Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Forum Anak Desa Talawi Hilie (Fatih) Sebagai Pelopor Dan Pelapor Dalam Pemenuhan Hak-Hak Lisa Putriani; Mohamad Allzis; Arifin Ilham; Juan Riski Setiawan; Clara Purti Fadilla; Tengku Sakinah Handriah
Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM) Vol 2 No 4 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Forum Anak Desa Talawi Hilie (FATIH) is a child participation platform at the village level aimed at ensuring the fulfillment of children’s rights and providing space for children to act as pioneers and reporters (2P) in village development. This activity aims to explore the roles, challenges, and contributions of FATIH in realizing a child-friendly village. The method used in this activity is a qualitative approach through direct interviews with the FATIH mentor. This approach was chosen to obtain in-depth and contextual information about the forum’s activities, the support it receives, and the mentor’s perspective on children’s participation in the village. The results of this activity indicate that FATIH has been actively implementing various programs that support child protection and empower children as agents of change. However, continuous support from the village government, the community, and related stakeholders is still needed to optimize the role of the child forum.
Gambaran Kesiapan Menikah Pada Calon Pengantin di Kecamatan Pariaman Tengah Ananda, Arrivalona Rahma; Putriani, Lisa; Syukur, Yarmis; Sukmawati, Indah; Putra, Ade Herdian
Counseling and Humanities Review Vol 5, No 1 (2025): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001270chr2025

Abstract

Pernikahan merupakan salah satu sarana untuk mencapai kebahagiaan. Namun, tidak semua pernikahan dapat berjalan dengan harmonis, salah satunya disebabkan oleh kurangnya kesiapan menikah pada calon pengantin. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan gambaran kesiapan menikah pada calon pengantin di Kecamatan Pariaman Tengah. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan jenis data interval dan sumber data primer. Instrumen  yang digunakan yaitu skala kesiapan menikah yang diadopsi dari penelitian Putriani, (2015) yang telah teruji validitas serta reabilitas yang memadai dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar  0.931. Berdasarkan pengolahan data instrumen kepada 60 orang calon pengantin di Kecamatan Pariaman Tengah menunjukkan secara keseluruhan kesiapan menikah calon pengantin berada pada kategori tinggi dengan persentase sebesar 48,3%. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas calon pengantin telah memenuhi sebagian besar aspek kesiapan menikah sebagaimana yang telah dirumuskan oleh Duvall dan Miller (1985). Namun, masih terdapat calon pengantin yang berada pada kategori sedang. Oleh karena itu, diperlukan pelayanan Bimbingan dan Konseling untuk membantu calon pengantin agar memiliki kesiapan menikah yang matang.
Perbedaan Kemandirian Remaja Ditinjau dari Pola Asuh Orang Tua pada Siswa SMA N 1 Baso Hayuni, Syelmi; Putriani, Lisa; Sukma, Dina; Yendi, Frischa Meivilona
Counseling and Humanities Review Vol 5, No 1 (2025): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001287chr2025

