Claim Missing Document
Check
Articles

KOMUNIKASI INSTRUKSIONAL GURU DAN SISWA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN INKLUSI Nuryani, Nuryani; Hadisiwi, Purwanti; Karimah, Kismiyati El
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.204 KB) | DOI: 10.24198/jkk.v4i2.6134

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi komunikasi guru padasiswa ABK di SMK Balai Perguruan Putri Bandung, bagaimana komunikasi instruksional yang dilakukan guru pada siswa ABK di SMK BPP, dan mengapa sekolah memilih untuk melaksanakan komunikasi pembelajaran yang menggabungkan siswa ABK dan nonABK. Penelitian ini menggunakan tradisi studi kasus dengan metode kualitatif serta menggunakan beberapa teori yang melandasi penelitian yakni teori interaksi simbolik dan teori konvergensi simbolik. Kesimpulan penelitiaan ini adalah 1) beberapa faktor yang mempengaruhi pelaksanaan komunikasi pembelajaran di antaranya kompetensi guru, kesiapan siswa, dan dukungan lingkungan sekolah. Termasuk juga dukungan orang tua dan pendamping. 2) Komunikasi pembelajaran dilaksanakan dalam dua saluran yakni komunikasi pembelajaran di depan kelas dan komunikasi individual antara guru dan siswa. Teknik yang digunakan mulai dari ceramah, tanya jawab, diskusi, demonstrasi, dan juga tutor sebaya. Bahasa verbal dan nonverbal digunakan seperti raut muka ekspresif, suara lantang, artikulasi jelas, gaya tubuh dan bahasa tubuh ekspresif, disertai dengan sentuhan, belaian, tatapan mata. 3) Alasan yang melatar belakangi penyelenggaraan komunikasi instruksional yang menggabungkan siswa ABK dan nonABK di SMK BPP Bandung dilakukan demi kepentingan tiga pihak, yakni siswa ABK, organisasi, serta siswa non ABKDOI: 10.24198/jkk.Vvol4n2.4
POLA RETORIKA RIDWAN KAMIL DALAM TWITTER EL KARIMAH, KISMIYATI; ERLANDIA, RUMAWAN; RAHMA, TALITHA NINDIA
Prosiding Magister Ilmu Komunikasi Buku A- Komunikasi Publik Dan Dinamika Masyarakat Lokal
Publisher : Prosiding Magister Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.303 KB)

Abstract

Ridwan Kamil adalah Walikota Bandung yang terpilih karena kampanye melalui media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola retorika Ridwan Kamil dalam twitter @RidwanKamil dalam menyampaikan pesan. Alat analisis yang digunakan adalah lima canon retorika dari Cicero. Unit analisis penelitian ini adalah lima tagar yang sering digunakan oleh Ridwan Kamil selama satu tahun terhitung dari Oktober 2014 sampai Oktober 2015, yaitu #PersibDay sebanyak 15 tweet, #ReboNyunda 14 tweet, #Alun 9 tweet, #BDGteknopolis 24 tweet, dan #haturnuhun 19 tweet. Metode dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis retoris yang dapat digunakan untuk menganalisis pola retorika Ridwan Kamil baik dalam bentuk pidato maupun yang menggunakan media massa. Hasil penelitian ini memperlihatakan pada canon invention Ridwan Kamil memilih topik yang relevan dengan posisinya sebagai walikota. Untuk canon arrangement hanya terlihat pada tagar tweet berseri yaitu pada tagar #Alun dan #BDGteknopolis. Pada canon style penggunaan pronomina persona (kata ganti orang) hadir dengan pola yang konsisten dalam membedakan topik formal dan non-formal, selain itu terdapat penggunaan alat-alat retorika. Selanjutnya pada canon memory terdapat penggunaan visual yang hadir dalam setiap tagar. Terakhir dalam canon delivery media yang digunakan adalah twitter yang diakui Ridwan Kamil memiliki peran yang besar sebagai media personalnya. Simpulan dari penelitian ini adalah penggunaan pronomina persona hadir secara konsisten dalam kelima tagar yang menjadi ciri khas retorika Ridwan Kamil dalam twitternya. Saran dalam penelitian ini adalah penggunaan twitter dapat dilakukan untuk merespon isu yang beredar di masyarakat secara efektif dibandingkan dengan media lainnya
ETIKA KOMUNIKASI DI MEDIA SOSIAL Wahyudin, Uud; Karimah, Kismiyati El
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.658 KB)

