Articles
FAKTOR DETERMINAN KEMATANGAN PERENCANAAN KARIR SISWA (STUDI KASUS PADA SISWA KELAS XII AKUNTANSI SMK NEGERI 1 KERSANA)
Amalina Zatil Aqmar;
, Dini Rakhmawati
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 01: Desember 2022, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/gcouns.v7i01.4406
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor determinan yang mempengaruhi kematangan perencanaan karir siswa (studi kasus siswa kelas XII Akuntansi SMK Negeri 1 Kersana). Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Sampel yang dipilih adalah siswa kelas XII Akuntansi SMK N 1 Kersana, Brebes, Jawa Tengah. Data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara kepada 4 subjek penelitian, wali kelas, dan guru BK SMK N 1 Kersana. Hasil dari penelitian ini menunjukan faktor- faktor yang mempengaruhi kematangan perencanaan karir pada siswa meliputi faktor internal danfaktor eksternal. Ada faktor yang paling dominan atau menjadi faktor determinan untuk kematangan perencanaan karir siswa yang pertama adalah faktor internal meliputi nilai- nilai kehidupan, taraf intelegensi, pengetahuan, dan faktor eksternal yaitu tuntutan yang melekat pada masing- masing jabatan dan pada setiap program studi atau latihan
LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK MODELLING TERHADAP PERENCANAAN KARIR SISWA KELAS XI SMA N 1 MOGA
Adhelia Yusi Novanti;
Dini Rakhmawati;
Farikha Wahyu Lestari
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 1 (2021): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/g.couns.v6i1.2184
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya perencanaan karir siswa SMA. Banyaksiswa yang memiliki keraguan dan kebingungan untuk menentukkan cita-cita ataumerencanakan karirnya di masa depan. hal ini dikarenakan siswa belum memahamikemampuan diri sendiri yang dimiliki. Serta kurangnya informasi dan pengetahuantentang perguruan tinggi, sedangkan untuk memutuskan karir siswa perlu adanyakeseimbangan antara potensi yang dimiliki dengan cita-cita yang diinginkan. Tujuan daripenelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok denganteknik modelling untuk meningkatkan perencanaan karir siswa. Penelitian inimenggunakan metode kuantitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa adapengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik modelling terhadap perencanaankarir siswa. Metode penelitian ini adalah kuantitatif, dengan desain true eksperimentalpretest-postest control group design.Kata kunci: Bimbingan Kelompok, Teknik Modelling, Perencanaan Karir
PENGEMBANGAN MEDIA BIG BOOK DENGAN METODE SAS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS 1 SEKOLAH DASAR
Dian Octorina;
Ngatmini;
Dini Rakhmawati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 1 (2023): Volume 09 No 01, Maret 2023
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v9i1.700
The problem in this study is the lack of development of learning media. The aim is to determine the validity, practicality, and effectiveness of big book media using the SAS method to improve the beginning reading skills of grade 1 elementary school students. This research is research and development with a design from Borg and Gall 10. The validity test was carried out by experts with a score of 90% for the material aspect and 90% for the learning media aspect, both of which are in the very valid category. The practicality test was obtained from student and teacher questionnaires which were stated to be practical by students by obtaining an average score of 87.25 in the very good category and the practicality/readability response of practitioners by the class teacher obtained a score of 88 in the very good category. Based on peer assessment, scores obtained with intervals of 85 are in the very good category. The result of the paired sample t test is 0.000. The n gain value obtained is 0.50 with the moderate improvement category. The results of the research show that the big book media with the SAS method developed is proven to be valid, practical, and effective so that it is very suitable for use in learning Indonesian in elementary schools to improve the beginning reading skills of grade 1 elementary school students.
