Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Perancangan dan Realisasi Modul Receiver ADS-B dan Transmitter S-Band untuk Satelit nano Falah , Mohammad Feraldi; Adriansyah , Nachwan Mufti; Edwar, Edwar
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untukmengimplementasikan sistem receiver ADS-B (AutomaticSurveillance Based on Broadcasting) dan transmitter S-bandpada satelit nano. ADS-B adalah teknologi pengawasan pesawatotomatis yang mentransmisikan informasi penerbangan sepertiposisi, kecepatan, dan identitas pesawat. Sistem receiver ADS-Bdirancang untuk menerima sinyal ADS-B dari pesawat sebagaisistem pengawasan trafic lalulintas udara.Penelitian ini juga mencakup penggunaan transmitter Sband dalam satelit nano. Pemancar S-band digunakan untukmengirimkan data ADS-B yang diterima dari pesawat kestasiun kontrol darat. Proses implementasi meliputi pemilihankomponen dan perangkat keras yang sesuai, serta desain danintegrasi sistem yang tepat. Metode perancangan yangdigunakan dalam penelitian ini meliputi pemodelan danpengujian. Pengujian yang akan dilakukan dalampengoperasian sistem receiver ADS-B dan transmitter S-Banddiharapkan berhasil diimplementasikan pada satelit nano.Penelitian ini harus berkontribusi pada pengembanganteknologi satelit nano yang dapat digunakan untuk pengawasanudara yang efisien dan efektif. Tujuan penerima ADS-B dansistem pemancar S-band pada satelit nano adalah untukmeningkatkan keselamatan penerbangan dan memberikaninformasi yang lebih akurat untuk kontrol lalu lintas udara. Kata Kunci : ADS-B, S-Band, Satelit nano
Realisasi Antena Receiver ADS-B dan Transmitter S-Band untuk Satelit Nano Arinto, Ilyasa Affan; Adriansyah , Nachwan Mufti; Edwar, Edwar
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini fokus pada perancangan dan optimasi antenamikrostrip untuk sistem pemantauan udara menggunakan ADSB dan frekuensi S-Band. Hasil simulasi menunjukkanpengukuran parameter antena seperti return loss, VSWR,polarisasi, dan gain. Proses optimasi melibatkan penggunaanmetode multi layers substrat dan truncated corner pada antenaADS-B, serta penerapan material Electromagnetic Band Gap(EBG) pada kedua antena. Meskipun hasil pengukuran returnloss dan VSWR antena masih memiliki perbedaan dengansimulasi, pola radiasi dan polarisasi tetap sesuai dengan prediksisimulasi. Namun, nilai gain antena ADS-B dan S-Band tetaprendah dibandingkan simulasi, mungkin akibat kualitas fabrikasidan keterbatasan lingkungan pengukuran. Penelitian inimemberikan wawasan tentang penerapan antena mikrostripdalam sistem pemantauan udara dan frekuensi S-Band, sertapentingnya optimasi untuk meningkatkan kinerja antena. Kata kunci— Kata kunci ADS-B, S-Band, pemantauan Udara,Optimasi
Penggunaan Antena Array Vhf Pada Sistem Monitoring Kebakaran Hutan Pakpahan, Yolanda Jessica; Astuti, Rina Pudji; Edwar, Edwar
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauanterbesar di dunia yang mengalokasikan sekitar 64% atau seluas120,5 juta hektar daratannya sebagai Kawasan Hutan,sedangkan sisanya merupakan Areal Penggunaan Lain (APL).Saat ini kebakaran hutan di Indonesia masih sering terjadi baikterjadi karena kemarau yang berkepanjangan atau juga kasuskebakaran hutan ilegal. Hal ini menyebabkan kerugian besarbagi negara maupun masyarakat sekitar. Kasus kebakaranhutan sering kali tidak dapat dideteksi yang menyebabkankebakaran besar. Pada Tugas Akhir Capstone Design inidilakukan perancangan Sistem Monitoring Kebakaran HutanMenggunakan Antena Array VHF sebagai solusi untukmengatasi masalah kebakaran hutan di Indonesia yang masihsering terjadi.Pada pengukuran parameter return loss, VSWR, dan gainyang dilakukan terdapat perbedaan hasil pengukuran antenatunggal dan antena array 2 elemen. Pada antena tunggal nilaireturn loss sebesar -10,572 dB, VSWR bernilai 1,8110, dan nilaigain sebesar 2, 0186 dBi. Sedangkan pengukuran antena array2 elemen didapatkan nilai return loss -15,575 dB, nilai VSWRsebesar 1,4267, dan gain 3, 8891 dBi. Sedangkan untuk polaradiasi dan polarisasi kedua nya sama yaitu omnidirectional danelips. Kata kunci— Antena, Array, SIMO
Penggunaan Lna Vhf Power Amplifier Pada Sistem Monitoring Kebakaran Hutan Menggunakan Antena Array Vhf Annisa , Nurul; Astuti, Rina Pudji; Edwar, Edwar
