Claim Missing Document
Check
Articles

Pengendalian Riptortus linearis Pada Tanaman Kedelai Menggunakan Insektisida Campuran Azadirachta indica dan Ricinus communis Nurfadza, Alysha Rianty; Dono, Danar; Yulia, Endah
Agrikultura Masyarakat Tani Vol 1, No 3 (2024): Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrimasta.v1i3.55626

Abstract

Hama kepik penghisap polong (Riptortus linearis) merupakan salah satu hama utama pada tanaman kedelai yang merusak polong kedelai hingga dapat menyebabkan penurunan produksi tanaman kedelai. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah formulasi pestisida nabati campuran dari minyak mimba (Azadirachta indica) dan minyak jarak (Ricinus communis) dapat menurunkan tingkat populasi R. linearis dan menentukan konsentrasi formulasi pestisida nabati campuran dari minyak mimba dan minyak jarak yang efektif dalam menurunkan tingkat populasi R. linearis. Percobaan dilaksanakan pada bulan Juni hingga Oktober 2023 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, Desa Ciparanje, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri atas perlakuan formulasi minyak mimba 1,0%, formulasi minyak jarak 1,0%, formulasi campuran minyak mimba+jarak 0,5%, formulasi campuran minyak mimba+jarak 0,75%, formulasi campuran minyak mimba+jarak 1,0%, formulasi campuran minyak mimba+jarak 1,25%. Perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Hasil percobaan menunjukkan formulasi pestisida nabati campuran minyak mimba+jarak diatas konsentrasi 0,5%-1,25% dapat menurunkan populasi R. linearis, menurunkan kerusakan polong, dengan hasil panen tertinggi yaitu pada formulasi campuran minyak mimba+jarak dengan konsentrasi 1,0% sebesar 23,55 g/tanaman dan 2,94 ton/ha. Bagi petani yang ingin mencoba penerapan teknologi ini dapat mengunjungi web: https://puspromit.faperta.unpad.ac.id/puspromit/, untuk informasi lebih lanjut.
Percobaan Lapangan Aplikasi Campuran Minyak Mimba (Azadirachta indica) dan Jarak (Ricinus communis) terhadap Kutu Daun (Aphis Glycines) pada Tanaman Kedelai Jabbar, Muhammad Aqshal Azizil; Dono, Danar; Suganda, Tarkus
Agrikultura Masyarakat Tani Vol 1, No 2 (2024): Maret
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrimasta.v1i2.53521

Abstract

Kedelai (Glycines max) merupakan tanaman pangan nasional yang kebutuhannya terus meningkat setiap tahunnya. Produktivitas kedelai pada tahun 2020 masih sebesar 15.69 ku/ha sedangkan target produktivitas kedelai pada tahun 2020 yaitu 16.58 ku/ha. Serangan hama merupakan salah satu penyebab rendahnya produktivitas kedelai, hama yang menyerang antara lain yaitu kutu daun (Aphis glycines). Aplikasi insektisida nabati merupakan salah satu alternatif untuk mengendalikan hama kutu daun. Tanaman yang memiliki potensi sebagai insektisida nabati yaitu mimba dan jarak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui campuran minyak mimba dan jarak dalam meningkatkan keefektifan dan mendapatkan konsentrasi yang efektif dalam mengendalikan hama kutu daun. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, pada bulan Juni hingga Oktober 2023. Bahan yang digunakan formulasi insektisida minyak mimba, jarak dan campurannya, serta insektisida sintetik, dan tanaman kedelai varietas gepak kuning. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas delapan perlakuan dan tiga ulangan. Delapan perlakuan termasuk kontrol, minyak mimba konsentrasi 1%, minyak jarak konsentrasi 1%, campuran minyak mimba dan jarak (1:1) dengan beberapa konsentrasi yaitu 0,5%; 0,75%; 1,0% dan 1,25%, dan insektisida sipermetrin 0.4%. Hasil penelitian menunjukkan formulasi insektisida campuran minyak mimba dan jarak serta minyak tunggalnya memiliki keefektifan yang sama dalam mengendalikan kutu daun. Formulasi insektisida campuran minyak mimba dan jarak pada konsentrasi 0.5%; 0.75%; 1.0% dan 1.25% efektif dalam mengendalikan A. glycines dan menekan kerusakan daun. Formulasi insektisida tunggal dan campurannya tidak menimbulkan efek negatif terhadap Polyrhachis dives dan Harmonia octomaculata. Oleh karena itu insektisida campuran minyak mimba dan jarak dapat digunakan oleh petani untuk mengendalikan hama tersebut pada pertanaman kedelainya.
Effectiveness Of Liquid Smoke from Oil Palm Solid Waste Against Spodoptera frugiperda (lepidoptera: noctuidae) Ainun, Khairunissa; Giffari, Fahri Rijal; Widayani, Neneng Sri; Fathussalam, Muhammad; Haryadi, Dudi; Yuwono, Indra; Dono, Danar
CROPSAVER Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cropsaver.v6i2.51908

