p-Index From 2021 - 2026
9.106
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Menengah Kejuruan Febriani, Shovi Wiranata; Ayundasari, Lutfiah; Sayono, Joko; Utami, Indah Wahyu Puji
Indonesian Journal of Instruction Vol. 5 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/iji.v5i3.82766

Abstract

Profil Pelajar Pancasila menjadi aspek penting dalam pembentukan karakter peserta didik, namun implementasi proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di sekolah menengah kejuruan masih menghadapi berbagai kendala, terutama dalam aspek kesiapan guru dan perencanaan kegiatan yang sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila di sekolah menengah kejuruan. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah guru dan siswa di sekolah menengah kejuruan. Pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis data interaktif, yaitu melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila memerlukan kesiapan dalam berbagai aspek, baik dari segi pemahaman maupun penerapan. Kesiapan guru menjadi faktor kunci, karena kekurangan dalam aspek ini dapat menyebabkan pelaksanaan P5 berjalan kurang optimal. Proses perencanaan proyek P5 memerlukan langkah-langkah yang sistematis dan komprehensif untuk menjamin ketercapaian tujuan pembelajaran serta internalisasi nilai-nilai Pancasila. Pelaksanaan P5 menjadi momentum penting dalam pengembangan karakter siswa dan pencapaian tujuan pembelajaran di sekolah. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa implementasi proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila membutuhkan perencanaan yang matang dan kesiapan guru yang memadai untuk memastikan keberhasilan program dalam menciptakan generasi berkarakter sesuai nilai-nilai Pancasila.
PEMANFAATAN PETA SITUS CANDI HINDU-BUDDHA DI MALANG RAYA UNTUK PEMBELAJARAN BERBASIS KENAL SITUS SEJARAH SEKITAR PADA KELAS X SMAN 6 MALANG Catur Pamungkas, Slamet; Amirudin Mahmud, M. Jihan; Ginanjar Rahmat, Kukuh; Ayundasari, Lutfiah
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 7 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i7.2024.16

Abstract

Artikel ini membahas tentang pemanfaatan peta yang mengangkat keberadaan situs candi Hindu-Buddha di Malang Raya dalam pembelajaran berbasis kenal situs sejarah di kelas X SMAN 6 Malang. Penggunaan peta diintegrasikan dalam materi pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang konteks geografis situs sejarah di sekitar sekolah, khususnya situs-situs candi Hindu-Buddha di Malang Raya. Dalam prakteknya, pembelajaran dilakukan melalui skema kerja kelompok, di mana siswa diberi tugas untuk menganalisis situs-situs candi yang terdapat pada peta yang sudah dilengkapi dengan teknologi QR-Code. Teknologi ini memungkinkan siswa mendapatkan informasi dan data langsung dari situs candi yang mereka pilih. Hasil analisis tersebut kemudian diinterpretasikan dalam berbagai bentuk media, seperti infografis, presentasi berbasis slide (PPT), atau video yang nantinya akan dipresentasikan oleh siswa. Pemanfaatan peta dalam skema pembelajaran tersebut tidak hanya membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan kolaboratif, analisis data, dan presentasi, tetapi juga memberikan dampak positif dan relevan dalam mempersiapkan siswa menjadi individu yang terampil dan berpengetahuan luas di era informasi saat ini.
Perancangan E-IPIT (e-book interaktif peninggalan Islam di Tuban) untuk meningkatkan kesadaran sejarah siswa Wati, Linda Tiya; Aji, Dinas Bayu; Ayundasari, Lutfiah
Historiography: Journal of Indonesian History and Education Vol 4, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um081v4i42024p401-411

Abstract

Abstract Studying history is not only about learning about the past, but also must be able to foster historical awareness in students. So history learning needs to be designed in such a way as to grow and increase historical awareness. The aim of this research is to design the development of an interactive e-book on Islamic heritage material in Tuban. In this article the method used is Rapid Application Development (RAD) which includes requirements planning (preparation), design and testing, and implementation (implementation stage). The results of this research show that the use of E-IPIT can provide interesting and contextual history learning so that it can increase students' historical awareness. Abstrak Belajar sejarah tidak hanya belajar mengenai masa lalu, namun juga harus mampu menumbuhkan kesadaran sejarah dalam diri siswa. Sehingga pembelajaran sejarah perlu dirancang denga sedemikian rupa untuk menumbuhkan serta meingkatkan kesadaran sejarah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat perancangan pengembangan e-book interaktif materi peninggalan Islam di Tuban. Dalam artikel ini metode yang digunakan adalah Rapid Application Development (RAD) yang meliputi tahap requirements planning (persiapan), design and testing, dan implementation (tahap pelaksanaan). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan E-IPIT dapat menghadirkan pembelajaran sejarah yang menarik dan kontekstual sehingga dapat meningkatkan kesadaran sejarah siswa.
Pembelajaran Sejarah Berbasis Sejarah Lokal Peran Blitar dalam Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia 1948-1950 Widiadi, Aditya Nugroho; Sulistyo, Wahyu Djoko; Ayundasari, Lutfiah; Sapto, Ari; Nur Habibi, Muhammad Aqib; Nur Hafida, Mellina; Ashari, Gedhe; Dewi, Edna Sari Kusuma
Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 7 No 4 (2024)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/cetta.v7i4.3573

