Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Modalitas Epistemik sebagai Wujud Lingual Tuturan Berpagar Mahasiswa Multikultural di Surabaya Luluk Isani Kulup; Bambang Yulianto; Budinuryanta Yohanes
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 10, No 2 (2021): Ranah: Jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v10i2.4044

Abstract

The use of hedges in student speech varies greatly depending on the situation and conditions of use, both in casual situations and in formal situations, it is stated that the use of adequate hedges must take into account the context. The purpose of this study was to determine the epistemik modality as a form of lingual speech by multicultural students in Surabaya. Hedges are a group of words whose function is to communicate, the communication function of language cannot be used properly without context. One group of words in question is in the form of an epistemik modality. This study aims to describe the epistemik modality as a form of hedges in multicultural students. The approach used is qualitative. This approach is considered relevant because it emphasizes the natural role, uses descriptive data, and uses inductive means because it does not test hypotheses. The data in this study is the verbal speech of multicultural students. The data sources of this research are multicultural students from four universities in Surabaya. The data retrieval technique used is the listening, recording, engaging, proficient, and note-taking technique. Analysis of the data used is the technique of sorting, turning, and connecting. The results of this study indicate that the epistemik modalities used as a form of hedges by multicultural students are the modality of predictability, modality of possibility, and modality of necessity. AbstrakPenggunaan hedges dalam tuturan mahasiswa sangat bervariasi tergantung situasi dan kondisi penggunaannya, baik itu dalam situasi santai maupun dalam situasi resmi dinyatakan bahwa penggunaan hedges yang memadai harus mempertimbangkan konteks. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui modalitas epistemik sebagai wujud lingual tuturan berpagar mahasiswa multikultural di Surabaya. Hedges adalah sekelompok kata yang fungsinya untuk melakukan komunikasi, fungsi komunikasi bahasa tidak dapat digunakan dengan semestinya tanpa konteks. Sekelompok kata yang dimaksud salah satunya berupa modalitas epistemik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan modalitas epistemik sebagai wujud hedges pada mahasiswa multikultur. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif. Pendekatan ini dianggap relevan karena menonjolkan peran alami, menggunakan data deskriptif, dan menggunakan sarana induktif karena tidak menguji hipotesis. Data dalam penelitian adalah tuturan verbal mahasiswa multikultural. Sumber data penelitian ini adalah mahasiswa multikultural dari empat perguruan tinggi di Surabaya. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah teknik simak, rekam, libat, cakap, dan catat. Analisis data yang digunakan adalah teknik pilah, balik, dan hubung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modalitas epistemik digunakan sebagai wujud hedges oleh mahasiswa multikultural adalah modalitas keteramalan, modalitas kemungkinan, dan modalitas keharusan.
The Effectiveness of Audio on Learning Outcomes to Understand the Intrinsic Elements Vivirian Setiowati; Ratih Asmarani; Bambang Yulianto
Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Vol 4 No 4 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jisd.v4i4.29313

Abstract

Learning process in the school, teachers must be more innovative in the terms of storytelling. The low ability of students in understanding a story. An alternative that can increase students understanding of the ability of understanding  stories is the presence of media. Media in learning has a very important function, namely as a tool that can affect the place of learning that is being managed by the teacher. If the teacher wants to increase interest in new learning, they must use media in  learning  activities. The aim of this research is to know the effectiveness of the use of audio media in learning  understand the intrinsic elements of fairy tales on learning outcomes before and after the action on the second grade students of Elementary school of Rejoagung. This study uses a research  design model of One Group Pretest Posttest Design. By using t test statistical analysis to see the effectiveness of using audio media in learning to understand the intrinsic elements of fairy tales on learning outcomes. It can be seen in the t test in learning, there is an effective use of audio media in learning to understand the intrinsic elements of fairy tales on learning outcomes.
Tantangan dan Strategi Pembelajaran BIPA bagi Pemelajar Anak-Anak di Sekolah Satuan Pendidikan Kerjasama Octo Dendy Andriyanto; Meilita Hardika; Bambang Yulianto; Heny Subandiyah; Tengsoe Tjahjono
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Vol 6, No 2 (2021): Metalingua, Edisi Oktober 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/metalingua.v6i2.10604