Abstract

Indonesia is one of the largest producers of palm oil commodities in the world. Massive palm oil production to meet high demand can pose risks in increasing waste production. The processing of solid palm oil waste into liquid smoke through pyrolysis is carried out as an effort to mitigate environmental damage caused by greenhouse gases. Components in liquid smoke can be utilized as natural insecticides. This research aims to determine the potential of liquid smoke from solid palm oil waste, namely fiber and frond, to control Spodoptera frugiperda. The testing method uses a Randomized Complete Block Design (RCBD) with 11 treatments repeated three times. Liquid smoke application is done by dipping the feed, which is then given to S. frugiperda instar II. The results show that liquid smoke from fronds causes higher mortality in S. frugiperda compared to liquid smoke from fibers. At a concentration of 4%, liquid smoke from fronds and fibers caused S. frugiperda mortality of 63.33% and 40%, respectively. Liquid smoke application also suppressed feed consumption by 72.98% lower than the control and caused an extension of time from instar II-VI at the 4% application concentration. The use of liquid smoke from palm fronds and fibers can be used as an insecticide as one of the pest control techniques and a solution for utilizing palm oil waste.
Effect of feed type on biology and nutritional indices of black soldier fly, Hermetia illucens L. (Diptera: Stratiomyidae) Irsyad, Andika Muhammad; Dono, Danar; Puspasari, Lindung Tri
CROPSAVER Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cropsaver.v6i2.49536

Abstract

Hermetia illucens L. (Black Soldier Fly) larvae are used as a source of high protein for animal feed, in cultivation they must produce larvae with fast growth and development in large numbers as well as imago with a high reproductive rate. The success factor from the type of feed given, because it can affect the growth and development of the larvae. The research to find a better type of feed for the growth and development of larvae. The research conducted from March 2022 to February 2023 at the Pesticide and Environmental Toxicology Laboratory, Department of Plant Pests and Diseases, Faculty of Agriculture, Universitas Padjadjaran. The experiment used a completely randomized design with 4 treatments and 5 replications. The treatment used grain bran feed, rice bran with kale, bran with banana stems, and bran with chicken manure compost. The results showed that the type of grain bran feed with chicken manure compost produced better scores on net reproduction rate (2210.85 females/mother/generation), intrinsic rate of increase (46.43%), population doubling (3.6 days), proportion of live individuals (0.84 individuals), number of eggs (528.8 eggs), average weight (6.534 g), consumption rate (0.0112 g/day), relative consumption rate (0.0104 g/day), growth rate (…0,0123 g/day..), relative growth rate (0,0115 g/g/day), digestibility (3.1940%), efficiency conversion of food consumed (2.0033%), and efficiency consumption of digested food (2,2029%)  with increase respectively 4.58 times, 9.63 times, 4.61 times, 2.1 times, 2.27 times, 3.11 times, 2 times, 2.03 times, 1.14 times, 1.16 times, 2.88 times, 1.98 times, and 3.10 times compared to rice bran feed.
Penyaring Komentar Cyberbullying Pada Konten Blog Dono, Danar; Eka Rahayu Setyaningsih; Pickerling, Pickerling
Intelligent System and Computation Vol 4 No 2 (2022): INSYST: Journal of Intelligent System and Computation
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (d/h Sekolah Tinggi Teknik Surabaya)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52985/insyst.v4i2.271

