Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

VIRTUALISASI PEMBELAJARAN MENULIS DONGENG BERBASIS PRODUK ANYFLIP MELALUI SPADA KAMPUS MERDEKA Ari Rohmawati; Anisa Fajriana Oktasari; Bambang Yulianto; Tengsoe Tjahjono; Syamsul Shodiq
Jurnal Muara Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Muara Pendidikan, Vol 8 No 1, Juni 2023
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/mp.v8i1.1225

Abstract

Learning to write fairy tales boldly has limitations and challenges. Lecturers must organize creative and innovative learning to provide stimulus to students so they can take part in lectures optimally. The stimulus given with anyflip and the Merdeka Campus SPADA platform. The purpose of this study was to describe virtualization learning to write fairy tales based on anyflip products through SPADA Merdeka Campus. The research method used is qualitative. Data collection techniques using observation and interviews. Interviews were conducted with three people: one lecturer in the Appreciation of Indonesian Literature course, one student in the Appreciation of Indonesian Literature course, and one media colleague. The results of the study explain that learning to write fairy tales is carried out boldly. The platform chosen was SPADA Kampus Merdeka. There are several stages that must be passed in learning to write, including the pre-writing stage, the writing stage, and the post-writing stage. The product of this lecture is an anyflip based fable collection book.
Cyber-Bahasa-Sastra pada Aplikasi di Playstore sebagai Model Pembelajaran Bahasa-Sastra Mutakhir Hilda Hilaliyah; Bambang Yulianto; Syamsul Sodiq; Haris Supratno
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3617

Abstract

Berbagai model pembelajaran bahasa-sastra mutakhir terus dikembangkan saat ini dengan mengombinasikan perkembangan teknologi pada era digital. Salah satunya adalah cyber-bahasa-sastra. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memberikan gambaran terkait cyber-bahasa-sastra pada aplikasi di playstore sebagai model pembelajaran bahasa mutakhir. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil analisis isi ditemukan; Pertama banyak tersedia aplikasi pengembangan bahasa dan sastra yang menyediakan berbagai karya. Aplikasi tersebut antara lain, Wattpad, WebNovel, NovelToon, Innovel, AllNovel, Fizzo Novel dan masih banyak lagi. Kedua, penulis menemukan bahwa aplikasi-aplikasi yang tersedia dan dapat diunduh di playstore tersebut dapat dijadikan model pembelajaran bahasa mutakhir dalam hal ini model pembelajaran Cyber-Bahasa-Sastra karena menggunakan teknologi internet dalam penyebaran karya seperti novel, puisi, cerpen, serta prosa lainnya. Penulis mengatakan dapat menjadi model pembelajaran bahasa mutakhir berbasis Cyber-Bahasa-Sastra karena memungkinkan pengembangan bahasa dan sastra indonesia dengan empat indikator yaitu penulis, pembaca, apresiasi karya, kritik karya.
Inovasi Pembelajaran Bahasa dengan Menggunakan Metode Fonik Bagi Anak Autis Isroyati Isroyati; Kisyani Kisyani; Mintowati Mintowati; Bambang Yulianto; Syamsul Sodiq; Haris Supratno
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3739

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat implementai penggunaan metode fonik dalam pembelajaran bahasa terutama membaca bagi anak autis, Memberikan pemahaman tentang konsep metode fonik sebagai pendekatan pembelajaran bahasa yang fokus pada hubungan antara fonem dan huruf atau grafem yang mewakilinya. Inovasi dalam proses pembelajaran bahasa terutama membaca bagi anak autis memang sangat di butuhkan dalam pembelajaran di kelas. Keterlambatan membaca pada siswa autis merupakan gejala yang tidak dapat disepelekan. Proses membaca menjadi sangat penting, ketika siswa menerima informasi penting pada saat mereka akan duduk dibangku sekolah dasar di rumah autis Depok. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Siklus sebanyak 3 siklus, yaitu prasiklus, siklus 1 dan siklus 2. Metode fonik digunakan pada siklus 1 dan 2. Responden merupakan siswa yang berada di Rumah autis Depok di kelas SKF A (usia 7 hingga 8 tahun). Sebanyak 7 anak menjadi responden. Pemilihan anak berdasarkan kemampuan membaca yang masih dibawah rata-rata. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa mengalami kenaikan kemampuan membaca sebanyak 5 anak dengan perubahan Sebanyak 2 anak masih memerlukan bimbingan lebih lanjut. Terdapat kenaikan hasil membaca dari prasiklus ke siklus 2 sebanyak 6.62 poin. Siswa memelukan latihan membaca di rumah, dengan bantuan para orang tua, hal ini perlu dilakukan agar siswa mengingat kembali bunyi suara dari huruf ⁸yang sama. Kegiatan ini banyak membantu siswa lebih mengenal bunyi huruf yang lebih luas.
Fonem Fonotaktik Bahasa Gorom: Kajian Dialektologis Iwan Rumalean; Kisyani Laksono; Bambang Yulianto
ELite Journal : International Journal of Education, Language, and Literature Vol. 1 No. 2 (2019): ELite Journal : International Journal of Education, Language, and Literature
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/elitejournal.v1n2.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan fonotaktik bahasa Gorom, menggunakan pendekatan Dialektologis. Sumber data 6 orang tokoh masyarakat Gorom. Penentuan daerah pengamatan menggunakan sistem vertikal ke bawah. Data berupa kosakata dasar bahasa Gorom. Fonotaktik konsonan bahasa Gorom yang menempati posisi awal adalah berupa kata serapan, yaitu strata œjalan, spreira œsprei. Posisi tengah kata yaitu, /-lb-/, dan /-rl-/ dituturkan pada semua daerah pengamatan. Fonotaktik /au/, dituturkan pada semua daerah pengamatan, pada daerah pengamatan 3 dituturkan kaul. Fonotaktik /ai-/ dituturkan pada daerah pengamatan 4 dan 5, daerah pengamatan 1, 2, 3, dan 6 dituturkan kamar tidur. Fonotaktik /ea-/ pada kata eal/ eala œpohon sagu dituturkan pada daerah pengamatan 1, 2, 4, 5, 6, daerah pengamatan 3 dituturkan keala. Fonotaktik /ua-/ dituturkan pada semua daerah pengamatan. Fonotaktik vokal tengah kata yaitu, (1) /-ui-/, (2) /-ua-/, (3) /-oa-/, dan (4) /-ai-/ dituturkan pada semua daerah pengamatan. Fonotaktik vokal akhir kata, (1) /-iu/, (2) /-ou/, (3) /-ei/, dan (4) /-oi/ dituturkan pada semua daerah pengamatan. Kata kunci: fonotaktik, bahasa Gorom, dialektologis
Persepsi Mahasiswa terhadap Penggunaan Chatgpt: Peluang dan Tantangan bagi Pembelajaran Bahasa Indonesia sebagai Mata Kuliah Wajib pada Kurikulum Perguruan Tinggi Noor Komari Pratiwi; Bambang Yulianto; Mintowati Mintowati; Haris Supratno; Syamsul Sodiq; Mulyono Mulyono
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3931

