Claim Missing Document
Check
Articles

Characteristics of Learners and Their Implications in Learning Pinton Setya Mustafa
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 4 (2022): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v14i4.2751

Abstract

The purpose of this article was to provide an informative description of the various characteristics of learning people. The method in this study used a literature study using a qualitative approach through collecting relevant references regarding the diversity of people who learn. This research was a type of literature review research with a qualitative approach. The research procedure consists of: (1) the preparation stage in determining the topic, (2) the implementation stage of searching for relevant reference sources, and (3) the stage of writing down the findings from various reference sources. Reference sources traced in this study come from books and articles that have been published by online journals at 2000-2020. The data analysis stage used in this study was a qualitative approach which includes: data reduction, data presentation, and conclusion. Characteristics of learners can be defined as individual mental factors that can affect learning activities. Multiple intelligence is provided with a special category of intelligence directly for each individual. The conclusion obtained is that every individual who learns is unique in understanding material and information. Therefore, a teacher or educator needs to provide the right model and method to optimize the ability of students to improve their competencies.
Perbandingan Kurikulum Pendidikan Jasmani Antara Indonesia dengan Finlandia: Kajian Review Mustafa, Pinton Setya; Gusdiyanto, Hafidz
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 9 No. 2 (2023): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/biormatika.v9i2.1534

Abstract

Tujuan dari kurikulum pendidikan jasmani supaya mengoptimalkan tumbuh kembang anak dari segi kognitif, afektif, dan psikomotor. Tujuan tersebut belum sepenuhnya tercapai sesuai dengan harapan karena masih banyaknya kendala yang dijumpai. Tujuan dari artikel ini mengkaji perbandingan kurikulum pendidikan jasmani di Indonesia dengan Finlandia, sebab Finlandia merupakan negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mereview beragam referensi yang relevan dari buku aupun hasil penelitian. Penelitian ini terdiri dari penentuan topik, menyeleksian temuan dan penyajian hasil deskripsi. Analisis data dalam penelitian ini terdiri dari: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa kurikulum pendidikan jasmani di Indonesia dan Finlandia dibagun dari pandangan hidup bangsa masing-masing. Pendidikan jasmani di Indonesia mempunyai karakteristik bahwa anak dituntut untuk menguasai keterampilan tertentu sebagai syarat dalam menuntaskan kompetensi. Sedangkan Pendidikanjasmani di Finlandia memberikan kesempatan anak untuk bermain dan bersosialisasi untuk pengoptimalan tumbuh kembang siswa. Kesimpulan yang  didapat yaitu Finlandia telah memiliki pola pembelajaran tertentu dalam upaya untuk memberikan proses pembelajaran yang lebih efektif dan efisien, sehingga diharapkan Indonesia dapat mengadopsi hal-hal yang positif yang dapat diterapkan dengan situasi dan kondisi di Indonesia, sehingga tujuan dari pendidikan jasmani dapat tercapai secara optimal.
The Application of Parenting Cooperation Between Parents and Teachers in an Effort to Maintain the Physical Fitness of Deaf Children Luthfie Lufthansa; Ary Artanty; Laila Nur Rohmah; Pinton Setya Mustafa; Ismail Gani
ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/active.v14i2.27565

Abstract

This study aims to determine the application of parenting cooperation between parents and teachers in an effort to maintain the physical fitness of deaf children in Special Elementary Schools. The method used is qualitative research with a case study approach. Qualitative research methods with data collection techniques of interviews, observation, and documentation allow researchers to obtain comprehensive and in-depth data on how parenting patterns and the role of teachers collaborate in maintaining the physical fitness of deaf children in Special Elementary Schools. The research sample used was 3 physical education teachers who taught at different Special Elementary Schools and 6 parents who had deaf children. The data collected were then analyzed interactively through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that effective cooperation between parents and teachers, in the form of regular communication, joint physical exercise program preparation, as well as consistent emotional support and motivation, contributed significantly to improving the physical fitness of deaf children. Obstacles encountered include parents’ limited time, lack of knowledge, and suboptimal communication, but can be overcome with training and facilitation from the school. In conclusion, the synergy of parents’ parenting and adaptive teachers’ roles is crucial in supporting the physical health and development of deaf children in Special Elementary Schools. 
Strategi Kepala Sekolah dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Madrasah Ibtidaiyah Rahmawati, Dewi; Mustafa, Pinton Setya
Journal of Science and Education Research Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Science and Education Research
Publisher : Yayasan Pendidikan Insan Mulia Utan Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62759/jser.v5i1.411

