p-Index From 2021 - 2026
9.482
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Paramita: Historical Studies Journal International Journal of Nusantara Islam Pattingalloang : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Penelitian Kesejarahan AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA Jurnal Candrasangkala Pendidikan Sejarah Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Masyarakat, Kebudayaan dan Politik Jurnal Sejarah dan Budaya Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Kamaya: Jurnal Ilmu Agama Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Al-Tsaqafa: Jurnal Ilmiah Peradaban Islam JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam) Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Ta'dibuna: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal At-Tarbiyat (Jurnal Pendidikan Islam) Istawa: Jurnal Pendidikan Islam Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Tsaqofah dan Tarikh: Jurnal Kebudayaan dan Sejarah Islam Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Muaddib: Islamic Education Journal Indonesian Journal of Instruction Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-ilmu Sosial Journal of Language, Literature, and Arts (JoLLA) Historiography Jurnal Sejarah Islam Education & Learning Wahana Islamika: Jurnal Studi Keislaman Jurnal Ar Ro'is Mandalika (Armada) Daya Nasional: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora International Journal of Nusantara Islam Journal of Innovation and Teacher Professionalism Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Menengah Kejuruan Febriani, Shovi Wiranata; Ayundasari, Lutfiah; Sayono, Joko; Utami, Indah Wahyu Puji
Indonesian Journal of Instruction Vol. 5 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/iji.v5i3.82766

Abstract

Profil Pelajar Pancasila menjadi aspek penting dalam pembentukan karakter peserta didik, namun implementasi proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di sekolah menengah kejuruan masih menghadapi berbagai kendala, terutama dalam aspek kesiapan guru dan perencanaan kegiatan yang sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila di sekolah menengah kejuruan. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah guru dan siswa di sekolah menengah kejuruan. Pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis data interaktif, yaitu melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila memerlukan kesiapan dalam berbagai aspek, baik dari segi pemahaman maupun penerapan. Kesiapan guru menjadi faktor kunci, karena kekurangan dalam aspek ini dapat menyebabkan pelaksanaan P5 berjalan kurang optimal. Proses perencanaan proyek P5 memerlukan langkah-langkah yang sistematis dan komprehensif untuk menjamin ketercapaian tujuan pembelajaran serta internalisasi nilai-nilai Pancasila. Pelaksanaan P5 menjadi momentum penting dalam pengembangan karakter siswa dan pencapaian tujuan pembelajaran di sekolah. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa implementasi proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila membutuhkan perencanaan yang matang dan kesiapan guru yang memadai untuk memastikan keberhasilan program dalam menciptakan generasi berkarakter sesuai nilai-nilai Pancasila.
Perancangan E-IPIT (e-book interaktif peninggalan Islam di Tuban) untuk meningkatkan kesadaran sejarah siswa Wati, Linda Tiya; Aji, Dinas Bayu; Ayundasari, Lutfiah
Historiography: Journal of Indonesian History and Education Vol 4, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um081v4i42024p401-411

Abstract

Abstract Studying history is not only about learning about the past, but also must be able to foster historical awareness in students. So history learning needs to be designed in such a way as to grow and increase historical awareness. The aim of this research is to design the development of an interactive e-book on Islamic heritage material in Tuban. In this article the method used is Rapid Application Development (RAD) which includes requirements planning (preparation), design and testing, and implementation (implementation stage). The results of this research show that the use of E-IPIT can provide interesting and contextual history learning so that it can increase students' historical awareness. Abstrak Belajar sejarah tidak hanya belajar mengenai masa lalu, namun juga harus mampu menumbuhkan kesadaran sejarah dalam diri siswa. Sehingga pembelajaran sejarah perlu dirancang denga sedemikian rupa untuk menumbuhkan serta meingkatkan kesadaran sejarah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat perancangan pengembangan e-book interaktif materi peninggalan Islam di Tuban. Dalam artikel ini metode yang digunakan adalah Rapid Application Development (RAD) yang meliputi tahap requirements planning (persiapan), design and testing, dan implementation (tahap pelaksanaan). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan E-IPIT dapat menghadirkan pembelajaran sejarah yang menarik dan kontekstual sehingga dapat meningkatkan kesadaran sejarah siswa.
Pembelajaran Sejarah Berbasis Sejarah Lokal Peran Blitar dalam Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia 1948-1950 Widiadi, Aditya Nugroho; Sulistyo, Wahyu Djoko; Ayundasari, Lutfiah; Sapto, Ari; Nur Habibi, Muhammad Aqib; Nur Hafida, Mellina; Ashari, Gedhe; Dewi, Edna Sari Kusuma
Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 7 No 4 (2024)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/cetta.v7i4.3573