Abstract

Tujuan dari artikel ini adalah untuk memberikan gambaran kuantitatif tentang persepsi mahasiswa terhadap penggunaan ChatGPT dalam pembelajaran bahasa Indonesia, yang merupakan mata kuliah wajib di kurikulum perguruan tinggi. Data dikumpulkan melalui penggunaan kuesioner dengan skala Likert mengenai persepsi mahasiswa terhadap penggunaan ChatGPT dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Selanjutnya, prospek dan hambatan penggunaan AI dalam pembelajaran bahasa Indonesia didasarkan pada hasil deskriptif kuantitatif dari persepsi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ChatGPT dianggap mudah digunakan untuk mengerjakan tugas, dapat memberikan informasi tambahan dan meningkatkan pemahaman mahasiswa, dapat memberikan jawaban yang tepat sehingga mahasiswa merasa puas dengan jawabannya, dan dapat meningkatkan dorongan dan keterlibatan mahasiswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dosen harus membatasi dan membantu mahasiswa agar alat bantu berbasis kecerdasan buatan membantu pembelajaran, bukan menghambatnya. Dosen diharapkan dapat berfungsi sebagai fasilitator dan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia berbasis proyek.
Representasi Aktor pada Kasus Penembakan Brigadir Joshua dalam Perspektif Analisis Wacana Theo Van Leeweun Siti Nur Fatimah; Bambang Yulianto; Heny Subandiyah
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i2.594

Abstract

This study aims to (1) describe the exclusion process in the shooting of Brigadier Joshua, (2) describe the inclusion process in the shooting of Brigadier Joshua. Criminal news is used as an object of research in the field of language, especially discourse analysis. Theo Van Leeweun's discourse analysis model introduces the way a person (actor) is marginalized in a discourse. This research is limited to Deddy Corbuzier's Youtube podcast video discussing the shooting case of Brigadier Joshua. The results of this study found two exclusion processes, namely passivation and nominalization, while the five inclusion processes include differentiation-differentiation, objectivation-abstraction, nomination-categorization, nomination-identification, and determination-indetermination. So it can be concluded that in this video podcast, the actor is marginalized by exclusion because of the actor's relationship involved in the Brigadier Joshua shooting case. While inclusionary marginalization is carried out to maintain the good name of government agencies that are known to be clean and care for the community.
Etnopedagogi Genre Fanfiction: Alternatif Pembelajaran Menulis bagi Pemelajar BIPA di KBRI Brussels Sahrul Romadhon; Bambang Yulianto; Mulyono; Suyatno; Djojok Soepardi; Yuniseffendri
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SPECIAL EDITION: LALONGET VI
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.21804

Abstract

Penelitian ini mengkaji potensi etnopedagogi dalam genre fanfiction sebagai alternatif pemelajaran menulis bagi pemelajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di KBRI Brussels. Masalah yang diangkat adalah rendahnya minat dan kemampuan pemelajar dalam menulis kreatif menggunakan Bahasa Indonesia. Penelitian bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas pendekatan etnopedagogi berbasis fanfiction dalam meningkatkan keterampilan menulis dan pemahaman budaya pemelajar BIPA. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, analisis teks fanfiction pemelajar, dan observasi proses pemelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan genre fanfiction berbasis etnopedagogi mampu meningkatkan motivasi pemelajar untuk menulis, memperkaya kosakata, serta memperdalam pemahaman terhadap budaya lokal yang diintegrasikan dalam teks fanfiction. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan metode pemelajaran Bahasa Indonesia yang inovatif dan relevan secara budaya bagi pemelajar BIPA.