Claim Missing Document
Check
Articles

Development of Counseling Sites with Digital Accessibility Features for the Blind and Visually Impaired Students Dini Rakhmawati; Venty; Febrian Murti Dewanto
Advance Sustainable Science Engineering and Technology Vol. 7 No. 1 (2025): November-January
Publisher : Science and Technology Research Centre Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/asset.v7i1.1157

Abstract

Current counseling services, such as those available through sikons.upgris.ac.id, lack full accessibility for students with disabilities, particularly those who are blind and visually impaired. Studies reveal significant accessibility barriers across educational websites, impeding equal access for users with disabilities. This study addresses these gaps by developing an accessible counseling platform aligned with Web Content Accessibility Guidelines (WCAG) to ensure inclusive access for all students. Using the ADDIE model's structured stages of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation, this study aims to create a technically advanced, user-centered application that enhances usability and independence for students with disabilities. Results from user acceptance testing with 11 participants indicated a high satisfaction rate of 89,33%, demonstrating that the platform effectively meets users' needs, significantly improving accessibility and usability in educational counseling services. This outcome underscores the importance of integrating accessibility standards to foster inclusivity and equitable participation in digital educational resources.
Efektivitas Penggunaan Media Virtual Reality Dalam Pembelajaran Sains Yenni Pudji Rahmawati; Arri Handayani; Dini Rakhmawati
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13 No 2 Desember 2024 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v13i2.766

Abstract

Abstract The Independent Curriculum encourages qualified teachers to utilize technology with the aim of improving the quality of learning in schools. It focuses on key elements of the Independent Curriculum, including basic skills and digital skills. In fact, there are still many kindergarten teachers who are not yet technologically literate and do not have access to the latest applications for create learning media. The urgency of this research is based on poor student learning outcomes due to less than optimal understanding of the material. This must be approached in an effort to improve students' cognitive skills. This research uses data collection techniques through surveys conducted with parents of students, the extent of students' understanding in learning science at school. The results show that many students have difficulty learning science. So the existence of virtual realty media can increase students' understanding in learning science. Keywords: Virtual Reality; Learning Media; Learning Effectiveness Abstrak Kurikulum Merdeka mendorong guru yang berkualitas untuk memanfaatkan teknologi dengan tujuan meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Berfokus pada elemen kunci dari kurikulum merdeka, termasuk keterampilan dasar dan keterampilan digital. Faktanya, masih banyak guru TK yang belum melek teknologi dan belum memiliki akses terhadap aplikasi terkini untuk membuat media pembelajaran. Urgensi penelitian ini didasari oleh buruknya hasil belajar siswa akibat pemahaman materi yang kurang optimal. Hal ini harus didekati dalam upaya meningkatkan keterampilan kognitif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemahaman bahan ajar sebelum dan sesudah penerapan media pembelajaran berbasis virtual reality serta mengetahui efektivitas media pembelajaran berbasis virtual reality dalam meningkatkan keterampilan pemahaman siswa Taman kanak kanak. Penelitian ini menggunakan tehnik pengumpulan data melalui survey yang dilakukan kepada orang tua siswa, sejauh mana pemahaman siswa dalam pembelajaran sains disekolah. Hasilnya menyatakan  bahwa banyak siswa yang kesulitan dalam mempelajari sains. Sehingga dengan adanya media virtual realty dapat meningkatkan pemahaman siswa dalam pembelajaran sains. Kata kunci: Virtual Reality; Media pembelajaran; Efektivitas pembelajaran
PENDAMPINGAN GURU MENGENAI KURIKULUM ANTI KEKERASAN SEKSUAL ANAK DI KOTA SEMARANG Ellya Rakhmawati; Desi Maulia; Dini Rakhmawati; Yovitha Yuliejantiningsih
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3879