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan tantangan dan strategi dalam pembelajaran BIPA bagi pemelajar anak-anak di Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK). Dinamisnya pembelajaran BIPA selalu mendorong pengajar selalu adaptif dalam menghadapi persoalan dan problematika dalam pembelajaran. Peningkatan kompetensi secara kontinyu, penguasaan IPTEKS, kemampuan berkomunikasi yang efektif merupakan kewajiban pengajar dalam mendukung pembelajaran inovatif, interaktif, dan atraktif dalam pembelajaran BIPA bagi pemelajar anak-anak. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari observasi, studi pustaka, angket yang disebarkan ke sekolah SPK di Surabaya, Jakarta, dan Bali. Hasil dari penelitian ini adalah mendeskripsikan tantangan dan startegi pemebelajaran BIPA untuk pemelajar anak-anak di SPK. Tantangan yang dihadapi pengajar dalam pembelajaran BIPA di SPK antara lain, tidak meratanya motivasi pemelajar dalam pembelajaran, faktor usia dan karakter pemelajar yang belum matang. Selain faktor dari pemelajar, tantangan yang cukup sulit bagi pengajar BIPA di SPK adalah meyakinkan orangtua pentingnya dan kegunaan belajar bahasa Indonesia. Strategi pembelajaran untuk menghadapi tantangan tersebut adalah mempersiapkan keterampilan pengajar dengan memaksimalkan kreativitasnya. Pengajar dapat menerapkan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan (joyfull learning) berbasis proyek sehingga kreativitas anak terstimulasi, mengarahkan pola pikir pemelajar dan orangtua tentang penting dan bergunanya bahasa Indonesia untuk berbagai tujuan seperti akademik, riset, bahkan bisnis.Kata kunci: Tantangan, Strategi, Pembelajaran BIPA
PENGEMBANGAN BUKU AJAR BERORIENTASI PADA NILAI-NILAI ISLAMI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PBL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGANALISIS PUISI SISWA KELAS V Samiyah Samiyah; Bambang Yulianto; Wahyu Sukartiningsih
Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Vol. 5 No. 3 (2019): Vol. 5 No. 3 September 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpd.v5n3.p1056-1062

Abstract

ABSTRACTThe purpose in this research is to describe the quality of book oriented on islamic values by using PBL model to increase the ability to analyse  poem at grade V students. Detaily, the purpose of the research is explained into three that is: (1) To describe the validity of student book oriented  on islamic value by using PBL model to increase the ability to analyse poem at grade V student. (2) To describe the simplicity of using student book oriented on islamic values by using PBL model to increase the ability to analyse poem at grade V student. (3) To describe the effectiveness of the using student book oriented on islamic values by using PBL model to increase the ability to analyse poem at grade V students.  This kind of research is research and development (R&D) which produce the product of student book oriented on islamic values by using PBL model to increase the ability to analyse poem at grade V students. The design of this research used pretes and postest control group desaign instrument which iis used in this research that is observation sheet, test sheet, guestionaire sheet and validation sheet.It is proved by students ability as a user showed the very high activity with percentage 87 %. Especially in understanding the problem and making evaluation. Keywords: Text Book, Islamic Values, PBL Model, The Ability to Analyse Poem. ABSTRAK                                                                                          Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan kelayakan buku ajar berorientasi pada nilai-nilai islami dengan menggunakan model PBL untuk meningkatkan kemampuan menganalisis puisi siswa kelas V. Secara terperinci tujuan penelitian tersebut dijabarkan menjadi tiga, yakni: (1) Mendeskripsikan validitas buku ajar berorientasi pada nilai-nilai islami dengan menggunakan model PBL untuk meningkatkan kemampuan menganalisis puisi siswa kelas V, (2) Mendeskripsikan kepraktisan penggunaan buku ajar berorientasi pada nilai-nilai islami dengan menggunakan model PBL untuk meningkatkan kemampuan menganalisis puisi siswa kelas V. (3) Mendeskripsikan keefektifan dari penggunaan buku ajar berorientasi pada nilai-nilai islami dengan menggunakan model PBL untuk meningkatkan kemampuan menganalisis puisi siswa kelas V.  Jenis penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan atau R&D (Research and Development) yang menghasilkan produk buku ajar dengan menggunakan model PBL. Desain penelitian ini menggunakan Pretest-postest control group desain Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa buku ajar denhan model PBL layak digunakan dalam pembelajaran. Hasil validasi buku ajar dengan model PBL adalah layak diterapkan dalam pembelajaran dengan sedikit revisi dengan persentase sebesar 96,3%. Kepraktisan buku ajar dengan menggunakan model PBL dalam pembelajaran menunjukkan hasil yang yang sangat tinggi.  Hal tersebut dibuktikan dengan aktivitas siswa sebagai pengguna menunjukkan keaktifan yang sangat tinggi dengan persentase 87%, terutama dalam hal memahami masalah dan melakukan evaluasi.Kata Kunci: Buku ajar, Nilai-Nilai Islami, Model PBL, Kemampuan Menganalisis Puisi.
Implementation of Effective Sentences in Indonesian Learning at the Faculty of Economics Management Study Program in Lamongan Islamic University Emalia Nova Sustyorini; Bambang Yulianto; Tengsoe Tjahjono; Heny Subandiyah
Enrichment : Journal of Management Vol. 12 No. 1 (2021): November: Management Science
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.277 KB)

