Claim Missing Document
Check
Articles

The Islamic Intellectual Intelligence as a Social Class Apriandi, Budi; Thaheransyah; Kamal, Tamrin; SA, Saifullah; Asmaret, Desi; Julhadi
The Future of Education Journal Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i1.371

Abstract

Islamic intelligence in Indonesia has experienced ups and downs, both politically and intellectually. The transformation of Indonesian Islamic Information Services, which were initially marginalized by intellectuals, politics, and bureaucracy in Indonesia, to a central position is one example of the long journey of Islamic Information Services in Indonesia. The emergence of Indonesian intellectuals at the end of the 19th century and the first two decades of the 20th century manifested in several names that continued to evolve, from the birth of figures to the emergence of Bangsawan Oesoel and Kaoem Muda. Kaoem, educated youth, or john. The emergence of the Secret Service was influenced by the ethical revolution in the Dutch East Indies due to the liberal economic crisis in the Dutch East Indies. Additionally, this period was marked by the entry of modernist Islamic reformism, which sought to balance the Western secularism trend. The 20th century witnessed various struggles for recognition and political authority. From the late 20th century to the early 21st century, many changes occurred in the economic and political systems, with successive government changes. This period was also marked by an economic crisis, signaling the beginning of the second economic era after the ethical reforms in the Dutch East Indies. Therefore, it can be said that active participation and power struggles took place among Indonesian Islamic intellectuals. Thus, the formation of Indonesia’s political and bureaucratic elite cannot always be separated from the development and changes in the map of Indonesia’s Islamic intelligence institutions. In fact, they have been at the core of Indonesia’s political elite, from the implementation of Dutch ethical policies to the post-reform regimes.
Kontribusi Pendidikan Bahasa terhadap Keberhasilan Studi Keislaman Thaheransyah; Firdaus, Khairul; Ritonga, Mahyudin; Halim Hanafi, Abdul; Mursal, Mursal
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i1.17782

Abstract

Pendidikan bahasa memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan studi keislaman, mengingat bahasa merupakan sarana utama dalam memahami, menginterpretasikan, dan menyampaikan ajaran Islam. Bahasa Arab, sebagai bahasa wahyu Al-Qur'an dan Hadis, menjadi elemen kunci dalam penguasaan literatur Islam klasik, sementara bahasa lokal dan global berperan sebagai alat komunikasi untuk menyebarkan nilai-nilai keislaman secara kontekstual dan universal. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pendidikan bahasa terhadap keberhasilan studi keislaman, dengan fokus pada pembelajaran bahasa Arab dan integrasinya dengan bahasa lokal serta bahasa asing dalam konteks pendidikan Islam. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengkaji pengaruh penguasaan bahasa terhadap kemampuan mahasiswa dalam memahami teks-teks Islam, keterampilan berpikir kritis, dan efektivitas dakwah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan bahasa yang terintegrasi mampu meningkatkan kompetensi akademik, spiritual, dan sosial mahasiswa dalam studi keislaman. Namun, tantangan seperti rendahnya motivasi belajar bahasa Arab dan minimnya inovasi dalam metode pengajaran memerlukan perhatian khusus. Oleh karena itu, pengembangan kurikulum bahasa yang inovatif, kolaborasi lintas disiplin, dan pemanfaatan teknologi digital menjadi kunci untuk mengoptimalkan kontribusi pendidikan bahasa terhadap keberhasilan studi keislaman.
Gangguan Otak yang Berkaitan dengan Belajar Bumi, Hengki Ras; Apriandi, Budi; Thaheransyah, Thaheransyah; Hakim, Rosniati; Dahlan, Dasrizal; Lahmi, Ahmad
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i1.17944

