Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Nilai Tambah, Keuntungan dan Titik Impas Agroindustri Gula Kelapa di Desa Bangun Rejo Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus Muhammad Rafli Ramadhan; Teguh Endaryanto; Yuliana Saleh
Jurnal Ilmu Ilmu Agribisnis: Journal of Agribusiness Science Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Lampung University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jiia.v11i2.7083

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah, keuntungan, dan titik impas agroindustri gula kelapa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan sampel sebanyak 16 agroindustri yang berlokasi di Desa Bangun Rejo Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan pada bulan Juni hingga Juli 2022. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif yaitu analisis nilai tambah Hayami, analisis laba, dan analisis titik impas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai tambah yang dihasilkan dari pengolahan nira kelapa menjadi gula kelapa pada agroindustri gula kelapa di Desa Bangun Rejo Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus adalah sebesar Rp2.046,45 yang berarti agroindustri gula kelapa layak untuk dikembangkan. Selain itu, agroindustri gula kelapa juga menguntungkan dengan keuntungan Rp 1.673.616,46 per bulan. Usaha agroindustri gula kelapa di Desa Bangun Rejo Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus telah melampaui titik impas dengan BEP produksi sebesar 2,36 kg, BEP harga sebesar Rp2.982,04 dan BEP penerimaan sebesar Rp47.124,26.
PERILAKU MAHASISWA UNIVERSITAS LAMPUNG TERHADAP MINUMAN KEKINIAN BERTOPING BOBA DI KOTA BANDAR LAMPUNG Messyah Karlindah; Yaktiworo Indriani; Teguh Endaryanto
Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Lampung University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jiia.v11i2.6713

Abstract

This study aimed to analyze the behavior of Lampung University students toward contemporary drinks with boba toppings in Bandar Lampung City. This research was conducted at the University of Lampung using a survey method, in which samples were drawn by purposive sampling technique. The research samples were 100 students from the University of Lampung who bought boba drinks in Bandar Lampung City and had made purchases at least twice during the last month. The data of this study was analyzed by descriptive statistics analysis and multiple linier regressions. Data collection was carried out from May to October 2022. The results showed that students bought boba topping drinks because they have already liked the taste. The flavor variant that students bought the most was the brown sugar flavor variant.  The average number of purchases based on flavor variant was 3 cups/month.  The average frequency of purchases in the last month was 1 to 5 cups/student/month with an average monthly expenditure of IDR77,120.00. Complementary food of boba drinks, income and tastes were significantly affected on the number of purchases of boba drinks by students.Key words:boba drink, expenditure, flavor, purchase
Dampak Pembangunan Irigasi terhadap Sosial Ekonomi dan Pengembangan Wilayah (Kasus di Daerah Irigasi Way Tulung Buho Tiyuh Kibang Yekti Jaya Kecamatan Lambu Kibang, Kabupaten Tulang Bawang Barat) Muhammad Fahmi Rizaldy; Wan Abbas Zakaria; Teguh Endaryanto
Jurnal AGRISEP JURNAL AGRISEP VOL 22 NO 02 2023 (SEPTEMBER)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagrisep.22.02.343-362

Abstract

Agricultural development aims to increase rice production to meet the food needs of the population. The development of irrigation networks is one of the efforts to increase rice production and create new rice fields carried out by the government, one of which is the Development of the Way Tulung Buho Irrigation Area, Tiyuh Kibang Yekti Jaya, Lambu Kibang District, West Tulang Bawang Regency. This study aims to examine the effect of irrigation development on agricultural, social and economic productivity, as well as the feasibility of irrigation development and development. This research was conducted by collecting data from all farmers who received Way Tulung Buho irrigation services in Tiyuh Kibang Yekti. The results showed that irrigation development had a positive and significant impact on increasing rice production, increasing the cropping index and being able to create new rice fields. The socio-economic impacts are in the form of the establishment of P3A organizations, increasing farmers' income and flooding problems that occur when irrigation is operating. Irrigation development is economically feasible and irrigation area development plans can be implemented. 
Tingkat Adopsi Good Agriculture Practices Budidaya Kopi Robusta Di Pekon Rigis Jaya Kecamatan Air Hitam Kabupaten Lampung Barat Irwan Sukri Banuwa; Teguh Endaryanto; Septi Nurul Aini; Dian Rahmalia; Hasanuddin Alam; Rahmad Firdaus; Muhammad Adhi Nugroho
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i1.5792