Abstract

This study analyses Blitar's role as one of the Republic of Indonesia's guerrilla bases during the Dutch military aggression period and the struggle for independence. Located in East Java, Blitar has a long history, starting from the Dutch colonial period, the Japanese occupation, to the post-proclamation of Indonesian independence. Blitar became an important centre for military and emergency government activities in East Java, especially after the Dutch launched Military Aggression I and II. This research illustrates how Blitar became a gathering place for long march troops from various regions, as well as the formation of a military government structure that played an important role in defending the sovereignty of the Republic of Indonesia. Using data from various sources, including official reports and historical studies, this research seeks to present a picture of the socio-political and military dynamics in Blitar during this critical time in Indonesian history. However, despite its significant role, local history studies related to Blitar's role in this struggle are still minimally explored in history learning in schools. Therefore, the integration of Blitar's local history in the curriculum is expected to strengthen students' understanding of the importance of their region's contribution to national history.
Implementasi Media Pembelajaran HIME (History Game) Menggunakan Pendekatan TARL Sari, Rovita; Ayundasari, Lutfiah
Journal of Language Literature and Arts Vol. 4 No. 12 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v4i122024p1260-1276

Abstract

Proses pembelajaran yang ideal mencakup aspek interaktif, memberikan tantangan, membangkitkan motivasi, menyenangkan, serta memfasilitasi peserta didik dengan menyediakan ruang belajar yang sesuai dengan bakat dan minat mereka. Pembelajaran ideal juga harus mampu mengeksplorasi potensi kreatif peserta didik sehingga tercipta kemandirian dalam belajar. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa metode pembelajaran sejarah seringkali terbatas pada ceramah, mencatat, dan menghafal. Hal ini menyebabkan peserta didik menganggap pembelajaran sejarah kurang bermakna. Padahal, pembelajaran sejarah sangat penting untuk membangun karakter dan melatih kemampuan berpikir kritis serta analitis siswa. Pembelajaran sejarah yang dirancang dengan menarik dapat membantu peserta didik berpikir dari berbagai perspektif dan mampu berinterpretasi secara mendalam. Berdasarkan permasalahan tersebut, penulis mengembangkan game edukasi multiplayer berbasis Augmented Reality (AR) yang menyajikan pertanyaan sejarah terkait materi Perang Tondano I dan Tondano II. Game ini diterapkan dalam pembelajaran sejarah di kelas menggunakan pendekatan TARL (Technology-Augmented Reality Learning). Metode penelitian yang digunakan meliputi studi kepustakaan dan wawancara untuk mengumpulkan data serta mengevaluasi efektivitas media pembelajaran. Media pembelajaran History Game berbasis AR diuji coba kepada 35 siswa SMAN 9 Malang, di mana siswa diminta untuk bermain game, menjawab pertanyaan, serta menyelesaikan tantangan yang diberikan dalam game. Hasil uji coba menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis AR ini menarik, interaktif, dan bermanfaat untuk membantu siswa memahami materi pembelajaran sejarah. Peserta didik menyatakan bahwa History Game mampu meningkatkan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran serta memberikan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan bermakna. Temuan ini menunjukkan potensi media pembelajaran berbasis AR untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sejarah secara signifikan.
Pelatihan pemanfaatan buku panduan guru pada platform SIBI untuk MGMP Sejarah Kota Malang Utami, Indah Wahyu Puji; Widiadi, Aditya Nugroho; Ayundasari, Lutfiah; Yuliati, Yuliati
Historiography: Journal of Indonesian History and Education Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um081v5i12025p15-22