Abstract

This study aims to describe: The implementation of effective sentences in learning Indonesian at the economics faculty of the management study program at the Islamic University of Lamongan. This study uses a qualitative research design. The main object of this research is the implementation of effective sentences in learning Indonesian at the Faculty of Economics, Management Study Program, Lamongan Islamic University. The location of this research at the Islamic University of Lamongan. The data in this study are the implementation of effective sentences in learning Indonesian at the Faculty of Economics, Management Study Program, Lamongan Islamic University. Data collection techniques used are observation, interviews, and recording techniques. The technique used is descriptive analysis technique. The results of the research on the implementation of effective sentences in learning Indonesian at the economics faculty of the management study program at the Islamic University of Lamongan are still found imperfections in the use of effective sentences in learning Indonesian at the student level, especially students of the economics faculty of the management study program at the Islamic University of Lamongan.
Pembentukan Struktur Fukubun (複文) Kausalitas pada Pertuturan Pemelajar Bahasa Jepang: Kajian Generatif Transformasional Mintarsih Mintarsih; Bambang Yulianto; Subandi
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 8 No. 3 (2022): Pendidikan Bahasa Jepang
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze how the beginner Japanese language learner builds the fukubun constructions. The analysis is focused on the conjunction of causality with the core clause predicated as a transitive verb. The subjects of this study were 62 Japanese language students. The procedure for analyzing research data was done by means of interview transcription, reduction and coding. Data analysis uses transformational generative grammar, namely: analysis of phrase structure-rules, lexicon rules, and transformation rules. This study shows: (1) 3 structures of fukubun namely AB type, BB type, and BB (2) type; (2) causal conjunctions in the speech of the research subjects are: -kara, -node, -tame ni, -desukara/dakara, -te/de; (3) the transformation process on the data, namely: addition, deletion, permutation, substitution, and verb modification.    
Pola bahasa kelompok pendatang Pendalungan di Wilayah Roomo Pesisir, Gresik: Studi etnososiolinguistik Putri Indah Yanti; Bambang Yulianto; Suhartono Suhartono
CARAKA Vol 9 No 1 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v9i1.12337

Abstract

Penelitian ini mengaji kode dan pola bahasa yang dipakai oleh pendatang dari wilayah Tapal Kuda. Penelitian ini menghasilkan tiga kode bahasa masyarakat pendatang di wilayah Roomo Pesisir, Gresik dan tujuh pola pemilihan bahasa dalam interaksi sehari-hari oleh masyarakat pendatang wilayah Roomo Pesisir, Gresik. Ketujuh pola pemilihan bahasa tersebut adalah (1) Bahasa sehari-hari dalam keluarga; (2) Bahasa di sekolah/tempat kerja; (3) Bahasa sesama pendatang dari daerah yang sama; (4) Bahasa pada acara; (5) Bahasa dengan orang tua; (6) Bahasa berdasarkan etnis; (7) Bahasa berdasarkan status sosial. Ketujuh pola bahasa tersebut merupakan akibat dari pergesekan penggunaan tiga bahasa dalam waktu yang sama.   Language patterns of Pendalungan migrant groups in the Roomo Pesisir area, Gresik: An ethnosociolinguistic study   Abstract: This study examines the code and language patterns used by immigrants from the Horseshoe area. This study resulted in three language codes of immigrant communities in the Roomo Pesisir region, Gresik and seven patterns of language selection in daily interactions by immigrant communities in the Roomo Pesisir region, Gresik. The seven patterns of language selection are (1) everyday language in the family; (2) Language at school/workplace; (3) The language of fellow immigrants from the same area; (4) Language at the event; (5) Language with parents; (6) Language based on ethnicity; (7) Language based on social status. The seven language patterns are the result of friction in the use of three languages at the same time.
Urgensi dan Strategi Internalisasi Nilai-nilai Pancasila: Evaluasi Kegiatan Pelatihan bagi Pendidik Jenjang SMP di Kabupaten Magetan Hasan Subekti; Bambang Yulianto; Harmanto; Martadi; Sueb
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Perguruan Tinggi Meng
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (781.085 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v1i1.915