Abstract

Cyberbullying merupakan ancaman nyata dalam interaksi di antara penulis konten blog dan pembaca blog. Penelitian ini membahas tentang pengembangan fitur penyaring cyberbullying pada konten blog untuk meminimalisir cyberbullying dalam suatu situs blog. Adapun metode pengembangan sistem menggunakan iterative waterfall meliputi analisis sistem, desain sistem, implementasi dan pengujian. Berdasarkan pengujian dengan mode pelatihan data menggunakan 7755 dataset komentar dengan proporsi 3984 cyberbullying 3771 non-cyberbullying menghasilkan akurasi 85,25% dan error 14,75%. Pengujian dengan mode testing data menggunakan 1936 dataset komentar dengan proporsi 583 cyberbullying dan 1353 non-cyberbullying menghasilkan akurasi 80% dan error 20%. Dari hasil pengujian disimpulkan bahwa pengembangan fitur penyaring komentar cyberbullying dengan menggunakan naive bayes classifier menghasilkan rata-rata akurasi sebesar 80% dan rata-rata error sebesar 20%.
The effectiveness of vegetable oil formulations in reducing oviposition of Bactrocera dorsalis Hendel (Diptera: Tephritidae) in large red chili fruits Hidayat, Yusup; Fauziaty, Muthia Riefka; Dono, Danar
Jurnal Entomologi Indonesia Vol 15 No 2 (2018): July
Publisher : Perhimpunan Entomologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5994/jei.15.2.87

Abstract

Chili peppers (Capsicum annuum), in their many varieties, constitute a culturally and economically important horticultural crop in a number of countries. The Indonesian cayenne large red chili (Capsicum annuum var. annuum) is used widely in Indonesia mainly in cooking. There have been reports of increased infestation of large red chili by insect pests, particularly fruit flies. The aim of this study was to investigate the effectiveness of five edible vegetable oils (palm oil, coconut oil, soybean oil, corn oil, and candlenut oil) and one non-edible vegetable oil (neem oil) in reducing landings, oviposition, and infestation by the Oriental fruit fly (Bactrocera dorsalis Hendel) in large red chili fruits. This lab-based experiment entailed exposure of large red chili fruits to 20 mature B. dorsalis females (14–21 days old) inside a 15-l plastic container. Six separate containers each held 10 large red chili fruits with a single oil treatment in each. Prior to exposure, each of the treated and control large red chili fruits was punctured once with a needle in order to create an opening for oviposition. Results indicate that the coconut oil formulation was most effective in preventing damage from B. dorsalis females, and reducing fruit fly landings, oviposition, and infestation.
Uji Keefektifan Formulasi Pestisida Nabati Barringtonia asiatica pada Tanaman Cabai (Capsicum annum L.) Putri, Ghifa Alghifaira; Ramadhan, R. Arif Malik; Nasrudin, Nasrudin; Dono, Danar
Media Pertanian Vol 10, No 2 (2025): Media Pertanian
Publisher : Program Studi Agroteknologi Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/mp.v10i2.16601

