Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS ADAPTIVE STRUCTURATION THEORY TERHADAP PENGGUNAAN WHATSAPP GROUP (Studi pada Pegawai Transmart Buah Batu) Pradashanti, Shofira Nur Aliya; Karimah, Kismiyati El; Trulline, Putri
Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jm.v7i2.15362

Abstract

Penggunaan media komunikasi merupakan salah satu hal penting yang harus diperhatikan dalam menunjang suatu organisasi untuk dapat mencapai tujuannya. WhatsApp group merupakan sebuah teknologi komunikasi yang digunakan oleh pegawai Transmart Buah Batu sebagai media komunikasi utama. Transmart Buah Batu sebagai perusahaan retail perlu untuk menilai apakah penggunaan WhatsApp group sebagai media komunikasi utama sudah tepat dan efektif sebagai media komunikasi antar pegawai. Untuk mengetahui hal tersebut, diperlukan analisis menggunakan Adaptive Structuration Theory (AST). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Melalui penelitian ini, didapati bahwa WhatsApp group cukup  efektif dan efisien dalam penggunaannya sehingga memiliki dampak positif bagi para pegawai Transmart Buah Batu.
PENGARUH KREDIBILITAS KOMUNIKATOR TERHADAP KOHESIVITAS KELOMPOK: PENGARUH KREDIBILITAS KOMUNIKATOR TERHADAP KOHESIVITAS KELOMPOK El Karimah, Kismiyati; Kamilah, Ichsanti; Setiaman, Agus
Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora (JKBH), Oktober, 2024
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/jkbh.v6i3.272

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Kredibilitas Komunikator Terhadap Kohesivitas Kelompok” dengan sub judul “Studi Eksplanatif Mengenai Pengaruh Kredibilitas Admin Terhadap Kohesivitas Kelompok One Day One Juz (ODOJ) Melalui Media Virtual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh kredibilitas admin meliputi keterpercayaan, keahlian, serta daya tarik terhadap kohesivitas kelompok One Day One Juz (ODOJ) melalui media virtual. Teori yang diuji adalah Teori Kredibilitas Sumber. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksplanatif dengan pendekatan kuantitatif, sementara teknik analisisnya yaitu uji regresi linier berganda. Data penelitian ini diambil dari kuesioner, wawancara, dan studi pustaka. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh anggota/member kelompok One Day One Juz (ODOJ) dengan penarikan sampel sebanyak 100 orang. Teknik penarikan sampel yang diterapkan yaitu stratified random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kredibilitas admin meliputi keterpercayaan, keahlian, dan daya tarik terhadap kohesivitas kelompok One Day One Juz (ODOJ) melalui media virtual.
REALITAS MEDIA MODIFIKASI REALITAS SOSIAL YANG MENGHIBUR: - Setiaman, Agus; El Karimah, Kismiyati
KABUYUTAN Vol 3 No 3 (2024): Kabuyutan, Nopember 2024
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/kabuyutan.v3i3.280

Abstract

Pada hakikatnya media massa merupakan perpanjangan lidah dan tangan manusia untuk mengembangkan struktur sosialnya. Dengan penciptaan, penyempurnaan dan penggandaan sarana teknis manusia dapat membebaskan komunikasinya dari berbagai hambatan ruang dan waktu. Era sekarang dikenal sebagai era media sehingga ada anggapan kalau ingin menguasai dunia maka kuasailah komunikasi nya, kuasailah media nya, setiap saat kita berhadapan dengan media bahkan ketika kita bangun hingga kita menjelang tidur kita senantiasa bersama dengan media. Tidak terlalu mengherankan apabila kehidupan kita baik langsung ataupun tidak langsung akan dipengaruhi oleh tayangan media, apa yang kita pikirkan, apa yang kita rasakan bahkan apa yang akan kita putuskan bisa jadi dipengaruhi oleh apa yang media sodorkan, sajikan pada kita semua Disisi yang lain realitas media tidak sepenuhnya merupakan realitas sosial yang yang terjadi dalam masyarakat kita, karena realitas media adalah tetap sebagai realitas media yang tidak bisa dipungkiri merupakan realitas yang merupakan kombinasi dengan realitas yang telah melalui proses modifikasi sebagai realitas yang layak tayang sebagai sajian hiburan.
PENGALAMAN KOMUNIKASI PENGANUT HARE KRISHNA SEBAGAI VEGETARIAN DI PROVINSI BALI Octavianti, Meria; Karimah, Kismiyati El; Devi, Viswa Pujita
Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 11, No 1 (2022): June 2022
Publisher : Master of Communication Science Program, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/interaksi.11.1.49-59