Abstract

This study analyses Blitar's role as one of the Republic of Indonesia's guerrilla bases during the Dutch military aggression period and the struggle for independence. Located in East Java, Blitar has a long history, starting from the Dutch colonial period, the Japanese occupation, to the post-proclamation of Indonesian independence. Blitar became an important centre for military and emergency government activities in East Java, especially after the Dutch launched Military Aggression I and II. This research illustrates how Blitar became a gathering place for long march troops from various regions, as well as the formation of a military government structure that played an important role in defending the sovereignty of the Republic of Indonesia. Using data from various sources, including official reports and historical studies, this research seeks to present a picture of the socio-political and military dynamics in Blitar during this critical time in Indonesian history. However, despite its significant role, local history studies related to Blitar's role in this struggle are still minimally explored in history learning in schools. Therefore, the integration of Blitar's local history in the curriculum is expected to strengthen students' understanding of the importance of their region's contribution to national history.
Implementasi Media Pembelajaran HIME (History Game) Menggunakan Pendekatan TARL Sari, Rovita; Ayundasari, Lutfiah
Journal of Language Literature and Arts Vol. 4 No. 12 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v4i122024p1260-1276

Abstract

Proses pembelajaran yang ideal mencakup aspek interaktif, memberikan tantangan, membangkitkan motivasi, menyenangkan, serta memfasilitasi peserta didik dengan menyediakan ruang belajar yang sesuai dengan bakat dan minat mereka. Pembelajaran ideal juga harus mampu mengeksplorasi potensi kreatif peserta didik sehingga tercipta kemandirian dalam belajar. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa metode pembelajaran sejarah seringkali terbatas pada ceramah, mencatat, dan menghafal. Hal ini menyebabkan peserta didik menganggap pembelajaran sejarah kurang bermakna. Padahal, pembelajaran sejarah sangat penting untuk membangun karakter dan melatih kemampuan berpikir kritis serta analitis siswa. Pembelajaran sejarah yang dirancang dengan menarik dapat membantu peserta didik berpikir dari berbagai perspektif dan mampu berinterpretasi secara mendalam. Berdasarkan permasalahan tersebut, penulis mengembangkan game edukasi multiplayer berbasis Augmented Reality (AR) yang menyajikan pertanyaan sejarah terkait materi Perang Tondano I dan Tondano II. Game ini diterapkan dalam pembelajaran sejarah di kelas menggunakan pendekatan TARL (Technology-Augmented Reality Learning). Metode penelitian yang digunakan meliputi studi kepustakaan dan wawancara untuk mengumpulkan data serta mengevaluasi efektivitas media pembelajaran. Media pembelajaran History Game berbasis AR diuji coba kepada 35 siswa SMAN 9 Malang, di mana siswa diminta untuk bermain game, menjawab pertanyaan, serta menyelesaikan tantangan yang diberikan dalam game. Hasil uji coba menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis AR ini menarik, interaktif, dan bermanfaat untuk membantu siswa memahami materi pembelajaran sejarah. Peserta didik menyatakan bahwa History Game mampu meningkatkan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran serta memberikan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan bermakna. Temuan ini menunjukkan potensi media pembelajaran berbasis AR untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sejarah secara signifikan.
Pemanfaatan Situs Sejarah di Lingkungan Sekolah untuk Pembelajaran Tematik SD Negeri 1 Dinoyo Berbasis Edutainment Wahyudi, Deny Yudo; Sapto, Ari; Nafi’ah, Ulfatun; Ayundasari, Lutfiah; Utari, Shela Dwi; Laili, Vita Sabrina Azda; Ananda, Labuda Shofiya
Education & Learning Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57251/el.v5i1.1663

Abstract

Malang area is one of the strategic areas that holds many cultural remains from the traditional kingdom period (Hindu-Buddhist period). One of them is the yoni site which was found in the area of SD Negeri 1 Dinoyo. In this regard, this article aims to discuss about the use of yoni sites in the school environment as a support for thematic learning at the elementary school. Especially for thematic learning at SD Negeri 1 Dinoyo. This research was conducted with a descriptive qualitative approach. The main topics of discussion in the study include: 1) the potential of Hindu-Buddhist sites in the Malang area, 2) the concept of edutainment learning, and also discusses about 3) the use of edutainment-based historical sites for thematic learning at SD Negeri 1 Dinoyo. So that it can be seen the important role of sites in the school environment (yoni site int the area SD Ngeri 1 Dinoyo) as well as the potential and advantages possessed by the edutainment method in supporting the achievement of thematic learning in elementary schools
The Relevance of KH Abdul Wahab Hasbullah’s Struggle Values in History Learning Based on the Independent Curriculum Pancasila Student Profile Salsabila, Helminia; Ayundasari, Lutfiah
ISTAWA Vol 8 No 2 (2023): Istawa: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Postgraduate Program Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ijpi.v8i2.7836