Abstract

Tanaman cabai merupakan tanaman sayuran dan rempah-rempah yang menjadi komoditas penting di berbagai wilayah Indonesia. Produktivitas tanaman cabai harus ditingkatkan agar produksi tetap stabil karena sebagian besar masyarakat Indonesia gemar mengkomsusi cabai merah. Namun, produksi tanaman cabai di Indonesia menurun salah satunya yaitu adanya serangan hama. Penggunaan pestisida nabati menjadi suatu strategi dalam menekan serangan hama tanpa menimbulkan dampak yang lebih besar terhadap lingkungan. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi sejauh mana formulasi pestisida nabati berbahan Barringtonia asiatica mampu menekan serangan hama pada tanaman cabai. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non-faktorial dengan enam tingkat konsentrasi ekstrak B. asiatica, yaitu B1 = 0% (kontrol), B2 = 0,125%, B3 = 0,25%, B4 = 0,5%, B5 = 1%, dan B6 = 2%. Setiap perlakuan diulang empat kali sehingga diperoleh 24 unit percobaan, dengan masing-masing unit berisi tiga tanaman, sehingga total terdapat 72 tanaman sampel. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa konsentrasi 2% merupakan formulasi yang paling mampu menurunkan intensitas serangan hama, meskipun belum efektif menekan kejadian serangannya. Selain itu, perlakuan ekstrak B. asiatica tidak memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan tanaman, seperti tinggi, diameter batang, jumlah daun dan buah, warna daun, maupun bobot buah, serta tidak menimbulkan efek negatif terhadap pertumbuhan maupun hasil panen cabai.   Chili peppers are a vegetable and spice crop that are an important commodity in various regions of Indonesia. Chili pepper productivity must be increased to maintain stable production because most Indonesians enjoy consuming red chili peppers. However, chili pepper production in Indonesia is declining due to pest attacks. The use of botanical pesticides is a strategy to suppress pest attacks without causing greater impacts on the environment. This study was conducted to evaluate the extent to which a botanical pesticide formulation made from Barringtonia asiatica can suppress pest attacks on chili peppers. The study used a non-factorial Randomized Block Design (RBD) with six levels of B. asiatica extract concentration, namely B1 = 0% (control), B2 = 0.125%, B3 = 0.25%, B4 = 0.5%, B5 = 1%, and B6 = 2%. Each treatment was repeated four times to obtain 24 experimental units, with each unit containing three plants, for a total of 72 sample plants. The results showed that a 2% concentration was the most effective formulation for reducing pest attack intensity, although it was not yet effective in suppressing the incidence of attacks. Furthermore, the B. asiatica extract treatment did not affect plant growth, such as height, stem diameter, number of leaves and fruit, leaf color, or fruit weight, and did not negatively impact chili growth or yield. 
Toksisitas Minyak Biji Azadirachta indica A. Juss Dengan Bahan Sinergis Sesamum indicum L. Terhadap Spodoptera frugiperda J.E. Smith Maulana, Raihan Rahmat; Dono, Danar; Istifadah, Noor
Agrimasta Vol 3, No 1 (2025): November
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrimasta.v3i1.68282

Abstract

Spodoptera frugiperda adalah hama pada tanaman jagung yang dapat mengakibatkan kerugian yang besar bagi para petani jagung. Minyak biji nimba (Azadirachta indica A. Juss) dapat digunakan sebagai insektisida nabati karena memiliki salah satu senyawa yang bersifat toksik. Minyak wiijen (Sesamum indicum L.) diketahui dapat meningkatkan keefektifan suatu insektisida karena salah satu senyawa yang bersifat sinergis yaitu sesamin. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh toksik campuran minyak biji nimba dan minyak wijen terhadap larva S. frugiperda dan mengkaji sifat sinergis minyak wijen terhadap minyak biji nimba. Penelitian ini terdiri dari uji toksisitas menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 perlakuan 4 kali ulangan dan dilanjutkan dengan analisis sifat campuran. Uji toksisitas dilakukan dengan menggunakan minyak biji nimba tunggal dan campuran minyak biji nimba dengan minyak wijen,  konsentrasi minyak biji nimba tunggal yang digunakan sebesar 0,5%; 0,9%; 1,7%; 3,2%; 6%; dan Kontrol, lalu konsentrasi campuran minyak biji nimba dengan minyak wijen 0,5%; 0,8%; 1,4%; 2,4%; 4%; dengan perbandingan 1:1. Hasil uji toksisitas menunjukkan campuran minyak bersifat toksik dengan LC50 dan LC95 masing-masing sebesar 1,102% dan 2,416% pada 16 Hari Setelah Perlakuan (HSP). Campuran minyak biji nimba dengan minyak wijen dapat memberikan dampak lebih baik dalam menimbulkan mortalitas pada hama S.frugiperda. Hasil analisis sifat campuran minyak biji nimba dengan minyak wijen mendapatkan nilai nisbah sinergistik 2,402, dari hasil tersebut menunjukkan minyak wijen dapat bersinergis dengan minyak biji nimba.
An Analysis of the Impact of Famers’ Practices on Pesticide Residue Levels in Chili Pepper Commodities in West Java Rusydan, Muhammad Ardillah; Dono, Danar; Sudarjat, Sudarjat
CROPSAVER - Journal of Plant Protection Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cropsaver.v8i2.68685

