Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Anxiety of Pregnant Women Facing Childbirth In Busungbiu District, Buleleng Hesteria Friska Armynia Subratha; Ketut Espana Giri; Ni Komang Sulyastini; Made Bayu Oka Widiarta
Jurnal EduHealth Vol. 14 No. 02 (2023): Periode April-June, 2023
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.67 KB)

Abstract

Numerous studies have consistently demonstrated the association between stress, depression, and heightened anxiety during pregnancy, which can lead to adverse outcomes such as low birth weight (LBW), preterm birth, and developmental issues in infants. Recent data from the Buleleng District Health Office in December 2021 revealed that approximately 3.1% of infants in the region had low birth weights. Notably, the prevalence of LBW in the catchment area of the Busungbiu I Public Health Center in Buleleng exceeds the district average of 5.6%. Against this backdrop, the present study conducted at the Busungbiu I Public Health Center aims to explore the concerns of pregnant women regarding childbirth amidst the ongoing COVID-19 epidemic. Employing a descriptive-quantitative research design, the study focused on pregnant women who had attended prenatal check-ups at the Busungbiu I Public Health Center within the previous month. The sample comprised 80 respondents selected through probability random sampling. Among the respondents, the highest proportion, accounting for 35%, reported experiencing moderate levels of anxiety. Furthermore, analysis based on the respondents' age groups revealed that the youngest participants exhibited the highest levels of moderate anxiety. Additionally, respondents who had completed elementary school or an equivalent level of education, as well as those with junior high school education or its equivalent, comprised the groups with the highest prevalence of moderate anxiety. Based on the findings, it is recommended to implement targeted initiatives aimed at enhancing pregnant women's understanding of the significance of pregnancy education. Furthermore, it is encouraged to intensify efforts in providing comprehensive support to pregnant mothers, ensuring they are equipped with the necessary knowledge and resources to navigate the challenges associated with pregnancy and childbirth effectively.
PENDAMPINGAN LATIHAN RELAKSASI OTOT PROGRESIF DALAM MENGELOLA ANSIETAS IBU HAMIL PADA MASA PANDEMI COVID-19 Widiarta, Made Bayu Oka; Gozali, Wigutomo; Subratha, Hesteria Friska Armynia; Ilmy, Shofi Khaqul
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v2i1.439

Abstract

Latar Belakang: Salah satu kelompok rentan yang merasakan dampak COVID-19 ini adalah kelompok ibu hamil. Ibu hamil mengalami berbagai perubahan, baik fisik, psikologis, dan sosial, sehingga lebih berisiko mengalami ansietas. Dalam mengelola ansietas, ibu hamil dapat melakukan teknik relaksasi Progesive Muscle Relaxation (PMR). Latihan tersebut diperlukan karena 6 dari 8 orang ibu hamil di Posyandu di Banjar Taman Sari, Desa Menyali mengalami ansietas pada tingkat sedang. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk: 1) Meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang ansietas; 2) Meningkatkan kemampuan ibu hamil dalam melakukan latihan relaksasi PMR dalam mengelola ansietas; dan 3) Menurunkan tingkat ansietas yang dialami oleh ibu hamil selama pandemi COVID-19. Metode: Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan adalah pendampingan ibu hamil dalam melakukan latihan PMR. Kegiatan ini dilaksanakan dalam tiga (3) tahap, yaitu: 1) Penyuluhan tentang ansietas, 2) Demonstrasi dan Latihan terbimbing PMR, 3) Pengukuran ansietas (post-test). Hasil: Pengetahuan ibu hamil tentang ansietas telah meningkat. Selain itu, ibu hamil dapat mempraktikkan teknik relaksasi PMR secara runtut meskipun membutuhkan pendampingan. Tingkat ansietas ibu hamil (post-test) didapatkan mayoritas ibu hamil tidak mengalami ansietas (83,33%). Kesimpulan: Ibu hamil dapat melaksanakan latihan PMR secara mandiri dan rutin dalam rangka menurunkan tingkat ansietas yang dirasakan. Kata Kunci: Relaksasi otot progresif, manajemen ansietas, ibu hamil, pandemi COVID-19.
Optimalisasi Keterampilan Kader Posyandu Dalam Mengolah Mp-Asi Anti Stunting Berbahan Baku Pangan Lokal Di Desa Wisata Panji Subratha, Hesteria Friska Armynia; Giri, Ketut Espana; Khoiroh, Nis'atul; Hanisyah Putri, Nabila Amelia; Widiarta, Made Bayu Oka
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v3i1.532

