Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN

Peranan Konsorsium Isolat Bakteri Resisten Logam Berat untuk Menurunkan Kandungan Zn, Fe, dan Mg pada Cumi, Udang, dan Ikan Parhusip, Adolf J.N.; Xaveria, Jessica; Irawati, Wahyu
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 21 No. 1 (2020)
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.349 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v21i1.3556

Abstract

ABSTRACTIncreased contamination of heavy metals in aquatic products such as shrimp, squid, and fish can occur due to industrial waste. Heavy metals cannot be digested so they will accumulate in the body of animals and humans. Excess heavy metals in the body can cause death. Bioremediation using bacteria can reduce heavy metal contamination. Some microorganisms have the ability to resist heavy metals such as, Acinetobacter sp. IrC1 and Acinetobacer sp. IrC2 which were isolated from the activated sludge of the Rungkut-Surabaya industry, Indonesia. This study aims to determine the role of the consortium Acinetobacter sp. IrC1 and Acinetobacer sp. IrC2 in reducing the concentration of Zn, Fe, and Mg in squid, shrimp, and fish. Research methods include: 1) making a bacterial growth curve, 2) analysis of heavy metals in shrimp, squid, and fish, 3) testing the ability of a bacterial consortium to reduce metal concentration in squid, shrimp, and fish, 4) analysis of decreasing heavy metal concentration by using a bacterial isolate consortium. The results show that the selected comparison between consortium of Acinetobacter sp. IrC1 dan Acinetobacter sp. IrC2 was 66.66%:33.33% which can reduced heavy metals of Zn, Fe, dan Mg in shrimps, squid, and fish with the range of 91.69% to 99.82%.Other heavy metal contained in the aquatic products of shrimp, squid, and fish were Cd, Co, Cr, Cu, and Hg.Keywords: Acinetobacter sp, bacteria, fish, shrimp, squidABSTRAKPeningkatan cemaran logam berat pada hasil perairan seperti udang, cumi, dan ikan dapat terjadi karena limbah industri. Logam berat tidak dapat dicerna sehingga akan terakumulasi di dalam tubuh hewan maupun manusia. Kelebihan logam berat di dalam tubuh dapat mengakibatkan kematian. Bioremediasi dengan menggunakan bakteri dapat mengurangi cemaran logam berat. Beberapa mikrorganisme mempunyai kemampuan resistensi terhadap logam berat seperti, Acinetobacter sp. IrC1 dan Acinetobacer sp. IrC2 yang diisolasi dari lumpur aktif industri Rungkut-Surabaya, Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan Konsorsium Acinetobacter sp. IrC1 dan Acinetobacer sp. IrC2 dalam menurunkan kandungan Zn, Fe, dan Mg pada cumi, udang, dan ikan. Metode penelitian meliputi: 1) pembuatan kurva pertumbuhan bakteri, 2) analisis logam berat pada udang, cumi, dan ikan, 3) uji kemampuan konsorsium bakteri dalam menurunkan kandungan logam pada cumi, udang, dan ikan serta  4) analisis penurunan kandungan logam berat dengan menggunakan konsorsium isolat bakteri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan konsorsium Acinetobacter sp. IrC1 dan Acinetobacter sp. IrC2 terpilih adalah 66,66%:33,33% dengan nilai presentase penurunan logam berat (Zn, Fe, dan Mg) pada hasil perairan udang, cumi, dan ikan memiliki interval 91,69% hingga 99,82%. Acinetobacter pittii memiliki nilai presentase penurunan logam berat Zn, Fe, dan Mg pada hasil perairan udang, cumi, dan ikan yang lebih rendah, yaitu memiliki interval 87,87% hingga 99,50%. Kandungan logam berat lain yang terkandung di dalam hasil perairan udang, cumi, dan ikan adalah Cd, Co, Cr, Cu, dan Hg.Kata kunci: Acinetobacter sp., bakteri, cumi, ikan, udang
Amplifikasi Gen Resistensi Tembaga (Cur) pada Bakteri yang Diisolasi dari Limbah Industri di Surabaya Irawati, Wahyu
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 21 No. 1 (2020)
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.436 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v21i1.3274

