari
DEVELOPMENT: Journal of Community Engagement Vol. 4 No. 2 (2025): Juni
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/djce.v4i2.1992

Abstract

Rural tourism is a widely adopted form of sustainable tourism development, as it has proven effective in addressing contemporary demands. This is evident from efforts to enhance economic well-being, foster community-based tourism potential, and demonstrate active community involvement in regional tourism advancement. This paper aims to showcase the achievements of the Karangsuko Rural Tourism Village community and the Sumber Maron tourism managers, drawing from research and community engagement in the implementation of sustainable tourism development. The study focuses on improving and integrating the three core pillars of sustainable tourism: environmental sustainability, social inclusion, and economic sustainability, to provide economic benefits and support community well-being. The research was conducted in the Karangsuko Rural Tourism Village, Pagelaran District, Malang Regency, utilizing the Participatory Rural Appraisal model or technique, along with in-depth interviews with village residents, government, and tourism managers. The findings indicate that the Sumber Maron Tourism Managers have embraced the concept and objectives of sustainable tourism by developing innovations and leveraging tourism potential through the application of sustainable tourism development in rural areas. This success is demonstrated by increased awareness and commitment to supporting the principles and pillars of sustainable tourism.
Komunitas Belajar Pancasila Berbasis Karang Taruna Untuk Revitalisasi Citra “Pesu” Sebagai Desa Pancasila Sarmini; Gamaputra, Gading; Noordia, Anna; Habibah, Siti Maizul; Tinambunan, Hezron Sabar Rotua; Budiarto, Mochamad Kamil; Kusmanto, Hari
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/m5bs2b36

Abstract

Revitalisasi nilai-nilai Pancasila di tingkat komunitas menjadi isu krusial di tengah gejala melemahnya partisipasi sosial generasi muda. Desa Pesu, yang pernah menyandang predikat Kampung Pancasila, mengalami tantangan dalam mempertahankan nilai-nilai ideologis dalam kehidupan sehari-hari. Program pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kembali internalisasi Pancasila melalui pengembangan komunitas belajar berbasis Karang Taruna. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-reflektif dengan kegiatan utama berupa seminar kebhinekaan, pelatihan kepemimpinan, dan pembentukan komunitas belajar Pancasila di setiap dusun. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman nilai Pancasila, munculnya ruang-ruang diskusi interaktif, serta aktivitas konkret yang merefleksikan gotong royong dan toleransi antarwarga. Komunitas belajar juga memanfaatkan media digital untuk mendiseminasikan nilai Pancasila secara kontekstual. Program ini mendorong kolaborasi antara pemuda, pemerintah desa, dan lembaga pendidikan dalam membangun tata kelola desa yang berkeadilan dan partisipatif. Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis komunitas efektif dalam menghidupkan kembali nilai-nilai ideologis secara organik dan berkelanjutan. Temuan ini penting sebagai model replikasi bagi desa lain yang menghadapi krisis identitas kebangsaan di era disrupsi nilai.
INTEGRASI KESANTUNAN SOSIOLINGUISTIK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR Santoso, Tri; Kusmanto, Hari; Bilqis Salsabila S, Safa
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2025)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v12i1.42745

Abstract

Language politeness among students is currently experiencing a reduction in polite language. The phenomenon of the reduction of students' language politeness in this educational environment needs attention and touch. One way that can be done to overcome the reduction of language politeness in the educational environment can be done by integrating language politeness in the pursuit of learning activities. This research is descriptive qualitative research with a combination of content analysis and literature review. The data and data sources in this study were taken from Merdeka curriculum documents published in the form of regulations from the Minister of Education, Culture, and Research of Indonesia. In addition, literature books and journals related to sociolinguistic politeness also became data sources in this study. The validation technique in the research used triangulation of data sources and theories. The data in this study were analyzed inductively based on Milles and Huberman's analysis technique. The results of this study revealed that teachers in integrating language politeness can use sociolinguistic politeness in early learning activities, core learning, and end of learning activities. Language politeness integration learning is basically a method used to foster students' ability to communicate in accordance with the context and situation of communication. In other words, the integration of sociolinguistic politeness in language learning as an effort to achieve the learning objectives in which students can use language as a means of communication. Language politeness assessment can be done with essay tests, observations, and objective tests.
Pengembangan dan Peningkatan Kompetensi Paguyuban Untuk Menciptakan Lingkungan Kondusif serta Kenyamanan Mahasiswa Kampus Unesa 5 Sarmini, Sarmini; Gamaputra, Gading; Fatoni, Fandi; Noordia, Anna; Budiarto, Mochamad Kamil; Kusmanto, Hari
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 25, No 2 (2025): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.06370