Abstract

The Pancasila student profile is something that is focused in the independent curriculum. In implementation, the Pancasila student profile cannot be done instantly but requires a habit. One effort that can be made is providing material regarding the value of the struggle of historical figures who can be used as role models. One figure who can be used as a role model by the younger generation in strengthening the profile of Pancasila students is KH. Abdul Wahab Hasbullah. This research uses qualitative methods with a literature study which aims to explore the values of KH. Abdul Wahab Hasbullah's struggle. who is relevant in learning history based on the Pancasila student profile of the independent curriculum. As for this research, the results found that in KH. Abdul Wahab Hasbullah has six characteristics that are relevant to the profile of Pancasila students, namely: 1) Faith, devotion to God Almighty and noble character, 2) global diversity, 3) working together, 4) independence, 5) critical and creative reasoning.
Misbachul Watan Pelopor Pendidikan Islam Formal Berwawasan Kebangsaan di Malang 1923: Kajian Sejarah dan Perkembangan Ayundasari, Lutfiah
Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/taalum.2019.7.1.25-44

Abstract

The aim of this study is to trace the history of Islamic education that has existed since the colonial period. It is important to give an understanding for the present and future generation about the struggle of predecessors to fight for independence and to maintain unity within the framework of national life. In addition, research on national insights is expected to be a filter of the emergence of organizations, ideologies, and information causing a rift of national relations. This research was conducted in Malang, precisely in district Singosari that well known Kota Santri. The background as a center of the education of Islamic boarding school apparently does not restrict Kiai’s thought to formulate an modern education model. The data is collected with interactive techniques such as interviews and non-interactive techniques namely studies of documents or related archives. The results of this research include the historical description of Misbachul Watan, the foundation of the founding ideology of the school that is deduced from the biography of the founder, and the development and sustainability of Misbachul Watan with a new name that still shows His role in caring for an nationalism in an Islamic educational institution
Peristiwa Fathul Makkah Sebagai Tonggak Awal Kebangkitan Umat Islam Di Semenanjung Arab Tahun 630 Masehi Syamsu Dluha, Mohamad Wildan; Ayundasari, Lutfiah
JSI: Jurnal Sejarah Islam Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Sejarah Islam
Publisher : Progam Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI), Fakultas Ushuluddin Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peristiwa Fathul Makkah sebagai tonggak awal kebangkitan umat Islam di Semenanjung Arab pada tahun 630 M. Peristiwa ini memiliki arti penting dalam sejarah perkembangan dakwah Islam karena menandai keberhasilan Nabi Muhammad SAW dalam menaklukkan Kota Makkah secara damai dari pengaruh kaum Quraisy. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis, yang meliputi tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fathul Makkah tidak hanya memperluas pengaruh Islam di wilayah Arab, tetapi juga membawa perubahan besar dalam struktur sosial dan keagamaan masyarakat Arab. Peristiwa ini menjadi titik balik strategis dalam penyebaran dakwah Islam dan memperkuat posisi politik serta spiritual umat Islam di kawasan tersebut.
Implementation of Character Education in the Pancasila Student Profile Strengthening Project with the Local Wisdom Theme of Temu Manten in Class X at SMAN 3 Blitar Hadi, Wenny Nova Octavia; Ayundasari, Lutfiah
Jurnal Ar Ro'is Mandalika (Armada) Vol. 6 No. 1 (2026): JURNAL AR RO'IS MANDALIKA (ARMADA)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/armada.v6i1.5515

Abstract

The research aims to discuss the implementation of character education through the Pancasila Student Profile Strengthening Project created by the Ministry of Education and Culture to overcome several problems in the world of education as an effort to build students' character in accordance with the values contained in Pancasila. In the world of education there are two problems, namely classical and modern problems. In this case, the researcher examines several phenomena of the implementation process, implementation implementation, and inhibiting and supporting factors in the field before and after the implementation of the P5 program by presenting data that is in accordance with the author's questions and assumptions, especially for class X students at SMAN 3 Blitar. In its implementation, schools are given full authority to implement these activities. Of the several themes contained in P5, the theme of local wisdom is very suitable to be applied at SMAN 3 Blitar because it has the potential to help introduce East Javanese local culture to the surrounding environment, build a sense of mutual cooperation, cooperation and achieve common goals. In this research, researchers used qualitative- descriptive methods. The results of this research show that the implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project is quite good, but there are still several things that need to be improved, while the implementation itself is already strong in shaping the character of students in schools. So, if P5 activities are further optimized, the Pancasila character of students will be formed.
Pembuatan bahan ajar sejarah tematik bagi guru MGMP sejarah tingkat SMA/MA Ridhoi, Ronal; Ayundasari, Lutfiah; Khairunnisaa, Ana; Hadi, Achmad Faisol
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v6i1.19388