Abstract

ABSTRACTCopper pollution is one of the serious environmental problems in Indonesia. Higher concentration of copper is toxic so that threat living organism. Bio-remediation using copper resistant bacteria is effective for solving heavy metals pollution because the bacteria adapt easily when applied in environment. Using bacteria containing gene encoded copper resistance could help effort of copper bio-remediation. The purpose of this research is to isolate and characterize copper resistant bacteria from industrial sewage in Surabaya also to amplification of gene encoded resistance to copper (Cur). Bacteria was grown on Salts Base Solution medium with addition of appropriate concentration of copper. Resistance to copper was determined based on Minimum Inhibitory Concentration of CuSO4. Molecular characterization was done based on 16S rDNA gene analysis using universal primer. Amplification of Cur gene was done using specific primer of gene orf3, orf4, orf5 from Lactoccocus lactis. Three highly copper resistant bacteria have been isolated with the MIC of 2.5-7.5 mM CuSO4 encoded IrC1, IrC2, and IrC4. Isolate IrC4 is the highest copper resistant bacteria with the MIC of 7.5 mM. Resistance mechanism may be through accumulation copper inside the cells with the total of 371 mg/g dry weight of cells. The three bacteria have plasmid with the size of 21 kb. Isolate IrC4 have 96.99% similarity with Cupriavidus pauculus. Amplification of copper-resistance (Cur) gene demonstrated that a single band of 0.9 kb was obtained from isolate C4. The finding of indigenous resistant bacteria encoded Cur gene may give better solution for pollution problem in Indonesia.Keywords: bacteria, copper, Isolate IrC4, Lactococcus lactis, resistantABSTRAKPencemaran tembaga di Indonesia merupakan salah satu masalah lingkungan yang serius sehingga perlu diatasi. Tembaga pada konsentrasi yang tinggi bersifat toksik sehingga mengancam kehidupan organisme. Bioremediasi menggunakan bakteri resisten tembaga yang diisolasi dari lingkungan tercemar terbukti efektif mengatasi pencemaran logam berat karena lebih mudah beradaptasi ketika diterapkan di lingkungan. Pemanfaatan bakteri yang mengandung gen penyandi resistensi tembaga dapat menunjang keberhasilan usaha bioremediasi tembaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi bakteri resisten tembaga dari limbah industri di Surabaya serta melakukan amplifikasi gen yang menyandi resistensi bakteri tersebut terhadap tembaga (Cur).  Isolasi bakteri dilakukan menggunakan medium Salt Base Solution dengan penambahan CuSO4. Uji resistensi ditentukan berdasarkan nilai Minimum Inhibitory Concentration (MIC) terhadap CuSO4. Karakterisasi molekular dilakukan berdasarkan analisis gen 16S rDNA menggunakan primer universal. Amplifikasi gen Cur dilakukan dengan menggunakan primer yang spesifik terhadap gen orf3, orf4, orf5 dari gen Cur pada Lactobacillus lactis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga isolat bakteri yang paling resisten dengan nilai MIC= 6.5-7.5 mM, yaitu isolat IrC1, IrC2, dan IrC4. isolat IrC4 merupakan isolat bakteri yang paling resisten dengan nilai MIC sebesar 7.5 mM. Mekanisme reistensi isolat IrC4 adalah dengan cara mengakumulasi tembaga di dalam sel selitar 371 mg/g berat kering sel. Ketiga isolat memiliki plasmid berukuran sekitar 21 kb. Analisis gen 16S rDNA menunjukkan bahwa isolat IrC4 memiliki kemiripan 96,99% dengan Cupriavidus pauculus. Gen Cur pada isolat IrC4 sepanjang 0.9 kb berhasil diamplifikasi dengan menggunakan primer spesifik gen orf3 yang menyandikan pengikatan tembaga. Penemuan bakteri indigen indonesia yang menyandikan gen resisten tembaga diharapkan dapat menunjang keberhasilan penanganan masalah pencemaran tembaga di Indonesia.Kata kunci:  bakteri, isolat IrC4, Lactobacillus lactis, resisten, tembaga.
BIOAKUMULASI TIMBAL PADA PENGOLAHAN AIR LIMBAH BATERAI OLEH ACINETOBACTER SP. IRC2 MENGGUNAKAN BIOFILTER LEKAT DIAM Sopiah, Nida; Irawati, Wahyu; Sulistia, Susi; Prasetyo, Djoko
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 18 No. 1 (2017)
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5073.667 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v18i1.74

