Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pelatihan Dan Implementasi Mini Minaponik Untuk Meningkatkan Kemandirian Pangan Dan Pendapatan Yayasan Al-Muhlishin Bejo Suroso; Abdul Jalil; Faridatul Munawaroh; Dhiaz Ari Priyandana
Jurnal Pengabdian Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemandirian pangan telah menjadi salah satu isu krusial di Indonesia, terutama dalam rangka menghadapi tantangan ketahanan pangan di masa depan. Yayasan Al-Muhlishin Pakem, Bondowoso, merupakan lembaga sosial yang bergerak dalam bidang pendidikan dan kesejahteraan sosial. Sebagai yayasan yang berorientasi pada kemandirian masyarakat, mereka menghadapi beberapa tantangan utama, terutama dalam hal ketahanan pangan dan peningkatan pendapatan masyarakat setempat. Program Pelatihan dan Implementasi Mini Minaponik untuk Meningkat- kan Kemandirian Pangan dan Pendapatan Yayasan Al-Muhlishin bertujuan untuk memperkenalkan teknologi pertanian modern yang ramah ling- kungan dan efisien, khususnya dalam hal mengoptimalkan penggunaan lahan terbatas. Program ini dilaksanakan melalui pelatihan dan imple- mentasi sistem mini minaponik yang menggabungkan budidaya ikan dan tanaman dalam satu sistem siklus air tertutup. Pelatihan yang diadakan pada 28 Februari 2025 dan implementasi pada 16 Maret 2025 diikuti oleh delapan pengurus yayasan yang diberdayakan untuk memproduksi pangan secara mandiri. Selain itu, program ini juga memberikan bantuan tambahan berupa PC baru dengan spesifikasi Core i7 untuk mendukung administrasi yayasan yang sebelumnya terganggu oleh perangkat lama. Hasil dari program ini meliputi peningkatan keterampilan teknis peserta dalam mengelola mini minaponik, pemanfaatan pekarangan rumah untuk produksi pangan, serta peningkatan kapasitas yayasan dalam mengelola administrasi. Pro- gram ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap ketahanan pangan lokal, peningkatan pendapatan keluarga, dan memperluas keberlanjutan program melalui replikasi di tingkat komunitas lainnya.
Membentuk Wirausahawan Muda Melalui Produksi Cocopeat Untuk Media Tanam Bagus Tripama; Abdul Jalil; Handa Aprisco; Faridatul Munawaroh; Firdauzy Rizqy Romadhane
Jurnal Pengabdian Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan mitra usaha Triococo melalui peningkatan kapasitas produksi cocopeat, penguatan manajemen usaha, dan pengembangan pemasaran. Mitra sebelumnya menghadapi kendala dalam memproduksi cocopeat secara efisien akibat keterbatasan alat dan pengetahuan teknis. Melalui program ini, tim pengabdian Universitas Muhammadiyah (UNMUH) Jember memberikan bantuan pengadaan mesin pembuat cocopeat dengan mesin penggerak merek Tesla, yang dipilih karena keandalannya dan efisiensinya. Selain itu, mitra juga diberikan pelatihan teknis produksi cocopeat, manajemen usaha, dan strategi pemasaran. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa mitra berhasil memproduksi cocopeat berkualitas dengan kemasan 5 kg yang dilengkapi label "Binaan UNMUH Jember". Label ini berfungsi sebagai media promosi dan pengakuan atas peran UNMUH Jember dalam memberdayakan mitra. Mitra juga telah mampu mengoperasikan mesin secara mandiri dan memahami seluruh proses produksi, mulai dari pengolahan sabut kelapa hingga pengemasan. Dampak positif yang dirasakan mitra antara lain peningkatan produktivitas, pendapatan, serta perluasan pasar. Program ini tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga memiliki potensi keberlanjutan melalui rencana diversifikasi produk dan pengembangan pasar. Keberhasilan program ini menunjukkan peran aktif UNMUH Jember dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan pengabdian yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi.
Penguatan Legalitas Usaha Pelaku UMKM Desa Sumberjati Lumajang Melalui Pengurusan NIB Abdul Jalil; Azzam Taufiqy Nur Santoso; Diah Ayu Lestari; Handa Aprisco; Dwika Nano Hariyanto; Bagus Tripama; Bejo Suroso
JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Vol 7, No 1 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jiwakerta.v7i1.22636969