Abstract

Subsektor perkebunan berperan cukup penting dalam ekonomi nasional. Kontribusi yang diberikan subsektor perkebunan pada Produk Domestik Bruto  mencapai 3,27 persen, dan pada sektor pertanian hampir mencapai seperempat dari total nilai ke PDB yaitu sebesar 25,71 persen. Provinsi Lampung merupakan salah satu penghasil kopi robusta terbesar dengan sumbangan nasional mencapai 70% dari total ekspor kopi nasional. Permasalahan yang dapat diidentifikasi adalah masih kurangnya pengetahuan dan inovasi adopsi petani mengenai penerapan Good Agriculture Practices (GAP) budidaya kopi Robusta. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah petani di Kelompok Tani Harapan Jaya Pekon Rigis Jaya diharapkan mengetahui segala aspek mengenai faktor GAP budidaya kopi yang baik dan mampu mengadopsi teknis penerapan GAP secara langsung pada lahan budidaya kopi. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode penyuluhan meliputi kegiatan penyajian materi dan diskusi dan bimbingan teknis lapang. Bentuk evaluasi yang dilakukan pada kegiatan ini adalah a) evaluasi awal dengan metode survei dan dialog dengan Ketua Kelompok Tani Harapan Jaya; b) evaluasi proses meliputi evaluasi kegiatan penyuluhan dengan metode pengisian data kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan petani sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan; dan c) Evaluasi akhir dilakukan dengan metode anjangsana ke lahan kopi untuk mengetahui hasil dari kegiatan yang telah dilaksanakan. Kesimpulan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu 1) kegiatan penyuluhan dan bimbingan teknis adopsi Good Agriculture Practices budidaya Kopi Robusta diikuti oleh 15 orang anggota Kelompok Tani Harapan Jaya Pekon Rigis Jaya Kecamatan Air Hitam Kabupaten Lampung Barat; dan  2) Kegiatan pengabdian masyarakat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan peternak dengan skor tinggi pada materi metode pemilihan lahan budidaya Kopi Robusta sebesar 88,95%; materi agribisnis usaha budidaya Kopi Robusta sebesar 83,75%; dan materi adopsi teknis Good Agriculture Practices budidaya Kopi Robusta sebesar 92,45%. Kesimpulan kegiatan pengabdian ini yaitu kegiatan penyuluhan dan penerapan Good Agricultural Practices pada budidaya kopi Robusta yang dilakukan oleh petani kopi di Kelompok Tani Harapan Jaya Pekon Rigis Jaya Kecamatan Air Hitam Kabupaten Lampung Barat meningkatkan pengetahuan budidaya kopi pada aspek pemilihan lahan, agribisnis dan adopsi teknis GAP budidaya kopi robusta melalui penerapan GAP budidaya kopi robusta pada kegiatan pemupukan dan pembuatan teras untuk lahan yang kemiringannya melebihi 8 derajat.
Penguatan Kapasitas Aparatur Desa Rejo Agung, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran Yuliana Saleh; Teguh Endaryanto; Lina Marlina; Amanda Putra Seta
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 2, September 2
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i2.7898