Abstract

Acinetobacter sp. IrC2 merupakan bakteri yang memiliki sifat multiresistensi terhadap berbagai logam berat, tembaga, kadmium, timbal dan seng. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari karakterisasi bioakumulasi timbal oleh Acinetobacter sp. IrC2 dalam menyisihkan kadar timbal pada air limbah bateraiyang diolah menggunakan biofilter lekat diam bermedia sarang tawon. Efisiensi penyisihan kadar timbal ditentukan dengan berkurangnya kadar timbal menggunakan spektrofotometri serapan atom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses bioakumulasi timbal mengalami fluktuasi secara berkala dalam airlimbah yang diolah Acinetobacter sp IrC2. Efisiensi penyisihan kadar timbal pada jam ke-28 adalah sebesar 86,5% (6,31mg)/L dan pada jam ke-176 kadar timbal dalam air olahan limbah baterai dalam bioreaktor menjadi kurang dari 0,01 mg/L. Dengan demikian maka Acinetobacter Sp. IrC2 mampu bertindak sebagai agen bioremediasi dalam menyisihkan kadar timbal dalam air limbah baterai dengan menggunakan biofilter lekat diamKata kunci: Acinetobacter sp. IrC2, timbal, bioakumulasi, biofilter lekat diam
BIOAKUMULASI TIMBAL PADA PENGOLAHAN AIR LIMBAH BATERAI OLEH ACINETOBACTER SP. IRC2 MENGGUNAKAN BIOFILTER LEKAT DIAM Nida Sopiah; Wahyu Irawati; Susi Sulistia; Djoko Prasetyo
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 18 No. 1 (2017)
Publisher : Center for Environmental Technology - Agency for Assessment and Application of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5073.667 KB) | DOI: 10.29122/jtl.v18i1.74

