Claim Missing Document
Check
Articles

Adaptasi Lintas Budaya Mahasiswa Indonesia di Lingkungan Perguruan Tinggi Taiwan Rania Alvita Rahma Badri; Kismiyati El Karimah; Yuliani Dewi Risanti Sunarya
Filosofi : Publikasi Ilmu Komunikasi, Desain, Seni Budaya Vol. 1 No. 4 (2024): November : Filosofi : Publikasi Ilmu Komunikasi, Desain, Seni Budaya
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/filosofi.v1i4.257

Abstract

Studying abroad requires students to adapt to new educational systems and cultures. This study explores the cross-cultural adaptation process of Indonesian students in the 2023 Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) Vokasi program in Taiwan. Using a qualitative case study approach, semi-structured interviews and documentation were conducted to examine the multifaceted challenges during a semester-long stay. Findings reveal significant adaptation challenges, including language barriers, non-verbal communication issues, and different educational systems. Students experienced initial stress due to unfamiliar environments, followed by gradual adaptation through proactive engagement and support systems. The study highlights three stages of adaptation: stress, adaptation, and growth, based on Kim's Integrative Communication Theory of Cross-Cultural Adaptation. These stages are supported by personal and social communication, environmental factors, individual ethnic proximity, and adaptive character. Further studies could explore how subcultures from the awardees' home regions influence their adaptation process in different areas of Taiwan, each with its unique Taiwanese subcultural characteristics. Additionally, comparative studies on each awardee by examining the subcultures of their home regions can provide a broader understanding of specific cultural aspects in the cross-cultural adaptation process and improve the development of more effective cultural exchange programs.
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI PROGRAM IBU INSPIRASI "KOPERNIK" DALAM MENGENTASKAN KEMISKINAN Setiaman, Agus; Chairany, Utami; El Karimah, Kismiyati
Jurnal Common Vol. 2 No. 2 (2018): Common
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.282 KB) | DOI: 10.34010/common.v2i2.1185

Abstract

Program Ibu Inspirasi adalah program pengentasan kemiskinan yang digagas Kopernik di wilayah Nusa Tenggara Timur. Kemiskinan yang ada di Nusa Tenggara Timur disebabkan oleh keterbatasan informasi mengenai hak-hak perempuan serta kesenjangan informasi mengenai teknologi tepat guna. Maka dari itu, Kopernik berusaha mengentaskan kemiskinan melalui kerjasama dengan beberapa pihak. Dalam Program Ibu Inspirasi, Kopernik bekerjasama dengan organisasi lokal serta pemerintah untuk mensosialisasikan program serta teknologi-teknologi yang dibawa Kopernik. Program ini berupaya mengentaskan kemiskinan melalui pembangunan diri perempuan hingga akhirnya dapat berkontribusi lebih dalam rumah tangganya. Program Ibu Inspirasi juga bertujuan untuk meningkatkan partisipasi perempuan di ranah masyarakat. Pemberdayaan yang dilakukan oleh Kopernik melalui Program Ibu Inspirasi merupakan pemberdayaan yang terbilang unik, karena tidak hanya bertujuan untuk mengajarkan keterampilan hingga para ibu bisa membantu keluarganya secara finansial, tetapi juga turut mempromosikan energi bersih yang baik untuk lingkungan. Pemberdayaan perempuan merupakan usaha pengentasan kemiskinan melalui pembangunan kapasitas perempuan. Salah satu cara membangun kapasitas tersebut adalah dengan meningkatkan kesadaran mereka mengenai banyak hal yang selama ini tertutup oleh pemakluman budaya-budaya yang berkembang di masyarakat. Pemahaman yang tertanam sejak dulu seringkali membuat pemberdayaan perempuan disalahartikan oleh orang awam. Memberdayakan para ibu dengan nilai-nilai patriarki yang begitu melekat di wilayah terpencil sambil mengenalkan teknologi tepat guna yang berbasis energi bersih. The Inspiration Program is a poverty alleviation program initiated by Kopernik in the East Nusa Tenggara region. Poverty in East Nusa Tenggara is caused by limited information about women's rights and information gaps regarding appropriate technology. Therefore, Kopernik seeks to alleviate poverty through collaboration with several parties. In the Inspiration Program, Kopernik collaborates with local organizations and the government to socialize programs and technologies brought by Kopernik. This program seeks to alleviate poverty through the development of women themselves to finally be able to contribute more in their households. The Inspiration Program also aims to increase women's participation in the community. Empowerment carried out by Kopernik through the Inspiration Program is an unique empowerment, because it does not only aim at teaching skills so that mothers can help their families financially, but also help promote clean energy that is good for the environment. Women's empowerment is an effort to alleviate poverty through building women's capacity. One way to build this capacity is to increase their awareness of many things that have been covered up by the understanding of cultures that develop in the community. Understanding that has been embedded since a long time ago often makes women's empowerment misinterpreted by ordinary people. Empowering mothers with patriarchal values that are so inherent in remote areas while introducing appropriate energy-based clean technology.
Pengaruh Terpaan Pesan Host Live Streaming terhadap Keputusan Pembelian Produk: Studi Kuantitatif tentang Pengaruh Terpaan Pesan Host Live Streaming Rahsa Nusantara terhadap Keputusan Pembelian Produk Anggota Komunitas Rumah Tumbuh Bersama Dara Natasya Putri; Kismiyati El Karimah; Agus Setiaman
TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 1 (2025): TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/tuturan.v3i1.1448