Abstract

Peningkatan kualitas gizi anak balita merupakan prioritas utama dalam upaya pencegahan stunting. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan keterampilan kader Posyandu dalam mengolah MP-ASI anti stunting berbahan baku pangan lokal di Desa Wisata Panji. Metode pelatihan yang digunakan mencakup penyampaian teori, demonstrasi praktik, serta pembuatan pedoman pengolahan makanan sehat. Hasil pengabdian ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan kader Posyandu tentang gizi anak, pengolahan bahan baku pangan lokal, dan keterampilan konseling. Selain itu, terjadi peningkatan dalam pemahaman mereka tentang pentingnya pangan lokal dalam meningkatkan kualitas MP-ASI. Pengabdian ini berhasil mencapai tujuan utamanya, yaitu meningkatkan keterampilan mengolah MP-ASI berbahan baku lokal yang disediakan oleh kader Posyandu kepada balita di Desa Wisata Panji. Dengan peningkatan ini, diharapkan akan terjadi penurunan angka stunting di daerah tersebut. Dalam kegiatan ini dapat ditarik simpulan, pelatihan kader Posyandu dalam mengolah MP-ASI anti stunting dengan bahan baku pangan lokal merupakan langkah efektif dalam meningkatkan kualitas gizi anak balita dan mengurangi prevalensi stunting. Upaya serupa dapat diterapkan di wilayah-wilayah lain untuk mencapai hasil yang serupa dalam pencegahan stunting pada tingkat masyarakat. Kata kunci : Kader Posyandu, MP-ASI, Anti Stunting, Pangan Lokal
Peningkatan Pengetahuan Dan Kesiapan Menarche: Program Pendidikan Kesehatan Di Sd No.1 Canggu, Bali Sulyastini, Ni Komang; armynia subratha, hesteria friska; Wulandari, Made Ririn Sri; Pasek, Made Suadnyani; Pratiwi , Made Dinda
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v4i1.628

Abstract

Pendidikan kesehatan tentang menarche sangat penting bagi siswa sekolah dasar, mengingat semakin banyak anak perempuan yang mengalami menstruasi pada usia dini. Kesiapan dalam menghadapi menarche tidak hanya berpengaruh pada kesehatan fisik, tetapi juga mental dan psikososial. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SD No.1 Canggu, Bali, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kesiapan siswa menghadapi menarche melalui edukasi kesehatan reproduksi. Kegiatan ini melibatkan 154 siswa kelas 1 hingga 6 dan menggunakan metode penyuluhan interaktif, termasuk penggunaan video animasi dan demonstrasi praktik kebersihan menstruasi.Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan tentang menarche sebesar 31,7%, praktik kebersihan menstruasi sebesar 28,8%, dan kesiapan mental menghadapi menarche sebesar 32,2%. Program ini juga berhasil mengurangi stigma terkait menstruasi. Hal ini didukung oleh umpan balik yang diterima dari siswa dan pengamatan dalam interaksi kelompok, yang menunjukkan peningkatan penerimaan dan pemahaman di antara siswa, termasuk siswa laki-laki yang turut berpartisipasi dalam kegiatan edukasi.Kesimpulannya, edukasi kesehatan reproduksi ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapan siswa menghadapi menarche. Disarankan agar program ini diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah secara berkelanjutan, dengan dukungan orang tua serta pelatihan khusus bagi guru dan tenaga kesehatan. Kata kunci : menarche, kesehatan reproduksi, edukasi, kesiapan mental, siswa sekolah dasar
Status Gizi Siswa Berdasarkan IMT dan Tinggi Badan di SD No. 1 Canggu, Badung, Bali Armynia Subratha, Hesteria Friska; Ketut Espana Giri; Nis'atul Khoiroh; Nabila Amelia Hanisyah Putri
JURNAL SIPAKALEBBI Vol 8 No 1 (2024): June
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/sipakallebbi.v8i1.51348