Abstract

Kemandirian merupakan tugas perkembangan penting pada masa remaja, namun banyak siswa masih menunjukkan ketergantungan tinggi pada orang tua. Penelitian ini bertujuan menguji perbedaan kemandirian remaja berdasarkan pola asuh orang tua (otoriter, autoritatif, permisif) pada siswa SMA N 1 Baso. Metode kuantitatif komparatif dengan teknik stratified random sampling digunakan pada 215 siswa. Instrumen meliputi skala kemandirian (? = 0,727) dan skala pola asuh (? = 0,811). Analisis One Way ANOVA menunjukkan perbedaan signifikan (F = 20,960, p < 0,001), dengan kemandirian tertinggi pada pola asuh autoritatif (64,6%), diikuti otoriter (53,9%) dan permisif (58,3%). Temuan ini menegaskan pentingnya pola asuh autoritatif untuk mendukung kemandirian remaja, dengan implikasi pada layanan bimbingan dan konseling di sekolah.
Self-Esteem Remaja Broken Home Ditinjau dari Jenis Kelamin Liwa, Salsha Nadilla; Handayani, Puji Gusri; Taufik, Taufik; Putriani, Lisa; Putra, Ade Herdian
Counseling and Humanities Review Vol 5, No 1 (2025): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001277chr2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat self-esteem siswa laki-laki dan perempuan dari keluarga broken home di SMP Negeri 12 Padang serta menguji perbedaan signifikan antar keduanya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif komparatif dengan skala Likert berdasarkan empat aspek self-esteem menurut Coopersmith (power, significance, virtue, competence) melalui 40 item pernyataan dan total sampel 51 siswa. Hasil menunjukkan secara umum tingkat self-esteem siswa laki-laki berada pada kategori tinggi (75,83%), demikian pula siswa perempuan (75,28%). Pada siswa laki-laki aspek virtue dan competence lebih menonjol, sedangkan siswa perempuan didominasi aspek virtue. Aspek power dan significance masih menjadi tantangan bagi kedua kelompok. Uji beda menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antara tingkat self-esteem siswa laki-laki dan perempuan. Temuan ini mengindikasikan bahwa jenis kelamin tidak memengaruhi tingkat self-esteem siswa broken home di SMP Negeri 12 Padang sehingga intervensi guru BK sebaiknya menitikberatkan pada penguatan aspek power dan significance. Sekolah diharapkan mengembangkan program konseling kelompok dan kegiatan pembinaan kepercayaan diri menyeluruh yang berkelanjutan dan berbasis kekuatan siswa aktif.
Description of Fear of Missing Out (FoMO) in Students and Implications for Guidance and Counseling Khairunnisa, Azizah; Putriani, Lisa; Taufik, Taufik; Adlya, Soeci Izzati; Putra, Ade Herdian
International Journal of Applied Counseling and Social Sciences Vol 6, No 01 (2025): International Journal of Applied Counseling and Social Sciences
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0051280ijaccs

Abstract

The phenomenon of Fear of Missing Out (FoMO) has become increasingly relevant among adolescents due to the increased use of social media. FoMO refers to a psychological condition characterized by anxiety and fear of missing out on information or experiences that others may have, especially online. This study aims to explore the level of FoMO in high school students and its implications for guidance and counseling services. The approach used was a quantitative method with descriptive analysis. The study sample was obtained through stratified random sampling, with 262 students at SMA Negeri 3 Padang as respondents. Data analysis was conducted descriptively using Microsoft Excel and SPSS. The results revealed that 46.18% of students experienced moderate levels of FoMO. This study contributes novelty by examining FoMO in high school students, an age group vulnerable to the influence of social media. These findings suggest the need for significant guidance and counseling interventions to help reduce FoMO among students. Future research is encouraged to expand this study by examining FoMO in relation to other variables.
Gambaran Stres Akademik pada Mahasiswa Tingkat Akhir: Analisis Aspek Biologis dan Psikososial Berdasarkan Gender Zalma, Amylia; Yendi , Frischa Meivilona; Netrawati, Netrawati; Putriani, Lisa
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i4.2574

Abstract

Stres akademik merupakan fenomena umum yang dialami mahasiswa tingkat akhir, terutama saat menghadapi skripsi, ujian komprehensif, dan tuntutan transisi menuju dunia kerja. Kondisi ini dapat menimbulkan gangguan biologis, psikologis, emosional, maupun perilaku, sehingga penting untuk dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat stres akademik mahasiswa akhir Universitas Negeri Padang ditinjau dari aspek biologis dan psikososial, serta menganalisis perbedaan berdasarkan jenis kelamin. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 382 mahasiswa angkatan 2021 yang dipilih melalui proportional random sampling. Instrumen berupa kuesioner skala likert yang disusun berdasarkan teori stres akademik mencakup dimensi biologis, kognitif, emosional, dan perilaku. Instrumen telah diuji validitas dan reliabilitas dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,902. Data dikumpulkan secara daring dan luring, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji independent sample t-test dengan bantuan SPSS versi 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum tingkat stres akademik mahasiswa akhir berada pada kategori sedang (54,45%). Dilihat dari dimensinya, stres biologis dominan berada pada kategori rendah, sedangkan aspek kognitif, emosional, dan perilaku cenderung berada pada kategori sedang. Analisis perbedaan berdasarkan jenis kelamin menunjukkan adanya perbedaan signifikan, di mana mahasiswa laki-laki memiliki tingkat stres lebih tinggi dibandingkan mahasiswa perempuan. Kesimpulannya, stres akademik pada mahasiswa akhir merupakan fenomena yang nyata dan perlu mendapatkan perhatian serius. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya layanan bimbingan dan konseling di perguruan tinggi, khususnya melalui layanan informasi, konseling individual, dan bimbingan kelompok untuk membantu mahasiswa mengelola stres akademik secara adaptif.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DENGAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS MAHASISWA Ade Maharani; Lisa Putriani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i3.33372

