Claim Missing Document
Check
Articles

PENYULUHAN PENGOLAHAN VELVA SEMANGKA UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANI DI KECAMATAN RUMBAI TIMUR KOTA PEKANBARU PROVINSI RIAU Maharani, Evy; Edwina, Susy; Rahmayuni; Kusumawaty, Yeni; Pebrian, Sispa; Eliza; Tety, Ermi; Cepriadi
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JP2N: Mei - Agustus 2025
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/gaj8w979

Abstract

Salah satu komoditi hortikultura yang semakin diminati adalah buah semangka. Buah semangka selain rasanya yang menyegarkan juga memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan dan motivasi masyarakat dalam pengembangan usaha pengolahan semangka yang mampu meningkatkan pendapatan petani semangka.. Dalam melakukan usahatani semangka di Kecamatan Rumbai Timur, persoalan yang sering terjadi terkait dengan harga komoditas buah-buahan yang sering mengalami fluktuasi. Hal ini merupakan salah satu resiko yang dapat menyebabkan terjadinya kerugian petani. Berkaitan dengan itu diperlukan uluran tangan dari Perguruan Tinggi sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian masyarakat dengan upaya untuk mendidik dan melatih masyarakat sesuai kebutuhan daerah agar menguasai ketrampilan praktis dalam pengolahan daging buah semangka menjadi es krim (velva). Velva merupakan frozen dessert yang mempunyai kadar lemak yang jauh lebih rendah dari es krim. Tingkat ketercapaian sasaran program dilihat dari kemampuan peserta dalam mempraktekkan pengolahan semangka menjadi selai semangka yang dapat dikonsumsi dengan citarasa yang disukai masyarakat.
Manajemen Usahatani Semangka di Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar (Studi Kasus: Kelompok Usahatani Semangka Pak Andre) Hidayah, Nurul; Edwina, Susy; Maharani, Evy
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 11, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v11i2.19507

Abstract

The implementation of farm management in Mr. Andre's watermelon farming group in Kubang Jaya Village has not been carried out optimally. The problem faced is that the supervisory function has not been carried out properly. This can have an impact on farmers' production results. This research aims to: 1) Know the application of watermelon farm management functions, 2) Analyze the income of farmers who apply watermelon farm management. The sampling technique was carried out on watermelon farmers in Mr. Andre's watermelon field in Kubang Jaya Village, Siak Hulu District, Kampar Regency who used the farm management function in their watermelon cultivation. The sample determination was carried out using the Census (Saturated Sampling), with the consideration that this research was a case study on Mr. Andre's watermelon field. The results showed that in the watermelon farming sapta carried out by watermelon farmers on Mr. Andre's land there were still problems covering several aspects such as land preparation, seeding and maintenance activities, while in the application of watermelon farm management functions there were obstacles in harvesting activities, namely the low level of supervision or controlling farming. The average revenue obtained by farmers is IDR 228,000,000/Lg/MT or IDR 38,000,000/ha/MT. Watermelon farm income received by farmers amounted to Rp69,171,056/Lg/MT or Rp11,528,509/ha/MT. The unit Break Even Point (BEP) for Mr. Andre's farming group in Kubang Jaya Village was obtained at 25,931 kg, with a price BEP of Rp2,090. The efficiency of watermelon farming resulted in a value of 5.72, indicating that each unit of input used in watermelon farming provides a profit so that it is feasible to cultivate.
Analisis Usaha dan Strategi Pemasaran Agroindustri Tahu (Studi Kasus: Tahu Bapak Kuswardi di Jl. Gajah Tunggal Desa Tualang Kabupaten Siak) Putri, Isnaini; Yusmini, Yusmini; Edwina, Susy
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 11, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v11i2.19368