Abstract

Desa Rejo Agung memiliki banyak potensi desa dan terus melakukan pembenahan secara mandiri melalui berbagai program kegiatan yang telah dimasukan dalam RPJMDes Rejo Agung, guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Akan tetapi, program-program kegiatan pengembangan Desa Rejo Agung dirasa masih kurang optimal, sehingga perlu dilakukan penyusunan roadmap pengembangan Desa Rejo Agung dengan merujuk dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) Rejo Agung yang telah ada. Kendala lainnya yaitu keterbatasan aparatur desa dalam melaksanakan sistem administrasi pemerintahan desa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui pentingnya pelaksanaan sistem administrasi pemerintahan desa, 2) Menyusun roadmap pengembangan Desa Rejo Agung, 3) Melakukan review Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes), 4) Pemetaan wilayah berbasis potensi Desa Rejo Agung.  Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Desa Rejo Agung Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran,  dilakukan dengan menggunakan dua metode yaitu ceramah dan metode diskusi/sharing. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat berjalan dengan baik dan lancar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sangat baik dan tepat sasaran.  Dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, sasaran mulai 1) memahami pentingnya aparatur desa dalam melaksanakan sistem administrasi pemerintahan desa secara tertib, 2) menyusun roadmap pengembangan Desa Rejo Agung dalam upaya meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, memperoleh nilai tambah, serta meningkatkan PAD Rejo Agung, 3) melakukan review RPJMDes Rejo Agung, dimana RPJMDes Rejo Agung belum memasukan pertimbangan dari berbagai macam potensi desa yang dimiliki dapat dikembangkan oleh masyarakat Desa Rejo Agung, 4) memahami pentingnya pemetaan wilayah berbasis potensi Desa Rejo Agung agar dapat mudah untuk dikembangkan.Kata Kunci: kapasitas aparatur, administrasi pemetaan, RPJMDes, roadmap
Pengembangan Model Agroedutourism di Pekon Lugusari Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu Berbasis Potensi Desa Teguh Endaryanto; Novi Rosanti; Dian Rahmalia; I.Rani Mellya Sari
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 2, September 2
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i2.7911

Abstract

Pengembangan model agroedutourism di wilayah perdesaan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan perekonomian nasional dengan memanfaatkan sumber daya alam yang dimilikinya. Pekon Lugusari merupakan salah satu pekon di Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu yang memiliki potensi sumberdaya alam yang berlimpah sehingga layak untuk dikembangkan menjadi desa agroedutourism. Keberhasilan pengembangan desa agroedutourism sangat tergantung pada perencanaan yang matang dan kemampuan para pemangku kepentingan untuk memanfaatkan potensi-potensi yang ada di desanya. Oleh karena itu, tujuan kegiatan pengabdian di Pekon Lugusari Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu ini adalah meningkatkan pengetahuan pemangku kepentingan mengenai agroedutourism, memetakan potensi masing-masing dusun di Pekon Lugusari, dan menyusun roadmap pengembangan desa agroedutourism di Pekon Lugusari. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Penyusunan Roadmap Pengembangan Agroedutourism Pekon Lugusari menuju Desa Sejahtera Mandiri” adalah pelatihan, Focus Group Discussion (FGD) dan pendampingan. Mitra yang terlibat dalam kegiatan pengabdian ini adalah pemangku kepentingan di Pekon Lugusari. Kegiatan penyuluhan dan FGD yang dilakukan telah berhasil meningkatkan pengetahuan peserta sebesar 6,3 persen. Kegiatan FGD sudah berhasil meningkatkan pengetahuan peserta, namun tetap dilakukan pendampingan lebih lanjut dalam Desa Agrowisata dan Desa AgroEduTourism secara bertahap. Hasil diskusi, evaluasi dan penggalian informasi lebih dalam selama program ini berlangsung, menghasilkan kesimpulan bahwa diperlukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat lanjutan terkait peningkatan kapasitas sumber daya manusia Desa untuk membentuk Desa Agrowisata dan Desa AgroEduTourism yang disertai dengan peta wisata dan paket wisata serta pengelolaan tiap-tiap organisasi yang akan terlibat dalam membentuk Desa Sejahtera Mandiri.
PELATIHAN MANAJEMEN USAHA UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS PARA PELAKU UMKM DI PEKON LUGUSARI Dian Rahmalia; Teguh Endaryanto; Novi Rosanti; I. Rani Mellya Sari
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 1, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i2.6272