Abstract

Otak adalah pusat pengendali utama tubuh manusia, memainkan peran penting dalam mengatur berbagai fungsi tubuh. Ketika otak dalam kondisi sehat, ia mendukung kesehatan fisik dan mental. Sebaliknya, gangguan pada otak dapat memengaruhi kesehatan tubuh dan mental secara keseluruhan. Otak bertugas mengatur serta mengoordinasikan sebagian besar gerakan, perilaku, dan fungsi tubuh, termasuk homeostasis seperti detak jantung, keseimbangan cairan tubuh, dan suhu tubuh. Sebagai pusat kendali, otak juga bertanggung jawab atas pengaturan tubuh secara menyeluruh serta proses berpikir manusia, sehingga terdapat hubungan erat antara fungsi otak dan kemampuan berpikir. Pemahaman tentang otak memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan psikologi kognitif. Selain itu, otak memiliki peran dalam fungsi seperti pengenalan, emosi, ingatan, pembelajaran motorik, dan berbagai jenis pembelajaran lainnya. Otak berfungsi sebagai alat pemrosesan data yang diterima dari lingkungan internal maupun eksternal tubuh. Data tersebut dikumpulkan melalui reseptor di alat indera, seperti mata, telinga, kulit, dan sebagainya, lalu dikirimkan melalui sistem saraf sebagai bagian dari keseluruhan sistem saraf.
Hukum Islam: Dasar, Sumber, Asas, Ruang Lingkup dan Tujuan Hukum Anzalman, Anzalman; Thaheransyah; Kamal, Tamrin; SA, Saifullah; Asmaret, Desi; Julhadi, Julhadi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i1.18135

Abstract

Islamic law is a legal system designed to meet the spiritual and social needs of Muslims. In this study, we will discuss the basis, sources, principles, scope and objectives of Islamic law which functions as a guide to Muslim life. This study aims to understand the role of Islamic law in creating a balance between the interests of individuals and society and achieving social justice. The basis of Islamic law relies on the Al-Qur'an and Hadith as the main sources, complemented by secondary sources such as ijma' (consensus of ulama) and qiyas (analogies) to answer various new problems that are not explicitly regulated in the sacred text. The principles of Islamic law, including the principles of justice, benefit, equality before the law, and individual responsibility, provide the ethical foundation for the just application of the law. The scope of Islamic law includes aspects of worship, muamalah, family law, criminal law, and international law, all of which aim to create a harmonious and just society. Meanwhile, the aim of Islamic law or maqashid al-syari'ah emphasizes the protection of religion, soul, mind, lineage and property, which reflects the primary interest in realizing the welfare of the people. Through a comprehensive understanding, this study hopes to provide in-depth insight into the importance of Islamic law in the context of contemporary life and its role in sustainable moral and social development.
Penguatan Pemahaman Keislaman Masyarakat melalui Program Siaran Masaail Islamiyah 102,6 Padang FM Thaheransyah, Thaheransyah; Maiseptian, Fadil; Fitria, Anggi; Nuari, Iqbal; Fakhrin, Nurul
Menara Pengabdian Vol 5, No 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Juni 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmp.v5i1.6814

Abstract

Program siaran Masaail Islamiyah di 102,6 Padang FM merupakan media dakwah berbasis radio yang bertujuan meningkatkan pemahaman keislaman masyarakat. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui penyusunan materi keagamaan kontekstual, interaktif, dan responsif terhadap problematika umat. Hasilnya, terjadi peningkatan partisipasi pendengar serta munculnya diskusi produktif melalui saluran interaksi radio. Program ini terbukti efektif sebagai sarana dakwah massal yang edukatif, terutama di kalangan masyarakat yang belum terjangkau dakwah digital.
Mengenal Kesehatan Mental Lansia: Sebuah Penelitian Deskriptif Terhadap Tantangan Dan Dukungan Yang Diperlukan Pada Usia Tua Nuari, Iqbal; Maiseptian, Fadil; Thaheransyah, Thaheransyah; Fitria, Anggi; Fakhrin, Nurul
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 APRIL 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i2.6652