Abstract

UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian desa, tetapi seringkali menghadapi kendala terkait legalitas usaha yang dapat membatasi potensi pertumbuhan dan pengembangan mereka salah satunya adalah legalitas usaha. Pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat legalitas usaha pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Sumberjati, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang melalui pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB).Metode Pengabdian yang digunakan adalah studi kasus dengan pengumpulan data melalui wawancara, Survey, dan Penyaringan data. Hasil Pengabdian menunjukkan bahwa pengurusan NIB memiliki peran signifikan dalam penguatan legalitas usaha UMKM di Desa Sumberjati. Pemberian NIB memungkinkan UMKM untuk memperoleh pengakuan resmi dari pemerintah, sehingga meningkatkan kepercayaan pelanggan dan mitra bisnis. Selain itu, NIB juga memberikan akses UMKM ke berbagai fasilitas dan bantuan dari pemerintah, seperti pelatihan dan pendampingan usaha. Pengabdian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami peran pengurusan NIB dalam penguatan legalitas usaha UMKM di tingkat desa serta berhasil menerbitkan NIB empat UMKM. Diharapkan hasil Pengabdian ini dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dan lembaga terkait untuk mengembangkan kebijakan yang mendukung pertumbuhan UMKM di wilayah tersebut.
Dampak Planter Terhadap Efisiensi Sumber Daya Dan Tenaga Kerja Pertanian Abdul Jalil; Agustina Damayanti; M Alief Ramadhan Putra Laksono; Alvan Maulana Azzayni; Dwika Nano Hariyanto
Callus: Journal of Agrotechnology Science Vol. 3 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/callus.v3i4.5463

Abstract

Penggunaan mesin penanam (planter) di sektor pertanian telah menjadi salah satu inovasi teknologi yang mampu meningkatkan efisiensi dalam pemanfaatan sumber daya dan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan mesin penanam terhadap produktivitas lahan, efisiensi tenaga kerja, dan biaya operasional pada sistem pertanian. Metode yang digunakan adalah literature review dengan sumber data dari database Google Scholar, DOAJ, dan GARUDA. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan mesin penanam meningkatkan produktivitas lahan dari 5,2 ton/ha menjadi 6,8 ton/ha (p<0,01), menurunkan kebutuhan tenaga kerja dari 32 menjadi 14 orang/ha (p<0,01), serta menekan biaya operasional dari Rp6,2 juta/ha menjadi Rp4,8 juta/ha (p<0,05). Efisiensi ini terjadi karena proses tanam lebih presisi, penggunaan input lebih hemat, dan pengurangan beban kerja manual. Temuan ini menegaskan bahwa mesin penanam dapat menjadi strategi mekanisasi untuk modernisasi pertanian, yang perlu didukung oleh kebijakan alsintan, pelatihan operator, dan pendampingan teknis berkelanjutan.
Pemanfaatan Internet of Things (IoT) dalam Pengembangan Pertanian Cerdas: Studi Komparatif Beberapa Negara Pramono Hadi; Basiroh Basiroh; Abdul Jalil
Jurnal Penelitian IPTEKS Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL PENELITIAN IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/penelitianipteks.v11i1.1559

Abstract

Internet of Things (IoT) telah menjadi salah satu teknologi kunci dalam transformasi pertanian modern melalui konsep smart farming. Teknologi ini memungkinkan pemantauan dan pengelolaan pertanian secara real-time berbasis data, sehingga berpotensi meningkatkan efisiensi penggunaan input, produktivitas, dan keberlanjutan sistem pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan IoT dalam sektor pertanian di beberapa negara serta mengidentifikasi tantangan dan faktor kunci keberhasilan implementasinya, khususnya dalam konteks negara berkembang. Metode penelitian yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) terhadap artikel ilmiah nasional dan internasional, dokumen kebijakan, serta laporan resmi yang dipublikasikan pada periode 2018–2025. Negara yang dikaji meliputi Belanda, Amerika Serikat, Jepang, India, dan Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa IoT berperan penting dalam pemantauan lahan dan tanaman, manajemen irigasi cerdas, deteksi dini hama dan penyakit, pengelolaan ternak, serta pengambilan keputusan berbasis data. Namun, implementasi IoT pertanian masih menghadapi tantangan utama berupa keterbatasan infrastruktur, biaya investasi tinggi, isu interoperabilitas dan tata kelola data, keamanan siber, serta rendahnya kapasitas sumber daya manusia. Di Indonesia, meskipun adopsi IoT masih terbatas, penerapan smart farming pada hidroponik, greenhouse, irigasi tetes, dan perikanan menunjukkan potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan IoT pertanian memerlukan pendekatan yang kontekstual, inklusif, dan didukung oleh kebijakan serta penguatan kapasitas kelembagaan.
Potensi Pertumbuhan dan Hasil Tujuh Varietas Bawang Merah Asal Jawa Timur Di Lahan Kering Dataran Rendah Abdul Jalil; Andri Wahyudi; Alvan Maulana Azzaini
Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Eksakta Vol. 4 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/trilogi.v4i2.1687