Abstract

This research is titled “The Influence of Host Live Streaming Message Exposure on Product Purchase Decisions (A Quantitative Study on the Influence of Host Live Streaming Messages from Rahsa Nusantara on the Purchase Decisions of Members of the Rumah Tumbuh Bersama Community). This study aims to determine the significance of the influence of persuasive messages from the Rahsa Nusantara live streaming host on purchase decisions. The method used in this research for data analysis is multiple linear regression. The number of respondents in this study is 28 individuals selected through probability sampling techniques. Data collection was conducted by distributing questionnaires to members of the Rumah Tumbuh Bersama Community. The results of the study indicate that message exposure, which include message content, message structure, and message format, have a positive influence on purchase decisions. However, the dimensions of the sub-variables of message structure and message format do not significantly affect purchase intention. The largest sub-variable influencing purchase decisions is the message content sub-variable.
ANIMASI STORYTELLING SEBAGAI STRATEGI EDUKASI KESEHATAN: SCRIPTWRITING DENGAN TEKNIK STORYTELLING DALAM PRODUKSI VIDEO ANIMASI “SEMBARANGAN BELI OBAT? WASPADALAH!” Asyam, Muhamad; Karimah, Kismiyati El; Saputra, Sandi Jaya
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v5i6.7030

Abstract

Bahaya pembelian obat secara sembarangan tanpa informasi lengkap menyebabkan kesalahan dalam suatu pengobatan sendiri atau swamedikasi di masyarakat yang dapat membahayakan tubuh. Tujuan dibuatnya video animasi edukasi ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya membeli obat di tempat yang memiliki izin seperti apotek agar masyarakat mendapat informasi yang tepat dari apoteker. Pembuatan video animasi ini dimulai dengan proses penciptaan dari beberapa tahapan, mulai dari riset, pengembangan konsep, hingga pra produksi sampai pasca produksi animasi. Proses penulisan naskah animasi menggunakan teknik storytelling untuk membangun narasi yang menarik, menyampaikan pesan edukasi melalui karakter, alur cerita, dan visual yang efektif. Kendala pembuatan video animasi edukasi ini terletak pada keselarasan antara naskah dan visual dimana informasi sebagai edukasi yang perlu disampaikan sangat padat dengan waktu terbatas, namun harus informatif. Melalui pendekatan storytelling, diharapkan animasi dapat menjadi media edukasi yang efektif dan mudah dipahami oleh masyarakat luas.Kata kunci: Animasi, Edukasi, Storytelling, Scriptwriting, Kesehatan
PENATAAN VISUAL TERHADAP PENCIPTAAN POINT OF INTEREST VIDEO ANIMASI 2D “SEMBARANGAN BELI OBAT? WASPADALAH!” Afif, Ali Rozi; Karimah, Kismiyati El; Saputra, Sandi Jaya
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v5i6.7032

