p-Index From 2021 - 2026
5.639
P-Index
This Author published in this journals
All Journal An-Nuha : Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya Dan Sosial JALIE: Journal of Applied Linguistics and Islamic Education TA'DIBUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Al Ishlah Jurnal Pendidikan Tadarus: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Penjaminan Mutu al-Afkar, Journal For Islamic Studies Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Jurnal Basicedu Jurnal At-Tarbiyat (Jurnal Pendidikan Islam) Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan AL-AF'IDAH: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Pengajarannya Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al-Riwayah : Jurnal Kependidikan Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Cendekia: Jurnal Kependidikan dan Kemasyarakatan Action Research Journal Indonesia (ARJI) Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Journal of Islamic Education Students Al-Mau'izhoh: Jurnal Pendidikan Agama Islam QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Journal of Education and Teacher Training Innovation (JETTI) JURNAL INOVASI PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Al I'tibar Jurnal Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Integrasi Nilai Moderasi Beragama Dalam Pembelajaran Pai Di Min Tolobali Kota Bima Muhammad Safii; Suratman; Surtimah Mulyani; Nuritam; Ruslan
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji integrasi nilai moderasi beragama dalam pembelajaran PAI di MIN Tolobali Kota Bima. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus deskriptif-analitik berbasis paradigma interpretivisme, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap guru PAI, kepala madrasah, dan peserta didik. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan empat temuan utama: (1) integrasi dilakukan secara substantif berbasis empat indikator Kementerian Agama yang tercermin dalam dokumen kurikulum dan praktik pembelajaran; (2) strategi guru menggunakan pendekatan tematik-integratif dengan kombinasi metode diskusi, studi kasus, tanya jawab, problem solving, dan praktik, didukung media audiovisual LCD dan bahan ajar mandiri; (3) faktor pendukung meliputi kepemimpinan visioner, kapasitas guru proaktif, ketersediaan bahan ajar, kolaborasi multisektor, dan respons positif siswa, sedangkan faktor penghambat mencakup transisi kurikulum, pengaruh paham eksklusif keluarga, dan koordinasi KKG yang belum optimal; (4) integrasi berdampak nyata pada sikap toleran, kesadaran beribadah, transfer nilai ke keluarga, serta penurunan kekerasan dan perundungan. Penelitian ini memperluas bukti empiris moderasi beragama ke wilayah Indonesia Timur.
PENERAPAN METODE MIMICRY MEMORIZATION DALAM MENINGKATKAN PENGUASAAN MUFRODAT BAHASA ARAB PADA SISWA MA MUHAMMADIYAH BIMA muslimin muslimin; Ruslan Ruslan; Klis Dianti; Anwar Sadat
Al-Af'idah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Pengajarannya Vol. 7 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/al-afidah.v7i1.1289

Abstract

Mufrodat merupakan unsur yang paling mendasar yang harus dikuasai oleh siswa dalam pembelajaran bahasa Arab dan membutuhkan metode yang tepat. Bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi penerapan metode Mimicry Memorization dalam meningkatkan penguasaan mufrodat bahasa Arab siswa kelas MA Muhammadiyah Bima. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan kelas (PTK). Populasi penelitian MA Muhammadiyah Kota Bima dan sampel penelitian siswa kelas dua MA. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, tes dan dokumentasi. Dan teknik menganalisis data menggunakan deskriptif, kualitatif dan presentase. Hasil penelitian penerapan metode Mimicry Memorization dengan cara meniru, mengulang sebanyak 2-3 dan menghafal mufrodat dapat meningkatkan penguasaan mufrodat bahasa Arab siswa. Hal ini ditunjukkan dengan diperolehnya hasil aktifitas belajar siswa pada siklus I mencapai rata-rata 63,3% dan meningkat pada pertemuan kedua dengan rata-rata 73,3% berkategori baik. Dan diperoleh hasil belajar siswa dari 18 siswa terdapat sebanyak 11 orang yang tuntas sisanya 7 orang belum tuntas dengan nilai rata-rata 71,5. Secara klaksikal, dan hanya 66,1% yang tuntas pada siklus I. dan meningkat sangat signifikan Pada siklus II, aktivitas belajar siswa menunjukkan peningkatan dari silklus sebelumnya, yaitu pada pertemuan pertama sebesar 76,6%, dan pada pertemuan kedua mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 85% berkategori Baik. Meskipun berada pada kategori yang sama, namun megalami peningkatan nilai porsentase. Pada siklus II, pencapaian hasil belajar yang lebih baik dengan nilai rata-rata 78,8, dibuktikan dengan nilai ketuntasan klasikal siswa sebesar 88,8% pada siklus II
Resilience of Islamic Religious Education (PAI) Teachers in the Hyperconnected Era in Addressing Students’ Low Learning Interest M. All Mujakir; Ruslan Ruslan; Ihlas Ihlas
Journal of Islamic Education Students (JIES) Vol. 6 No. 1: May 2026
Publisher : Universitas Islam negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jies.v6i1.16732

