p-Index From 2021 - 2026
9.106
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Dinamika industri Roti Micky bagi kehidupan sosial-ekonomi Masyarakat Sisir 1993-2020 Sya'fa Nabila Kurnia Wahyuda; Lutfiah Ayundasari
Historiography: Journal of Indonesian History and Education Vol 2, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1006.35 KB) | DOI: 10.17977/um081v2i42022p518-526

Abstract

The industrial sector is one type of sector that is quite busy among the people of Indonesia. The industrial sector, it is divided into the food industry, which is further divided into types of business units, one of which is UMKM (Micro, Small and Medium Enterprises). Bread is a type of food that contains carbohydrates, protein, and gluten derived from wheat flour dough. This becomes the factor in the emergence of Micky’s Bread industry. The purpose of this article is to discuss and review the historical dynamics of Micky’s Bread industry and its impact on the Sisir community from 1993 to 2020. The research method used is the historical method which consists of heuristics, source criticism, and interpretation, and in the last step is historiography. The results and discussion of this article are (1) the history of Micky’s bread industry in 1993-2020, (2) the socio-economic conditions of the Sisir community, and (3) the influence of the Micky bread industry on the Sisir community.Sektor industri merupakan salah satu jenis sektor yang cukup ramai di kalangan masyarakat Indonesia. Dalam sektor industri terbagi atas industri pangan, dengan terbagi lagi atas jenis unit usaha salah satunya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Roti adalah suatu jenis makanan yang mengandung karbohidrat, protein, dan gluten yang berasal dari adonan tepung terigu. Hal ini menjadi faktor kemunculan industri Roti Micky. Tujuan pembahasan artikel ini membahas dan mengulas dinamika sejarah industri Roti Micky dan dampaknya bagi masyarakat Sisir sejak tahun 1993-2020. Metode penelitian yang digunakan adalah metode historis yang terdiri dari heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan di langkah terakhir adalah historiografi. Adapun hasil dan pembahasan artikel ini (1) Sejarah industri Roti Micky tahun 1993-2020, (2) Kondisi sosial-ekonomi masyarakat Sisir, dan (3) Pengaruh industri Roti Micky bagi masyarakat Sisir. 
Pengaruh pemberontakan Republik Maluku Selatan terhadap kondisi sosial politik di Indonesia Devi Putri Angelina; Lutfiah Ayundasari
Historiography: Journal of Indonesian History and Education Vol 1, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (956.559 KB) | DOI: 10.17977/um081v1i42021p479-486

