Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DENGAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 31 SEMARANG Estur Septinityas; Dini Rakhmawati; Padmi Dhyah Yulianti
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 2 (2022): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g.couns.v6i2.3458

Abstract

Penelitian hubungan efikasi diri dengan kemandirian belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 31 Semarang ini dilatar belakangi oleh kurangnya rasa percaya akan kemampuan diri sendiri dan kurangnya kemandirian belajar yang dimiliki siswa sehingga menghambat proses pembelajaran dan nilai akademik siswa. Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana kondisi efikasi diri siswa kelas VIII SMP Negeri 31 Semarang ? 2) Bagaimana kondisi kemandirian belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 31 Semarang ? 3)Apakah ada hubungan efikasi diri dengan kemandirian belajar pada kelas VIII SMP Negeri 31 Semarang ? Tujuan yang hendak di capai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi efikasi diri dan kemandirian belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 31 Semarang dan untuk mengetahui hubungan efikasi diri dengan kemandirian belajar pada kelas VIII SMP Negeri 31 Semarang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode ex-post facto. Populasi data penelitian ini sejumlah 172 siswa, meliputi kelas VIII A, VIII B, VIII C, VIII D, VIII E, VIII F, VIII G, VIII H. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 118 yang diambil dengan teknik propotional random sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah skala efikasi diri dan skala kemandirian belajar. Berdasarkan hasil dari penelitian menyatakan bahwa terdapat hubungan efikasi diri dengan kemandirian belajar siswa. Maka hal ini berarti semakin tinggi efikasi diri maka semakin tinggi pula kemandirian belajar, sebaliknya semakin rendah efikasi diri maka semakin rendah pula kemandirian belajar. 
HUBUNGAN RELIGIUSITAS DENGAN PERILAKU MENYONTEK PADA SISWA KELAS X SMA LABORATORIUM UNIVERSITAS PGRI SEMARANG Indah Luthfiana; Dini Rakhmawati; Padmi Dhyah Yulianti
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 2 (2022): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g.couns.v6i2.3460

Abstract

Penelitian hubungan religiusitas dengan perilaku menyontek pada siswa kelas X SMA Laboratorium Universitas PGRI Semarang ini dilator belakangi oleh fenomena bahwa siswa ternyata tidak lepas dari perilaku menyontek. Hasil Analisis Angket Kebutuhan Peserta Didik menunjukkan rendahnya tingkat religiusitas siswa dan tingginya tingkat perilaku menyontek. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif korelasi dengan metode survey. Populasi data penelitian sejumlah 96 siswa, meliputi kelas X MIPA 1, X MIPA 2, X IPS 1 dan X IPS 2. Sampel penelitian ini sejumlah 77 siswa yang diambil dengan teknik simple random samping. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah skala religiusitas dan skala perilaku menyontek. Berdasarkan hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara religiusitas dengan perilaku menyontek siswa kelas X SMA Laboratorium Universitas PGRI Semarang. Artinya semakin tinggi tingkat religiusitas siswa semakin rendah tingkat perilaku menyontek siswa. Kata Kunci : Religiusitas, Perilaku Menyontek
KEEFEKTIFAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 1 TANJUNG Putri Suci Susilowati; Dini Rakhmawati; Tri Hartini
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 2 (2022): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g.couns.v6i2.3464

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Tanjung. Jenis penelitian ini adalah eksperimen kuantitatif dengan metode penelitian True Eksperimen menggunakan desain pretest posttest control group design. Sampel yang diambil sebanyak 20 siswa, 10 siswa untuk kelompok eksperimen dan 10 siswa untuk kelompok kontrol dengan menggunakan purposive random sampling. Dalam penelitian ini data diperoleh melalui instrumen penelitian berupa skala kepercayaan diri dan wawancara. Desain penelitian yang digunakan adalah pretest, treatment, dan posttest. Treatment dilaksanakan sebanyak lima kali pada kelompok eksperimen dengan rata-rata 69 menjadi 86,1 meningkat sebanyak 17,1. Hasil uji hipotesis diperoleh hasil thitung = 100,662 dikonsultasikan dengan taraf signifikansi 5% (0,05) yaitu 2,101. Hal tersebut menunjukkan bahwa thitung = 100,662 > ttabel = 2,101. Disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Tanjung.
HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DAN PERILAKU MENYONTEK PADA SISWA KELAS VII SMP MA’ARIF NU 2 BUMIJAWA Riski Yanti; Dini Rakhmawati; Ismah Ismah
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 2 (2022): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g.couns.v6i2.3474