Abstract

Sebagai bentuk pelayanan kefarmasian, kegiatan konseling diberikan oleh apoteker kepada pasien untuk meningkatkan efektifitas proses pemulihan. Kegiatan konseling dibutuhkan oleh pasien yang hendak melakukan pengobatan sendiri atau swamedikasi. Kehadiran apoteker pada tempat penjualan obat yang berizin dapat menghindari misinformasi seputar obat maupun terhadap keluhan penyakit pasien. Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mendapatkan obat pada tempat berizin apotek agar menerima informasi serta obat yang sesuai melalui konseling dengan apoteker, maka media audio-visual berupa animasi ini diciptakan. Proses penciptaan karya animasi dilakukan oleh seorang animator dengan tujuan menghasilkan visualisasi berdasarkan konsep yang telah dikembangkan. Animator menciptakan elemen visual dengan tata letak yang mengarahkan fokus sehingga menghasilkan point of interest pada setiap adegan. Tata letak elemen visual yang strategis merupakan hasil dari implementasi teknik staging yang menyelaraskan antara urutan aksi, penataan waktu, serta peletakkan kamera. Melalui teknik staging, alur cerita yang berisi pesan terhadap pentingnya kehadiran apoteker pada karya animasi dapat tersampaikan dengan tata letak elemen visual yang mengarahkan fokus pada aksi utama setiap adegan. Hasil karya animasi yang diciptakan dengan menerapkan teknik staging dapat merefleksikan pentingnya kehadiran apoteker terhadap efektivitas pengobatan pasien melalui tata letak elemen visual yang berpengaruh terhadap alur penceritaan.Kata kunci: Teknik Staging, Point Of Interest, Visual, Animasi, Animator
ANALISIS ADAPTIVE STRUCTURATION THEORY TERHADAP PENGGUNAAN WHATSAPP GROUP (Studi pada Pegawai Transmart Buah Batu) Pradashanti, Shofira Nur Aliya; Karimah, Kismiyati El; Trulline, Putri
Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jm.v7i2.15362

Abstract

Penggunaan media komunikasi merupakan salah satu hal penting yang harus diperhatikan dalam menunjang suatu organisasi untuk dapat mencapai tujuannya. WhatsApp group merupakan sebuah teknologi komunikasi yang digunakan oleh pegawai Transmart Buah Batu sebagai media komunikasi utama. Transmart Buah Batu sebagai perusahaan retail perlu untuk menilai apakah penggunaan WhatsApp group sebagai media komunikasi utama sudah tepat dan efektif sebagai media komunikasi antar pegawai. Untuk mengetahui hal tersebut, diperlukan analisis menggunakan Adaptive Structuration Theory (AST). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Melalui penelitian ini, didapati bahwa WhatsApp group cukup  efektif dan efisien dalam penggunaannya sehingga memiliki dampak positif bagi para pegawai Transmart Buah Batu.
Keterbukaan Diri dalam Pengembangan Karir Anggota Paguyuban Mojang Jajaka Kota Cimahi Nandika, Humaira Putri; El Karimah, Kismiyati; Octavianti, Meria
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 2 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i2.18139

Abstract

This study aims to analyze the phenomenon of self-disclosure in career development among members of the Paguyuban Mojang Jajaka in Cimahi City. Using a descriptive qualitative method with data collection techniques such as observation interviews and literature review, this research explores the reasons and processes of information exchange among the members of the organization related to career development. The findings indicate that the members share information to enhance skills, strengthen self-image, exchange job opportunities, and understand the challenges and weaknesses they face. The process of information exchange involves interpersonal communication supported by honesty, which ultimately builds trust and strengthens relationships among members. The media used in this information exchange process are WhatsApp and Instagram. This study shows that open communication within the context of social organizations like paguyuban can support the career development of its members.
Transformasi Identitas Individu Melalui Komunikasi Kontemporer di Sosial Media Frila Nurfadila; Kismiyati El Karimah; Uud Wahyudin
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i1.6140