Abstract

Hare Krishna is a teaching that focuses on the spiritual aspects of humans originating from India. A Hare Krishna follower must follow the rules to become a vegetarian. This study aims to reveal the communication experience of adherents of Hare Krishna teachings who are vegetarians in the province of Bali. Adherents of Hare Krishna teachings in Bali are the focus of this research because Hare Krishna teachings are growing very rapidly in Bali Province. Based on this, this research was conducted using a qualitative method with a phenomenological approach. Phenomenology was chosen because the communication experience that is the purpose of this research can be revealed not only from the physical experience that is visible but also the spiritual experience experienced by Hare Krishna adherents when they live their lives as vegetarians. The results showed that the communication experience of Hare Krishna adherents with other people who came from outside the adherents was in the form of verbal jokes, debates between believers in Bali, adaptation to Balinese culture, and efforts to spread the teachings of Hare Krishna in Bali.
PENDEKATAN BERBASIS KOMUNITAS LINGKUNGAN DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH DI KOTA BANDUNG : Analisis Kasus Pada Kemenangan Pasangan Farhan-Erwin Pada Pilkada Kota Bandung 2024 Setiaman, Agus; El Karimah, Kismiyati; Muzaky, Muhammad Fadil
Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora (JKBH), Februari, 2025
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/jkbh.v7i1.294

Abstract

Mobilizing various community groups in regional elections is a common practice for political practitioners. Political parties establish relationships with various organizations in order to expand support ahead of the election. Several large political parties even have underbow organizations, in the form of NGOs that connect political parties with the community and act as a reservoir of loyal voters for their parties. In the Bandung mayoral election, the pair Muhammad Farhan and Erwin managed to attract public attention and gain significant votes. This success is inseparable from the support of various elements of society, including community organizations such as environmental communities. Farhan-Erwin, who are known for their vision of a sustainable city, have received significant support from environmental communities that play a role in voicing ecological issues and more environmentally friendly city governance. In this Pilkada, the increase in the electability of the pair cannot be separated from the campaign strategy that prioritizes public participation and community involvement in formulating policies.
Keterbukaan Diri dalam Pengembangan Karir Anggota Paguyuban Mojang Jajaka Kota Cimahi Nandika, Humaira Putri; El Karimah, Kismiyati; Octavianti, Meria
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 2 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i2.18139

Abstract

This study aims to analyze the phenomenon of self-disclosure in career development among members of the Paguyuban Mojang Jajaka in Cimahi City. Using a descriptive qualitative method with data collection techniques such as observation interviews and literature review, this research explores the reasons and processes of information exchange among the members of the organization related to career development. The findings indicate that the members share information to enhance skills, strengthen self-image, exchange job opportunities, and understand the challenges and weaknesses they face. The process of information exchange involves interpersonal communication supported by honesty, which ultimately builds trust and strengthens relationships among members. The media used in this information exchange process are WhatsApp and Instagram. This study shows that open communication within the context of social organizations like paguyuban can support the career development of its members.
Transformasi Identitas Individu Melalui Komunikasi Kontemporer di Sosial Media Frila Nurfadila; Kismiyati El Karimah; Uud Wahyudin
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.6140

Abstract

Berkembangnya teknologi komunikasi kontemporer saat ini telah memberikan banyak perubahan pada cara individu dalam berinteraksi dan membentuk identitas diri mereka. Media sosial, aplikasi pengiriman pesan, platform virtual, dan konten digital pada akhirnya membuka peluang baru untuk ekspresi diri, koneksi sosial, dan akses informasi. Namun, perubahan ini juga disertai dengan tantangan seperti pencitraan diri yang berlebihan, perbandingan sosial yang tidak sehat, paparan informasi yang tidak akurat, dan masalah privasi. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak positif dan negatif dari proses komunikasi kontemporer pada pembentukan identitas individu. Artikel ini juga membahas bagaimana individu merespons dan beradaptasi terhadap perubahan dalam proses komunikasi, serta strategi yang mereka gunakan untuk mengelola identitas mereka dalam gambar digital yang lebih kompleks. Penelitian ini menyoroti pentingnya literasi digital yang kuat agar individu dapat memanfaatkan teknologi komunikasi secara positif guna mendukung perkembangan identitas yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.
Persepsi masyarakat mengenai kinerja Kepolisian Resort Pangandaran Sumampouw, Ronaldo Saul; Setiaman, Agus; Karimah, Kismiyati El
Comdent: Communication Student Journal Vol 2, No 2 (2024): November 2024 - April 2025
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/comdent.v2i2.55084