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat (PKM) untuk meningkatkan pengetahuan guru di HIMPAUDI terkait prevensi kekerasan seksual anak (KSA) melalui pelatihan, memperoleh dukungan orang tua dalam menerapkan pendidikan seksualitas sebagai prevensi KSA, meningkatkan keterampilan pemanfaatan IPTEKS dalam kurikulum anti kekerasan seksual (KAKS) melalui penerapan Seri Animasi Miko Mila dan Buku Komik Berseri tentang Organ Reproduksi, dan mendampingi guru dalam menyusun kurikulum KAKS. PKM menggunakan pendekatan pembangunan komunitas berfokus pada pengembangan komunitas. PKM melibatkan HIMPAUDI Kota Semarang sebagai subjek dan obyek melibatkan partisipan dalam kegiatan PKM untuk meningkatkan perannya dalam pengembangan kelompok. PKM dilaksanakan 6 bulan. Tim PKM memberikan materi pendidikan seksual berupa pencegahan KSA di sekolah, penanganan KSA di sekolah dan masyarakat, serta pelaporan pengaduan KSA di sekolah dan masyarakat. Hasil PKM diperoleh bahwa terdapat 7-8 partisipan guru memilih netral dan satu partisipan tidak setuju dengan indikator pendampingan KAKS. Keempat indikator tersebut memerlukan perhatian lebih dari tim pendamping KAKS. Misalnya, guru memerlukan peningkatan pengetahuan tentang evaluasi dan cara melakukan evaluasi KAKS. Pada indikator elaborasi materi KAKS, terdapat satu partisipan (TA) yang belum mengetahui dan mampu mempraktikan cara elaborasi materi. Maka, perlu perbaikan dalam pendampingan KAKS terutama evaluasi, elaborasi materi, dan tindak lanjut dari KAKS.
PENGEMBANGAN KARAKTER GOTONG ROYONG DAN KETERAMPILAN MOTORIK MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL Agustin Arum Setiyana; Arri Handayani; Dini Rakhmawati
Edukatika Vol. 2 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/edukatika.v2i1.753

Abstract

Permainan tradisional merupakan salah satu contoh dari ribuan permainan tradisional yang ada di Indonesia. Namun permainan tradisional tersebut semakin hilang keberadaannya baik di desa maupun di kota kota besar, bahkan banyak anak – anak zaman sekarang yang tidak mengenal permainan tradisional yang ada, padahal permainan tradisional merupakan salah satu warisan budaya bangsa yang wajib kita lestarikan. Berdasarkan wawancara dengan sebagian siswa SDN Karakan 01, siswa juga cenderung bermain mainan modern, bahkan ada beberapa siswa yang tidak mengenali permainan tradisional. Melihat nilai karakter gotong royong siswa SD Negeri Karakan 01 yang rendah penting dilakukan pendidikan bagi anak usia sekolah dasar untuk mengenal dan bermain dengan permainan tradisional untuk mengembangkan karakter gotog royong dan keterampilan motorik pada pembelajaran. Metode yang digunakan adalah dengan kajian pustaka dari beberapa sumber. Sumber diperoleh dari beberapa referensi baik jurnal hasil penelitian maupun buku – buku yang relevan. Pada pembelajaran intrakurikuler maupun ekstrakurikuler guru melibatkan permainan tradisional, selain melatih keterampilan motorik melalui aktivitas fisik dalam permainan tradisional mereka juga dapat merasakan nilai karakter gotong royong yang ada pada setiap permainan yang dimainkan. Beberapa jenis permmainan yang dapat dimainkan di SD Negeri Karakan 01 antara lain, gobak sodor, petak umpet, engklek dan tarik tambang.
Analisis Masalah Perkembangan Sosial Emosi Pada Anak Didik di Kelas Rendah dan Penanganannya budi astuti; Arri Handayani; Dini Rakhmawati
Edukatika Vol. 2 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/edukatika.v2i1.814

