Claim Missing Document
Check
Articles

ANALYSIS COGNITIVE DOMAIN INSTRUMENTS OF EVALUATION IN SMA BANDUNG sepita ferazona
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 13, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/biodidaktika.v13i1.2847

Abstract

The level of competence achievement will be known by evaluating the students after all the basic competencies that exist in the standard of the content they are studying, which must be seen how the suitability of the evaluation instruments provided to the students with the demands of basic competencies and the process of learning in the class .. The method used in this researchis a descriptive method. Subjects were ten biology teachers from seven SMANs in Bandung as a sample, each school representing three clusters. Selection of this research sample is done by using stratified sampling technique, that is by choosing school with high category, medium and low. KD analyzed material of Class X Plantae and Class X Excression System. Plantae material learning process question and excretion system on cluster 1, the highest average at level C2 (understanding) that is equal to 55,91%. While on cluster 2 the highest average also at level C2 (understanding) that is equal to 50,96%. While on the cluster 3 the highest average is also at level C2 (understand) that is equal to 48,91%. The cognitive domain of Plantae's exercise / material tasks in cluster 1, the highest average at the level C1 (knowledge) is 57.5%. While on the cluster 2 the highest average also at level C1 (knowledge) that is equal to 71,67%. While the highest average cluster is at level C2 (understanding) that is equal to 51,67%. The cognitive domain of Plantae material repetition and Excretion System in cluster 1, the highest average at the level of C1 (knowledge) is 56.67%. While on the cluster 2 average highest at level C1 (knowledge) that is equal to 56,3%. While on the cluster 3 highest cognitive domain is at level C1 (knowledge) that is equal to 52,55%.
Pelatihan Pemantapan Penguasaan Bahan Ajar IPA Terintegrasi Nilai-Nilai Al-Qur’an Pada Guru-Guru SD Kab. Indragiri Hulu Siti Robiah; Suryanti Suryanti; Sepita Ferazona
Buletin Pembangunan Berkelanjutan Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/bpb.2021.8696

Abstract

Ilmu Pengetahuan Alam merupakan ilmu yang memiliki karakteristik berbeda dengan ilmu yang lain yakni mengandung ayat-ayat Qauniah dan ayat-ayat Qauliyah sehingga butuh skill dan bahan ajar tersendiri dalam mentransfer ilmunya. Namun demikian pelaksanaan proses pembelajaran yang dilakukan guru-guru SD IPA masih bersifat parsial dengan hanya mengutamakan target capaian ayat-ayat Qauniah semata (aspek kogitif IPA) sehingga aspek qauliyah terutama sikap islami terabaikan, disamping itu memang masih kurangnya bahan ajar IPA yang terintegrasi nilai-nilai Alqur’an yang bisa dijadikan i acuan bagi guru-guru SD. Sebagai solusi terhadap permasalahan tersebut maka guru-guru SD perlu dibekali melalui suatu pelatihan pemantapan penguasaan bahan ajar IPA terintegrasi nilai-nilai alqur’an agar dapat diaplikasikan kepada peserta didik.
ANALISIS KESESUAIAN MATERI INSTRUMEN EVALUASI DENGAN INDIKATOR PADA RPP MATERI PLANTAE DAN SISTEM EKSKRESI DI SMA KOTA BANDUNG Sepita Ferazona
Bionatural : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 4, No 2 (2017): BIOnatural : Jurnal ilmiah pendidikan Biologi
Publisher : STKIP BINA BANGSA MEULABOH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.87 KB)