Abstract

Peningkatan kapasitas sumber daya di Pekon Lugusari perlu dilakukan sebagai upaya untuk mewujudkan terbentuknya Desa AgroEduTourism yang Sejahtera Mandiri.  Untuk itu pengabdian lanjutan kepada masyarakat yang bersumber dari pembiayaan DIPA FP ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya di Pekon Lugusari Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu yaitu peningkatan terkait kapasitas para pelaku UMKM sebagai salah satu lembaga penunjang pada kawasan agroedutouris. Metode yang digunakan adalah Focus Group Discussion (FGD), pelatihan, pendampingan dan pembinaan dengan sasaran yaitu pelaku UMKM di Pekon Lugusari Kabupaten Pringsewu. Pekon Lugusari dipilih secara sengaja karena terdiri dari lima dusun yang masing-masing memiliki pitensi yang dapat dimanfaatkan untuk membentuk kawasan Agroedutourism, sehingga perlu dikelola dan dikembangkan dengan baik dan nantinya akan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Kegiatan PkM yang dilakukan dimulai dari melakukan identifikasi permasalahan, yang dilanjutkan dengan kegiatan penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Sasaran PkM telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan aktif dan antusias. Hasil evaluasi juga menunjukkan bahwa pemahaman dan keterampilan peserta ssasaran terkait tentang pengelolaan usaha meningkat. Diharapkan peserta sasaran dapat memanfaatkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh dan dapat meningkatkannya menjadi lebih baik lagi sehingga memberikan pengaruh pada keberhasilan usaha yang dilakukannya.
PELATIHAN PEMBUATAN KOPI PEPPERMINT PADA KELOMPOK WANITA TANI (KWT) SEBAYA DI KECAMATAN KASUI, KABUPATEN WAY KANAN Maria Erna Kustyawati; Dewi Agustina Iryani; Samsul Rizal; Teguh Endaryanto
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 1, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i2.5739

Abstract

Upaya untuk mempertahankan ikon Kopi Lampung sangat perlu dilakukan terus menerus. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu melalui diversifikasi menjadi produk kopi herbal. Produksi kopi herbal merupakan terobosan yang penting dilakukan untuk menghasilkan produk kopi bubuk dengan aroma dan cita rasa barvariasi dan mempunyai manfaat yang lebih baik bagi kesehatan. Diversifikasi produk kopi bubuk Herbal beraroma mint ini dapat digunakan sebagai solusi terhadap sumber pendapatan petani kopi maupun bagi industri olahan kopi yang belum menggembirakan khususnya di Kecamatan Kasui, Way Kanan. Kopi Way Kanan yang mempunyai ciri khas daerah yang telah berHaki terkait indikasi Geografis dengan nama Kopi Robusta Lampung sesuai nomor 000000026 tanggal pendaftaran 13 Mei 2014. Permasalahan akan muncul di setiap upaya inovasi produk baru. Permasalahan utama yang dihadapi petani industri olahan kopi dalam upaya memproduksi kopi bubuk herbal adalah cara mencampur kopi bubuk dengan senyawa herbal agar menghasilkan kopi bubuk dengan rasa herbal tertentu dan memiliki rasa dan aroma yang cocok bagi masyarakat peminum kopi. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk: (1) melatih dan mendampingi mitra industri olahan kopi mulai dari pemilihan biji dan teknik sangrai yang baik (roasting), (2) memberikan pelatihan tentang teknik mencampur kopi bubuk dengan herbal, (3) teknik produksi dan pengemasan kopi herbal. Hasil dari kegiatan pelatihan ini meunjukkan bahwa sebanyak 70% peserta KWT telah mampu memproduksi kopi bubuk herbal aroma mint dan telah dapat menghasilkan produk kopi herbal siap jual dengan kemasan yang baik.
KEBIJAKAN KELEMBAGAAN DALAM TINDAKAN MITIGASI DAN PENANGANAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI SUMATERA SELATAN Novitasari Novitasari; Hari Kaskoyo; Arief Darmawan; Teguh Endaryanto; Christine Wulandari; Samsul Bakri
Jurnal Hutan Tropis Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Hutan Tropis Volume 12 Nomer 1 Edisi Maret 2024
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v12i1.19025

