Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Hubungan Kontrol Diri dengan Perilaku Hedonisme Mahasiswa dalam Menggunakan Marketplace Rahmadani, Putri; Yendi, Frischa Meivilona; Sukma, Dina; Putriani, Lisa; Handayani, Puji Gusri
Current Issues in Counseling Vol 4, No 1 (2024): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/01006cic

Abstract

A phenomenon that is currently occurring among teenagers, especially students, is hedonism behavior. One factor that can influence hedonism behavior is self-control. The lack of self-control possessed by students is the cause of hedonism behavior. The aim of this research is to determine the relationship between self-control and students' hedonism behavior in using the marketplace. This research is a type of descriptive and correlational quantitative research. The results of this study show that (1) self-control is in the medium category (57.34%), (2) hedonism behavior is in the medium category (84.17%), (3) The results of the correlation analysis show a negative and significant relationship between self-control (X) with hedonism behavior (Y) with a calculated r value of -0.954 with a significance level of <0.001 at a medium relationship level. Based on the research results, guidance and counseling teachers/counselors can provide assistance to prevent and overcome hedonism behavior by providing information services, individual counseling services and group guidance services.
Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya dengan Self Efficacy dalam Menyelesaikan Skripsi Abdussalam, Hazel; Putriani, Lisa; Afdal, Afdal; Nurfarhanah, Nurfarhanah
Current Issues in Counseling Vol 4, No 1 (2024): Current Issues in Counseling
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0984cic

Abstract

Selama penyusunan skripsi, mahasiswa dihadapkan pada masalah-masalah yang dapat menghambat proses penyelesaian skripsi. Hal ini maka disebabkan oleh ketidakmampuan mahasiswa merangkai kata, kesulitan menentukan topik penelitian dan kesulitan lainnya sehingga munculnya ketidakpercayaan diri yang memperlambat proses penyelesaian skripsi. Keyakinan yang dimiliki seseorang dalam melakukan sesuatu atau kemampuan menghadapi kendala yang dalam hal ini biasanya disebut self efficacy. Salah satu faktor yang mempengaruhi self efficacy mahasiswa yaitu dukungan sosial teman sebaya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dukungan sosial teman sebaya dan self efficacy dalam menyelesaikan skripsi serta hubungan dukungan sosial teman sebaya dengan self efficacy dalam menyelesaikan skripsi. Jumlah populasi penelitian adalah 200 orang mahasiswa departemen Bimbingan dan Konseling FIP UNP yang sedang menyelesaikan skripsi dan sampel penelitian adalah 68 orang mahasiswa. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket model skala likert dengan penyebaran angket online menggunakan google formulir. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan teknik analisis korelasi Product Moment dengan bantuan program SPSS versi 20.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) secara umum mahasiswa departemen Bimbingan dan Konseling FIP UNP mendapatkan dukungan sosial teman sebaya yang tinggi dengan persentase 63,08% (2) secara umum mahasiswa departemen Bimbingan dan Konseling FIP UNP memiliki self efficacy dalam menyelesaikan skripsi yang tinggi dengan persentase 54,62%, dan (3) terdapat hubungan yang signifikan positif antara dukungan sosial teman sebaya dengan self efficacy dalam menyelesaikan skripsi dengan rhitung sebesar 0,414. Berdasarkan pedoman interpretasi koefisien korelasi, dengan besar korelasi 0,414 yang berarti memiliki tingkat korelasi cukup kuat.
Sikap remaja gen-z berlatar budaya Minangkabau terhadap perilaku seks bebas Putriani, Lisa; Handayani, Puji Gusri; Kurnia, Reni; Putra, Febri Wandha; Febriani, Rahmi Dwi
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 9, No 2 (2023): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202323405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap remaja Gen-Z berlatar belakang budaya Minangkabau terhadap perilaku seks bebas ditinjau dari aspek kognitif, afektif, dan konatif, serta menguji perbedaan sikap remaja Gen-Z berlatar belakang budaya Minangkabauterhadap perilaku seks ditinjau dari jenis kelamin. Data dikumpulkan melalui teknik simple random sampling dan didapatkan 292 remaja laki-laki dan perempuan yang tersebar di Provinsi Sumatera Barat yang berlatar belakang budaya Minangkabau. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik parametrik yaitu dengan menggunakan Paired-Sample T-test dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menjelaskan bahwa fenomena sikap remaja Minangkabau terhadap perilaku seks bebas berada pada kategori menolak. Kemudian jika dilihat dari aspek kognitif berada pada kategori menolak, aspek afektif ragu-ragu, dan aspek konatif menolak. Selanjutnya, terdapat perbedaan sikap remaja terhadap perilaku seksual bebas ditinjau dari jenis kelamin, dimana remaja laki-laki cenderung lebih menerima perilaku seks bebas dibandingkan dengan remaja perempuan. Oleh karena itu, berdasarkan temuan penelitian ini, diharapkan kerjasama dengan berbagai pihak baikorangtua, guru di sekolah dan masyarakat dalam hal menumbuhkan pemahaman berbudaya Minangkabau pada remaja agar terhindar dari bahaya dari seks bebas.
Are there work-family conflict differences between male and female employees? Febriani, Rahmi Dwi; Triyono, Triyono; Handayani, Puji Gusri; Yendi, Fricha Meiviolona; Putriani, Lisa; Yuca, Verlanda
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 9, No 2 (2023): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202323241