Abstract

This paper is a study that discusses the rebellion of the Republic of South Maluku. This rebellion was motivated by the many former soldiers of the KNIL (Dutch Indies Colonial Army) who were disappointed with the recognition of Dutch independence to Indonesia. In addition, he did not agree with the dissolution of the NIT (State of East Indonesia) and the return of Indonesia to a unitary state. Basically, the Republic of South Maluku could not be separated from the federal system of the Indonesian state during the Dutch Military Aggression. The formation of the Republic of South Maluku was also influenced by dissatisfaction with the process of the return of the United States of Indonesia to the Unitary State of the Republic of Indonesia. In addition, it is caused by factors of the interests of certain parties such as the selfishness of a leader who does not want to step down from office and many parties who are against the discourse of a unitary state. The formation of the Republic of South Maluku greatly influenced the socio-political conditions in Indonesia, including the disruption of relations between groups in Maluku and the division of the Unitary Republic of Indonesia.Tulisan ini merupakan kajian yang membahas tentang pemberontakan Republik Maluku Selatan. Pemberontakan ini dilatar belakangi oleh kekecewaan bekas prajurit KNIL (Tentara Kolonial Hindia Belanda) dengan pengakuan kemerdekaan Belanda kepada Indonesia. Selain itu tidak setujunya atas pembubaran Negara Indonesia Timur dan kembalinya Indonesia menjadi sebuah negara kesatuan. Pada dasarnya, Republik Maluku Selatan tidak bisa dilepaskan dari sistem federal negara Indonesia pada masa Agresi Militer Belanda. Terbentuknya Republik Maluku Selatan juga dipengaruhi oleh ketidakpuasan rakyat maluku dengan proses kembalinya Republik Indonesia Serikat menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain itu disebabkan oleh faktor kepentingan pihak-pihak tertentu seperti keegoisan seorang pemimpin yang tidak ingin lengser dari jabatan dan banyak pihak yang kontra dengan wacana negara kesatuan. Terbentuknya Republik Maluku Selatan sangat berpengaruh terhadap kondisi sosial politik di Indonesia, meliputi hubungan antar kelompok di Maluku terganggu dan terpecahnya NKRI.
Analisis potensi Desa Ngadas sebagai museum hidup dan Desa Pancasila Slamet Sujud Purnawan Jati; Lutfiah Ayundasari; Moch. Nurfahrul Lukmanul Khakim; Febri Kevin Aditya
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 2 No. 9 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ngadas merupakan satu-satunya desa adat yang dimiliki oleh Malang. Desa ini memiliki karakteristik unik antara lain suku pendukung, adat istiadat, kebia-saan, dan konsep religi yang berbeda tetapi mampu hidup berdampingan secara harmonis. Keunikan ini ternyata mulai memudar perlahan seiring dengan penetapan sebagai desa wisata. Terdapat beberapa penemuan peneliti terdahulu yang mengindikasikan adanya perubahan tersebut. Berangkat dari permasalahan inilah peneliti bermaksud untuk memberikan solusi pelestarian melalui pengembangan museum hidup dan desa Pancasila. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Desa Ngadas memiliki potensi un-tuk dikembangkan menjadi museum hidup dan desa Pancasila yang terdiri dari empat jenis yaitu adat, ritus, dan kepercayaan; seni pertunjukan, tradisi dan ekspresi lisan; serta pengetahuan dan kebiasaan.
Pengembangan media pembelajaran e-flipbook berbasis flip PDF professional materi penjajahan bangsa Eropa ke Indonesia untuk siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Klirong, Kabupaten Kebumen Hana Khoerul Ngizzah; Slamet Sujud Purnawan Jati; Lutfiah Ayundasari
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Writing articles aims to create products and find out the effectiveness of using e-flipbook learning media based on Flip PDF Professional material for colonization by Europeans to Indonesia for class XI IPS 1, SMA Negeri 1 Klirong, Kebumen Regency. Needs analysis in the form of student needs, material needs related to Basic Competencies, indicators, and media needs. Problems were found, including: the delivery of material using lecture techniques with the use of PowerPoint does not provide students with understanding, the material is considered difficult by containing many components, the use of few learning resources in the form of worksheets and textbooks, and the use of learning media is not optimal. The research model includes Sugiyono's 10 steps, using data collection instruments in the form of observation guidelines, interview guidelines, and questionnaires. Data analysis techniques in the form of qualitative data and quantitative data. E-flipbook products are designed with an attractive appearance such as quizzes, pictures, videos, as well as features that are easy for smartphones to operate. The results of the study prove that the learning media is said to be very valid and effectively applied to learning activities with the total results of the material validation assessment getting 89.33 percent, media experts getting 94.66 percent, small group trials getting 91.33 percent, and large group testing get 84.26 percent. Based on the results of product validation and trial percentages, the Flip PDF Professional-based e-flipbook learning media is very valid and very effective in the history learning process. Penulisan artikel bertujuan menciptakan produk serta mengetahui keefektifan penggunaan media pembelajaran e-flipbook berbasis Flip PDF Professional materi penjajahan bangsa Eropa ke Indonesia untuk kelas XI IPS 1, SMA Negeri 1 Klirong, Kabupaten Kebumen. Analisis kebutuhan berupa kebutuhan siswa, kebutuhan materi terkait Kompetensi Dasar, indikator, serta kebutuhan media. Ditemukan masalah antara lain: penyampaian materi menggunakan teknik ceramah dengan pemanfaatan Power Point kurang memberikan pemahaman siswa, materi termasuk sulit dengan memuat komponen yang banyak, pemakaian sumber belajar yang sedikit berupa LKS dan buku paket, serta pemanfaatan media pembelajaran kurang optimal. Model penelitian meliputi 10 langkah Sugiyono, memakai instrumen pengumpulan data berupa pedoman observasi, pedoman wawancara, serta angket. Teknik analisis data berupa data kualitatif dan data kuantitatif. Produk e-flipbook didesain dengan tampilan menarik seperti kuis, gambar, video, serta fitur-fitur yang mudah dioperasikan oleh smartphone. Hasil penelitian membuktikan bahwa media pembelajaran tersebut dikatakan sangat valid dan efektif diaplikasikan pada kegiatan pembelajaran dengan hasil total penilaian validasi materi mendapatkan 89,33 persen, ahli media mendapatkan 94,66 persen, uji coba kelompok kecil mendapatkan 91,33 persen, dan uji kelompok besar mendapatkan 84,26 persen. Berdasarkan perolehan hasil persentase validasi dan ujicoba produk, maka media pembelajaran e-flipbook berbasis Flip PDF Professional sangat valid dan sangat efektif diaplikasikan dalam proses pembelajaran sejarah.
Pengaruh politik terhadap dinamika musik rock n roll di Malang Tahun 1959–1992 Moh. Aldiansyah Prayogo; Lutfiah Ayundasari
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um063v3i5p472-483