Abstract

Perkembangan proses berkomunikasi di media sosial belakangan ini mengarah pada proses komunikasi yang menimbulkan kegaduhan publik dan merugikan pihak tertentu. Tren yang berkembang dalam proses komunikasi di media sosial terlihat dari begitu mudah orang menumpahkan amarah tanpa memikirkan perasaan orang lain, caci maki alias cyber bullying, saling menghujat, saling mencela, penyumbang pecahnya konflik, memojokkan dan menghakimi orang lain, dan lain-lain. Tampak jelas bahwa telah terjadi krisis etika berkomunikasi melalui media sosial. Media sosial sebaiknya dapat menjadi wahana untuk mendudukkan proses dialog yang sehat dalam berkomunikasi agar terwujud harmonisasi. Media sosial sejatinya menempatkan proses dialog yang memberikan ruang atas semakin meningkatnya kesejahteraan sebuah komunitas masyarakat sekaligus menjadi platform dalam rangka menciptakan diseminasi gagasan secara rasional dan menyejukkan. Dengan demikian, diperlukan kajian etika komunikasi untuk mencari standar etika apa yang harus digunakan oleh komunikator dan komunikan dalam menilai di antara teknik, isi dan tujuan komunikasi di media sosial. Kata kunci: Media sosial, krisis etika, Etika Komunikasi, diseminasi gagasan.
EVALUASI MODEL KOMUNIKASI PEMASARAN KOPERASI DALAM UPAYA PENGUATAN KELEMBAGAAN EKONOMI MASYARAKAT Studi Kasus Pengembangan Model Komunikasi Pemasaran Koperasi Petani Cabai di Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat Ilham Gemiharto; Duddy Zein; Kismiyati El Karimah
Manajemen Komunikasi Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Manajemen Komunikasi Vol. 1 No.1 Otober 2016
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (825.705 KB) | DOI: 10.24198/jmk.v1i1.10062

Abstract

Tulisan ini membahas hasil penelitian mengenai pengembangan model komunikasi pemasaran bagi koperasi sebagai upaya penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat dengan mengambil studi kasus pengembangan model komunikasi pemasaran koperasi petani cabai di Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat. Tulisan ini bertujuan untuk menunjukkan bagaimana evaluasi model komunikasi pemasaran yang dilakukan terhadap lembaga ekonomi masyarakat seperti koperasi dapat memberikan solusi alternatif yang lebih baik dalam upaya penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat.Sektor pemasaran bagi lembaga koperasi yang memiliki usaha produksi dalam bidang pertanian merupakan  sektor yang vital untuk dapat terus berkembang. Dari hasil evaluasi yang dilakukan ditemukan beberapa faktor yang menyebabkan tertinggalnya badan usaha koperasi dibandingkan perusahaan lainnya jika dilihat dari aspek pemasarannya. Diantaranya adalah biaya pengolahan bahan baku yang relatif tinggi sedangkan harga penjualan rendah, kualitas barang produksi yang dihasilkan masih rendah, barang hasil produksi kurang dikenal pasar karena kurangnya promosi,  rendahnya pemahaman pengurus koperasi dalam informasi pasar,  belum menerapkan teknik pemasaran yang efektif, dan daerah pemasarannya masih bersifat lokal dan belum mampu bersaing di pasar regional atau nasional.Penelitian ini mencoba mengevaluasi model komunikasi pemasaran yang selama ini dijalankan oleh koperasi sebagai suatu lembaga ekonomi masyarakat.  Dengan mengambil studi kasus dari koperasi petani cabai di Kabupaten Garut, melalui penelitian ini dikembangkan suatu model komunikasi pemasaran yang lebih memadai bagi koperasi yang bergerak dalam usaha produksi pertanian dan mengandalkan kemajuan usahanya dalam bidang pemasaran hasil produksi.Kata kunci: komunikasi pemasaran, model komunikasi pemasaran, koperasi produksi, penguatan lembaga ekonomi, Kabupaten Garut.     
Internalisasi Nilai-Nilai Keagamaan dalam Membentuk Komunikasi Keluarga Islami di Era Digital Ditha Prasanti; Kismiyati El Karimah
INFERENSI: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 12, No 1 (2018)
Publisher : State Institute of Islamic Studies (IAIN) Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/infsl3.v12i1.195-212