Abstract

Abstrak: Instrumen evaluasi dalam mengukur kemapuan siswa harus sesuai dengan kompetensi dasar, agar kompetensi yang diharapkan bisa tercapai. Penelitian ini dilihat dari aspek kesesuaian materi instrumen evaluasi dengan indikator pada RPP, kesesuaian materi instrumen evaluasi dengan materi yang terkandung dalam kompetensi dasar dan kesesuaian materi intrumen evaluasi dengan materi yang disampaikan guru selama proses pembelajaran di kelas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Subjek penelitian adalah sepuluh orang guru biologi dari tujuh SMA N di kota Bandung sebagai sampel, setiap sekolah mewakili tiga cluster.Pemilihan sampel penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik stratified sampling, yaitu dengan memilih sekolah dengan katagori tinggi, sedang dan rendah.KD yang dianalisis materi Sistem Ekskresi kelas XI. Data diperoleh dengan cara observasi, studi dokumentasi dan angket. Kesesuaian materi instrumen evaluasi dengan indikator pada RPP pada materi Sistem ekskresi 82,38%. Kata kunci: Kompetensi Dasar, Instrumen Evaluasi, Hasil Belajar.
PERSEPSI SISWA TERHADAP PELAKSANAAN PEMBELAJARAN GURU BIOLOGI KELAS XI IPA DI SMA SWASTA PEKANBARU BERDASARKAN CLUSTER SEKOLAH TAHUN AJARAN 2014/2015 Siti Robiah; Sepita Ferazona
Bionatural : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 3, No 2 (2016): BIONATURAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Publisher : STKIP BINA BANGSA MEULABOH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran guru biologi kelas XI di 6 SMA Swasta Pekanbaru berdasarkan cluster sekolah Tahun Ajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di kelas XI SMA Seri Rama, SMA PGRI,  SMA Nurul Falah, SMA YLPI, SMA Taruna dan SMA Datuk Batu Hampar Pekanbaru. Dimulai tanggal 10 April sampai 29 Mei 2015 dengan jumlah sampel 180 orang.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket.diperoleh rata-rata persepsi siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran guru biologi berdasarkan aspek pedagogik yang tertinggi terdapat pada cluster 1 yaitu sebesar 70,11%  dengan kategori  cukup baik dan yang terendah terdapat pada cluster 3 sebesar 67,97 dengan kategori cukup baik dan dilihat aspek profesional yang tertinggi terdapat pada cluster 3 yaitu sebesar 70,27%  dengan kategori cukup baik dan yang terendah terdapat pada cluster 1 sebesar 66,76 dengan kategori cukup baik. Jika dilihat dari rata-rata keseluruhan persentase tertinggi terdapat pada cluster 3 yaitu 69,12% dengan kategori cukup baik, dan terendah pada  cluster 1 yaitu 68,43 % dengan kategori cukup baik. Dapat diartikan akreditas sekolah tidak menjamin kualitas pelaksanaan pembelajaran. Kata-kata kunci: Pelaksanaan pembelajaran, Kompetensi, Guru.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN E-LEARNING MOODLE DENGAN MENGGUNAKAN MODEL DRILLS PADA MATERI BIOLOGI KELAS XI SMA NEGERI PEKANBARU TAHUN AJARAN 2015/2016 Suryanti Suryanti; Sepita Ferazona
Bionatural : Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Vol 3, No 2 (2016): BIONATURAL: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Publisher : STKIP BINA BANGSA MEULABOH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran melalui E-Learning berbasis MOODLE (Modular Object Oriented Dynamic Learning Environment) dengan menggunakan model Drills di kelas XI SMAN Pekanbaru Tahun Ajaran 2015/2016 yang merupakan penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Alat pengumpul data yang digunakan berupa angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif deskriptif dengan rerata. Penilaian media dilakukan oleh validator terdiri dari tiga ahli media, tiga ahli materi, dan peserta didik SMAN Pekanbaru. Pengambilan data dimulai pada tanggal 12 Oktober sampai 30 November 2016. Subjek penelitian adalah media pembelajaran online Sistem Gerak, Sistem Pencernaan, Sistem Respirasi, Sistem Ekskresi, Sistem Koordinasi, Sistem Reproduksi dan Sistem Imun. Hasil penelitian dari validator media menunjukkan bahwa Aspek Rekayasa Perangkat Lunak Kategori Sangat Tinggi (3,72), Aspek Komunikasi Audio Visual Kategori Tinggi (3,87). Untuk Validasi Materi untuk Kelayakan Isi Kategori Sangat Tinggi (3,88). Selanjutnya untuk Uji Kelayakan Siswa Ada Aspek Media Pembelajaran Sangat Tinggi (3,53), Aspek Materi Kategori Tinggi (3,73), Aspek Manfaat Kategori Sangat Tinggi (3,64). Dapat disimpulkan bahwa dari ketiga Validasi Media, Validasi Materi dan Uji Kelayakan semua dalam kategori sangat tinggi. Kata-kata kunci: E-Learning berbasis MOODLE, model Drills, Materi biologi.
KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU IPA (Studi Kasus di SMP Negeri 1 XIII Koto Kampar Tahun Ajaran 2017/2018): Indonesia Suryanti Suryanti; Sepita Ferazona; Mira Hartati
Biology and Education Journal Vol. 1 No. 1 (2020): Biology and Education Journal
Publisher : Universitas Islam Riau (UIR) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.103 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui kompetensi pedagogik berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 yang dimiliki guru IPA di SMP Negeri 1 XIII Koto Kampar. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Kualitatif dimana peneliti berupaya mengupas data penelitian melalui sumber data primer berupa transkip hasil observasi, dilengkapi pula dengan sumber data sekunder berupa data dokumentasi dan hasil wawancara terstruktur dengan guru IPA di SMP Negeri 1 XIII Koto Kampar. Sampel yang digunakan sebanyak 2 orang guru IPA. Selanjutnya data analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kompetensi pedagogik guru IPA di SMP Negeri 1 XIII Koto Kampar sudah kompeten. Dapat disimpulkan bahwa kompetensi pedagogik yang dimiliki guru IPA di SMP Negeri 1 XIII Koto Kampar sejalan dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007, namun perlu ada beberapa perbaikan atau peningkatan seperti pada indikator memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran (0%), memfasilitasi pengembangan potensial peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki (50%), serta menyelenggarakan penilaian evaluasi proses dan hasil belajar (41,5%), termasuk dalam kategori tidak kompeten.
The Hubungan minat belajar dan motivasi belajar dengan disiplin belajar Biologi siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 4 Pekanbaru tahun ajaran 2020/2021: Hubungan minat belajar dan motivasi belajar dengan disiplin belajar Biologi siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 4 Pekanbaru tahun ajaran 2020/2021 Suryanti Suryanti; Afnila Fritadini Hariono; Sepita Ferazona
Biology and Education Journal Vol. 2 No. 1 (2022): Biology and Education Journal
Publisher : Universitas Islam Riau (UIR) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.009 KB) | DOI: 10.25299/baej.2022.9884