Abstract

Mr. Kuswardi's tofu agroindustry has been operating since 1996. Despite its longevity, the business faces several challenges, including declining demand due to market competition and limited promotional efforts, which still rely on word of mouth. Additionally, the utilization of tofu waste remains suboptimal, even though tofu dregs have economic potential if processed properly. This study aims to analyze the business performance and formulate appropriate marketing strategies for the tofu agroindustry. The research was conducted from January to April 2025 using a case study method. Respondents consisted of those involved in determining SWOT and AHP components. The results showed that the total cost of raw materials was IDR 22.137.500,00, and the total production cost in December 2024 was IDR 40.748.438,00. The business earned total revenue of IDR 57,750,000.00 and a profit of IDR 17.001.563,00. The final product value was IDR 30.000,00, and the value of other inputs was IDR 1.720,00. The Revenue-Cost Ratio (RCR) of 1.4 indicates that the business is financially feasible. The added value per unit of tofu production was IDR 16.780, with a value-added ratio of 56%. Marketing is carried out through a single channel: zero-level marketing, where products are sold directly to consumers. The recommended marketing strategy for Mr. Kuswardi's tofu agro-industry is to collaborate with local shops or stalls so that product distribution is more stable and even and to utilize social media as a means of promotion to expand market reach.
Analisis Keberlanjutan Usaha Tani Jeruk Siam di Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar Provinsi Riau Nurhumairah, Nurhumairah; Edwina, Susy; Eliza, Eliza
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 10, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v10i2.14615

Abstract

Siam orange farming (Citrus nobilis L.) plays a central role in the local economy of Riau. However, various challenges such as pest and disease attacks, market price fluctuations, and limitations in extension services and farmer groups can threaten the sustainability of this farming practice. This research aims to analyze the sustainability status of farming enterprises and identify the sensitive attributes of Siamese orange farming enterprises  A survey method was employed in this study, with a sample size of 30 respondents selected using the snowball sampling technique. Data collection was carried out using a questionnaire. Data analysis was performed using the multidimensional scaling (MDS) method with RAP-Orange software. The sustainability status of Siam orange farming in Kuok District is assessed as less sustainable with an index of 46.84. The ecological dimension is less sustainable with an index of 44.01, the economic dimension is moderately sustainable with an index of 64.30, and the social dimension is less sustainable with an index of 32.21. Sensitive attributes of the ecological dimension include land suitability, the intensity of pest and disease attacks, fertilizer usage levels, and pesticide usage levels. Sensitive attributes in the economic dimension include marketing chains, land ownership status, utilization of financial institutions/credit, ease of market access, price stability, and crop productivity levels. Sensitive attributes in the social dimension include participation in extension activities, community views on farming, farming information, education levels, and the intensity of extension activities.
Analisis Keberlanjutan Usaha Tani Nanas di Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar Provinsi Riau Irani, Annisa; Edwina, Susy; Yusri, Jumatri
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 10, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v10i1.13238

Abstract

Kecamatan Tambang merupakan salah satu daerah sentra produksi nanas yang merupakan komuditi unggulan Provinsi Riau. Beberapa tahun terakhir, usaha tani nanas di Kecamatan Tambang mengalami sejumlah permasalahan seperti luas lahan yang berkurang, serangan hama dan penyakit serta keterbatasan penyuluhan dan kelompok tani yang dapat mempengaruhi keberlanjutan usaha tani nanas. Pertanian berkelanjutan memiliki tujuan memaksimalkan produksi saat ini tanpa mengurangi kemampuan sumber daya alam sehingga tetap dapat digunakan di masa depan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis status keberlanjutan dan atribut pengungkit dari usaha tani nanas di Kecamatan Tambang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan jumlah sampel sebanyak 83 responden yang diambil dengan metode accidental sampling. Analisis data dilakukan dengan metode Multi Dimentional Scalling melalui software RAP-Pineapple. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha tani nanas di Kecamatan Tambang memiliki status keberlanjutan yaitu cukup berkelanjutan dengan dimensi ekonomi dan dimensi ekolgi memiliki status keberlanjutan yaitu cukup berkelanjutan sedangkan dimensi sosial memiliki status keberlnajutan yaitu kurang berkelanjutan. Setiap dimensi memiliki 3 atribut sensitif yaitu untuk dimensi ekonomi adalah pemanfaatan lembaga permodalan/kredit, kemudahan pemasaran/akses pasar serta pendapatan petani; dimensi ekologi adalah kesesuaian lahan, pengendalian gulma hama penyakit tanaman serta intensitas penggunaan pestisida; sedangkan dimensi sosial adalah umur petani, intensitas kegiatan penyuluhan serta keikutsertaan dalam kegiatan penyuluhan.
ANALISIS KELEMBAGAAN KELOMPOKTANI SISTEM INTEGRASI SAPI DAN KELAPA SAWIT (SISKA) DI KABUPATEN PELALAWAN Edwina, Susy; Maharani, Evy; Kusumawaty, Yeni; Yusri, Jumatri; Yusmini, Yusmini
Jurnal AGRISEP JURNAL AGRISEP VOL 19 NO 01 2020
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.89 KB) | DOI: 10.31186/jagrisep.19.1.145-166