Abstract

Latar Belakang: Persepsi merupakan hasil pemaknaan dari stimulus yang diterima oleh komunikan. Dalam proses terciptanya persepsi, persepsi yang dihasilkan dapat memiliki perbedaan pemaknaan oleh setiap komunikan walaupun mendapatkan stimulus yang sama. Tidak terkecuali persepsi yang tercipta di masyarakat mengenai kinerja kepolisian, yang tentu saja dapat dipersepsikan berbeda-beda. Persepsi masyarakat akan ditinjau menggunakan Teori Penilaian Sosial dari Muzafer Sherif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat pengguna layanan SPKT Polisi Resort Pangandaran mengenai kinerja kepolisian. Dalam mengukur kinerja kepolisian, peneliti menggunakan 6 dimensi kualitas kinerja kepolisian dari Stephen D. Mastrofski, antara lain Aksesibilitas, keandalan, responsif, kemampuan, sikap, dan keadilan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan fakta-fakta atau fenomena yang terjadi tanpa harus mencari tahu hubungan ataupun pengaruh antar variabel. Hasil: Adapun hasil penelitian ini menunjukan bahwa persepsi yang tercipta di masyarakat mengenai kinerja kepolisian SPKT Polisi Resort Pangandaran Baik, Hal ini terbukti dari nilai mean untuk dimensi Aksesibilitas sebesar 3,84; dimensi keandalan sebesar 3,90; dimensi responsif sebesasr 3,96; dimensi kemampuan sebesar 3,91; dimensi sikap sebesar 3,97; serta dimensi keadilan sebesar 4,03 dan nilai rerata sebesar 3,94 dari skala 5,00. Dengan kata lain, persepsi yang dihasilkan setelah merasakan kinerja kepolisian SPKT Polisi Resort Pangandaran adalah persepsi yang positif karena masuk ke dalam zona sikap Lattitude of Acceptence jika ditinjau dari Teori Penilaian Sosial yang dikemukanan oleh Muzafer Sherif.
MUSIK DAN PUISI SEBAGAI MEDIA AKULTURASI BUDAYA TIONGHOA DAN SUNDA DI KOTA BANDUNG Susanti, Santi; Elkarimah, Kismiyati
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

He also chose poetry and music as a way to show his love for Sundanese. This paper aims to express the meaning of kasundaan for Soeria Disastra, how is this meaning manifested in everyday behavior? And what motives behind Soeriadisastra love Sundanese. Using qualitative phenomenological methods, research data was obtained through interviews and documentation studies related to the theme. The results showed that the family environment and social environment had an influence on the growth of love for Sundanese culture. The taste was mediated through poetry and music by establishing the Kota Kembang Choir, which performed Sundanese songs. Soeria, interpreted kasundaan as Sundanese characteristics, in language, culture and society. Culturally, Soeria defines kasundaan as a culture that has a unique and dynamic beauty. This uniqueness brings pride to Soeria because she can enjoy it. Born and raised in different environments, namely the Chinese family environment and the Sundanese society, making the soul of Soeria rich, which is a combination of Chinese from the physical and Sundanese culture of the values ​​learned. He also felt that he had fused with Sundanese culture.
Misogyny on social media platform X: Discourse on the case of sexual harassment against a woman in a mosque Prawitasari, Kirana; Maryani, Eni; Karimah, Kismiyati El
Jurnal Informatio Vol 5, No 2 (2025): 2025
Publisher : Faculty of Communication, Padjadjaran University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/inf.v5i2.61751

Abstract

Backgruond: The X social media account @detikcom posted a news report about a sexual harassment case experienced by a woman at Al-Ikhsan Mosque in Gorontalo. The post sparked various responses from netizens, ranging from support for the victim to comments blaming women. Purpose: This study aims to understand how misogynistic discourse is formed and develops in digital spaces, particularly on X, when discussing cases of sexual harassment in public domains. Methods: This research adopts a qualitative approach using the netnographic method. Data were collected from netizen comments on @detikcom’s X post published on March 1, 2024, as well as interviews with a gender expert and netizens who commented. Results: In this study, these comments were analyzed through the lens of feminist standpoint theory to uncover patriarchal perspectives reflected in responses toward female victims to highlight the social positioning of women as subjects often subordinated within societal structures. These comments not only shift the focus from the perpetrators, but also have implications for strengthening social norms that restrict women’s freedom to practice their religion and participate in the public sphere. Nonetheless, the study also found comments expressing empathy and defending the victim, rejecting misogynistic narratives. This research demonstrates that social media serves as a critical arena for reinforcing and challenging patriarchal values. The findings underscore the importance of critical awareness in addressing gender-based violence discourse online, as well as the need for educational interventions and platform policies that foster safer, more equitable spaces for victims.