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut catatan Kementerian LingkunganHidup dan Kehutanan, luasan total kawasan hutan diIndonesia mencapai 125,76 juta hektar pada tahun 2022.Luas tersebut setara dengan 62,97% dari luas daratanIndonesia yang sebesar 191,36 juta hektar. Dengan luaskawasan hutan yang dimiliki, di Indonesia masih seringterjadi kebakaran baik karena faktor alam ataupundisengaja. Ketika terjadi kebakaran hutan bukan hanyanegara yang merugi, masyarakat yang tinggal di sekitarwilayah terjadinya kebakaran pun terkena dampaknya danjuga hewan dan tumbuhan yang kehilangan tempat merekatinggal. Teknologi yang digunakan dalam mendeteksikebakaran hutan di Indonesia belum terlalu optimal karenamembutuhkan biaya yang besar dan keterbatasan alat itusendiri. Pada Tugas Akhir Capstone Design ini ditawarkan solusiyaitu Sistem Monitoring Kebakaran Hutan MenggunakanAntena Array VHF yang bekerja pada frekuensi 170,3 MHz.Menggunakan LNA sebagai amplifier di bagian penerimasistem secara keseluruhan dengan harapan dapat mengatasimasalah kebakaran hutan yang kerap kali terjadi diIndonesia. Pengukuran parameter LNA yang dilakukan adalahVSWR, return loss dan gain. Hasil yang didapat padapengukuran VSWR adalah 2,16, return loss sebesar -8,65dan nilai gain sebesar 0,12dB. Kata kunci - LNA, VSWR, gain, return loss
Sistem Monitoring Kebakaran Hutan Menggunakan Antena Array VHF Predarico, Boby; Astuti, Rina Pudji; Edwar, Edwar
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan yang memiliki kawasan hutan yang luas. DiIndonesia terdapat sekitar 120,5 juta hektar kawasan hutan.Memiliki wilayah hutan yang luas, Indonesia tidak terlepasdari masalah kebakaran hutan. Beberapa teknologi telahdiciptakan untuk mengatasi kebakaran hutan di Indonesia.Namun, teknologi yang ada masih belum optimal karenamembutuhkan biaya yang mahal dan terbatas oleh cuaca.Perancangan sistem monitoring kebakaran hutan inibertujuan untuk menjadi solusi terbaru untuk mengatasikebakaran hutan di Indonesia. Sistem yang dirancang bekerjapada frekuensi VHF (Very High Frequency) yaitu 170,3 MHz.Untuk mengirimkan data dari segmen pengirim dan penerimamenggunakan modul radio RF4463PRO. Selain itu,mikrokontroler membantu modul tersebut dalam prosespengiriman data. Rancangan sistem memiliki dua segmen,yaitu segmen pengirim dan segmen penerima. Pada segmenpengirim terdapat penambahan sensor DHT11 sebagaipendeteksi suhu dan pada segmen penerima terdapatpenambahan alarm sebagai output sistem. Setelah sistem dirancang, dilakukan beberapa pengujian denganmengirimkan data dari segmen pengirim ke segmen penerima dengan kondisi yang berbeda. Kata kunci—Kebakaran Hutan, Modul Radio RF4463PRO, VHF, Segmen pengirim, Segmen Penerima.
An Interactive Educational Platform for LEO Satellite Mission Design: A Case Study of a Web-Based Orbit Design Application Sigit, Robby Kevin Putra; Setiawan, Dhoni Putra; Edwar, Edwar
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study presents the development of a web-based application designed as an interactive educational platform for Low Earth Orbit (LEO) satellite mission design. The platform addresses the gap left by costly and complex professional software, making the fundamental principles of orbital mechanics, constellation design, and communication link analysis more accessible to students and enthusiasts. The application provides an integrated platform for designing, simulating, and analyzing satellite missions. The system is built with an interactive user interface that offers both 2D and 3D visualizations to facilitate an intuitive understanding of complex orbital dynamics. To ensure its validity and reliability, the application underwent a series of rigorous tests. The results were validated by comparing the application's outputs with theoretical calculations derived from fundamental principles of orbital mechanics, as well as results from a high-fidelity numerical propagator like NASA’s General Mission Analysis Tool (GMAT). Key findings showed very high accuracy, including negligible differences in orbit propagation compared to manual calculations, precise constellation placement, and a minimal discrepancy of 0.05 km in coverage radius. Furthermore, the prediction of ground station access schedules was proven to be highly accurate, with differences of only a few seconds. Thus, the application serves as a valid, reliable, and user-friendly tool for preliminary LEO satellite mission design, successfully fulfilling its objective of making satellite orbit design more accessible for educational and initial technical assessment purposes. Keywords — LEO, satellite orbit design, constellation, orbit simulation, link budget, web application.