Abstract

Family communication is a communication process experienced by every individual in the life of his family. Every good family will want to provide the best education and care for their children. It even manifests itself based on religious values in the family communication process. Religion is certainly the main foundation, not only in family communication, but in every aspect of human life. In this digital era, every family also has its own way in building religious values that are established through the process of family communication islamic. Therefore, the authors raised this research with the title "Internalization of Religious Values in Shaping Islamic Family Communications in the Digital Era". In this study, the authors use qualitative research method of case study. The data collection techniques used are participatory observation, in-depth interviews, and documentary tracking from various related sources. The result of the research shows that there is an effort to internalize religious values in shaping the Islamic family communication in this digital era which consists of: (1) The role of parent as communicator, very dominant in the pattern of family communication that is Islamic; (2) religious values embedded in Islamic families through the context of verbal and non verbal messages, ranging from education, health, association, and Islamic lifestyle; (3) The existence of social media use Whatsapp Group in spreading the message containing religious values to other family member
Pencarian Informasi Dakwah Islam melalui Media Online Pada Masa Pandemi COVID-19 bagi Komunitas Muslim Ditha Prasanti; Kismiyati El Karimah
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 18, No 3 (2020)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v18i3.4000

Abstract

Masa pandemi COVID-19 menjadikan individu memanfaatkan media sosial untuk mencari informasi terbaru, namun banyak informasi yang diperoleh tentang COVID-19 yang meresahkan. Tujuan penelitian ini untuk 1) mengetahui alasan pencarian informasi dakwah islami melalui media online pada masa pandemi COVID-19, 2) mengungkapkan dampak masa pandemi COVID-19 bagi pencarian informasi dakwah islami bagi komunitas remaja muslim X, 3) mengetahui proses pencarian informasi dakwah islam yang dilakukan komunitas remaja muslim X melalui media online. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus COVID-19, dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur, observasi, dan wawancara mendalam dengan komunitas remaja muslim di Bandung. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa: 1) alasan pencarian informasi dakwah islam berawal dari adanya  kebanjiran informasi tentang pandemi COVID-19 sehingga mendorong komunitas tersebut untuk mencari solusinya, 2) dampak masa pandemi COVID-19 menyebabkan komunitas remaja muslim aktif dan selektif dalam pencarian informasi dakwah islam melalui media online, 3) proses pencarian informasi dakwah islam tersebut mulai dari mengelompokkan kebutuhan, membuat jadwal dan kelompok diskusi online, menggunakan wadah atau platform diskusi online seperti Google Meet, Zoom Meeting, dan WA Video Call. Masa pandemi COVID-19 telah mendorong komunitas tersebut tetap aktif dalam pencarian informasi dakwah Islam. Substansi penelitian ini memberikan kontribusi berupa rekomendasi kebijakan baru para remaja dalam mencari informasi melalui media online harus selektif agar tidak merugikan lainnya.
Communication Process in Field Trip as a Learning Method for PAUD Children in Bandung Ditha Prasanti; Kismiyati El Karimah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i1.912

Abstract

This article is the result of research conducted by the author at one of the Foundation for Early Childhood Education (ECE) in the city of Bandung. Starting from the hectic variety of field trip activities organized by each PAUD institution, there were complaints from parents of students regarding funds that had to be spent if the field trip was out of town, and other pros and cons in aspects of PAUD children's learning methods. The results of the research conducted show as follows: 1) field trip activities as an effective learning method used by teachers in the gross motor learning process in the PAUD; 2) the communication process carried out in field trip activities consists of communicator aspects, messages given, and the media used , and the result or effect in the field trip.
PRESERVASI KEARIFAN LOKAL DALAM KOMUNIKASI TERAPEUTIK BAGI KELUARGA PERKOTAAN (Studi Kasus tentang Tanaman Obat Keluarga (Toga) sebagai Preservasi Kearifan Lokal dalam Komunikasi Terapeutik bagi Keluarga Perkotaan) Ditha Prasanti; Kismiyati El Karimah
REFORMASI Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.125 KB) | DOI: 10.33366/rfr.v7i2.737