Abstract

Pancasila merupakan cita-cita bangsa dan sistem nilai yang dieksplorasi dari nilai-nilai luhur dan kearifan lokal Nusantara serta bagian dari pemikiran peradaban dari bangsa Indonesia. Tujuan dari kegiatan studi ini adalah merepresentasikan urgensi materi pelatihan dan ragam strategi menginternalisasi nilai-nilai pancasila melalui pembelajaran dan budaya sekolah bagi pendidik di Kabupaten Magetan. Jumlah partisipan dari kegiatan ini adalah pendidik di Kabupaten Magetan sejumlah 97 orang. Kegiatan pelatihan terdiri tiga tahap, yaitu: persiapan, pelaksanaan pelatihan, dan pendampingan. Instrumen penelitian bentuk angket yang isi menggunakan Google Form. Hasil respons partisipan pelatihan secara umum untuk tiap indikator urgesi materi PKM menujukkan preferensi positif dengan mayortitas skor berkategori sangat baik dan baik. Ragam strategi menginternalisasi nilai-nilai pancasila yang dominan disampaikan oleh partisipan melalui (1) budaya di sekolah; (2) implemetasi pembelajaran; (3) pembentukan karakter; (4) menjadikan diri sebagai teladan, (5) peran serta masyarakat; dan (6) kegiatan ekstrakurikuler. Simpulan pelatihan internalisasi nilai-nilai Pancasila di SMP melalui pembelajaran dan budaya sekolah dapat dikemukakan bahwa Internalisasi proses internalisasi merupakan hal sangat penting dalam konteks kehidupan yang diantaranya melalui budaya sekolah; pembelajaran, pembentukan karakter; keteladan, peran serta masyarakat; dan ekstrakurikuler. Rekomendasi diantaranya (1) Perlu dikembangkan lebih lanjut berkaitan dengan materi internalisasi nilai-nilai Pancasila di SMP dan (perlu dilakukan pengembangan tentang metode yang digunakan dalam internalisasi nilai-nilai Pancasila di SMP yang diintegrasikan ke dalam pembelajaran, budaya sekolah, kegiatan ekstrakurikuler, peran serta masyarakat; berbasis dengan kearifan lokal sehingga dapat membumikan nilai-nilai Pancasila ke dalam kultur masyarakat setempat.
Peningkatan Kemampuan Menulis Huruf Kanji Dasar Melalui Penggunaan Aplikasi Kamus Digital Akebi Bagi Pembelajar Tingkat SMA/MA Renni Anggraini; Didik Nurhadi; Bambang Yulianto
Chi'e: Journal of Japanese Learning and Teaching Vol 8 No 2 (2020): CHI'E Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang (Journal of Japanese Learning and Teaching)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/chie.v8i2.38895

