Claim Missing Document
Check
Articles

The Level of Knowledge Associated with Self-Medication Behavior of Over-The-Counter Medicine and Limited Over-The-Counter Medicine at RW 016 Bojong Nangka Village Ismaya, Nurwulan Adi; Andriati, Riris; Pratiwi, Rita Dwi; Indah, Fenita Purnama Sari
Health and Medical Journal Vol 4, No 2 (2022): HEME May 2022
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.518 KB) | DOI: 10.33854/heme.v4i2.1070

Abstract

Pendahuluan: Obat-obatan yang aman untuk digunakan dalam pengobatan sendiri termasuk obat yang dijual bebas dan obat bebas terbatas. Pengetahuan tentang informasi penggunaan obat bebas dan obat bebas terbatas berpengaruh kuat terhadap perilaku pengobatan sendiri. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan terhadap perilaku pengobatan sendiri obat bebas dan obat bebas terbatas di RW 016 Desa Bojong Nangka. Metode: Penelitian ini merupakan survei analitik dengan desain penelitian cross sectional. Teknik Systematic random sampling dengan hasil interval sampel digunakan untuk memilih 271 responden dari RW 016 Desa Bojong Nangka. Kuesioner digunakan untuk menilai tingkat pengetahuan dan perilaku. Hasil: Tingkat pengetahuan responden dibagi menjadi tiga kategori yaitu baik, cukup, dan kurang. Perilaku responden tergolong baik atau buruk. Berdasarkan temuan penelitian ini, 214 responden (79%) memiliki tingkat pengetahuan baik, 45 responden (16,6%) memiliki tingkat pengetahuan cukup, dan 12 responden memiliki tingkat pengetahuan kurang (4,4 persen). Sementara 194 responden (71,6 persen) melaporkan perilaku baik, 77 melaporkan perilaku buruk (28,4). Analisis hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku pengobatan sendiri obat bebas dan obat bebas menunjukkan hubungan yang signifikan dengan nilai p = 0,000. Kesimpulan: Hasil penelitian menyimpulkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap perilaku pengobatan sendiri obat bebas dan obat bebas terbatas.
HUBUNGAN BEBAN KERJA PERAWAT DENGAN STRES KERJA PERAWAT DI POLI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT KRAKATAU MEDIKA KOTA CILEGON BANTEN Veri, Veri; Andriati, Riris; Listiana, Ida
NURSING ANALYSIS: Journal of Nursing Research Vol 5, No 1 (2025): NURSING ANALYSIS: JOURNAL OF NURSING RESEARCH
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawat adalah profesi kesehatan yang mengkhususkan diri pada upaya penanganan asuhan kepada pasien dengan tuntutan kerja yang bervariasi berdasarkan karateristik pekerjaan. Perawat sering dibebani tugas tambahan lain dan sering melakukan kegiatan yang bukan fungsinya. Stres di tempat kerja adalah beban kerja yang berlebihan dan ketegangan emosional yang mengganggu kinerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan stres kerja perawat. Metode penelitian ini merupakan penelitian bersifat deskriptif analitik yang menggunakan data primer (kuesioner) dan memakai metode penelitian cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 40 perawat dengan menggunakan total sampling. Dari hasil penelitian diperoleh responden yang memiliki beban kerja yang ringan yang memiliki stres kerja yang ringan sebanyak 11 (78,6%) responden dan responden yang memiliki beban kerja yang berat memiliki stress kerja yang tinggi sebanyak 19 (73,1%) responden. Hasil uji statistik diperoleh nilai (p- value=0,005, α: 0,05) maka dapat di simpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara beban kerja dengan stress kerja perawat. Saran penelitian ini dapat diterapkan kepada perawat tentang beban kerja dan stress kerja, hendaknya penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi dan acuan mahasiswa/I untuk melakukan penelitian selanjutnya dan penelitian ini diharapkan dapat bermamfaat bagi bahan masukan untuk pengembangan ilmu pengetahuan.