Abstract

Optimizing the area of oil palm plantations can be approached through the Cow and Palm Oil Integration System (SISKA), to increase efficiency and productivity through the integration of the plantation sub-sector with the livestock sub-sector. This study aimed to analyze the role of farmer groups and the institutional aspects of these groups in supporting the SISKA program in Pelalawan District. The approach used in this study was the institutional theory of Syahyuti. The role of farmer groups (as learning classes, production units and vehicles for collaboration) and institutional aspects of farmer groups (aspects of values, norms and behavior) were analyzed using Likert scale. The relationship between the roles and institutional aspects of the farmer groups was analyzed by Spearman Correlation test. The overall role of the farmer group is in the good category with a score of 3.49, most of the members (69.60%) answered in the fairly good and good category. The overall institutional aspects based on values, norms and behavior in the SISKA farmer group are in the good category with a score of 4.05. Correlation on sub-variable values, norms and behavior towards the role of farmers as units of production is a strong direct correlation. This shows that values, norms and behavior in groups affect, encourage and enhance the role of groups as learning classes that support the level of knowledge of farmers and the role of farmer groups as production unit.
Analysis of Income Organik Rice Farmers in Nagari Kamang Mudiak Village Kamang Magek Sub-District Agam Regency West Sumatera Amelia, Titin; Eliza, Eliza; Edwina, Susy
Journal of Agribusiness and Community Empowerment (JACE) Vol. 4 No. 2 (2021): September
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.21 KB) | DOI: 10.32530/jace.v4i2.296

Abstract

The Rice plant is one of the leading commodities in agriculture, considering that rice is one of the staple foods of Indonesian society. In addition, rice is the main source of income in the highlands. This study aims to analyze the net income of farmers and the efficiency of lowland rice farming. This research is conducted in Kamang Mudiak village, Kamang Magek Sub-district, Agam Regency, West Sumatra. The research is conducted using a survey method with census sampling of 30 organic rice farmers. The results showed that there were several differences in rice cultivation which was carried out organically and inorganically which had been carried out by farmers. The difference between organic and inorganic cultivation is in the type of fertilizer used. However, the water used in the cultivation of rice plants is the same, because, in the research area, rainwater is used  to irrigate crops and can also be called rainfed rice fields. The research area does not use pesticides to eradicate pests or diseases, be it organic rice cultivation or inorganic rice cultivation. However, if you use pesticides, of course, there are also differences. The results show that there are several differences in the cultivation of rice which is carried out organically and inorganically by farmers. The difference between organic and inorganic cultivation is the type of fertilizer used. Organic cultivation uses fertilizers that contain easily broken down ingredients such as compost, goat urine, and vegetable ingredients. In addition, there is an increase in the production of unhulled rice from the production of organic cultivation, which reaches a production of 7,163.80 Kg / MT / Ha. The increase in production causes a total net income from organic unhulled production of Rp. 18,495,832.36 / MT / Ha. The RCR value of this farm is 1.94, which means that the farming carried out by the farmer is profitable and it can be considered efficient because the RCR value obtained is more than one (RCR grater than 1).
PELATIHAN PENGOLAHAN LIMBAH  KULIT SEMANGKA MENJADI MANISAN DAN SELAI DI KELURAHAN SUNGAI AMBANG KOTA PEKANBARU Maharani, Evy; Edwina, Susy; Rahmayuni; Eliza; Tety, Ermi; Pebrian, Sispa; Kusumawaty, Yeni
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JP2N: Mei - Agustus 2024
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/rcys9v46