Abstract

The relationship of learning interest and learning motivation with the discipline of learning Biology of students in grade XI MIPA SMA Negeri 4 Pekanbaru academic year 2020/2021. This study aims to find out the relationship of learning interest and learning motivation with the discipline of learning biology of students in grade XI MIPA SMA Negeri 4 Pekanbaru school year 2020/2021. The research was conducted from Agust to December 2020. This research is a correlational research and data collection using questionnaires, interviews and documentation. The sample in this study was 113 randomized students or rondom sampling techniques. Data analysis in this study used Pearson Pruduct Moment correlation technique. The results found that interest in learning (X1) and learning motivation (X2) with learning discipline (Y) there is a high relationship (0.848). The significance test value was obtained that the interest in learning (X1) and learning motivation (X2) with the discipline of learning (Y), thitung (13.2) > ttabel (0.184). Furthermore, interest in learning (X1) and learning motivation (X2) contributed 61.1% to the discipline of learning (Y) to students of grade XI MIPA at SMA Negeri 4 Pekanbaru in the 2020/2021 school year.
Pengecekan Tensi Dan Gula Darah Bagi Masyarakat Desa 4 Kabupaten Kampar Suryanti; Nurkhairo Hidayati; Ibnu Hajar; Tengku Ritawati; Sukarni; Siti Robiah; Mellisa; Sepita Ferazona; Nurul Fauziah; Said Muhammad Al Abrar
Community Education Engagement Journal Vol. 4 No. 2 (2023): April
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v4i2.12584