EFEKTIFITAS HEALTH EDUCATION DENGAN METODE KONVENSIONAL TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP MENGENAI GAGAL GINJAL PADA REMAJA DI SMA X CIPUTAT Andriati, Riris; Astuti, Heny; Rahayu, Safitri; Pratiwi, Rita Dwi; Ayuningtyas, Gita; Kasumawati, Frida
NURSING ANALYSIS: Journal of Nursing Research Vol 5, No 1 (2025): NURSING ANALYSIS: JOURNAL OF NURSING RESEARCH
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKGagal ginjal adalah suatu kondisi di mana fungsi ginjal mengalami penurunan secara tiba-tiba. Data Riset Kesehatan Dasar Provinsi Banten tahun 2018 menunjukkan prevalensi penderita gagal ginjal kronik sebesar 0,2%. Salah satu metode health education bisa menggunakan metode konvensional, metode tersebut dipergunakan untuk pencegahan gagal ginjal pada remaja Tujuan: Untuk mengetahui efektifitas health education dengan metode konvensional terhadap pengetahuan dan sikap mengenai gagal ginjal pada remaja di SMA X Ciputat. Metode: penelitian ini menggunakan desain Quasi eksperimental dengan rancangan one grup pre-test and post-test. Sampel penelitian ini berjumlah 90 responden. Menggunakan metode total sampling. Metode pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Wilcoxon. Hasil Penelitian: berdasarkan uji Wilcoxon terdapat efektifitas health education metode konvensional pre-test/post-test nilai pengetahuan dan sikap sebesar (P-value 0,000/0,000 0,05). Kesimpulan: terdapat efektifitas health education dengan metode konvensional terhadap pengetahuan dan sikap mengenai gagal ginjal pada remaja di SMA X Ciputat. Saran: diharapkan menambah wawasan dan pengetahuan remaja mengenai pencegahan gagal ginjal yang dapat mempengaruhi pengetahuan dan sikap remaja untuk mengurangi angka kejadian gagal ginjal pada remaja SMA X Ciputat.Kata Kunci: Gagal Ginjal, Metode Konvensional, Pengetahuan, Sikap, Remaja ABSTRACTKidney failure is a condition in which kidney function suddenly decreases. Data from the Basic Health Research of Banten Province in 2018 showed that the prevalence of chronic kidney failure sufferers was 0.2%. One method of health education is the conventional method, which is used to prevent kidney failure in adolescents. Objective: To determine the effectiveness of health education with conventional methods on knowledge and attitudes about kidney failure in adolescents at SMA X Ciputat. Method: This study used a Quasi-experimental design with a one-group pre-test and post-test design. The sample of this study was 90 respondents. Using the total sampling method. The data collection method used a questionnaire sheet. The data analysis used in this study was Wilcoxon. Research Results: based on the Wilcoxon test, there was an effectiveness of conventional health education methods in pre-test/post-test knowledge and attitude values of (P-value 0.000/0.000 0.05). Conclusion: There is an effectiveness of health education with conventional methods on knowledge and attitudes about kidney failure in SMA X Ciputat. Suggestion: It is expected to increase the insight and knowledge of adolescents regarding the prevention of kidney failure, which can influence the knowledge and attitudes of adolescents to reduce the incidence of kidney failure in adolescents at SMA X Ciputat.Keywords: Kidney Failure, Conventional Method, Knowledge, Attitude, Adolescents