Abstract

This article discusses political influence on the rock n roll music which began from 1959 till 1992. Rock n roll music entered Malang through Australian radio many people who liked rock n roll music. Soekarno acted decisively and began to seriously deal with anything that smelled of foreign culture entering big cities in Indonesia, one of which was Malang. Malang musicians made music in the Soekarno era by uniting Western music with nationalist lyrics. Differences in policy can be seen in the Suharto era facing this. In the 1960s Suharto began to hold a series of performances featuring music that was prohibited during the Guided Democracy. This had an impact and gave birth to famous musicians and bands in Malang such as Ian Antono and Sylvia Saartje. The people of Malang in 1970 were very critical of music, especially rock n roll music, Malang was dubbed the barometer of Indonesian rock music in the 1970s. This article aims to find out the policies of Soekarno and Suharto on the dynamics of rock n roll music in Malang in 1959-1992. Artikel ini membahas tentang pengaruh politik terhadap Musik rock n roll yang dimulai pada tahun 1959-1992. Musik rock n roll mulai masuk di Malang melalui radio Australia dan tidak sedikit yang menyukai musik rock n roll. Melihat hal tersebut, Soekarno bertindak tegas dan mulai serius menghadapi apapun yang berbau budaya asing yang mulai masuk di kota-kota besar di Indonesia, salah satunya kota Malang. Musisi Malang bermusik pada era Soekarno dengan cara menyatukan musik Barat dengan lirik nasionalis. Perbedaan kebijakan dapat terlihat pada era Soeharto menghadapi hal tersebut. Pada dekade 1960-an Soeharto mulai mengadakan serangkaian pertunjukan yang menampilkan musik-musik yang dilarang pada masa Demokrasi Terpimpin. Hal tersebut berdampak dan melahirkan musisi dan band ternama di Malang seperti Ian Antono dan Sylvia Saartje. Masyarakat Malang tahun 1970 sangat kritis prihal musik terutama musik rock n roll, Malang di juluki barometer musik rock Indonesia pada tahun 1970-an. Artikel ini memiliki tujuan untuk mengetahui kebijakan Soekarno dan Soeharto terhadap dinamika musik rock n roll di Malang tahun 1959-1992.
Pengembangan media pembelajaran Majalah Inspiratif Sejarah (Manis) pada materi peran Raden Tumenggung Sosrokusumo I dalam islamisasi masyarakat Kabupaten Nganjuk Tahun 1830-1832 M Didit Ditya Fritambiradi; Lutfiah Ayundasari
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 8 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um063v3i8p880-892

Abstract

This study aims to develop learning media in the form of an inspirational historical magazine 'MANIS' on the material of the role of Raden Tumenggung Sosrokusumo I in the Islamization of the people of Nganjuk Regency in 1830-1832 M in class XI IPS SMA Diponegoro Nganjuk based on the results of an analysis of the potential and problems of the research subjects. This study uses the Research and Development (R&D) method with a model developed by Sugiyono, covering potentials and problems, collecting data, product design, design validation, design revision, product trials, product revisions, usage trials, product revisions and mass production. However, this research and development only used nine of the ten steps of the procedural model. The analysis technique in this study uses qualitative analysis and quantitative descriptive. Based on the data validation results, 95 percent was obtained for material validation and 90 percent for media validation, while the small group trial obtained 74.8 percent and the large group trial obtained 85.3 percent. Based on these percentage values, it can be concluded that historical inspirational magazine learning media are valid and effective as historical learning media in class XI IPS SMA Diponegoro Nganjuk. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa majalah inspiratif sejarah ‘MANIS’ pada materi peran Raden Tumenggung Sosrokusumo I dalam islamisasi masyarakat Kabupaten Nganjuk tahun 1830-1832 M pada kelas XI IPS SMA Diponegoro Nganjuk yang berdasarkan hasil analisis potensi dan masalah subjek penelitian. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model yang dikembangkan oleh Sugiyono, meliputi potensi dan masalah, mengumpulkan data, mendesain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, revisi produk dan produksi massal. Penelitian dan pengembangan ini hanya menggunakan sembilan langkah dari sepuluh langkah model prosedural tersebut. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis kualitatif serta deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil validasi data mendapatkan nilai persentase 95 persen untuk validasi materi dan 90 persen untuk validasi media, sedangkan untuk uji coba kelompok kecil mendapatkan hasil 74,8 persen dan uji coba kelompok besar mendapatkan hasil 85,3 persen. Berdasarkan nilai persentase tersebut mendapatkan kesimpulan bahwa media pembelajaran majalah inspiratif sejarah valid dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran sejarah di kelas XI IPS SMA Diponegoro Nganjuk.
Pemanfaatan Candi Songgoriti sebagai sumber belajar sejarah lokal kelas X SMKN 1 Batu Sya'fa Nabila Kurnia Wahyuda; Ananda Putri Salsa Bella; Muhammad Farhan; Lutfiah Ayundasari; Anib Fakul Mas Ulfa
Historiography: Journal of Indonesian History and Education Vol 3, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um081v3i32023p393-400