Abstract

Kegiatan bakti sosial ini bertujuan untuk mengedukasi warga Desa 4 Kabupaten Kampar tentang perlunya pemantauan tekanan darah dan glukosa. Tindakan pencegahan menjadi kunci untuk menjaga agar kondisi tidak semakin parah dengan tes glukosa darah yang bermanfaat bagi anggota masyarakat dengan mengidentifikasi masalah yang berkaitan dengan gula darah, salah satunya gula darah tinggi atau rendah. Selain itu, memeriksakan tekanan darah secara rutin dapat mengurangi risiko terkena tekanan darah tinggi yang tidak baik untuk kesehatan. Sehingga dapat mengurangi dampak pada kehidupan sehari-hari. Kegiatan amal ini dilakukan di unit regional Kylä 4 yang diikuti oleh 40 warga. Pada kegiatan ini, Anda akan mempelajari materi dan tahapan pengukuran gula darah dan tekanan darah, serta informasi tekanan darah untuk glukosa. 187 mg/dL. kemudian pelatihan dilanjutkan dengan pelatihan langsung bagi umat paroki. Kegiatan ini memiliki banyak manfaat bagi anggota masyarakat untuk memanfaatkan peluang yang ada dan mengetahui cara melindungi diri serta mengetahui resiko hidup.
The Availability of E-Modules As a Learning Media In Problem Based Learning At SMA N 11 Pekanbaru Siti Risna Wati; Sepita Ferazona; Suryanti Suryanti; Ibnu Hajar; Fitriyeni Fitriyeni
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 11, No 1 (2023): JURNAL BIOTERDIDIK
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is a preliminary study that aims to determine the availability and feasibility of the E-Module, as well as the views of students and teachers on teaching materials that have been used so far in SMA Negeri 11 Pekanbaru. This study uses a survey method. In the research instrument used is a questionnaire. The research sample was 50 high school students and 1 Biology teacher. The results showed that from the student's perspective on the Development of Biology E-Module Teaching Materials as a whole, it has an average percentage of 78.7% in the Good category. The highest student response was the question whether you were enthusiastic about participating in the biology learning process in class? With a percentage of 100% in the Very Good category, and the lowest student response is the question Have you used textbooks or other handbooks for biology learning? With a percentage of 49.1% in the Enough category. Meanwhile, from the perspective of the teacher as a whole, it has an average percentage of 70.66% in the Good category. The teacher's response was highest in the question Did your biology learning process make students more enthusiastic about participating in learning? With a percentage of 100% in the Very Good category, and the lowest teacher response is the question Have you ever used E-modules for the learning process? With a percentage of 25% in the Less category. Based on the results of this study it can be concluded that from the perspective of students and teachers it is necessary to develop E-Modules based on Problem Based Learning (PBL), as teaching materials for class XI in SMA/MA to increase students' knowledge of Biology subject matter. DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jbt.v11.i1.27247
Lembar Praktikalitas: Instrumen yang Digunakan untuk Menilai Produk yang Dikembangkan pada Penelitian Pengembangan Bidang Pendidikan Cahaya, Nilam; Fauziah, Nurul; Ferazona, Sepita; Hidayati , Nurkhairo; Mellisa; Yeyendra
Biology and Education Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Biology and Education Journal
Publisher : Universitas Islam Riau (UIR) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/baej.2024.16973

Abstract

The practicality sheet plays an important role in the usability process of a product to be developed. Practicality sheets have a big influence on the level of use of a product, namely being practical, easy to understand and enjoyable for teachers or students to use the product. This research aims to develop a practicality sheet that can be used as an instrument in assessing the product being developed. The product that has been developed must be validated by experts in the field of education. After the product is said to be valid then the product is field tested on students where the product is said to be practical if the experts say that theoretically this product can be applied in the field and the level of workability is good, therefore the aim of this research is to develop a practicality sheet in accordance with instruments that are valid and validated by expert validators in the field of education. The practicality sheet development procedure is based on the PLOMP model research and development. This research takes place at the development stage. This practicality sheet consists of a grid and assessment rubric. The grid contains aspects and indicators. The assessment rubric contains indicators and criteria for assessment scores by the validator, apart from that it also contains provisions for scoring the questionnaire. The practicality sheet consists of 4 aspects which cover various indicators, namely 1) The display aspect has 4 indicators (readability of text, clarity of presentation, use of font), 2) The linguistic aspect has 1 indicator (use of language), 3) The material aspect contains 3 indicators, namely (sequence, presentation of material and study materials), 4) Presentation aspect consisting of 1 indicator (motivation). The practicality sheet developed has been validated by educational validators and the overall practicality sheet assessment received a percentage of 96.6% with a very valid validity category. This shows that the practicality sheet developed can be used as an instrument to assess a product developed in educational development research.