EFEKTIFITAS HEALTH EDUCATION DENGAN METODE E-BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA MENGENAI GAGAL GINJAL DI SMAS DARUSSALAM CIPUTAT Andriati, Riris; Pratiwi, Rita Dwi; Astuti, Heny; Ayuningtyas, Gita
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 9, No 1 (2025): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v9i1.1053

Abstract

                                                          ABSTRACTKidney failure is a condition in which kidney function experiences a sudden decline. According to the Banten Province Basic Health Research, the prevalence of chronic kidney failure sufferers is 0.2%. With a prevalence in Serang City of 0.1% (Riskesdas, 2018). One of the health education methods can use the e-booklet method for the prevention of kidney failure in adolescents  Objective: To find out the effectiveness of health education with e-booklet methods on adolescents' knowledge and attitudes regarding kidney failure class XI at SMAS Darussalam Ciputat. Methods: using an experimental Quasi design with one grup pre-test and post-test. The sample of this study is 45 respondents. Using the total sampling method. The data collection method uses a questionnaire sheet. The data analysis used in this study is Wilcoxon. Results: based on the Wilcoxon test, there was a difference in the effectiveness of health education in the e-booklet method of pre-test/post-test with a value of knowledge and attitude of (P-value 0.000/0.000 0.05). Conclusion: there is a difference in the effectiveness of health education with e-booklet methods on adolescents' knowledge and attitudes regarding kidney failure class XI at SMAS Darussalam Ciputat. Suggestion: It can add adolescent insight and knowledge about the prevention of kidney failure which can influence adolescent knowledge and attitudes to reduce the incidence of kidney failure in SMAS Darussalam adolescent students.                                                                ABSTRAKGagal ginjal adalah suatu kondisi di mana fungsi ginjal mengalami penurunan secara tiba-tiba. Menurut Riset Kesehatan Dasar Provinsi Banten menunjukkan prevalensi penderita gagal ginjal kronik sebesar 0,2%. Dengan prevalensi di Kota Serang sebesar 0,1% (Riskesdas, 2018). Salah satu metode health education bisa menggunakan metode e-booklet metode tersebut untuk pencegahan gagal ginjal pada remaja Tujuan: Untuk mengetahui efektifitas health education dengan metode e-booklet terhadap pengetahuan dan sikap remaja mengenai gagal ginjal kelas XI Di SMAS Darussalam Ciputat. Metode: menggunakan desain Quasi eksperimental dengan rancangan one grup pre-test and post-test. Sampel penelitian ini berjumlah 45 responden. Menggunakan metode total sampling. Metode pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Wilcoxon. Hasil Penelitian: berdasarkan uji Wilcoxon ada perbedaan efektifitas health education metode e-booklet pre-test/post-test nilai pengetahuan dan sikap sebesar (P-value 0,000/0,000 0,05). Kesimpulan: ada perbedaan efektifitas health education dengan metode e-booklet terhadap pengetahuan dan sikap remaja mengenai gagal ginjal kelas XI Di SMAS Darussalam Ciputat. Saran: Bisa menambahkan wawasan dan pengetahuan remaja mengenai pencegahan gagal ginjal yang dapat mempengaruhi pengetahuan dan sikap remaja untuk mengurangi angka kejadian gagal ginjal pada mahasiwa/I remaja SMAS Darussalam. 