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penerapan kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) untuk mewujudkan profil pelajar Pancasila pada peserta didik. Tujuan penelitian di MIN 2 Kota Mataram ini ialah; (1) Untuk mengetahui strategi kepala sekolah dalam perencanaan P5; (2) Untuk mendeskripsikan strategi kepala sekolah dalam pelaksanaan P5; (3) Untuk menganalisis kendala yang dihadapi kepala sekolah dalam pelaksanaan P5. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Adapun teknik keabsahan data dengan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Sumber data dalam penelitian ini ialah kepala sekolah, guru kelas I, dan peserta didik kelas I. Dasar pemilihan sumber data penelitian melalui purposive sampling. Hasil penelitian di MIN 2 Kota Mataram ini menunjukkan bahwa; (1) Strategi kepala sekolah dalam perencanaan P5 adalah dengan membentuk tim fasilitator yang merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi P5; (2) Strategi kepala sekolah dalam pelaksanaan P5 ialah dengan memonitor pelaksanaan P5 dan memberikan kebebasan kepada tim dalam merancang pelaksanaan P5. P5 dilaksanakan pada kelas I dengan tema projek gaya hidup berkelanjutan, sub tema memilah sampah (organik dan anorganik). (3) Kendala yang dihadapi kepala sekolah dalam pelaksanaan P5 adalah masih kurangnya pemahaman guru tentang P5 dan kemampuan peserta didik yang berbeda-beda.
Penguatan Kapasitas Pemuda Dalam Membangun Masyarakat Sadar Hukum Irpan Suriadiata; Muhammad Syamsussabri; Pinton Setya Mustafa
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk menguatkan kapasitas pemuda dalam membangun masyarakat sadar hukum. Pengabdian ini dilaksanakan di Gunung Sari, Lombok Barat, NTB pada Sabtu, 27 Februari 2021 dengan jumlah peserta sekitar 50 Orang. Adapun permasalahan yang dihadapi oleh mitra antara lain: a) kurangnya sosialisasi terkait dengan organisasi kepemudaan, b) kurangnya kesadaran hukum di kalangan pemuda, dan c) kurangnya pengetahuan terkait program yang dilakukan guna meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pemuda. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan antara lain: a) ceramah dan tanya jawab, b) memberikan pelatihan terkait dengan penyusunan program kerja, dan c) pendampingan terkait dengan penyusunan proposal kegiatan di masyarakat. Hasil kegiatan ini memberikan manfaat yang sangat banyak bagi masyarakat terutama para pemuda yang mengikuti kegiatan ini. Kegiatan ini memberikan pemahaman bahwa kesadaran hukum sangat penting untuk dilakukan sejak dini dan pemuda menjadi agen perubahan untuk mengajarkan dan membangun kesadaran hukum di masyarakat.
Revitalisasi Pelayanan Akademik dan Kemahasiswaan Melalui Website Terintegrasi di Universitas Islam Negeri Mataram Pinton Setya Mustafa
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v2i2.268