Abstract

Work and family are the most important parts of human life that cannot be easily separated. Therefore, individuals must have the ability to balance their responsibilities in work and family life to become individuals with positive and loyal behavior at work. In balancing work and family, conflicts and dilemmas often arise in determining the priorities of these two things, giving rise to a situation called work-family conflict. This research aims to (1) describe employee work-family conflict based on gender (men and women), and (2) examine differences in employee work-family conflict based on gender. This research uses quantitative research methods with a comparative descriptive research type. The research sample was 100 employees of Padang State University. The research results show that there are differences in work-family conflict between male and female employees.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perilaku Merokok pada Siswa dan Upaya Pencegahan oleh Guru Bk Fuad, Zulmar; Putriani, Lisa
Jurnal Aplikasi IPTEK Indonesia Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/4.111145

Abstract

Penelitian ini mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku merokok di kalangan siswa SMKN 5 Padang, mengingat tingginya prevalensi merokok di kalangan remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan faktor yang mempengaruhi perilaku merokok pada  siswa di SMKN 5 Padang. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, sampel penelitian terdiri dari 201 siswa yang dipilih melalui teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan dengan skala perilaku merokok yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya (0,760) dan dianalisis menggunakan SPSS versi 29.0 dengan rumus Kolmogorov-Smirnov. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor peer attachment, stress, dan pola asuh orang tua masing-masing berada pada kategori tinggi, dengan persentase 50,75%, 70,15%, dan 69,15%. Ini menandakan bahwa perilaku merokok di kalangan siswa SMKN 5 Padang tergolong tinggi.
Efektivitas Layanan Informasi dalam Meningkatkan Kematangan Karir Siswa SMK Pratiwi, Noverta; Yendi, Frischa Meivilona; Sukma, Dina; Putriani, Lisa; Fikri, Miftahul
Counseling and Humanities Review Vol 4, No 2 (2024): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001119chr2024

Abstract

Kurangnya kematangan karir siswa disebabkan oleh sedikitnya pengetahuan siswa terkait informasi pengambilan keputusan karirnya. Siswa kesulitan dalam menentukan lanjut ke Perguruan Tinggi atau langsung bekerja sesuai dengan keahlian yang dimilikinya serta sedikitnya minat siswa terkait pilihan pekerjaan yang sesuai dengan jurusannya saat ini. Hal ini dapat diatasi melalui layanan bimbingan konseling yaitu melalui layanan informasi dengan teknik diskusi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kematangan karir siswa sebelum dan setelah diberikan layanan serta untuk mengetahui perbedaan kematangan karir siswa sebelum dan setelah diberikan layanan informasi pada siswa kelas XI PMS (Pemasaran) 3 di SMK Negeri 2 Padang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode pra-eksperimen menggunakan desain one group pretest posttest. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner (angket) dengan model skala likert dan analisis data dilakukan dengan uji-t menggunakan SPSS versi 20. Hasil pengolahan data penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan layanan informasi tingkat kematangan karir siswa berada pada kategori rendah yaitu sebesar 99,90%. Setelah diberikan layanan informasi tingkat kematangan karir siswa berada pada kategori tinggi yaitu sebesar 133,37%. Perbedaan tingkat kematangan karir siswa sebelum dan setelah diberikan layanan informasi berdasarkan uji-t didapatkan sebesar 33,89. Artinya pelaksanaan layanan informasi dengan teknik diskusi efektif digunakan dalam meningkatkan kematangan karir siswa. Maka guru bimbingan konseling di sekolah diharapkan dapat melaksanakan layanan informasi dengan teknik diskusi dan layanan lainnya yang ada pada bimbingan konseling untuk meningkatkan kematangan karir siswa.
Stres Akademik Siswa Full Day School di SMA N 1 Ampek Angkek Ridhati, Istiqamah; Putriani, Lisa
ANWARUL Vol 4 No 6 (2024): DESEMBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/anwarul.v4i6.4082

Abstract

Academic stress is a condition where there is a mismatch between school demands and students' abilities so that students are burdened by various school or academic demands. The reality in the field is that there are students who experience academic stress in following the teaching and learning process at school, plus now many schools have implemented a full day school learning system, which makes students spend more time at school. This study aims to describe the academic stress of full day school students in high school from physical responses, emotional responses and behavioral responses.This type of research is quantitative research with a descriptive approach. This research was conducted at SMA N 1 Ampek Angkek, with a population of 680 students and a sample of 282 students. Data was obtained by providing research instruments in the form of questionnaires to students. The results of the study were processed to find the percentage and then categorized according to the level of academic stress.The results of the study revealed that, first, the academic stress of SMA N 1 Ampek Angkek students was in the moderate category with a percentage of 43%. This means that SMA N 1 Ampek Angkek students have not been able to control the situation or conditions that cause stress related to academics. Second, academic stress of students related to physical responses is in the moderate category, Third, academic stress of high school students related to emotional responses is in the high category. Fourth, academic stress of high school students related to behavioral responses is in the high category. The implications in guidance and counseling services such as providing information services, individual counseling services, group guidance services and group counseling services.
Gender Differences in Self-Harm Behavior among University Students Victimized by Bullying Handayani, Puji Gusri; Hidayat, Hafiz; Putriani, Lisa; Yendi, Frischa Meivilona; Febriani, Rahmi Dwi; Sari, Azmatul Khairiah; Adlya, Soechi Izzati; Gusinia, Azzahra Hardi
Bisma The Journal of Counseling Vol. 8 No. 3 (2024): December
Publisher : Department of Guidance and Counseling, FIP, Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/bisma.v8i3.87862