Abstract

Pelaksanaan pengajaran bahasa diera seperti ini telah memanfaatkan kemajuan teknologi. Namun. pemanfaatan teknologi untuk pendidikan hanya dilakukan oleh beberapa pembelajar saja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan hasil belajar dalam kemampuan menulis huruf kanji sesuai dengan urutan penulisan huruf yang tepat, dan (2) mengetahui respon pembelajar terhadap penggunaan kamus digital Akebi dalam meningkatkan kemampuan menulis huruf kanji sesuai dengan urutan penulisan huruf yang tepat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain penelitian One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 28 pembelajar kelas XI Lintas Minat II SMA Negeri 4 Malang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa tes dan angket. Kamus digital Akebi sebagai panduan untuk menulis huruf kanji dasar menunjukkan adanya peningkatan pada hasil belajar dari pretest ke postest dengan rata-rata nilai posttest adalah 74,8. Tanggapan yang diberikan oleh pembelajar terkait penggunaan kamus digital Akebi sebagai panduan untuk meningkatkan kemampuan menulis kanji berada pada kriteria tinggi. The implementation of language teaching in this era has taken advantage of technological advances. However. the use of technology for education is only done by a few students. This study aims to determine the improvement of learning outcomes in the ability to write kanji in accordance with the proper letter writing sequence, and (2) determine the learner's response to the use of the Akebi digital dictionary in improving the ability to write kanji letters according to the proper letter writing sequence. The method used in this study is a quantitative method with a One-Group Pretest-Posttest Design research design. The sample used in this study was 28 students of Class XI Cross-Interest II of SMA Negeri 4 Malang. Data collection techniques in this study in the form of tests and questionnaires. Akebi's digital dictionary as a guide for writing basic kanji shows an increase in learning outcomes from pretest to posttest with an average posttest score of 74.8. The response given by the learners regarding the use of the Akebi digital dictionary as a guide to improve the ability to write kanji is at high criteria. Keywords: Digital Dictionary, Media, Writing Kanji.
Studi Etnososiolinguistik Pada Pola Berbahasa Masyarakat Pendalungan di Roomo Pesisir, Gresik Putri Indah Yanti; Bambang Yulianto; Suhartono
Barista : Jurnal Kajian Bahasa dan Pariwisata Vol. 9 No. 2 (2022): December
Publisher : Unit Bahasa, Politeknik Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34013/barista.v9i02.707

Abstract

This article is a study that examines the linguistic code used by the immigrant community of the Tapal Kuda area of ​​East Java, commonly known as the Pendalungan group (the result of acculturation of adult culture and Javanese culture who live and settle in coastal areas, in Roomo Pesisir Village, Gresik, along with the language patterns they produce when interacting with the local community This research is a qualitative research because it provides descriptive data in the form of written or spoken words of people and the behavior they produce that can be observed. The data collection techniques used are observation and interviews. Data analysis stage using ethnosociolinguistic techniques. This study resulted in three linguistic codes for immigrant communities in Roomo Pesisir, Gresik Regency with details: 1) Indonesian; 2) Javanese (ngoko and krama); 3) Madurese (rough) language and seven patterns of language choice in the daily interactions of the migrant community in Roomo Pesisir, Gresik Regency. The seven patterns of language choice are 1) everyday language in the family; 2) language at school/workplace; 3) talk to other immigrants from the same area; 4) Language at the time of the event (celebration, posyandu, vaccination, recitation, etc.); 5) language with parents; 6) language based on ethnicity; 7) Language according to social status (education/position). The seven language patterns are the result of friction from speakers who use three languages ​​simultaneously. Keywords: Language Code; Language Pattern; Madurese Language; Pendalungan Community Abstrak Artikel ini merupakan kajian yang mengkaji tentang kode kebahasaan yang digunakan oleh masyarakat pendatang daerah Tapal Kuda Jawa Timur yang biasa dikenal dengan kelompok Pendalungan (hasil akulturasi budaya dewasa dan budaya Jawa yang bertempat tinggal dan menetap di daerah pesisir, di Desa Roomo Pesisir, Gresik, beserta pola bahasa yang mereka hasilkan ketika berinteraksi dengan masyarakat setempat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif karena memberikan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan orang dan perilaku yang mereka hasilkan yang dapat diamati. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Tahap analisis data menggunakan teknik etnososiolinguistik Penelitian ini menghasilkan tiga kode kebahasaan bagi masyarakat pendatang di Roomo Pesisir Kabupaten Gresik dengan rincian: 1) Bahasa Indonesia; 2) bahasa Jawa (ngoko dan krama); 3) Bahasa Madura (kasar) dan tujuh pola pilihan bahasa dalam interaksi sehari-hari komunitas pendatang di Roomo Pesisir, Kabupaten Gresik. Ketujuh pola pilihan bahasa tersebut adalah 1) bahasa sehari-hari dalam keluarga; 2) bahasa di sekolah/tempat kerja; 3) berbicara dengan imigran lain dari daerah yang sama; 4) Bahasa pada saat acara (perayaan, posyandu, vaksinasi, pengajian, dll); 5) bahasa dengan orang tua; 6) bahasa berdasarkan suku; 7) Bahasa menurut status sosial (pendidikan/jabatan). Ketujuh pola bahasa tersebut merupakan hasil gesekan dari penutur yang menggunakan tiga bahasa secara bersamaan pada tahun. Kata Kunci: Kode Bahasa; Pola Bahasa; Bahasa Madura; Masyarakat Pendalungan