Abstract

Abstract The implementation of the Merdeka Curriculum in Indonesia faces a number of challenges, especially among history teachers, including members of the Malang City History MGMP. One of the problems that needs to be addressed immediately is the curriculum change that will be implemented starting July 2024. Most teachers are still confused about curriculum operations, especially in implementing the curriculum in schools (enacted curriculum). As a solution, we carry out technical guidance activities for utilizing the Teacher's Manual (BG) on the SIBI platform. The History BG, compiled by experts, contains suggestions for curriculum operationalization as well as alternative resources to improve teachers' understanding of essential materials. This community service activity includes preparation, implementation, and evaluation, held at the SMAN 1 Malang Hall, involving 30 Malang City History MGMP teachers. The material presented included new perspectives on the Merdeka Curriculum, essential material mapping, and technical guidance on the use of the SIBI and BG History platforms. Based on a survey conducted at the end of the meeting, this activity was found to increase the readiness and competence of Malang City History MGMP members in dealing with curriculum changes. Abstrak Pelaksanaan Kurikulum Merdeka di Indonesia menghadapi sejumlah tantangan, khususnya di kalangan guru sejarah, termasuk anggota MGMP Sejarah Kota Malang. Salah satu masalah yang perlu untuk segera ditangani adalah perubahan kurikulum yang diterapkan mulai Juli 2024. Sebagian besar guru masih bingung dengan operasional kurikulum, terutama dalam pelaksanaan kurikulum di sekolah (enacted curriculum). Sebagai solusi, kami melaksanakan kegiatan bimbingan teknis pemanfaatan Buku Panduan Guru (BG) di platform SIBI. BG Sejarah, yang disusun oleh para ahli, berisi saran untuk operasionalisasi kurikulum serta sumber alternatif untuk meningkatkan pemahaman guru terhadap materi esensial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, diadakan di Aula SMAN 1 Malang, dengan melibatkan 30 guru MGMP Sejarah Kota Malang. Materi yang disampaikan mencakup perspektif baru Kurikulum Merdeka, pemetaan materi esensial, serta bimbingan teknis penggunaan platform SIBI dan BG Sejarah. Berdasarkan survey yang dilakukan pada akhir pertemuan, kegiatan ini ternyata meningkatkan kesiapan dan kompetensi anggota MGMP Sejarah Kota Malang dalam menghadapi perubahan kurikulum.  
Pemanfaatan Situs Sejarah di Lingkungan Sekolah untuk Pembelajaran Tematik SD Negeri 1 Dinoyo Berbasis Edutainment Wahyudi, Deny Yudo; Sapto, Ari; Nafi’ah, Ulfatun; Ayundasari, Lutfiah; Utari, Shela Dwi; Laili, Vita Sabrina Azda; Ananda, Labuda Shofiya
Education & Learning Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57251/el.v5i1.1663

Abstract

Malang area is one of the strategic areas that holds many cultural remains from the traditional kingdom period (Hindu-Buddhist period). One of them is the yoni site which was found in the area of SD Negeri 1 Dinoyo. In this regard, this article aims to discuss about the use of yoni sites in the school environment as a support for thematic learning at the elementary school. Especially for thematic learning at SD Negeri 1 Dinoyo. This research was conducted with a descriptive qualitative approach. The main topics of discussion in the study include: 1) the potential of Hindu-Buddhist sites in the Malang area, 2) the concept of edutainment learning, and also discusses about 3) the use of edutainment-based historical sites for thematic learning at SD Negeri 1 Dinoyo. So that it can be seen the important role of sites in the school environment (yoni site int the area SD Ngeri 1 Dinoyo) as well as the potential and advantages possessed by the edutainment method in supporting the achievement of thematic learning in elementary schools
The Relevance of KH Abdul Wahab Hasbullah’s Struggle Values in History Learning Based on the Independent Curriculum Pancasila Student Profile Salsabila, Helminia; Ayundasari, Lutfiah
ISTAWA Vol 8 No 2 (2023): Istawa: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Postgraduate Program Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ijpi.v8i2.7836

Abstract

The Pancasila student profile is something that is focused in the independent curriculum. In implementation, the Pancasila student profile cannot be done instantly but requires a habit. One effort that can be made is providing material regarding the value of the struggle of historical figures who can be used as role models. One figure who can be used as a role model by the younger generation in strengthening the profile of Pancasila students is KH. Abdul Wahab Hasbullah. This research uses qualitative methods with a literature study which aims to explore the values of KH. Abdul Wahab Hasbullah's struggle. who is relevant in learning history based on the Pancasila student profile of the independent curriculum. As for this research, the results found that in KH. Abdul Wahab Hasbullah has six characteristics that are relevant to the profile of Pancasila students, namely: 1) Faith, devotion to God Almighty and noble character, 2) global diversity, 3) working together, 4) independence, 5) critical and creative reasoning.
Misbachul Watan Pelopor Pendidikan Islam Formal Berwawasan Kebangsaan di Malang 1923: Kajian Sejarah dan Perkembangan Ayundasari, Lutfiah
Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/taalum.2019.7.1.25-44