Abstract

Pembukaan Kampus UNESA 5 di Kabupaten Magetan berpengaruh signifikan terhadap perkembangan ekonomi sekitar, salah satunya yakni UMKM.  Dalam hal ini mitra yakni Kecamatan Maospati belum memiliki pola mempersiapkan berbagai komponen dalam menghadapi gelombang mahasiswa Kampus UNESA 5. Berdasarkan survei terjadi persaingan harga yang luar biasa antar pelaku usaha di sekitaran kampus. Oleh karena itu menjadi penting untuk membentuk Paguyuban sebagai media komunikasi antara Kampus UNESA 5 dengan masyarakat. Mekanisme pengabdian menggunakan survey dan worksop melalui pembentukan jenis paguyuban, pengurus, tugas fungsi dan pelantikan pengurus paguyuban. Sasaran program adalah 3 kelurahan dan 14 desa di Kecamatan Maospati dan Barat Kabupaten Magetan. Melalui program ini telah terbentuk tujuh paguyuban meliputi komunitas rumah tinggal, pedagang kaki lima, rumah makan, pedagang sayur, laundry, hiburan, serta paguyuban salon dan barbershop.
INTEGRASI KESANTUNAN SOSIOLINGUISTIK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR Santoso, Tri; Kusmanto, Hari; Bilqis Salsabila S, Safa
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v12i1.42745

Abstract

Kesantunan berbahasa di kalangan pelajar pada saat ini mengalami reduksi berbahasa secara santun. Fenomena reduksi santun berbahasa siswa di lingkungan pendidikan ini perlu mendapatkan perhatian dan sentuhan. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi reduksi kesantunan berbahasa di lingkungan pendidikan dapat dilakukan dengan cara mengintegrasikan kesantunan berbahasa dalam kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan kombinasi analisis konten dan literatur reviu. Data dan sumber data pada penelitian ini diambil dari dokumen kurikulum merdeka yang diterbitkan dalam bentuk regulasi peraturan Mendikbudristek. Selain itu, literatur buku dan jurnal terkait kesantunan sosiolinguistik juga menjadi sumber data dalam penelitian ini. Teknik validasi dalam penelitian menggunakan triangulasi sumber data dan teori. Data dalam penelitian ini dianalisis secara induktif berdasarkan teknik analisis Miller dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kesantunan dalam pembelajaran bahasa dapat diterapkan secara sistematis melalui tiga tahapan kegiatan belajar mengajar: kegiatan awal, inti, dan penutup. Ketiga tahapan ini mendukung pembentukan kompetensi komunikatif dan kesadaran sosial siswa. Selain itu, pembelajaran kesantunan berbahasa juga dapat dinilai melalui instrumen seperti tes esai, observasi perilaku verbal, dan tes objektif berbasis konteks. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa kesantunan sosiolinguistik dapat diintegrasikan secara praktis dan efektif dalam pembelajaran untuk membentuk budaya komunikasi santun di lingkungan sekolah dasar.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA WACANA HUMOR KIAI Kusmanto, Hari
Salingka Vol 17, No 1 (2020): SALINGKA, Edisi Juni 2020
Publisher : Balai Bahasa Sumatra Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/salingka.v17i1.234