Abstract

This study aims to analyze the resilience of Islamic Religious Education (PAI) teachers in the era of hyperconnected society in overcoming the problem of low student interest in learning. The rapid development of digital technology, intensive use of social media, and constant online connectivity have affected students' learning patterns and often reduced their focus and involvement in the classroom learning process. This condition requires teachers to have adaptability, innovative pedagogical strategies, and professional and emotional resilience so that learning continues to take place effectively and meaningfully. This research uses a qualitative approach with a descriptive-analytical design. Data was collected through learning observations, in-depth interviews, and documentation involving PAI teachers as the main participants. Data analysis is carried out through the process of coding, categorization, and theme discovery using the help of NVivo software to systematically identify patterns and relationships between data. The results of the study show that the resilience of PAI teachers is reflected in the ability to adapt to technological developments, the effective use of digital learning media, the implementation of interactive and reflective learning strategies, and professional commitment in facing learning challenges in an increasingly digitally connected environment. These findings confirm that teacher resilience has a strategic role in increasing student engagement and interest in learning and supporting a more adaptive PAI learning quality in the digital era.
MODEL PEMBELAJARAN KREATIF DAN INOVATIF PADA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (Strategi Penguatan Karakter Peserta Didik) Yeni Arnaningsih; Nasaruddin Nasaruddin; Ruslan Ruslan
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol. 10 No. 1 (2026): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tajdid.v10i1.5848

Abstract

Perkembangan ilmu dan teknolgi di era digital 4.0 adalah sesuatu yang tidak terelakkan, perbahan tersebut tentunya sedikit banyak membawa dampak negatif terhadap siswa di sekolah-sekolah. Dengan kehadiran gadget dengan berbagai macam dan jenisnya menjadikan mereka bebas melihat sesuatu yang seharusnya tidak layak bagi mereka yang tentunya juga berpotensi merubah cara pandang, sifat dan karakter mereka. Oleh sebab itu guru sebagai pendidik, harus menemukan cara baru untuk menyibukkan mereka sehingga teralihkan dengan sesuatu yang positif. Penelitian ini bersifat library research (penelitian kepustakaan) dengan menggunakan rumusan hipotesis yang telah diuji melalui pengumpulan beberapa jenis data dan teori substantif sehingga lebih fokus dan berlaku untuk obyek-obyek yang akan diteliti. Data yang diperlukan diperoleh dari berbagai macam sumber seperti buku referensi, buku-buku teks, jurnal ilmiah, majalah, surat kabar online, dokumen, dan sumber-sumber lainnya. Sedangkan analisisnya, menggunakan analisis deskriptif dan argumentatif secara hermeneutika dengan memaparkan makna yang terkandung di balik tulisan (teks) yang secar harfiah dapat diartikan melalui penafsiran serta interpretasi. Dari penelitian ini, peneliti menemukan beberapa model dan strategi dari para pakar dan ahlinya dalam bidang Pendidikan, terkhusus Pendidikan Agama Islam. diantaranya; Discovery Learning (Pembelajaran Kooperatif), Problem Based Learning (PBL), Problem Solving (Menyelsaikan Masalah), Contextual Teaching and learning (Pembelajaran kontekstual), PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan) serta Cooperative Learning (Pembelajaran Kooperatif)
STRATEGI IMPLEMENTASI LITERASI AL-QUR'AN DALAM PENGUATAN KARAKTER RELIGIUS SISWA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS: STUDI KASUS DI SMAN 1 KOTA BIMA Lalu Shalihin Muttaqin; Nasaruddin Nasaruddin; Ruslan Ruslan
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol. 10 No. 1 (2026): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tajdid.v10i1.6082