Abstract

SD No. 1 Canggu. Sekolah terletak di Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, yang merupakan salah satu destinasi wisata utama di Bali bahkan di Indonesia saat ini. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa anak-anak di daerah wisata cenderung memiliki akses lebih mudah terhadap makanan cepat saji dan jajanan yang kurang sehat. Hal ini dapat meningkatkan risiko masalah gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan status gizi siswa SD No. 1 Canggu, Kabupaten Badung, Bali, berdasarkan pengukuran Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U) dan Tinggi Badan menurut Umur (TB/U). Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional, di mana data dikumpulkan dari 152 siswa kelas 1 hingga 6. Pengukuran IMT/U dan TB/U dilakukan untuk menentukan status gizi, yang kemudian dikategorikan menurut standar WHO. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa SD No. 1 Canggu memiliki status gizi normal berdasarkan IMT/U dan TB/U. Namun, masalah gizi ganda tetap ada, dengan 7.8% siswa mengalami obesitas dan 16.5% tergolong kurus atau sangat kurus. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya peningkatan kebijakan gizi di sekolah, termasuk edukasi gizi, perbaikan kualitas makanan di kantin, dan program peningkatan aktivitas fisik.
Identification Of Infant Mortality Rate Factors Using Spatial Autoregressive Moving Average Cahyoko, Fajar Dwi; Subratha, Hesteria Friska Armynia
Journal of Public Health for Tropical and Coastal Region Vol 7, No 3 (2024): Journal of Public Health for Tropical and Coastal Region
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jphtcr.v7i3.24856

Abstract

Introduction: Infant mortality rate (IMR) is one of the indicator of the success for maternal and child health programs. Infant mortality rates affected by biological, environmental, socioeconomic factors and quality of healthcare services. This study aimed to analyze the factors affecting infant mortality rates in the East Java Province using a spatial regression model.Methods: The research units were all 38 districts and cities in East Java Province. Secondary data from the 2023’ Health Profile of East Java Province was used in this study, which included the number of infant deaths and the biological, environmental, socioeconomic factors, the availability and quality of health services. In this study, spatial modelling was conducted using an area approach and spatial influence using the Spatial Autoregressive Moving Average (SARMA) method with Queen Contiguity spatial weights.Results: Based on R2 and AIC values, the Spatial Autoregressive model was preferable to Ordinary Least Squares. The obtained model showed that low birth weight and the percentage of the population that can access good sanitation were the significant factors influencing infant mortality in this study. The other factors: percentage of deliveries by health workers, obstetric complications handled, percentage of poor people, infants receiving vitamin A, and infants receiving exclusive breastfeeding had no significant effect on Infant Mortality Rates.Conclusion: Factors that had significant effect on infant mortality rates in this study were low birth weight and percentage of residents who had access to proper sanitation.
PELATIHAN PIJAT BAYI SEBAGAI UPAYA BOUNDING ATTACHMENT DI DESA PANJI TAHUN 2023 Giri, Ketut Espana; Subratha, Hesteria Friska Armynia; Sumiati
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v13i1.69345

Abstract

Pijat bayi diberikan untuk menimbulkan keterikatan antara ibu dan bayinya (bounding attachment) serta mengoptimalkan tumbuh kembang bayi. Desa Wisata Panji dipilih karena ibu-ibu yang memiliki bayi usia 0-12 bulan belum mengetahui manfaat dan cara melakukan pijat bayi dengan benar. Tujuan pengabdian yaitu memberikan edukasi tentang manfaat pijat bayi salah satunya sebagai bounding attachment dan melatih ibu melakukan pijat bayi dengan tehnik yang benar. Peserta pelatihan sebanyak 30 orang. Pelatihan diberikan melalui 2 tahap, pertama pemberian edukasi pijat bayi dan tahap kedua melatih cara memijat bayi. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa pada tahap pemberian edukasi, ibu dapat menjawab pertanyaan dengan benar (100%). Tahap keterampilan menggunakan checklist, ibu dinyatakan terampil setelah tiga kali melakukan tehnik pijat bayi dengan benar dan bounding attachment (66,7%). Kesimpulan pengabdian ini adalah ibu dinyatakan terampil setelah melakukan pijat bayi sebanyak tiga kali dan pijat bayi sangat efektif dalam meningkatkan bounding attachment.    
The Relationship Between Mothers Knowledge and Attitudes Related to The First 1000 Days of Life With The Incidence of Stunting Hesteria Friska Armynia Subratha; Pebriyani, Ni Putu Nita; Made Ila Miranda Hary; Made Diva Aprliasih Arya Putri; Ni Luh Erlya Lionita
Babali Nursing Research Vol. 5 No. 2 (2024): April
Publisher : Babali Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37363/bnr.2024.52335