Abstract

Pada pengabdian ini dilatarbelakangi oleh belum adanya website yang terintegrasi dalam layanan Akademik dan Kemahasiswaan di Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram secara aktif dan terpelihara. Tujuan dari pengabdian ini adalah membuat website berbasis layanan Akademik dan Kemahasiswaan di UIN Mataram. Adapun metode pelaksanaan meliputi konsultasi dengan stakeholder yang terdiri dari Kepala Biro Administrasi, Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama (AAKK), Kabag Akademik dan Kemahasiswaan, Kasubag Akademik, Kasubag Kemahasiswaan, Staf, dan mahasiswa. Hasil dari pengabdian ini ialah website yang berbasis layanan akademik dan kemahasiswaan yang memiliki konten informasi antara lain: (1) Pendaftaran mahasiswa; (2) Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK); (3) Peninjauan UKT; (4) Cuti kuliah; (5) Pendaftaran beasiswa; (6) Peninjauan UKT; (7) Pendaftaran Wisuda; (8) Pengambilan Ijazah; (9) Mutasi Mahasiswa; (10) Pembuatan KTM; dan (11) Akreditasi Universitas dan Prodi. Adapun Kesimpulan dari adanya website layanan Akademik dan Kemahasiswaan ini memberikan akses yang mudah dan efektif bagi mahasiswa untuk mencari tahu seputar informasi maupun mengurus sesuatu yang berkaitan dengan Akademik dan Kemahasiswaan.
Sosialisasi Pendidikan Inklusif dan Disabilitas di Desa Bayan Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara Lukman Hakim; Nurul Lailatul Khusniyah; Pinton Setya Mustafa
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v3i1.332

Abstract

Setiap peserta didik perlu mendapatkan hak pendidikan yang sama antara satu dengan lainnya tanpa membeda-bedakan kondisi yang dialaminya. Keberagaman dan keterbatasan peserta didik merupakan tantangan bagi guru maupun keluarga untuk mentransfer ilmu pengetahuan secara optimal. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini yaitu memberikan informasi dan pemahaman tentang pendidikan inklusif dan disabilitas pada masyarakat di Desa Bayan Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara. Metode pengabdian kepada masyarakat ini terdiri dari tiga tahap, antara lain: tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Hasil yang didapat dari pengabdian kepada masyarakat ini yaitu meningkatnya pengetahuan tentang pendidikan inklusif dan disabilitas serta kepedulian masyarakat setempat terhadap anak atau peserta didik untuk mendorongnya belajar walaupun terjadi kondisi yang berbeda atau berkebutuhan khusus. Dengan memahami pentingnya pendidikan bagi setiap anak, para orang tua maupun guru di Desa Bayan menjadi antusias untuk membuat sekolah dengan sistem pendidikan inklusif dan disabilitas. sehingga setiap anak belajar di tempat yang sama dan memperoleh pengetahuan yang berkualitas yang dihasilkan kolaborasi dari guru dengan bantuan dari pendamping anak tersebut.
Pertumbuhan dan Perkembangan Otot, Tendon, Ligamen, Tulang, Sendi, Axis dalam Gerak serta Upaya untuk Pengoptimalan Kualitas Gerak pada Peserta Didik: Sebuah Tinjauan Pinton Setya Mustafa
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2023): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/medika.v3i2.588

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan merupakan proses yang terus menerus dalam kehidupan manusia. Aspek-aspek seperti otot, tendon, ligamen, tulang, dan sendi memainkan peran penting dalam menghasilkan dan memfasilitasi gerakan, yang berkontribusi pada kebugaran jasmani dan kualitas hidup. Tujuan studi ini bertujuan untuk meninjau pertumbuhan dan perkembangan otot, tendon, ligamen, tulang, sendi, dan axis dalam gerak pada manusia, serta upaya yang dilakukan untuk mengoptimalkan kualitas gerak. Metode penelitian ini dilakukan melalui tinjauan literatur yang komprehensif, mencakup berbagai sumber dan studi yang relevan terhadap topik dari buku maupun jurnal. Hasil tinjauan menguraikan bahwa otot sebagai alat gerak aktif, tendon dan ligamen sebagai penghubung, tulang sebagai alat gerak pasif, dan sendi sebagai penghubung antar tulang, semuanya memainkan peran penting dalam gerak. Analisis gerak dapat dilakukan melalui identifikasi bidang dan axis atau sumbu gerak. Latihan peregangan merupakan alternatif sebagai salah satu metode efektif untuk merangsang dan meningkatkan kualitas gerak. Kesimpulan yang dapat ditarik yaitu dengan memahami dan mengoptimalkan fungsi otot, tendon, ligamen, tulang, dan sendi dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas gerak. Lebih lanjut, latihan peregangan dapat menjadi alat yang efektif dalam merangsang dan meningkatkan gerak dalam tubuh manusia.
Basal Ganglia, Penyakit Parkinson, dan Pentingnya Olahraga dalam Pengembangan Kecerdasan Gerak Hafidz Gusdiyanto; Pinton Setya Mustafa
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2024): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/medika.v4i1.589

