Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : MAXIMAL

Pendidikan Islam di Indonesia dan Prancis: Perbandingan kebijakan dan Perkembangan Pendidikan Islam Miftahul Hasanah; Nabila Noor Adha; Jum’atul Hasanah; Aprizal Ahmad
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 2 (2025): Desember
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam di setiap negara berkembang dalam konteks sosial, politik, budaya, dan sejarah yang berbeda, sehingga menghasilkan karakter dan pola yang tidak selalu sama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam perkembangan pendidikan Islam di Indonesia dan Prancis, serta menganalisis perbedaan kebijakan, kurikulum, dan dinamika kelembagaan yang memengaruhi arah perkembangan pendidikan Islam di kedua negara tersebut. Dukungan regulasi, seperti Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional dan Undang-Undang Pesantren, memperkuat posisi pendidikan Islam sebagai bagian dari identitas bangsa dan instrumen pembentukan karakter generasi muda. Sebaliknya, Prancis memiliki sejarah yang sangat berbeda karena menganut prinsip laïcité atau sekularisme ketat yang membatasi munculnya praktik keagamaan dalam ruang publik, terutama institusi pendidikan negeri. Sejak diberlakukannya Undang-Undang Pemisahan Gereja dan Negara tahun 1905, pendidikan agama tidak dimasukkan dalam kurikulum sekolah negeri dan simbol keagamaan dilarang, termasuk jilbab bagi siswa Muslim. Akibatnya, pendidikan Islam berkembang melalui lembaga swasta Muslim, masjid, serta pusat pembelajaran non-formal. Beberapa sekolah swasta seperti Ibn Rushd, Al-Kindi, Education et Savior, dan Reussite menjadi bukti upaya komunitas Muslim dalam mempertahankan pendidikan agama di tengah regulasi yang ketat. Namun, sekolah-sekolah ini tetap harus mengikuti kurikulum nasional Prancis yang bersifat sekuler dan menghadapi tantangan administratif serta stigma sosial terkait keberadaan pendidikan berbasis agama. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai sumber seperti makalah, buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan utama antara Indonesia dan Prancis terletak pada bagaimana negara memosisikan agama dalam sistem pendidikan. Indonesia memberikan legitimasi dan dukungan struktural terhadap pendidikan Islam sehingga memungkinkan terciptanya lembaga yang kuat, inklusif, dan berkembang secara berkelanjutan. Di sisi lain, Prancis memperlakukan pendidikan Islam sebagai bagian dari ekspresi kebebasan individu yang tidak boleh mencampuri sistem pendidikan publik yang sepenuhnya sekuler. Perbandingan ini menunjukkan bahwa faktor historis, budaya, dan politik sangat memengaruhi model pendidikan Islam di suatu negara. Penelitian ini tidak hanya memberikan gambaran komparatif mengenai perkembangan pendidikan Islam di dua negara dengan karakteristik sosial yang berbeda, tetapi juga menyoroti bagaimana kebijakan negara berperan dalam memperkuat atau membatasi ruang gerak pendidikan Islam. Temuan ini penting sebagai landasan bagi pengembangan studi perbandingan pendidikan Islam serta bagi para pengambil kebijakan dalam merumuskan strategi pendidikan yang lebih inklusif, adaptif, dan responsif terhadap realitas masyarakat multikultural.
Co-Authors Ade Farid Hasyim Alghifari, Idrus Alya Nur Annisha Anas Malik Anddina Kholifatul Janah Andi Zakiah Aini Maftuha Aprizal Ahmad Ardinawati Ardinawati Arzul Rahmat Asdar Asnani Asnani Asnita Sari Audy Wandalaksana Ayu Lintang Priyan Andari Azkiyatun Nasiha Bunga Lestari Cinta Permata Hati Debi Kumalasari Deka Asti Khoirun Nisa Devi Savitri Effendy Dhofir Catur Bashori Dimas Faturrohman Duhan Roofif Afila Dwi Febriani Dwi Hartanti Dwi Saputra Edwar Rosman Eka Nur Rahmawati Elin Sulasmin Elli Fitriani Eva Oktavia Evitri Anggraeni Fadhila Supari Fadilla Aulia Savana Fania Fania Febriani, Widya Fifi Nirmala Firda Julia Gusmaneli Gusmaneli Heny Cipto Wening I Wayan Merta Ikhbal Salam, Riyan Imelda Pratiwi Indahwati, Diana Putri Iqbal Hasyim Istikomah Jum’atul Hasanah Karamoi Karamoi Katrina Flomina G Khaerunnisa Khaerunnisa La Ode Rifaldy Rizqi Ramadan.M Laili Zakiyatul Hanafiyah Lasmi Yupita Lutvi Qolbiyatu Zuhro NH M. Abdul Azzam M. Sekhan Khasan Melya Puspita Mila Angraeni Miskat Atoriq Muh. Fitra Annaba Muhamad Aji Purwanto Muhamad Fitrah Ramadhan MUHAMMAD ARIFIN Muhammad Fakhrudin W.P Muhammad Fitrah Ramadhan Muhammad Syafi'i Nabila Desti Salsabila Nabila Noor Adha Nanda Visca Pradiny Nani Yuniar Nasution, Annio Indah Lestari Nasution, Muhammad Ibrahim Novi Damayanti Nur Alam Umar Nur `Aisyah Zainiyah Nurmaladewi Nurmaladewi Raden Mohamad Herdian Bhakti ramadhan tosepu Randis Wahyuni Ratna Dewi Rifdah Molidah Rizda Sandiva Saputri Rizka Nidya Maharani Rohmad Aldi Rosela Palupi Rossa Aprilia Wulan As’ad Rossa Aprilia Wulan As’ad` Ruksi Fatrisia Safa Atul Azizah Sandy Yulsa Priyambodo Selviana, Meisya Aulia Sely Marselina Shallu Sephia Ningsih Siti Rabbani Karimuna Sugiarti Sugiarti Suhadi Suhadi Sulaeman, Yeni Sumriyah Sumriyah Supeno Supeno Syaiful Nur Wardani Syamsul Bahri Taruma Leo Wijaya Taufan, Rezky Ratnasari Taufiqurahman, Muhammad Ulia Ulfa Ulin Nuha Vella Julia Wa Ode Yanti Wa Ratmi Wanda Rydany Hasibuan Wellin Yetna Kadeli Widya Febriani Winarko, Winarko Yerri Kurnia Febrina Zahra Nuril Anwar Zahratul Jannah ziadatul munawwaroh