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggali nilai-nilai pendidikan karakter pada wacana humor para kiai. Data dalam penelitian ini adalah kata, frasa, kalimat, dan wacana humor bermuatan nilai-nilai pendidikan karakter dalam buku humor para kiai. Sumber data dalam penelitian ini adalah humor yang terdapat pada buku humor para kiai. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi, simak dan dilanjutkan dengan teknik catat. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode padan referensial. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai-nilai pendidikan karakter pada wacana humor para kiai meliputi: karakter teliti, cerdas, hati-hati, tolerensi, adil, amanah, bersyukur, rendah hati, percaya diri, menjaga persatuan, dan gigih. Nilai karakter yang paling banyak pada wacana humor para kiai bersumber dari olah pikir. Hal ini menunjukkan bahwa humor tersebut mendorong pembaca untuk giat belajar khususnya dalam menuntut ilmu.
Nilai Pendidikan Karakter Inti dalam Buku 1000 Kata Motivasi Ampuh Karya Great!Team Kusmanto, Hari
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai pendidikan karakter inti yang terdapat dalam buku 1000 Kata Motivasi Ampuh yang disusun Great!Team. jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa kata, frasa, dan kalimat yang terdapat dalam buku 1000 Kata Motivasi Ampuh yang disusun Great!Team. sumber data penelitian ini adalah kata motivasi yang terdapat dalam buku 1000 Kata Motivasi Ampuh yang disusun Great!Team. pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode pustaka, simak dan catat. Analisis data penelitian menggunakan metode analisis isi (content analysis). Validasi data penelitian menggunakan metode trianggulasi teori. Hasil penelitian menunjukkan nilai pemdidikan karakter inti dalam buku 1000 Kata Motivasi Ampuh meliputi: (1) religius “Ilmu pengetahuan tanpa agama adalah pincang”; (2) nasionalisme “Berikan kepada dunia apa yang terbaik yang bisa anda berikan”; (3) integritas “Terima tanggung jawab untuk diri anda sendiri. Sadari bahwa hanya anda sendiri, bukan orang lain, yang bisa membuat anda pergi ke tempat yang anda inginkan”; (4) mandiri “Lebih baik menyiapkan diri untuk sebuah peluang dan tidak mendapatkannya daripada punya peluang dan tidak menyiapkan dir”; dan (5) gotong royong “Selemah-lemahnya manusia ialah orang yang tak mau mencaari sahabat dan orang yang lebih lemah dari itu ialah orang yang menyia-nyiakan sahabat yang telah dicari”.
Realisasi Literasi Lingkungan Melalui Workshop Mikro Organisme Lokal (MOL) Kusmanto, Hari; Darmawan, Rohmad; Kisnaria, Bella; Setiyadi, Yulianto Bambang
Buletin KKN Pendidikan Vol 1, No. 1, Juli 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v1i1.9281

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mendekripsikan strategi, pengaruh, dan kelebihan serta kekurang MOL sebagai pupuk cair. Langkah-langkah yang dilakukan meliputi: (1) persiapan meliputi (a) Persiapan Media; (b) Persiapan Tanaman. (2) Penanaman; (3) Pemberian MOL Bonggol Pisang Dan Buah; (4) Pemeliharaan; dan (5) Pemanenan. Hasil studi menunjukkkan (1) strategi yang dapat dilakukan untuk menekan biaya produksi pertanian dengan cara pemanfaatan MOL sebagai penguat pupu kimia; (2) meningkatkan kualitas tanaman Tanaman menjadi lebih kuat, sehat, daun tanaman menjadi lebih hijau sehingga tidak memerlukan pupuk daun; akar menjadi lebih kuat; memperbanyak jumlah bulir padi sehingga hasil panen lebih banyak; menyiapkan tanaman berbungan dan berbuah agar buah bagus (3) kelebihan MOL diantaranya (a) Meningkatkan kesuburan tanah dan memperbaiki kondisi biologi, fisika dan kimia tanah sehingga unsur-unsur hara dalam tanah bisa dimanfaatkan tanaman secara maksimal; (b) Membantu peningkatan hasil panen 20-30% gabah kering per 100 bata; (c) Dapat menghemat penggunaan pupuk kima 25-50%; (d) Membantu penguraian racun dalam tanah; dan (e) Membantu meningkatkan kesuburan tanah. (4) Kekurangan mol diantaranya sebagai berikut (a) belum adanya penjual yang menjual MOL sehingga petani harus membuat sendiri; (b) Manfaat MOL dapat di peroleh setelah penggunaan mol secara bertahap artinya dalam satu kali penggunaan mol kemungkinan besar dampaknya atau pengaruhnya belum terlihat atau belum dapat dirasakan.