Perbandingan efektivitas kompres hangat serai dan musik gamelan terhadap intensitas nyeri rheumatoid arthritis pada lansia Andriati, Riris; Prakasa, Juansah Satya; Yudiatma, Muh Firman; Pratiwi, Rita Dwi
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 17, No 9 (2024)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v17i9.13623

Abstract

Background: Rheumatoid arthritis is a chronic autoimmune inflammatory disorder that is often experienced by the elderly. To reduce paralysis and improve the quality of life of the elderly, there are 2 types of treatment, namely pharmacological treatment of disease changing anti-rheumatic drugs (DMARDs) and non-pharmacological treatment, namely warm lemongrass compresses. This treatment is useful for warming the joints, is anti-inflammatory, and can improve blood flow. Relaxation techniques can use music, the music used is gamelan music, in general gamelan music is in harmony with the age and condition of the elderly.Purpose: To determine the effectiveness of warm lemongrass compresses and gamelan music on the intensity of rheumatoid arthritis pain in the elderly in the Melania nursing home area.Method: Quantitative research with a quasi-experimental design with a one group pretest posttest approach. The research was conducted in the Melania nursing home area and carried out in April-June 2023. The population in this study was 42 elderly people who were divided into two groups, namely 21 people with warm lemongrass compresses and 21 people with gamelan music. The collection technique uses non-probability sampling with the total sample method. There are two independent variables, namely warm lemongrass compresses and gamelan music therapy. The dependent variable was rheumatoid arthritis pain intensity.Results: Based on the Wilcoxon test, a p-value of 0.00 <0.05 was obtained in both groups, namely warm lemongrass compresses and gamelan music. This can be seen from the difference in the average value before and after between the lemongrass warm compress group 3.10 down to 1.14 and the gamelan music group 3.10 down to 1.76.Conclusion: Warm lemongrass compresses and gamelan music can both reduce the intensity of rheumatoid arthritis pain in the elderly. However, warm lemongrass compresses are more effective because they contain essential oils which are useful for relieving pain, especially in joints and relaxing muscle spasms.Suggestion: This second therapy can be applied by rheumatoid arthritis sufferers to treat pain, apart from maintaining a diet, getting enough rest and exercising regularly to maintain health. Future research should include other unstudied variables associated with rheumatoid arthritis pain. Keywords: Gamelan Music; Lemongrass Warm Compress; Rheumatoid Arthritis. Pendahuluan: Rheumatoid arthritis merupakan gangguan peradangan kronis autoimun yang sering dialami oleh lansia. Untuk mengurangi kelumpuhan dan meningkatkan kualitas hidup lansia ada 2 macam pengobatan yaitu farmakologi disease modifying anti rheumatic drugs (DMARDs) dan pengobatan non-farmakologi yaitu dengan kompres hangat serai. Pengobatan tersebut berguna untuk menghangatkan sendi, anti peradangan, dan dapat memperlancar aliran darah. Teknik relaksasi dapat menggunakan musik, musik yang digunakan yaitu musik gamelan, pada umumnya musik gamelan sinkron dengan usia dan kondisi lansia.Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas kompres hangat serai dan musik gamelan terhadap intensitas nyeri rheumatoid arthritis pada lansia di wilayah panti Werdha Melania.Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimental menggunakan pendekatan one group pretest postest Penelitian dilakukan di wilayah panti Werdha Melania dan dilaksanakan pada bulan April-Juni 2023. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 42 orang lansia yang dibagi menjadi dua kelompok yakni, 21 orang kompres hangat serai dan 21 orang musik gamelan. Teknik pengumpulan menggunakan non-probability sampling dengan metode total sampel. Terdapat dua variabel independen yaitu kompres hangat serai dan terapi musik gamelan. Variabel dependen yaitu intensitas nyeri rheumatoid arthritis.Hasil: Berdasarkan uji Wilcoxon di dapatkan hasil p-value 0.00 < 0.05 untuk kedua kelompok yaitu kompres hangat serai dan musik gamelan. Hal ini terlihat adanya perbedaan nilai rata rata sebelum dan sesudah antara kelompok kompres hangat serai 3.10 turun menjadi 1.14 dan kelompok musik gamelan 3.10 turun menjadi 1.76.Simpulan: Kompres hangat serai dan musik gamelan sama-sama dapat mengurangi intensitas nyeri rheumatoid arthritis pada lansia. Namun kompres hangat serai lebih efektif karena mengandung minyak atsiri yang bermanfaat untuk meredakan nyeri terutama bagian sendi dan merenggangkan kejang otot.Saran: Kedua terapi ini dapat diterapkan oleh penderita rheumatoid arthritis untuk menangani nyeri. Selain itu, agar penderita menjaga pola makan, istirahat yang cukup, dan olahraga rutin untuk menjaga kesehatan. Kepada penelitian selanjutnya agar menyertakan variabel lain yang belum diteliti yang berhubungan dengan nyeri rheumatoid arthritis. Kata kunci: Kompres Hangat Serai; Musik Gamelan; Rheumatoid Arthritis.