Abstract

Dalam lanskap pendidikan kontemporer Indonesia, implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di institusi pendidikan umum seringkali mengalami reduksi makna yang signifikan. Fokus kebijakan kerap terisolasi pada dimensi kognitif-akademik semata, seperti literasi baca-tulis fiksi atau non-fiksi umum, sementara dimensi literasi religius-khususnya pembacaan Al-Qur'an-belum mendapatkan proporsi manajerial yang strategis dan seringkali terpinggirkan sebagai agenda sekunder. Artikel ini bertujuan untuk melakukan analisis komprehensif dan mendalam mengenai strategi implementasi program literasi Al-Qur'an di SMAN 1 Kota Bima, serta mengeksplorasi implikasi teoretis dan praktisnya terhadap penguatan karakter siswa di tengah tantangan degradasi moral remaja. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif, menggali data melalui observasi partisipatif yang intensif, wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan, dan analisis dokumentasi kurikulum. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pelaksanaan literasi Al-Qur'an telah berhasil dilembagakan melalui strategi Integrated Habituation (07.00-07.15 WITA) yang didukung oleh manajemen kolaboratif lintas mata pelajaran, melibatkan guru non-PAI sebagai fasilitator utama, sebuah langkah yang mendobrak dikotomi peran guru; (2) Program ini memberikan dampak signifikan pada pembentukan habituasi kedisiplinan dan kesiapan belajar (learning readiness) melalui mekanisme neuro-psikologis penciptaan "Zona Alfa" yang mereduksi stres akademik; (3) Hambatan sarana fisik diatasi melalui mekanisme social learning dalam bentuk peer-tutoring dan adaptasi teknologi digital. Kesimpulannya, keberhasilan literasi religius di sekolah umum tidak semata bergantung pada instruksi kurikulum, melainkan pada political will kepemimpinan sekolah yang kuat dan desentralisasi pengawasan yang menghapus sekat antara ilmu umum dan agama.
Strategi Komunikasi Persuasif dan Literasi Bahasa Arab Guru PAI dalam Membentuk Resiliensi Sosial Siswa di SMA N 4 Kota Bima Imam Juradil; Nuratiah; Ruslan
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2026): June
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v8i2.10131

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kompleksitas tantangan pergaulan remaja kontemporer yang berpotensi memicu degradasi moral dan perilaku menyimpang. Masalah utama penelitian ini adalah upaya guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentengi siswa dari pengaruh negatif lingkungan melalui pendekatan komunikasi dan literasi. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan strategi guru PAI di SMA N 4 Kota Bima dalam membentuk resiliensi sosial siswa melalui instrumen bahasa keagamaan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, serta dokumentasi program keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan meliputi internalisasi nilai akhlak secara kontekstual melalui literasi bahasa Arab pada teks Al-Qur'an, pendekatan komunikasi persuasif melalui bimbingan personal yang menyentuh aspek afektif siswa, serta penguatan resiliensi melalui pemaknaan bahasa agama pada aktivitas ibadah rutin. Strategi ini terbukti efektif membangun daya tangkal siswa terhadap pengaruh negatif teman sebaya. Dengan adanya bimbingan berbasis komunikasi dan literasi agama yang terstruktur, siswa memiliki kesadaran spiritual yang lebih kuat untuk memilih pergaulan yang positif dan sesuai dengan norma agama Islam.
  Hubungan Komunikatif Guru PAI dan Siswa dalam Proses Pembelajaran di SMAN 04 Kota Bima: Kajian Interaksi Bahasa Faturahman; Suherman; Ruslan
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2026): June
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v8i2.10218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan komunikatif guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan siswa dalam proses pembelajaran di SMAN 04 Kota Bima melalui kajian interaksi bahasa. Permasalahan penelitian ini difokuskan pada bagaimana bentuk dan pola interaksi bahasa yang digunakan oleh guru dan siswa selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada saat proses pembelajaran di kelas. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi bahasa antara guru PAI dan siswa berlangsung secara komunikatif, interaktif, dan edukatif. Guru cenderung menggunakan bahasa yang persuasif, informatif, dan dialogis untuk membangun keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Sementara itu, siswa memberikan respons verbal yang aktif melalui kegiatan bertanya, menjawab, serta menyampaikan pendapat. Interaksi bahasa yang terjalin dengan baik tersebut memberikan dampak positif terhadap terciptanya suasana pembelajaran yang efektif, kondusif, dan mudah dipahami oleh siswa.
Penanaman Sikap Sosial-Religius Santri melalui Budaya Bahasa dan Pendidikan Karakter di Pondok Pesantren Al-Ikhlas Kota Bima   Ulfa Dian; Muhammad Fiqri; Ruslan
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2026): June
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v8i2.10285