Abstract

Early adulthood is a crucial developmental stage characterized by complex academic, social, and personal demands that can impact students’ psychological well-being. This study aims to determine the relationship between peer social support and students’s psychological well-being. The study used a quantitative approach with a correlational design with a population of 2.856 students from the Faculty of Education, Universitas Negeri Padang (FIP UNP), entering in 2023 and 2024. The study sample consisted of 351 students selected using the Slovin formula with proportional random sampling technique. Data were collected through a Likert-scale questionnaire and analyzed descriptively using Microsoft Excel and correlational analysis with SPSS. The result showed that peer social support and students’ psychological well-being were in the high category. The correlation analysis showed a positive and significant relationship between the two variables (r=0,291; p>0,05). This finding confirms that the higher the peer social support, the higher the students’ psychological well-being. Therefore, strengthening peer support programs in higher education needs to be optimized to support students’ mental health.
Are there work-family conflict differences between male and female employees? Febriani, Rahmi Dwi; Triyono, Triyono; Handayani, Puji Gusri; Yendi, Fricha Meiviolona; Putriani, Lisa; Yuca, Verlanda
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202323241

Abstract

Work and family are the most important parts of human life that cannot be easily separated. Therefore, individuals must have the ability to balance their responsibilities in work and family life to become individuals with positive and loyal behavior at work. In balancing work and family, conflicts and dilemmas often arise in determining the priorities of these two things, giving rise to a situation called work-family conflict. This research aims to (1) describe employee work-family conflict based on gender (men and women), and (2) examine differences in employee work-family conflict based on gender. This research uses quantitative research methods with a comparative descriptive research type. The research sample was 100 employees of Padang State University. The research results show that there are differences in work-family conflict between male and female employees.
Sikap remaja gen-z berlatar budaya Minangkabau terhadap perilaku seks bebas Putriani, Lisa; Handayani, Puji Gusri; Kurnia, Reni; Putra, Febri Wandha; Febriani, Rahmi Dwi
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202323405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap remaja Gen-Z berlatar belakang budaya Minangkabau terhadap perilaku seks bebas ditinjau dari aspek kognitif, afektif, dan konatif, serta menguji perbedaan sikap remaja Gen-Z berlatar belakang budaya Minangkabauterhadap perilaku seks ditinjau dari jenis kelamin. Data dikumpulkan melalui teknik simple random sampling dan didapatkan 292 remaja laki-laki dan perempuan yang tersebar di Provinsi Sumatera Barat yang berlatar belakang budaya Minangkabau. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik parametrik yaitu dengan menggunakan Paired-Sample T-test dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menjelaskan bahwa fenomena sikap remaja Minangkabau terhadap perilaku seks bebas berada pada kategori menolak. Kemudian jika dilihat dari aspek kognitif berada pada kategori menolak, aspek afektif ragu-ragu, dan aspek konatif menolak. Selanjutnya, terdapat perbedaan sikap remaja terhadap perilaku seksual bebas ditinjau dari jenis kelamin, dimana remaja laki-laki cenderung lebih menerima perilaku seks bebas dibandingkan dengan remaja perempuan. Oleh karena itu, berdasarkan temuan penelitian ini, diharapkan kerjasama dengan berbagai pihak baikorangtua, guru di sekolah dan masyarakat dalam hal menumbuhkan pemahaman berbudaya Minangkabau pada remaja agar terhindar dari bahaya dari seks bebas.
Peningkatan Kompetensi Guru BK dalam Edukasi Pencegahan Pelecehan Seksual Remaja Melalui Pelatihan Pemanfaatan Canva di Kota Payakumbuh Nurfarhanah, Nurfarhanah; Cusinia, Azahra Hardi; Febriani, Rahmi Dwi; Putriani, Lisa; Zahri, Triave Nuzila; Sukmawati, Indah; Maharani, Violanisa
PORTAL RISET DAN INOVASI PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 1 (2025): DECEMBER
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/prima.v5i1.2010