Konseling Kelompok Behavior Untuk Meningkatkan Kedisiplinan Belajar Siswa SMP Negeri 3 Simo
Ayu Sri Astuti;
Dini Rakhmawati;
Argo Widiharto
Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): April : Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (939.003 KB)
|
DOI: 10.55606/lencana.v1i2.1435
Penelitian ini dilatarbelakangi siswa yang tidak disiplin dalam belajar di sekolah ditunjukkan dengan meninggalkan kelas saat jam pelajaran, siswa gaduh dikelas, banyak siswa yang tidak mengerjakan tugas disekolah, dan siswa melanggar tata tertib. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian true experimental dengan model matched grups desaigns. Populasi penelitian siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Simo dengan jumlah 147 siswa. Sampel diambil 16 siswa yang kedisiplinan belajar rendah. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Alat pengumpul data yang dipergunakan adalah skala kedisiplinan belajar siswa. Analisis yang digunakan untuk menguji validitas instrument adalah korelasi antara butir dan skor yang dikerjakan dengan korelasi Product Moment sedangkan untuk menguji reliabilitas dengan bantuan program komputer SPSS 22,0 for windows. Hasil pretest mengenai skala kedisiplinan belajar dapat diketahui terdapat 7 siswa pada kategori rendah, 1 siswa pada kategori sangat rendah. Hasil posttest skala kedisiplinan belajar dapat diketahui terdapat 7 siswa pada kategori tinggi, 1 siswa pada kategori rendah. Hasil uji Independent Sampel Test nilai sig. 0.002 < 0.05, hipoteses layanan konseling kelompok melalui pendekatan behavior berpengaruh meningkatkan kedisiplinan belajar siswa memiliki perbedaan yang signifikan. Dari uraian di atas, maka dapat dikatakan bahwa layanan konseling kelompok melalui pendekatan behavior efektif untuk mengurangi disiplin belajar siswa.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN PAPAN TANGRAM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN SIKAP KRITIS SISWA MATERI KELILING BANGUN DATAR SEKOLAH DASAR
Listyowati;
Ida Dwijayanti;
Dini Rakhmawati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.854
Listyowati. 2023:“ Pengaruh Media Pembelajaran Papan Tangram Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Sikap Kritis Siswa Materi Keliling Bangun Datar Sekolah Dasar.”: (1) Dr. Ida Dwijayanti, M.Pd., (2) Dr. Dini Rakhmawati, M.Pd. Tujuan penelitian eksperimen ini untuk mendeskripsikan pembelajaran yang menggunakan media pembelajaran papan tangram untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan sikap kritis siswa dalam memahami materi keliling bangun datar, mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran papan tangram untuk. Jenis penelitian ini adalah pre-eksperimental design dengan jenis one group pretest-post test design Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah soal pretest dan posttest, lembar observasi sikap kritis. Proses pembelajaran menggunakan media pembelajaran papan tangram berlangsung aktif dan menyenangkan sehingga dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan sikap kritis siswa. Ada pengaruh penggunaan media pembelajaran papan tangram dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. Hal tersebut terlihat dari uji t dan nilai n gain. Ada pengaruh penggunaan media pembelajaran papan tangram dalam meningkatkan sikap kritis siswa. Hal tersebut terlihat dari peningkatan nilai obsertasi sikap kritis sebelum menggunakan media pembelajaran papan tangram dan saat menggunakan media pembelajaran papan tangram. Hasil sebelum menggunakan media pembelajaran papan tangram yaitu. Sedangkan hasil observasi saat menggunakan media papan tangram yaitu. Kata Kunci: Media Tangram, Kemampuan Pemecahan Masalah, Sikap Kritis
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN DISCOVERY LEARNING DALAM PENINGKATAN LITERASI SAINS SISWA SD
Agustina Siwi Hastuti;
Dini Rakhmawati;
Ida Dwijayanti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.858
Agustina Siwi Hastuti, 2023 “ Keefektifan Pembelajaran Problem Based Learning dan Discovery Learning dalam Peningkatan Literasi Sains Siswa SD”. Tesis. Pembimbing: (1) Dr. Dini Rakhmawati, M.Pd; (2) Dr. Ida Dwijayanti, M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran Problem Based Learning dalam peningkatan literasi sains siswa SD; (2) mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran Discovery Learning dalam peningkatan literasi sains siswa SD; (3) mendeskripsikan keefektifan pembelajaran Problem Based Learning dalam peningkatan literasi sains siswa SD; (4) mendeskripsikan keefektifan pembelajaran Discovery Learning dalam peningkatan literasi sains siswa SD. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen (Quasi Experimental Research) dengan desain quasi semu. Dalam penelitian ini peneliti membagi menjadi kelas eksperimen yang terdiri dari SD Negeri Subah 01 dan SD Negeri Jatisari 03, sedangkan kelas control adalah SD Negeri Jatisari 01. Untuk mengetahui pelaksanaan dan keefektifan pembelajaran dengan Program Based Learning dan Discovey Learning peneliti menggunakan analisis tes yaitu dengan membandingkan hasil dari nilai postest yang diberikan pada kelas eksperimen dan kelas control dan analisis non tes. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa metode pembelajaran discovery learning lebih efektif digunakan dalam meningkatkan kemampuan literasi sains daripada problem based learning, hal ini dikarenakan ketika siswa berusaha sendiri untuk mencari pemecahan masalah serta pengetahuan yang menyertainya akan menghasilkan pengetahuan yang benar-benar bermakna. Selain itu model pembelajaran discovery learning yang menekankan pada pembelajaran peserta didik aktif dalam menemukan konsep.
The Hubungan Antara Konsep Diri Dengan Perencanaan Karir Peserta Didik Kelas XI SMK Negeri 1 Demak
Dian Novita Anggraini;
Dini Rakhmawati;
Chr. Argo Widiharto
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.12711
Karir merupakan sebuah kemajuan bagi seorang individu dalam mencapai tujuan hidupnya. Namun dalam mencapai karir perlu adanya perencanaan yang matang. Dalam perencanaan karir juga dipengaruhi oleh kepribadian diri sendiri yaitu konsep diri merupakan gambaran diri untuk mengenal diri agar dapat lebih mudah untuk mencapai tujuan hidup yaitu karir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan perencanaan karir peserta didi kelas XI SMK Negeri 1 Demak. Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI SMK Negeri 1 Demak. Pengambilan sampel menggunakan Teknik Propotional Cluster Random Samplingdengan jumlah sampel 229 peserta didik. Pengambilan data menggunakan dua skala yaitu skala konsep diri terdiri dari 16 item valid dan skala perencanaan karir terdiri dari 15 item valid yang sudah di uji cobakan pada 36 peserta didik kelas XI. Hasil analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana menunjukan adanya hubungan positif antara konsep diri dengan perencanaan karir dengan koefisien korelasi r = 0,458 dan signifinkansi 0,000 yang artinya semakin positif konsep diri maka semakin tinggi perencanaan karir dan sebaliknya. Konsep diri memberikan kontribusi efektif sebesar 21% terhadap perencanaan karir.