Abstract

Semangka sebagai salah satu produk hortikultura yang berkembang di Kota Pekanbaru. Kecamatan Rumbai Timur merupakan salah satu sentra produksi semangka yang ada di Kota Pekanbaru tepatnya di Kelurahan Sei Ambang. Sebagai sentra produksi semangka yang pada waktu panen sering mengalami banjir panen dan banyaknya buah semangka berukuran kecil, diperlukan informasi bagaimana pengolahan semangka sehingga petani tidak mengalami kerugian yang besar dengan memanfaatkan semangka yang tidak terjual. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dilakukan selama 3 (tiga) bulan mulai dari bulan Mei 2023 sampai dengan bulan Juli 2023 yang  mulai dari  persiapan, pelaksanaan pelatihan dan pelaporan. Kesimpulan: (1) Teknologi pengolahan kulit semangka menjadi selai dan manisan merupakan proses pembuatan yang relatif mudah sehingga memotivasi kelompok tani semangka untuk mencoba mengembangkannya; (2) Pengolahan semangka ampera yang berukuran kecil dan biasanya tidak laku dijual dapat meningkatkan nilai tambah dan penghasilan petani semangka sekaligus mengurangi limbah dan (3) Kendala dalam pelaksanaan kegiatan adalah kesibukan anggota kelompok tani tetapi melalui kerjasama dengan Penyuluh Pertanian Lapangan hal ini dapat diatasi. Tingkat ketercapaian sasaran pelatihan dapat dilihat dari kemampuan peserta mempraktekkan pengolahan kulit semangka menjadi produk selai dan manisan yang dapat dikonsumsi dengan citarasa yang disukai masyarakat. Kata Kunci: semangka, albedo, manisan, selai, teknologi tepat guna
Penguatan Kelompok Tani Dan Pelatihan Pemeliharaan Bibit Tanaman Aren Di Desa Lubuk Ogung Kecamatan Bandar Sei Kijang Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau Kusumawaty, Yeni; Rahmayuni, Rahmayuni; Rasyid, Tengku Harunur; Yulida, Roza; Edwina, Susy; Maharani, Evy
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.13773

Abstract

Di Indonesia, pemanfaatan tanaman aren telah berlangsung lama, namun perkembangannya secara agribisnis relatif lambat, karena tanaman aren yang ada tumbuh secara alamiah (belum dibudidayakan). Tanaman aren umumnya tumbuh liar dengan jarak tanam tidak teratur. Pada tahun sebelumnya (2019) telah dilaksanakan kegiatan pengabdian di Desa Lubuk Ogung Kecamatan Bandar Sei Kijang Kabupaten Pelalawan dengan fokus pada pengolahan produk nira dan pembenihan biji aren sehingga dihasilkan perubahan sosial dari persepsi masyarakat dan aspek ekonomi dengan produksi bibit aren yang bernilai jual. Masyarakat yang tadinya menganggap bahwa aren tidak dapat dibudidayakan karena harus mengandalkan musang. Setelah kegiatan pembinaan menjadi memahami, termotivasi dan memiliki ketrampilan memproses biji aren menjadi kecambah hingga menjadi bibit aren yang bernilai ekonomis. Selain itu dari aspek kelembagaan petani telah dibentuk empat kelompok tani aren di Desa Lubuk Ogung. Maka perlu dilakukan pembinaan kelompok tani terkait pengembangan pembibitan aren ke depannya. Maka dilakukan pelatihan dan pembinaan terkait: (1) pembinaan kelompok tani tentang penguatan kelompok tani; (2) pendataan bibit aren yang dihasilkan dan (3) pelatihan perawatan bibit aren sesuai kondisi Desa Lubuk Ogung. Kegiatan Pengabdian Bina Desa ini dilakukan oleh tim dosen Fakultas Pertanian Universitas Riau dan melibatkan 9 orang mahasiswa Kukerta Terintegrasi Abdimas. Masyarakat sasaran adalah 40 orang warga desa Lubuk Ogung yang terkoordinasi dalam 4 kelompok tani aren yang telah dibentuk pada tahun 2019. Manfaat kegiatan pada tahun 2020 ini adalah: (1) petani memiliki kemampuan terkait pengelolaan kelompok tani, dan (2) petani memiliki kemampuan memelihara bibit aren yang dihasilkan sehingga makin termotivasi untuk mengembangkan agribisnis tanaman aren menuju Desa sentra aren yang mandiri. 
Pendampingan Usaha Kue Bolu Cermai Mak Itam dalam Meningkatkan Pendapatan di Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar Khaswarina, Shorea; Pertiwi, Dina Anggun; Maharani, Evy; Edwina, Susy; Kusumawaty, Yeni; Eliza, Eliza
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.7.1.22-27