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditas hortikultura strategis yang produktivitasnya sangat dipengaruhi oleh kesesuaian varietas dengan kondisi lingkungan. Lahan kering dataran rendah memiliki potensi pengembangan, namun menghadapi kendala suhu tinggi dan ketersediaan air terbatas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pertumbuhan dan hasil tujuh varietas bawang merah asal Jawa Timur pada kondisi lahan kering dataran rendah. Penelitian dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember pada Maret–Juni 2024 dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor, terdiri dari tujuh varietas dan tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, panjang daun, jumlah daun, diameter umbi, jumlah umbi per rumpun, bobot kering umbi, dan umur panen. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi nyata antar varietas. Rubaru (V3) dan Manjung (V4) unggul pada pertumbuhan vegetatif, sedangkan Superphilip (V5) dan Batu Ijo (V7) menghasilkan diameter dan bobot umbi lebih besar. Rubaru (V3) dan Biru Lancor (V6) menghasilkan jumlah umbi lebih banyak per rumpun, sementara Bauji (V1) dan Manjung (V4) memiliki umur panen lebih singkat. Kesimpulannya, pemilihan varietas bawang merah di lahan kering dataran rendah perlu disesuaikan dengan tujuan budidaya, baik untuk produktivitas tinggi per umbi, jumlah umbi lebih banyak, maupun panen lebih cepat
Analisis Komposisi dan Dominasi Gulma Berdasarkan Umur Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Moh Ardani; Kanthi Hastuti Wulandari; Dwika Nano Hariyanto; Lutfi Pramukyana; Abdul Jalil
Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Eksakta Vol. 5 No. 2 (2026): Maret
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/trilogi.v5i2.1707

Abstract

Keberadaan gulma pada pertanaman padi dapat menurunkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman akibat persaingan dalam memanfaatkan cahaya, air, unsur hara, dan ruang tumbuh. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi komposisi gulma berdasarkan jenis, kelompok gulma, dan kelimpahan individu serta menentukan spesies gulma dominan pada setiap umur tanaman padi. Penelitian dilaksanakan pada Oktober–Desember 2025 di Desa Sumber Langon, Kabupaten Jember, menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan teknik kuadrat 1 m × 1 m pada umur 30, 60, dan 90 hari setelah tanam (HST). Data dianalisis menggunakan parameter kerapatan, frekuensi, dominasi, Indeks Nilai Penting (INP), dan Summed Dominance Ratio (SDR). Hasil penelitian menunjukkan terdapat 10 spesies gulma yang tergolong ke dalam tiga kelompok, yaitu rumput, teki, dan daun lebar. Kelompok gulma daun lebar memiliki jumlah spesies dan individu tertinggi dibandingkan kelompok gulma lainnya. Total individu gulma mengalami penurunan seiring bertambahnya umur tanaman padi, yaitu dari 283 individu pada 30 HST menjadi 139 individu pada 60 HST, dan kembali menurun menjadi 71 individu pada 90 HST. Pada umur 30 HST, gulma yang mendominasi adalah Alternanthera philoxeroides dengan nilai SDR 0,16, diikuti Cyperus rotundus sebesar 0,15 dan Lophatherum gracile sebesar 0,15. Pada umur 60 HST, dominasi tertinggi ditunjukkan oleh Cleome rutidosperma dengan nilai SDR 8,51. Sementara itu, pada umur 90 HST, Alternanthera philoxeroides kembali menjadi gulma dominan dengan nilai SDR 0,20. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pertambahan umur tanaman padi memengaruhi komposisi jenis, kelimpahan individu, serta tingkat dominasi gulma pada lahan sawah
Interaksi Perubahan Iklim dan Ketersediaan Air terhadap Produktivitas Tanaman: Sintesis Literatur dan Strategi Adaptasi di Jawa Timur Bagian Timur Abdul Jalil; Faridatul Munawaroh; Dwika Nano Hariyanto; Muhammad Nuril Fitriyandi
Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Eksakta Vol. 5 No. 2 (2026): Maret
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/trilogi.v5i2.1718