Abstract

Digital literacy has become an essential competency for Guidance and Counseling teachers in the era of educational technology. BK teachers are expected to utilize digital media to educate students in a communicative, creative, and contextual manner. This community service program aimed to enhance the competencies of secondary school BK teachers in Payakumbuh City in using Canva as an educational medium for preventing sexual harassment among adolescents. The activity was conducted on August 9, 2025, at the Payakumbuh City Education Office by a team of lecturers and students from the Guidance and Counseling Professional Education Program, Faculty of Education, Universitas Negeri Padang (FIP UNP), as part of the Program Integrasi Prodi dan Nagari (PIPN). A total of 38 BK teachers participated in the hands-on training, which resulted in five digital posters themed on sexual harassment prevention. The activity results showed significant improvement in three aspects: technical skills in designing with Canva, internalization of moral values such as respect for personal boundaries and consent, as well as the ability to convert preventive counseling messages into visual media that is attractive and contextual for adolescents. This activity effectively strengthened the dual role of guidance and counseling teachers as skilled digital literacy agents while simultaneously protecting students through visual campaigns in schools, aligned with national policies on sexual violence prevention.
Co-Authors Abdussalam, Hazel Achyar, Novriyanti Ade Herdian Putra Ade Maharani Adnan Arafani Afdal Afdal Afdal Afdal, Afdal Afdhal Afdhal Ahmad Syauqi Alfathany Ananda, Arrivalona Rahma Annisa Febriadmi Candra Aprisi, Sherly Arifin Ilham Azmatul Khairiah Sari Azmatul Khairiah Sari Betran Esa Ramadan Clara Purti Fadilla Cusinia, Azahra Hardi Daharnis Daharnis Dedy Kurniady Dia Rahmadani Dina Sukma farhan arif rahman Farhan Ramadhan Febriani, Rahmi Dwi Fikri, Miftahul Firdha Ainil Hakim Fitri Aini Frischa Meivilona Yendi Friskha Hapsari Fuad, Zulmar Ghina Azelia Rahma Gumi Langerya Rizal Gustina Erlianti Handani, Tri Hariko, Rezki Hayuni, Syelmi Herman Nirwana Ifdil Ifdil Intan Zulian Apri Istiqamah Ridhati Juan Riski Setiawan Khairunnisa, Azizah Khoirunnisa Heristin Lia Mita Syahri Liwa, Salsha Nadilla Maharani, Violanisa Marjohan Marjohan Mawarda Zaimi Melany Hapiza Warfi Simamora Miftahul Fikri Mohamad Allzis Mualimin Ramadhan Muhammad Revo Alvarenza Muhammad Zico Nabilla Chairunnisa Amanda Nabilla Khairun Nisa Nellitawati Nellitawati Netrawati, Netrawati Neviyarni Neviyarni Ngadiman, Dyah Ayu Sakinah Nur Hidayah Nasution Nurfarhanah Nurfarhanah NURUL HIKMAH Pratiwi, Noverta Puji Gusri Handayani Putra, Ade Herdian Putra, Febri Wandha Putri Rahmadani, Putri Putri, Sri Agustina Putri, Yola Eka Rayat Ginting Reni Kurnia Riska Ahmad Sabandi, Ahmad Salsabila Nasution Setiawati Setiawati Shania Andrisa Putri Shaufi Wardana Sukmawati, Indah Syahniar Syahniar Taufik Tengku Sakinah Handriah TRIAVE NUZILA ZAHRI Triyono Triyono Triyono, Triyono Tyesa Sri Handayuni Ulandary, Ulfy Wanda Agustin Wardani, Ike Fitri Yandra, Muvi Yarmis Syukur Yendi , Frischa Meivilona Yendi, Fricha Meiviolona Yuca, Verlanda Zadrian Ardi Zalma, Amylia Zulaikha Zulaikha Zulian Fikry