Claim Missing Document
Check
Articles

Responden Peserta Didik dan Guru terhadap Kemampuan Berpikir Kritis SMA Negeri 3 Pekanbaru Fira Herlini; Sepita Ferazona; Nurkhairo Hidayati
Concept: Journal of Social Humanities and Education Vol. 3 No. 4 (2024): Desember : Concept : Journal of Social Humanities and Education
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/concept.v3i4.1699

Abstract

This study aims to analyze teachers' and students' responses to critical thinking skills in biology learning at SMA Negeri 3 Pekanbaru. The research employed a descriptive qualitative method using observation, interviews, and documentation. The subjects were 11th-grade students and biology teachers. The results indicate that the evaluation process conducted by teachers was inconsistent. Essay-based evaluations were deemed effective in measuring critical thinking skills, although not always based on specific indicators. Most students assessed critical thinking questions as moderately difficult, with their evaluation results categorized as high. However, a gap in students' understanding was identified, requiring further attention. This study recommends the systematic use of critical thinking indicators to better support the development of students' critical thinking skills.
Cara Belajar Biologi Kelas XI IPA (Studi Kasus di SMAN 1 Pendalian IV Koto Kabupaten Rokan Hulu Tahun Ajaran 2019/2020) Afriani, Titik; Ferazona, Sepita
Biology and Education Journal 2021: Special Issue: COVID-19
Publisher : Universitas Islam Riau (UIR) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/baej.2021.14404

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Cara Belajar Biologi Siswa Kelas XI IPA di SMAN 1 Pendalian IV Koto Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Insturmen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan lembar wawancara sebagai data utama, lembar observasi dan dokumentasi sebagai data pendukung. Sampel yang digunakan sebanyak 5 orang siswa, yang mana siswa pertama merupakan siswa yang memiliki kemampuan kecerdasan yang sedang, siswa yang kedua siswa yang memiliki kemmapuan kecerdasan yang tinggi, siswa yang ke tiga siswa yang memiliki kemampuan kecerdasan yang rendah, sedangkan siswa yang keempat siswa yang memiliki kemampuan kecerdasan yang tinggi, dan siswa yang kelima siswa yang memiliki kecerdasan yang sedang. Selanjutnya data dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Dari hasil rekapitulasi seluruh indikator cara belajar kelas XI IPA didapatkan hasil 60% termasuk kedalam kategori kompeten. Hasil penelitin menunjukkan bahwa perlu ada beberapa peningkatan cara belajar siswa, seperti motivasi atau perhatian dari orang tua dan guru, terutama meningkatkan konsetrasi siswa dalam belajar dirumah maupun disekolah.
Implementation of Discovery Learning Model to Improve Students' Collaborative Skills in Biology Learning in Secondary Schools Hajar, Ibnu; Mel, Maizirwan; Ferazona, Sepita; Ferawati, Ferawati; Amelia, Natasya Risky
Journal of Natural Science and Integration Vol 8, No 1 (2025): Journal of Natural Science and Integration
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jnsi.v8i1.35541

Abstract

The evolving demands of 21st-century education increasingly emphasize collaborative competencies as core components of global learning goals, including at the senior high school level. In response, this study aims to investigate the implementation of the Discovery Learning model in enhancing the collaborative skills of Grade X.8 students at SMAN 11 Pekanbaru. Employing a descriptive research method, data were collected through structured observations and documentation. The analysis was conducted using descriptive statistical techniques. Findings reveal that the application of Discovery Learning positively influences students’ collaborative abilities, particularly in group discussions, laboratory practicums, and material presentations. The structured stages of Discovery Learning provide opportunities for students to actively engage, communicate, and co-construct knowledge, thereby strengthening their interpersonal and team-working skills. The study concludes that the Discovery Learning model is effective in fostering collaboration among students. It further recommends optimizing the educator’s role as a facilitator and integrating complementary strategies to enhance the efficacy of the model’s implementation in classroom settings.Keywords: collaboration skills, discovery learning, learning models
Pembelajaran Flipped Classroom Berbasis Proyek untuk Meningkatkan Kemampuan Mengkreasi Pengetahuan Konseptual dan Prosedural Mahasiswa Kalsum, Ummi; Ferazona, Sepita; Mellisa, Mellisa; Yuliawan, Tri
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025): Januari-April 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v5i1.2986