Abstract

Abstrak: Tanaman Obat Keluarga (Toga) adalah tanaman yang dibudidayakan serta sebagai obat rumahan. Intinya, tanaman obat ini biasa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, termasuk kebutuhan untuk mengatasi masalah kesehatan secara tradisional (obat-obatan terlarang) sebagai upaya kesehatan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Tanaman Obat Keluarga sebagai pelestarian kearifan lokal dalam komunikasi terapeutik keluarga perkotaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Penentuan informan menggunakan purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak lima orang. Pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelestarian kearifan lokal dalam komunikasi terapeutik keluarga perkotaan adalah menggunakan tanaman obat. Pelestarian kearifan lokal dalam komunikasi terapeutik bagi keluarga perkotaan ini dilakukan dengan cara: (1) Budidaya Tanaman Obat Keluarga bagi keluarga perkotaan; (2) Penggunaan Tanaman Obat Keluarga dalam proses komunikasi terapeutik untuk mengatasi rasa sakit anggota keluarga perkotaan; (3) Tanaman Obat Keluarga yang digunakan dalam komunikasi terapeutik keluarga perkotaan adalah untuk mengobati gejala yang umum, seperti: demam, batuk, sakit perut, dan gatal. Kata Kunci: Pelestarian, Kearifan Lokal, Komunikasi Terapeutik.
MEDIA LITERACY LEARNING FOR CHILDREN SCHOOL IN BANDUNG Agus Setiaman; Kismiyati El Karimah; Dadang Sugiana
-
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.543 KB)

Abstract

The presence of media in the midst of human life certainly had an impact on our behavior patterns, either in the form of understanding, mental attitudes, as well as concrete actions. In every use of the media must be contained messages or accompanying information and consciously accepted by its users, which in turn will affect their behavior. This study aims to identify and obtain an overview about media literacy study conducted in the Junior High School. The method used in this research is qualitative method with case study approach. While the theory used in this research is the theory of the Media Literacy by Potter. The results of this study found that basically media literacy is an alternative that aims to empower the public in the middle of the media siege. This concept has the aim to educate the public to be able to interact and use the media intelligently and critically, so that the public does not easily "fooled" and exploited by the media's interests are not aligned on the needs of the public. Meanwhile, the teenager mentally junior high school students are very vulnerable public to easily affected by media content, while seen from the number of media they use the most widely used.
MUSIK DAN PUISI SEBAGAI MEDIA AKULTURASI BUDAYA TIONGHOA DAN SUNDA DI KOTA BANDUNG Santi Susanti; Kismiyati Elkarimah
Jurnal Akrab Juara Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : Yayasan Akrab Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

He also chose poetry and music as a way to show his love for Sundanese. This paper aims to express the meaning of kasundaan for Soeria Disastra, how is this meaning manifested in everyday behavior? And what motives behind Soeriadisastra love Sundanese. Using qualitative phenomenological methods, research data was obtained through interviews and documentation studies related to the theme. The results showed that the family environment and social environment had an influence on the growth of love for Sundanese culture. The taste was mediated through poetry and music by establishing the Kota Kembang Choir, which performed Sundanese songs. Soeria, interpreted kasundaan as Sundanese characteristics, in language, culture and society. Culturally, Soeria defines kasundaan as a culture that has a unique and dynamic beauty. This uniqueness brings pride to Soeria because she can enjoy it. Born and raised in different environments, namely the Chinese family environment and the Sundanese society, making the soul of Soeria rich, which is a combination of Chinese from the physical and Sundanese culture of the values ​​learned. He also felt that he had fused with Sundanese culture.