Abstract

Acinetobacter sp. IrC2 merupakan bakteri yang memiliki sifat multiresistensi terhadap berbagai logam berat, tembaga, kadmium, timbal dan seng. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari karakterisasi bioakumulasi timbal oleh Acinetobacter sp. IrC2 dalam menyisihkan kadar timbal pada air limbah bateraiyang diolah menggunakan biofilter lekat diam bermedia sarang tawon. Efisiensi penyisihan kadar timbal ditentukan dengan berkurangnya kadar timbal menggunakan spektrofotometri serapan atom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses bioakumulasi timbal mengalami fluktuasi secara berkala dalam airlimbah yang diolah Acinetobacter sp IrC2. Efisiensi penyisihan kadar timbal pada jam ke-28 adalah sebesar 86,5% (6,31mg)/L dan pada jam ke-176 kadar timbal dalam air olahan limbah baterai dalam bioreaktor menjadi kurang dari 0,01 mg/L. Dengan demikian maka Acinetobacter Sp. IrC2 mampu bertindak sebagai agen bioremediasi dalam menyisihkan kadar timbal dalam air limbah baterai dengan menggunakan biofilter lekat diamKata kunci: Acinetobacter sp. IrC2, timbal, bioakumulasi, biofilter lekat diam
Co-Authors . PATRICIA Aaron Hasthosaputro ABYATAR HUGO BASKORO Alvionita Thana Alya Leonita Lamonta Ambarita, Polin P. Ambarita, Polin Parulian Andara Frida Sheilaliany Daely Angelica, Apriliana Anggun Anggun Aninditya Sri Nugraheni Argoby Simanullang Argorby Simanullang Artha, David Dharmawan Ashiong P Munthe Ashiong Parheheon Munthe Ayustin, Yohana Delvia Bellen Mouretta Bermuli, Jessica Elfani Bora, Merliana Ina Cantika Dela Kurnia Zendrato Charles Immanuel Chelvieana A. Christanti Christeven Mevotema Christian, Grace Purnamasari Christian, Salomo Clement Khrisman Laia Clement Khrisman Laia Daely, Andara Frida Sheilaliany Damai Yanti Manalu David L Gultom Debora V. Widyanti Delfania Apang Madao Deokward F. Ruga Desi L. Sihombing Destya Waty Silalahi, Destya Waty Dipakalyano Dipakalyano Dipakalyano, Dipakalyano Djoko Prasetyo Dominica Feni Valentina Dr. Adolf J.N. Parhusip Dwany, Naomi Dwi N. Susilowati Egilia Lucky Elisabeth Tita Ellen Nur Endah Pangesti Elysabeth Simatupang Eunike Bunga Marvella Eunike Bunga Marvella Eunike Bunga Marvella Fernando Christofer Fernando Christofer Fernando Corneles Moniharapon Fiska Ivana Pratami Putri Tokede Floreta D. Icasari Frichilya Intan Lawa Padang Gaol, Riris Lumban Geoffrey Darrien Fideli Georgine Gladis Paula Sulardi Gim Mi Kyong Giri, Mutiara Yaemeliza Venderry Grace Charity Mary Cartir Greisnaningsi Greisnaningsi Harefa, Dellania Yvonne HARI HARTIKO Helen Melenia Sianipar Herna Siahaan Hernawati Siahaan Hutauruk, Kristian I Made Samudra Imanuel Adhitya Wulanata, Imanuel Adhitya Intan Cidarbulan Matita Iren Asima Situmorang Jennie Agatherania Listira JOEDORO SOEDARSONO Josephine Elsa Diani Putranto Karnelasatri, . Keisha Hillary Pangalila Kosi, Ice Frans Krisdarwindah Mardiana Kristin Armis Pasaribu Laia , Clement Khrisman Laia, Clement Khrisman Laoli, Beta Mualiman Lastiar R. Sitompul Lastiar Roselyna Sitompul, Lastiar Roselyna Legesang, Eddowardho Otniel Lucia Kusumawati Lusiana Haris Maha, Paldevina Br Maharaja, Dwi P. Malau, Robeka Risky Manalu, Damai Y. Manalu, Damai Yanti Marcellie, Jessica Margaretha, Cecilia Marvella, Eunike Bunga Melany Djami Meyners, Geraldy John Mia Parhusip Muhamad Ananda Munthe, Ashiong P. Munthe, Sri Wahyu Ningsih Naomi Dwany Nexson Parhusip, Adolf Jan Nicolas Tunggul Adhigandewa Nida Sopiah Nida Sopiah Nida Sopiah Nommensen Pangihutan Ompusunggu Nommensen Pangihutan Ompusunggu Novera, Rusliani S. Novera, Rusliani Sesy Orah, Eklesia Taysa Pahotkon Purba Pangaribuan, Medeliene Christine Patricia Patricia Pebrianti Pebrianti, Pebrianti Pingkan Imelda Wuisan Polin Parulian Ambarita Ponagadi, Merry Adisty Prasetyo, Djoko Purba, Friska Juliana Purwanti, Ester Ayu Sri PutrI, Nadya Aurelia Ratna Rahmawati, Sintia Y. Rahul Simon Situmeang Rani Nurlina Tifen Raudhatunnur Reinhard Pinontoan Resky Megawati Tammu Resti Nopriyanti Rido, Elisabeth M.T. Rimpan, Takashi Reymond Rosiva Betaria Purba Ruben Patrick Adhiwijaya Ruth Y. Purba Sabar Manampin Giawa Salomo Christian Selvi Esther Suwu, Selvi Esther Shaday, Vannesa El Sherina Juliana Sherina Juliana Siane Indriani, Siane Siane Indriyani Sianturi, Golda Santiur Silaban, Grace Niche Agnesa Silalahi, Ramses Silvana Putri Tarigan Simamora, Tanti Marsanda Sindy Friska Siringo-ringo, Sisilya Situmorang, Stefani Situmorang, Widya Srigika Natalia Boru Ginting Stephanus Jordan Jans Steven Anggawinata Sudarsono Siburian Sugata, Marcelia Suhartono, Andreas Valiant Sukri, Urbanus Susi Sulistia Susi Sulistia, Susi Tabitha Grace Larasati Tahya, Candra Tahya, Candra J. Tahya, Candra Yulius Tammu, Reisky Megawati Thesalonika Liony Pangemanan Tinambunan , Christine Febriandini Torreno, Jovan Nathanael Tri P. Priyatno Triwibowo Yuwono Valiant, Andreas Vania Austine Callista Timotius Vannesa El Shaday Ruth Advenita Viona Heryani Arla Waruwu, A'azokhi Waruwu, Aazokhi Wuisan, Pingkan Imelda Xaveria, Jessica Yadi Suryadi Yantra Wijaya YENNY SORAYA Yesica C. Rhenata Yohana Ayustin Yohanes Edi Gunanto Yolanda, Shelomita Feby Yovanka P.P Tumakaka Zebua, Satria Putri Aryani Zega, Yeni Angelina