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas model Flipped Classroom Berbasis Proyek (FCBP) dalam meningkatkan kemampuan mengkreasi pengetahuan konseptual dan prosedural mahasiswa menggunakan pendekatan penelitian kuasi eksperimen. Responden penelitian ini adalah mahasiswa program studi pendidikan biologi Universitas islam riau. Data diperoleh dari hasil pre-test dan post-test kemampuan mengkreasi pengetahuan konseptual dan prosedural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran FCBP dapat meningkatkan kemampuan mengkreasi pengetahuan konseptual dan prosedural mahasiswa berdasarkan nilai n-gain pada kelas eksperimen yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol, dan hasil uji independent sample t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan pada rata-rata kemampuan mengkreasi pengetahuan konseptual dan prosedural mahasiswa. Integrasi flipped classroom dan pembelajaran berbasis proyek dalam model FCBP terbukti efektif dalam pembelajaran biologi yang kontennya bisa menjadi kompleks dan berkembang. Pembelajaran ini mampu mengalihkan fokus dari pengajaran berbasis perkuliahan yang pasif ke pembelajaran aktif yang berpusat pada mahasiswa, mahasiswa akan lebih siap untuk menavigasi tantangan yang dinamis ini dan mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk sukses. Prinsip dan framework pembelajaran berbasis proyek yang membangun model pembelajaran FCBP berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan mengkreasi mahasiswa.
Critical Thinking Ability Based on Student Gender in Biology Learning at SMA Negeri 4 Pekanbaru Ferazona, Sepita; Anggraini, Teti Dwima; Suryanti, Suryanti; Hajar, Ibnu
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 11, No 2 (2023): Jurnal bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the goals of 21st Century education is to develop students' thinking skills, one of which is critical thinking skills. The diversity of student problems in schools is one of the topics of discussion and research in the world of education. One of the main learning processes is student differences, especially gender differences. The influence of gender or gender differences on various student abilities has been revealed in previous research. This research was conducted at SMA Negeri 4 Pekanbaru. The population in this study were students of class XI MIPA. The research method used is descriptive method, which is a research method used to describe problems that occur at the present time or are ongoing, aiming to describe what happened as it should have been when the research was conducted. According to the graphic data above, the highest score interpretation is found in female students, namely the range of values 79-65 in the moderate category and the number of female students who get this range of values is 10 out of 19 people. Meanwhile, only 8 out of 17 male students obtained a score range of 65-79. Based on the results of the research that has been carried out and the discussion that has been presented, it can be concluded that there are gender differences, female students get a percentage of 26.7% with 3 indicators of critical thinking skills while male students get a percentage of 14.5% with 2 indicators of critical thinking skills. So the percentage of female students has a higher critical thinking ability than male students.Keywords: critical thinking ability, gender, learners
The Availability of E-Modules As a Learning Media In Problem Based Learning At SMA N 11 Pekanbaru Wati, Siti Risna; Ferazona, Sepita; Suryanti, Suryanti; Hajar, Ibnu; Fitriyeni, Fitriyeni
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 11, No 1 (2023): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is a preliminary study that aims to determine the availability and feasibility of the E-Module, as well as the views of students and teachers on teaching materials that have been used so far in SMA Negeri 11 Pekanbaru. This study uses a survey method. In the research instrument used is a questionnaire. The research sample was 50 high school students and 1 Biology teacher. The results showed that from the student's perspective on the Development of Biology E-Module Teaching Materials as a whole, it has an average percentage of 78.7% in the Good category. The highest student response was the question whether you were enthusiastic about participating in the biology learning process in class? With a percentage of 100% in the Very Good category, and the lowest student response is the question Have you used textbooks or other handbooks for biology learning? With a percentage of 49.1% in the Enough category. Meanwhile, from the perspective of the teacher as a whole, it has an average percentage of 70.66% in the Good category. The teacher's response was highest in the question Did your biology learning process make students more enthusiastic about participating in learning? With a percentage of 100% in the Very Good category, and the lowest teacher response is the question Have you ever used E-modules for the learning process? With a percentage of 25% in the Less category. Based on the results of this study it can be concluded that from the perspective of students and teachers it is necessary to develop E-Modules based on Problem Based Learning (PBL), as teaching materials for class XI in SMA/MA to increase students' knowledge of Biology subject matter. DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jbt.v11.i1.27247
Analisis Kesulitan Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Biologi Kelas X Ipa SMA Negeri 1 Rengat Athira Sapriani; Sepita Ferazona
Jurnal Cakrawala Pendidikan dan Biologi Vol. 2 No. 3 (2025): September: Jurnal Cakrawala Pendidikan dan Biologi
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jucapenbi.v2i3.591