Abstract

Kebakaran hutan merupakan salah satu bencana alam yang tidak dapat diprediksi dan menimbulkan kerugian terhadap mahluk hidup. Provinsi Sumatera Selatan merupakan salah satu provinsi yang paling rentan terhadap kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. Secara umum, aktivitas manusia dan faktor alam merupakan penyebab utama terjadinya kebakaran hutan. Upaya antisipasi pencegahan dan pengendalian bahaya kebakaran hutan dan lahan sudah dilakukan melalui peraturan perundang-undangan, namun kebijakan yang mumpuni tidak berjalan secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sifat dan luasnya masalah kebakaran, serta efektivitas kebijakan kelembagaan yang ada di Indonesia dalam menangani kebakaran hutan di Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan data sekunder berupa data titik api, data water bombing serta persepsi stakeholders dalam kebijakan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Sumatera Selatan tahun 2022. Hasil analisis penelitian ini yaitu jumlah titik api/hotspot di Provinsi Sumatera Selatan tahun 2022 masih mencapai 2.312 titik api yang menyebabkan kerugian pada sektor ekonomi sebesar Rp 42.729.165.000 dan sektor lingkungan seluas 116.663 Ha. Penanganan kebakaran sudah dilakukan oleh beberapa lembaga seperti KLHK, BNPB, BRGM, TNI/Polri, namun kebakaran hutan tetap terjadi. Lemahnya payung hukum, minimnya keterlibatan aparat penegak hukum, serta kurangnya sinkronisasi dalam upaya penanggulangan kebakaran, menyebabkan tingkat keberhasilan dalam pelaksanaan penanggulangan karhutla tidak optimal. Berdasarkan hal tersebut maka diperlukan perubahan paradigma penanggulangan bencana kebakaran hutan di Provinsi Sumatera Selatan melalui pendekatan yang lebih preventif dan inovasi, penegakan hukum yang lebih tegas, serta melakukan koordinasi yang kuat antar lembaga agar mitigasi bencana kebakaran hutan dapat lebih efektif.
ANALISIS LIMPASAN AIR PERMUKAAN MENGGUNAKAN HEC-HMS AKIBAT PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN DI KECAMATAN JATI AGUNG Syarifuddin Azis; Endro Prasetyo Wahono; Teguh Endaryanto; Samsul Bakri; Zainal Abidin; Nurhasanah Nurhasanah
Jurnal Hutan Tropis Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Hutan Tropis Volume 12 Nomer 1 Edisi Maret 2024
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v12i1.19020