Abstract

The application of the independent curriculum in history learning is a particular challenge for educators because students are required to be able to use various historical skills as a reference for explaining and understanding the values contained in historical events. It is necessary to use historical sources and combine them with outdoor learning or environment-based learning models so that the learning experience of students becomes enjoyable. The method used in this research is descriptive qualitative method. The results are the conditions of learning history at SMKN 1 Batu, suggestions for outdoor learning with Songgoriti Temple, and historical aspects of Songgoriti Temple. Penerapan kurikulum merdeka pada pembelajaran sejarah menjadi salah satu tantangan tersendiri bagi para pendidik karena peserta didik dituntut untuk dapat menggunakan berbagai keterampilan sejarah sebagai acuan untuk menjelaskan dan memahami nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa sejarah. Diperlukan adanya pemanfaatan sumber sejarah dan mengkombinasikannya dengan model pembelajaran berbasis lingkungan atau outdoor learning agar pengalaman belajar peserta didik menjadi menyenangkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Adapun hasil dari adalah kondisi pembelajaran sejarah di SMKN 1 Batu, saran pembelajaran outdoor learning dengan Candi Songgoriti, dan aspek historis Candi Songgoriti. 
MABBARAZANJI: TRADISI MEMBACA KITAB BARZANJI DALAM UPAYA MENELADANI KEHIDUPAN NABI MUHAMMAD SAW Abdul Fattah; Lutfiah Ayundasari
Wahana Islamika: Jurnal Studi Keislaman Vol. 7 No. 1 (2021): Wahana Islamika: Jurnal Studi Keislaman
Publisher : STAI Syubbanul Wathon Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61136/v81dks45

Abstract

Al Barazanji is a prayer containing praises and narrations of the Prophet Muhammad SAW which is usually sung with a distinctive rhythmic tone. The Mabbarazanji tradition in the Bugis community is a form of acculturation of Islamic culture and merges with local customs. The purpose of a writer is to try to imitate the content of Al-Barzanji and the implementation of the Mabbarazanji tradition in the daily life of the Bugis people. This research uses methods, among others the method of literature study, scientific articles, and book sources. The author hopes that after this research, it can increase the love of the Bugis people in imitating the characteristics of the Prophet Muhammad and respecting the Mabarazanji tradition as a standard of life that is always attached to our daily lives.
Misbachul Watan Pelopor Pendidikan Islam Formal Berwawasan Kebangsaan di Malang 1923: Kajian Sejarah dan Perkembangan Lutfiah Ayundasari
Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/taalum.2019.7.1.25-44

Abstract

The aim of this study is to trace the history of Islamic education that has existed since the colonial period. It is important to give an understanding for the present and future generation about the struggle of predecessors to fight for independence and to maintain unity within the framework of national life. In addition, research on national insights is expected to be a filter of the emergence of organizations, ideologies, and information causing a rift of national relations. This research was conducted in Malang, precisely in district Singosari that well known Kota Santri. The background as a center of the education of Islamic boarding school apparently does not restrict Kiai’s thought to formulate an modern education model. The data is collected with interactive techniques such as interviews and non-interactive techniques namely studies of documents or related archives. The results of this research include the historical description of Misbachul Watan, the foundation of the founding ideology of the school that is deduced from the biography of the founder, and the development and sustainability of Misbachul Watan with a new name that still shows His role in caring for an nationalism in an Islamic educational institution
Pengembangan Buku Suplemen Sejarah Lokal ‘Bullok’ Untuk Kelas X SMA Negeri Tempeh Lumajang Riski Pratama Ada; Lutfiah Ayundasari
Daya Nasional: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 1, No 3 (2023): September (2023)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jdn.v1i3.70411