Abstract

The aim of this study is to trace the history of Islamic education that has existed since the colonial period. It is important to give an understanding for the present and future generation about the struggle of predecessors to fight for independence and to maintain unity within the framework of national life. In addition, research on national insights is expected to be a filter of the emergence of organizations, ideologies, and information causing a rift of national relations. This research was conducted in Malang, precisely in district Singosari that well known Kota Santri. The background as a center of the education of Islamic boarding school apparently does not restrict Kiai’s thought to formulate an modern education model. The data is collected with interactive techniques such as interviews and non-interactive techniques namely studies of documents or related archives. The results of this research include the historical description of Misbachul Watan, the foundation of the founding ideology of the school that is deduced from the biography of the founder, and the development and sustainability of Misbachul Watan with a new name that still shows His role in caring for an nationalism in an Islamic educational institution
Peristiwa Fathul Makkah Sebagai Tonggak Awal Kebangkitan Umat Islam Di Semenanjung Arab Tahun 630 Masehi Syamsu Dluha, Mohamad Wildan; Ayundasari, Lutfiah
JSI: Jurnal Sejarah Islam Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Sejarah Islam
Publisher : Progam Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI), Fakultas Ushuluddin Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peristiwa Fathul Makkah sebagai tonggak awal kebangkitan umat Islam di Semenanjung Arab pada tahun 630 M. Peristiwa ini memiliki arti penting dalam sejarah perkembangan dakwah Islam karena menandai keberhasilan Nabi Muhammad SAW dalam menaklukkan Kota Makkah secara damai dari pengaruh kaum Quraisy. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis, yang meliputi tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fathul Makkah tidak hanya memperluas pengaruh Islam di wilayah Arab, tetapi juga membawa perubahan besar dalam struktur sosial dan keagamaan masyarakat Arab. Peristiwa ini menjadi titik balik strategis dalam penyebaran dakwah Islam dan memperkuat posisi politik serta spiritual umat Islam di kawasan tersebut.
Co-Authors Abdul Fattah Aditya Nugroho Widiadi Agustin, Maya Luthfia Aji, Dinas Bayu Akhmad Arif Musadad Alfrida Dyah Miranti Amelia Febriyanti Amirah Nisrina Mumtaz Amirudin Mahmud, M. Jihan Ananda Putri Salsa Bella Ananda, Labuda Shofiya Anib Fakul Mas Ulfa Aprilita Faradina Suyatno Ari Sapto Ashari, Gedhe Blasius Suprapta, Blasius Cahyani, Vinda Regita Catur Pamungkas, Slamet Deny Yudo Wahyudi Devi Putri Angelina Dewi, Edna Sari Kusuma Didit Ditya Fritambiradi Dzikri, Adam Maulana Fadhilla Ainuraziza Ramadhanti Fastrana Arya Syah Musyaffa Febri Kevin Aditya Febri Rachmad Arifian Febriani, Shovi Wiranata Ginanjar Rahmat, Kukuh Gita Lorensia Dannari Grace Leksana Hadi, Achmad Faisol Hadi, Wenny Nova Octavia Hana Khoerul Ngizzah Indah Wahyu Puji Utami, Indah Wahyu Ismail Lutfi Isna Roikhatul Janah Jagad, Moh. Alief Bias Joko Sayono Khairunnisaa, Ana Khakim, Moch Nurfahrul Lukmanul Kristina Jala Gita Lailatul Fitriyah Laili, Vita Sabrina Azda Maria Ulfa Moh. Aldiansyah Prayogo Muh. Farrel Islam Muhammad Farhan Mulyangga, Dani Nafi'ah, Ulfatun Nerry Supanji Ningtiyas, Lintang Ayu Nukman Nukman Nur Azizah, Ardila Nur Habibi, Muhammad Aqib Nur Hafida, Mellina Rahayu, Indah Ramadhani, Muhammad Hanif Ridhoi, Ronald Riski Pratama Ada Riyan Anugerah Wibowo Rori Amelya Rumpaka Salsabila, Helminia Sari, Rovita Satrya Paramanandana Setia, Nanda Slamet Sujud Purnawan Jati, Slamet Sujud Purnawan Sulistyo, Wahyu Djoko Sya'fa Nabila Kurnia Wahyuda Syamsu Dluha, Mohamad Wildan Uskuri Lailal Munna Utari, Shela Dwi Vivi Levia Polyta K Wati, Linda Tiya Wulandari, Selvi Yolan Sadewa Aditya Kusuma Yuliati - Yusuf Bakti Nugraha Zahrotul Firdaus Zainul Hasan