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dan perilaku menyontek pada siswa kelas VII SMP Ma’arif NU 2 Bumijawa Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode ex-post facto. Populasi data penelitian ini sejumlah 61 siswa, meliputi kelas VII A dan VII B. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh (sampling sensus) yaitu dengan mengambil semua jumlah populasi untuk dijadikan sebagai penelitian. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah skala konsep diri dan skala perilaku menyontek. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan sebagai berikut: (1) Ada hubungan yang negatif dan signifikan antara konsep diri dengan perilaku menyontek. Hal ini berarti semakin tinggi  konsep diri maka semakin rendah perilaku menyontek, begitu pula sebaliknya semakin rendah konsep diri maka akan semakin tinggi  perilaku menyontek. (2) Hasil uji koefesien determinasi (R2) sebesar 0,300. Nilai tersebut berarti 30% perubahan variabel perilaku menyontek (Y) dapat diterangkan oleh konsep diri (X), sedangkan 70% dijelaskan oleh variabel yang lain.(3) Tingkat perilaku menyontek dan konsep diri tergolong dalam kategori rendah dengan hasil presentasi 38% dan 41%. (4) Uji linieritas dimaksudkan untuk mengetahui ada tidaknya korelasi antara variabel konsep diri dan perilaku menyontek. Berdasarkan uji linieritas antara konsep diri dan perilaku menyontek diperoleh nilai signifikansi yaitu sebesar  0,914. Dengan nilai sig.deviation from linierity > 0,05, dalam dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang linier antara konsep diri dan perilaku menyontek. 
Hubungan Antara Regulasi Diri Dengan Prokrastinasi Akademik Pada Siswa SMP Negeri 3 Semarang Nur Siti Aisyah; Dini Rakhmawati; Desi Maulia
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8236

Abstract

Penelitian Hubungan Antara Regulasi Diri Dengan Prokrastinasi Akademik Pada Siswa SMP Negeri 3 Semarang di latar belakangi oleh tingginya perilaku prokrastinasi akademik pada siswa sehingga regulasi diri siswa menjadi rendah. Hal tersebut ditandai dengan hasil AKPD dan DCM yang menunjukkan bahwa kebutuhan yang tertinggi pada bidang pribadi dan belajar, dan siswa mengalami permasalahan dalam bidang belajar yaitu suka malas belajar di rumah, sukar memusatkan perhatian pada waktu belajar di rumah, dan sering bermain gadget sampai lupa waktu untuk mengerjakan tugas sekolah. Rumusan masalah penelitian ini yaitu apakah ada hubungan antara regulasi diri dengan prokrastinasi akademik pada siswa SMP Negeri 3 Semarang. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan antara regulasi diri dengan prokrastinasi akademik pada siswa SMP Negeri 3 Semarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif denga desain penelitian korelasional. Populasi pada penelitian ini berjumlah 256 siswa, yang terdiri dari kelas VIII A, VIII B, VIII C, VIII D, VIII E, VIII F, VIII G, VIII H. Teknik sampling yang digunakan adalah Teknik sampling jenuh. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan semua anggota populasi yang dimiliki yaotu sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII A, VIII C, VIII D, VIII E, VIII F, VIII G. Berdasarkan uji korelasi pearson product moment, diperoleh nilai korelasi rhitung sebesar 0,207. Sedangkan nilai rtabel untuk jumlah sampel 192 dengan taraf signifikansi 5% sebesar 0,141. Oleh karena itu nilai rhitung 0,207 > rtabel 0,141. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa ada hubungan secara signifikan antara regulasi diri dengan prokrastinasi akademik pada siswa SMP Negeri 3 Semarang. Hubungan tersebut menunjukkan hubungan yang negatif, karena nilai rhitung yang didapat bertanda negatif. Hubungan negatif tersebut memiliki arti bahwa jika regulasi diri semakin tinggi maka prokrastinasi akademik yang dilakukan siswa semakin rendah.
Hubungan Antara Motivasi Belajar Dengan Manajemen Waktu Pada Siswa SMA N 1 Kembang Devi Richma Yunita; Dini Rakhmawati; Mujiono Mujiono
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8511