Abstract

Bergerak memerlukan banyak proses yang begitu kompleks yang melibatkan berjuta sel dalam otak untuk menciptakan gerakan tersebut. Tujuan artikel ini adalah membahas tentang basal ganglia, penyakit parkinson, dan peran olahraga dalam pengembangan gerak. Studi ini merupakan kajian kepustakaan, yaitu melakukan kajian dari buku maupun jurnal tentang topik yang relevan dengan pendekatan kualitatif. Hasil tinjauan ini telah membahas basal ganglia adalah struktur di otak yang membantu kontrol gerakan sehingga berperan dalam motor dan tindakan otomatis dari keterampilan motorik yang bertindak dengan memfasilitasi penggunaan perencanaan motorik. Basal ganglia berfungsi memodulasi pola gerakan yang telah dimulai pada level kortikal. Gangguan yang terjadi pada basal ganglia yang sangat umum yaitu penyakit parkinson, salah satu gejala awal yang paling umum yaitu mengalami tremor saat sedang beristirahat. Pembelajaran olahraga untuk perkembangan kecerdasan gerak pada masa usia emas dapat diberikan melalui permainan yang disesuaikan dengan perkembangan dan pertumbuhan anak. Kesimpulan dari kajian ini bahwa basal ganglia berperan penting dalam keterampilan motorik dan pola gerakan otomatis. Apabila terjadi gangguan fungsi bada basal ganglia, maka berdampak negatif pada fungsi motorik. Oleh karena itu, penting untuk merangsang perkembangan kecerdasan gerak pada masa anak-anak melalui permainan gerak yang dapat meningkatkan kreativitas.
Program Pembentukan Kesegaran Jasmani dalam Gerak: Peningkatan Kekuatan, Kecepatan, Kelincahan, Kelentukan, dan Keseimbangan Andif Victoria; Pinton Setya Mustafa
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2025): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/medika.v5i1.984

Abstract

Kesegaran jasmani merupakan faktor penting dalam menunjang kesehatan dan aktivitas fisik individu. Namun, banyak individu, termasuk pada kalangan pelajar yang mengalami rendahnya kebugaran fisik akibat pola hidup sedentari dan kurangnya aktivitas fisik yang terstruktur. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis program pembentukan kesegaran jasmani melalui latihan kekuatan, kecepatan, kelincahan, kelentukan, dan keseimbangan. Artikel ini merupakan jenis tinjauan menggunakan jenis metode kajian pustaka dengan pendekatan kualitatif yang bermaksud menelaah berbagai literatur mengenai efektivitas latihan fisik terhadap peningkatan kesegaran jasmani. Analisis yang digunakan yaitu dengan berbasis tema yang berkaitan dengan lima komponen dasar kesegaran jasmani yaitu: kekuatan, kecepatan, kelincahan, kelentukan, dan keseimbangan. Hasil kajian dari tinjauan yang telah dilakukan menunjukkan bahwa latihan yang sistematis dapat meningkatkan performa fisik melalui berbagai metode, seperti latihan push up dan pull up untuk kekuatan otot, latihan sprint untuk kecepatan, shuttle run untuk kelincahan, peregangan dinamis dan statis untuk kelentukan, serta latihan keseimbangan dengan berdiri satu kaki dan jongkok. Selain itu, penelitian terdahulu membuktikan bahwa latihan bertahap dapat meningkatkan kapasitas kerja otot, fleksibilitas sendi, dan keseimbangan tubuh secara signifikan. Kesimpulan dari kajian tinjauan ini menegaskan bahwa program kesegaran jasmani yang terencana dengan baik mampu meningkatkan daya tahan tubuh dan kualitas hidup individu. Implementasi program kesegaran jasmani membutuhkan dukungan dari sekolah, masyarakat, dan pemerintah untuk menyediakan fasilitas olahraga yang memadai serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya aktivitas fisik dalam kehidupan sehari-hari.