Abstract

Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam kehidupan sehari-hari, tidak terkecuali lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan berbagai aspek kesehatan mental lansia, dengan fokus pada faktor emosional, psikologis, sosial, fisik, makna hidup, dan kemampuan mengatasi masalah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptif, dengan instrumen yang diadaptasi dari Hudson, yang mengukur tingkat kesehatan mental lansia dalam berbagai dimensi. Data dikumpulkan dari 44 Jorong Ngungun, Kabupaten Agam dengan Teknik pengambilan sampel mengguakan Teknik purposice sampling dengan kriteria lansia berumur 65-80 tahun ke atas, selanjutnya dikumpulkan data menggunakan kuesioner yang berfokus pada pengukuran aspek-aspek tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar lansia memiliki kesehatan mental yang baik, terutama pada aspek emosional dan makna hidup. Namun, terdapat variasi signifikan pada aspek sosial dan kemampuan mengatasi masalah, yang menunjukkan adanya tantangan yang perlu diatasi. Rata-rata skor pada aspek emosional menunjukkan kestabilan yang cukup baik, sementara aspek sosial dan fisik cenderung lebih rendah, yang mengindikasikan perlunya perhatian lebih terhadap dukungan sosial dan perawatan fisik. Temuan ini memberikan dasar bagi kebijakan dan program yang lebih terfokus pada kesejahteraan mental lansia.Kata Kunci: Kesehatan Mental; Lansia; Agam; Emosional.
Layanan Bimbingan Kelompok Melalui Pembinaan Karakter Religius Berbasis Keimanan Di Rumah Anak Shaleh Kota Padang Rosdialena, Rosdialena; Thaheransyah, Thaheransyah; Khoiriah, Khoiriah; Saputra, Daniel; Safitri, Oktaviani
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 3 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i3.354

Abstract

Karakter religius sebagai pondasi yang sangat berpengaruh pada kekokohan akhlak anak sebagai bekal kehidupan sesuai ajaran yang terkandung pada nilai-nilai religius. Nilai-nilai tersebut sangat penting untuk membentuk karakter anak, agar setiap tindakan yang dilakukan dalam kehidupannya mencerminkan perilaku-perilaku yang baik. Salah satu nilai karakter yang perlu ditanamkan kepada anak adalah nilai karakter religius yang didasarkan kepada rukun iman. Pembinaan karakter religius tersebut diberikan melalui layanan bimbingan kelompok, hal ini bertujuan untuk membentuk karakter religius pada anak-anak dengan fokus pada rukun iman. Rumah Anak Shaleh merupakan lembaga sosial yang bergerak dalam bidang pendidikan dan memiliki komitmen untuk perkembangan anak-anak sesuai dengan tuntunan dan ajaran Islam. Kegiatan pengabdian ini berfokus pada layanan bimbingan kelompok untuk membantu anak-anak memahami dan menerapkan konsep rukun iman untuk memperkuat pemahaman dan pengalaman mereka dalam mengamalkan rukun iman dikehidupan mereka sehari-hari. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok berbasis rukun iman di Rumah Anak Shaleh Kota Padang telah berhasil dalam membentuk karakter religius anak-anak. Mereka mengalami peningkatan pemahaman terhadap rukun iman serta mampu mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, terjadi peningkatan dalam perilaku positif dan kemampuan anak-anak untuk mengatasi tantangan dalam kehidupan mereka. Kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi yang sangat penting dalam memberikan pemahaman melalui pembinaan karakter religius berbasis rukun iman dapat diwujudkan melalui layanan bimbingan kelompok. Hal ini menjadi dasar untuk meningkatkan kualitas pendidikan karakter religius di masyarakat dan mempersiapkan generasi yang lebih kuat dalam keyakinan dan etika dalam berbagai aspek kehidupan.
Urgensi Pelayanan Bimbingan Dan Konseling Islam Dalam Mengembangkan Keterampilan Sosial Siswa Sekolah Dasar Zuwirda, Zuwirda; Thaheransyah, Thaheransyah; Dewita, Erna; Maiseptian, Fadil
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 APRIL 2024
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v18i2.5311