Abstract

Perkembangan sosial dan emosional siswa kelas awal memainkan peran penting dalam keberhasilan akademik dan kesejahteraan psikologis mereka.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis masalah yang berkaitan dengan perkembangan sosial dan emosional anak sekolah dasar dan mengevaluasi strategi penanganan yang berbeda. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara mendalam dan observasi partisipan. Penelitian menunjukkan bahwa masalah utama siswa meliputi kesulitan mengatur emosi, keterampilan interaksi sosial yang buruk, dan perilaku agresif dan acuh tak acuh. Strategi penanganan yang efektif memerlukan pendekatan holistik yang melibatkan guru, orang tua, dan lingkungan sekolah. Intervensi sistematis seperti program pengembangan keterampilan sosial, konseling individu, dan kegiatan ekstrakurikuler telah terbukti meningkatkan keterampilan sosial dan emosional anak. Studi ini menunjukkan bahwa sekolah mengambil pendekatan multidisiplin untuk mengatasi masalah sosial dan emosional untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung.
Perbedaan Coping Stress Mahasiswa di Indonesia dan Malaysia: Differences in Coping with Stress among Students in Indonesia and Malaysia Nadiya Zakiyyatul Khusna; Dini Rakhmawati; Agus Setiawan
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 5 No. 02 (2025): Research Articles, August 2025
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v5i02.6739

Abstract

Academic pressure experienced by students often triggers stress, which impacts psychological well-being and academic performance. This phenomenon occurs in various countries, including Indonesia and Malaysia, with similar educational systems and social cultures. This study focuses on understanding and comparing how students from the two countries manage stress from academic demands. Using a survey method, a quantitative approach was used by distributing the Brief COPE questionnaire to 100 respondents, consisting of 70 students from Indonesia and 30 from Malaysia. Descriptive statistics and independent t-tests were used to analyze the data to test for significant differences between groups. The analysis showed that although Malaysian students showed a slightly higher average score for coping with stress, the difference was not statistically significant. This similarity in coping patterns suggests the influence of cultural background, spiritual values, and similar educational pressures. The results of this study provide relevant information for lecturers, counselors, researchers, and policymakers in designing long-term psychological interventions, stress management training programs, and higher education institution policies that support students' psychological health. Thus, this study also enriches the literature on cross-cultural coping strategies and opens up opportunities for developing higher education approaches more responsive to students' psychosocial challenges in the Southeast Asian region.
Penerapan kurikulum pendidikan berasrama untuk meningkatkan karakter mahasiswa pendidikan profesi guru Siti Fitriana; Listyaning Sumardiyani; Aryo Andri Nugroho; Dini Rakhmawati; Fine Reffiane
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 10 No. 4 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020244863

Abstract

Pendidikan berasrama merupakan sistem pendidikan yang didasarkan atas pertimbangan untuk mencapai tujuan pendidikan yang lebih utuh, yang mencakup cipta, rasa, karsa, dan karya sehingga menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam berpikir tetapi juga berkepribadian mulia. Pendidikan berasrama dapat menerapkan program pendidikan yang komprehensif-holistik mencakup keagamaan, pengembangan akademik, life skills (soft skills dan hard skills), wawasan kebangsaan dan membangun wawasan global. Tujuan dari penelitian ini ada untuk mengetahui Penerapan Kurikulum Pendidikan Berasrama untuk meningkatkan Karakter Mahasiswa PPG khususnya kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemandirian. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tujuan untuk memperbaiki praktik pendidikan melalui siklus tindakan yang berulang melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi yang dilakukan dalam program kehidupan berasrama bagi mahasiswa PPG efektif dalam meningkatkan karakter mahasiswa mulai dari kedisiplinan, keterampilan sosial, hingga keseimbangan hidup. Hal ini diperkuat dengan data siklus II diperoleh hasil peningkatan karakter mahasiswa pada aspek: kedisipinan 85%, tanggung jawab 87%, dan kemandirian 90%. Pentingnya dukungan berkelanjutan melalui bimbingan, konseling, serta manajemen waktu dan kegiatan asrama sangat berpengaruh terhadap perkembangan personal dan profesional mahasiswa. Keterbatasa dalam penelitian ini adalah adanya resistensi awal mahasiswa terhadap program Pendidikan berasrama dan kesulitan manajemen waktu dalam kegiatan sehari-hari.
PERKEMBANGAN PSIKOMOTORIK SISWA SEKOLAH DASAR MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING Jois Syahadati Masruriyah; Arri Handayan; Dini Rakhmawati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6414