Abstract

Introduction: Stunting is a disruption in the growth and development of children due to chronic malnutrition and recurrent infections, which is characterized by their length or height being below standard. In 2021, stunting in Buleleng Regency will reach 8.9% from the prevalence rate in 2019 of 22.05%. Based on Buleleng health data in 2021, in Banjar District there were 188 toddlers experiencing stunting out of a total of 1462 toddlers with a percentage of 12.86%. This research aims to determine the level of knowledge and description of maternal attitudes as well as the relationship between maternal knowledge and attitudes regarding the first 1000 days of life and the incidence of stunting in Banjar District. Methods: This research was conducted using a cross sectional approach with a sample of mothers who had children aged 0-5 years who were stunted in Banjar District. Data was collected by conducting structured interviews and distributing research questionnaires which will be analyzed using qualitative analysis. Results: The findings of this study identified three categories of maternal knowledge: mothers with a high level of knowledge (9.52%), mothers with a moderate level of knowledge (41.27%), and mothers with a low level of knowledge (49.21%). And than the P value 0.000 < 0.05 that indicated correlation between the knowledge and attitudes of mothers regarding 1000 HPK nutrition. Conclusion: This study demonstrates a correlation between the knowledge and attitudes of mothers regarding 1000 HPK nutrition in Kecamatan Banjar. The findings indicate a moderately strong positive link between these variables.
Hubungan Dukungan Suami Dengan Kunjungan Antenatal Care (Anc) Pada Ibu Hamil Di Kabupaten Tabanan Hesteria Friska Armynia Subratha; Ni Wayan Manik Kartiningsih
JURNAL MEDIKA USADA Vol 1 No 1 (2018): JURNAL MEDIKA USADA
Publisher : STIKES ADVAITA MEDIKA TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54107/medikausada.v1i1.8

Abstract

Latar Belakang dan tujuan: Kehamilan adalah suatu krisis maturitas yang dapat menimbulkan stres. Tingginya cakupan K1 dan K4 tentunya sangat didukung oleh peran keluarga, dukungan keluarga salah satunya adalah dukungan suami. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan dukungan suami dengan kunjungan antenatal care (ANC) pada ibu hamil di Bidan Praktek Mandiri Ny.MD Desa Cau, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan. Metode: Desain penelitian ini adalah servei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Juli 2014. Teknik sampel yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah sebanyak 50 orang. Teknik analisa data menggunakan chi square test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sebagian besar responden di BPM”MD” Desa Cau Kecamatan Marga Kabupaten Tabanan kurang mendapatkan dukungan suami. Sebagian besar responden di BPM”MD” Desa Cau Kecamatan Marga Tabanan sesuai standar kunjungan ANC. Ada hubungan yang signifikan dukungan suami dengan kunjungan ANC pada ibu hamil di BPM” MD” Desa Cau Kecamatan Marga Tabanan. Simpulan: Responden di BPM”MD” Desa Cau Kecamatan Marga Kabupaten Tabanan kurang mendapatkan dukungan suami sebanyak 26 responden (52%).
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Emesis Gravidarum Dengan Perubahan Berat Badan Trimester 1 Di Puskesmas Baturiti 1 Tahun 2017 Hesteria Friska Armynia Subratha; Dewa Ayu Ari Kusumayuni
JURNAL MEDIKA USADA Vol 1 No 1 (2018): JURNAL MEDIKA USADA
Publisher : STIKES ADVAITA MEDIKA TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54107/medikausada.v1i1.13