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis berbagai bukti ilmiah nasional terkait interaksi antara perubahan iklim dan ketersediaan air serta dampaknya terhadap produktivitas tanaman, sekaligus mengidentifikasi strategi adaptasi yang relevan dalam sistem pertanian berbasis iklim lokal. Metode yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) terhadap artikel ilmiah periode 2016–2025 yang diperoleh dari basis data Google Scholar, Garuda, dan jurnal nasional terakreditasi, dengan analisis tematik pada empat aspek utama: perubahan curah hujan, ketersediaan air, siklus hidrologi, dan teknologi adaptasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa perubahan distribusi curah hujan yang tidak merata secara temporal dan spasial menjadi faktor utama penurunan produktivitas tanaman, terutama pada lahan tadah hujan dan wilayah dengan sistem irigasi yang belum optimal. Selain itu, perubahan siklus hidrologi turut menurunkan cadangan air tanah dan efisiensi distribusi air irigasi, yang berimplikasi pada peningkatan risiko produksi dan tekanan ekonomi petani. Kajian ini juga menemukan bahwa strategi adaptasi berbasis teknologi, seperti irigasi presisi, pemanenan air hujan, dan pemanfaatan informasi iklim digital, berpotensi meningkatkan efisiensi penggunaan air dan ketahanan sistem pertanian. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya transformasi sistem pengelolaan air pertanian menuju pendekatan adaptif berbasis hidroklimatologi yang terintegrasi dengan kelembagaan lokal dan kebijakan berbasis wilayah
Co-Authors Abdul Aziz Affandi, Rheinald Agung Nugroho Puspito Agustina Damayanti Alvan Maulana Azaini Alvan Maulana Azzaini Alvan Maulana Azzaini Alvan Maulana Azzayni Alvan Maulana Azzini Ananda, Pio T. Andri Wahyudi Andri Wahyudi Apriliyanto, Rizki Ari Dwi Prasmono Arrofi'u, Ahlun Azzam Taufiqy Nur Santoso Bagus Tripama Basiroh Basiroh Bejo Suroso Bibit Lilik Lestari Chatchawan Chaichana Dandi Citra Nugraha Dhiaz Ari Priyandana Diah Ayu Lestari Dinar Ayu P Dwika Nano Hariyanto Dwika Nano Hariyanto Dwika Nano Hariyanto Farchan Mushaf Al Ramadhani Faridatul Munawaroh Ferdian Agung Wahyudi Firdauzy Rizqy Romadhane Fitri Nur A Handa Aprisco Hariyanto, Dwika Nano Hazmi, Muhammad Heni Pujiastuti Henik Prayuginingsih Heru Bastomi Hidayat, Cahya Tri Bagus Hudaini Hasbi Icha Cahyaning Fitri Insan Wijaya Kacung Hariyono Kanthi Hastuti Wulandari Lutfi Pramukyana Lutfi Pramukyana Lutfi Pramukyana M Alief Ramadhan Putra Laksono Marcus dos Santos Soares Menik Chumaidah Moh Ardani Moh. Ardani Moh. Syahrul Munir Mohamad Sugiono Mohammad Ubaidillah Mohammad Ubaidillah Muhammad Nuril Fitriyandi Nanda Kurnia Wardati Oktarina Oktarina Oktarina, Oktarina Parawita Dewanti Pio Tifar Ananda Pramono Hadi Pramukyana, Lutfi Putra, Dhian Wahana Qori Afifah Anggraeni Mahgfiro Ridho, Alvin Ridho, Atok Ainur Rosa, Firlana S, Setiyono Saputra, Wahyu Nurkholis Hadi Sholeh Avivi Sholeh Avivi Siti Nursyamsiyah Slameto Slameto Sri Hartatik Sri Hartatik Suroso, Bejo Syamsul Hadi Taufiq Timur Warisaji Tripama, Bagus Veronenci yuliarbi farlisa Wahyu Nurkholis Hadi Syahputra Wahyudi, Ferdian A. Wahyudi, M Iwan Widiarti, Wiwit Wijaya, Insan