Pemberdayaan Masyarakat Kelompok PKK Desa Kesongo dalam Pengolahan Makanan Berbahan Kearifan Lokal
Ismatul Khasanah;
Dini Rakhmawati;
Venty Venty;
Siti Fatonah
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 14, No 3 (2023): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v14i3.13012
Aneka Olahan Makanan Berbahan Kearifan Lokal Desa Kesongo Tuntang menjadi pilihan tema dikarenakan potensi lokal yang melimpah dari hasil tangkapan perairan di sekitar Desa Kesongo. Hasil perairan berupa ikan gabus, ikan mujair, dan jenis ikan air tawar lainnya serta udang. Hasil tangkapan air tawar selama ini hanya dikonsumsi secara langsung sebagai pauk, atau dijual secara langsung ke pasar tradisional. Warga masih belum memiliki keterampilan dalam mengolah aneka makanan berbahan ikan dan nabati lainnya. Kegiatan PKM ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan, pendampingan dan praktik langsung. Ikan dapat diolah dengan campuran berbahan lokal lainnya seperti jagung, ubi dan kentang menjadi siomay, nugget ikan, otak-otak ikan, serta stick ikan. Hasil kegiatan PKM ini dipublikasikan pada koran Wawasan dan artikel PKM ini dipublikasikan di jurnal ilmiah bereputasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan untuk pemberdayaan masyarakat Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang melalui pengolahan aneka olahan makanan dengan sumber daya alam lokal. Teknologi tepat guna yang dilatihkan adalah pengolahan ikan air tawar dan bahan nabati lainnya menjadi berbagai produk olahan pangan. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan masyarakat untuk menguasai keterampilan pengolahan ikan air tawar. Ikan air tawar dapat diolah menjadi cemilan sehat padat bernutrisi seperti bakso ikan, nugget ikan, sempolan ikan dan stik ikan. Produk cemilan sehat dapat dijadikan produk olahan pangan untuk dipasarkan.
Hubungan Antara Prokrastinasi Akademik Terhadap Perilaku Menyontek Siswa SMA Islam Sudirman Tanggungharjo
Via Apriliana;
Dini Rakhmawati;
Farikha Wahyu Lestari
JCOSE Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6 No 1 (2023): JCOSE: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Pancasakti Tegal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24905/jcose.v6i1.146
Perilaku menyontek sudah menjadi permasalahan yang umum didalam sistem pendidikan di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan prokrastinasi akademik dengan perilaku menyontek siswa. Penelitian ini termasuk pendekatan kuantitatif dengan menggunakan desain korelasional. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah seluruh siswa SMA Islam Sudirman Jumlah Siswa tersebut adalah 191. Pada penelitian ini yang diambil yaitu 30 untuk tryout dan 161 untuk posttest. Berdasarkan hasil penelitian tentang “Hubungn Antara Prokrastinasi Akademik Terhadap Perilaku Menyontek Siswa SMA Islam Sudirman Tanggungharjo” dapat simpulkan bahwa perilaku menyontek siswa di SMA Islam Sudirman Tanggungharjo memiliki tingkat kategori tinggi dengan persentase 82%. Sementara prokrastinasi akademik siswa di SMA Islam Sudirman Tanggungharjo pada kategori tinggi dengan persentase 72%. Berdasarkan intepretasi koefisien korelasi di atas maka nilai adalah 0,933 berada pada hubungan yang sangat kuat sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa prokrastinasi akademik dengan perilaku menyontek memiliki hubungan yang sangat kuat. Sehingga Siswa harus memiliki prokrastinasi akademik negatif karena akan mempengaruhi perilaku menyonteknya.
Pengembangan Bahasa Pada Anak Usia Dini Melalui Metode Pembelajaran Berbasis Loosepart
Ardiana Nur Maulida Hakim;
Arri Handayani;
Dini Rakhmawati
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol 1 No 4 (2023): Juli : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
Publisher : LPPM Politeknik Pratama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51903/bersatu.v1i4.294
Early Childhood Education (PAUD) is an early stage in the educational process that plays an important role in children's language development. One approach that can be used in language development is the loose parts approach. Loose parts refer to objects or materials that children can creatively manipulate and combine. The use of loose parts in language development in PAUD provides many benefits. First, loose parts can stimulate children's creativity and imagination. By having the freedom to organize and combine these materials, children can express their ideas verbally and non-verbally. In conclusion, the use of loose parts in language development in PAUD can improve creativity, communication skills, and learning experiences of early childhood.