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelejaran Project Based Learning (PjBL) dapat mempengaruhi perkembangan psikomotorik anak usia dasar. Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan subjek siswa kelas II SDN Pagonan. Instrument data menggunakan wawancara dan observasi. Sesuai dengan observasi yang dilakukan pada aspek psikomotorik menolong diri sendiri pada sub indicator pertama mendapat 90% dan sub indicator kedua 75%, aspek menolong orang lain 75%, kemampuan sekolah 75%, aspek bermain sub indicator pertama mendapat 60% dan kedua 40%. Sedangkan ketika pembelajaran memakai model PjBL mengalami peningkatan pada aspek yang pertama 100% dan 80%, aspek menolong orang lain 85%, aspek kemampuan sekolah tidak mengalami peningkatan ataupun penurunan yaitu 75%, dan bermain pada sub indicator pertama 75% dan yang kedua 70%. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran PjBL dapat mempengaruhi perkembangan psikomotorik anak.
Co-Authors Adhelia Yusi Novanti Agustin Arum Setiyana Agustina Siwi Hastuti Amalina Zatil Aqmar Amanda Tasya Puspita Ardiana Nur Maulida Hakim Argo Widhiharto Arini Inayatul Fajriyah Arri Handayan Arri Handayani Arri Handayani Arry Handayani Aryo Andri Nugroho Atika Maulida Rizka Avif Nur Khanifa Ayu Sri Astuti Bondhaningtyas Anjarweni budi astuti Chr Argo Widiharto Cindy Sofiyanti Desi Maulia Devi Richma Yunita Dewi Mukti Kartikaningrum Dewi Sekar Millati Dian Novita Anggraini Dian Octorina Dwi Retno Sriwahyuni Ellya Rakhmawati Estur Septinityas Falda Nurhidayah Farikha Wahyu Lestari Febrian Murti Dewanto Fine Reffiane Gregorius Rohastono Ajie Hardianika Rahmaningtyas Hippy Jovaniza Surya Putri Ida Dwijayanti Indah Luthfiana Ismah Ismah -, Ismah Ismah Ismah Ismatul Khasanah Itsna Putri Nur Hanifa Jois Syahadati Masruriyah Jovitha Julienjatiningsih Juwitaningrum Ita Laksma Septi Lina Kamalia Zahra Listyaning Sumardiyani Listyowati Maghfiroh Melliana Septi Dwi Anggreni Monica Arningsari Muhamad Andiyaman Mujiono Mujiono Mujiyono Mujiyono Mustianah Mustianah Nadiya Zakiyyatul Khusna Ngatmini Ngatmini Niwi Sruti Handayani Nur Lathifah Nur Siti Aisyah Nurul Khosyamsiatun Ni'mah Padmi Dhyah Yulianti Putri Suci Susilowati Rafika Nuriafuri Riski Yanti Rohi Triyadi Rohmah Khasanah Setiawan, Agus Singgih Gunawan Siti Fatonah Siti Fitriana Siti Khoirunnisa Sukat Suryati Sutinah Suwarno Widodo Tri Hartini Tri Hartini Venty Venty Via Apriliana Wahyu Lestari Windaniati Windaniati Yenni Pudji Rahmawati Yovitha Yuliejantiningsih Yovitha Yuliejatiningsih Yovitha Yuliejatiningsih Zunika Agung Rahayu