Abstract

The research conducted in class X IPA SMA Negeri 1 Rengat aims to determine the level of student learning difficulties in biology subjects in class X IPA SMA Negeri 1 Rengat. This study used a cluster sampling sample with a population of 90 students of class X IPA. Data analysis in this study used percentage techniques. The results of the study showed that the level of learning difficulties of students at SMA Negeri 1 Rengat, physiological indicators were 56.4% in the sufficient category, psychological indicators were 65.26% in the sufficient category, family indicators were 66.01% in the sufficient category, school indicators were 59.46% in the sufficient category, community indicators were 62.5% in the sufficient category, the average overall percentage was 61.92% in the good enough category.
Analisis kebutuhan pengembangan media pembelajaran Couple Card dalam mata pelajaran IPA materi sistem pernapasan untuk kelas VIII SMP Kota Pekanbaru Tahun Ajaran 2023/2024 Putri, Amanda Yulia; Ferazona, Sepita
Cendikia : Media Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 14 No 3 (2024): January : Education Science
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/cendikia.v14i3.4633

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keterlaksanaan pembelajaran IPA kelas VIII di SMPN 6 Siak Hulu Tahun Ajaran 2023/2024. Metode yang digunakan deskriptif kuantitatif. Dua sumber data yang digunakan dalam penelitian ini sumber data primer yaitu wawancara langsung yang dilakukan dengan guru IPA dan sumber data sekunder berasal dari dokumen-dokumen jurnal. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII, dengan sampel yang digunakan berjumlah 42 siswa menggunakan teknik Random Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi yang telah divalidasi oleh validator. Data diperoleh melalui wawancara guru IPA dan penyebarkan angket kepada 42 siswa. Untuk angket hasil penelitian ini mendapatkan skor akhir senilai 70,4% dalam kategori “tinggi”.
Studi awal pengembangan media pembelaja-ran modul berbasis learning cycle 5e dalam mata pelajaran IPA materi sistem pernapasan untuk Kelas VIII SMP Kota Pekanbaru Tahun Ajaran 2023/2024 Amelia, Putri; Ferazona, Sepita
Cendikia : Media Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 14 No 3 (2024): January : Education Science
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/cendikia.v14i3.4636

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keterlaksanaan pembelajaran IPA kelas VIII di SMPN 34 Pekanbaru Tahun Ajaran 2023/2024. Metode yang digunakan deskriptif  kuantitatif. Dua data sum-ber yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer yaitu wawancara langsung yang dilakukan dengan IPA dan sumber data sekunder berasal dari dokumen-dokumen jurnal. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII. Dengan sampel yang digunakan berjumlah 20 siswa menggunakan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi yang telah divalidasi oleh validator. Data diperoleh melalui wawancara guru IPA dan penyebaran angket kepada 20 siswa. Hasil penelitian ini mendapatkan skor akhir senilai 65,5% dalam kategori “Tinggi” untuk angket siswa
Pentingnya Literasi Keuangan Digital Bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Fitriani; Ferazona, Sepita; Suyono, Akhmad; Saputra , Rahmat Eka; Defriona, Berlian
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v5i2.184

Abstract

Literasi keuangan digital berperan penting dalam memberdayakan UMKM. Dengan memahami dan mengadopsi teknologi keuangan digital, UMKM dapat meningkatkan efisiensi, mendapatkan akses pembiayaan, memperluas pasar, dan menjaga keamanan keuangan. Namun dibalik kemudahan yang disediakan, masih banyak UMKM yang memiliki keterbatasan pengetahuan dan pemahaman tentang literasi keuangan digital. Kurangnya keterampilan dalam menggunakan aplikasi keuangan dapat menjadi hambatan dalam mengelola keuangan secara digital. Dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu pelaku UMKM agar lebih mengetahui manfaat literasi keuangan digital. Metode yang digunakan dalam melaksanakan kegiatan pengabdian berupa penyuluhan dan pelatihan yang diberikan kepada para pelaku UMKM. Selama mengikuti kegiatan pengabdian, para pelaku UMKM sangat antusias. Hasil kegiatan pengabdian memberikan kontribusi yang positif dalam meningkatkan manajemen keuangan bagi UMKM.