Abstract

The underlying issue of this study is the increasing prevalence of bullying as a concerning social problem in education, which negatively impacts victims, including a tendency toward self-harm behavior as a maladaptive coping mechanism. This research aims to analyze self-harm behaviors among university students who are victims of bullying and to examine gender differences in these behaviors. The study employs a quantitative approach with a descriptive method. The sample comprises 261 university students who experienced bullying, selected using purposive sampling techniques. Data were collected using the Self-Harm Inventory (SHI) and analyzed descriptively and comparatively. The findings reveal that 70.93% of students exhibit low levels of self-harm behavior. However, significant gender differences were observed, with female students showing higher levels of self-harm compared to male students. This study concludes that although the majority of students fall into the low self-harm category, the moderate category requires special attention, particularly among female students. Based on these findings, it is recommended that universities adopt strategic measures to prevent bullying through both preventive and curative approaches. Recent information in this study reveals that, the implementation of effective counseling services and program interventions can be a significant effort to reduce the impact of bullying and self-harm behavior among students.
Perbedaan akademik burnout pada mahasiswa kelas internasional ditinjau dari jenis kelamin Ulandary, Ulfy; Ardi, Zadrian; Nurfarhanah, Nurfarhanah; Putriani, Lisa; Handani, Tri
Counseling and Humanities Review Vol 5, No 1 (2025): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001227chr2025

Abstract

Akademik burnout merupakan kondisi kelelahan fisik, mental, dan emosional yang berdampak pada penurunan prestasi akademik, kesehatan belajar, serta kualitas hidup mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat akademik burnout, serta mengetahui perbedaan akademik burnout antara mahasiswa laki-laki dan perempuan pada kelas internasional di Universitas Negeri Padang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitiann dekriptif komperatif. Sampel pada penelitian ini berjumlah 248 dengan 68 laki-laki dan 180 perempuan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. Teknik analisis data yang digunakan  uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa akademik burnout mahasiswa kelas internasional secara keseluruhan berada pada kategori sedang (60,08%). Pada hasil uji-test terdapatnya perbedaan akademik burnout mahasiswa pada kelas internasional laki-laki dan perempuan dengan tarif signifikan p= 0,000 dimana lebih kecil dari 0,05, dilihat dari distribusi frekuensi antara laki-laki dengan kategori rendah (54,41%) dan perempuan dengan kategori sedang (66,11%), walaupun ada perbedaan, tetapi tidak terlalu mencolok secara praktis.
Paradoks phubbing dan nomophobia siswa dalam tinjauan bimbingan konseling Putri, Sri Agustina; Hariko, Rezki; Mahaly, Sawal; Putriani, Lisa
Counseling and Humanities Review Vol 5, No 1 (2025): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001221chr2025

Abstract

Perkembangan teknologi informasi turut memberikan dampak negatif terhadap kualitas interaksi dan komunikasi antar individu melalui kemunculan perilaku phubbing. Penelitian terdahulu menunjukkan pengaruh negatif perilaku phubbing terhadap perkembangan siswa, terutama penurunan prestasi belajar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perilaku phubbing siswa dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dan pendekatan deskriptif. 400 siswa SMAN 1 Kota Solok pengguna smartphone lebih dari 5 jam per hari dipilih sebagai responden penelitian menggunakan teknik proporsional random sampling. Data dikumpulkan melalui pendistribusian instrumen Generic Scale of Phubbing (GSP) versi bahasa Indonesia (Isrofin, 2020). Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dengan mempertimbangkan nilai kecenderungan pemusatan dan penyebaran data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum perilaku phubbing siswa berada pada kategori rendah. Namun demikian, terdapat beberapa aspek yang masih berada pada kategori sedang, salah satunya yaitu nomophobia. Dengan demikian, meskipun secara umum siswa tidak menampilkan perilaku phubbing, namun masih terdapat kecenderungan nomophobia yang cukup besar. Diperlukan penyelenggaraan layanan bimbingan dan konseling untuk memelihara kondisi positif siswa yang tidak menunjukkan perilaku phubbing, dan upaya terapeutik terhadap kondisi nomophobia siswa. Pembahasan fokus pada salah satu aspek perilaku phubbing yaitu nomophobia, serta implikasi terhadap pelayanan bimbingan dan konseling.