TINJAUAN PENERAPAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK PELAYANAN RAWAT JALAN POLI UMUM DI RUMAH SAKIT ALIA HOSPITAL DEPOK Utama, Timor; Andriati, Riris; Sucipto, Sucipto
EDU RMIK Jurnal Edukasi Rekam Medis Ilmu Kesehatan Vol 3, No 1 (2024): EDU RMIK: Jurnal Edukasi Rekam Medis Informasi Kesehatan
Publisher : STIKes Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam upaya untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan rekam medis, pemerintah pada akhirnya terbit PMK Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis. Melalui perubahan kebijakan tersebut, seluruh faskes di Indonesia diwajibkan menerapkan rekam medis elektronik.Tujuan Penelitian ini adalah meninjau penerapan rekam medis elektronik dalam pelayanan rawat jalan di poli umum Rumah Sakit Alia Hospital Depok. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan Teknik Non-Probability Sampling jenis Purposive Sampling Jenis penelitian ini menggambarkan keadaan subjek atau objek dalam penelitian dapat berupa orang, lembaga, masyarakat dan yang lainnya yang pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak atau apa adanya. Hasil penelitian ini menunjukan alur rawat jalan yang telah memiliki prosedur, fitur dari rekam medis elektronik di Rumah Sakit Alia Hospital Depok yang telah berjalan dengan baik dan cukup mudah digunakan, dan kendala penerapan rekam medis elektronik pelayanan rawat jalan poli umum pada kelengkapan pengisian. Rekam medis elektronik di Rumah Sakit Alia Hospital Depok membantu pelayanan kesehatan dan pengolahan data menjadi lebih efisien dan menghemat tenaga. Beberapa kendala juga terjadi saat penerapan rekam medis elektronik di Rumah Sakit Alia Hospital Depok sehingga perlu adanya monitoring dan evaluasi agar implementasi rekam medis elektronik di Rumah Sakit Alia Hospital Depok menjadi lebih baik.
Tinjauan Ketepatan Pengkodean Diagnosa Epilepsy Berdasarkan ICD-10 Di RS Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa Tahun 2023 Lestari, Santi; Andriati, Riris; Fahmi, Muhammad Hidayatul
EDU RMIK Jurnal Edukasi Rekam Medis Ilmu Kesehatan Vol 2, No 2 (2023): EDU RMIK: Jurnal Edukasi Rekam Medis Informasi Kesehatan
Publisher : STIKes Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketepatan kodefikasi berkaitan pada kepatuhan koder dalam menjalankan standar yang berlaku yang dituangkan dalam standar prosedur operasional (SPO). Untuk itu ketersediaan SPO pada pelaksanaan kodefikasi menjadi variabel penentu dalam ketepatan kodefikasi diagnosa penyakit. Kegiatan kodefikasi merupakan salah satu kompetensi tenaga perekam medis dan informasi kesehatan, hal ini terdapat dalam standar profesi perekam medis dan informasi kesehatan. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa Kabupatan Bogor. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat gambaran ketepatan pengkodeaan diagnosa epilepsy di RST Dompet Dhuafa Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa RST Dompet Dhuafa belum memiliki standar prosedur operasional kodefikasi penyakit dan tindakan. Sumber daya manusia yang melakukan kodefikasi berlatar belakang DIII Rekam medis dan sudah pernah mengikuti pelatihan kodefikasi penyakit dan tindakan berdasarsarkan ICD-10 dan ICD-9-CM.