Abstract

Penelitian Hubungan Antara Motivasi Belajar Dengan Manajemen Waktu Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Kembang dilatar belakangi oleh rendahnya manajemen waktu siswa, ditandai dengan seringnya siswa mengumpulkan tugas selalu tidak tepat waktu, sering menunda-nunda tugas karena tidak segera dikerjakan dan dibiarkan menumpuk begitu saja, dan tidak bisa mengatur waktu belajar dengan baik sehingga waktu kegiatan sehari-hari belajar maupun kegiatan dirumah selalu tidak tersusun dengan baik. Hal ini sangat mempengaruhi atau berdampak pada nilai akhir siswa. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 258 siswa, meliputi kelas XI MIPA 1, XI MIPA 2, XI MIPA 3, XI MIPA 4, XI IPS 1, XI IPS 2, XI IPS 3, BAHASA. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan semua anggota populasi yang dimiliki oleh populasi tersebut menggunakan teknik sampling jenuh. Berdasarkan uji korelasi person product moment, diperoleh nilai korelasi sebesar r hitung 0,215, sedangkan nilai r tabel menggunakan taraf siginifikan 5% sebesar 0,113. Oleh karena itu nilai r hirung 0,215 > r tabel 0,113. Maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan secara signifikan antara motivasi belajar dengan manajemen waktu siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kembang.
HUBUNGAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI ANTARPRIBADI DENGAN RASA PERCAYA DIRI SISWA KELAS X IPA SMA NEGERI 1 PURWANEGARA BANJARNEGARA Falda Nurhidayah; Dini Rakhmawati; Rohastono Ajie
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 01: Desember 2022, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v7i01.4362

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya rasa percaya diri siswa di SMA Negeri 1 Purwanegara khususnya di kelas X IPA, sehingga mengalami hambatan komunikasinya atau masih takut menyampaikan pendapatnya di forum atau saat pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan rasa percaya diri dengan keterampilan komunikasi antarpribadi siswa kelas X IPA SMA Negeri 1 Purwanegara. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional yang dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2021/2022 di SMA Negeri 1 Purwanegara. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IPA SMA Negeri 1 Purwanegara dengan jumlah 204 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan tabel yahmane. Dari populasi yang ada, diambil sampel penelitian dengan menggunakan teknik simpel random sampling sebanyak 135 siswa dari enam kelas. Karena populasi hanya 204, agar data yang terkumpul dapat menggambarkan situasi penelitian, sehingga dalam penelitian ini digunakan sampel populasi. Jadi ada 204 orang anggota populasi digunakan sebagai sampel. Alat pengumpulan data yang digunakan yaitu skala likert. Analisis data yang digunakan pada uji hipotesis menggunakan koefisien korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan dari kedua variabel dengan nilai korelasi diperoleh 0,775.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA MILENIAL DENGAN RESILIENSI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 33 SEMARANG Muhamad Andiyaman; Dini Rakhmawati; Chr. Argo Widiharto
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 01: Desember 2022, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v7i01.4384

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya karakteristik kurang resilien yang ditandai dengan adanya siswa merasa pesimis terhadap tuntutan sekolah, respon ketidaksiapan siswa ketika menerima ulangan dadakan dan adanya siswa yang masih tidak percaya diri dan merasa malu ketika ditunjuk di depan kelas. Hal ini diperkuat dengan hasil AKPD yang menunjukan bidang pribadi mencapai 41,90%. Tujuan dari penelitian ini untuk mengungkap hubungan pola asuh orang tua generasi milenial dengan resiliensi siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif korelasional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 85 siswa. Alat pengumpulan data yang digunakan yaitu skala pskilogis. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola asuh otoriter, permisif dan uninvolved tidak memiliki pengaruh terhadap resiliensi, namun demikian, pola asuh demokratis menunjukan adanya pengaruh terhadap resiliensi. Adapun pola asuh secara simultan terhadap resiliensi menunjukan adanya pengaruh terhadap resiliensi.
FAKTOR DETERMINAN KEMATANGAN PERENCANAAN KARIR SISWA (STUDI KASUS PADA SISWA KELAS XII AKUNTANSI SMK NEGERI 1 KERSANA) Amalina Zatil Aqmar; , Dini Rakhmawati
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 01: Desember 2022, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v7i01.4406

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor determinan yang mempengaruhi kematangan perencanaan karir siswa (studi kasus siswa kelas XII Akuntansi SMK Negeri 1 Kersana). Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Sampel yang dipilih adalah siswa kelas XII Akuntansi SMK N 1 Kersana, Brebes, Jawa Tengah. Data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara kepada 4 subjek penelitian, wali kelas, dan guru BK SMK N 1 Kersana. Hasil dari penelitian ini menunjukan faktor- faktor yang mempengaruhi kematangan perencanaan karir pada siswa meliputi faktor internal danfaktor eksternal. Ada faktor yang paling dominan atau menjadi faktor determinan untuk kematangan perencanaan karir siswa yang pertama adalah faktor internal meliputi nilai- nilai kehidupan, taraf intelegensi, pengetahuan, dan faktor eksternal yaitu tuntutan yang melekat pada masing- masing jabatan dan pada setiap program studi atau latihan
LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK MODELLING TERHADAP PERENCANAAN KARIR SISWA KELAS XI SMA N 1 MOGA Adhelia Yusi Novanti; Dini Rakhmawati; Farikha Wahyu Lestari
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 1 (2021): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g.couns.v6i1.2184