Abstract

Chili plants are highly susceptible to infestations by various Plant Pest Organisms (OPT) such as fruit flies, thrips, leaf-eating caterpillars, and fruit borers, as well as diseases like anthracnose, root rot, and leaf spot. To manage these threats, most farmers still rely on synthetic chemical pesticides. Improper pesticide application—particularly in terms of dosage and frequency—can lead to pesticide residues on harvested crops and pose risks to both the environment and human health. This study aims to analyze farmers' behavior in pesticide use and to measure pesticide residue levels in chili samples collected from three major production centers in West Java: Arjasari, Lembang, and Garut. A mixed-method approach combining qualitative interviews and quantitative High-Performance Liquid Chromatography (HPLC) analysis was used to evaluate six active pesticide ingredients. The results showed that most farmers applied pesticides beyond the recommended dosage and frequency. Residues of chlorothalonil and broflanilide were detected in the samples, with concentrations exceeding the Maximum Residue Limits (MRLs). These findings highlight the urgent need for education and stricter oversight regarding pesticide application practices among farmers.
Co-Authors Abraham Suriadikusumah Afifah Nashirotul Haq Ainun, Khairunissa Andang Purnama Andhita Nadhirah Argo Utomo C. Pickerling Ceppy Nasahi DJOKO PRIJONO Eka Rahayu Setyaningsih Emelda Anggraini Endah Yulia Endah Yulia Entun Santosa Entun Santosa Entun Santosa - Erawati, Alfira Dewi Ernaldi Eka Nanda Fadhilah Rahmah Aprianti Fathussalam, Muhammad Fauziaty, Muthia Riefka Febritami, Giannisa Fhera Hardiani Fitri Widiantini Fizrul Indra Lubis Frida P. Inangsih - Giannisa Febritami Giffari, Fahri Rijal Gigih Ibnu Prayoga Gilang, Rama Ginanjar Haq, Afifah Nashirotul Haryadi, Dudi Hedi Paramita IDAR IDAR IKHA MUSLIKHA Indah Meutia Arisanti Irman Eka Septiarusli Irpan Permana Irsyad, Andika Muhammad Ivan Febriana Iwan Setiawan Jabbar, Muhammad Aqshal Azizil Kiki Haetami kinya toriyama Lathifah Azizah Lilian Rizkie Lindung Tri Puspasari Maulana, Raihan Rahmat Meliyansyah, Rika Mia Sukma Dewi Mochamad Arief Soleh Muhammad Maksum Mukhamad Agung Yusuf N Usyati Nanda, Ernaldi Eka Narendra, Nathanael Dimas Nasrudin Nasrudin Nasya Nabila Neneng S Widayani Neneng Sri Widayani Neneng Sri Widayani Neneng Sri Widayani Nenet Susniahti Nenet Susniahti Neni Rostini Neni Rostini Nono Carsono Noor Istifadah Nurfadza, Alysha Rianty Nurul Khumaida Paramita, Hedi Purnawan, Pupung Putri, Ghifa Alghifaira R. Arif Malik Ramadhan Raden Arif Malik Ramadhan Rama Ginanjar Gilang Ramadhan, R. Arif Malik Rani Maharani Rani Maharani Ratmaneli Ratmaneli Retno Wulansari Rika Meliansyah Rismanto Rismanto Rohendi Rohendi Rusydan, Muhammad Ardillah Safri Ishmayana Safri Ishmayana Safri Ishmayana Safri Ishmayana Santika Sari Santika Sari Siska Rasiska SIska Rasiska, SIska Sri Hartati Sudarjat Sudarjat Sudarjat Sudarjat Susanti, Rista Susanto, Ainun Nandini Putri Susniahty, Nenet SYAFRI ISMAYANA Syarif Hidayat Syarif Hidayat Syariful Mubarok Tarkus Suganda TATI NURHAYATI Teddy Budiyansyah Toto Sunarto Toto Sunarto Unang Supratman Usyati, N Utami Dwi Ginasti Vira Kusuma Dewi Wahyu Daradjat Natawigena, Wahyu Daradjat Widayani, Neneng Sri Widayani, Neneng Sri Yani Maharani Yenny Mulyani Yogas Dwi Pratiwi Yusuf Hidayat Yusuf Hidayat Yusup Hidayat Yusup Hidayat Yusup Hidayat Yusup Hidayat Yusup Hidayat Yuwono, Indra