p-Index From 2021 - 2026
5.639
P-Index
This Author published in this journals
All Journal An-Nuha : Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya Dan Sosial JALIE: Journal of Applied Linguistics and Islamic Education TA'DIBUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Al Ishlah Jurnal Pendidikan Tadarus: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Penjaminan Mutu al-Afkar, Journal For Islamic Studies Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Jurnal Basicedu Jurnal At-Tarbiyat (Jurnal Pendidikan Islam) Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan AL-AF'IDAH: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Pengajarannya Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al-Riwayah : Jurnal Kependidikan Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Cendekia: Jurnal Kependidikan dan Kemasyarakatan Action Research Journal Indonesia (ARJI) Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Journal of Islamic Education Students Al-Mau'izhoh: Jurnal Pendidikan Agama Islam QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Journal of Education and Teacher Training Innovation (JETTI) JURNAL INOVASI PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Al I'tibar Jurnal Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Moderasi Beragama Dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam: Sebuah Tinjauan Pustaka Muziburrahman Muziburrahman; Agus Riziqi Saputra; Ruslan Ruslan
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 13 No 2 (2026): Al I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/prc70573

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai moderasi beragama dan toleransi antarumat beragama dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan pustaka (literature review) dengan mengumpulkan, mereduksi, dan menganalisis data dari berbagai literatur ilmiah, buku teks PAI, serta kebijakan kurikulum yang relevan yang diterbitkan dalam rentang waktu lima tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum PAI saat ini telah mengintegrasikan konsep tasamuh (toleransi) secara struktural, baik melalui materi fikih muamalah maupun sejarah peradaban Islam. PAI memiliki peran krusial sebagai instrumen preventif dalam menangkal paham radikalisme dan eksklusivisme di lingkungan sekolah. Namun, efektivitas implementasi kurikulum ini masih sangat bergantung pada kesiapan pedagogis guru dalam menerjemahkan nilai inklusif di ruang kelas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan literasi toleransi berbasis PAI memerlukan pendekatan yang tidak hanya bersifat teoretis tetapi juga kontekstual dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari siswa.
Optimalisasi Motivasi Belajar Siswa Melalui Strategi Manajemen Kelas Guru Al-Qur’an Hadits di MAN 1 Kota Bima Ismatu Rahmawati; Ruslan Ruslan; Kaharudin Kaharudin
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 8 No. 7 (2026): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v8i7.12152

Abstract

This study aims to describe the optimization of students’ learning motivation through classroom management strategies employed by Al-Qur’an Hadith teachers at MAN 1 Bima City. The primary focus is to obtain in-depth information regarding the forms of classroom management strategies implemented by Al-Qur’an Hadith teachers to optimize students’ learning motivation, students’ perceptions of the applied strategies, as well as the factors that support the success of these classroom management strategies. This research uses a qualitative approach with a descriptive research type. This approach was chosen because the researcher seeks to gain a deep understanding of the phenomena occurring in the field. The results of this study indicate that the classroom management strategies implemented by Al-Qur’an Hadith teachers consist of eight forms, namely: (1) structured lesson planning, (2) strengthening Qur’anic literacy at the beginning of the lesson, (3) management of classroom facilities and physical environment, (4) a personal approach through holistic attendance, (5) habituation of sholawat and strengthening of spirituality, (6) the use of varied teaching methods, (7) differentiated instruction according to students’ abilities, and (8) integration of Qur’anic stories with daily life. Students have a positive perception of the classroom management strategies implemented by the teachers. The factors influencing the success of these strategies include teacher personality, students’ readiness to learn, the school environment, and classroom rules or regulations. Based on the results of analysis and discussion, it can be concluded that classroom management strategies help teachers optimize students’ learning motivation. These strategies create a conducive and well-directed learning environment and encourage students’ active participation in the learning process. Thus, the implementation of classroom management strategies significantly contributes to improving students’ learning motivation at MAN 1 Bima City.
Konsep Pendidikan Profetik dalam Perspektif Kunto Wijoyo Saifuddin; Muhammad Safii; Rahmat Munawir; Muslimin; Ruslan
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7566