Abstract

Berkembangnya teknologi komunikasi kontemporer saat ini telah memberikan banyak perubahan pada cara individu dalam berinteraksi dan membentuk identitas diri mereka. Media sosial, aplikasi pengiriman pesan, platform virtual, dan konten digital pada akhirnya membuka peluang baru untuk ekspresi diri, koneksi sosial, dan akses informasi. Namun, perubahan ini juga disertai dengan tantangan seperti pencitraan diri yang berlebihan, perbandingan sosial yang tidak sehat, paparan informasi yang tidak akurat, dan masalah privasi. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak positif dan negatif dari proses komunikasi kontemporer pada pembentukan identitas individu. Artikel ini juga membahas bagaimana individu merespons dan beradaptasi terhadap perubahan dalam proses komunikasi, serta strategi yang mereka gunakan untuk mengelola identitas mereka dalam gambar digital yang lebih kompleks. Penelitian ini menyoroti pentingnya literasi digital yang kuat agar individu dapat memanfaatkan teknologi komunikasi secara positif guna mendukung perkembangan identitas yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.
Persepsi masyarakat mengenai kinerja Kepolisian Resort Pangandaran Sumampouw, Ronaldo Saul; Setiaman, Agus; Karimah, Kismiyati El
Comdent: Communication Student Journal Vol 2, No 2 (2024): November 2024 - April 2025
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/comdent.v2i2.55084

Abstract

Latar Belakang: Persepsi merupakan hasil pemaknaan dari stimulus yang diterima oleh komunikan. Dalam proses terciptanya persepsi, persepsi yang dihasilkan dapat memiliki perbedaan pemaknaan oleh setiap komunikan walaupun mendapatkan stimulus yang sama. Tidak terkecuali persepsi yang tercipta di masyarakat mengenai kinerja kepolisian, yang tentu saja dapat dipersepsikan berbeda-beda. Persepsi masyarakat akan ditinjau menggunakan Teori Penilaian Sosial dari Muzafer Sherif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat pengguna layanan SPKT Polisi Resort Pangandaran mengenai kinerja kepolisian. Dalam mengukur kinerja kepolisian, peneliti menggunakan 6 dimensi kualitas kinerja kepolisian dari Stephen D. Mastrofski, antara lain Aksesibilitas, keandalan, responsif, kemampuan, sikap, dan keadilan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan fakta-fakta atau fenomena yang terjadi tanpa harus mencari tahu hubungan ataupun pengaruh antar variabel. Hasil: Adapun hasil penelitian ini menunjukan bahwa persepsi yang tercipta di masyarakat mengenai kinerja kepolisian SPKT Polisi Resort Pangandaran Baik, Hal ini terbukti dari nilai mean untuk dimensi Aksesibilitas sebesar 3,84; dimensi keandalan sebesar 3,90; dimensi responsif sebesasr 3,96; dimensi kemampuan sebesar 3,91; dimensi sikap sebesar 3,97; serta dimensi keadilan sebesar 4,03 dan nilai rerata sebesar 3,94 dari skala 5,00. Dengan kata lain, persepsi yang dihasilkan setelah merasakan kinerja kepolisian SPKT Polisi Resort Pangandaran adalah persepsi yang positif karena masuk ke dalam zona sikap Lattitude of Acceptence jika ditinjau dari Teori Penilaian Sosial yang dikemukanan oleh Muzafer Sherif.
MUSIK DAN PUISI SEBAGAI MEDIA AKULTURASI BUDAYA TIONGHOA DAN SUNDA DI KOTA BANDUNG Susanti, Santi; Elkarimah, Kismiyati
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

He also chose poetry and music as a way to show his love for Sundanese. This paper aims to express the meaning of kasundaan for Soeria Disastra, how is this meaning manifested in everyday behavior? And what motives behind Soeriadisastra love Sundanese. Using qualitative phenomenological methods, research data was obtained through interviews and documentation studies related to the theme. The results showed that the family environment and social environment had an influence on the growth of love for Sundanese culture. The taste was mediated through poetry and music by establishing the Kota Kembang Choir, which performed Sundanese songs. Soeria, interpreted kasundaan as Sundanese characteristics, in language, culture and society. Culturally, Soeria defines kasundaan as a culture that has a unique and dynamic beauty. This uniqueness brings pride to Soeria because she can enjoy it. Born and raised in different environments, namely the Chinese family environment and the Sundanese society, making the soul of Soeria rich, which is a combination of Chinese from the physical and Sundanese culture of the values ​​learned. He also felt that he had fused with Sundanese culture.