Abstract

Materi Sejarah Indonesia yang disajikan dalam buku teks sejarah belum menunjukkan perubahan signifikan hingga saat ini. Narasi didalamnya didominasi peristiwa besar dengan tokoh besar yang berperan di baliknya. Guru pun hanya menjelaskan narasi tersebut di dalam kelas. Fenomena ini juga terjadi di kalangan guru MGMP Sejarah Kabupaten Lumajang. Salah satu upaya untuk menjadikan sejarah lebih menarik dan tidak membosankan adalah menggali sejarah tematik di tingkat daerah, dalam hal ini kawasan Lumajang Jawa Timur. Sejarah tematik yang dimaksud yaitu narasi sejarah bertema mikro, lokal, dan unik untuk memahami masa lalu Lumajang. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang terdiri dari 5 tahap, yaitu: (1) persiapan, (2) sosialisasi dan pelatihan, (3) FGD, (4) monitoring, dan (5) evaluasi. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa guru sejarah mampu melakukan penelitian dan penulisan bahan ajar sejarah tematik yang dibuktikan dengan terbitnya book chapter ber-ISBN berjudul Kawasan Lumajang dalam Kajian Sejarah Tematik. Pengabdian ini juga memberikan kontribusi terhadap penulisan historiografi sejarah Kabupaten Lumajang dalam lingkup tematik dan mikro yang dapat digunakan sebagai pelengkap buku teks sejarah.
Co-Authors Abdul Fattah Aditya Nugroho Widiadi Agustin, Maya Luthfia Aji, Dinas Bayu Akhmad Arif Musadad Alfrida Dyah Miranti Amelia Febriyanti Amirah Nisrina Mumtaz Ananda Putri Salsa Bella Ananda, Labuda Shofiya Anggraini, Dila Putri Anib Fakul Mas Ulfa Aprilita Faradina Suyatno Ari Sapto Ashari, Gedhe Blasius Suprapta, Blasius Cahyani, Vinda Regita Deny Yudo Wahyudi Devi Putri Angelina Dewi, Edna Sari Kusuma Didit Ditya Fritambiradi Dzikri, Adam Maulana Fadhilla Ainuraziza Ramadhanti Fastrana Arya Syah Musyaffa Febri Kevin Aditya Febri Rachmad Arifian Febriani, Shovi Wiranata Gita Lorensia Dannari Grace Leksana Hadi, Achmad Faisol Hadi, Wenny Nova Octavia Hana Khoerul Ngizzah Indah Wahyu Puji Utami, Indah Wahyu Ismail Lutfi Isna Roikhatul Janah Jagad, Moh. Alief Bias Joko Sayono Khairunnisaa, Ana Khakim, Moch Nurfahrul Lukmanul Kristina Jala Gita Kukuh Ginanjar Rahmat Kukuh Ginanjar Rahmat Lailatul Fitriyah Laili, Vita Sabrina Azda M. Jihan Amirudin Mahmud M. Jihan Amirudin Mahmud Maria Ulfa Moh. Aldiansyah Prayogo Muh. Farrel Islam Muhamad Damang Ardifa'ansyah Muhammad Farhan Mulyangga, Dani Nafi'ah, Ulfatun Nerry Supanji Ningtiyas, Lintang Ayu Nukman Nukman Nur Azizah, Ardila Nur Habibi, Muhammad Aqib Nur Hafida, Mellina Rahayu, Indah Ramadhani, Muhammad Hanif Ridhoi, Ronald Riski Pratama Ada Riyan Anugerah Wibowo Rori Amelya Rumpaka Salsabila, Helminia Sari, Rovita Satrya Paramanandana Setia, Nanda Setyawan, Aris Dany Slamet Catur Pamungkas Slamet Catur Pamungkas Slamet Sujud Purnawan Jati, Slamet Sujud Purnawan Sulistyo, Wahyu Djoko Sya'fa Nabila Kurnia Wahyuda Syamsu Dluha, Mohamad Wildan Uskuri Lailal Munna Utari, Shela Dwi Vivi Levia Polyta K Wati, Linda Tiya Wulandari, Selvi Yolan Sadewa Aditya Kusuma Yusuf Bakti Nugraha Zahrotul Firdaus Zainul Hasan