Abstract

Pendidikan modern yang instrumental dan tekstualistik telah mengalami dehumanisasi melalui hilangnya dimensi etis dan spiritual, sehingga melahirkan peserta didik yang kompeten akademik namun lemah moral dan empati. Penelitian ini bertujuan menguraikan konstruksi konseptual pendidikan profetik Kuntowijoyo, menganalisis nilai-nilai utamanya, serta mengidentifikasi implikasinya terhadap pengembangan karakter dan praktik pembelajaran di lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif dan analisis konseptual filosofis terhadap karya-karya utama Kuntowijoyo serta literatur ilmiah terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan profetik Kuntowijoyo berlandaskan pada tiga pilar ontologis yang terintegrasi: humanisasi sebagai praksis empati sosial, liberasi sebagai pembebasan dari belenggu epistemik dan struktural, serta transendensi sebagai horizon spiritual yang memberi arah. Ketiga pilar tersebut membentuk matriks dialektis yang mengantarkan transformasi peserta didik dari homo sapiens menjadi homo religiosus. Implementasinya menuntut perubahan paradigmatik: kurikulum terintegrasi dalam paradigma tauhid, metode dialogis kritis reflektif, relasi guru-peserta didik yang egaliter, serta evaluasi holistik. Pendidikan profetik menawarkan alternatif revitalisasi pendidikan Islam yang mampu menjawab krisis.
Islamic Education as a Social Tool for Breaking the Cycle of Poverty Adam Adam; Azhar Azhar; Muhammad Andi; Ahmad Audar; Ruslan Ruslan; Nasaruddin Nasaruddin
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 9 No. 3 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v9i3.3097

Abstract

This study aims to analyze the role of Islamic education as a social instrument in breaking the cycle of poverty in society and to identify the Islamic values that are internalized through Islamic education and contribute to the development of a work ethic, self-reliance, and social solidarity among the poor, as well as to analyze the most effective conceptual model for integrating Islamic educational values with socio-economic strategies to break the cycle of poverty sustainably. The approach used is qualitative library-based research, examining various academic and empirical literature. The research findings indicate that Islamic educational institutions play a role in strengthening social awareness and fostering robust spirituality as a bridge to breaking the cycle of poverty. Islamic values such as hard work, self-reliance, and sosial solidarity are internalized through Islamic education to cultivate religious and productive individuals. An effective conceptual model in Islamic education emphasizes value-based transformative education, socio-economic empowerment, and sustainable multisectoral collaboration; an Islamic spiritual-economic approach; a contextual and participatory multisectoral collaboration framework; and the integration of a values-based curriculum with practical social experiences.
Analisis Kurikulum Pendidikan Agama Islam dalam Menghadapi Tantangan Pendidikan Kontemporer Erna Astuti; Ruslan Ruslan
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah  Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah (JIPDASMEN)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jipdasmen.v2i1.83

Abstract

Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia perlu dievaluasi dan disesuaikan agar tetap relevan dan efektif dalam membentuk karakter dan pemahaman agama siswa. Hal ini dikarenakan PAI menghadapi banyak tantangan di era modern, termasuk kemajuan teknologi, globalisasi, dan perubahan sosial. Masalah utama yang dihadapi adalah bagaimana kurikulum PAI dapat disesuaikan dengan kebutuhan pendidikan modern tanpa mengabaikan nilai-nilai dasar ajaran Islam. Selain itu, perlu adanya peningkatan kualitas pembelajaran PAI agar lebih menarik dan interaktif bagi peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kurikulum Pendidikan Agama Islam dalam sistem pendidikan modern, menemukan kelebihan dan kekurangannya, serta memberikan saran perbaikan kurikulum yang lebih efisien. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan menggunakan metode pengumpulan data terkait penelitian, observasi lapangan, dan analisis dokumen kurikulum. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk menemukan tema-tema utama terkait efektivitas kurikulum Pendidikan Agama Islam
Peningkatan Kapasitas Pondok Pesantren Muhammadiyah Melalui Pendampingan Program Tahfizul Qur’an dengan Metode Tabarak Luthfiyah Luthfiyah; Ade S Anhar; Ruslan Ruslan; Rahmah Rahmah
Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JP3M)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jp3m.v1i2.64

Abstract

Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh kondisi pesantren Muhammadiyah yang belum menunjukkan perkembangan secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu penyebabnya adalah tidak adanya program unggulan yang menjadi branding sekaligus yang menjadi ciri khas pesantren. Oleh karena itu pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan metode tabarak yang bermanfaat bagi pengembangan hafalan Alquran santri/wati. Selain itu juga bertujuan untuk melakukan pembinaan bagi Pembina hafalan, sehingga dapat memiliki strategi, target dan capaian hafalan. Muaranya adalah pengembangan kapasitas pesantren melalui program tahfidz dengan metode tabarak tersebut. Sasaran pengabdian adalah santri/wati yang mengikuti program tahfidz sebanyak 30 orang dan ustadz Pembina hafalan sebanyak 4 orang. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah PAR, karena hakikatnya para santri/wati telah memiliki potensi dalam menghafal. Akan tetapi tidak dibarengi dengan penerapan metode menghafal yang tepat. Sehingga tidak tampak progressivitas dan hanya berjalan ala kadarnya saja. Padahal dengan penerapan metode yang tepat dapat menghantarkan santri menjadi hafidz hafidzah yang unggul sekaligus mewujudkan pesantren untuk menjadi lembaga pendidikan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya Bima
Penerapan Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal Terhadap Peningkatan Rasa Nasionalisme Peserta Didik di MIN Bima Bismar Bismar; Ruslan Ruslan; Nasaruddin Nasaruddin
Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JP3M)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jp3m.v2i1.89