Implementation of Low Earth Orbit Satellite Constellation Design Puteh, Muhammad Haikal; Setiawan, Dhoni Putra; Edwar, Edwar
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The increasing utilization of Low Earth Orbit (LEO) satellites necessitates accessible and accurate design tools that can serve as alternatives to expensive professional software. This project addresses this need by developing a comprehensive web-based application for LEO satellite orbit design. The application integrates several key functionalities, including orbit propagation, constellation design for both Train and Walker-Delta configurations, coverage analysis, and link budget calculations, all enhanced with interactive 2D and 3D visualizations. The application underwent rigorous validation against theoretical calculations and NASA's General Mission Analysis Tool (GMAT), confirming high accuracy across all modules. The orbit propagation module demonstrated an error of less than 0.78 km over a one-hour simulation, with a root mean square error (RMSE) of 31.8 km when compared to GMAT's numerical integrator. Constellation placement for both Train and Walker-Delta configurations showed zero positional error. Coverage calculations were accurate to within 0.05 km at an altitude of 2,000 km. Furthermore, the link budget analysis achieved perfect correspondence with manual calculations, showing a 0.00 dB difference and yielding an uplink margin of 31.87 dB and a downlink margin of 18.76 dB. Predictions for ground station access precisely matched theoretical schedules, with 11 passes in 24 hours and an average duration of 8.55 minutes. User interface testing resulted in a 100% success rate. This application successfully bridges the gap between complex professional software and educational needs by providing a validated, reliable, and accessible tool for the preliminary design of LEO satellite missions. It meets all project objectives by combining high computational accuracy, comprehensive features, and cost-free web-based accessibility, thereby making satellite orbit design more approachable for educational purposes and initial technical assessments. Keywords: LEO, Satellite Orbit Design, Constellation, Orbit Simulation, Link Budget, Web Application
Web-Based LEO Satellite Orbit Design Application: A Comparative Analysis of Analytical and Numerical Propagation Methods Wedagama , I Dewa Made Raviandra; Setiawan, Dhoni Putra; Edwar, Edwar
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Low Earth Orbit (LEO) missions increasingly re- quire design tools that are both accessible and sufficiently accurate for early trade studies. This paper presents a browser-native LEO Satellite Orbit Design Application that combines analytical j2 averaged propagation, constellation synthesis (Train and Walker–Delta), footprint coverage from spherical geometry, and narrowband link-budget calculations within interactive 2D/3D visualizations. The computational core is implemented in double- precision JavaScript and validated against NASA GMAT (RK4) and closed-form theory. Over a 60 min propagation at ∼1,000 km circular equatorial orbit, the analytical model exhibits a 24.4–40.2 km position-error envelope (RMSE 31.8 km), reflecting short period terms captured by GMAT but intentionally averaged for real-time performance. Constellation placement is exact; at 2,000 km with 60◦ beamwidth, footprint radius error is 0.05 km (0.004%). Uplink/downlink C/N and margins match manual calculations and imply ≈1.12 Gbps Shannon capacity at 100 MHz. Ground-station access scheduling reproduces pass counts and timing (11 passes/day; mean 8.55 min; first access 40.05 min). We conclude that analytical ????2 propagation offers accuracy adequate for education and early design with instant, browser-only work- flows, while high-fidelity numerical tools remain appropriate for final verification and operations. Keywords——LEO satellites; analytical propagation; J2 per- turbation; web application; constellation design; link budget