Abstract

Latar Belakang Emesis gravidarum adalah gejala yang wajar atau sering terjadi pada kehamilan trimester I, hal inilah yang menyebabkan rasa tidak nyaman pada ibu hamil, namun kurangnya pengetahuan ibu tentang emesis gravidarum juga dapat memperparah kondisi ibu hingga terjadinya penurunan berat badan yang drastis. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang emesis gravidarum dengan perubahan berat badan ibu hamil trimester 1 di Puskesmas Baturiti tahun 2017.nMetode penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Variabel yang digunakan adalah variabel independent yaitu tingkat pengetahuan tentang emesis gravidarum dan variabel dependentnya adalah perubahan berat badan ibu hamil trimester 1 yang mengalami emesis gravidarum.Sampel penelitian sebanyak 34 orang diambil dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan dengan menyebarkan test dan lembar observasi berat badan. Teknik analisis yang digunakan untuk menganalisa adalah uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukan tingkat pengetahuan responden paling banyak dalam kategori kurang yaitu 16 orang (47,05%) dan perubahan berat badan yang paling banyak dalam kategori turun yaitu 19 orang (55,88%). Berdasarkan hasil uji korelasi pada analisis data diperoleh nilai P = 0,00 lebih kecil dari α 0,05 dan rho sebesar 0,654 . Temuan ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif dan kuat antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang emesis gravidarum dengan perubahan berat badan ibu hamil trimester 1. Simpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah berdasarkan hasil penelitian tersebut hendaknya petugas kesehatan di puskesmas lebih efektif dalam memberikan informasi tentang emesis gravidarum agar tidak terjadi penurunan berat badan yang sangat drastis.
Co-Authors AA Putri Melastini Aditya Prabawa Agustia, Km Tri Sutrisna Amelia Hanisyah Putri, Nabila Anjar Tri Astuti Cahyoko, Fajar Dwi Cokorda Istri Mita Pemayun Dewa Ayu Ari Kusumayuni Dyah Pradnyaparmita Duarsa Gozali, Wigutomo Hanisyah Putri, Nabila Amelia Hartati, Ni Nyoman Hendra Mashuri I Nyoman Tri Anindia Putra I Wayan Gede Artawan Eka Putra I Wayan Gede Artawan Eka Putra I Wayan Gede Artawan Eka Putra, I Wayan Gede Artawan Eka Ida Ayu Diah Purnama Sari Ida Ayu Diah Purnamasari Ilmy, Shofi Khaqul Indra Peratiwi Indra Peratiwi Indra Pratiwi Irma Nurma Linda Kadek Dwi Pitriyani Kadek Julia Chandra Jyoti Ketut Espana Giri Khoiroh, Nis'atul Km Tri Sutrisna Agustia Kurniawati, Yuni Luh Ita Mahendrayani Made Amanda Cipta Dewi Made Diva Aprliasih Arya Putri Made Ila Miranda Hary Made Ririn Sri Wulandari Made Satya Gautama Made Suadnyani Pasek Made Suadnyani Pasek Nabila Amelia Hanisyah Putri Nabila Amelia Hanisyahputri Ni Kadek Diah Purnamayanti Ni Ketut Sutiari Ni Komang Sulyastini Ni Luh Erlya Lionita Ni Made Indra Peratiwi Ni Made Suasti Wulanyani Ni Nyoman Ayu Desy Sekarini Ni Wayan Manik Kartiningsih Nis&#039;atul Khoiroh Nis'atul Khoiroh Nis’atul Khoiroh Pande Putu Januraga Pebriyani, Ni Putu Nita Peratiwi, Indra Pratiwi, Made Dinda Pratiwi, Putu Irma Putri, Nabila Amelia Hanisyah Rahmayani, Irma Rizki, A Mustika Fadillah Runiari, Ni Nengah Sipahutar, Ida Erni Suardani, Ni Luh Ketut Sulyastini, Ni Komang Sumiati Wedri, Ni Made Widiarta, Made Bayu Oka YUNI KURNIAWATI