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada pelaku usaha kue bolu Mak Itam dalam penguatan pengetahuan pemasaran digital dengan memanfaatkan media sosial dan platform digital, serta mengembangkan kemasan produk. Pendampingan dimulai sejak bulan Mei sampai Juli 2024 di Desa Kuok Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini melalui wawancara, diskusi dan pendampingan langsung kepada pelaku usaha. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai pentingnya digitalisasi di era digital dan memperkuat branding produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaku usaha semakin memahami pentingnya digital marketing, terutama dalam memanfaatkan media sosial dan platform daring untuk memperluas jangkauan pasar. Selain itu, pengembangan desain kemasan yang lebih menarik mampu meningkatkan nilai jual dan mendukung branding produk.  Implementasi strategi ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan pelaku usaha sekaligus menjadi model pemberdayaan bagi UMKM lokal lainnya di Kabupaten Kampar.
Co-Authors ', Eliza2 ', Rosnita ', Sarman ', Yusmini Acriski ' Adiwirman ' Afriani Sijabat Agusniarty ' Ahmad Rifa’i Ahmad Rifai Ahmad Rifai Amelia, Titin Andriani, Yulia Anisyananda Pauza Ari Sumantri Arifudin Arifudin Armaini Armaini Bungaran Situmorang Cepriadi Desty Inayatul Munawaroh Dewi, Eka Rahmina Diana Rabesdini Didi Muwardi Dina Kurniati Dira Rezki Anggreni Djaimi Bakce Dwi Agsriyani Dwi Putri Indah Sari Eka Sry W Binventy Elista K. Gurning, Elista K. Eliyana, Isnani Eliza Eliza ' Eliza Eliza Eliza Eliza Eliza Eliza Eri Sayamar ermi tety Ermi Tety Ermi Tety Evi Maharani Evi Maharani Evy Maharani Evy Maharani Fajar Restuhadi Fani Agustiana Wati Fifi Puspita Frisna Dewi Lestari Gulat ME Manurung Hanifaturrahmi Andrina Imam Fahrorozi Ira Rukayah, Ira Irani, Annisa Jannah, Yasmin Raudhatul Joko Prestiwo Joko Saputra Jum'atri Yusri Jumatri Yusri Kelari, Nur Islamiyanti Khairani ' Kurnia, Deby Kusumaningsih ' Laila Fitri, Laila Lestari H Silaban Lili Budianingsih Linnia Sundary Lubis Lucy Widya Lestari Bintari Mario Francisco Tamba Martua Siahaan Masrayani Siregar, Masrayani Maulidia, Fatia Zahara Maya Utari Minaria Dahliana Marpaung Mitha Aprilia Muhamad Iskandar Muhammad Nazmi, Muhammad Neli Winda Sari Novia Dewi Novia Dewi Novia Tulaina Nurhazanah Nurhazanah Nurhumairah, Nurhumairah Nurny Sofwah Sifqiani NURUL HIDAYAH Olga Kusuma, Fauziah Pertiwi, Dina Anggun Prisma Roviyanti Puspita Sari Dewi Putri, Isnaini Rahmayuni Rahmayuni Rahmayuni Rahmayuni Rahmayuni, Rahmayuni Rani Astuti Rani Astuti Res Tarida Feberina Rezky Desriani, Rezky Ria Mardalena Ridudi Yoresta Rina Andriana Rischa Nurul Alfath Syam Riska Dewi Rizki, Rini Pradipta Rosnita ' Rosnita Rosnita Roza Yulida Sari, Wella Sarma Punia Manullang Sawitri, Nina Sharin Ikka Nurmaida Shorea Khaswarina Shorea Khawarina SISPA PEBRIAN Siti Muslimah Sopan Sujeri sti Kurniawati E Sunarti Sunarti Syaiful Hadi Tantino, Jesiani Tengku Harunur Rasyid Tengku Harunur Rasyid Tiara, Rindi Tika Yuliyanti Trie Kartika Yanti Saragih Umay Mulyani Vera Riantika Putri Vera Riantika Putri WAHYUNI RIZKI Yeni Kusumawaty Yolanda Ocenia Yusmaniar ' Yusmini ' Yusmini Yusmini Yusmini Yusmini Yusmini Yusmini Yusmini Yusmini Yusmini, Yusmini Yusmini, Yusmini Yuyunisari Yuyunisari Zainina Zainina Zohrah, Prita Andika