TINJAUAN SISTEM RUJUKAN ONLINE PASIEN BPJS PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS RENGAS TAHUN 2021 UTAMA, TIMOR; ANDRIATI, RIRIS; Ambarsari, Fitri
EDU RMIK Jurnal Edukasi Rekam Medis Ilmu Kesehatan Vol 1, No 1 (2022): EDU RMIK: Jurnal Edukasi Rekam Medis Informasi Kesehatan
Publisher : STIKes Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTOnline referral is a tiered referral digitization process that is given to patients or the public to get the convenience and certainty of participants in obtaining health services at hospitals or advanced referral health facilities. The existence of an online referral system can minimize patient registration queues, avoid crowds in waiting rooms and direct contact with officers at health service facilities so as to minimize the transmission of COVID-19 for patients and health workers. This study aims to determine the effectiveness of the BPJS Patient Online Referral System during the Covid-19 Pandemic at the Rengas Health Center in 2021. The type of research used is qualitative with an analytical descriptive approach. Data collection with checklist sheets and interview guidelines. The subject of this research is the Implementation of the BPJS Patient Online Referral System and the object of this research is the online referral SOP and the patient online referral service flow. The results of this study show that in the service of the online referral system at the Rengas Health Center, there is an SOP that regulates BPJS patient referrals but has not been updated since 2017 and there is no special SOP that regulates the online referral system for BPJS patients during the covid pandemic. Referral health services are in accordance with the flow set out in the referral SOP. The online referral system has not been effective because there are still several obstacles, including network constraints, the low understanding of referral patients, incomplete patient data, and during the covid-19 pandemic the puskesmas is quite difficult to refer patients to advanced health facilities. Suggestions for referral SOPs at existing Rengas Health Centers need to be updated according to current conditions and specially made SOPs that regulate the online referral system for BPJS patients during the covid-19 pandemic. The Rengas Health Center must continue to maintain and continue to improve the referral system services that are already running well. Furthermore, the Rengas Health Center must conduct training for online referral officers in order to minimize the occurrence of human error by officers, strengthen the network system. Furthermore, educating the community in their working areas regarding the online referral system, both the flow and the completeness of the data needed in the referral process and during the covid-19 pandemic, Rengas Health Center should still comply with health protocols in referring patients and the South Tangerang City Health Office should provide a hospital dedicated to referral purposes for non-covid-19 patients.ABSTRAKLatar Belakang : Rujukan online merupakan proses digitalisasi rujukan berjenjang yang diberikan kepada pasien atau masyarakat untuk mendapatkan kemudahan serta kepastian peserta dalam memperoleh pelayanan kesehatan dirumah sakit atau fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut. Dengan adanya sistem rujukan online dapat meminimalisir antrean pendaftaran pasien, menghindari kerumunan di ruang tunggu serta kontak langsung dengan petugas di fasilitas pelayanan Kesehatan sehingga dapat meminimalisir penularan covid-19 bagi pasien dan tenaga Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Sistem Rujukan Online Pasien BPJS pada Masa Pandemi Covid-19 di Puskesmas Rengas Tahun 2021. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik. Pengambilan data dengan lembar cheklist dan pedoman wawancara. Subjek penelitian ini adalah Pelaksanaan Sistem Rujukan Online Pasien BPJS serta objek penelitian ini adalah SPO rujukan online dan alur pelayanan rujukan online pasien. Hasil penelitian ini menunjukkan Dalam pelayanan sistem rujukan online di Puskesmas Rengas sudah tersedia SPO yang mengatur tentang rujukan pasien BPJS namun belum diperbarui sejak 2017 dan tidak dibuatkan secara khusus SPO yang mengatur tentang sistem rujukan online pasien BPJS pada masa pandemi covid. Pelayanan kesehatan rujukan sudah sesuai dengan alur yang tertuang dalam SPO rujukan. Sistem rujukan online belum efektif karena masih terdapat beberapa kendala antaralain kendala pada jaringan, masih rendahnya pemahaman pasien rujukan, ketidaklengkapan data pasien, dan selama pandemi covid-19 pihak puskesmas cukup sulit pada saat akan merujuk pasien ke fasilitas kesehatan tingkat lanjutan. Saran untuk SPO rujukan di Puskesmas Rengas yang sudah ada perlu diperbarui kembali disesuaikan dengan kondisi terkini dan dibuatkan secara khusus SPO yang mengatur tentang sistem rujukan online pasien BPJS pada masa pandemi covid-19. Puskesmas Rengas harus terus mempertahankan dan terus meningkatkan pelayanan sistem rujukan yang sudah berjalan dengan baik. Selanjutnya Puskesmas Rengas harus melakukan pelatihan kepada petugas rujukan online agar meminimalisir terjadinya human error oleh petugas, melakukan penguatan pada sistem jaringan. Selanjutnya melakukan edukasi kepada masyarakat diwilayah kerjanya terkait sistem rujukan online baik alurnya maupun kelengkapan data yang dibutuhkan dalam proses rujukan dan selama pandemi covid-19 sebaiknya Puskesmas Rengas tetap mematuhi protokol kesehatan dalam merujuk pasien serta Dinkes Kota Tangerang Selatan sebaiknya menyediakan satu Rumah Sakit yang dikhususkan untuk tujuan rujukan pasien non covid-19.