Perancangan Non-Deployable Antena UHF/LoRa untuk Nano Satelit Jenis CubeSat Sitompul, Eldorado Valentino; Afina, Rozita; Hafizh, Muhammad Wildan; Wijanto , Heroe; Edwar, Edwar
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi satelit mini seperti CubeSat semakin pesat seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan sistem komunikasi ruang angkasa yang ringkas dan efisien, di mana antena merupakan salah satu komponen utama yang menentukan kualitas komunikasi. Antena deployable memang umum digunakan, namun memiliki risiko kegagalan akibat mekanisme buka lipat yang kompleks, sehingga penelitian ini difokuskan pada pengembangan antena non-deployable yang lebih sederhana dan andal meskipun memiliki tantangan dalam menjaga performa radiasi dengan dimensi terbatas. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan mengimplementasikan antena non-deployable berbasis PCB untuk CubeSat berukuran 1U pada frekuensi UHF orbit rendah (LEO). Metode yang digunakan meliputi perancangan dengan perangkat lunak simulasi elektromagnetik, fabrikasi menggunakan substrat FR-4, serta pengujian parameter antena yang mencakup VSWR, return loss, bandwidth, polarisasi, pola radiasi, dan gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antena yang dirancang memiliki nilai VSWR sebesar 1,33 dan return loss –16,83 dB, yang menandakan pencocokan impedansi serta efisiensi transfer daya yang baik, dengan polarisasi sirkular dan pola radiasi omnidireksional sesuai kebutuhan komunikasi CubeSat. Namun demikian, bandwidth hanya mencapai ±40 MHz dan gain –20,754 dB, sehingga performa radiasi masih terbatas. Secara keseluruhan, antena non-deployable ini mampu memenuhi sebagian besar parameter penting, meskipun aspek bandwidth dan gain perlu dioptimalkan agar komunikasi CubeSat lebih efektif. Kata kunci— Antena Non-Deployable, CubeSat, UHF, Komunikasi Satelit, PCB
Co-Authors Achmad Ali Muayyadi Adriansyah , Nachwan Mufti Afina, Rozita AGUS PURWANTO Ali, Erfansyah Aloysius Adya Pramudita Amanda Nurul Islam Ali Amin, Muhammad Alief Faisal Anisa, Aura Pirdaraya Nur Annisa , Nurul Anwar, Eka Nurdianty Arinto, Ilyasa Affan Azlim Azlim Bambang Setia Nugroho Cut Rahmawati Damsar Damsar, Damsar Dedi Susanto Dewi, Devi Putri Berliana Dharu Arseno DHONI PUTRA SETIAWAN Dina Puspa Wulandari Dwi Novitasari Ega Fibri Larasati Elfitra Elfitra ELLYA REVOLINA, ELLYA Erma Sulistyo Rini, Erma Sulistyo Evi Triandini Falah , Mohammad Feraldi Faradila Purnama, Arrizky Ayu Fauziawan, Affan Irfan Fauziawan, Affan Irvan Feriska, Rizkia Fevi Wira Citra Fiddin, Muhammad Faqihna Fitriansyah, Ahmad Fuadi Zulkipli Fu’adah, R Yunendah Nur Gilda Priscilla Guntar, Dedi Hafizh, Muhammad Wildan Haimah Haimah Hanif, Amirul Iqbal Hanifah, Nita Harfan Hian Ryanu Hary Budiarto Heroe Wijanto Heroe Wijayanto I Ketut Putu Suniantara Illahi, Abima Indrianto Indrianto Jakaria Jakaria Kencana, Nila Khairani, Hania Silva Levy Olivia Nur Lola Octalia LUH PUTU SAFITRI PRATIWI Maesharoh, M Imas Maricar, M. Azman Marinda, Fitria Mirna Yunita Mokhamad Fakhrul Ulum, Mokhamad Muhamad Abdul Rahman Suyudi Muhamad Samsudin Muhammad Alfi Muhammad Dzaky Ivansyah Muhsin, Hafidul Muzzaki, Ikhwan N, Bambang Setia Nabila, Nabila Nachwan Mufti Adriansyah Ni Kadek Sukerti Ni Nyoman Muryatini, Ni Nyoman Ni Wayan Cahya Ayu Pratami, Ni Wayan Ningrum, Vionalisa Oktavia Kusuma Nurmintan Silaban Pakpahan, Yolanda Jessica Pratama, Khairon Rafi Sukma Predarico, Boby Priadi, Ribut Primanda, Archie Fauzan Purantara, A.A Gede Puteh, Muhammad Haikal Putra, Naufal Alim Harya Putri Indra Wahyuningsih Putri Indra Wahyuningsih Raihansyah, Muhammad Rafli Rina Pudji Astuti Rudy Priyanto SAPUTRA, DEKI Shofwan Hanief Sigit, Robby Kevin Putra Silaban, Nurmintan Simangunsong, Batara FS Sitompul, Eldorado Valentino Supriyono Supriyono Supriyono, Supriyono Suryani Suryani Suryani, Roro Lintang Syamsul Arifin Thariq, Muhammad Utami, Elva Warsa Sugandi Warsa Sugandi Karman Wedagama , I Dewa Made Raviandra Wijanto , Heroe Yani, Arman Harisma Yulfrita Adamy Yuliana Yuliana Yuneva, Yuneva Zairin Zairin