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi internalisasi nilai-nilai sosial-religius dalam pembentukan karakter santri di lingkungan pesantren melalui budaya bahasa dan pendidikan karakter. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana budaya bahasa dan pendidikan karakter berkontribusi dalam proses penanaman sikap sosial-religius santri di Pondok Pesantren Al-Ikhlas Kota Bima. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi budaya bahasa serta pendidikan karakter dalam membentuk sikap sosial-religius santri di lingkungan pesantren tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif-kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya bahasa yang diterapkan melalui komunikasi yang santun, religius, dan penuh penghormatan kepada guru berperan signifikan dalam membentuk kebiasaan sosial santri yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Selain itu, pendidikan karakter yang diwujudkan melalui keteladanan guru, pembiasaan ibadah, serta penguatan literasi religius mampu menginternalisasikan nilai-nilai moral seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian sosial. Dengan demikian, budaya bahasa dan pendidikan karakter memiliki peran strategis dalam membentuk sikap sosial-religius santri secara berkelanjutan di lingkungan pesantren.
HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN PERILAKU KEAGAMAAN SISWA MADRASAH Nesafilar Nesafilar; Annisa Annisa; Ruslan Ruslan
Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 11, No 2 (2026): Vol 11, No 1 (2026): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/muaddib.v11i2.13-24

Abstract

Penelitian ini membahas hubungan penggunaan media sosial dengan perilaku keagamaan siswa madrasah di era digital. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya intensitas penggunaan media sosial di kalangan siswa yang tidak hanya memengaruhi pola komunikasi dan pembelajaran, tetapi juga berdampak pada perilaku religius mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak positif dan negatif media sosial terhadap perilaku keagamaan siswa madrasah. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka (library research) dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah berupa buku, jurnal, artikel, dan hasil penelitian yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki pengaruh positif berupa kemudahan akses pengetahuan agama, meningkatnya motivasi ibadah, serta berkembangnya media dakwah digital dan komunitas religius virtual. Namun, media sosial juga memberikan dampak negatif seperti kecanduan digital, menurunnya kedisiplinan ibadah, paparan konten negatif, serta berkurangnya interaksi sosial secara langsung. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif madrasah, guru, dan orang tua dalam memberikan pengawasan, pendampingan, dan pendidikan literasi digital berbasis nilai-nilai Islam agar penggunaan media sosial dapat mendukung pembentukan karakter religius siswa madrasah secara optimal
The Integrated Talaqi Habituation Model in Improving the Quality of Students' Qur'anic Memorization in the Tahfidz Program ar SMP IT Oo Dompu Eila Mawar Fitria; Maulana Maulana; Firmansyah Firmansyah; Fitrah Abu Bakar; Fajrul Al Islam; Ruslan Ruslan
TA'DIBUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 9, No 1 (2026): Educational Issues
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpai.9.1.%p

Abstract

This study aims to describe an integrated talaqi habituation model in improving the quality of students’ Qur’an memorization in the tahfidz program at SMP IT Oo Dompu. This research employed a qualitative approach with a descriptive design. The research subjects were students participating in the tahfidz program, while data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis was conducted using the interactive model of Miles and Huberman.The results indicate that the integrated talaqi habituation model was implemented consistently through memorization submission and muroja’ah activities. This model effectively improved the quality of students’ Qur’an memorization, as reflected in accurate pronunciation, mastery of makharij al-huruf, proper application of tajwid rules, and increased fluency and consistency of memorization. Most students were able to achieve the predetermined memorization targets, and some exceeded the targets by continuing to the next juz. Therefore, the integrated talaqi habituation model can be considered a strategic approach for developing Qur’an memorization programs at the junior secondary school level.