Co-Authors Agit Prawida Agung Dewantoro Agustin, Amelia Ahmad Mukhlis Handono Aisyah Aisyah Ajat Sudrajat Alita, Dini Arum Ambarsari, Fitri Amelia Nurul Hakim Andini Restu Marsiwi Andiyan Andiyan Andiyan Andriyani Rahmah Fahriati Anggraini, Monika Sari Anisa, Fitri Nur Annisa Amalia Hanifa Aripin Aripin Asep Hidayat Astuti, Heny Aulia, Gina AWABIN, MUHAMMAD BUKATORI Ayamah, Ayamah Ayatun Fil Ilmi Beti Rianti Bheta Sari Dewi BIMA BIMA, BIMA Deden Gumilar Nugraha Desy Darmayanti Devi Novita Indriyani Dewi Fitriani DEWI FITRIANI Dewi Yulianti Dewi, Bunga Arista Dian Karoseri Fahmi, Muhammad Hidayatul Faizah Tafdhiila Fauziah, Hani Fenita Purnama Sari Indah Ferdhani, Felinda Putri Firdha Senja Maelaningsih FIRGIANTI, REZA Frili, Frili Gama Bagus Kuntoadi Gina Aulia Gita Ayuningtyas Holidah Holidah Humaira Fadhilah Husniati, Siti Ika Rohmawati Kasumawati, Frida Khairunnisa, Firyal LESTARI, SANTI Lilis Minarsih Lilis Suryani Butar Butar Listiana, Ida Liza Puspa Dewi Lukman Handoyo MAIRIZA, SANTI Marta Desri Ayu Maulina, Fresty Cahya Muh Firman Yudiatma Mutiara, Ayu Indah Ni Bodro Ardi Nur Hasanah Nur Sakinah Nurwulan Adi Ismaya Nuzulia, Lulu’il Laila Oktavani, Elisa Prakasa, Juansah Satya Pratama, Defi Anggara Pratama, Yusuf Apriliyansyah Pratama PUJI LESTARI Puji, Lela Kania Rahsa Purwadiansyah, Anggie Ellen Puspita, Ratumas Ratih Rachmaniah, Dini Rahayu, Safitri Rahayu, Savitri Rahmi Junaida Ramdan, Raka Fahri Rani Aprilia Simamora Renti Yunita Rina Kartikasari Rita Dwi Pratiwi Sania, Sania Sari Anggraini, Monika Septiana, Diah Ayu Setianti Haryani Sheli, Sheli Siti Novy Romlah Sriwulan Ayuningtyas Sucipto Sucipto Sudi Dewi Asih Kusumawati Suny Koswara Rahajeng Timor Utama TITA HARDIANTI Tri Okta Ratnaningtyas Trisutrisno, Dedi Unayah, Maelia Uswatun Hasanah Uswatun Hasanah Utama, Mahfuj Putra Utami, Rahayu Budi Utari Kusumawati Veri, Veri Yanuar, Muhammad Cahyadi Yulia Dwi Fatmawati Yuliastuti Yuliastuti