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya perencanaan karir siswa SMA. Banyaksiswa yang memiliki keraguan dan kebingungan untuk menentukkan cita-cita ataumerencanakan karirnya di masa depan. hal ini dikarenakan siswa belum memahamikemampuan diri sendiri yang dimiliki. Serta kurangnya informasi dan pengetahuantentang perguruan tinggi, sedangkan untuk memutuskan karir siswa perlu adanyakeseimbangan antara potensi yang dimiliki dengan cita-cita yang diinginkan. Tujuan daripenelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok denganteknik modelling untuk meningkatkan perencanaan karir siswa. Penelitian inimenggunakan metode kuantitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa adapengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik modelling terhadap perencanaankarir siswa. Metode penelitian ini adalah kuantitatif, dengan desain true eksperimentalpretest-postest control group design.Kata kunci: Bimbingan Kelompok, Teknik Modelling, Perencanaan Karir
Co-Authors Adhelia Yusi Novanti Agung Prasetyo Agus Setiawan Agustin Arum Setiyana Agustina Siwi Hastuti Alifia Salsabilla Amalina Zatil Aqmar Amanda Tasya Puspita Anindhita Felisia Anggraheni Ardiana Nur Maulida Hakim Argo Widhiharto Arini Inayatul Fajriyah Arri Handayan Arri Handayani Arri Handayani Arry Handayani Aryo Andri Nugroho Atika Maulida Rizka Avif Nur Khanifa Ayu Sri Astuti Azam Arifyadi Basir Jarah Anilon Bau Ratu Bau Ratu Bondhaningtyas Anjarweni budi astuti Chr Argo Widiharto Cindy Sofiyanti Desi Maulia Devi Richma Yunita Dewi Mukti Kartikaningrum Dewi Sekar Millati Dhevy Puswiartika Dian Novita Anggraini Dian Octorina Dini Rakhmawati Dwi Retno Sriwahyuni Ellya Rakhmawati Estur Septinityas Falda Nurhidayah Farikha Wahyu Lestari Febrian Murti Dewanto Fibrina Maulida Eka Sari Fine Reffiane Fransisca Ayu Prasetyo Murti Gregorius Rohastono Ajie Hardianika Rahmaningtyas Heri Saptadi Ismanto Hippy Jovaniza Surya Putri Ida Dwijayanti Indah Luthfiana Ismah Ismah -, Ismah Ismah Ismah Ismatul Khasanah Itsna Putri Nur Hanifa Jois Syahadati Masruriyah Joko Sulianto . . Jovita Julienjatiningsih Jovitha Julienjatiningsih Juwitaningrum Ita Laksma Septi Lina Kamalia Zahra Lina Putriyanti Listyaning Sumardiyani Listyowati Maghfiroh Melliana Septi Dwi Anggreni Mokh Badrudin Badrudin Monica Arningsari Muhamad Andiyaman Mujiono Mujiono Mujiyono Mujiyono Munifah Munifah Mustianah Mustianah Nadiya Zakiyyatul Khusna Najla Bintang Kamila Najla Bintang Kamila Ngatmini Ngatmini Niwi Sruti Handayani Nur Lathifah Nur Siti Aisyah Nurul Huda Nurul Khosyamsiatun Ni'mah Padmi Dhyah Yulianti Putri Suci Susilowati Rafika Nuriafuri Riski Yanti Rohi Triyadi Rohmah Khasanah Setiawan, Agus Singgih Gunawan Siti Fatonah Siti Fitriana Siti Khoirunnisa Suhendri Suhendri Sukat Sukati Sukati Suryadi Suryati Sutinah Suwarno Widodo T Sri Suwarti Tri Hartini Tri Hartini Tri Suyati Venty Venty Via Apriliana Wahyu Lestari Windaniati Windaniati Yenni Pudji Rahmawati Yovitha Yuliejantiningsih Yovitha Yuliejatiningsih Yovitha Yuliejatiningsih Yuuki Chleo Pratama Setiyono Zunika Agung Rahayu