Abstract

Penelitian ini tujuannya untuk menghasilkan produk buku suplemen sejarah lokal ‘Bullok’ materi situs-situs peninggalan Kerajaan Lamajang Tigang Juru yang tersebar di wilayah Lumajang sekaligus mengetahui kelayakan dan keefektifannya. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Research and Development (R&D) Sugiyono. Penelitian dilakukan melalui kelompok kecil yaitu 10 siswa kelas X MIPA 3 yang dipilih secara acak dan kelompok besar yaitu 36 siswa kelas X MIPA 1. Data penelitian diambil menggunakan instrumen lembar validasi, lembar soal, dan kuesioner. Teknik analisa data yang dipakai pada penelitian ini berpedoman terhadap analisa penghitungan angket menurut Akbar yaitu membagi jumlah data perolehan dengan jumlah data ideal untuk kemudian dikali dengan konstanta 100%. Instrumen angket dalam penelitian ini didesain memakai skala Likert rentang 1-4. Hasil penelitian ini memaparkan bahwa produk ‘Bullok’ sangat layak dengan perolehan skor validasi materi 95,5 persen dan skor validasi media 97 persen. Pada uji coba kelompok kecil memperoleh persentase 84,5 persen tergolong berkategori sangat layak. Sedangkan kelompok besar mendapatkan perolehan persentase nilai 88,20 persen dan termasuk kriteria sangat layak untuk dipergunakan. Dalam metode pre-test dan post-test, produk ini terbukti mampu meningkatkan pemahaman siswa, hasil pre-test menunjukkan skor rata-rata 49 serta post-test mempunyai skor rata-rata 89.
Co-Authors Abdul Fattah Aditya Nugroho Widiadi Agustin, Maya Luthfia Aji, Dinas Bayu Akhmad Arif Musadad Alfrida Dyah Miranti Amelia Febriyanti Amirah Nisrina Mumtaz Amirudin Mahmud, M. Jihan Ananda Putri Salsa Bella Ananda, Labuda Shofiya Anib Fakul Mas Ulfa Aprilita Faradina Suyatno Ari Sapto Ashari, Gedhe Blasius Suprapta, Blasius Cahyani, Vinda Regita Catur Pamungkas, Slamet Deny Yudo Wahyudi Devi Putri Angelina Dewi, Edna Sari Kusuma Didit Ditya Fritambiradi Dzikri, Adam Maulana Fadhilla Ainuraziza Ramadhanti Fastrana Arya Syah Musyaffa Febri Kevin Aditya Febri Rachmad Arifian Febriani, Shovi Wiranata Ginanjar Rahmat, Kukuh Gita Lorensia Dannari Grace Leksana Hadi, Achmad Faisol Hadi, Wenny Nova Octavia Hana Khoerul Ngizzah Indah Wahyu Puji Utami, Indah Wahyu Ismail Lutfi Isna Roikhatul Janah Jagad, Moh. Alief Bias Joko Sayono Khairunnisaa, Ana Khakim, Moch Nurfahrul Lukmanul Kristina Jala Gita Lailatul Fitriyah Laili, Vita Sabrina Azda Maria Ulfa Moh. Aldiansyah Prayogo Muh. Farrel Islam Muhammad Farhan Mulyangga, Dani Nafi'ah, Ulfatun Nerry Supanji Ningtiyas, Lintang Ayu Nukman Nukman Nur Azizah, Ardila Nur Habibi, Muhammad Aqib Nur Hafida, Mellina Rahayu, Indah Ramadhani, Muhammad Hanif Ridhoi, Ronald Riski Pratama Ada Riyan Anugerah Wibowo Rori Amelya Rumpaka Salsabila, Helminia Sari, Rovita Satrya Paramanandana Setia, Nanda Slamet Sujud Purnawan Jati, Slamet Sujud Purnawan Sulistyo, Wahyu Djoko Sya'fa Nabila Kurnia Wahyuda Syamsu Dluha, Mohamad Wildan Uskuri Lailal Munna Utari, Shela Dwi Vivi Levia Polyta K Wati, Linda Tiya Wulandari, Selvi Yolan Sadewa Aditya Kusuma Yuliati - Yusuf Bakti Nugraha Zahrotul Firdaus Zainul Hasan