Abstract

Kabupaten Lampung Selatan berbatasan langsung dengan ibukota Provinsi Lampung yaitu kota Bandar Lampung, sehingga potensi terjadinya alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan non-pertanian sangat besar. Keberadaan kampus Institut Teknologi Sumatera (ITERA), rumah sakit Airan Raya, gerbang Tol Trans Sumatra (gerbang ITERA-Kotabaru) dan calon kantor pusat Pemerintah Provinsi Lampung yang semuanya terletak di Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan yang akan mempengaruhi perubahan tutupan lahan pertanian. Penelitian ini dilakukan di sub DAS Way Kandis Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan, dengan luas lahan sebesar 164,47 km2. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perubahan tutupan lahan dan besaran limpasan air permukaan akibat alih fungsi lahan di Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan. Alih fungsi lahan yang terjadi dari tahun 2016 sampai tahun 2020 didominasi oleh perubahan lahan perkebunan, pemukiman dan pertanian lahan kering campur. Dari hasil simulasi HEC-HMS diperoleh nilai debit puncak dan volume limpasan air tahun 2016 sebesar 215,80 m3/s dan 13.989.100 m3. Pada tahun 2020 terjadi peningkatan debit puncak dan volume limpasan air sebesar 246,40 m3/s dan 15.444.100 m3. Peningkatan debit puncak dan volume limpasan air terjadi pada setiap tahun. Hal ini disebabkan karena adanya perubahan koefisien limpasan (CN).
Co-Authors Abdul Mutolib Abdullah Aman Damai Adia Nugraha Agatha, Grace Virginie Agung Abadi Kiswandono agustinus eko kurniawan Ahadis, M. Irfan Hammadi Aini, Fadhillah Nurul Amanda Putra Seta Ambarwati, Yuli Ambo Asek Ani Suryani Ani Suryani Ani Suryani Anjelina, Dela Anwar, M. Safrizal Apriliana, Bella Arief Darmawan Aris Chrisdianto Aspita Laila Astria Hijriani Aviati S., Yuniar Bambang Utoyo Sutiyoso Bernadus Bagus Prabowo Brilian Patar Novenda Manalu Bustanul Arifin Christine Wulandari Dame G. g Dear Mapala Simarmata Dedy Hermawan Dedy Hermawan Dedy Hermawan Dela Fitriana Deli, Rizky Okta Deni Yuda Pratama Devira Nurani Sejati Dewi Agustina Iryani Dewi Agustina Iryani, Dewi Agustina Dewi Mulia Sari Dirgantari, Indah Aprilia Dwi Haryono Dwi Haryono Dyah Indriana Kusumastuti Dzilhaj, Trie Choirunnisa Ebenezer Sinambela Eka Kasymir Eka Kasymir Eko Saputro, Eko Endro Prasetyo Wahono Erlina Rufaidah Erna Rochana Ertania Yusnani Saputri Erwanto Erwanto Evi Valentina Maryanti Fala, Sofi Elisa Nurul Fembriarti Erry Prasmatiwi Fiko Alif Putra Firdasari Firdasari Firdasari Grace Lia Ronauli Siahaan Grace Virginie Agatha Hanun, Salma Arifah Hari Kaskoyo Hasanuddin Alam Herisonti, Dina Afrida Hikmah Awaliyah I. Rani Mellya Sari I.Rani Mellya Sari I.Rani Mellya Sari Iis Rosdiana Indah Aprilia Dirgantari Indah Febrialita Putri Indah Nurmayasari Indra Gumay Yudha Irwan Sukri Banuwa Irwan Sukri Banuwa Ishmah Nurhidayati Ivo Revita Ktut Murniati Ktut Murniati Kuswanta Futas Hidayat Laely Savitry Lestari, Dyah Aring Hepiana Lidia Sari Mas Indah Lidya Sari Mas Indah, Lidya Sari Mas Lina Marlina Lina Marlina lina marlina, lina M Irfan Affandi Maria Erna Kustyawati Maria Erna Kustyawati Maryanti, Evi Valentina Maulana Muklis Meitry Indriastuti Mela Afifah Melatiningsih, Atri Mera Epriani Messyah Karlindah Muhamad Hary Panuju, Muhamad Irfan Affandi Muhammad Adhi Nugroho Muhammad Fahmi Rizaldy Muhammad Ibnu Muhammad Iqbram Aditya Nata Muhammad Irfan Affandi Muhammad Rafli Ramadhan Ni Made Anggiasari Nia Okta Sari Nike Margie Utami Nopendi, Gusti Putu Novi Rosanti Novi Rosanti Novitasari Novitasari Nugroho, Rahmadi Nur Shafika Nur'aini, Lestari Gita Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Prima Haris Retnati Qudus, Hardoko Insan R Hanung Ismono Rabiatul Adawiyah Rabiatul Adawiyah Rahmad Firdaus Rahmalia, Dian Rahman, Tufiq Arif Renni Dwi Rahmawati Ria Kurniasih Ricky Rachmatullah Riki Arya Dinata Rizky Augia Romidah Astuti Runiawan, Aken Andha Saleh, Yuliana Samsul Bakri Samsul Bakri Samsul Rizal Sandi Asmara Sanjaya, Purba Sari, I Rani Melya Sari, I. Rani Mellya Sari, I.Rani Mellya Selly Muchtar Djalil Septi Nurul Aini Septiyana Nur Fitriyani Putri Serly Silviyanti Sholeha, Umi Lutfiyatus Silva Anggun Larasati Slamet Budi Yuwono Sri Hidayati Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sudarma Widjaya Sudarma Widjaya Sudarma Widjaya, Sudarma Sunarya, Onah Syaiful Bahri Syarifuddin Azis Tanto Pratondo Utomo Tommy Arisandy Tubagus Hasanuddin Utari, Erwanda Lili Vanna Fitriana Wan Abbas Zakaria Wan Abbas Zakaria Wan Abbas Zakaria Wan Abbas Zakaria Wan Abbas Zakaria Wan Abbas Zakaria Wan Abbas Zakaria Warji Warji Wayan Elpa Andela Wuryaningsih Dwi Sayekti Yaktiworo Indriani Yaktiworo Indriani Yaktiworo Indriani Yesi Agus Riani Yuliana Saleh Yuliana Saleh Yuliawan, Dedy Yuni Hidayah Sari Zainal Abidin Zainal Abidin Zainal Abidin