Abstract

AbstrakAnak usia sekolah dasar perlu memiliki keterampilan sosial untuk mengoptimalkan tugas perkembangannya. Keterampilan sosial (sosial skill) adalah kemampuan dasar yang dimiliki individu untuk membangun hubungan yang efektif, mempertahankan dan menanagani konflik-konflik interpersonal secara efektif. Tujuan peneliltian ini untuk membahasa urgensi pelayanan bimbingan dan konseling Islam dalam mengembangkan kerjasama, relasi, tanggungjawab, empati, kontrol diri siswa sekolah. Berdasarkan kajian literature ditemukan bahwa keterampilan sosial sangat penting dikembangkan bagi siswa sekolah dasar. Hal ini disebabkan karena anak usia 6-12 merupakan titik awal mulai perkembangan keterampilan sosialnya di masyarakat. Kesimpulan dari kajian literature ini ketika berkembangnya kemampuan keterampilan sosial siswa sekolah dasar maka hal ini dapat menjadi pemicu dalam meningkatkan kecerdasan lainnya.Kata Kunci: Urgensi; Bimbingan dan Konseling Islam; Keterampilan Sosial
Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Perilaku Empati Anak di Kenagarian Salimpek Jasman, Jasman; Noveliza, Felia; Thaheransyah, Thaheransyah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8704

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh maraknya penggunaan gadget oleh anak usia Sekolah Dasar di Kenagarian Salimpek. Penggunaan gadget yang berlebihan pada anak dapat menghasilkan efek negative terhadap perkembangan anak. Hal ini dapat terlihat dari anak- anak yang menghabiskan waktu di depan layar gadget cenderung mengalami penurunan kualitas interaksi sosial,sehingga hal ini dapat menghambat kemampuan anak untuk merasakan empati karena dapat mengurangi kesempatan anak dalam belajar memahami perasaan dan kebutuhan orang lain. Maka hal ini perlu diteliti lebih lanjut dan mendalam dengan tujuan dapat menemukan dampak penggunaan gadget terhadap perilaku empati anak di Kenagarian Salimpek. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini adalah anak usia Sekolah Dasar kelas lima di Kenagarian Salimpek dengan menggunakan teknik non probability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Adapun teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gadget dapat berdampak positif dan negatif terhadap perilaku empati anak. Pertama ditinjau dari aspek negatif, terlihat bahwa anak tidak dapat memahami kemarahan orang tua ataupun merasa bersalah disat ditegur orang tua serta anak cenderung sibuk cenderung kasar dalam bertutur bahasa. selanjutnya hasil penelitian menunjukkan bahwa gadget memberikan pengaruh stress bagi anak dalam bermain gadget. Sedangkan dari aspek positif, gadget dapat memberikan dampak berupa rasa ingin menjadi seperti peran dalam tokoh atau karakter yang disaksikan dalam film maupun pada game online. gadget tidak begitu memberikan pengaruh terhadap empati anak dikarenakan anak masih mampu merasa simpati disaat teman sebaya tidak memiliki gadget.
Muhammadiyah Berkemajuan: Najib Burhani Prespektif Anzalman, Anzalman; Elhusein, Shofwan Karim; Lahmi, Ahmad; Asmaret, Desi; Dahlan, Dasrizal; Thaheransyah, Thaheransyah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.12709

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi konsep "Muhammadiyah Berkemajuan" sebagaimana dipahami oleh Najib Burhani, seorang akademisi terkemuka yang mendalami dinamika Muhammadiyah. Muhammadiyah, sebagai salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, terus berusaha untuk memajukan masyarakat melalui berbagai bidang. Burhani menekankan bahwa "Muhammadiyah Berkemajuan" mencakup aspek pemikiran, praksis sosial, dan kontribusi global. Dalam hal pemikiran, Muhammadiyah diharapkan mengembangkan ide-ide yang inklusif, progresif, dan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dari segi praksis sosial, organisasi ini berfokus pada inovasi dalam pelayanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan program sosial lainnya. Selain itu, Burhani menyoroti pentingnya peran Muhammadiyah dalam dialog peradaban dan kerja sama internasional untuk menghadapi isu-isu global. Konsep ini mengajak Muhammadiyah untuk tetap relevan dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan umat dan bangsa di tingkat lokal dan global. Penelitian ini menyimpulkan bahwa "Muhammadiyah Berkemajuan" adalah paradigma yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan dinamika perubahan zaman, mendorong inovasi dan adaptasi dalam berbagai aspek kehidupan.