Abstract

Pembelajaran berbasis kearifan lokal merupakan hal penting untuk diajarkan kepada peserta didik.Kearifan lokal ialah ciri khas dari masyarakat pada suatu daerah yang harus dilestarikan,sebagai identitas dan karakter diri dari berbagai aspek kehidupan. Kearifan lokal adalah sebagai warisan dari generasi sebelumnya yang perlu dipahami oleh setiap generasi, agar tidak tergerus beragam unsur-unsur kebudayaan luar. Integrasi pembelajaran yang berbasis kearifan lokal perlu di ajarkan di sekolah atau madrasah pada setiap jenjang atau setiap tingkatan. Hali ini perlu dilaksanakan untuk meningkatkan rasa patriotisme dan rasa nasionalisme peserta didik terutama di MIN I Bima. Penulisan artikel ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan, menanamkan pemahaman dan rasa cinta terhadap kearifan lokal di daerah atau dilingkungan terutama kepada peserta didik MIN I Bima. Juga untuk meningkatkan rasa nasionalisme peserta didik. Penulisan artikel ini menggunakan studi pustaka. Data dapat dikumpulkan dari berbagai literatur terutana berasal dari jurnal ilmiah serta ebooks. Hasil dari penulisan artikel ini peserta didik dapat mengetahui kearifan lokal di daerahnya terutama dilingkungan Madrasah, dan juga menumbuhkan rasa nasionalisme baik di lingkungan sekitarnya terutama di MIN I Bima
Pemanfaatan Media Lingkungan dalam Pembelajaran PAI di SMKN 3 Kota Bima Nurul Yaqin; Ruslan Ruslan; Ilham Ilham
An-Nuha : Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya dan Sosial Vol. 10 No. 1 (2023): July
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/annuha.v10i1.552

Abstract

This study intends to analyze the technique and the impact of using environmental media in PAI learning at SMKN 3 Kota Bima, as well as using a descriptive qualitative research type. The data collection techniques used are interview, documentation, and observation techniques. The results of the study reveal that there are two techniques used in utilizing environmental media, namely: first; field practice carried out in the form of utilizing the mosque as a place for worship and aqidah education and the use of the school yard as a place for fostering Al-Qur'an reading. Second; integration of PAI material with the natural environment and social environment. Thus, the two techniques have an impact on increasing motivation, understanding and student learning outcomes as well as creating a sense of love and care for students for the environment. The obstacles in the use of environmental media, namely the existence of some students who are less responsive in understanding learning material due to the lack of knowledge and ability of a small number of teachers in utilizing environmental media as well as internal problems that come from students.
An Anthropological Approach to Understanding the Dynamics of Islamic Education in Multicultural Society Yulinda; Rusmaeni Rusmaeni; Ade Andriani; Ruslan Ruslan; Nasaruddin Nasaruddin
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 9 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v9i2.2965

Abstract

This study aims to examine the role of anthropological approaches in understanding the dynamics of Islamic education within Indonesia’s multicultural context, particularly in relation to the rising issues of intolerance, exclusivism, and tensions rooted in socio cultural diversity. Using a library research design, the study analyzes contemporary scholarly works, policy documents, and recent empirical findings published in the last five years to explore how local variations in Islamic educational practices emerge across pesantren, madrasah, and public schools. The research further investigates how Islamic teachings are negotiated, adapted, and reinterpreted within diverse cultural settings, and how these processes shape students’ attitudes toward tolerance and inclusivity. The findings show that anthropological perspectives emphasizing culture, context, and everyday social practices provide essential insights for building Islamic education models that are more adaptive, inclusive, and socially grounded. The study concludes that incorporating anthropological analysis into Islamic education policy and practice can strengthen multicultural understanding and contribute to the development of more cohesive and harmonious learning environments within Indonesia’s plural society.
Integration of Religious Moderation Values in Contemporary Islamic Religious Education Material Evi Susanti; Amma Ainun; Rusmaeni Rusmaeni; Ruslan Ruslan; Muslimin Muslimin
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 9 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v9i2.3321

Abstract

This study aims to analyze the integration of religious moderation values in contemporary Islamic Religious Education (PAI) materials, their implementation in the learning process, and their implications for students’ religious attitudes. The research employed a qualitative approach with a library research design through a systematic analysis of academic sources published between 2022 and 2026, including accredited journal articles, scholarly books, and curriculum documents. Data were collected through documentation techniques and analyzed using thematic analysis supported by NVivo software to ensure systematic and transparent coding procedures. The findings indicate that the integration of religious moderation values is carried out conceptually, substantively, and structurally within PAI materials. The implementation is reflected in explicit lesson planning, dialogical learning strategies, and authentic assessment addressing both cognitive and affective domains. The integration contributes to strengthening tolerance, enhancing national commitment, and fostering proportional religious understanding among students.